PROGRAM SEMESTER (PROMES)
KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)
Nama Madrasah : MTs Hidayatullah
Nama Penyusun : R. ALPIN ARSIDIQ,[Link]
NIP : -
Mata pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Fase D, Kelas / Semester : VII (Tujuh) / I (Ganjil) & II (Genap)
PROGRAM SEMESTER DEEP LEARNING
KURIKULUM MERDEKA
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Satuan Madrasah : MTs Hidayatullah
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
Fase D, Kelas/Semester : VII (Tujuh) / I (Ganjil)
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir fase ini ada 5 periode yang menjadi tema pembelajaran, yakni periode Rasulullah Saw., periode Khulafaurasyidin, Islam pada periode
klasik, Islam pada periode pertengahan, dan periode Islam di Nusantara. Pada elemen periode Rasulullah Saw., peserta didik mampu memahami misi
dan strategi dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagai inspirasi menerapkan semangat ukhuwah
Islamiyah dalam kebhinekaan. Pada elemen periode Khulafaurasyidin, peserta didik mampu memahami berbagai peristiwa yang terjadi pada masa
Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa
depan. Pada elemen periode klasik, peserta didik mampu memahami perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran
ilmuwan muslim dalam menumbuhkembangkan kreativitas jiwa pembelajar, serta meneladani jiwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam
menjunjung tinggi nilai keadilan dan prinsip demokrasi di kehidupan masa kini dan masa depan. Memahami sejarah berdiri dan berkembangnya
peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa. Pada elemen periode pertengahan peserta didik mampu memahami
sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran ilmuwan dalam kemajuan peradabannya,
meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip toleransi kehidupan
berbangsa dan bernegara. Pada elemen periode Islam di Nusantara, peserta didik mampu memahami sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran
Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di Nusantara, nilai-nilai kearifan lokal, serta meneladani pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat nasionalisme di lingkungannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Rasulullah Saw. Memahami sejarah dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam
yang menjadi inspirasi dalam menerapkan semangat ukhuwah Islamiyah dalam kebhinekaan.
Periode Khulafaurasyidin Memahami prestasi Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan
Elemen Capaian Pembelajaran
menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Periode Klasik (650 M-1250 M) Memahami perkembangan peradaban Islam pada masa Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah, peran ulama
dan ilmuwan muslim, kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menumbuhkembangkan kreativitas jiwa
pembelajar, inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjunjung tinggi nilai agama
untuk kemajuan peradaban bangsa.
Periode Pertengahan (1250 M-1800 M) Memahami sejarah peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah dan ilmuwan Daulah Ayyubiyah
sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip berpikir maju, moderat, dan solutif dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Periode Islam di Nusantara Memahami sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia, peran Wali Sanga, peran lembaga pesantren
dalam dakwah Islam di Indonesia, nilai-nilai kearifan lokal, pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
Indonesia sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat jiwa nasionalisme di lingkungannya.
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Bab 1 : Nabi Muhammad SAW. Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam Semesta
Menganalisis kondisi kepercayaan dan sosial
masyarakat Arab pra-Islam sebagai wujud cinta
untuk memahami konteks diutusnya Rasulullah
Saw.
Menganalisis kondisi ekonomi dan politik
masyarakat Arab pra-Islam untuk memahami
tantangan awal dakwah.
Meneladani riwayat hidup Nabi Muhammad
Saw. sebelum diangkat menjadi rasul sebagai
bukti pribadi yang penuh cinta dan amanah.
Memahami permulaan dakwah Nabi
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Muhammad Saw. dan strategi dakwah rahasia
sebagai bentuk kebijaksanaan dan cinta dalam
penyampaian risalah.
Mengidentifikasi prioritas dakwah Nabi dan
menganalisis respon masyarakat Mekah sebagai
pelajaran tentang keteguhan hati.
Menganalisis tantangan dakwah dan kunci
keberhasilan Nabi Muhammad Saw. sebagai
sumber inspirasi kesabaran dan optimisme.
Mendeskripsikan strategi dakwah terang-
terangan serta peristiwa hijrah ke Habasyah dan
Thaif sebagai wujud cinta yang pantang
menyerah.
Menganalisis peristiwa Perjanjian Aqabah dan
mengambil ibrah dari keseluruhan strategi
dakwah Nabi di Mekah.
Bab 2 : Perjuangan Nabi Muhammad SAW. Melakukan Perubahan
Menganalisis kondisi sosial, ekonomi, politik,
dan kepercayaan masyarakat Madinah (Yatsrib)
pra-Islam untuk memahami potensi dan
tantangan dakwah.
Memahami makna dan hikmah di balik
peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw. ke
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Madinah sebagai titik tolak perubahan.
Menganalisis strategi awal dakwah Nabi di
Madinah: membangun Masjid Nabawi dan
mempersaudarakan kaum Muhajirin dan
Anshar sebagai fondasi cinta.
Menganalisis isi dan pentingnya Piagam
Madinah serta langkah-langkah Nabi dalam
membangun perekonomian masyarakat.
Memahami respon masyarakat terhadap
dakwah dan mengambil ibrah dari peristiwa
Perang Badar sebagai pertolongan atas dasar
cinta Allah.
Mengambil pelajaran dari Tragedi Uhud dan
kemenangan strategis dalam Perang Khandaq.
Menganalisis kecerdasan diplomasi Nabi dalam
Perjanjian Hudaibiyah dan peristiwa Fathu
Makkah yang penuh pengampunan.
Memahami pesan-pesan universal dalam Haji
Wada' dan meneladani detik-detik akhir
kehidupan Rasulullah Saw. sebagai puncak
risalah cinta.
JUMLAH JAM PELAJARAN
Mengetahui, Kuala Cenaku, 14 Juli 2025
Guru Mata Pelajaran
R. ALPIN ARSIDIQ,[Link]
NIP. -
PROGRAM SEMESTER DEEP LEARNING
KURIKULUM MERDEKA
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Satuan Madrasah : MTs Hidayatullah
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
Fase D, Kelas/Semester : VII (Tujuh) / II (Genap)
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir fase ini ada 5 periode yang menjadi tema pembelajaran, yakni periode Rasulullah Saw., periode Khulafaurasyidin, Islam pada periode
klasik, Islam pada periode pertengahan, dan periode Islam di Nusantara. Pada elemen periode Rasulullah Saw., peserta didik mampu memahami misi
dan strategi dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam, sebagai inspirasi menerapkan semangat ukhuwah
Islamiyah dalam kebhinekaan. Pada elemen periode Khulafaurasyidin, peserta didik mampu memahami berbagai peristiwa yang terjadi pada masa
Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa
depan. Pada elemen periode klasik, peserta didik mampu memahami perkembangan peradaban Islam di masa Daulah Umayyah, meneladani peran
ilmuwan muslim dalam menumbuhkembangkan kreativitas jiwa pembelajar, serta meneladani jiwa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam
menjunjung tinggi nilai keadilan dan prinsip demokrasi di kehidupan masa kini dan masa depan. Memahami sejarah berdiri dan berkembangnya
peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah, meneladani peran ilmuwan serta ulama sebagai inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan
teknologi dengan menjunjung tinggi nilai agama demi kemajuan peradaban bangsa. Pada elemen periode pertengahan peserta didik mampu memahami
sejarah berdiri dan berkembangnya peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah, meneladani peran ilmuwan dalam kemajuan peradabannya,
meneladani sikap keperwiraan serta kepemimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip toleransi kehidupan
berbangsa dan bernegara. Pada elemen periode Islam di Nusantara, peserta didik mampu memahami sejarah penyebaran Islam di Nusantara, peran
Wali Sanga dan pesantren dalam dakwah Islam di Nusantara, nilai-nilai kearifan lokal, serta meneladani pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat nasionalisme di lingkungannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Rasulullah Saw. Memahami sejarah dakwah Rasulullah Saw. di Mekah dan Madinah sebagai rahmat bagi seluruh alam
yang menjadi inspirasi dalam menerapkan semangat ukhuwah Islamiyah dalam kebhinekaan.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Khulafaurasyidin Memahami prestasi Khulafaurasyidin sebagai inspirasi dalam menerapkan sikap saling menghargai dan
menghormati perbedaan pendapat di kehidupan masa kini dan masa depan.
Periode Klasik (650 M-1250 M) Memahami perkembangan peradaban Islam pada masa Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah, peran ulama
dan ilmuwan muslim, kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz dalam menumbuhkembangkan kreativitas jiwa
pembelajar, inspirasi dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjunjung tinggi nilai agama
untuk kemajuan peradaban bangsa.
Periode Pertengahan (1250 M-1800 M) Memahami sejarah peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah dan ilmuwan Daulah Ayyubiyah
sebagai inspirasi dalam memegang teguh prinsip berpikir maju, moderat, dan solutif dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Periode Islam di Nusantara Memahami sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia, peran Wali Sanga, peran lembaga pesantren
dalam dakwah Islam di Indonesia, nilai-nilai kearifan lokal, pendiri organisasi kemasyarakatan Islam
Indonesia sebagai inspirasi dalam menumbuhkan dan merawat jiwa nasionalisme di lingkungannya.
Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Bab 3 : Khulafaur Rasyidin
Menganalisis latar belakang munculnya
Khulafaur Rasyidin dan proses terpilihnya Abu
Bakar Ash-Shiddiq sebagai pelajaran tentang
musyawarah.
Meneladani prestasi Khalifah Abu Bakar Ash-
Shiddiq dalam menumpas para pembangkang
dan mengumpulkan Al-Qur'an sebagai wujud
cinta pada agama.
Menganalisis biografi dan gaya kepemimpinan
Khalifah Umar bin Khattab yang adil dan
sederhana.
Mengidentifikasi prestasi gemilang Khalifah
Umar bin Khattab dalam administrasi negara
dan perluasan wilayah sebagai wujud cinta pada
umat dan negara.
Menganalisis biografi dan gaya kepemimpinan
Khalifah Utsman bin Affan yang dermawan dan
sabar.
Mengidentifikasi prestasi Khalifah Utsman bin
Affan, terutama kodifikasi mushaf Al-Qur'an
dan pembentukan angkatan laut.
Menganalisis biografi dan gaya kepemimpinan
Khalifah Ali bin Abi Thalib yang cerdas dan
berani.
Mengidentifikasi prestasi Khalifah Ali bin Abi
Thalib dan mengambil ibrah dari keseluruhan
kepemimpinan Khulafaur Rasyidin.
Bab 4 : Daulah Umayyah
Menganalisis latar belakang sejarah berdirinya
Daulah Umayyah, mulai dari peristiwa Tahkim
hingga Amul Jama'ah.
Mengidentifikasi para khalifah Daulah
Umayyah dan memahami perubahan sistem
pemerintahan dari demokrasi ke monarki.
Mendeskripsikan perkembangan peradaban di
bidang sosial dan budaya pada masa Daulah
Umayyah.
Mendeskripsikan perkembangan peradaban di
bidang politik dan militer pada masa Daulah
Umayyah.
Mengenal tokoh-tokoh ilmuwan muslim di
bidang ilmu agama (Hadis, Tafsir, Fikih).
Mengenal tokoh-tokoh ilmuwan muslim di
bidang Tasawuf dan Bahasa/Sastra.
Mengenal tokoh-tokoh ilmuwan muslim di
bidang Sejarah, Geografi, dan Kedokteran.
Mengambil ibrah dari kemajuan dan faktor
kemunduran Daulah Umayyah sebagai
pelajaran berharga.
Bab 5 : Gaya Kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz
Menganalisis biografi Umar bin Abdul Aziz
dan proses pengangkatannya menjadi khalifah.
Meneladani gaya kepemimpinan dan kesalehan
Umar bin Abdul Aziz yang luar biasa.
Mengidentifikasi prestasi dan kebijakan-
kebijakan reformis Khalifah Umar bin Abdul
Aziz.
Mengambil ibrah dari kepribadian Umar bin
Abdul Aziz dan mengaitkannya dengan
tantangan kepemimpinan masa kini.
JUMLAH JAM PELAJARAN
Mengetahui, Kuala Cenaku, 14 Juli 2025
Guru Mata Pelajaran
R. ALPIN ARSIDIQ,[Link]
NIP. -