TUGAS MATRIC METODE PENELITIAN
Nama : Umi Isnaini
NIM : 20222010471
Dosen :
Judul : Peran Kepala Madrasah dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Aliyah Nahdlatul
Ulama Kepuharjo
KONTEK PENELITIAN FOKUS PENELITIAN LANDASAN TEORI
1. Madrasah Aliyah Nahdlatul 1. Bagaimana peran Kepala 1. Teori Kepemimpinan Sekolah (School
Ulama (MANU) adalah Madrasah dalam merancang Leadership Theory)
lembaga pendidikan yang dan mengembangkan 2. Tokoh: Grant Henley dan Paul T. Begley
berupaya mengintegrasikan
"Kurikulum Berbasis Cinta" di 3. Kepemimpinan Instruksional
nilai-nilai keagamaan (Islam
MANU? (Instructional Leadership): Fokus pada
Aswaja) dengan kurikulum
2. Apa strategi implementasi peningkatan kualitas pengajaran dan
formal nasional. pembelajaran.
2. "Kurikulum Berbasis "Kurikulum Berbasis Cinta"
4. Relevansi: Kepala Madrasah sebagai
Cinta" di MANU merupakan yang efektif diterapkan oleh pemimpin yang merancang dan
inovasi kurikulum yang Kepala Madrasah di memastikan pengajaran (instruksi) yang
menitikberatkan pada lingkungan MANU? berbasis nilai dapat berjalan, sekaligus
penanaman nilai kasih sayang
3. Apa tantangan dan hambatan menginspirasi seluruh warga madrasah
(rahmah), toleransi, empati,
yang dihadapi Kepala (transformasi) untuk mendukung
dan kerukunan dalam setiap
Madrasah dalam memastikan kurikulum inovatif. Teori Kurikulum
mata pelajaran dan kegiatan Holistik (Holistic Curriculum
sekolah keberlanjutan dan evaluasi
Theory)Tokoh: Ron Miller dan John P.
3. Penerapan kurikulum ini "Kurikulum Berbasis Cinta”? MillerKonsep Utama:Kurikulum yang
bertujuan untuk membentuk tidak hanya fokus pada aspek kognitif,
karakter peserta didik yang tetapi juga pada perkembangan emosional,
tafaqquh fiddin (mendalami sosial, spiritual, dan fisik peserta
ilmu agama) sekaligus [Link] bertujuan untuk
memiliki kecerdasan menghubungkan peserta didik dengan diri
emosional dan sosial yang sendiri, orang lain, alam, dan nilai-nilai
tinggi, khususnya dalam [Link]: "Kurikulum Berbasis
menghadapi isu radikalisme Cinta" sejalan dengan teori ini karena
dan intoleransi. menekankan aspek afektif dan spiritual
4. Konteks ini memerlukan (cinta, kasih sayang, empati) sebagai inti
kepemimpinan yang dari proses pendidikan, melampaui transfer
transformasional dan pengetahuan semata.
instruksional dari Kepala
Madrasah untuk memastikan
visi kurikulum dapat terwujud
melalui kerja sama guru, staf,
dan orang tua.
DAFTAR PUSTAKA
Bass, B. M., & Riggio, R. E. (2006). "Transformational Leadership."
Doll, W. E. (1993). "A Post-Modern Perspective on Curriculu
Miller, J. P. (2007). "The Holistic Curriculum
Referensi Buku:Hallinger, P., & Murphy, J. F. (1985). "Assessing the instructional management behavior of principals’
Judul ini menyiratkan sebuah kajian mendalam untuk mengeksplorasi peran sentral Kepala Madrasah sebagai pemimpin dan agen
perubahan. Penelitian ini akan berfokus pada bagaimana Kepala Madrasah merumuskan, mengkomunikasikan, dan
mengimplementasikan "Kurikulum Berbasis Cinta"—sebuah inovasi kurikulum yang berakar pada nilai-nilai Nahdlatul Ulama—di
Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama. Tujuan utamanya adalah untuk menganalisis strategi kepemimpinan yang digunakan untuk
menanamkan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan kerukunan dalam diri peserta didik melalui proses pendidikan.