SP 1: Identifikasi Resiko Bunuh DiriPerawat (P) dan Pasien (Tn.
B) dalam sesi pengkajian awal
Perawat Resky : "Selamat pagi, Bapak. Saya [nama perawat], saya ingin berbicara untuk memahami
bagaimana keadaan Bapak saat ini. Apakah Bapak bersedia?"
Tn.B: "Baik, saya mau."
Perawat Resky : "Bapak merasa bagaimana akhir-akhir ini? Apakah ada pikiran atau keinginan untuk
mengakhiri hidup?"
Tn.B: "Saya merasa tertekan dan kadang berpikir ingin berhenti dari segalanya."
Perawat Resky : "Saya mengerti, apakah Bapak sudah pernah melakukan usaha bunuh diri sebelumnya
atau punya rencana khusus?"
Tn.B: "Belum pernah mencoba, namun terkadang saya berpikir untuk melakukannya."
Perawatan Resky : (Melakukan penilaian risiko dan dokumentasi hasil pengkajian)
SP 2: Pencegahan dan Pengamanan KlienSetelah pengkajianP: "Bapak, demi keselamatan Bapak, saya
akan menemani Bapak terus menerus dan memastikan tidak ada benda berbahaya yang ada di sekitar."
Tn.B: "Saya mengerti, saya tidak ingin terluka."
Perawat Anisa : "Bagus. Saya juga akan menginformasikan ke keluarga agar bisa membantu dan
mendukung Bapak ya."
Tn.B: "Boleh saja. Saya rasa itu membantu."
Perawat Anisa : (Mengamankan lingkungan dan melakukan observasi ketat)SP 3: Pelaksanaan Intervensi
Keperawatan PsikososialSaat sesi konselingP: "Bapak, bolehkah saya tahu lebih banyak tentang apa yang
Bapak rasakan dan pikirkan sekarang?"
Tn.B: "Saya merasa tidak ada harapan karena kehilangan pekerjaan dan perceraian."
Perawat Anisa : "Saya di sini untuk mendengarkan dan membantu Bapak mencari cara mengatasi
perasaan ini."
Tn.B: "Kadang saya takut, tapi saya coba bertahan."
Perawat Anisa : "Mari coba kita cari kegiatan yang bisa membantu Bapak merasa lebih baik, seperti
bicara rutin dan dukungan dari keluarga."
Tn.B: "Saya mau mencoba."
Perawat Anisa : (Memberikan edukasi coping adaptif dan membangun sistem dukungan)SP 4: Evaluasi
dan Tindak LanjutDalam kunjungan lanjutanP: "Bagaimana perasaan Bapak setelah beberapa hari ini?
Apakah ada perubahan?"
Tn.B: "Saya merasa sedikit lebih tenang dan merasa ada yang mendukung saya."
Perawat Anisa: "Bagus. Apakah Bapak masih punya pikiran untuk bunuh diri?"
Tn.B: "Sudah berkurang."
Perawat Anisa : "Kita akan terus pantau dan saya akan atur jadwal kunjungan berikutnya supaya Bapak
tetap merasa didukung."
Tn.B: "Terima kasih sudah mendampingi saya."
Perwat anisa : (Mendokumentasikan evaluasi dan merencanakan tindak lanjut)