BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.1 Sejarah Perusahaan
Seiring dengan perkembangan pembangunan di negara kita Indonesia dan
atas upaya meningkatkan sumber daya manusia menuju era globalisasi serta
menyambut pasar bebas yang selama ini menjadi trend di dunia bisnis, salah
satunya adalah CV. Mitto Decoration. Perusahaan ini dibentuk dengan
menggunakan segala macam perangkat ketentuan dan berbagai persiapan yang
matang, teratur dan terkoordinasi yang menjadi dasar perkembangan. Furniture
yang sering kali mengisi bagian dalam suatu ruangan dengan maksud memiliki
guna atau hanya sebagai penghias semata mata estetika. Kemudian untuk dapat
unggul dipasar dunia perusahaan juga mempersiapkan secara professional dengan
didukung tenaga ahli dalam perancangan, pengawasan, dan koordinir suatu
pekerjaan agar mampu menghasilkan kualitas terbaik yang dapat diberikan kepada
setiap konsumen. Keseriusan dan fokus dalam menangani pekerjaan agar selalu
tercapai hasil yang optimal, tercapainya waktu yang telah ditentukan dan menuju
sasaran fungsional suatu pekerjaan dengan hasil yang baik dan memuaskan setiap
konsumen.
CV. Mitto Decoration adalah suatu bentuk perusahaan yang bergerak
dalam bidang furnitur baik berbahan dasar kayu, steel dan lain lain namun setelah
berjalannya waktu perusahaan ini lebih sering memproduksi sofa, puff seater, sofa
bed, serta meja dan kursi makan. Hal ini dikarenakan permintaan pasar terhadap
produk tersebut sangatlah tinggi dan memiliki berbagai macam alasan pribadi,
diluar sana dan tentunya terdapat perusahaan pula ternama yang memproduksi hal
serupa seperti informa, ikea dan muji. Harga yang mahal, kualitas yang tidak
memuaskan terutama ukuran seater yang kurang atau terlalu banyak sehingga
tidak muat didalam ruangan menjadi pembanding sehingga pelanggan mau
menggunakan jasa CV. Mitto Decoration. Selain itu CV. Mitto Decoration juga
menawarkan jasa lain seperti:
5
6
a) Instalasi wallpaper.
b) Instalasi lantai kayu/parket.
c) Instalasi roller blind.
d) Instalasi karpet.
e) Instalasi roman wood.
f) dan lain lain.
Jasa tersebut tentunya memerlukan orang yang berpegalaman dalam jasa
instalasi sehingga memerlukan orang panggilan/freelance dalam proses kerjanya.
Sehingga dalam kontrak kerjasamanya freelance tentunya bertanggung jawab atas
hasil karya terhadap pelanggan dan pemilik selaku pihak yang mempekerjakan.
Selain itu pula CV. Mitto Decoration memiliki freelance penjahit untuk
memenuhi permintaan pelanggan.
2.2 Profil Perusahaan
Nama Perusahaan : CV. Mitto Decoration
Alamat : Perumahan Buana Gardenia Blok C6 No. 2
Pinang, Tangerang
Banten
Kode Pos 15145
Telp/Fax : (021) 73458457
Email : mittodecoration@[Link]
Jenis Bidang Usaha : Furniture
Jumlah Karyawan : 10 Orang
Logo :
Gambar 2.1
Logo Perusahaan
7
2.3 Visi dan Misi CV. Mitto Decoration
Visi
Perusahaan akan selalu memprioritaskan aktifitas pekerjaan yang
terpadu dan terprogram untuk memberikan hasil optimal, ketepatan
waktu dan menuju sasaran fungsional suatu pekerjaan serta selalu
memberikan kepuasan kepada setiap pelanggan dan menjalin
hubungan yang baik.
Misi
Berperan serta didalam menciptakan lapangan pekerjaan dan turut
serta membangun budaya kerja yang berkualitas dan professional.
2.4 Struktur Organisasi CV. Mitto Decoration
Struktur organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian
serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan
kegiatan operasional untuk mencapai tujuan yang diharapkan dan diinginkan.
Menurut Hasibuan (2004) struktur organisasi adalah menggambarkan tipe
organisasi, pendepartement organisasi, kedudukan dan jenis wewenang pejabat,
bidang dan hubungan, garis perintah dan tanggung jawab, rentang kendali dan
system pimpinan organisasi. Sedangkan menurut Jones (1995) struktur organisasi
adalah system formal dari aturan dan tugas serta hubungan otoritas yang
mengawasi bagaimana anggota organisasi bekerjasama dan menggunakan sumber
daya untuk mencapai tujuan organisasi.
8
Pemilik
Finance
Freelance Pengrajin Pengiriman Admin
Instalasi Penjahit
Gambar 2.2
Struktur Organisasi CV. Mitto Decoration
2.5 Tugas dan Wewenang
2.5.1 Pemilik
a. Menawarkan produk barang maupun jasa kepada
pelanggan.
b. Mengatur janji temu dengan mendiskusikan
kebutuhan dan keinginan pelanggan.
c. Mengatur, mengawasi dan menilai kegiatan
perusahaan.
d. Melaporkan progress produk barang/jasa yang
sedang dikerjakan oleh pengrajin.
e. Membangun relasi yang baik dengan pelanggan
melalui CRM (Customer Relationship
Management).
2.5.2 Keuangan
9
a. Mengatur pembayaran utang yang dimiliki
perusahaan.
b. Mengelola pemasukan yang diterima secara periodik oleh
perusahaan.
c. Memenuhi kebutuhan raw material, peralatan serta
perlengkapan yang dibutuhkan untuk kegiatan produksi.
d. Mengurus pembayaran baik pajak yang terdiri atas
kendaraan, penghasilan serta gaji pegawai dan
tunjangannya.
2.5.3 Administrasi
a. Menghubungi pelanggan mengenai waktu pengiriman
barang.
b. Mengatur jadwal pengiriman barang secara berkala.
c. Membuat surat penawaran kepada customer sesuai
dengan arahan atasan.
d. Membuat invoice pengiriman / surat jalan kepada bagian
pengiriman.
2.5.4 Pengiriman
a. Melakukan pengiriman agar produk sampai menuju
pelanggan.
b. Memastikan barang tidak mengalami cacat/defect selama
proses pengiriman.
c. Menerima saran dan keluhan pelanggan untuk
disampaikan kepada pemilik sebagai motivasi
perusahaan.
d. Dapat dipercaya, jujur serta ulet dalam kegiatan
perusahaan.
2.5.5 Pengrajin
10
a. Membuat produk sesuai dengan arahan pemilik
berdasarkan permintaan pelanggan.
b. Memastikan hasil produksi sesuai dengan standar
perusahaan serta permintaan pelanggan.
c. Melaporkan persediaan bahan baku, bahan
pelengkap dan peralatan yang sudah terpakai,
kurang mapun rusak kepada finance.
d. Membuat laporan pekerjaan/invoice pekerjaan
yang harus diserahkan kepada admin sebagai hasil
kerja yang harus dibayar oleh perusahaan.
2.5.6 Freelance Instalasi
a. Memasang wallpaper, lantai kayu (parket) dan lain
lain berdasarkan mermintaan pelanggan dan arahan
pemilik.
b. Memastikan bahwa hasil pengerjaan sesuai dengan
standar kerja yang diminta oleh pemilik.
c. Mempersiapkan dengan baik peralatan dan
perlengkapan sebagai alat penunjang kerja.
d. Membuat laporan pekerjaan/invoice pekerjaan
yang harus diserahkan kepada admin sebagai hasil
kerja yang harus dibayar oleh perusahaan.
e. menerima complain terhadap hasil pekerjaan
sehingga perlu di kerjakan ulang untuk memenuhi
keinginan pelanggan.
2.5.7 Freelance Penjahit
a. Membuat gordy, vitrage, blackout dan lain lain
berdasarkan mermintaan pelanggan dan arahan
pemilik.
11
b. Memastikan bahwa hasil pengerjaan sesuai dengan
standar kerja yang diminta oleh pemilik.
c. Mempersiapkan dengan baik peralatan dan
perlengkapan sebagai alat penunjang kerja.
d. Mengerjakan hasil jahit sesuai dengan batas akhir
penyetoran sesuai dengan perjanjian dengan
pemilik perusahaan.
e. Membuat laporan pekerjaan/invoice pekerjaan
yang harus diserahkan kepada admin sebagai hasil
kerja yang harus dibayar oleh perusahaan.
f. menerima complain terhadap hasil pekerjaan
sehingga perlu di kerjakan ulang untuk memenuhi
keinginan pelanggan.
2.6 Prosedur Pemesanan Pada CV. Mitto Decoration
Dalam bidang manajemen, prosedur dapat didefinisikan sebagai langkah
langkah tahapan dan urutan urutan pekerjaan dalam rangka mencapai tujuan secara
efisien dan efektif. Pengertian prosedur menurut Mulyadi (2013), prosedur adalah
suatu urutan kegiatan klerikal, biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu
departemen atau lebih, yang dibuat untuk menjamin penanganan secara seragam
transaksi perusahaan yang terjadi berulang-ulang. Menurut Ardiyose (2013)
menyatakan bahwa, prosedur adalah suatu bagian sistem yang merupakan
rangkaian tindakan yang menyangkut beberapa orang dalam satu atau beberapa
bagian yang ditetapkan untuk menjamin agar suatu kegiatan usaha atau transaksi
dapat terjadi berulang kali dan dilaksanakan secara [Link] prosedur
yang dikemukakn oleh Mulyadi (2009) menyatakan bahwa terdapat beberapa
karakteristik prosedur, diantaranya sebagai berikut:
1. Prosedur menunjang tercapainya tujuan organisasi. Dengan adanya
prosedur, suatu organisasi dapat mencapai tujuannya karena
melibatkan beberapa orang dalam melakukan kegiatan operasional
12
organisasinya dan menggunakan suatu penanganan segala kegiatan
yang dilakukan oleh organisasi.
2. Prosedur mampu menciptakan adanya pengawasan yang baik dan
menggunakan biaya yang seminimal mungkin. Pengawasan atas
kegiatan organisasi dapat berjalan dengan baik karena kegiatan
tersebut berjalan sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan.
Selain itu, biaya yang digunakan untuk melakukan kegiatan
tersebut dapat diatur seminimal mungkin karena kegiatan yang
dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
3. Prosedur menunjukan urutan-urutan yang logis dan sederhana.
Dalam suatu prosedur yang dilaksanakan oleh suatu organisai
dalam menjalankan segala kegiatannya, biasanya prosedur
tersebut menunjukan rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan
dan rangkaian tindakan tersebut dilakukan seragam.
4. Prosedur menunjukkan adanya penetapan keputusan dan
tanggung jawab. Penetapan keputusan yang dibuat oleh pimpinan
organisasi merupakan keputusan yang harus dilaksanakan oleh
para bawahannya untuk menjalankan prosedur kegiatan yang
sudah ada. Selain itu, keputusan atas 10 orang-orang yang terlibat
dalam menjalankan prosedur tersebut, memberikan suatu
tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh para pelaksana
tersebut sesuai dengan tugasnya masing-masing.
Dalam melakukan kegiatan bisnisnya CV. Mitto Decoration tentunya
memiliki dua prosedur untuk penjualan barang dan jasa pemasangan. Pada
kegiatan penjualan dimulai secara bertahap dari pemesanan, produksi hingga
pengiriman sedangkan pada jasa pemasangan dimulai dari pemesanan, pengadaan
barang kemudian proses instalasi. Prosedur pemesanan barang yang terdapat di
CV. Mitto Decoration antara lain:
1. Pada tahap awal, pemilik berjanji temu dengan pelanggan dengan
membawa catalog untuk mendiskusikan produk berdasarkan
13
permintaan pelanggan dengan pertimbangan ukuran, harga serta
bentuk yang diinginkan.
2. Pada tahap kedua, baik pengrajin/penjahit mulai memproduksi
barang berdasarkan arahan pemilik berdasarkan data yang
diperoleh dari hasil temu dengan pelanggan. Pada tahap ini
kegiatan produksi bisa menghabiskan satu sampai lima hari kerja.
3. Pada tahap ketiga, setelah produk sudah selesai, bagian pengiriman
akan meminta surat jalan kepada admin dan meminta pemilik
untuk mengkonfirmasi pengiriman sesuai dengan alamat.
4. Pada tahap keempat, setelah menyerahkan surat jalan ke security
dan barang telah sampai ke tujuan pengiriman dianggap selesai
apabila tidak menerima complain dari pelanggan.
Kemudian untuk prosedur jasa instalasi yang terdapat di CV. Mitto Decoration
antara lain:
1. Pada tahap awal, pemilik berjanji temu dengan pelanggan dengan
membawa catalog untuk mendiskusikan produk berdasarkan
permintaan pelanggan dengan pertimbangan ukuran, harga serta
tipe yang diinginkan.
2. Pada tahap kedua, pemilik melakukan pemesanan barang dengan
waktu dua sampai lima hari tergantung dari ketersediaan barang di
toko.
3. Pada tahap ketiga, pemilik menghubungi freelance yang bersedia
untuk mengerjakan pesanan pelanggan. Freelance harus
menyediakan alat dan peralatan yang dibutuhkan serta bahan
tambahan apabila pekerjaan yang dilakukan membutuhkan
perawatan khusus, pemilik hanya bertanggung jawab terhadap hasil
kerja.
4. Pada tahap keempat, setelah pekerjaan yang dilakukan selesai dan
tidak menerima keluhan dari hasil pekerjaannya, freelancer dapat
14
menyerahkan laporan pekerjaannya untuk diserahkan kepada
admin untuk mendapat pembayaran.