PADOS
TRIARCH PRODUCTION
written by
Fadhilatus Shafiyah
Directed By
Abdurrahman
Draft 1 (12/11/2024)
Draft 2 (21/11/2024)
Draft 3 (28/11/2024)
Draft 4 (02/12/2024)
Address
Phone
E-mail
1 INT. RUANG TENGAH RUMAH LABIB - NIGHT 1
LABIB
(GELISAH)
LABIB terengah-engah mencari sebuah kotak menyisihkan jajaran
buku-buku agama dan tabungan toples kaca bertuliskan tabungan
jihad fisabilillah yang mentupi kotak tersebut.
Labib mengeluarkan foto kakeknya, kain motif kawung,keris
dan buku yasin dari dalam kotak untuk meraih remote tv yang
berada paling bawah.
Labib berbalik menekan remote untuk menghidupkan remote tv
yang berada diseberangnya.
Note: Mise en scene labib memakai baju muslim, tidak ada
semar sebagai hiasan dinding
2 TAYANGAN BERITA - MOMENTS LATER 2
Footage jurnalistik polisi temukan buku yang terkait kelompok
radikal di rumah terduga pelaku,Abu janda tantang jenderal
panglima TNI jenderal moeldoko, footage larungan, Penembakan
siswa semarang, masalah sampah dalam ruang publik,
pengrusakan makam oleh oknum tidak bertanggung jawab.
3 INT. RUANG TENGAH RUMAH LABIB - MOMENTS LATER 3
LABIB
(MUAK)
Semakin mencengkram erat remot dalam genggamannya seiring
menyaksikan tayangan berita yang menampilkan situasi
kekacauan hari ini.
Membuang remot kemudian mengacak-acak rambutnya sendiri.
Duduk mengacak-acak bubur sembari menonton tayangan berita.
Note: Mise en scene labib memakai baju muslim, tidak ada
semar sebagai hiasan dinding
4 INT. RUANG TENGAH RUMAH LABIB - DAY 4
KI DIRO & LABIB KECIL
KI DIRO berjalan dengan tenang membawa kain motif
kawung,blangkon,atasan lurik, dan keris yang sudah disusun
rapi mendekati cermin yang berada di pojok ruangan.
Mengelap cermin.
Ki diro berdiri dihadapan cermin berkaca sejenak kemudian
mengusap kedua pipi dan dahi.
2.
Ki diro memanggil labib kecil yang tengah memakan bubur
KI DIRO (O.S)
Rene bib-labib, putuku lanang sik
paling bagus.
kecil menghampiri Ki diro yang berada di depan cermin
kemudian duduk disamping kakeknya.
KI DIRO (CONT'D)
(Tak welingi, kanggo koe,
ben mbesuk koe gedhe ora
keblinger karo ndonya sik
soyo morat marit.
AMURWABUMI ! Sakjane
uriping manungsa ning
ndunya iki kayadene lakon
wayang, sing ana telu
mongso. Lahir minangka
berkah, urip kanggo
nggayuh harmoni, lan mati
minangka dalan mulih
mrang gusti sing maha
suci. Uriping manungsa
namung sadulur dalan,
Mbiyen seko Gusti, mesti
bali mrang Gusti. Sangkan
Paraning Dumadi iku
dalaning manungsa kang
wos pinesthi.)
Labib kecil mengangguk-angguk menerima perkataan dari ki
Diro.
Ki diro memberikan kain motif kawung,blangkon,atasan lurik,
dan keris kepada labib kecil.
Note : Mise en scene Ki Diro menggunakan atasan singlet
bawahan sarung, Labib kecil menggunakan celana pendek dan
kaos,Posisi wajah cermin menghadap tembok, ada semar
sebagai hiasan dinding,Tidak ada buku-buku agama dijajaran
rak, bubur.
5 INT. RUANG TUNGGU DEPAN RUANG BERSALIN - DAY 5
KI DIRO
(CEMAS)
KI DIRO menggunakan kostum dalang dengan bawahan kawung
mondar-mandir kemudian berulang kali terduduk dan kembali
berdiri kemudian diakhiri dengan posisi duduk.
Melepas blangkon
3.
Note : Mise en scene Efek suara bayi menangis
MATCH CUT TO:
6 INT. RUANG GELAP 6
LABIB
Labib terduduk melipat kedua kaki kebelakang dihadapan cermin
yang disamping cermin terdapat ubo rampe.
Labib merapikan posisi cermin.
Kedua tangan kanan dan kirinya saling mengusap dan menghapus
kedua tangan, dada dan wajah yang menggambarkan frasa ‘yang
baik diambil, yang buruk dibuang’.
Labib membaringkan badannya kebelakang.
Note : Mise en scene Labib bertelanjang dada dan
menggunakan bawahan kain bermotif kawung. Labib, cermin,
dan ubo rampe dalam satu frame. Ruang gelap diset dengan
kain hitam.
MATCH CUT TO:
7 EXT. JALAN RAYA/RUANG PUBLIK - DAY 7
LABIB
(KEBINGUNGAN)
Labib bangkit ke depan dari posisi berbaring kebingungan
karena pakaian yang ia kenakan kemudian memandangi polisi
tidur.
Mengecek suhu dahi dengan punggung tangan kemudian melakukan
hal yang sama dengan polisi tidur.
Bangkit dari posisi jongkok
(MUAK)
berjalan muak karena ubo rampe yang selalu tak lepas dari
pandangan matanya.
Note : Mise en scene ekstras pengendara motor brong, efek
suara aliran sungai. Ubo rampe dalam satu frame. Labib
besar menggunakan set dalang.
8 EXT. JALAN RAYA/RUANG PUBLIK - DAY 8
LABIB
(MUAK)
Labib berjalan muak karena terdistraksi hingar bingar kota,
sampah,sampah visual, serta ubo rampe yang selalu tak lepas
dari pandangan matanya.
4.
Note : Mise en scene efek suara aliran sungai. Ubo rampe
dalam satu frame. Labib besar menggunakan set dalang, lebih
diutamakan sampah visual.
9 EXT. MAKAM - DAY 9
LABIB
(MUAK)
Labib berjalan muak karena ubo rampe yang selalu tak lepas
dari pandangan matanya.
KI DIRO(V.O)
(Uriping manungsa namung
sadulur dalan, Mbiyen
seko Gusti, mesti bali
mrang Gusti. Sangkan
Paraning Dumadi iku
dalaning manungsa kang
wos pinesthi.)
Note : Mise en scene efek suara aliran sungai. Ubo rampe
dalam satu frame. Labib besar menggunakan set dalang.
10 CREDIT SCENE ROLL TO SUARA AIR 10
11 EXT. SUNGAI - DAY 11
Labib pasrah terhadap ubo rampe yang selalu tidak bisa lepas
dari pandanganya kemudian mengambilnya.
Labib berjalan menuju sungai membawa ubo rampe.
Labib melepas selop kemudian turun ke sungai.
LABIB
Uriping manungsa namung sadulur
dalan, Mbiyen seko Gusti, mesti
bali mrang Gusti. Sangkan Paraning
Dumadi iku dalaning manungsa kang
wos pinesthi.
Labib mengangkat sesaji setinggi dada kemudian melarungnya
pada sungai.
12 POST CREDIT 12