Explanation Text
Teks Eksplanasi (Explanation text) merupakan teks yang bertujuan untuk menjelaskan proses
terjadinya fenomena alam dan sosial atau menjelaskan bagaimana cara kerja suatu hal.
General Structure (Struktur teks):
a. General Statement (Pernyataan umum)
Paragraph pertama menyajikan pembukaan tentang topik yang dibahas.
b. A series of logical steps (Rangkaian Langkah logis)
Pada bagian ini menjelaskan proses terjadinya sesuatu yang disampaikan secara urut.
Language Features
- Present Tense
Karena explanation text menjelaskan tentang terjadinya suatu fenomena alam, maka tense
yang digunakan adalah present tense yang mana tujuannya digunakan untuk menyatakan
suatu fakta umum.
Rumus Nominal : S + is/am/are + Compliment (noun, adjective, adverb)
Subject To be Compliment
I am a student
You
They are Clever
We
Plural subjects, ex: Ani and
Ana
She
He Is At office
It
Singular subject, ex: Ani
Rumus Verbal : S + V1 + O
Subject Verb 1 (s/es) Object
I
You open the door
They
We
Plural subject, ex: Ani and
Ana
She
He Opens The door
It
Singular subject, ex: Ani
- Passive voice
Passive voice digunakan untuk menekankan bahwa seseorang atau suatu objek mengalami
sesuatu. Kaidah kebahasaan ini juga digunakan saat pelaku tidak diketahui dan saat pelaku
tidak penting untuk diketahui.
Explanation text itu menekankan pada objek yang dijelaskan, tanpa tahu siapa yang
mengerjakan. Maka dari itu, explanation text sering menggunakan passive voice.
Rumus: S+TOBE+V3
Contoh:
a. The door is opened by her.
b. An amazing gown is designed by Anne.
c. National Monument was designed by Ir. Soekarno.
- Sequential connectives words
Kata / frase yang menunjukkan urutan waktu. Pada Explanation text, kata penghubung waktu
digunakan untuk menunjukkan urutan atau kronologi peristiwa dalam sebuah proses
terjadinya fenomena.
Ex: first/firstly, at first, second, third, then, next, after that, however, although, before,
moreover, during, after, at an earlier time, finally.
- Causal Conjunction
Kata hubung yang menunjukkan hubungan sebab akibat (causal conjunction).
a. Kata hubung untuk menunjukkan sebab: because, for, since, as, as long as, now that.
Contoh: Because houses are very expensive in London, most people rent a flat.
Kata hubung yang diikuti oleh frase/kata: owing to, due to, because of
Contoh: The machine was broken because of poor maintenance.
b. Kata hubung untuk menunjukkan akibat: so, so that, hence.
Contoh: There was no car passing by, so he had to walk to the nearest village.
- Sentence Connectors
Kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan 2 kalimat yang memiliki hubungan
sebab akibat: Consequently, as a consequence, for this reason, therefore, as a result.
Contoh:
1. They paid attention to what the teachers explained. Consequently, they got good
marks in the examination.
2. My brother did not bring his driving license. As a consequence, he received a ticket
from the police.
3. My mother did not cook dinner. Consequently, my family ordered food from a
nearby restaurant.
4. The tuition for university is very expensive. For this reason, many students apply for
scholarships.
5. The weather was very bad. Therefore, no one was allowed on the beach.
Contoh Explanation Text
Flooding is a disaster which commonly happens in large and densely populated cities. In
Indonesia, the floods hit Jakarta very often and cause many victims. Then, do you know
the process of how flood happens? Pay attention to the following explanation.
The process of natural flooding is preceded by rain which falls to the surface of the earth.
Then the rain water is absorbed by the ground surface and flows to the lower place. Once
that condition happens, evaporation and the water appear to the surface of the land.
Flooding can be disastrous for humans when floods happen in an area that people live
because the water carries along objects like houses, bridges, cars, furniture and even
people.
On the other hand, the process of non-natural flooding is usually caused by bad habits of
humans who do not care about the environment, such as littering that can make water
flow clogged. This makes the water deposited in landfills which gradually becomes more
common. When water reservoirs can no longer hold water discharge, the water then
overflows out the land and cause flooding.
Arti
Banjir
Banjir adalah bencana yang sangat sering terjadi di kota-kota besar padat penduduk. Di
Indonesia, banjir sangat sering melanda kota Jakarta dan seringkali menelan banyak
korban. Lalu, tahukah anda bagaimana proses terjadinya banjir? Perhatikan penjelasan
berikut ini.
Proses terjadinya banjir secara alamiah itu diawali dengan turunnya hujan yang jatuh ke
permukaan bumi. Kemudian air hujan tersebut masuk kepermukaan tanah dan mengalir
ketempat yang lebih rendah. Setelah itu terjadi penguapan dan air tersebut keluar
kepermukaan daratan. Banjir yang terjadi secara almiah dapat menjadi bencana bagi
manusia ketika banjir melanda tempat tinggal mereka karena air bah menyeret benda-
benda seperti rumah, jembatan, perabotan, dan bahkan manusia.
Di sisi lain, proses terjadinya banjir secara non alamiah biasanya disebabkan oleh
kebiasaan buruk manusia yang tidak perduli lingkungan seperti,membuang sampah tidak
pada tempatnya sehingga menyebabkan aliran air tersumbat. Hal tersebut menyebabkan
air tersebut tertampung di tempat pembuangan yang semakin lama semakin banyak.
Saat penampungan air tak mampu lagi menahan debit air, maka air meluap keluar
sehingga mengenai daratan dan menyebabkan banjir.