0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan16 halaman

Rencana Kerja PONEK Rumah Sakit

Diunggah oleh

Rido Ramadan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan16 halaman

Rencana Kerja PONEK Rumah Sakit

Diunggah oleh

Rido Ramadan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A.

PENDAHULUAN

Rumah sakit merupakan salah satu organisasi pemberi jasa pelayanan


kesehatan terhadap masyarakat yang semakin dituntut untuk bekerja secara
profesional sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditentukan. Mengacu pada
visi dan misi dari Millenium development goal’s, maka perlu disusun suatu rencana
kerja, sehingga kegiatan dari bagian ini menjadi lebih sistematis dan terorganisir.
Program kerja akan menjadi acuan dalam melaksanakan kegiatan pelayanan maternal-
perinatal yang komprehensif dalam periode satu tahun.

Pelayanan obstetri dan neonatus regional merupakan upaya penyediaan


pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan
Obstetri Neonatus Emergensi Komprehensif ( PONEK) di Rumah Sakit. Tingginya
AKI dan AKB menunjukkan rendahnya derajat kesehatan masyarakat di Indonesia
Sebagian besar penyebab kematian ibu dan bayi ternyata dapat dihindarkan. Hasil
pelayanan tergantung dari keterpaduan dan keterlibatan berbagai jenjang sistem
pelayanan kesehatan dan partisipasi masyarakat.

Rumah Sakit PONEK 24 jam merupakan bagian dari sistem rujukan dalam
pelayanan kedaruratan dalam maternal dan neonatal, yang sangat berperan dalam
menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Kunci keberhasilan PONEK
adalah ketersediaan tenaga kesehatan yang sesuai kompetensi, prasarana, sarana dan
managemen yang handal.

B. .LATAR BELAKANG

Berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun


2007,status kesehatan ibu dan anak di Indonesia masih jauh dari harapan, ditandai
dengan masih tingginya angka kematian ibu (AKI) yaitu 359 per 100.000 kelahiran
hidup (SDKI,2012), meningkat dari 228 per 100.000 kelahiran hidup. AKI di
Indonesia masih tinggi bila dibandingkan dengan Negara ASEAN. Saat ini kematian
bayi sebesar 32 per 1000 kelahiran hidup ( SDKI, 2012) dan terjadi stagnasi
penurunan bila kita bandingkan dengan SDKI 2007 (34 per 1000 kelahiran hidup).
AKB di Indonesia masih tergolong tinggi bila dibandingkan dengan negara - negara
anggota ASEAN), (data 2010 The Un Interagency Group for Children). Indikator
yang digunakan untuk menilai baik buruknya keadaan pelayanan kebidanan
(maternity care) dalam suatu negara atau daerah ialah kematian maternal (maternal
mortality). Angka kematian ibu (AKI) per 100.000 kelahiran hidup saat ini 116,34
(2012) dengan target sasaran MDGS tahun 2015 adalah 102. Angka Kematian Ibu
(AKI) mencerminkan resiko yang dihadapi ibu-ibu selama kehamilan
melahirkan(Dinkes Prov Jateng, 2011 ).

Program Expanding Maternal and Neonatal Survival 2012-2016 (EMAS)


mendukung pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, dalam berjejaring dengan
organisasi masyarakat sipil, fasilitas kesehatan publik dan swasta, asosiasi rumah
sakit, organisasi profesi, dan sektor swasta, dan lain-lain. Program ini akan
berkontribusi terhadap percepatan penurunan kematian ibu dan bayi baru lahir sebesar
25% di Indonesia. Salah satu daerah intervensi di Jawa tengah adalah Kabupaten
Banyumas dengan Kabupaten di sekitar daerah intervensi adalah Kabupaten
Kebumen, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara
(Riskesdas, 2013). Rumah Sakit Umum An Ni’mah Wangon telah siap melayani
kasus komplikasi maternal dan neonatal. Dengan adanya pelayanan obstetri dan
neonatal secara komprehensif di rumah sakit diharapkan dapat mempercepat
penurunan AKI dan AKN serta meningkatkan kesehatan ibu maka dibutuhkan suatu
rencana kerja, sehingga kegiatan dari bagian ini menjadi lebih sistematis dan
terorganisir. Program kerja akan menjadi acuan dalam melaksanakan kegiatan
pelayanan maternal-perinatal yang komprehensif dalam periode satu tahun.

C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS

1. Tujuan Umum
Meningkatkan kesehatan ibu, menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka
kematian Bayi ( AKB )
2. Tujuan Khusus
a. Terlaksananya manajemen pelayanan maternal dan perinatal dari aspek
administrasi dan manajemen kompetensi SDM, fasilitas dan sarana serta
prosedur pelayanan di Rumah Sakit.
b. Terlaksananya system rujukan maternal dan perinatal.
c. Pembinaan dan pengawasan pelayanan maternal dan perinatal.
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
a. Pengembangan Sumber Daya Manusia
i. Evaluasi kualitas dan kuantitas SDM
ii. Pembentukan tim PONEK
iii. Mengikutsertakan program pelatihan eksternal bagi dr. [Link], dr. Sp.A,
[Link], bidan dan perawat terkait PONEK.

NO PROFESI PELATIHAN WAKTU ANGGARAN


1 dr. Obsgyn PONEK Menyesuaikan Rp. ±
4.000.000
2 dr. Anak PONEK Menyesuaikan Rp. ±
4.000.000
3 dr. Anastesi PONEK Menyesuaikan Rp. ±
4.000.000
4 Dokter umum PONEK Menyesuaikan Rp. ±
4.000.000
PONED Rp. ±
3.500.000
5 Bidan PONEK Menyesuaikan Rp. ±
4.000.000
PONED Rp. ±
3.500.000
6 Perawat PONEK Menyesuaikan Rp. ±
4.000.000
PONED Rp. ±
3.500.000
RESUSITASI Menyesuaikan Rp. ±
BAYI 4.000.000

iv. Mengadakan program pelatihan in house training dengan materi


terkait PONEK
No In IGD VK Mawad Perinat OK Pemberi Jadwal Anggaran
House Materi
VK ah ologi kegiatan
Training
1 Bantuan Semua Semua Semua Semua Semua dr. Tri sejati Mei Rp.
hidup karyaw karyawa karyaw karyaw karyawa Rahmawati 200.000
dasar an n an an n
2 - APN Semua Semua Semua dr. Juni Rp.
karyaw karyawa karyaw Iswahyudi, 200.000
-
an n an SpoG
Manag
ement
aktif
kala III
-
Partog
raf

a. Penatala Semua Semua Semua dr. Juli Rp.


3 ksanaan karyaw karyawa karyaw Iswahyudi, 200.000
Perdarah an n an SpoG
an Post
Partum
b. Resusitas Semua Semua Semua Semua Semua dr. Agus, Agustus Rp.
4 i karyaw karyawa karyaw karyaw karyawa SpA 200.000
Neonatus an n an an n
Pemasan
gan infus
umbilical
c. Penatala Semua Semua Semua Semua dr. September Rp.
5 ksanaan karyaw karyawa karyaw karyawa Iswahyudi, 200.000
Pre an n an n SpoG
d.
Eklampsi
a Berat/
Eklampsi
a
6 Penatala Semua Semua Semua Semua Semua dr. Agus, Oktober Rp.
ksanaan karyaw karyawa karyaw karyaw karyawa SpA 200.000
Neonatus an n an an n
Sepsis

7 Persalina Semua Semua Semua dr. November Rp.


n macet karyaw karyawa karyaw Iswahyudi, 200.000
an n an SpoG
8 Persalina Semua Semua Semua dr. Desember Rp.
n karyaw karyawa karyaw Iswahyudi, 200.000
Bokong an n an SpoG

v. Mengikutsertakan dalam acara seminar atau workshop bertemakan


PONEK
vi. Drill emergensi kasus obstetri dan neonatal dalam rangka peningkatan
kualitas SDM
vii. Penambahan SDM baru untuk bagian IGD VK
Bidan 4 orang dengan gaji @ Rp. 1.700.000

b. Pengembangan sarana, prasarana dan peralatan


i. Pengadaan penambahan alat kesehatan
ii. Pengadaan dan penambahan alat rumah tangga
iii. Pemeliharaan sarana prasarana dan peralatan
iv. Pembuatan dan perbaikan sarana dan prasarana

No Jenis IGD VK Mawadah Perinatologi OK Poli Waktu Anggaran


VK kegiatan
1 Pengecatan Ya Ya Ya Ya Ya Ya Mei Rp ±
gedung 6..000.000
2 Pengadaan Ya Juli Rp ±
IGD VK 20.000.000
4 Pengadaan Ya Juni Rp. ±
ruang PMK 1.500.000
5 Pengadaan Ya Juni Rp. ±
ruang 1.500.000
laktasi
6 Pembuatan Ya Juli Rp ±
dapur susu 2.000.000
8 Penambahan Ya Ya Ya Ya Ya Ya Agustus Rp ±
Algoritma 1.500.000
sesuai
standart
9 Penambahan Ya Ya Ya Ya Ya Ya Mei Rp. ±
Alkes Agustus 100.000.000

c. Bekerja sama dengan tim PKRS dalam pembinaan puskesmas PONED dan
puskesmas mampu bersalin

No Puskesmas Kriteria Jadwal Anggaran keterangan


Kegiatan
1. a. Wangon 1 PKM PONED dan Maret Rp. ± Workshop
b. Wangon 2 PKM mampu bersalin 2018 5.000.000 Deteksi dini
c. Lumbir pada alergi dan
d. Jatilawang penatalaksanan
e. Purwojati pemberian
f. Rawalo nutrisi bersama
dr. Agus, SpA
2. a. Wangon 1 PKM PONED dan September Rp.±
b. Wangon 2 PKM mampu bersalin 2018 5.000.000
c. Lumbir
d. Jatilawang
e. Purwojati
f. Rawalo

d. Rapat koordinasi
i. Rapat koordinasi bulanan Tim PONEK tiap minggu ke-4
ii. Rapat koordinasi tahunan Tim PONEK di bulan terakhir
iii. Rapat Audit Maternal dan neonatal

e. Pencatatan dan pelaporan jumlah pasien maternal Neonatal


i. Melaksanakan kriteria RS PONEK
- Respon time pemeriksaan pasien di UGD
- Respon time pelaksanaan operasi
- Respon time kemampuan kamar bersalin dalam meyiapkan operasi
- Respon time pengadaan tranfusi darah
ii. Pencatatan dan pelaporan jumlah pasien maternal dan neonatal
iii. Pencatatan dan pelaporan jumlah AKI dan AKB
iv. Pelayanan dan pelaporan :
- Melaksanakan rawat gabung
- Melaksanakan IMD dan ASI Eksklusif
- Melaksanakan PMK pada BBLR
- Melaksanakan Pelayanan Imunisasi
- Membuat laporan kegiatan Rawat Gabung
- Membuat laporan kegiatan IMD
- Membuat laporan kegiatan PMK
- Membuat laporan Persalinan
- Membuat laporan Kematian Maternal dan Perinatal
- Membuat laporan Imunisasi
- Membuat laporan Rujukan
v. Audit maternal, neonatal dan Near Miss

f. Program peningkatan mutu dan keselamatan pasien di PONEK


i. Penyusunan indikator mutu di PONEK
ii. Pengambilan data dan pelaporan indikator mutu PONEK
iii. Penentuan indikator kunci PONEK
iv. Penilaian kinerja karyawan PONEK
v. Drill emergency
vi. Program pencatatan dan pelaporan insiden keselamatan pasien di PONEK
vii. Mengikuti dan mengajukan program pendampingan PONEK yang di adakan
Dinas Kesehatan.
g. Pelayanan maternal dan neonatal
i. Pelayanan maternal dan neonatal fisiologis / normal meliputi :
- Pelayanan kehamilan normal
- Pelayanan persalinan normal
- Pelayanan nifas normal
- Pelayanan bayi baru lahir normal
ii. Pelayanan maternal dan neonatal resiko tinggi meliputi :
- Penanganan syok
- Perdarahan pada kehamilan muda
- Perdarahan pada kehamilan lanjut dan persalinan
- Perdarahan pasca salin
- Nyeri kepala, gangguan penglihatan, kejang, koma dan tekanan darah tinggi
- Malpresentasi dan malposisi
- Distosia bahu
- Kehamilan dan persalinan dengan parut uterus
- Gawat janin dalam pesalinan
- Prolapsus tali pusat
- Demam dalam kehamilan dan persalinan
- Demam pasca salin
- Nyeri perut pada kehamilan muda
- Nyeri perut pada kehamilan lanjut dan pasca persali

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

a. Rapat tim
b. Audit kepatuhan pelaksaan SPO PONEK
c. Sosialisasi SPO
d. Koordinasi dengan bagian SDM dalam pendidikan dan pelatihan
e. Koordinasi dengan bagian Humas/marketing dalam pembinaan Puskesmas
Poned dan Puskesmas mampu bersalin
f. Koordinasi dengan KASI pelayanan medis dan bagian kerumah tanggaan
dalam penyediaan sarana prasarana
g. Koordinasi dengan Komite PMKP dalam hal peningkatan mutu dan
keselamatan pasien
h. Koordinasi dengan Dinas kesehatan tentang Pelaksanaan Program
pendampingan PONEK
i. Audit Maternal dan perinatal serta audit near miss
j. Monitoring rutin dan evaluasi kegiatan
k. Pelaporan hasil kegiatan.

F. SASARAN
1. Kecukupan tenaga di ruang pelayanan PONEK berjalan dengan baik
2. Rapat koordinasi per bulan terlaksana 100%
3. Kehadiran karyawan dalam rapat koordinasi lebih dari 50%
4. Minimal 50% tenaga yang ada di ruang yang melayani PONEK mendapatkan
pendidikan dan pelatihan
5. Minimal 80% kegiatan peningkatan mutu dapat terlaksana
6. Minimal 75% program tambahan, pergantian/perbaikan alat atau sarana prasarana
penunjang pelayanan PONEK dapat terealisasi
7. Minimal 80% kecepatan dan ketepatan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi
Komprehensif (PONEK) baik di IGD, kamar operasi, kamar bersalin dan
pengadaaan tranfusi darah.
8. Minimal 80% kegiatan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif
( PONEK) dapat terlaksana dengan baik.
9. Penurunan Angka komplain pasien dan keluarga sebesar 50%
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

BULAN/ TAHUN 2018 KETERANGAN ANGGARAN


NO NAMA KEGIATAN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pengembangan sumber daya manusia X X X X X X X X X X X X
a. Evaluasi kualitas dan kuantitas
X X X X
SDM
b. Pembentukan tim PONEK X Rp. ± 200.000
c. Penambahan bidan untuk IGD VK X Rp. ± 6.800.000
d. Mengikutsertakan program Disesuaikan jadwal Rp. ± 28.000.000
pelatihan eksternal bagi [Link], pelatihan eksternal
dr. Sp.A, [Link], bidan dan
perawat terkait dan PONEK
e. Mengikutsertakan program Disesuaikan jadwal Rp. ± 7.000.000
pelatihan eksternal bagi perawat pelatihan eksternal
ruang perinatologi
1 f. Mengikutsertakan program Disesuaikan jadwal Rp. ± 21.000.000
pelatihan eksternal bagi [Link], pelatihan eksternal
bidan dan perawat terkait PONED
g. Mengadakan program pelatihan Rp. ± 4.800.000
X X X X X X X X X X X X
in house training terkait PONEK
h. Mengikutsertakan dalam acara Disesuaikan jadwal Rp. ± 2.500.000
seminar atau workshop seminar eksternal
bertemakan PONEK.
i. Sosialisasi SPO Rawat gabung dan
PMK
X
j. Sosialisasi SPO IMD dan asi X
Eksklusif

Pengembangan sarana, prasarana dan X X X X X X X X X X X X


peralatan

a. Pengadaan penambahan alkes X X X X X X X X X X X X Disesuaikan Rp. ± 100.000.000


dengan kebutuhan
dan kondisi alkes

a. Pengadaan dan penambahan alat


2 rumah tangga Disesuaikan
dengan usulan dan
evaluasi
iv. Pembuatan dan perbaikan X Disesuaikan Rp. ± 31.000.000
sarana dan prasarana kondisi sarana pras
v. Pemeliharaan sarana, X X X X X X X X X X X X
prasarana dan peralatan
vi. Penambahan Algoritma di X X X X X X X X X X X X Rp. ± 1.500.000
Ruang IGD, VK, Melati,
Mawar dan poli

3 Bekerjasama dengan timk PKRS dalam X X Rp.± 10.000.000


Pembinaan Puskesmas PONED dan
Puskesmas mampu bersalin
5 Rapat Koordinasi
a. Rapat koordinasi bulanan Tim X X X X X X X X Rp.± 1.600.000
PONEK tiap minggu ke IV
b. Rapat koordinasi tahunan Tim
Ponek di bulan terakhir.
6 Pencatatan dan pelaporan jumlah
pasien maternal dan neonatal
a. Pencatatan dan pelaporan jumlah X X X X X X X X X X X X
pasien maternal dan neonatal
b. Pencatatan dan pelaporan jumlah X menyesuaiakn
AKI dan AKB
c. Audit maternal, neonatal dan Nier Menyesuaikan
Miss kejadian
6 Peningkatan mutu dan keselamatan X X X X X X X X X X X X
pasien
a. Penyusunan indikator mutu X X X X X X X X X X X X
PONEK
b. Drill emergensi X
c. Pengambilan data dan pelaporan X X X X X X X X X X X X
indikator mutu PONEK
i. Pengecekan evaluasi sementara X X X X X X X X X X X X
pencatatan hasil capaian
indikator mutu di ruang VK, OK,
mawadah dan perinatologi
ii. IMD
iii. Pemberi pelayanan Persalinan
Normal
iv. Pertolongan Persalinan melalui
sektio cesaria
v. Kejadian Kematian Ibu karena
Persalinan
vi. Kemampuan Menangani BBLR
1500 Gram - 2500 Gram.
d. Penentuan indikator kunci PONEK X
e. Penilaian kinerja staf PONEK X X X
f. Pencatatan dan pelaporan insiden X X X X
keselamatan pasien di PONEK
g. Pelaksanaan Program X X X X X X X Rp. ± 10.000.000
pendampingan PONEK
7 Pelayaan maternal dan neonatal X X X X X X X X X X X X
JUMLAH BIAYA Rp. ±191.400.000

-
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN EVALUASI
PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
1. Laporan pencatatan jumlah pasien maternal dan neonatal dilakukan setiap bulan
2. Laporan kegiatan seminar, workshop, pelatihan eksternal dan in house training
dilakukan setiap selesai mengikuti kegiatan tersebut
3. Laporan Pengadaan sarana dan prasarana Perluasan, Pemeliharaan sarana,
prasarana dan peralatan dibuat setiap kegiatan tersebut berhasil diadakan atau
dilakukan setiap bulan
4. Laporan hasil rapat koordinasi Tim PONEK dibuat setiap bulan
5. Laporan evaluasi kualitas dan kuantitas SDM dilakukan 3 bulan sekali setiap
tahun

I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Untuk memantau dan menilai pelaksanaan program kerja atau pelayanan
Kebidanan / Keperawatan dilakukan meliputi :
1. Pembuatan laporan kinerja tertulis kepada Direktur setiap akhir bulan.
2. Pembuatan laporan-laporan dan inventarisasi meliputi :
a. Laporan Persalinan
b. Laporan Rawat Gabung
c. Laporan IMD& ASI Eksklusif
d. Laporan Imunisasi
e. Laporan PMK
f. Laporan Rujukan
g. Laporan Kematian Maternal & Neonatal
h. Laporan Audit maternal dan neonatal
3. Rapat Rutin Bulanan
Rapat rutin bulanan diselenggarakan setiap bulan, pencatatan dibuat dalam
notulen rapat.
J. PENUTUP

Keberhasilan Program Kerja PONEK diperlukan dukungan dari berbagai pihak


terkait, terutama bagian bagian yang melayani PONEK. Dengan adanya dukungan
tersebut diatas Program Kerja PONEK diharapkan dapat dilakukan secara optimal dan
dapat menghasilkan pelayanan yang berkualitas.

Wangon, April

Mengetahui,

Direktur Ketua Tim PONEK

dr. Ratna Widarastuti dr. [Link], SpoG

Anda mungkin juga menyukai