0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Panduan Rencana Kerja Pemerintah Desa

Diunggah oleh

Kentang Granola
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan3 halaman

Panduan Rencana Kerja Pemerintah Desa

Diunggah oleh

Kentang Granola
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEMENTRIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI

REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN


SUMBER DAYA MANUSIA DAN PEMERDAYAAN MASYARAKAT DESA,
DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI

NOMOR TAHUN 2023

TENTANG

PANDUAN FASILITASI
PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA

KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA


DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA, DAERAH TERTINGGAL,
DAN TRASMIGRASI,

Menimbang : a. Bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 96 ayat (2) huruf b, Peraturan
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 21
Tahun 2020 Tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan
Pemberdayaan Masyarakat Desa, perlu menetapkan Panduan Fasilitasi
Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa;
b. Bahwa Fasilitasi dan pendampingan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah
Desa dalam rangka penyelenggaraan pembangunan Desa dan pemberdayaan
masyarakat Desa menjadi bagian dari tugas Kementrian Desa, Pembangunan
Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang dilaksanakan melalui Tenaga
Pendamping Profesional;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksut dalam huruf a dan
b, perlu menetapkan keputusan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya
Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi tentang Panduan Fasilitasi Penyusunan Rencana Kerja
Pemerintah Desa;
1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5495);
Mengingat : 2. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah beberapa kali diubah,
terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019 tentang
Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2019 Nomor 41, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6321);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang
Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5558) sebagaimana telah beberapa kali
diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang
Perubahan Kedua adas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang
Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 57, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5864);
4. Peraturan Mentri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2019 Nomor 1203);
5. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pedoman Umum Pendampingan Masyarakat
Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1262),
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Desa , Pembangunan
Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang
Perubahan Atas Peraturan Mentri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,
dan Transmigrasi Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pedoman Umum
Pendampingan Masyarakat Desa, (Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2020 Nomor 1569);
6. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Nomor 15 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementrian Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2020 Nomor 1256);
7. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa Dan
Pemberdayaan Masyarakat Desa ( Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2021 Nomor 1633);
8. Peraturan Mentri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
Nomor 7 Tahun 2021 Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 961);

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA


MANUSIA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA, DAERAH
TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI TENTANG PANDUAN FASILITAS
PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DESA.
KESATU : Menetapkan Panduan Fasilitasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah
Desa,sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari keputusan ini;
KEDUA : PANDUAN Fasilitasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa
sebagaimana dimaksut dalam dictum KESATU, merupakan pedoman bagi;

1. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan


Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam
mengkordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan tugas pokok Tenaga
Pendamping Profesional;
2. Tenaga Pendamping Profesional dalam melaksanakan tugas pokok fasilitasi
dan pendampingan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa dalam
rangka penyelenggaraan pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat
Desa;
3. Unit-Unit Kerja Eselon 1 Lingkup Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal, dan Transmigrasi dalam mendayagunakan Tenaga Pendamping
Profesional untuk meemfasilitasi program dan/atau kegiyatan yang
berhubungan dengan pendampingan masyarakat Desa;
4. Pihak-pihak lain yang terlibat aktif dalam fasilitasi dan pendampingan
pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa;
KETIGA : Keputusan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan
Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ini
mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 15 September 2021

KEPALA BADAN PENGEMBANGAN


SUMBER DAYA MANUSIA DAN
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA,
DAERAH TERTINGGAL, DAN
TRANSMIGRASI

Prof. Dr. LUTHFIYAH NURLAELA, [Link]


Nik. 19661018 199203 2 003

Salinan Keputusan ini disampaikan kepada Yth:

1. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertingkal, dan Transmigrasi;


2. Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;
3. Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan transmigrasi;
4. Inspektur Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi; dan
5. Gubernur/Bupati/Walikota Penerima Dana Desa di Seluruh Indonesia.

Anda mungkin juga menyukai