0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan28 halaman

RKJM SMP Negeri XYZ 2025-2029 Barru

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan28 halaman

RKJM SMP Negeri XYZ 2025-2029 Barru

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

PEMERINTAH KABUPATEN
BARRU
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI XYZ

RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH


(RKJM)
SMP NEGERI XYZ TAHUN
2025-2029
2

2025
3

LEMBAR PENGESAHAN/PERSETUJUAN

RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM)


SMP …….
TAHUN 2025 - 2029

Barru, Desember 2025

Ketua Komite SMPN XYZ Kepala SMP XYZ

......... ...................................
NIP .........................

Mengetahui/Menyetujui
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru

..................................
Pangkat : …………….
NIP ...................................
4

RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM)


SMP NEGERI XYZ
TAHUN .................

A. ANALISIS LINGKUNGAN OPERASIONAL SEKOLAH


1. Kondisi Geografis
Secara geografis, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri
XYZ berkedudukan di Wilayah Kecamatan .................., tepatnya di
dusun ......, Desa ......, Kabupaten Barru. Letak sekolah ini, relatif
mudah terjangkau karena hanya berjarak kira-kira .... km dari Ibu Kota
Kabupaten Barru dan dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua
dan empat.
Letak yang relatif dekat ini, dianggap berkontribusi positif
terhadap penyelenggaraan SMP Negeri XYZ, terutama dari sisi
kecepatan akses informasi dan waktu tempuh relatif singkat sehingga
guru-guru dan pegawai dapat tepat waktu datang ke sekolah untuk
melaksanakan tugasnya.

2. Kondisi Sosial Ekonomi


Kondisi sosial ekonomi masyarakat di lingkungan SMP Negeri
XYZ berada, terutama orang tua siswa. Rata-rata berada pada
tingkatan sosial ekonomi yang relatif belum sejahtera dengan mata
pencaharian utama masyarakat adalah petani.
Meskipun demikian, motivasi orang tua untuk menyekolahkan
anaknya cukup tinggi sehingga diyakini dapat mendukung
keberlanjutan SMP Negeri XYZ dalam menyelenggarakan proses
pendidikan.

3. Kondisi Politik dan Keamanan


Secara umum kondisi politik dan keamanan di sekitar
lingkungan domisili SMP Negeri XYZ relatif stabil dan aman. Hal ini
disebabkan karena masyarakat kecamatan ......, rata-rata masih
memiliki hubungan keluarga sehingga jiwa kekeluargaan dan kerja
5

sama masih cukup tinggi. Kondisi ini dianggap sangat mendukung


penyelenggaraan SMP Negeri XYZ karena baik siswa, guru dan
personil sekolah lainnya merasa nyaman dan aman dalam melakukan
aktifitasnya. Demikian pula keberadaan sarana dan prasarana sekolah
terjamin keamanannya sehingga masa pakainya dapat berlangsung
dalam waktu yang lama.

4. Kondisi Sosial Budaya


Masyarakat Dusun ..... pada umumnya masih termasuk
masyarakat memegang teguh budaya-budaya positif dalam kehidupan
sehari-hari. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya frekwensi terjadinya
perilaku-perilaku yang menyimpang di masyarakat, termasuk
rendahnya angka kriminal. Kondisi ini berimbas terhadap perilaku
siswa yang menuntut ilmu di SMP Negeri XYZ yang sangat sopan dan
menghormati guru dan warga sekolah lainnya dan jarang ditemukan
ada perselisihan antara siswa yang dapat mengganggu stabilitas
penyelenggaraan SMP Negeri XYZ.

5. Kondisi Internal Sekolah


SMP Negeri XYZ Berdiri sejak tahun .... dengan nama
pertama SMP Negeri XYZ.
Pada semester .... tahun pelajaran …., jumlah siswa yang
sedang menjalani proses pendidikan di SMP Negeri XYZ sebanyak
.... orang yang terdiri dari .... Rombel.
Jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang
bertugas di SMP Negeri XYZ terdiri dari 1 kepala sekolah, 12 orang
guru dan 4 orang tenaga administrasi. Kualifikasi akademik tenaga
pendidik adalah: 1 orang kepala sekolah berijazah S2, 1 orang guru
berijazah S2, 11 orang guru berijazah S1 Sedangkan kualifikasi
akademik tenaga administrasi yaitu 2 orang berijazah D2 dan 1 orang
berijazah SMA/SMK
6

B. ANALISIS SITUASI PENDIDIKAN DI SEKOLAH SAAT INI


Secara umum, proses pendidikan yang berlangsung di SMP
Negeri XYZ, dapat dikatakan berjalan dengan kondusif sebagaimana
mestinya melalui panduan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) tahun .....
Dalam pelaksanaan proses pendidikan, segenap guru
diamanatkan untuk menerapkan pembelajaran menggunakan
pendekatan sainstifik agar hasil belajar dapat tercapai secara maksimal.
Meskipun demikian, dalam penyelenggaraan SMP Negeri XYZ
masih terdapat kendala dan permasalahan . Permasalahan yang muncul
adalah guru belum semuanya mampu melaksanakan proses
pembelajaran sesuai dengan tuntutan dunia pendidikan dewasa ini yang
menuntut guru untuk selalu mengikuti perkembangan dan melakukan
perubahan-perubahan dalam pelaksanaan proses pembelajaran.
Demikian pula, masih terbatasnya sarana prasarana yang memadai, baik
sarana prasarana yang berhubungan dengan pembelajaran maupun
fasilitas lain yang menunjang efektifitas penyelenggaraan SMP Negeri
XYZ.
7

C. ANALISIS SITUASI PENDIDIKAN SEKOLAH YANG DIHARAPKAN


EMPAT TAHUN KE DEPAN
Untuk situasi beberapa tahun ke depan yang diharapkan pada
SMP Negeri XYZ adalah semakin baiknya kondisi penyelenggaraan
pendidikan yang dapat dilihat dari beberapa indikator di antaranya:
tersedianya kurikulum yang refresentatif dan fleksibel untuk menjawab
tuntutan perkembangan dunia pendidikan. Terlaksananya proses
pembelajaran dengan baik yang ditunjang oleh guru yang profesional
dalam menjalankan tugasnya dan memiliki administrasi pembelajaran
yang lengkap. Tersedianya sarana prasana yang memadai untuk
menunjang pembelajaran serta lingkungan sekolah yang kondusif
sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar siswa, termasuk
meningkatnya hasil capaian Rapor Pendidikan.
8

D. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA ANTARA KONDISI PENDIDIKAN


SAAT INI DENGAN KONDISI PENDIDIKAN YANG AKAN DATANG
Besarnya
No. Kondisi Pendidikan Saat Ini Kondisi Pendidikan Masa Datang Tantangan
Nyata
Standar Kompetensi Lulusan
a. Bidang akademik:
 Rata-rata pencapaian KKTP  Rata-rata pencapaian KKTP 0,20
semua mapel 7,00 semua mapel 7,50 0,27
 Rata-rata hasil Nilai AN 7,50  Rata-rata pencapaian AN 8,00 0,50
 Rata-rata hasil Nilai UAS 8,0  Rata-rata pencapaian NUS 8,50 0,50
b. Bidang non akademik:
1.
 Perolehan jumlah kejuaraan: 1  Perolehan jumlah kejuaraan: 2 1 jenis
jenis/bidang Tingkat Kabupaten jenis/bidang Tingkat Kabupaten
(olahraga) (olahraga dan Pramuka)
c. Kelulusan:
 Persentase kelulusan 100%  Persentase kelulusan 100% 0%
d. Melanjutkan studi:
5%
 Jumlah lulusan yang melanjutkan  Jumlah lulusan yang melanjutkan
studi ke jenjang lebih tinggi 80% studi ke jenjang lebih tinggi 85%
2. Standar Isi
a. Buku KSP (Dokumen 1)
 Tersusun Buku KSP 1 bh  Tersusun Buku KSP 1 bh -
b. ATP
 Tersusun ATP 90 % maple  Tersusun ATP 100% mapel 10 %
c. Perencanaan Pembelajaran (PP)
 Tersusun PP 90% dari semua  Tersusun PP:100% dari semua 10%
mapel. mapel
d. Tujuan Pembelajaran (TP)
 Tersusunnya TP 75 %  Tersusunnya TP 100% 25%
3. Standar Proses
a. Persiapan pembelajaran: Persiapan pembelajaran:

 Kepemilikan ATP oleh guru: 95%  Kepemilikan ATP oleh guru: 100%
5%
memiliki memiliki
 Kepemilikan PP oleh guru: 95%  Kepemilikan PP oleh guru: 100%
5%
memiliki memiliki
 Kepemilikan sumber belajar/bahan  Kepemilikan sumber
50%
ajar: 50% belajar/bahan ajar: 100%
 Pengembangan perangkat  Pengembangan perangkat 20%
instrumen untuk pemahaman guru instrumen untuk pemahaman guru
terhadap karakteristik siswa: 60% terhadap karakteristik siswa: 80%

b. Persyaratan Pembelajaran
 Jumlah siswa per rombel: 28 anak  Jumlah siswa maksimal per -5
 Beban mengajar guru: 22 rombel: 32 anak
jam/minggu  Beban mengajar guru: ≥ 24 -3
 Ratio antara jumlah siswa dengan jam/minggu
buku teks mapel 2:1  Ratio antara jumlah siswa dengan 1 buku
 Pengelolaan kelas: 80% buku tekas mapel 1:1
9

 Pengelolaan kelas: 90% 10%


c. Pelaksanaan pembelajaran: :

 Cakupan pendahuluan dalam  Cakupan pendahuluan dalam 20%


pembelajaran oleh guru di kelas: pembelajaran oleh guru di kelas:
80% 100%
 Cakupan penerapan prinsip  Cakupan penerapan prinsip 20%
pembelajaran mendalam 80% pembelajaran mendalam 100%

 Penerapan pembelajaran di luar  Penerapan pembelajaran di luar 20%


kelas/sekolah: 40% kelas/sekolah: 60%
 Cakupan pelaksanaan penutup  Cakupan pelaksanaan penutup 20%
dalam pembelajaran: 80% dalam pembelajaran: 100%

d. Pelaksanaan penilaian
pembelajaran:
 Pengembangan instrumen  Pengembangan instrumen 10%
penilaian hasil belajar: 60% penilaian hasil belajar: 70%
 Variasi model penilaian 50%  Variasi model penilaian: 70% 20 %
kurang variatif variatif
 Pengolahan/ analisis hasil  Pengolahan/analisis hasil 20%
penilaian: 50% berbasis TIK penilaian: 70 %
 Pemanfaatan/tindak lanjut hasil  Pemanfaatan/tindak lanjut hasil 5%
penilaian: 90 % penilaian: 95%
e. Pengawasan proses
pembelajaran:
 Cakupan kegiatan pemantauan  Cakupan kegiatan pemantauan 10%
pembelajaran: 90% pembelajaran: 100%
 Cakupan kegiatan supervisi  Cakupan kegiatan supervisi 10%
pembelajaran: 90% pembelajaran: 100%
 Cakupan kegiatan evaluasi  Cakupan kegiatan evaluasi 10%
pembelajaran: 90% pembelajaran: 100%
 Dokumen pelaporan hasil  Dokumen pelaporan hasil 10%
evaluasi pembelajaran: 90% evaluasi pembelajaran: 100%
 - Cakupan tindak lanjut hasil  Cakupan tindak lanjut hasil 40%
evaluasi pembelajaran: 60% evaluasi pembelajaran: 100%
Standar Tenaga Pendidik dan
4
Tenaga Kependidikan:
a. Kepala sekolah:
-
 Kepemimpinan 100 % baik  Kepemimpinan 100 % baik
10 %
 Memiliki kemampuan  Memiliki kemampuan
kewirausahaan 80 % baik kewirausahaan 85 % baik
5%
 Melaksanakan supervisi,  Melaksanakan supervisi,
monitoring, dan evaluasi sekolah monitoring, dan evaluasi sekolah
1 kali
1 kali pertahun 2 kali pertahun
 Administrasi sekolah 80% baik  Administrasi sekolah 85% baik
5%
b Guru: (rata-rata) Guru: (bersifat rata-rata)
 Kebutuhan guru 90 % terpenuhi  Kebutuhan guru 95 % terpenuhi 5%
 Kesesuaian ijazah dengan bidang  Kesesuaian ijazah dengan 5%
studi yang diajarkan 95 % bidang studi diajarkan 100 %
 Mampu melaksanakan penilaian  Mampu melaksanakan penilaian 10%
dan evaluasi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran
dengan benar 70% dengan benar 80% 30%
 Menguasai TIK: 50%  Menguasai TIK: 80%
10

 Memahami dan melaksanakan  Memahami dan melaksanakan 20%


KSP: 80% KSP: 100% 20%
 Melaksanakan penelitian  Melaksanakan penelitian
pendidikan: 30% pendidikan: 35% 5%
 Melaksanakan Pengabdian  Melaksanakan Pengabdian
masyarakat: 70% masyarakat: 80% 10%
 Mengikuti Pelatihan PM 50%  Mengikuti Pelatihan PM 100% 50%
 Kompetensi lulusan guru S1/S2  Kompetensi lulusan guru S1/S2
80% 90% 10 %
 Guru bersertifikasi profesi: 50%  Guru bersertifikasi profesi: 75%
 Guru yang memiliki komputer/  Guru yang memiliki komputer/ 25%
laptop: 60% laptop: 70% 10%
b. Tenaga TU, Laboran,
Pustakawan:( rata-rata)
 Jumlah tenaga TU berijazah  Jumlah tenaga TU berijazah 100%
sarjana 0 % sarjana 100 %
 MenguasaiTIK: 80%  Menguasai TIK: 90% 10%
 Menguasai bahasa Inggris: 15 %  Menguasai bahasa Inggris: 30 % 15%
 Mengikuti Pelatihan dibidangnya:  Mengikuti pelatihan dibidangnya: 40%
60% 100%
 Pelatihan manajemen sesuai  Pelatihan manajemen sesuai 40%
bidangnya: 10% bidangnya: 50%
5 Standar Sarana dan Prasarana
a. Sarana dan Prasarana Minimal
 Ruang kepala sekolah tidak ada 12 m
 Ruang Wakasek tidak ada 1
 Ruang kepala sekolah: 28 m2
 Ruang perpustakaan sudah 1
 Ada ruang Wakasek
standar 1
 Ada Laboratorium
 Ruang Lab. IPA tidak adar

6. Standar Pengelolaan Standar Pengelolaan


a. Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja/ kegiatan:
 Dokumen RPS (RKAS-1 dan  Dokumen RPS (RKAS-1 dan 40%
RKAS-2) 60% sempurna RKAS-2) 100% sempurna
 Dokumen PSB: 80% sempurna  Dokumen PSB: 85% sempurna 5%
 Dokumen Pedoman pembinaan  Dokumen Pedoman pembinaan
kesiswaan: 60% lengkap kesiswaan: 70% 10%
 Dokumen tata tertib sekolah: 90%  Dokumen tata tertib sekolah: 5%
lengkap 95%
 Dokumen kode etik sekolah : 50%  Dokumen kode etik sekolah: 70% 20%
 Dokumen penugasan guru: 80%  Dokumen penugasan guru: 85%
 Dokumen administrasi ruang  Dokumen administrasi ruang 5%
kelas : 80% kelas : 85% 5%
 Dokumen administrasi ruang  Dokumen administrasi ruang
laboratorium dan keterampilan : laboratorium dan keterampilan : 10%
60% 70%
b. Struktur organisasi dan mekanisme kerja:
 Struktur organisasi: 80% lengkap  Struktur organisasi: 90% lengkap 10%
 Dokumen pembagian tugas/  Dokumen pembagian
kewenangan/tupoksi: 80% tugas/kewenangan/ tupoksi: 90% 10%
 Dokumen mekanisme fungsi/  Dokumen mekanisme fungsi/ 5%
tugas organisasi: 80% tugas organisasi: 85%
c. Supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah:
 Memiliki tim khusus dan berfungsi  memiliki tim khusus dan 20%
80% berfungsi 100%
11

 Memiliki instrumen supervisi 80%  Memiliki instrumen supervisi 20%


lengkap 100% lengkap
 Memiliki instrumen monitoring  Memiliki instrumen monitoring 20%
80% lengkap 100% lengkap
 Memiliki instrumen evaluasi 80%  Memiliki instrumen evaluasi 20%
lengkap 100% lengkap
 Memiliki instrumen akreditasi 80%  memiliki instrumen akreditasi 20%
lengkap 100% lengkap
 Memiliki pelaporan supervisi 80%  Memiliki pelaporan supervisi 20%
lengkap 100% lengkap
 Memiliki pelaporan monitoring  Memiliki pelaporan monitoring 20%
80% lengkap 100% lengkap
 Melakukan pelaporan evaluasi  Melakukan pelaporan evaluasi 20%
80% 100%
 Melakukan pelaporan akreditasi  Melakukan pelaporan akreditasi 20%
internal 80% internal 100%
 Pendokumentasian:80% baik  Pendokumentasian:100% baik 20%
 Tindak lanjut: 60%  Tindak lanjut: 80% 20%
d. Kemitraan dan peran serta masyarakat:
 Dokumen keberadaan Komite  Dokumen keberadaan Komite 5%
Sekolah: 90% Sekolah: 95%
 Dokumen program kerja komite  Dokumen program kerja komite 20%
sekolah: 60% sekolah: 80%
 Kepengurusan komite sekolah:  Kepengurusan komite sekolah: 20%
80% lengkap 100% lengkap
7. Standar Keuangan dan Pembiayaan
a. Sumber dana: 2 buah Sumber dana: 3 buah 1
b. Pengalokasian dana: 8 SNP Pengalokasian dana: minimal 8 SNP -
c. Penggunaan dana BOS: 90% Penggunaan dana BOS: 100% sesuai 10%
sesuai RKAS RKAS
d. Pelaporan penggunaan dana: Pelaporan penggunaan dana: 100% -
100%
e. Dokumen pendukung Dokumen pendukung pelaporan: 100% 5%
pelaporan: 95%

8. Standar Penilaian Pendidikan:


a. Frekuensi ulangan harian oleh Frekuensi ulangan harian oleh guru tiap 10%
guru tiap TP 90% TP: 100%
b. Cakupan materi ulangan akhir Cakupan materi ulangan akhir semester 10%
semester yang dilakukan yang dilakukan sekolah: 100%
sekolah: 90%
c. Cakupan materi ulangan Cakupan materi ulangan kenaikan kelas 5%
kenaikan kelas oleh sekolah: oleh sekolah: 100%
95%
d. Teknik-teknik penilaian yang Teknik-teknik penilaian yang 40%
dipergunakan guru dalam dipergunakan guru dalam pembelajaran:
pembelajaran: 60% variatif 100% variatif
e. Instrumen yang Instrumen yang dikembangkan guru 20%
dikembangkan guru untuk untuk ulangan harian: 100%
ulangan harian: 80%
f. Variasi instrumen yang Variasi instrumen yang dikembangkan 20%
dikembangkan sekolah untuk sekolah untuk ulangan akhir semester:
ulangan akhir semester: 80% 100%
g. Variasi instrumen yang Variasi instrumen yang dikembangkan 20%
dikembangkan sekolah untuk sekolah untuk ulangan kenaikan kelas:
12

ulangan kenaikan kelas: 80% 100%


h. Mekanisme dan prosedur Mekanisme dan prosedur penilaian 20%
penilaian pendidikan oleh pendidikan oleh guru: 100% terpenuhi
guru: 80% terpenuhi
i. Mekanisme dan prosedur Mekanisme dan prosedur penilaian 10%
penilaian pendidikan 90% pendidikan 100%
9. Budaya dan lingkungan sekolah.
a. Budaya bersih.
 Kesadaran budaya bersih  Kesadaran budaya bersih 100% 30%
70%
b. Budaya disiplin.
 Kesadaran guru mentaati  Kesadaran guru mentaati peraturan 20%
peraturan 80%. 100%.
 Kesadaran Staf Tata Usaha  Kesadaran Staf Tata Usaha mentaati 20%
mentaati peraturan 80%. peraturan 100%.
 Kesadaran siswa mentaati  Kesadaran siswa mentaati peraturan 30%
peraturan 70%. 100%.
c. Budaya tata krama “ in action”
 Warga sekolah memahami  Warga sekolah memahami dan 30%
dan melaksanakan tata krama melaksanakan tata krama 100%
70%
d. Tamanisasi.
 Memiliki taman 10% dari  Memiliki taman 30% dari lahan 20%
lahan kosong. kosong.
e. Pengembangan lomba-lomba
kebersihan.
 Melaksanakan lomba  Melaksanakan lomba kebersihan 2 x 1 kali
kebersihan 1 x pertahun pertahun
f. Peningkatan Kenyamanan
Ruang kelas dan Ruang
Pendukung lainnya
 Ada 16 ruang yang sirkulasi  Semua ruangan memiliki sirkulasi 16 buah
udaranya kurang baik udara dengan baik
 Belum ada ruangan yang  Ada 2 ruangan yang menggunakan 2 buah
menggunakan AC AC
13

E. Visi SMP Negeri XYZ

“CERDAS BERILMU, TERAMPIL BERKARYA, UNGGUL


BERPRESTASI DAN TELADAN BERPERILAKU”
 Indikator Visi
1. Terwujudnya lulusan yang mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan
dan teknologi secara positif dan untuk kepentingan orang banyak
2. Terwujudnya lulusan yang terampil menghasilkan karya-karya
sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat
3. Terwujudnya siswa yang unggul berprestasi pada kegiatan lomba
ilmu pengetahuan, olahraga dan seni
4. Terwujudnya lulusan yang dapat mengaflikasikan karakter positif di
lingkungan masyarakat.

F. Misi SMP Negeri XYZ


1. Menerapkan proses pembelajaran yang menekankan pada
keseimbangan antara muatan spiritual, sosial pengetahuan dan
keterampilan.
2. Mengembangkan pembinaan kelanjutan untuk peningkatan
kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan
3. Mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler sesuai bakat dan minat
siswa
4. Mengembangkan budaya berkarakter positif di kalangan warga
sekolah
5. Menciptakan suasana sekolah yang kondusif, nyaman dan
menyenangkan

G. Tujuan SMP Negeri XYZ


1. Terlaksananya proses pembelajaran sesuai kurikulum
2. Semua tenaga pendidik dan kependidikan memiliki kompetensi sesuai
bidang tugasnya masing-masing
3. Siswa mampu berprestasi pada kegiatan lomba di bidang
pengetahuan, olahraga dan seni di tingkat kecamatan
14

4. Sebagai besar siswa mampu mengaflikasi perilaku berkarakter positif


dalam pergaulan di sekolah dan masyarakat
5. Lingkungan sekolah menjadi rimbun dan sejuk mendukung proses
pembelajaran
15

H. PROGRAM STRATEGIS (REKOMENDASI RAPOR PENDIDIKAN)


Berdasarkan hasil analisis Evaluasi Diri Sekolah (EDS) SMP
Negeri XYZ, ditemukan beberapa aspek dan variabel dalam
penyelenggaraan pendidikan yang masih perlu dikembangkan dan
ditingkatkan, terutama untuk memenuhi delapan (8) standar nasional
pendidikan (SNP). Upaya-upaya pengembangan tersebut tentunya tidak
dapat dilakukan dalam waktu yang singkat sehingga beberapa di
antaranya harus dilakukan secara bertahap, minimal sampai 4 tahun ke
depan. Adapun hasil rekomendasi EDS yang perlu ditingkatkan untuk
memenuhi SNP di SMP Negeri XYZ adalah:

1. Pemenuhan Standar Isi


 Pengembangan KSP
 pengembangan silabus yang mengintegrasikan berbagai karakter,
melalui kegiatan workshop
 Perbaikan program remedial dan pengayaan
 Pengembangan evaluasi dan tindak lanjut dari Bimbingan dan
Konseling
 Pengembangan kegiatan ekstra kurikuler dengan melibatkan
masyarakat

2. Pemenuhan Standar Proses


 Pelaksanaan workshop pengembangan TP/ATP
 Pengadaan diklat penyusunan Perencanaan Pembelajaran (PP)
 Pengadaan buku teks pelajaran
 Pengembangan penggunaan berbagai sumber dan media
pembelajaran
 Pengadaan Diklat Pembelajaran Mendalam
 Pengembangan supervisi penilaian hasil pembelajaran
 Pengembangan tindak lanjut dari hasil supervisi dan evaluasi
16

3. Pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan


 Peningkatan penerapan nilai agama dan budaya
 Peningkatkan hasil belajar melalui program pengayaan
 Peningkatan nilai Rapor Pendidikan
 Pengembangan pengalaman belajar dari berbagai sumber
 Pengembangan kepribadian siswa
 Pengembangan ketrampilan hidup melalui penambahan kegiatan
ekstra kurikuler
 Peningkatan penerapan nilai agama dan budaya

4. Pemenuhan Standar Pendidik dan Kependidikan


 Penambahan jumlah tenaga kependidikan sesuai standar yang
ditentukan
 Peningkatan kualifikasi guru/pendidik
 Peningkatan kualifikasi tenaga kependidikan
 Peningkatan kompetensi pendidik
 Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan

5. Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana


 Perbaikan pagar
 Penambahan fasilitas WC siswa
 Perluasan ruang guru, ruang Lab IPA dan gudang
 Pengadaan Lab Bahasa
 Pengadaan Lab IPS
 Penambahan ruang kelas baru
 Penambahan alat/sumber belajar di Perpustakaan
 Perbaikan/pemeliharaan sarana prasarana secara rutin
 Pengadaan kelengkapan sistem proteksi pasif dan aktif
 Pengembangan kerindangan dan keindahan lingkungan sekolah
 Pengadaan peredam getaran dan kebisingan

6. Pemenuhan Standar Pengelolaan


17

 Peningkatan dan Pengembangan pemahaman visi dan misi


kepada seluruh warga sekolah, orang tua siswa dan masyarakat
sekitar
 Pengembangan reviu visi dan misi sekolah secara berkala
 Penyusunan RKAS
 Penerapan RKAS secara mandiri, partisipatif dan akuntabel
 Sosialisasi RKAS
 Reviu RKAS secara berkala
 Sosialisasi RKAS ke semua pemangku kepentingan
 Pelaksananaan evaluasi proses belajar setiap akhir semester
 Pelaksananaan evaluasi RKAS
 Pelaksananaan analisis Rapor Pendidikan
 Penyusunan skala prioritas dan tindak lanjut terhadap hasil analisis
Rapor Pendidikan
 Pengembangan penilaian dan perbaikan kinerja proses
pembelajaran
 Pengembangan pengelolahan sistem informasi berbasis website
 Pelaporan data sekolah secara lengkap dan akurat
 Pengangkatan petugas layanan informasi
 Perbaikan administrasi dan dokumentasi semua informasi dari
masyarakat
 Pengembangan evaluasi pemberdayaan PTK
 Pengembangan peran komite dalam memantau kinerja PTK
 Pengembangan peran pengawas dalam supervisi dan evaluasi
terhadap kinerja PTK secara berkala
 Pengembangan kemitraan dengan dunia usaha
 Pengembangan kemitraan dengan masyarakat dalam kegiatan
non akademis
18

7. Pemenuhan Standar Pembiayaan


 Peningkatan peran komite dan pemangku kepentingan dalam
perumusan RKJM
 Peningkatan pengelolaan keuangan secara transparan, efesien
dan akuntabel
 Pengembangan laporan keuangan secara rutin dan transparan
 Pengembangan program pengembangan kewirausahaan
 Pengembangan usaha kerja sama dengan Dunia Usaha dan
Industri (DUDI)
 Pengembangan program kegiatan yang melibatkan alumni
 Pemberian bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa kurang
mampu
 Penerapan subsidi silang bagi siswa miskin

8. Pemenuhan Standar Penilaian Pendidikan


 Peningkatan usaha pelibatan orang tua peserta didik untuk
meningkatkan hasil belajar
 Peningkatan penerapan berbagai teknik, bentuk dan jenis
asesmen
 Peningkatan peran pendidik untuk memberikan
masukan/komentar terhadap hasil penilaiannya
 Peningkatan peran pendidik untuk menganalisis hasil ulangan
 Peningkatan pendidik untuk melakukan tindak lanjut terhadap hasil
penilaian
 Peningkatan peran guru untuk melaporkan penilaian akhlak dan
kepribadian
 Pengembangan kegiatan pelaporan hasil belajar setiap akhir
semester kepada Kantor Kemdiknas/Kantor Kementerian Agama
kabupaten/kota
 Peningkatan kemampuan para guru mengembangkan instrument
penilaian dan penyusunan kisi-kisi soal
19

 Peningkatan peran pendidik untuk menginformasikan teknik


penilaian kepada peserta didik
 Peningkatan peran pendidik untuk mengadakan ulangan harian
pada setiap Kompetensi Dasar

I. STRATEGI PELAKSANAAN
Mengingat bahwa pemenuhan beberapa aspek 8 SNP tidak dapat
dilaksanakan sepenuhnya oleh SMP Negeri XYZ, maka strategi
pengembangan yang dilakukan adalah:
1. Melakukan kerjasama dengan beberapa pihak terkait. Di antaranya
dengan pemerintah daerah, dinas pendidikan, komite sekolah, dewan
pendidikan kabupaten Barru dan stake holder pendidikan lainnya.
2. Bentuk kerjasama yang dilakukan dapat berupa bantuan dana,
pemikiran, penyediaan fasilitas, bertindak sebagai nara sumber dan
sebagainya
3. Pelaksanaan kegiatan dapat berupa workshop, lokakarya, seminar, in
house training, pengadaan dan pembelian barang dan bahan.

J. HASIL YANG DIHARAPKAN


Hasil yang diharapkan dari upaya-upaya pengembangan dan
peningkatan beberapa aspek yang menjadi bagian 8 SNP adalah
tercapaianya tahap pengembangan sesuai indikator yang atur dalam 8
SNP sesuai dengan indikator pada analisis Rapor Pendidikan yaitu:
1. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar isi
2. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar proses
3. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya SKL
4. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar tenaga pendidik dan
kependidikan
5. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya sarana dan prasarana
6. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar pengelolaan
7. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya keuangan dan pembiayaan
yang memadai
8. Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar penilaian
20

1. RENCANA JANGKA MENENGAH SMP NEGERI XYZ (4 TAHUN)


Waktu Pelaksanaan
No. Program (Tahun)
I II III IV
1. Peningkatan Standar Isi
 Pengembangan KSP √ √ √ √
 Peningkatan pengembangan TP/ATP yang √
mengintegrasikan berbagai karakter, melalui
kegiatan workshop
 Perbaikan program remedial dan pengayaan √ √ √ √
 Pengembangan evaluasi dan tindak lanjut dari √ √ √ √
Bimbingan dan Konseling
 Pengembangan ekstra kurikuler dengan √
melibatkan masyarakat
2. Peningkatan Standar Proses
 Pelaksanaan workshop pengembangan TP/ATP √ √ √ √
 Pengadaan diklat penyusunan Perencanaan √ √
Pembelajaran (PP)
 Pengadaan buku teks pelajaran √ √ √ √
 Pengembangan penggunaan berbagai sumber √ √ √ √
dan media pembelajaran
 Pengadaan Diklat Pembelajaran Mendalam (PM) √ √
 Pengembangan supervisi penilaian hasil √ √ √ √
pembelajaran
 Pengembangan tindak lanjut dari hasil supervisi √ √
dan evaluasi
3. Peningkatan Standar Kompetensi Lulusan
 Peningkatan penerapan nilai agama dan budaya √ √ √ √
 Peningkatkan hasil belajar melalui program √ √ √ √
pengayaan
 Peningkatan nilai ANBK √ √ √ √
 Pengembangan pengalaman belajar dari berbagai √ √ √ √
sumber
 Pengembangan kepribadian siswa √ √ √ √
 Pengembangan ketrampilan hidup melalui √ √ √ √
penambahan kegiatan ekstra kurikuler
 Peningkatan penerapan nilai agama dan budaya
4. Peningkatan Standar Pendidik dan Kependidikan
 Penambahan jumlah tenaga kependidikan sesuai
standar yang ditentukan
 Peningkatan kualifikasi guru/pendidik
 Peningkatan kualifikasi tenaga kependidikan
 Peningkatan kompetensi pendidik
 Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan
21

5. Peningkatan Standar Sarana dan Prasarana


 Penambahan lahan tanah
 Penambahan jamban 6 buah
 Perluasan ruang guru, ruang Lab IPA dan gudang
 Pengadaan Lab Bahasa
 Pengadaan Lab IPS
 Penambahan ruang kelas baru
 Penambahan alat/sumber belajar di Perpustakaan
 Peningkatan perbaikan/pemeliharaan sarana
prasarana secara rutin
 Pengadaan kelengkapan sistem proteksi pasif
dan aktif
 Pengembangan kerindangan dan keindahan
lingkungan sekolah
 Pengadaan peredam getaran dan kebisingan
6. Peningkatan Standar Pengelolaan
 Peningkatan dan Pengembangan pemahaman
visi dan misi kepada seluruh warga sekolah,
orang tua siswa dan masyarakat sekitar
 Pengembangan reviu visi dan misi secara berkala
 Penyusunan RKAS
 Penerapan RKAS secara mandiri, partisipatif dan
akuntabel
 Sosialisasi RKAS
 Reviu RKAS secara berkala
 Sosialisasi RKAS ke semua pemangku
kepentingan
 Pelaksananaan evaluasi proses belajar setiap
akhir semester
 Pelaksananaan evaluasi RKAS
 Pelaksananaan analisis hasil Rapor Pendidikan
 Penyusunan skala prioritas dan tindak lanjut
terhadap hasil Rapor Pendidikan
 Pengembangan penilaian dan perbaikan kinerja
proses pembelajaran
 Pengembangan pengelolahan sistem informasi
berbasis website
 Pelaporan data sekolah secara lengkap dan
akurat
 Pengangkatan petugas layanan informasi
 Perbaikan administrasi dan dokumentasi semua
informasi dari masyarakat
 Pengembangan evaluasi pemberdayaan PTK
 Pengembangan peran komite dalam memantau
kinerja PTK
 Pengembangan peran pengawas dalam supervisi
dan evaluasi terhadap kinerja PTK secara berkala
 Pengembangan kemitraan dengan dunia usaha
 Pengembangan kemitraan dengan masyarakat
dalam kegiatan non akademis
7. Peningkatan Standar Pembiayaan
 Peningkatan peran komite dan pemangku
kepentingan dalam perumusan RKAS
 Peningkatan pengelolaan keuangan secara
transparan, efesien dan akuntabel
22

 Pengembangan laporan keuangan secara rutin


dan transparan
 Pengembangan program pengembangan
kewirausahaan
 Pengembangan usaha kerja sama dengan Dunia
Usaha dan Industri (DUDI)
 Pengembangan program kegiatan yang
melibatkan alumni
 Pemberian bantuan perlengkapan sekolah
kepada siswa kurang mampu
 Penerapan subsidi silang bagi siswa miskin
8. Standar Penilaian Pendidikan
 Peningkatan usaha pelibatan orang tua peserta
didik untuk meningkatkan hasil belajarm
 Peningkatan penerapan berbagai teknik, bentuk
dan jenis penilaian
 Peningkatan peran pendidik untuk memberikan
masukan/komentar terhadap hasil penilaiannya
 Peningkatan peran pendidik untuk menganalisis
hasil ulangan
 Peningkatan pendidik untuk melakukan tindak
lanjut terhadap hasil penilaian
 Peningkatan peran guru untuk melaporkan
penilaian akhlak dan kepribadian
 Pengembangan kegiatan pelaporan hasil belajar
setiap akhir semester kepada Kantor
Kemdiknas/Kantor Kementerian Agama
kabupaten/kota
 Peningkatan kemampuan para guru
mengembangkan instrument penilaian dan
penyusunan kisi-kisi soal
 Peningkatan peran pendidik untuk
menginformasikan teknik penilaian kepada
peserta didik
 Peningkatan peran pendidik untuk mengadakan
ulangan harian pada setiap Kompetensi Dasar

2. HASIL YANG DIHARAPKAN

No. Program Indikator Keberhasilan

1. Peningkatan Standar Isi


 Pengembangan KSP  Akhir tahun …. tersedia
 Peningkatan pengembangan silabus dokumen KSP yang refsentatif
yang mengintegrasikan berbagai  Silbus mata pelajaran
karakter, melalui kegiatan workshop terintegrasi dengan berbagai
 Perbaikan program remedial dan karkater
pengayaan  Hasil prestasi belajar siswa
 Pengembangan evaluasi dan tindak semakin meningkat
lanjut dari Bimbingan dan Konseling  Semua siswa bermasalah,
 Pengembangan ekstra kurikuler dengan dapat ditangani dengan baik
melibatkan masyarakat  Kegiatan ekstra kurikuler,
melibatkan masyarakat
23

2. Peningkatan Standar Proses


 Pelaksanaan workshop  Semua guru mampu menyusun
pengembangan TP/ATP silbus sesuai petunjuk
 Pengadaan diklat penyusunan PP  Semua guru mampu menyusun
 Pengadaan buku teks pelajaran silbus sesuai petunjuk
 Pengembangan penggunaan berbagai  Semua guru menggunakan
sumber dan media pembelajaran media pembelejaran yang
 Pengadaan Diklat PM efektif
 Pengembangan supervisi penilaian  Semua guru dapat menerapkan
hasil pembelajaran sistem pembelajaran PM
 Pengembangan tindak lanjut dari hasil  Semua guru dapat
supervisi dan evaluasi menindaklanjuti hasil supervisi
dan evaluasi.
3. Peningkatan Standar Kompetensi
Lulusan
 Peningkatan penerapan nilai agama  Terciptanya secara konsisten
dan budaya suasana keagamaan dan
 Peningkatkan hasil belajar melalui budaya positif di sekolah
program pengayaan  Semua guru melakukan
 Peningkatan nilai ANBK pengayaan
 Pengembangan pengalaman belajar  Nilai Rapor Pendidikan rata-
dari berbagai sumber rata di atas 75%
 Pengembangan kepribadian siswa  Semua guru mampu
 Pengembangan ketrampilan hidup mengembangkan pengalaman
melalui penambahan kegiatan ekstra belajaran dari berbagai sumber
kurikuler  Semua siswa memiliki
kepribadian yang kokoh dan
stabil.
 Sekolah memiliki jenis kegiatan
keterampilan hidup yang
relevan dengan kondisi
lingkungan dan masyarakat
4. Peningkatan Standar Pendidik dan
Kependidikan
 Penambahan jumlah tenaga  Jumlah guru sesuai dengan
kependidikan sesuai standar yang yang dibutuhkan dan memiliki
ditentukan kualifikasi dan latar belakang
 Peningkatan kualifikasi guru/pendidik pendidikan sesuai dengan mata
 Peningkatan kualifikasi tenaga pelajaran yang diampu
kependidikan  Semua tenaga kependidikan
 Peningkatan kompetensi pendidik berijazah S1
 Peningkatan kompetensi tenaga  Tenaga pendidik dan
kependidikan kependidikan mampu
menerapkan kompetensi dalam
pekerjaannya sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
5. Peningkatan Standar Sarana dan
Prasarana
 Penambahan lahan tanah  Terpenuhinya sarana jambang
 Penambahan jamban 6 buah sesuai dengan rasio siswa
 Perluasan ruang guru, ruang Lab IPA  Terpenuhinya ruang
dan gudang laboratoeium bahasa dan
 Pengadaan Lab Bahasa laboratorium IPS
 Pengadaan Lab IPS  Adanya ruang kelas baru
 Penambahan ruang kelas baru  Terpenuhinya berbagai
 Penambahan alat/sumber belajar di alat/sumber belajar di
24

Perpustakaan perpustakaan
 Peningkatan perbaikan/pemeliharaan  Terpenuhinya sarana dan
sarana prasarana secara rutin prasarana yang layak pakai
 Pengadaan kelengkapan sistem  Terpenuhinya kelengkapan
proteksi pasif dan aktif system proteksi pasif dan aktif
 Pengembangan kerindangan dan Terciptanya lingkungan sekolah
keindahan lingkungan sekolah yang indah dan asri
 Pengadaan peredam getaran dan
kebisingan
6. Peningkatan Standar Pengelolaan
 Peningkatan dan Pengembangan  Tersusunya visi dan misi
pemahaman visi dan misi kepada sekolah
seluruh warga sekolah, orang tua siswa  Tersusunya RKAS
dan masyarakat sekitar  Tersusunnya analisis Rapor
 Pengembangan reviu visi dan misi Pendidikan
secara berkala  Terpenuhinya data sekolah
 Penyusunan RKAS yang akurat dan valid
 Penerapan RKAS secara mandiri,  Terciptanya mitra sekolah
partisipatif dan akuntabel dengan dunia usaha lain
 Sosialisasi RKAS  Terciptanya pengawasan dan
 Reviu RKAS secara berkala supervisi serta evaluasi oleh
 Sosialisasi RKAS ke semua pemangku pengawas
kepentingan  Terciptanya hubungan
 Pelaksananaan evaluasi proses belajar kerjasama antara sekolah
setiap akhir semester dengan masyrakat
 Pelaksananaan evaluasi RKAS  Terciptanya peran komite
 Pelaksananaan analisis hasil Rapor dalam mematau kinerja PTK
Pendidikan
 Penyusunan skala prioritas dan tindak
lanjut terhadap hasil Rapor Pendidikan
 Pengembangan penilaian dan
perbaikan kinerja proses pembelajaran
 Pengembangan pengelolahan sistem
informasi berbasis website
 Pelaporan data sekolah secara lengkap
dan akurat
 Pengangkatan petugas layanan
informasi
 Perbaikan administrasi dan
dokumentasi semua informasi dari
masyarakat
 Pengembangan evaluasi
pemberdayaan PTK
 Pengembangan peran komite dalam
memantau kinerja PTK
 Pengembangan peran pengawas dalam
supervisi dan evaluasi terhadap kinerja
PTK secara berkala
 Pengembangan kemitraan dengan
dunia usaha
 Pengembangan kemitraan dengan
masyarakat dalam kegiatan non
akademis
7. Peningkatan Standar Pembiayaan
 Peningkatan peran komite dan  Terpenuhinya peran komite dan
25

pemangku kepentingan dalam pemangku kepentingan dalam


perumusan RKAS perumusan RKAS
 Peningkatan pengelolaan keuangan  Terciptanya tata pengelolaan
secara transparan, efesien dan keuangan secara transparan,
akuntabel efesien dan akuntabel
 Pengembangan laporan keuangan  Terpenuhinya laporan
secara rutin dan transparan keuangan secara rutin dan
 Pengembangan program transparan
pengembangan kewirausahaan  Terciptanya program
 Pengembangan usaha kerja sama pengembangan kewirausahaan
dengan Dunia Usaha dan Industri  Terciptanya usaha kerja sama
(DUDI) dengan dunia usaha dan
 Pengembangan program kegiatan yang industry
melibatkan alumni  Tecapainya WAJAR 9 tahun
 Pemberian bantuan perlengkapan yang gratis dan berkualitas
sekolah kepada siswa kurang mampu
 Penerapan subsidi silang bagi siswa
miskin
8. Standar Penilaian Pendidikan
 Peningkatan usaha pelibatan orang tua  Terciptanya peran orang tua
peserta didik untuk meningkatkan hasil peserta didik dalam
belajarm peningkatan hasil belajar siswa
 Peningkatan penerapan berbagai  Terpenuhinya sistim penilaian
teknik, bentuk dan jenis penilaian yang baik
 Peningkatan peran pendidik untuk  Terpenuhinya analisis hasil
memberikan masukan/komentar ulangan siswa
terhadap hasil penilaiannya  Terpenuhinya tindak lanjut
 Peningkatan peran pendidik untuk terhadap hasil penilaian siswa
menganalisis hasil ulangan  Terpenuhinya laporan penilaian
 Peningkatan pendidik untuk melakukan akhlak dan kepribadian siswa
tindak lanjut terhadap hasil penilaian  Terpenuhinya instrument
 Peningkatan peran guru untuk penilaian
melaporkan penilaian akhlak dan  Terpenuhinya laporang hasil
kepribadian belajar siswa terhadap orang
 Pengembangan kegiatan pelaporan tua siswa
hasil belajar setiap akhir semester
kepada Kantor Kemdiknas/Kantor
Kementerian Agama kabupaten/kota
 Peningkatan kemampuan para guru
mengembangkan instrument penilaian
dan penyusunan kisi-kisi soal
 Peningkatan peran pendidik untuk
menginformasikan teknik penilaian
kepada peserta didik
 Peningkatan peran pendidik untuk
mengadakan ulangan harian pada
setiap Kompetensi Dasar

3. SUPERVISI, MONITORING DAN EVALUASI


Untuk mengefektifkan terlaksananya kegiatan pengembangan untuk
mencapai 8 SNP, maka perlu dilakukan kegiatan supervisi, monitoing dan
evaluasi. Kegiatan supervisi, monitoing dan evaluasi ini dilakukan secara
26

terencana dan berkesinambungan selama empat tahun sesuai jangka


waktu rencana jangka menengah SMP Negeri XYZ.

4. RKAS SMP NEGERI XYZ


- Terlampir
PROGRAM-PROGRAM

akademik

............. dst
prestasi non
STRATEGIS

[Link]
[Link]
[Link]

[Link]

kelanjutan studi
jumlah kelulusan
prestasi akademik
SSN

A. PENINGKATAN SKL
BOS PUSAT

.......................

....................... PROVINSI
TAHUN I

....................... KAB/KOTA

....................... KOMITE
SEKOLAH
....................... SUMBER DANA
LAINNYA

....................... .......................

....................... .......................

....................... .......................

....................... .......................
TAHUN II
TAHUN DAN SUMBER DANA

....................... .......................

...................... ......................

..................... ....................

..................... ....................
IV
DENGAN TH

..................... ....................
DST SAMPAI

....................
JUMLAH (RUPIAH)
SMP ................................................... TAHUN AJARAN ............... SD ......................
RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA SEKOLAH (RAPBS) 4 TAHUN
27
28

B. PENGEMBANGAN STANDAR ISI

1……....................

2……......................

3…….....................
… DST

JUMLAH (RP)
.................... 20........
Mengetahui/Menyetujui Komite Sekolah Kepala Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan
Kab/kota
(..............................) (..............................) (..............................)

Anda mungkin juga menyukai