PEMERINTAH KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UPT SMP NEGERI 3 DUA PITUE
Alamat : Jalan Andi Nohong, Dongi Kec. Pitu riawa Kab. Sidrap (91683)
LEMBAR KERJA
RKJM, RKT, dan RKAS
BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN & 8 SNP
UPT SMP NEGERI 3 DUA PITUE
Tujuan: Memastikan satuan pendidikan mampu mengidentifikasi akar masalah, berdasarkan
hasil rapor Pendidikan dan capaian 8 SNP yang dituangkan dalam dokumen RKJM, RKT dan
RKAS
A. PERUMUSAN REKOMENDASI SOLUSI
1. Solusi perbaikan mutu dari referensi solusi benahi dan SNP
Akar Masalah1 Rekomendasi Solusi2 Rekomendasi RKAS3
1. Pengaruh tidak Langsung 1. Praktik pembelajaran 1. Kegiatan BOS Reguler
- Standar proses : interaktif yang sesuai
▪ Penyusunan silabus /
1. Metode pembelajaran dengan tujuan pembelajaran
(D.1.3) dan karakteristik siswa dapat tujuan pembelajaran
mendukung peningkatan ▪ Peningkatan kompetensi
2. Iklim inklusivitas/Sikap kualitas pembelajaran.
terhadap disabilitas (D.10.2) guru untuk keterlibatan
orangtua/wali dan
2. Penerimaan dan
masyarakat dalam
▪ Standar Isi penghargaan terhadap siswa
pembelajaran
3. Metode pembelajaran dengan disabilitas
(D.1.3) mendorong menciptakan ▪ Peningkatan kompetensi
iklim sekolah yang aman guru untuk keterlibatan
4. Dukungan Psikologis untuk semua. orangtua/wali dan
(D.1.2) masyarakat dalam
3. Praktik pembelajaran pembelajaran
▪ Standar Penilian interaktif yang sesuai
5. Metode Pembelajaran dengan tujuan pembelajaran 2. Kegiatan BOS Reguler
(D.1.3) dan karakteristik siswa akan ▪ Peningkatan kompetensi
berdampak kepada
guru untuk pengelolaan
kemampuan literasi siswa
lingkungan pembelajaran
yang aman dan nyaman
4. Praktik pembelajaran yang
memenuhi kebutuhan ▪ Peningkatan kompetensi
Akar Masalah1 Rekomendasi Solusi2 Rekomendasi RKAS3
psikologis siswa untuk guru untuk memahami
menumbuhkan kepercayaan sikap inklusif, toleran, dan
diri dan perasaan diterima kesertaan gender (termasuk
tanpa dibeda-bedakan pendidikan
mendukung peningkatan inklusif/disabilitas)
kualitas pembelajaran
▪ Pengembangan sekolah
sehat, sekolah aman,
sekolah ramah anak,
sekolah inklusi, sekolah
adiwiyata, dan sejenisnya
3. Kegiatan BOS Reguler
▪ Penyusunan perencanaan
program satuan pendidikan
(visi misi sekolah, RKJM,
RKT, RKAS)
▪ Peningkatan kompetensi
kepala sekolah
▪ Pengembangan dan
pelaksanaan program kerja
kepala sekolah
4. Kegiatan BOS Reguler
▪ Konsultasi peningkatan
mutu pendidikan
(konsultan & psikolog)
▪ Penyelenggaraan program
konseling untuk
keberlanjutan pendidikan
▪ Peningkatan kompetensi
guru untuk memahami
karakteristik dan cara
belajar peserta didik
Akar Masalah1 Rekomendasi Solusi2 Rekomendasi RKAS3
2. Pengaruh tidak Langsung 1. Pengalokasian anggaran 1. Kegiatan BOS Reguler
- Standar pengelolaan sekolah untuk peningkatan
▪ Komponen pengembangan
1. Proporsi pembelanjaan mutu pendidikan.
untuk peningkatan mutu perpustakaan
pendidikan (X.2) 2. Penyediaan sarana dan ▪ pelaksanaan kegiatan
prasarana yang mendukung
pembelajaran dan
- Standar sarpras berlangsungnya pembelajaran
ekstrakurikuler
2. Indeks Sanitasi Satuan yang efektif dan sesuai dengan
Pendidikan (E.7.2) kebutuhan peserta didik ▪ pelaksanaan kegiatan
asesmen dan evaluasi
3. Indeks Bahan dan pembelajaran
Fasilitas Belajar Literasi
(E.7.3) ▪ pelaksanaan administrasi
kegiatan sekolah
4. Indeks Kelengkapan ▪ pengembangan profesi
Ruang Satuan
Pendidikan (X.3) guru dan tenaga
kependidikan
▪ pemeliharaan sarana dan
prasarana sekolah
▪ penyediaan alat multimedia
pembelajaran
2. Kegiatan BOS Reguler
▪ Pemeliharaan Prasarana
Lahan, Bangunan dan
Ruang
▪ Pemeliharaan Peralatan
Sekolah
▪ Pengadaan Peralatan
Sekolah diluar diluar
komponen penyediaan alat
multimedia pembelajaran
▪ Pengadaan Perlengkapan
Sekolah diluar komponen
penyediaan alat multimedia
pembelajaran
1. RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah) – 4 Tahun
Tujuan
Target
Jangka Indikator Strategi Program Utama
Waktu
Menengah
Peningkatan 1. Persentase guru 1. Pengembangan Peningkatan 2026
Kualitas yang menerapkan profesionalisme Kompetensi
Praktik metode guru dalam desain Guru:
Pembelajaran pembelajaran dan pelaksanaan ● Pelatihan dan
Interaktif dan
interaktif yang pembelajaran pendampingan
Adaptif
relevan. interaktif. implementasi
2. Peningkatan skor 2. Memastikan metode
pada dimensi perencanaan pembelajaran
metode pembelajaran inovatif
(misalnya,
pembelajaran selaras dengan
PBL, Project
karakteristik siswa Based
dan tujuan Learning, dsb.)
kurikulum.
● Penyusunan
silabus/tujuan
pembelajaran
yang adaptif.
Terciptanya 1. Peningkatan skor 1. Penguatan Pengembangan 2026
Iklim Sekolah pada dimensi iklim pemahaman dan Sekolah Aman &
yang Inklusif, inklusivitas/sikap implementasi sikap Inklusif:
Aman, dan terhadap disabilitas inklusif, toleran,
Mendukung
2. Persentase siswa dan ramah anak ●Peningkatan
Kesejahteraan
Psikologis yang mendapatkan bagi seluruh warga kompetensi
Siswa layanan sekolah. guru/tendik
konseling/dukunga 2. Peningkatan tentang
n psikologis. layanan dukungan pendidikan
psikologis dan inklusif dan
bimbingan pengelolaan
konseling. lingkungan
belajar
aman/nyaman
●Penyelenggara
an program
konseling dan
konsultasi
psikolog.
●Pengembangan
sekolah sehat,
aman, ramah
anak, dan
inklusi.
Penguatan 1. Kelengkapan dan 1. Melaksanakan Peningkatan 2027
Perencanaan kualitas dokumen penyusunan Kapasitas
Program perencanaan (Visi, perencanaan Manajemen
Sekolah untuk Misi, RKJM, RKT, program yang Sekolah:
Mendukung
RKAS). berbasis data dan
Mutu
Pendidikan 2. Peningkatan terintegrasi ● Penyusunan
kompetensi dengan kebutuhan perencanaan
kepemimpinan siswa. program satuan
kepala sekolah. 2. Peningkatan pendidikan
kapasitas yang
kepemimpinan terstruktur.
dan manajerial
● Peningkatan
kepala sekolah.
kompetensi
dan
pelaksanaan
program kerja
kepala sekolah.
Efektivitas 1. Proporsi 1. Mengalokasikan Manajemen 2028
Penggunaan pembelanjaan untuk dana BOS secara Keuangan dan
Anggaran peningkatan mutu proporsional untuk Dukungan
Sekolah untuk pendidikan komponen Mutu:
Peningkatan
mencapai target pengembangan
Mutu
Pendidikan ideal. profesionalisme, ● Pelaksanaan
2. Peningkatan alokasi sarpras pendukung, administrasi
anggaran pada dan kegiatan dan evaluasi
komponen yang pembelajaran/ekstr kegiatan
berdampak akurikuler. sekolah.
langsung pada 2. Melaksanakan
● Pelaksanaan
pembelajaran. administrasi dan
evaluasi kegiatan
penggunaan pembelajaran
anggaran secara dan
transparan. ekstrakurikule
r.
● Pembelanjaan
pada
komponen
pengembanga
n
perpustakaan,
asesmen, dan
evaluasi.
Pemenuhan 1. Peningkatan Indeks 1. Pemeliharaan dan Pengembangan 2029
dan Sanitasi Satuan rehabilitasi rutin dan
Peningkatan Pendidikan sarana dan Pemeliharaan
Sarana 2. Peningkatan Indeks prasarana sekolah, Sarpras:
Prasarana
Bahan dan Fasilitas terutama sanitasi.
Pendidikan
yang Belajar Literasi 2. Pengadaan fasilitas ● Pemeliharaan
Mendukung 3. Peningkatan Indeks belajar dan alat Prasarana
Literasi dan Kelengkapan Ruang multimedia yang Lahan,
Lingkungan Satuan Pendidikan mendukung literasi Bangunan,
Sehat dan pembelajaran. Ruang, dan
Peralatan
Sekolah.
● Pengadaan
Peralatan
Sekolah, Alat
Multimedia
Pembelajaran,
dan
Perlengkapan
Sekolah
(termasuk
bahan literasi).
1. RKT (Rencana Kerja Tahunan) – Tahun Berjalan
Program Kegiatan Indikator Keberhasilan Penanggung Sumber
Jawab Dana
Peningkatan Workshop desain 1. 100% guru mengikuti Kepala BOS
Kompetensi dan implementasi workshop dan Sekolah,
Guru pembelajaran menghasilkan 1 (satu)
berbasis Project rancangan RPP/Modul
Based Learning
Ajar inovatif.
(PjBL) atau
Problem Based 2. Peningkatan skor rata-
Learning (PBL). rata observasi kelas pada
praktik metode
pembelajaran (misalnya
10% di akhir tahun).
Peningkatan Workshop 1. Tersedianya Dokumen Kepala BOS
Kompetensi Penyusunan Silabus/Tujuan Sekolah
Guru Silabus/Tujuan Pembelajaran yang
Pembelajaran disesuaikan/diadaptasi
yang Adaptif. untuk setiap jenjang
kelas.
2. 100% guru
menggunakan dokumen
adaptif ini dalam
perencanaan mengajar.
Pengembangan In-House Training 1. 100% guru dan tenaga Kepala BOS
Sekolah Aman (IHT) mengenai kependidikan (Tendik) Sekolah,
& Inklusif pemahaman sikap mengikuti IHT.
inklusif, toleransi, 2. Tersusunnya draft Tata
dan cara
Tertib Sekolah Ramah
penanganan kasus
bullying/kekerasan Anak dan Pencegahan
seksual di sekolah. Kekerasan.
Pengembangan Pembentukan dan 1. SK Pembentukan Tim Kepala BOS
Sekolah Aman pengaktifan Tim SRA dan Tim Sekolah,
& Inklusif Sekolah Ramah Penanggulangan
Anak (SRA) dan Kekerasan tersedia dan
Tim
diumumkan.
Penanggulangan
Kekerasan. 2. Adanya papan
informasi/sosialisasi
terkait pencegahan
kekerasan.
2. RKAS (Rencana Kegiatan & Anggaran Sekolah)
Program/Kegiatan Komponen Biaya Jumlah Sumber
(Rp) Dana
Workshop Desain 1. Honor Narasumber/Fasilitator (2 hari) 2.000.000,- BOS
& Implementasi 2. Konsumsi Rapat/Workshop (Snack dan
PjBL/PBL Makan Siang)
3. Pengadaan Bahan Habis Pakai (ATK,
Fotokopi Modul)
Workshop 1. Honor Narasumber/Fasilitator (2 hari) 2.000.000,- BOS
Penyusunan 2. Konsumsi Rapat/Workshop (Snack dan
Silabus Adaptif Makan Siang)
3. Pengadaan Bahan Habis Pakai (ATK,
Fotokopi Modul)
In-House Training 1. Honor Narasumber Eksternal (Psikolog/Pihak 2.000.000 BOS
(IHT) Sikap Terkait)
Inklusif, 2. Konsumsi IHT (Snack dan Makan Siang
Toleransi, & 3. Pengadaan Bahan Habis Pakai (ATK dan
Penanganan Modul IHT)
Kekerasan
Pembentukan & 1. Rapat Pembentukan Tim Inti (Konsumsi) 1.500.000 BOS
Pengaktifan Tim 2. Pencetakan SK dan Prosedur Kerja Tim
SRA & Tim 3. Pengadaan Papan Informasi/Poster Sosialisasi
Penanggulangan Anti-Kekerasan
Kekerasan
Mengetahui
Kepala UPT SMP Negeri 3 Dua Pitue Ketua TPMPS UPT SMP Negeri 3 Dua Pitue
NASRUDDIN, [Link]. NANNA SAPPE,[Link].
NIP. 19671231 198903 1 089 NIP. 19690925 199203 2 005