MINAT WA 089519922667
Modul 1
MODUL PEMBELAJARAN
DEEP LEARNING
AKIDAH AKHLAK
Kelas II Fase A
KALIMAT THAYYIBAH
Oleh :
MODUL PEMBELAJARAN MENDALAM
IDENTIFIKASI
Penyusun
Institusi
Tahun ajaraan 20../20..
Fase/Jenjang E/ MA
Kelas/semester X/GANJIL
Alokasi .. X .. menit (.. JP)
Mata Pelajaran FIKIH
Materi KALIMAT THAYYIBAH
Tema Kurikulum Cinta Cinta kepada Allah (Hubbullah)
Materi Insersi Mengenal macam-macam kalimat Thayyibah
Kompetensi awal Pengetahuan Awal
peserta didik Peserta didik mampu memahami KALIMAT
THAYYIBAH dan cara mengaplikasikannya
B. Keterampilan Awal
Peserta didik mampu memahami
materi tekait KALIMAT THAYYIBAH yang
berupa :
Mengenal Kalimat Thayyibah Ta’awudz
Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
C. Sikap Awal
Mampu melakukan pengoperasian KALIMAT
THAYYIBAH dan mengaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari
Materi pembelajaran Faktual:
KALIMAT THAYYIBAH
Konseptual:
Mengenal Kalimat Thayyibah Ta’awudz
Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Prosedural:
Menerima kebenaran perlindungan Allah
Swt. melalui kalimat ta’awudz
Menunjukkan sikap berlindung kepada Allah
dalam kehidupan sehari-hari
Menerapkanketentuan membaca ta’awwudz
Mempraktikkan bacaan ta’awudz sesuai
konteknya
Metakognitif:
Memecahkan masalah dalam kehidupan
sehari-hari terkait :
Mengenal Kalimat Thayyibah
Ta’awudz
Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Dimensi profil lulusan
1. Keimanan dan Ketakwaan Kepada Tuhan
YME
2. Kewargaan
3. Penalaran Kritis
4. Kreativitas
5. Kolaborasi
6. Kemandirian
7. Kesehatan
8. Komunikasi
Sarana prasarana 1. Media: teks bacaan tentangKALIMAT
THAYYIBAH video animasi tentang
KALIMAT THAYYIBAH
2. Alat: Proyektor, papan tulis, spidol,
Buku guru dan siswa Kurikulum Merdeka.
Target peserta didik 32 Peserta didik
Capaian pembelajaran CAPAIAN UMUM
Pada akhir fase A, pada elemen akidah, peserta didik
mampu mengenal Allah Swt. melalui pemahaman dua
kalimat syahadat, rukun iman, sifat wajib Allah Swt., dan
nama-nama- Nya yang Agung (al-Asma’ al-Husna). Pada
elemen akhlak, peserta didik diarahkan dan dibimbing untuk
memahami nilai-nilai mulia dalam kehidupan sehari-hari
melalui ungkapan positif dan kebiasaan berperilaku baik dan
menghindari akhlak tercela. Pada elemen adab, peserta didik
mampu memahami norma yang berkaitan dengan perilaku
sehari-hari. Sedangkan pada elemen kisah keteladanan,
peserta didik mampu memahami kisah keteladanan nabi dan
rasul dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
ELEMEN
AKIDAH Memahami dua kalimat syahadat,
enam rukun iman, sifat wajib Allah
Swt., iman kepada malaikat Allah,
dan al-Asma' al Husna (ar-Rahman,
ar-Rahim, al-Malik, al-Quddus,
As-Salam, al-Mukmin, al-
Muhaimin, al-Aziz).
Akhlak Memahami kalimah tayyibah
(basmalah, hamdalah, dan a'awudz)
serta pola hidup sehat dan bersih,
sikap jujur, rasa terima kasih,
rendah hati, dan cara menghindari
sikap malas, perkataan kasar,
dan berbohong.
Adab Memahami adab belajar, mandi,
berpakaian,
bersin, menguap, makan, dan
minum dalam kehidupan sehari-hari
Kisah Keteladanan Memahami keteladanan Nabi
Muhammad Saw. dan Nabi Nuh a.s.
dalam kehidupan sehari-hari
ELEMEN Akhlak
Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, siswa dapat:
Menerima kebenaran perlindungan Allah
Swt. melalui kalimat ta’awudz
Menunjukkan sikap berlindung kepada
Allah dalam kehidupan sehari-hari
Menerapkanketentuan membaca
ta’awwudz
Mempraktikkan bacaan ta’awudz sesuai
konteknya
Topik pembelajaran
Mengenal Kalimat Thayyibah
Ta’awudz
Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Praktik pedagogik
Pendekatan: Pembelajaran
Mendalam (Deep Learning)
Model: PEDATI (Pendekatan, Eksplorasi,
Diskusi, Aplikasi, Tindak Lanjut, Integrasi)
Kemitraan pembelajaran Melibatkan kolaborasi antara guru, orang tua
untuk mendukung proses belajar peserta
didik.
Lingkungan belajar Menciptakan lingkungan belajar yang aman,
nyaman, menggembirakan dan mendukung
eksplorasi serta inovasi peserta didik
Pemanfaatan digital Menggunakan teknologi digital untuk
meningkatkan interaksi pembelajaran, baik
secara daring maupun luring
Juga sebagai sumber belajar murid dalam
mencari referensi.
a) Video animasi tentang KALIMAT
THAYYIBAH (sumber daring terpercaya).
Artikel tentang aplikasi materi tentang KALIMAT
THAYYIBAHdalam kehidupan sehari-hari
Kegiatan Mengenal Kalimat Thayyibah Ta’awudz
pembelajaran 1
Pertemuan ke.. 3 X 40 menit (3 JP)
1. Pendahuluan (Pendekatan) (10 menit)
Orien
tasi
dan Aktivitas guru :
motiv Menyapa siswa, memeriksa kehadiran.
asi Menayangkan video pendek tentang KALIMAT
THAYYIBAHMengajukan pertanyaan: berikan
penjelasanmu tentang gambar ini
Menjawab pertanyaan guru berdasarkan
pengalaman.
Menonton video dan mencatat poin penting.
Meng
gali 2. Eksplorasi (20 menit)
peng Guru menampilkan gambar terkait materi
etahu Mengenal Kalimat Thayyibah Ta’awudz
an sebagai pemantik
awal Guru meminta siswa menyimak gambar
yang terdapat pada buku siswa
Siswa menyimak gambar dengan seksama
Guru meminta siswa untuk menjawab pertanyaan berkenan
dengan gambar terkait materi Mengenal Kalimat Thayyibah
Ta’awudz
Meng 3. Diskusi (30 menit)
emba Aktivitas guru :
ngkan Guru meminta siswa menyimak materi
pema Mengenal Kalimat Thayyibah Ta’awudz
hama Siswa secara aktif menyimak dan melakukan
n tanya jawab berkenan dengan materi tersebut
Guru mengamati keaktifan siswa menggunakan
observasi.
Mene 4. Aplikasi (30 menit)
rapka Siswa secara aktif berdiskusi terkait materi
n tersebut
konse Guru membagi siswa dalam beberapa
p kelompok
Guru meminta siswa untuk mendiskusikan
terkait materi Mengenal Kalimat Thayyibah
Ta’awudz
Siswa secara aktif melakukan diskusi
kelompok
Guru mengamati jalannya diskusi kelompok
Siswa mempresentasikan hasil diskusi di
depan kelas
Peng 5. Tindak Lanjut (20 menit)
uatan Aktivitas guru :
dan Memberikan umpan balik pada presentasi
reme kelompok.
dial Menjelaskan kembali konsep yang keliru
Memberikan tugas pengayaan atau remedial
Aktivitas siswa :
Menerima umpan balik dari guru.
Menjawab pertanyaan klarifikasi.
Mencatat tugas pengayaan atau remedial.
Refle 6. Integrasi (10 menit)
ksi Aktivitas guru :
Memandu siswa menulis refleksi: “Apa yang
saya pelajari tentangMengenal Kalimat
Thayyibah Ta’awudz
Mengumpulkan refleksi tertulis.
Aktivita siswa :
Menulis refleksi individu di buku catatan.
Mengumpulkan refleksi kepada guru.
Assesmen pada Mengidentifikasi pengetahuan prasyarat siswa.
awal
pembelajar
an
Assesmen pada Memantau sikap, kerja sama, dan pemahaman selama
proses pembelajaran kegiatan.
Pertemuan 3 X 40 menit (3 JP)
Remedial dan Remedial: Siswa yang belum mencapai KKTP
Pengayaan diberikan tugas tambahan berupa membuat
ringkasan materi Mengenal Kalimat Thayyibah
Ta’awudz
Pengayaan: Siswa yang telah menguasai materi diminta
membuat infografis tentang Mengenal Kalimat Thayyibah
Ta’awudz
Bahan Bacaan Peserta - Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai
Didik informasi tentang Mengenal Kalimat Thayyibah
dan Guru Ta’awudzdari berbagai media atau website resmi di
bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi.
- Buku Panduan Guru dan peserta didik
Kegiatan • Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
pembelajaran 2 • Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Pertemuan ke.. 3 X 40 menit (3 JP)
7. Pendahuluan (Pendekatan) (10 menit)
Orient
asi
dan Aktivitas guru :
motiv Menyapa siswa, memeriksa kehadiran.
asi Menayangkan video pendek tentang • Saat
Membaca Kalimat Ta’awudz
• Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Mengajukan pertanyaan
Menjawab pertanyaan guru berdasarkan
pengalaman.
Menonton video dan mencatat poin penting.
Meng
gali 8. Eksplorasi (20 menit)
penge Guru menampilkan gambar terkait materi •
tahua Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
n • Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
awal sebagai pemantik
Guru meminta siswa menyimak gambar
yang terdapat pada buku siswa
Siswa menyimak gambar dengan seksama
Guru meminta siswa untuk menjawab pertanyaan berkenan
dengan gambar terkait materi • Saat Membaca Kalimat
Ta’awudz
• Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Meng Diskusi (30 menit)
emba Aktivitas guru :
ngkan Guru meminta siswa menyimak materi •
pema Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
hama • Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
n Siswa secara aktif menyimak dan melakukan
tanya jawab berkenan dengan materi tersebut
Guru mengamati keaktifan siswa menggunakan
observasi.
Guru memberi pembelajaran tambahan materi
Mengenal macam-macam kalimat Thayyibah
Siswa menyimak pembelajaran dengan sesame
Siswa secara aktif melakukan tanya jawab
Guru mengamati keaktifan siswa menggunakan
observasi
Mener 9. Aplikasi (30 menit)
apkan Siswa secara aktif berdiskusi terkait materi
konse tersebut
p Guru membagi siswa dalam beberapa
kelompok
Guru meminta siswa untuk mendiskusikan
terkait materi
• Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
• Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Siswa secara aktif melakukan diskusi
kelompok
Guru mengamati jalannya diskusi kelompok
Siswa mempresentasikan hasil diskusi di
depan kelas
Pengu [Link] Lanjut (20 menit)
atan Aktivitas guru :
dan Memberikan umpan balik pada presentasi
reme kelompok.
dial Menjelaskan kembali konsep yang keliru
Memberikan tugas pengayaan atau remedial
Aktivitas siswa :
Menerima umpan balik dari guru.
Menjawab pertanyaan klarifikasi.
Mencatat tugas pengayaan atau remedial.
Reflek [Link] (10 menit)
si Aktivitas guru :
Memandu siswa menulis refleksi: “Apa yang
saya pelajari tentang • Saat Membaca
Kalimat Ta’awudz
• Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Mengumpulkan refleksi tertulis.
Aktivita siswa :
Menulis refleksi individu di buku catatan.
Mengumpulkan refleksi kepada guru.
Assesmen pada Mengidentifikasi pengetahuan prasyarat siswa.
awal
pembelajar
an
Assesmen pada Memantau sikap, kerja sama, dan pemahaman selama
proses pembelajaran kegiatan.
Pertemuan 3 X 40 menit (3 JP)
Remedial dan Remedial: Siswa yang belum mencapai KKTP
Pengayaan diberikan tugas tambahan berupa membuat
ringkasan materi • Saat Membaca Kalimat
Ta’awudz
• Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Pengayaan: Siswa yang telah menguasai materi diminta
membuat infografis tentang • Saat Membaca Kalimat
Ta’awudz
• Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
Bahan Bacaan Peserta
Didik - Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai
dan Guru informasi tentang • Saat Membaca Kalimat
Ta’awudz
- • Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud dari
berbagai media atau website resmi di bawah
naungan Kementerian pendidikan, kebudayaan,
riset dan teknologi.
- Buku Panduan Guru dan peserta didik
………………. , ……….
Mengetahui,
Kepala Guru Mata
Pelajaran
…………………………..
…………………………………
NIP ………………………… NIP
……………………………
Asesmen Pembelajaran
A. Tujuan Asesmen
1. Mengukur pengetahuan awal siswa tentang reaksi kimia sebelum pembelajaran.
2. Memantau keaktifan, kerja sama, dan kemajuan belajar siswa selama proses pembelajaran.
3. Mengevaluasi pencapaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa setelah
pembelajaran.
B. Jenis Asesmen
1. Asesmen Awal: Mengidentifikasi pengetahuan prasyarat siswa.
2. Asesmen Proses: Memantau sikap, kerja sama, dan pemahaman selama kegiatan.
3. Asesmen Akhir: Mengukur pencapaian kompetensi melalui laporan, refleksi, dan soal
numerasi.
C. Rincian Asesmen
1. Asesmen Awal
Tujuan: Mengetahui pengetahuan awal siswa tentang KALIMAT THAYYIBAH untuk
menyesuaikan strategi pengajaran.
Waktu: Pendahuluan (10 menit).
Bentuk Asesmen: Tanya jawab lisan dan kuis singkat.
Instrumen:
Tanya Jawab Lisan:
1. Pertanyaan:
2.
Teknik: Guru melempar pertanyaan kepada 4-5 siswa secara acak.
3.
Penilaian: Kualitatif (catatan guru tentang kebenaran dan kelengkapan jawaban).
4.
Kuis Singkat:
1. Bentuk: soal terkait materi KALIMAT THAYYIBAH
2. Teknik: Siswa menjawab di kertas, dikumpulkan dalam 5 menit.
3. Penilaian: Skor 10 poin per soal (total 30 poin).
Output: Guru memahami tingkat pengetahuan awal siswa untuk menyesuaikan kedalaman materi.
2. Asesmen Proses
Tujuan: Memantau keaktifan, kerja sama, dan kemajuan belajar siswa selama kegiatan
pembelajaran.
Waktu: Selama eksplorasi, diskusi, dan aplikasi (80 menit).
Bentuk Asesmen: Observasi sikap, penilaian LKS kelompok, dan penilaian presentasi diskusi.
Instrumen:
Observasi Sikap
o Aspek Dinilai: Keaktifan, kerja sama, tanggung jawab, dan komunikasi dalam
kelompok.
o Teknik: Guru mengamati siswa selama diskusi menggunakan lembar observasi.
o Lembar Observasi:
Nama Keaktifan (1- Kerja Sama Tanggung Jawab
Catatan
Siswa 5) (1-5) (1-5)
Siswa 1
Siswa 2
...
o Skala: 1 (Kurang) – 5 (Sangat Baik)
o Penilaian: Rata-rata skor per siswa (maksimal 15 poin).
Penilaian LKS Kelompok
o Aspek Dinilai: Kelengkapan dan kebenaran jawaban LKS tentang:
o Mengenal Kalimat Thayyibah Ta’awudz
o Saat Membaca Kalimat Ta’awudz
o Manfaat Membaca Kalimat Ta’awud
o Teknik: Guru memeriksa LKS yang diisi setiap kelompok.
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (8 Skor 3 (6 Skor 2 (4 Skor 1 (2
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Semua Sebagian Beberapa
Jawaban
jawaban besar jawaban
Kelengkapan sangat tidak
lengkap dan jawaban kurang
lengkap
relevan lengkap lengkap
Sebagian
Semua Beberapa Banyak
besar
Kebenaran jawaban jawaban jawaban
jawaban
benar salah salah
benar
o Total skor maksimal: 16 poin per kelompok.
Penilaian Presentasi Diskusi
o Aspek Dinilai: Kejelasan penyampaian, ketepatan isi, dan kerja sama tim.
o Teknik: Guru menilai presentasi hasil diskusi kelompok.
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (10 Skor 3 (7.5 Skor 2 (5 Skor 1 (2.5
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Penyampaian
Penyampaian Penyampaian Penyampaian
Kejelasan sangat tidak
sangat jelas cukup jelas kurang jelas
jelas
Isi sangat
Ketepatan Isi cukup Isi kurang Isi tidak
tepat dan
Isi tepat tepat relevan
relevan
Semua Sebagian
Kerja Beberapa Hanya satu
anggota besar anggota
Sama Tim anggota pasif anggota aktif
berkontribusi berkontribusi
o Total skor maksimal: 30 poin per kelompok.
Output: Guru mendapatkan gambaran keterlibatan siswa dan kemajuan pemahaman untuk umpan
balik langsung.
3. Asesmen Akhir
Tujuan: Mengukur pencapaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa setelah
pembelajaran.
Waktu: Aplikasi dan internalisasi (40 menit).
Bentuk Asesmen: Penilaian laporan pengamatan, refleksi tertulis, dan soal numerasi.
Instrumen:
Penilaian Laporan Pengamatan
o Aspek Dinilai: Kelengkapan, kejelasan, dan kreativitas laporan hasil pengamatan
presentasi kelas
o Teknik: Guru memeriksa laporan tertulis dan menilai presentasi kelompok.
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (10 Skor 3 (7.5 Skor 2 (5 Skor 1 (2.5
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Kelengkapan Laporan Laporan Laporan Laporan
mencakup cukup kurang sangat tidak
semua aspek
lengkap lengkap lengkap
pengamatan
Penyampaia
Penyampaia Penyampaian
n sangat Penyampaia
Kejelasan n kurang sangat tidak
jelas dan n cukup jelas
jelas jelas
terstruktur
Laporan
disajikan
dengan ide Laporan Laporan Laporan
Kreativitas
kreatif standar monoton asal-asalan
(misalnya,
grafik)
o Total skor maksimal: 30 poin per kelompok.
Penilaian Refleksi Tertulis
o Aspek Dinilai: Kedalaman refleksi dan relevansi dengan tema.
o Teknik: Siswa menulis refleksi dengan panduan:
Apa yang saya pelajari tentang KALIMAT THAYYIBAH hari ini?
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (5 Skor 3 (3.75 Skor 2 (2.5 Skor 1 (1.25
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Refleksi Refleksi Refleksi
Refleksi
Kedalaman sangat cukup sangat
dangkal
mendalam mendalam dangkal
Refleksi Refleksi
Refleksi Refleksi
Relevansi kurang tidak
sangat relevan cukup relevan
relevan relevan
o Total skor maksimal: 10 poin per siswa.
Penilaian Soal Numerasi
o Aspek Dinilai: Kemampuan mengolah data
o Teknik: Siswa menjawab di kertas, dikumpulkan setelah selesai.
o Penilaian: Skor 10 poin per soal (total 10 poin).
Output: Guru mengetahui tingkat pencapaian kompetensi untuk menentukan remedial atau
pengayaan.
XIII. Rekapitulasi Penilaian
Jenis Asesmen Instrumen Bobot (%) Skor Maksimal
Asesmen Awal Kuis singkat 10% 30 poin
Asesmen Proses Observasi sikap 15% 15 poin
LKS kelompok 15% 16 poin
Presentasi diskusi 20% 30 poin
Asesmen Akhir Laporan pengamatan 25% 30 poin
Refleksi tertulis 10% 10 poin
Soal numerasi 5% 10 poin
Total 100% 141 poin
Konversi Nilai:
Nilai akhir = (Total skor siswa / 141) × 100
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP): 75
XIV. Tindak Lanjut
1. Berdasarkan Asesmen Awal:
o Jika ≥50% siswa belum memahami konsep KALIMAT THAYYIBAH, guru
memberikan penjelasan tambahan selama eksplorasi.
o Jika mayoritas siswa sudah paham, guru memperdalam materi dengan contoh lokal
2. Berdasarkan Asesmen Proses:
o Guru memberikan umpan balik kepada kelompok yang kurang aktif atau memiliki
jawaban kurang tepat.
o Siswa dengan sikap positif diberi penghargaan verbal.
3. Berdasarkan Asesmen Akhir:
o Siswa yang belum mencapai KKTP diberi tugas remedial
o Siswa yang mencapai KKTP diberi tugas pengayaan
XV. Catatan Guru
Pastikan semua siswa berkontribusi dalam kelompok, terutama siswa pasif.
Catat siswa yang memerlukan bimbingan tambahan untuk pemahaman atau keterampilan
numerasi.
Simpan hasil asesmen sebagai dokumentasi evaluasi.
Hubungkan materi dengan konteks lokal Sangatta, seperti dampak pembakaran bahan bakar
industri.
LEMBAR KERJA SISWA (LKS)
Mata Pelajaran: ………
Kelas/Semester: …./GANJIL
Tema: KALIMAT THAYYIBAH
Alokasi Waktu: 25 menit (bagian diskusi dalam model PEDATI)
Jumlah Siswa: 32 orang (8 kelompok, @4 orang)
Guru:
Sekolah:
I. Kisi-Kisi LKS
No Tujuan Pembelajaran Indikator Jenis Soal Level Kognitif Nomor Soal
1
2
3
II. Lembar Kerja Siswa (LKS)
Petunjuk Umum:
1. Kerjakan LKS ini secara berkelompok (4 orang per kelompok).
2. Diskusikan setiap pertanyaan dengan anggota kelompok sebelum menuliskan jawaban.
3. Tulis jawaban dengan jelas dan rapi di lembar yang disediakan.
4. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
5. Waktu pengerjaan: 25 menit.
Nama Kelompok: ___________________________
Anggota Kelompok:
1.
2.
3.
4.
JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT DENGAN BENAR
1
2
3
Sample assesmen
III. Penilaian
JUMLAH SKOR SISWA X 100
5 X JUMLAH SOAL
Rubrik Penilaian:
Uraian
Kriteria Skor 5 Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Jawaban Jawaban Jawaban Jawaban
Tidak
Kelengkapan sangat cukup kurang sangat
menjawab
lengkap lengkap lengkap kurang
Sebagian Sebagian Banyak Salah
Kebenaran Semua benar
besar benar kecil benar salah semua
Tidak
Kejelasan Sangat jelas Cukup jelas Kurang jelas Tidak jelas
terbaca
IV. Kunci Jawaban LKS
1
2
3
V. Catatan Guru
Pastikan setiap kelompok berdiskusi secara merata dan dorong siswa pasif untuk
berkontribusi.
Kumpulkan LKS setelah diskusi untuk dinilai.
Berikan umpan balik selama presentasi untuk memperbaiki kesalahan konsep,
Terima jawaban alternatif yang logis untuk soal uraian,
Dokumentasikan hasil LKS untuk evaluasi kemajuan siswa dan rencanakan remedial atau
pengayaan
KARTU SOAL DAN ANALISIS SOAL
Mata Pelajaran:
Kelas/Semester: ………
Tema: KALIMAT THAYYIBAH
Alokasi Waktu: 25 menit (bagian diskusi dalam model PEDATI)
Jumlah Siswa: 32 orang (8 kelompok, @4 orang)
Guru: …………………………………..
Sekolah: …………………………………..
II. Analisis Soal
A. Tujuan Analisis
1. Mengevaluasi kualitas soal berdasarkan tingkat kesulitan, relevansi dengan tujuan
pembelajaran, dan distribusi kompetensi.
2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan soal untuk memastikan kesesuaian dengan
kebutuhan siswa
3. Memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas soal dalam mengukur
pencapaian pembelajaran mendalam menggunakan model PEDATI.
B. Distribusi Kompetensi dan Level Kognitif
No Soal Kompetensi Dasar Indikator Jenis Soal Level Kognitif Proporsi
Analisis:
Proporsi Jenis Soal: Seimbang antara literasi (50%) dan numerasi (50%), mendukung
pembelajaran holistik yang mengintegrasikan pemahaman teks dan pengolahan data.
Level Kognitif:
o C2 (Memahami): 37.5% (A1, A2, C1)
o C3 (Menerapkan): 37.5% (A4, B1, B2)
o C4 (Menganalisis): 25% (A3, C2)
Distribusi ini menunjukkan fokus pada pemahaman dasar dan penerapan, dengan
porsi analisis yang cukup untuk mendorong berpikir kritis.
Kesesuaian dengan KD: Semua soal relevan dengan KALIMAT THAYYIBAH, sesuai
dengan RPP.
C. Tingkat Kesulitan
Tingkat kesulitan diestimasi berdasarkan kompleksitas soal dan kemampuan rata-rata siswa
No Tingkat
Alasan
Soal Kesulitan
Sulit Mengukur analisis teks dan solusi kontekstual, memerlukan
1
pemikiran kritis tentang dampak lingkungan dan solusi nyata.
Sulit Mengukur analisis teks dan solusi kontekstual, memerlukan
2
pemikiran kritis tentang dampak lingkungan dan solusi nyata.
Mengukur analisis teks dan solusi kontekstual, memerlukan
3 Sulit
pemikiran kritis tentang dampak lingkungan dan solusi nyata.
Analisis:
Distribusi Kesulitan Distribusi ini, memungkinkan siswa dengan berbagai kemampuan
untuk menjawab sambil menantang kemampuan analisis.
Kesesuaian dengan Siswa: Tingkat kesulitan sesuai untuk siswa dengan asumsi mereka telah
memahami materi dari kelas sebelumnya.
D. Relevansi dengan Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran (berdasarkan modul):
Menerima kebenaran perlindungan Allah Swt. melalui kalimat ta’awudz
Menunjukkan sikap berlindung kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari
Menerapkanketentuan membaca ta’awwudz
Mempraktikkan bacaan ta’awudz sesuai konteknya
Analisis:
Soal 1, C4 relevan dengan tujuan 1
Soal 2 C4 relevan dengan tujuan 2
Soal 3, C4 relevan dengan tujuan 3
E. Kekuatan Soal
1. Keseimbangan Literasi-Numerasi: Soal mencakup keterampilan membaca teks
2. Konteks Lokal: Soal meningkatkan relevansi dengan pengalaman siswa.
3. Variasi Format: uraian dengan memudahkan siswa menganalisis sesuai kemampuan dan
pengalamannya
4. Kejelasan: Instruksi dan opsi jawaban jelas, meminimalkan kebingungan siswa.
5. Tingkat Kognitif Tinggi: mendorong analisis kritis, sesuai dengan pembelajaran mendalam.
F. Kelemahan Soal
1. Kurangnya Soal Sikap: Soal tidak kombinasi
2. Konteks Lokal Terbatas: masih dalam 1 materi
G. Rekomendasi Perbaikan
1. Tambah Aspek Sikap: Sertakan pertanyaan terbuka atau tugas refleksi dalam LKS untuk
mengukur sikap,
2. Perkuat Konteks Lokal: Tambahkan contoh sikap tentang KALIMAT THAYYIBAH
3. Integrasi PEDATI: Gunakan hasil LKS untuk diskusi kelompok (tahap diskusi) dan laporan
pengamatan (tahap aplikasi) dalam modul
H. Kesimpulan
Soal dalam LKS memiliki kualitas baik dengan distribusi kompetensi yang seimbang, tingkat
kesulitan yang sesuai, dan relevansi dengan tujuan pembelajaran. Kekuatan utama adalah
keseimbangan literasi-numerasi dan konteks lokal Sangatta. Kelemahan seperti kurangnya aspek
sikap dan soal level tinggi dapat diatasi dengan rekomendasi di atas. Dengan perbaikan, soal ini
dapat lebih efektif mendukung pembelajaran mendalam model PEDATI dan mencapai KKTP (75).
III. Catatan Guru
Gunakan kartu soal untuk dokumentasi dan evaluasi pembelajaran.
Simpan hasil analisis untuk merancang soal berikutnya dengan fokus pada kelemahan yang
ditemukan.
Libatkan siswa dalam diskusi pasca-LKS untuk memperkuat pemahaman dan sikap peduli
lingkungan.
Dokumentasikan hasil asesmen LKS untuk evaluasi kemajuan siswa.