ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
KURIKULUM MERDEKA (KBC)
Nama Madrasah : ................................................
Nama Penyusun : ................................................
NIP : ................................................
Mata pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Fase F, Kelas / Semester : XI (Sebelas) / I (Ganjil) & II (Genap)
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
KURIKULUM MERDEKA (KBC)
Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Satuan Madrasah : …………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase F, Kelas/Semester : XI (Sebelas)/ I (Ganjil) & II (Genap)
A. Capaian Pembelajaran (CP)
Pada fase ini terdapat tiga elemen yang terdiri dari periode pertengahan/zaman kemunduran.
Pada elemen pertama, peserta didik mampu memahami proses lahirnya Daulah Utsmani,
Mughal, dan Syafawi, serta perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan di tiga daulah
tersebut sebagai inspirasi dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, toleran, dan moderat
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada elemen kedua, yaitu periode modern/zaman
kebangkitan, peserta didik dapat memahami peran umat Islam pada masa penjajahan,
kemerdekaan, dan pascakemerdekaan sebagai inspirasi untuk menjadi muslim yang
berwawasan global serta adaptif terhadap perkembangan zaman di masa kini dan masa yang
akan datang. Sedangkan pada elemen periode Islam di Nusantara, peserta didik dapat
memahami jalur dan proses awal masuknya Islam di Nusantara, sejarah dan peranan kerajaan-
kerajaan Islam terhadap perkembangan Islam di Nusantara, serta peran Wali Sanga dalam
mengembangkan dakwah Islam di Nusantara sebagai inspirasi untuk menjadi muslim moderat
pada zamannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Periode Pertengahan/ Zaman Memahami proses lahirnya Daulah Utsmani, Mughal, dan
Kemunduran (1250 M-1800 Syafawi, perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan pada
M) masa Daulah Utsmani, Mughal, dan Syafawi sebagai inspirasi
dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, toleran, dan
moderat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Periode Modern/Zaman Memahami peran umat Islam pada masa penjajahan,
Kebangkitan (1800 M- kemerdekaan, dan pascakemerdekaan sebagai inspirasi
sekarang) menjadi muslim yang berwawasan global serta adaptif dalam
menghadapi masa kini dan masa yang akan datang.
Periode Islam di Nusantara Memahami jalur dan proses awal masuknya Islam di
Nusantara, sejarah dan peran kerajaan-kerajaan Islam terhadap
perkembangan Islam di Nusantara, dan peran Wali Sanga
dalam mengembangkan dakwah Islam di Nusantara sebagai
inspirasi menjadi muslim moderat pada zamannya.
Alur Tujuan Alokasi
Bab Materi
Pembelajaran Waktu
Bab 1 : Peradaban Peserta didik mampu Sejarah Lahirnya 2 JP
Islam Pada Masa menghubungkan berbagai Daulah Abbasiyah
Daulah Abbasiyah peristiwa pada proses
lahirnya Daulah Abbasiyah
sebagai wujud cinta pada
kebenaran sejarah.
Peserta didik mampu Khalifah-Khalifah 2 JP
mengidentifikasi khalifah- Berprestasi Daulah
khalifah berprestasi dari Abbasiyah
Daulah Abbasiyah dan
meneladani semangat
kepemimpinan mereka
yang dilandasi cinta pada
rakyat.
Peserta didik mampu Perkembangan Ilmu 2 JP
mengklasifikasi Pengetahuan
perkembangan ilmu
pengetahuan pada masa
Daulah Abbasiyah sebagai
manifestasi cinta pada
ilmu.
Peserta didik mampu Perkembangan 2 JP
mengklasifikasi Peradaban (Sosial,
perkembangan peradaban Budaya, Arsitektur)
(sosial, budaya, arsitektur)
sebagai buah dari cinta
pada keindahan dan
sesama manusia.
Peserta didik mampu Sistem Pemerintahan, 2 JP
menganalisis sistem Penyebaran Wilayah
pemerintahan dan luasnya
penyebaran wilayah Islam
sebagai bentuk cinta pada
keteraturan dan persatuan
umat.
Peserta didik mampu Kemunduran dan 2 JP
mengidentifikasi sebab- Keruntuhan Daulah
sebab keruntuhan Daulah Abbasiyah
Abbasiyah dan mengambil
ibrah (pelajaran) sebagai
wujud cinta pada perbaikan
diri dan masa depan.
Bab 2 : Peradaban Peserta didik mampu Sejarah Lahirnya 2 JP
Islam Pada Masa menghubungkan berbagai Daulah Usmani
Daulah Usmani peristiwa pada proses
lahirnya Daulah Usmani
dari sebuah suku kecil
sebagai wujud cinta pada
tanah air.
Peserta didik mampu Strategi dan 2 JP
mengidentifikasi strategi Kebijakan Sultan-
dan kebijakan sultan-sultan Sultan Perintis
perintis (Usman I, Orkhan,
Murad I) dalam
membangun fondasi
daulah yang kuat.
Peserta didik mampu Penaklukan 2 JP
menganalisis peristiwa Konstantinopel
penaklukan Konstantinopel
oleh Muhammad Al-Fatih
sebagai puncak manifestasi
cinta pada Allah, Rasul,
dan tanah air.
Peserta didik mampu Puncak Kejayaan: 2 JP
mengidentifikasi kemajuan Sulaiman Al-Qanuni
peradaban pada masa
puncak kejayaan di bawah
kepemimpinan Sulaiman
Al-Qanuni.
Peserta didik mampu Kemajuan Bidang 2 JP
mengklasifikasi kemajuan Militer, Pemerintahan,
Daulah Usmani dalam Arsitektur
bidang militer,
pemerintahan, dan
arsitektur.
Peserta didik mampu Kemunduran 2 JP
memberikan argumentasi Peradaban Islam Masa
tentang sebab-sebab Daulah Usmani
keruntuhan Daulah Usmani
dan mengambil ibrah
darinya.
Bab 3 : Peradaban Peserta didik mampu Sejarah Lahirnya 2 JP
Islam Pada Masa merangkai peristiwa- Daulah Mughal
Daulah Mughal di peristiwa pada proses
India lahirnya Daulah Mughal
sebagai bukti kegigihan
yang didasari cinta pada
cita-cita.
Peserta didik mampu Puncak Kejayaan: 2 JP
mengidentifikasi strategi Jalaluddin
dan kebijakan Sultan Muhammad Akbar
Akbar sebagai puncak
kepemimpinan yang
dilandasi cinta pada
persatuan dan sesama
manusia.
Peserta didik mampu Kemegahan Seni dan 2 JP
mengidentifikasi kemajuan Arsitektur: Taj Mahal
peradaban di bidang seni
dan arsitektur, khususnya
Taj Mahal, sebagai
manifestasi cinta pada
keindahan dan keluarga.
Peserta didik mampu Kebijakan Sultan- 2 JP
mengidentifikasi kebijakan Sultan Lain
sultan-sultan lain yang
berpengaruh (Jahangir,
Shah Jahan, Aurangzeb).
Peserta didik mampu Kemajuan Bidang 2 JP
mengklasifikasi kemajuan Ekonomi,
Daulah Mughal dalam Administrasi,
bidang ekonomi, Keagamaan
administrasi, dan
keagamaan.
Peserta didik mampu Kemunduran 2 JP
mengidentifikasi sebab- Peradaban Islam Pada
sebab runtuhnya Daulah Masa Daulah Mughal
Mughal dan mengambil
ibrah sebagai wujud cinta
pada masa depan yang
lebih baik.
Bab 4 : Peradaban Peserta didik mampu Dari Tarekat 2 JP
Islam Pada Masa merangkai peristiwa Syafawiyah Menuju
Daulah Syafawi di transisi Tarekat Gerakan Politik
Persia Syafawiyah menjadi
gerakan politik sebagai
wujud cinta pada
keyakinan.
Peserta didik mampu Pendirian Daulah 2 JP
mengidentifikasi peran Syafawi oleh Ismail I
Ismail I dalam mendirikan
Daulah Syafawi dan
menetapkan Syi'ah sebagai
madzhab resmi negara.
Peserta didik mampu Puncak Kejayaan: 2 JP
mengidentifikasi strategi Sultan Abbas I
dan kebijakan Sultan
Abbas I sebagai puncak
kepemimpinan yang
dilandasi cinta pada
kemajuan bangsa.
Peserta didik mampu Isfahan, Kota Separuh 2 JP
mengidentifikasi kemajuan Dunia
peradaban di bidang
pembangunan fisik dan
seni, khususnya di Isfahan
sebagai "Kota Separuh
Dunia".
Peserta didik mampu Kemajuan Ekonomi 2 JP
mengklasifikasi kemajuan dan Ilmu Pengetahuan
Daulah Syafawi dalam
bidang ekonomi dan ilmu
pengetahuan.
Peserta didik mampu Kemunduran Daulah 2 JP
mengidentifikasi sebab- Syafawi
sebab runtuhnya Daulah
Syafawi dan mengambil
ibrah sebagai wujud cinta
pada persatuan.
Bab 5 : Peserta didik mampu Faktor Internal 2 JP
Kemunduran Umat mengidentifikasi faktor- Kemunduran Umat
Islam faktor internal penyebab Islam
kemunduran tiga daulah
besar sebagai wujud cinta
pada introspeksi diri.
Peserta didik mampu Faktor Eksternal 2 JP
mengidentifikasi faktor- Kemunduran Umat
faktor eksternal penyebab Islam
kemunduran (Perang Salib,
serangan Mongol) dan
dampaknya.
Peserta didik mampu Penjajahan Bangsa 2 JP
menganalisis proses dan Barat Atas Dunia
dampak penjajahan bangsa Islam
Barat terhadap dunia
Islam.
Peserta didik mampu Latar Belakang 2 JP
menghubungkan Munculnya Gerakan
kemunduran umat Islam Pembaruan (Tajdid)
dengan lahirnya kesadaran
untuk melakukan
pembaruan (tajdid).
Peserta didik mampu Corak Awal Gerakan 2 JP
mengidentifikasi berbagai Pembaruan
corak awal gerakan
pembaruan sebagai wujud
cinta pada kemajuan.
Peserta didik mampu Ibrah dari Sejarah 2 JP
menyusun hikmah dan Kemunduran Islam
pelajaran (ibrah) dari fase
kemunduran Islam sebagai
bekal cinta pada masa
depan yang lebih baik.
Bab 6 : Gerakan Peserta didik mampu Konsep Pembaruan, 2 JP
Pembaruan Dalam menyusun konsep Pemikiran
Islam pembaruan (tajdid) dan Muhammad Ali Pasha
menganalisis pemikiran
Muhammad Ali Pasha
sebagai wujud cinta pada
kemajuan bangsa.
Peserta didik mampu Pemikiran Jamaluddin 2 JP
membandingkan konteks Al-Afghani
sosial politik dan ide-ide
Jamaluddin Al-Afghani
tentang Pan-Islamisme
sebagai wujud cinta pada
persatuan umat.
Peserta didik mampu Pemikiran 2 JP
membandingkan dan Muhammad Abduh
menilai ide-ide
Muhammad Abduh tentang
rasionalitas dan
pembukaan pintu ijtihad
sebagai wujud cinta pada
ilmu.
Peserta didik mampu Pemikiran 2 JP
membandingkan dan Muhammad Rasyid
menilai ide-ide Ridha
Muhammad Rasyid Ridha
dalam melanjutkan
pemikiran gurunya dan
perannya di bidang
publikasi.
Peserta didik mampu Pemikiran 2 JP
membandingkan dan Muhammad Iqbal
menilai ide-ide
Muhammad Iqbal tentang
dinamisme Islam sebagai
wujud cinta pada potensi
diri.
Peserta didik mampu Sintesis dan Nilai- 2 JP
mengidentifikasi dan Nilai Positif Gerakan
menyimpulkan nilai-nilai Pembaruan
positif dari keseluruhan
gerakan pembaruan Islam
untuk diimplementasikan
dalam kehidupan.
Bab 7 : Pengaruh Peserta didik mampu Jalur Masuknya 2 JP
Pembaruan Islam di mengidentifikasi hubungan Pengaruh Pembaruan
Indonesia antara gerakan pembaruan ke Indonesia
global dengan
perkembangan Islam di
Indonesia melalui berbagai
jalur transmisi.
Peserta didik mampu Lahirnya Gerakan 2 JP
menganalisis lahirnya Modernis: Syarekat
Syarekat Islam dan Islam,
Muhammadiyah sebagai Muhammadiyah
wujud nyata dari cinta
pada kemajuan umat dan
bangsa.
Peserta didik mampu Lahirnya Gerakan 2 JP
menganalisis lahirnya Tradisionalis:
Nahdlatul Ulama dan Nahdlatul Ulama
organisasi lainnya sebagai
wujud cinta pada tradisi
dan tanah air.
Peserta didik mampu Perbandingan Corak 2 JP
membandingkan corak Gerakan Organisasi
gerakan dari berbagai Islam
organisasi Islam di
Indonesia.
Peserta didik mampu Menuju Persatuan: 2 JP
menganalisis peran Majelis Majelis Islam A'la
Islam A'la Indonesia Indonesia (MIAI)
(MIAI) sebagai puncak
dari semangat cinta pada
persatuan (ukhuwah).
Peserta didik mampu Hikmah dan Relevansi 2 JP
menyusun hikmah lahirnya Gerakan Organisasi
organisasi Islam terhadap Islam
perkembangan Islam dan
kebangsaan Indonesia saat
ini.
Total Alokasi Waktu 84 JP
Mengetahui, ..........., ......................... 20..
Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran
.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................