0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan20 halaman

Kunci Kerukunan dalam Akidah Akhlak

Diunggah oleh

atigaostore
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
24 tayangan20 halaman

Kunci Kerukunan dalam Akidah Akhlak

Diunggah oleh

atigaostore
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MINAT WA

089519922667
Modul 2

MODUL PEMBELAJARAN
MENDALAM
(DEEP LEARNING)

AKIDAH AKHLAK
Kelas XII Fase F
Kunci Kerukunan
Oleh :

MODUL PEMBELAJARAN MENDALAM

IDENTIFIKASI
Penyusun
Institusi
Tahun ajaraan 20../20..
Fase/Jenjang F/ MA
Kelas/semester XII/GANJIL
Alokasi .. X .. menit (.. JP)
Mata Pelajaran AKIDAH AKHLAK
Materi Kunci Kerukunan
Tema Kurikulum Cinta Cinta kepada Sesama
Materi Insersi Konsep manusia, alam, dan hubungan
dengan Tuhan
Kompetensi awal Pengetahuan Awal
peserta didik Peserta didik mampu memahami Kunci
Kerukunan dan cara mengaplikasikannya
B. Keterampilan Awal
Peserta didik mampu memahami
materi tekait Kunci Kerukunan yang
berupa :

 Toleransi (Tasāmuḥ) dan Persamaan


Derajat (Musāwah)
 Moderat (Tawasuth), dan Saling
Bersaudara (Ukhuwwah)
C. Sikap Awal
Mampu melakukan pengoperasian Kunci
Kerukunan dan mengaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari
Materi pembelajaran Faktual:

 Kunci Kerukunan

Konseptual:

 Toleransi (Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat


(Musāwah)
 Moderat (Tawasuth), dan Saling Bersaudara
(Ukhuwwah)

Prosedural:

 3.2 Menganalisis makna, pentingnya, dan


upaya memiliki sikap tasāmuh (toleransi),
 musāwah (persaamaan derajat), tawasuth
(moderat), dan ukhuwwah (persaudaraan)
 4.2 Menyajikan hasil analisis tentang makna,
pentingnya, dan upaya memiliki sikap
tasāmuh (toleransi), musāwah (persaamaan
derajat), tawasuth (moderat), dan ukhuwwah
(persaudaraan) dalam menjaga keutuhan
NKRI

Metakognitif:
Memecahkan masalah dalam kehidupan
sehari-hari terkait :

 Toleransi (Tasāmuḥ) dan


Persamaan Derajat (Musāwah)
 Moderat (Tawasuth), dan Saling
Bersaudara (Ukhuwwah)
Dimensi profil lulusan
 1. Keimanan dan Ketakwaan Kepada Tuhan
YME
 2. Kewargaan
 3. Penalaran Kritis
 4. Kreativitas
 5. Kolaborasi
 6. Kemandirian
 7. Kesehatan
 8. Komunikasi

Sarana prasarana 1. Media: teks bacaan tentangKunci


Kerukunan video animasi tentang Kunci
Kerukunan
2. Alat: Proyektor, papan tulis, spidol,

Buku guru dan siswa Kurikulum Merdeka.


Target peserta didik 32 Peserta didik
Capaian pembelajaran
CAPAIAN UMUM
Dalam elemen akidah, peserta didik mampu
menganalisis sejarah, tokoh utama dan ajaran
pokok aliran Ilmu Kalam, asma al-Husna, fakta
kematian dan alam barzah yang perlu
disiapkan agar husnul khatimah.

Dalam elemen akhlak peserta didik mampu


menganalisis dan membiasakan bersikap
tasamuh (toleransi), musawah (persamaan
deraj at), tawasuth (moderat), dan ukhuwah
(persaudaraan); sikap bekerja keras,
kolaboratif, fastabiq al-khairat, optimis,
dinamis, kreatif, dan inovatif, menerapkan
akhlak mulia dalam berorganisasi dan bekerja;
syariat, tarikat, hakikat, dan ma’rifat, inti ajaran
tasawuf; dan menghindari akhlak tercela
(membunuh, liwath, LGBT, meminum khamar,
judi, mencuri, durhaka kepada orang tua,
meninggalkan shalat, memakan harta anak
yatim, korupsi, israf, tabzir, bakhil, nifaq, keras
hati, dan ghadlab (pemarah), fitnah, berita
bohong (hoaks), namimah, tajassus, dan gibah.

Dalam elemen adab peserta didik mampu


mengevaluasi adab berpakaian, berhias, dalam
perjalanan, bertamu, menerima tamu,
pergaulan remaja, bergaul dengan sebaya,
yang lebih tua, yang lebih muda, dan lawan
jenis.
Dalam elemen kisah keteladanan peserta didik
mampu mengevaluasi kisah sahabat
Abdurrahman bin Auf dan Abu Dzar al-Gifari
r.a., Fatimatuzzahra r.a., dan Uways al- Qarni,
Kyai Kholil al-Bangkalani, Kyai Hasyim Asy'ari,
Kyai Ahmad Dahlan dan mengambil ibrah
dalam kehidupan sehari- hari.

ELEMEN CAPAIAN PER ELEMEN


Akidah Peserta didik mampu
menganalisis sejarah ilmu
kalam, tokoh utama dan
ajaran pokok aliran-aliran
Ilmu Kalam (Khawarij,
Syiah, Murji'ah, Jabariyah,
Qodariyah, Mu'tazilah, ahi
as-sunnah wa al-Jama'ah
(Asy'ariyah dan
Maturidiyah) sebagai
upaya mewujudkan sikap
toleran dan memegang
teguh akidah yang benar
sebagai pedoman dalam
kehidupan sehari-hari.;

Mengimplementasikan
makna kandungan Asma
al-Husna (al-Afuww, al-
Rozaq, al-Malik, al-Hasib,
al-Hadi, al- Khalik dan al-
Hakim); menganalisis dalil
dan fakta kematian,
husnul khatimah, su'ul
khatimah, dan alam
barzah sebagai pedoman
dan peringatan dalam
merespon tantangan
kehidupan hedonis dan
materialistis di era global.
Akhlak Peserta didik mampu
menganalisis syariat,
tarikat, hakikat, dan
makrifat; inti ajaran
tasawuf menurut tokoh
(Imam Junaid al-Baghdadi,
Rabiah al- Adawiyah, al-
Ghazali, Syekh Abdul Qadir
al-Jailani); sikap tasamuh
(toleransi), musawah
(persamaan derajat),
tawasuth (moderat),
ukhiiwah (persaudaraan),
bekerja keras, kolaboratif,
fastabiq al- khairat,
optimis, dinamis, kreatif,
inovatif, etika dalam
berorganisasi dan bekerja;
menghindari akhlak
tercela membunuh, liwath,
LGBT, meminum khamar,
judi, mencuri, durhaka
kepada orang tua,
meninggalkan salat,
memakan harta anak
yatim, korupsi, israf,
tabzir, bakhil, nifaq, keras
hati, ghadlab (pemarah),
fitnah, berita bohong
(hoaks), namimah,
tajassus dan ghibah
sehingga terbentuk pribadi
yang memiliki kesalehan
individual dan sosial dalam
menjalankan kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Adab Peserta didik mampu
membiasakan dan
mengevaluasi adab
berpakaian, berhias,
perjalanan, bertamu, dan
menerima tamu, bergaul
dengan sebaya, yang lebih
tua, yang lebih muda, dan
lawan jenis sebagai upaya
membentuk generasi yang
beradab, bermoral, dan
berbudaya di era digital
dalam dunia global
sehingga tidak terjebak
pergaulan bebas, hedonis,
dan materialis.
Kisah Keteladanan Peserta didik mampu
menganalisis dan
meneladani kisah Fatimah
az-Zahra r.a., Uways al-
Qarni, Abdurrahman bin
Auf, Abu Dzar al-Gifari r.a.;
kesufian Imam Hanafi,
Imam Malik, Imam Asy-
Syafi'i, Imam Ahmad bin
Hambal; sifat-sifat positif
Kyai Kholil al-Bangkalani,
Kyai Hasyim Asy'ari, dan
Kyai Ahmad Dahlan dalam
kedermawanan, kesetiaan
memegang prinsip,
menegakkan amar ma’ruf
dan nahi munkar dengan
tetap menjaga harmoni
kehidupan yang majemuk,
sehingga dapat diambil
inspirasi menghadapi
tantangan kehidupan yang
beragam dalam
kebinekaan global.
ELEMEN Akhlak
Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, siswa dapat:

 3.2 Menganalisis makna, pentingnya,


dan upaya memiliki sikap tasāmuh
(toleransi),
 musāwah (persaamaan derajat), tawasuth
(moderat), dan ukhuwwah (persaudaraan)
 4.2 Menyajikan hasil analisis tentang
makna, pentingnya, dan upaya memiliki
sikap tasāmuh (toleransi), musāwah
(persaamaan derajat), tawasuth
(moderat), dan ukhuwwah (persaudaraan)
dalam menjaga keutuhan NKRI
Topik pembelajaran
 Toleransi (Tasāmuḥ) dan
Persamaan Derajat (Musāwah)
 Moderat (Tawasuth), dan Saling
Bersaudara (Ukhuwwah)
Praktik pedagogik
 Pendekatan: Pembelajaran
Mendalam (Deep Learning)
Model: PEDATI (Pendekatan, Eksplorasi,
Diskusi, Aplikasi, Tindak Lanjut, Integrasi)
Kemitraan pembelajaran Melibatkan kolaborasi antara guru, orang tua
untuk mendukung proses belajar peserta
didik.
Lingkungan belajar Menciptakan lingkungan belajar yang aman,
nyaman, menggembirakan dan mendukung
eksplorasi serta inovasi peserta didik
Pemanfaatan digital Menggunakan teknologi digital untuk
meningkatkan interaksi pembelajaran, baik
secara daring maupun luring
Juga sebagai sumber belajar murid dalam
mencari referensi.

a) Video animasi tentang Kunci Kerukunan


(sumber daring terpercaya).

Artikel tentang aplikasi materi tentang Kunci


Kerukunandalam kehidupan sehari-hari

Kegiatan pembelajaran 1 Toleransi (Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat


(Musāwah)
Pertemuan ke.. 3 X 40 menit (3 JP)
1. Pendahuluan (Pendekatan) (10 menit)
 Orientasi dan
motivasi
Aktivitas guru :
 Menyapa siswa, memeriksa kehadiran.
 Menayangkan video pendek tentang
Kunci KerukunanMengajukan
pertanyaan: berikan penjelasanmu
tentang gambar ini


 Menjawab pertanyaan guru
berdasarkan pengalaman.
 Menonton video dan mencatat poin
penting.

 Menggali
pengetahuan 2. Eksplorasi (20 menit)
awal  Guru menampilkan gambar terkait
materi Toleransi (Tasāmuḥ) dan
Persamaan Derajat (Musāwah)
sebagai pemantik
 Guru meminta siswa menyimak
gambar yang terdapat pada buku
siswa
 Siswa menyimak gambar dengan
seksama
Guru meminta siswa untuk menjawab pertanyaan
berkenan dengan gambar terkait materi Toleransi
(Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat (Musāwah)

 Mengembangk 3. Diskusi (30 menit)


an Aktivitas guru :
pemahaman  Guru meminta siswa menyimak materi
Toleransi (Tasāmuḥ) dan Persamaan
Derajat (Musāwah)
 Siswa secara aktif menyimak dan
melakukan tanya jawab berkenan
dengan materi tersebut
 Guru mengamati keaktifan siswa
menggunakan observasi.

 Menerapkan 4. Aplikasi (30 menit)


konsep  Siswa secara aktif berdiskusi terkait
materi tersebut
 Guru membagi siswa dalam
beberapa kelompok
 Guru meminta siswa untuk
mendiskusikan terkait materi
Toleransi (Tasāmuḥ) dan Persamaan
Derajat (Musāwah)
 Siswa secara aktif melakukan diskusi
kelompok
 Guru mengamati jalannya diskusi
kelompok
 Siswa mempresentasikan hasil
diskusi di depan kelas

 Penguatan 5. Tindak Lanjut (20 menit)


dan remedial Aktivitas guru :
 Memberikan umpan balik pada
presentasi kelompok.
 Menjelaskan kembali konsep yang
keliru
 Memberikan tugas pengayaan atau
remedial
Aktivitas siswa :
 Menerima umpan balik dari guru.
 Menjawab pertanyaan klarifikasi.
 Mencatat tugas pengayaan atau
remedial.
 Refleksi 6. Integrasi (10 menit)
 Aktivitas guru :
 Memandu siswa menulis refleksi: “Apa
yang saya pelajari tentangToleransi
(Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat
(Musāwah)
 Mengumpulkan refleksi tertulis.
Aktivita siswa :
 Menulis refleksi individu di buku
catatan.
 Mengumpulkan refleksi kepada guru.

Assesmen pada Mengidentifikasi pengetahuan prasyarat siswa.


awal pembelajaran
Assesmen pada proses Memantau sikap, kerja sama, dan pemahaman
pembelajaran selama kegiatan.

Pertemuan 3 X 40 menit (3 JP)


Remedial dan Pengayaan  Remedial: Siswa yang belum mencapai
KKTP diberikan tugas tambahan berupa
membuat ringkasan materi Toleransi
(Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat
(Musāwah)
Pengayaan: Siswa yang telah menguasai materi
diminta membuat infografis tentang Toleransi
(Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat (Musāwah)
Bahan Bacaan Peserta Didik - Guru dan peserta didik dapat mencari
dan Guru berbagai informasi tentang Toleransi
(Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat
(Musāwah)dari berbagai media atau
website resmi di bawah naungan
Kementerian pendidikan, kebudayaan,
riset dan teknologi.
- Buku Panduan Guru dan peserta didik

Kegiatan pembelajaran 2 Moderat (Tawasuth), dan Saling Bersaudara


(Ukhuwwah)
Pertemuan ke.. 3 X 40 menit (3 JP)
7. Pendahuluan (Pendekatan) (10 menit)
 Orientasi
dan
motivasi Aktivitas guru :
 Menyapa siswa, memeriksa kehadiran.
 Menayangkan video pendek tentang
Moderat (Tawasuth), dan Saling
Bersaudara (Ukhuwwah) Mengajukan
pertanyaan
 Menjawab pertanyaan guru berdasarkan
pengalaman.
 Menonton video dan mencatat poin
penting.

 Menggali
pengetahu 8. Eksplorasi (20 menit)
an awal  Guru menampilkan gambar terkait
materi Moderat (Tawasuth), dan Saling
Bersaudara (Ukhuwwah) sebagai
pemantik
 Guru meminta siswa menyimak
gambar yang terdapat pada buku
siswa
 Siswa menyimak gambar dengan
seksama
Guru meminta siswa untuk menjawab pertanyaan
berkenan dengan gambar terkait materi Moderat
(Tawasuth), dan Saling Bersaudara (Ukhuwwah)

 Mengemba  Diskusi (30 menit)


ngkan Aktivitas guru :
pemahama  Guru meminta siswa menyimak materi
n Moderat (Tawasuth), dan Saling
Bersaudara (Ukhuwwah)
 Siswa secara aktif menyimak dan
melakukan tanya jawab berkenan dengan
materi tersebut
 Guru mengamati keaktifan siswa
menggunakan observasi.
 Guru memberi pembelajaran tambahan
materi Konsep manusia, alam, dan
hubungan dengan Tuhan
 Siswa menyimak pembelajaran dengan
sesame
 Siswa secara aktif melakukan tanya jawab
 Guru mengamati keaktifan siswa
menggunakan observasi

 Menerapka 9. Aplikasi (30 menit)


n konsep  Siswa secara aktif berdiskusi terkait
materi tersebut
 Guru membagi siswa dalam beberapa
kelompok
 Guru meminta siswa untuk
mendiskusikan terkait materi Moderat
(Tawasuth), dan Saling Bersaudara
(Ukhuwwah)
 Siswa secara aktif melakukan diskusi
kelompok
 Guru mengamati jalannya diskusi
kelompok
 Siswa mempresentasikan hasil diskusi di
depan kelas

 Penguatan [Link] Lanjut (20 menit)


dan Aktivitas guru :
remedial  Memberikan umpan balik pada presentasi
kelompok.
 Menjelaskan kembali konsep yang keliru
 Memberikan tugas pengayaan atau
remedial
Aktivitas siswa :
 Menerima umpan balik dari guru.
 Menjawab pertanyaan klarifikasi.
 Mencatat tugas pengayaan atau remedial.

 Refleksi [Link] (10 menit)


 Aktivitas guru :
 Memandu siswa menulis refleksi: “Apa
yang saya pelajari tentang Moderat
(Tawasuth), dan Saling Bersaudara
(Ukhuwwah)
 Mengumpulkan refleksi tertulis.
Aktivita siswa :
 Menulis refleksi individu di buku catatan.
 Mengumpulkan refleksi kepada guru.

Assesmen pada Mengidentifikasi pengetahuan prasyarat siswa.


awal
pembelajaran
Assesmen pada proses Memantau sikap, kerja sama, dan pemahaman
pembelajaran selama kegiatan.

Pertemuan 3 X 40 menit (3 JP)


Remedial dan Pengayaan  Remedial: Siswa yang belum mencapai
KKTP diberikan tugas tambahan berupa
membuat ringkasan materi Moderat
(Tawasuth), dan Saling Bersaudara
(Ukhuwwah)
Pengayaan: Siswa yang telah menguasai materi
diminta membuat infografis tentang Moderat
(Tawasuth), dan Saling Bersaudara (Ukhuwwah)
Bahan Bacaan Peserta Didik - Guru dan peserta didik dapat mencari
dan Guru berbagai informasi tentang Moderat
(Tawasuth), dan Saling Bersaudara
(Ukhuwwah) dari berbagai media atau website
resmi di bawah naungan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
- Buku Panduan Guru dan peserta didik

………………. , ……….
Mengetahui,
Kepala Guru Mata
Pelajaran

…………………………..
…………………………………
NIP ………………………… NIP
……………………………

Asesmen Pembelajaran
A. Tujuan Asesmen
1. Mengukur pengetahuan awal siswa tentang reaksi kimia sebelum pembelajaran.
2. Memantau keaktifan, kerja sama, dan kemajuan belajar siswa selama proses pembelajaran.
3. Mengevaluasi pencapaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa setelah
pembelajaran.
B. Jenis Asesmen
1. Asesmen Awal: Mengidentifikasi pengetahuan prasyarat siswa.
2. Asesmen Proses: Memantau sikap, kerja sama, dan pemahaman selama kegiatan.
3. Asesmen Akhir: Mengukur pencapaian kompetensi melalui laporan, refleksi, dan soal
numerasi.
C. Rincian Asesmen
1. Asesmen Awal
Tujuan: Mengetahui pengetahuan awal siswa tentang Kunci Kerukunan untuk menyesuaikan
strategi pengajaran.
Waktu: Pendahuluan (10 menit).
Bentuk Asesmen: Tanya jawab lisan dan kuis singkat.
Instrumen:
 Tanya Jawab Lisan:
1. Pertanyaan:

2.
Teknik: Guru melempar pertanyaan kepada 4-5 siswa secara acak.
3.
Penilaian: Kualitatif (catatan guru tentang kebenaran dan kelengkapan jawaban).
4.
 Kuis Singkat:
1. Bentuk: soal terkait materi Kunci Kerukunan

2. Teknik: Siswa menjawab di kertas, dikumpulkan dalam 5 menit.


3. Penilaian: Skor 10 poin per soal (total 30 poin).
Output: Guru memahami tingkat pengetahuan awal siswa untuk menyesuaikan kedalaman materi.
2. Asesmen Proses
Tujuan: Memantau keaktifan, kerja sama, dan kemajuan belajar siswa selama kegiatan
pembelajaran.
Waktu: Selama eksplorasi, diskusi, dan aplikasi (80 menit).
Bentuk Asesmen: Observasi sikap, penilaian LKS kelompok, dan penilaian presentasi diskusi.
Instrumen:
 Observasi Sikap
o Aspek Dinilai: Keaktifan, kerja sama, tanggung jawab, dan komunikasi dalam
kelompok.
o Teknik: Guru mengamati siswa selama diskusi menggunakan lembar observasi.
o Lembar Observasi:
Nama Keaktifan (1- Kerja Sama Tanggung Jawab
Catatan
Siswa 5) (1-5) (1-5)
Siswa 1
Siswa 2
...
o Skala: 1 (Kurang) – 5 (Sangat Baik)
o Penilaian: Rata-rata skor per siswa (maksimal 15 poin).
 Penilaian LKS Kelompok
o Aspek Dinilai: Kelengkapan dan kebenaran jawaban LKS tentang:
o Toleransi (Tasāmuḥ) dan Persamaan Derajat (Musāwah)
o Moderat (Tawasuth), dan Saling Bersaudara (Ukhuwwah)
o Teknik: Guru memeriksa LKS yang diisi setiap kelompok.
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (8 Skor 3 (6 Skor 2 (4 Skor 1 (2
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Semua Sebagian Beberapa
Jawaban
jawaban besar jawaban
Kelengkapan sangat tidak
lengkap dan jawaban kurang
lengkap
relevan lengkap lengkap
Sebagian
Semua Beberapa Banyak
besar
Kebenaran jawaban jawaban jawaban
jawaban
benar salah salah
benar
o Total skor maksimal: 16 poin per kelompok.
 Penilaian Presentasi Diskusi
o Aspek Dinilai: Kejelasan penyampaian, ketepatan isi, dan kerja sama tim.
o Teknik: Guru menilai presentasi hasil diskusi kelompok.
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (10 Skor 3 (7.5 Skor 2 (5 Skor 1 (2.5
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Penyampaian
Penyampaian Penyampaian Penyampaian
Kejelasan sangat tidak
sangat jelas cukup jelas kurang jelas
jelas
Isi sangat
Ketepatan Isi cukup Isi kurang Isi tidak
tepat dan
Isi tepat tepat relevan
relevan
Semua Sebagian
Kerja Beberapa Hanya satu
anggota besar anggota
Sama Tim anggota pasif anggota aktif
berkontribusi berkontribusi
o Total skor maksimal: 30 poin per kelompok.
Output: Guru mendapatkan gambaran keterlibatan siswa dan kemajuan pemahaman untuk umpan
balik langsung.
3. Asesmen Akhir
Tujuan: Mengukur pencapaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa setelah
pembelajaran.
Waktu: Aplikasi dan internalisasi (40 menit).
Bentuk Asesmen: Penilaian laporan pengamatan, refleksi tertulis, dan soal numerasi.
Instrumen:
 Penilaian Laporan Pengamatan
o Aspek Dinilai: Kelengkapan, kejelasan, dan kreativitas laporan hasil pengamatan
presentasi kelas
o Teknik: Guru memeriksa laporan tertulis dan menilai presentasi kelompok.
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (10 Skor 3 (7.5 Skor 2 (5 Skor 1 (2.5
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Laporan
Laporan Laporan Laporan
mencakup
Kelengkapan cukup kurang sangat tidak
semua aspek
lengkap lengkap lengkap
pengamatan
Kejelasan Penyampaia Penyampaia Penyampaia Penyampaian
n sangat
n kurang sangat tidak
jelas dan n cukup jelas
jelas jelas
terstruktur
Laporan
disajikan
dengan ide Laporan Laporan Laporan
Kreativitas
kreatif standar monoton asal-asalan
(misalnya,
grafik)
o Total skor maksimal: 30 poin per kelompok.
 Penilaian Refleksi Tertulis
o Aspek Dinilai: Kedalaman refleksi dan relevansi dengan tema.
o Teknik: Siswa menulis refleksi dengan panduan:
 Apa yang saya pelajari tentang Kunci Kerukunan hari ini?
o Rubrik Penilaian:
Skor 4 (5 Skor 3 (3.75 Skor 2 (2.5 Skor 1 (1.25
Kriteria
poin) poin) poin) poin)
Refleksi Refleksi Refleksi
Refleksi
Kedalaman sangat cukup sangat
dangkal
mendalam mendalam dangkal
Refleksi Refleksi
Refleksi Refleksi
Relevansi kurang tidak
sangat relevan cukup relevan
relevan relevan
o Total skor maksimal: 10 poin per siswa.
 Penilaian Soal Numerasi
o Aspek Dinilai: Kemampuan mengolah data
o Teknik: Siswa menjawab di kertas, dikumpulkan setelah selesai.
o Penilaian: Skor 10 poin per soal (total 10 poin).
Output: Guru mengetahui tingkat pencapaian kompetensi untuk menentukan remedial atau
pengayaan.
XIII. Rekapitulasi Penilaian
Jenis Asesmen Instrumen Bobot (%) Skor Maksimal
Asesmen Awal Kuis singkat 10% 30 poin
Asesmen Proses Observasi sikap 15% 15 poin
LKS kelompok 15% 16 poin
Presentasi diskusi 20% 30 poin
Asesmen Akhir Laporan pengamatan 25% 30 poin
Refleksi tertulis 10% 10 poin
Soal numerasi 5% 10 poin
Total 100% 141 poin
Konversi Nilai:
 Nilai akhir = (Total skor siswa / 141) × 100
 Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP): 75
XIV. Tindak Lanjut
1. Berdasarkan Asesmen Awal:
o Jika ≥50% siswa belum memahami konsep Kunci Kerukunan, guru memberikan
penjelasan tambahan selama eksplorasi.
o Jika mayoritas siswa sudah paham, guru memperdalam materi dengan contoh lokal
2. Berdasarkan Asesmen Proses:
o Guru memberikan umpan balik kepada kelompok yang kurang aktif atau memiliki
jawaban kurang tepat.
o Siswa dengan sikap positif diberi penghargaan verbal.
3. Berdasarkan Asesmen Akhir:
o Siswa yang belum mencapai KKTP diberi tugas remedial
o Siswa yang mencapai KKTP diberi tugas pengayaan
XV. Catatan Guru
 Pastikan semua siswa berkontribusi dalam kelompok, terutama siswa pasif.
 Catat siswa yang memerlukan bimbingan tambahan untuk pemahaman atau keterampilan
numerasi.
 Simpan hasil asesmen sebagai dokumentasi evaluasi.
 Hubungkan materi dengan konteks lokal Sangatta, seperti dampak pembakaran bahan bakar
industri.

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)


Mata Pelajaran: ………
Kelas/Semester: …./GANJIL
Tema: Kunci Kerukunan
Alokasi Waktu: 25 menit (bagian diskusi dalam model PEDATI)
Jumlah Siswa: 32 orang (8 kelompok, @4 orang)
Guru:
Sekolah:

I. Kisi-Kisi LKS
No Tujuan Pembelajaran Indikator Jenis Soal Level Kognitif Nomor Soal
1
2
3

II. Lembar Kerja Siswa (LKS)


Petunjuk Umum:
1. Kerjakan LKS ini secara berkelompok (4 orang per kelompok).
2. Diskusikan setiap pertanyaan dengan anggota kelompok sebelum menuliskan jawaban.
3. Tulis jawaban dengan jelas dan rapi di lembar yang disediakan.
4. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
5. Waktu pengerjaan: 25 menit.
Nama Kelompok: ___________________________
Anggota Kelompok:
1.
2.
3.
4.

JAWABLAH PERTANYAAN BERIKUT DENGAN BENAR


1
2
3

Sample assesmen
III. Penilaian

JUMLAH SKOR SISWA X 100


5 X JUMLAH SOAL

Rubrik Penilaian:
Uraian
Kriteria Skor 5 Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Jawaban Jawaban Jawaban Jawaban
Tidak
Kelengkapan sangat cukup kurang sangat
menjawab
lengkap lengkap lengkap kurang
Sebagian Sebagian Banyak Salah
Kebenaran Semua benar
besar benar kecil benar salah semua
Tidak
Kejelasan Sangat jelas Cukup jelas Kurang jelas Tidak jelas
terbaca

IV. Kunci Jawaban LKS

 1
 2
 3

V. Catatan Guru
 Pastikan setiap kelompok berdiskusi secara merata dan dorong siswa pasif untuk
berkontribusi.
 Kumpulkan LKS setelah diskusi untuk dinilai.
 Berikan umpan balik selama presentasi untuk memperbaiki kesalahan konsep,
 Terima jawaban alternatif yang logis untuk soal uraian,
 Dokumentasikan hasil LKS untuk evaluasi kemajuan siswa dan rencanakan remedial atau
pengayaan

KARTU SOAL DAN ANALISIS SOAL


Mata Pelajaran:
Kelas/Semester: ………
Tema: Kunci Kerukunan
Alokasi Waktu: 25 menit (bagian diskusi dalam model PEDATI)
Jumlah Siswa: 32 orang (8 kelompok, @4 orang)
Guru: …………………………………..
Sekolah: …………………………………..

II. Analisis Soal


A. Tujuan Analisis
1. Mengevaluasi kualitas soal berdasarkan tingkat kesulitan, relevansi dengan tujuan
pembelajaran, dan distribusi kompetensi.
2. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan soal untuk memastikan kesesuaian dengan
kebutuhan siswa
3. Memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas soal dalam mengukur
pencapaian pembelajaran mendalam menggunakan model PEDATI.
B. Distribusi Kompetensi dan Level Kognitif
No Soal Kompetensi Dasar Indikator Jenis Soal Level Kognitif Proporsi

Analisis:
 Proporsi Jenis Soal: Seimbang antara literasi (50%) dan numerasi (50%), mendukung
pembelajaran holistik yang mengintegrasikan pemahaman teks dan pengolahan data.
 Level Kognitif:
o C2 (Memahami): 37.5% (A1, A2, C1)
o C3 (Menerapkan): 37.5% (A4, B1, B2)
o C4 (Menganalisis): 25% (A3, C2)
Distribusi ini menunjukkan fokus pada pemahaman dasar dan penerapan, dengan
porsi analisis yang cukup untuk mendorong berpikir kritis.
 Kesesuaian dengan KD: Semua soal relevan dengan Kunci Kerukunan, sesuai dengan RPP.
C. Tingkat Kesulitan
Tingkat kesulitan diestimasi berdasarkan kompleksitas soal dan kemampuan rata-rata siswa
No Tingkat
Alasan
Soal Kesulitan
Sulit Mengukur analisis teks dan solusi kontekstual, memerlukan
1
pemikiran kritis tentang dampak lingkungan dan solusi nyata.
Sulit Mengukur analisis teks dan solusi kontekstual, memerlukan
2
pemikiran kritis tentang dampak lingkungan dan solusi nyata.
Mengukur analisis teks dan solusi kontekstual, memerlukan
3 Sulit
pemikiran kritis tentang dampak lingkungan dan solusi nyata.
Analisis:
 Distribusi Kesulitan Distribusi ini, memungkinkan siswa dengan berbagai kemampuan
untuk menjawab sambil menantang kemampuan analisis.
 Kesesuaian dengan Siswa: Tingkat kesulitan sesuai untuk siswa dengan asumsi mereka telah
memahami materi dari kelas sebelumnya.
D. Relevansi dengan Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran (berdasarkan modul):
3.2 Menganalisis makna, pentingnya, dan upaya memiliki sikap tasāmuh (toleransi),
musāwah (persaamaan derajat), tawasuth (moderat), dan ukhuwwah (persaudaraan)
4.2 Menyajikan hasil analisis tentang makna, pentingnya, dan upaya memiliki sikap tasāmuh
(toleransi), musāwah (persaamaan derajat), tawasuth (moderat), dan ukhuwwah (persaudaraan)
dalam menjaga keutuhan NKRI
Analisis:
 Soal 1, C4 relevan dengan tujuan 1
 Soal 2 C4 relevan dengan tujuan 2
 Soal 3, C4 relevan dengan tujuan 3
E. Kekuatan Soal
1. Keseimbangan Literasi-Numerasi: Soal mencakup keterampilan membaca teks
2. Konteks Lokal: Soal meningkatkan relevansi dengan pengalaman siswa.
3. Variasi Format: uraian dengan memudahkan siswa menganalisis sesuai kemampuan dan
pengalamannya
4. Kejelasan: Instruksi dan opsi jawaban jelas, meminimalkan kebingungan siswa.
5. Tingkat Kognitif Tinggi: mendorong analisis kritis, sesuai dengan pembelajaran mendalam.
F. Kelemahan Soal
1. Kurangnya Soal Sikap: Soal tidak kombinasi
2. Konteks Lokal Terbatas: masih dalam 1 materi
G. Rekomendasi Perbaikan
1. Tambah Aspek Sikap: Sertakan pertanyaan terbuka atau tugas refleksi dalam LKS untuk
mengukur sikap,
2. Perkuat Konteks Lokal: Tambahkan contoh sikap tentang Kunci Kerukunan
3. Integrasi PEDATI: Gunakan hasil LKS untuk diskusi kelompok (tahap diskusi) dan laporan
pengamatan (tahap aplikasi) dalam modul
H. Kesimpulan
Soal dalam LKS memiliki kualitas baik dengan distribusi kompetensi yang seimbang, tingkat
kesulitan yang sesuai, dan relevansi dengan tujuan pembelajaran. Kekuatan utama adalah
keseimbangan literasi-numerasi dan konteks lokal Sangatta. Kelemahan seperti kurangnya aspek
sikap dan soal level tinggi dapat diatasi dengan rekomendasi di atas. Dengan perbaikan, soal ini
dapat lebih efektif mendukung pembelajaran mendalam model PEDATI dan mencapai KKTP (75).

III. Catatan Guru


 Gunakan kartu soal untuk dokumentasi dan evaluasi pembelajaran.
 Simpan hasil analisis untuk merancang soal berikutnya dengan fokus pada kelemahan yang
ditemukan.
 Libatkan siswa dalam diskusi pasca-LKS untuk memperkuat pemahaman dan sikap peduli
lingkungan.
 Dokumentasikan hasil asesmen LKS untuk evaluasi kemajuan siswa.

Anda mungkin juga menyukai