Workshop Sistem Operasi Jaringan Menggunakan Linux
Nama : ……………………………………………………………………
Hari / Tanggal : ……………………………………………………………………
Pemateri : ……………………………………………………………………
Link Download : [Link]
Materi Utama : Administrasi Server Menggunakan Linux Ubuntu Server 22.04 LTS
Sub. Materi : Instalasi Linux Ubuntu Server 22.04 LTS
A. Pendahuluan
Sebelum kita dapat melakukan administrasi terhadap sistem operasi jaringan Linux
Ubuntu Server 22.04 LTS, maka tahapan yang harus dilewati pertama kali adalah
Instalasi. Tahapan instalasi yang kami jelaskan disini menggunakan mode virtualisasi,
dengan bantuan aplikasi Oracle VM VirtualBox dan VM Ware Worsktation. Namun,
penulis dapat memastikan bahwa tahapan – tahapan yang kami bahas pada proses kali
ini, dapat juga digunakan ketika pengguna melakukan instalasi Linux Ubuntu Server
22.04 LTS menggunakan real PC. Hanya saja, jika anda menggunakan real PC terdapat
beberapa persyaratan yang berbeda.
Silahkan anda ikuti tahapan – tahapan dibawah ini, untuk melakukan proses instalasi
Linux Ubuntu Server 22.04 LTS.
B. Persyaratan
Terdapat beberapa persyaratan yang harus anda persiapkan sebelum melakukan instalasi
Linux Ubuntu Server menggunakan mode virtualisai.
Pengguna sudah membuat sebuah virtual mesin menggunakan aplikasi Oracle
VM VirtualBox 7.x atau VM Ware Worsktation pro 17.
Pengguna sudah menambahkan file image atau file ISO, agar dikenali oleh
virtual mesin.
Pengguna sudah melakukan konfigurasi virtual network agar sesuai dengan
topologi yang anda bangun.
Pastikan OS Host atau Komputer Host sudah terhubung dengan jaringan
Internet.
Halaman. 1
C. Langkah Kerja
Tahapan instalasi Linux Ubuntu Server 22.04 LTS, dilakukan dengan mode CLI atau
Teks. Dengan demikian, pengguna hanya dapat menggunakan keyboard selama proses
instalasi berlangsung. Selain itu, tahapan instalasi yang kami jelaskan disini
menggunakan mode virtualisasi, sehingga pengguna tidak perlu merasa kawatir
kehilangan data yang dimilikinya pada hard disk.
Silahkan anda ikuti tahapan – tahapan dibawah ini untuk melakukan instalasi Linux
Ubuntu Server 22.04 LTS, pada virtual mesin yang anda buat menggunakan Oracle VM
VirtualBox ataupun VM Ware Workstation.
1. Tahapan pertama, buka aplikasi jalankan Virtual Mesin yang sudah anda buat
sebelumnya. Apabila konfigurasi yang anda lakukan benar maka pada tahapan
ini, anda akan dibawa masuk kedalam Grub boot loader. Secara default sistem
akan mengarahkan anda ke opsi Try or Install Ubuntu Server, dan secara
otomatis akan menjalankan opsi tersebut setelah 30 detik, atau pengguna dapat
langsung menekan tombol Enter untuk dapat melanjutkan ketahapan
selanjutnya.
2. Tahapan kedua, anda akan diminta untuk menentukan bahasa yang akan
digunakan selama proses instalasi. Bahasa yang anda pilih ini nantinya juga akan
digunakan sebagai bahasa default ketika linux ubuntu server 22.04 LTS selesai
dilakukan instalasi. Sebagai contoh disini kami memilih “bahasa inggris”.
Silahkan pilih bahasa sesuai dengan yang anda inginkan dan tekan tombol Enter
untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Halaman. 2
3. Sistem secara otomatis, akan mendeteksi instaler yang sedang anda gunakan.
Apabila diketemukan terdapat instaler yang lebih baru dari yang anda gunakan,
maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.
Penulis menyarankan untuk melakukan update instaler yang anda gunakan, jika
diketemukan instaler yang baru. Namun, jika tidak diketemukan instaler yang
baru, maka opsi ini tidak akan dimunculkan. Untuk melakukan update instaler
yang anda gunakan silahkan anda pilih opsi Update to the new installer, atau
anda juga dapat tetap menggunakan versi instaler yang anda miliki dengan
Halaman. 3
memilih opsi Continue Without updating, tekan tombol Enter untuk
melanjutkan ketahapan selanjutnya.
Dikarenakan kami memilih untuk melakukan update instaler maka sistem secara
otomatis akan melakukan update. Silahkan anda tunggu hingga tahapan selesai
dilakukan.
4. Selanjutnya sistem meminta anda untuk menentuan layout dan variant dari
keyboard yang anda gunakan. Jika anda tidak mengetahui layout dan variant dari
keyboard yang anda gunakan, silahkan anda pilih menu Identify keyboard.
Apabila anda tinggal di Indonesia, kami menyarankan untuk memilih “English
(US)” pada opsi layout dan variant dari keyboard yang anda gunakan. Jika anda
sudah menentukan layout dan variant keyboad silahkan pilih opsi Done dan
tekan tombol Enter untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
5. Pada tahapan ini, sistem akan meminta konfirmasi anda akan memilih type
instalasi. Silahkan anda pilih saja type instalasi Ubuntu Server. Selain itu, anda
dapat memilih opsi Search for third-party drivers, untuk mencari driver dari
pihak ketiga yang mungkin anda gunakan pada komputer server anda.
Untuk memberikan tanda pada pada opsi tersebut, silahkan anda gunakan
tombol spasi pada keyboard. Jika konfiguasi sudah selesai anda lakukan,
Halaman. 4
silahkan pilih opsi Done dan tekan tombol Enter untuk melanjutkan ketahapan
selanjutnya.
6. Selanjutnya, sistem meminta anda untuk melakukan konfigurasi jaringan. Sesuai
dengan topologi yang sudah kita terapkan, maka secara otomatis Linux Ubuntu
Server 22.04 LTS akan mencari konfigurasi IP Address dan komponennya pada
jaringan yang anda gunakan.
Perhatikan kembali pembahasan topologi yang kita gunakan untuk membahas
praktikum pada workshop ini. Untuk mengingatkan saja, Ubuntu Server 22.04
Halaman. 5
LTS akan terhubung dengan jaringan Internet melalui Virtual adapter 1 atau
dalam kasus ini akan diberikan kode enp0s3. Sedangkan Virtual adapter 2 atau
dalam kasus ini diberikan kode enp0s8, akan terhubung dengan switch dan
didalam switch sudah terdapat komputer client. Pada interface enp0s8 tidak akan
muncul konfigurasi IP Address secara otomatis, karena tidak ada DHCP Server
yang berjalan pada jaringan tersebut.
7. Tahapan selanjutnya, sistem meminta anda untuk menentukan alamat proxy dari
jaringan yang anda gunakan. Secara default, alamat proxy ini tidak perlu anda
lakukan konfigurasi. Namun, jika didalam jaringan yang anda gunakan terdapat
alamat proxy sebelum dapat terkoneksi ke jaringan Internet, maka silahkan
isikan alamat tersebut pada kolom yang sudah disediakan.
8. Pada tahapan ini, wizard meminta anda untuk melakukan konfigurasi terhadap
mirror server yang akan digunakan. Server mirror ini, berfungsi untuk
melakukan update terhadap paket – paket yang ada pada Linux Ubuntu Server
22.04 LTS. Kami tidak akan melakukan konfigurasi mirror untuk tahapan ini,
karena kami akan membahas secara lengkap pada materi yang terpisah.
Halaman. 6
Sistem secara otomatis juga akan melakukan pengecekan terhadap mirror server
yang anda gunakan. Ketika pengecekan terhadap server mirror selesai
dilakukan, pilih opsi Done dan tekan tombol Enter untuk melanjutkan
ketahapan selanjutnya.
9. Pada tahapan ini, anda akan masuk kedalam tahapan pemartisian pada hard disk
yang akan digunakan Linux Ubuntu Server 22.04 LTS. Pada kesempatan kali ini
kami akan menggunakan metode pemartisian otomatis, maka dari itu kami
memilih opsi Use an entire disk, dan kami tidak menggunakan jenis partisi
LVM, maka kami hilangkan tanda silang (x) pada opsi Set up this disk as an
LVM group.
Untuk menghilangkan tanda silang (x) pada konfigurasi diatas, anda dapat
menggunakan tombol spasi yang ada pada keyboard. Jika konfigurasi sudah
selesai anda lakukan, maka pilih opsi Done dan tekan tombol Enter untuk
menyelesaikan proses pemartisian.
10. Sistem akan menampilkan hasil pemartisian yang dilakukan secara otomatis.
Hasil pemartisian ini, tentu sudah sesuai dengan standart pattisi yang dibutuhkan
Halaman. 7
oleh Linux Ubuntu Server 22.04 LTS. Untuk melanjutkan instalasi anda dapat
memilih opsi Done.
11. Sistem akan memberikan konfirmasi, dengan anda milih opsi Continue maka
seluruh data yang anda miliki pada hard disk akan dihapus dan hard disk akan
dilakukan pemformatan. Selain itu, pengguna juga tidak akan dapat kembali
ketahapan sebelumnya. Silahkan pilih opsi Continue untuk melanjutkan
selanjutnya.
12. Selanjutnya sistem meminta anda untuk menentukan profile pengguna dari
Linux Ubuntu Server 22.04 LTS. Harap perhatikan kolom Username dan
password, kedua kombinasi tersebut akan anda gunakan untuk masuk kedalam
Halaman. 8
sistem nantinya. Kata sandi yang anda ketikkan akan di kodekan dengan bintang
– bintang. Sehingga, pastikan anda memasukkan kata sandi dengan benar.
13. Pada tahapan ini, sistem akan mengkonfirmasi kepada pengguna apakah akan
bergabung kedalam Ubuntu Pro ?. Dikarenakan pada tahapan ini kami
melakukan proses pembelajaran, maka kami akan memilih untuk tidak
terhubung ke ubuntu pro.
14. Selanjutnya, sistem akan mengkonfirmasi kepada pengguna, apakah akan
melakukan instalasi paket OpenSSH Server ?. OpenSSH Server sendiri adalah
sebuah paket yang dapat digunakan untuk melakukan remote server (dalam
kasus ini adalah Linux Ubuntu Server 22.04 LTS), melalui jaringan komputer.
Untuk melakukan instalasi paket ini, anda dapat memberikan tanda silang (x)
pada opsi Install OpenSSH Server.
Halaman. 9
15. Perhatikan kembali tahapan ke lima, pada tahapan tersebut anda memberikan
tanda pada opsi Search for third-party drivers. Pada tahapan ini, anda akan
mendapatkan jawaban atas tahapan tersebut. Jika terdapat driver yang memang
harus dilakukan instalasi, driver tersebut akan muncul pada tahapan ini. Jika
tidak, maka pilih saja opsi Continue untuk melanjutkan ketahapan selanjutnya.
16. Selanjutnya anda juga akan ditawarkan beberapa paket yang dapat anda lakukan
instalasi bersamaan dengan melakukan instalasi sistem operasi. Dalam
kesempatan kali ini kami tidak memilih paket aplikasi apapun, karena kami akan
melakukan instalasi nanti ketika sistem Linux Ubuntu Server 22.04 LTS selesai
dilakukan instalasi.
Halaman. 10
17. Sampai dengan tahapan ini, sistem akan melakukan instalasi Linux Ubuntu
Server 22.04 LTS, sesuai dengan opsi – opsi yang sudah anda berikan. Tahapan
ini berjalan secara otomatis, sehingga anda tidak perlu melakukan tindakan
apapun.
18. Setelah proses instalasi selesai maka sistem secara otomatis akan melakukan
update terhadap security sistem. Tahapan ini juga berjalan secara otomatis,
sehingga pengguna tidak perlu melakukan tindakan apapun.
Halaman. 11
19. Setelah proses update terhadap security Linux Ubuntu Server 22.04 LTS selesai
dilakukan, maka anda akan dikonfirmasi. Pilih opsi Reboot Now untuk
melakukan reboot dan mengakhiri proses instalasi.
20. Dipertengahan proses reboot, anda diminta untuk melepaskan media instalasi
yang digunakan. Dikarenakan kita menggunakan Virtual Mesin, maka cukup
dengan menekan tombol Enter untuk melepaskan media instalasi.
21. Setelah proses reboot selesai dilakukan, maka pengguna akan ditampilkan
halaman login pengguna untuk masuk kedalam sistem. Silahkan anda masukkan
kombinasi username dan password yang sudah anda konfigurasi sebelumnya.
Ketika pengguna mengetikkan kata sandi, maka karakter yang anda masukkan
tidaklah dimunculkan. Maka kami menyarankan untuk tetap diketikkan saja
dengan yakin dan hati – hati, serta jika sudah tekan Enter untuk menguji
kombinasi username dan password.
Halaman. 12
22. Jika kombinasi username dan password yang anda masukkan benar, maka anda
akan dibawa masuk kedalam sistem Linux Ubuntu Server 22.04 LTS. Kurang
lebih tampilannya akan tampak seperti pada gambar dibawah ini.
Sampai dengan tahapan ini proses instalasi selesai dilakukan. Pengguna diwajibkan
untuk menghafalkan kombinasi username dan password yang sudah anda lakukan
konfigurasi. Bagaimana jika kombinasi username dan password tersebut anda lupa ?,
jawabnnya sangat mudah, anda tinggal melakukan seluruh proses instalasi kembali dari
tahapan pertama.
D. Catatan Penulis
Dokumen ini dipublikasikan atau dibagikan dengan format pdf. Bagi pengguna yang
ingin mendapatkan dokumen dalam format docx, silahkan email ke penulis di
[Link]@[Link]. Dokumen dalam format docx ditulis menggunakan
aplikasi Microsoft Word 2019. Dokumen juga dapat dilakukan modifikasi, oleh
siapapun.
Halaman. 13
Workshop Sistem Operasi Jaringan Menggunakan Linux
Nama : ……………………………………………………………………
Hari / Tanggal : ……………………………………………………………………
Pemateri : ……………………………………………………………………
Link Download : [Link]
Materi Utama : Administrasi Server Menggunakan Linux Ubuntu Server 22.04 LTS
Sub. Materi : Konfigurasi IP Address Pada Linux Ubuntu Server 22.04 LTS
A. Konsep Dasar IP Address
Salah satu fungsi dari Network Layer pada pemodelan layer OSI adalah untuk
Membantu didalam mendefinisikan alamat komputer didalam sebuah jaringan melalui
antar muka sistem operasi dan aplikasi, pengalaman ini disebut juga dengan IP Address.
Sekarang, pertanyaannya adalah apakah IP address itu ?, untuk menjawabnya kita akan
bahas pada tulisan dibawah ini.
IP Address memiliki banyak sekali definisi, coba saja anda ketikkan “IP Address
adalah” pada mesin pencari google. Maka anda akan mendapatkan banyak sekali
definisi IP address. Namun, dari banyaknya definisi tersebut kita dapat
menyimpulkannya menjadi dua saja.
Pertama IP Address didefinisikan sebagai alamat identifikasi unik yang dimiliki oleh
setiap komputer dan perangkat terhubung lainnya didalam jaringan komputer. IP
Address ini digunakan sebagai penanda dan alamat dari komputer atau perangkat
terhubung yang bersangkutan. Kalimat unik disini memiliki arti bahwa setiap komputer
dan alat terhubung lainnya tidak boleh memiliki alamat yang sama didalam satu jaringan
komputer.
Kedua IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang
menggunakan protokol TCP/IP. IP Address terdiri atas 32 bit (biary digit atau bilangan
duaan) angka biner yang dibagi dalam 4 oket (byte) terdiri dari 8 bit. Setiap bit
mempresentasikan bilangan desimal mulai dari 0 sampai 255.
Berdasarkan kedua definisi diatas daat diambil kesimpulan singkat, bahwa IP Address
adalah alamat yang bersifat unik, dan berfungsi sebagai identitas dari komputer atau
perangkat terhubung didalam jaringan komputer. Selain sebagai identitas IP Address
Halaman. 1
juga memiliki manfaat lain yaitu memudahkan didalam proses routing dan
memudahkan didalam proses komunikasi didalam sebuah jaringan komputer.
Untuk menuliskan IP address kita tidak boleh sembarangan, karena penulisan IP
Address khususnya IPv4 diatur secara internasional. Secara umum IP Address
dituliskan kedalam bentuk desimal (bilangan desimal) dengan pemisah titik (dotted).
Selain itu ada pula yang menuliskan IP address dalam bentuk biner (bilangan biner)
dengan pemisah titik (dotted) disetiap 8bit.
Terkait hal ini, perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa terdapat perbedaan yang
sangat signifikan antara manusia biasa (pengguna komputer dan pengguna jaringan
komputer) dengan komputer (yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak).
Manusia lebih mudah dalam membaca, mengingat dan memahami masukan (input) dan
keluaran (output) dalan bentuk angka desimal (bilangan desimal atau angka desimal
terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9) dan hutuf, sedangkan komputer selalu membaca
inputan apapun dalam bentuk binari (bilangan biner atau binari terdiri dari angka 0 dan
1). Oleh karena itulah, kita lebih sering menuliskan atau mengetahui IP Address
dituliskan kedalam bentuk desimal yang dipisahkan dengan tanda titik (dotted).
Misalnya saja, sebuah komputer A pada Lab. Komputer memiliki IP Address 11000000
. 10101000 . 00000001 . 00000001. Manusia perlu melakukan perhitungan terlebih
dahulu atau mengkonversi bilangan biner diatas menjadi bilangan desimal. Coba, jika
penulisan IP Address diatas diganti menjadi, sebuah komputer A pada Lab. Komputer
memiliki IP Address [Link]. Maka manusia, dengan sangat mudah mengetahuinya
dan tidak perlu melakukan proses konversi. Namun, dengan bantuan sistem operasi,
walaupun pengguna menginputkan kedalam bentuk desimal, secara otomatis komputer
akan menerjemahkannya kedalam bentuk binari.
Jika anda perhatikan contoh diatas, baik penulisan menggunakan binari ataupun
menggunakan desimal harus dipisahkan dengan tanda titik (dotted) untuk setiap 8bit
didalamnya. Artinya ketika sudah dipisahkan akan membentuk 4 buah bagian yang bisa
disebut dengan oktet (1 oktet = 1Byte = 8bit).
B. Mengenal Netplan
Netplan adalah kerangka kerja Ubuntu untuk mengelola jaringan dan semua seluk
beluknya. Ini adalah sejenis lapisan yang mengkomunikasikan perangkat dan sistem
dengan aplikasi apa pun. Dengan demikian, pengguna tidak hanya dapat memiliki
Halaman. 2
manajer jaringan tetapi juga manajer lain seperti systemd-networkd 1. Dengan
menggunakan utilitas netplan kita akan melakukan konfigurasi IP Address pada Linux
Ubuntu Server 22.04 LTS. Terdapat rule penulisan yang harus anda patuhi didalam
melakuka konfigurasi IP Address dengan menggunakan netplan (akan kami bahas pada
sub bab selanjutnya).
Netplan menempatkan file konfigurasinya pada lokasi /etc/netplan/. Sehingga sebelum
anda melakukan konfigurasi, pastikan anda sudah mengetahui nama file konfigurasi
yang diberikan oleh netplan.
Gunakan perintah berikut ini, untuk mengetahui nama file konfigurasi yang diberikan
oleh netplan;
$ ls /etc/netplan/
Sebagai contoh ketika penulis mengetikkan perintah tersebut pada Linux Ubuntu Server
yang kami gunakan, mendapatkan hasil seperti pada gambar dibawah ini;
Berdasarkan hasil yang didapatkan pada percobaan diatas, maka perintah konfigurasi
yang kami miliki bernama “[Link]”. Apakah nama file ini selalau
sama ?, jawabannya tidak. Oleh karena itu, sebelum anda melakukan konfigurasi IP
Address pastikan bahwa anda sudah mengetahui terlebih dahulu apa nama file
konfigurasi yang diberikan oleh netplan.
C. Default Rule Netplan
Seperti yang sudah kami singgung diatas, bahwa didalam melakukan konfigurasi
jaringan dengan menggunakan netplan, anda harus mengetahui bagaimana cara
menuliskan rule tersebut agar dapat dieksekusi oleh netplan. Berikut adalah beberapa
default rule yang harus anda ketahui didalam melakukan konfigurasi jaringan dengan
menggunakan netplan.
1
[Link]
Halaman. 3
• Mengaktifkan DHCP Pada Interface
Gunakan rule berikut ini untuk mengaktifkan konfigurasi DHCP pada interface
jaringan yang anda miliki. Silahkan anda ganti enp0s3 sesuai dengan kode
interface yang diberikan sistem operasi Linux .
# This is the network config written by 'subiquity'
network:
ethernets:
enp0s3:
dhcp4: true
version: 2
• Konfigurasi IP Address Static Pada Interface
Gunakan rule berikut ini untuk melakukan konfigurasi IP Address secara statis
atau manual pada interface jaringan yang anda miliki. Silahkan anda ganti
enp0s3 sesuai dengan kode interface yang diberikan sistem operasi linux.
# This is the network config written by 'subiquity'
network:
ethernets:
ensp0s3:
dhcp4: false
addresses:
- [Link]/24
routes:
- to: default
via: [Link]
nameservers:
addresses:
- [Link]
- [Link]
- [Link]
version: 2
Pada contoh diatas, kami melakukan konfigurasi IP Address statis pada interface
enp0s3, dengan IP Address [Link] dan dengan subnetmask
[Link]. Selain itu, agar dapat terhubung ke jaringan kami memberikan
juga alamat gateway (routes) [Link] dan DNS Server dengan alamat
[Link], [Link], dan [Link].
• Multiple IP Address dalam satu Interface
Gunakan rule berikut ini untuk melakukan konfigurasi multiple IP Address
dalam satu interface jaringan yang anda miliki. Silahkan anda ganti enp0s3
sesuai dengan kode interface yang diberikan sistem operasi linux.
Halaman. 4
# This is the network config written by 'subiquity'
network:
ethernets:
ensp0s3:
dhcp4: false
addresses:
- [Link]/24
- [Link]/24:
Label: “enp0s3:0”
- [Link]/24:
Label: “enp0s3:1”
version: 2
Masih cukup banyak rule konfigurasi yang tidak dapat kami tuliskan disini. Kami disini
hanya menuliskan yang memang diperlukan didalam melakukan konfigurasi server saja.
Untuk mendapatkan informasi lengkap tentang dasar konfigurasi jaringan dengan
menggunakan netplan anda dapat mengunjungi laman
[Link]
Perlu kami berikan catatan didalam melakukan konfigurasi jaringan dengan
menggunakan netplan, anda harus berhati – hati. Karena file konfigurasi netplan sangat
sensitif, misalnya, untuk membuat jarak antar rule anda tidak diizinkan menggunakan
tombol Tab. Untuk membuat jarak antar rule anda dapat menggunakan tombol spasi.
D. Disclaimer
Pada panduan kali ini kami hanya akan memberikan contoh implementasi sesuai dengan
topologi yang sudah kami susun. Jika anda menggunakan topologi anda sendiri, kami
tidak akan bertanggung jawab jika terdapat permasalahan dan gagalnya konfigurasi.
Namun, tidak menutup kemugkinan anda menggunakan topologi yang anda rancang
sendiri. Oleh karena itu, kami berikan penjelasan diatas untuk membantu anda didalam
melakukan konfigurasi.
E. Persyaratan
Untuk melakukan konfigurasi IP Address Pada Linux ubuntu server 22.04 LTS,
pengguna perlu mempersiapkan beberapa persyaratan berikut ini.
Pengguna memiliki kombinasi username dan password yang akan digunakan
untuk masuk kedalam Linux Ubuntu Server 22.04 LTS.
Pengguna memiliki Linux Ubuntu Server 22.04 LTS yang sudah terinstal dan
dapat digunakan dengan baik.
Halaman. 5
Pengguna sudah memiliki topologi yang akan dilakukan konfigurasi, dan sudah
mengimplementasikannya secara fisik pada Linux Ubuntu Server 22.04 LTS.
F. Langkah Kerja
Sebelum penulis menjelaskan bagaimana tahapan – tahapan yang harus dilakukan
didalam melakukan konfigurasi IP Address pada Linux Ubuntu Server 22.04 LTS,
sekali lagi kami sampaikan siapkan terlebih dahulu topologi yang akan anda
implementasikan. Sesuai dengan topologi yang penulis miliki, maka kami akan
menjalankan dua buah konfigurasi IP Address. Pertama kami akan menjalankan
konfigurasi dhcp pada virtual network adapter yang pertama, dan kedua kami akan
menjalankan konfigurasi statis IP Address pada network adapter yang kedua.
Silahkan anda ikuti tahapan – tahapan dibawah ini, untuk melakukan konfigurasi IP
Address pada linux ubuntu server 22.04 LTS.
1. Tahapan pertama, kita harus mengetahui terlebih dahulu kode yang diberikan
oleh Linux Ubuntu Server 22.04 LTS kepada interface jaringan yang kita miliki.
$ ip link show
Berdasarkan perintah diatas, interface yang penulis gunakan diberikan kode
ens33 untuk virtual network adapter satu, dan ens34 untuk virtual network
adapter 2.
2. Tahapan kedua, kita lakukan pengecekan juga untuk nama file yang diberikan
oleh netplan terhadpa konfigurasi jaringan yang kita miliki.
$ ls /etc/netplan
Halaman. 6
Berdasarkan perintah diatas kami diberikan nama “[Link]”
untuk file konfigurasi jaringan.
3. Selanjutnya, kita buka file konfigurasi jaringan tersebut dengan menggunakan
perintah;
$ sudo /etc/netplan/[Link]
Secara otomatis, pengguna akan dibawa masuk kedalam file konfigurasi “00-
[Link]”. Selanjutnya lakukan konfigurasi sesuai dengan topologi
yang sudah anda susun sebelumnya.
# This is the network config written by 'subiquity'
network:
ethernets:
ens33:
dhcp: true
ens34:
dhcp4: false
addresses:
- [Link]/24
version: 2
Karena ens34 hanya akan menjalankan service server yang nantinya akan kita
lakukan konfigurasi, maka kami hanya melakukan konfigurasi dan
subnetmasknya saja.
Jika konfigurasi sudah selesai anda lakukan, maka tahapan selanjutnya adalah
menyimpan konfigurasi tersebut. Dikarenakan kita menggunakan teks editor
nano, untuk melakukan penyimpanan silahkan tekan Ctrl + X, kemudian Y
kemudian Enter.
4. Terakhir, gunakan perintah berikut ini untuk menerapkan konfigurasi ip address
yang baru saja anda lakukan. Pastikan tidak terdapat pesan kesalahan yang
muncul setelah anda mengeksekusi perintah ini.
$ sudo netplan apply
5. Untuk melakukan pengujian, kita akan menggunakan perintah dibawah ini untuk
menampilkan konfigurasi IP Address setiap interface yang kita miliki. Pastikan
anda mendapatkan hasil konfigurasi sesuai dengan yang anda inginkan.
$ ip address show ens33
Halaman. 7
Berdasarkan hasil yang kami dapatkan, penulis mendapatkan IP Address secara
otomatis untuk network adapter 1 (ens33) melalui jaringan [Link]. IP
Address ini, disesuaikan dengan konfigurasi yang ada di jaringan anda masing
– masing.
$ ip address show ens34
Berdasarkan hasil yang kami dapatkan, penulis mendapatkan IP Address
[Link] untuk network adapter 2 (ens34). Hal ini tentunya sudah sesuai
dengan yang kita konfigurasikan pada tahapan diatas.
G. Catatan Penulis
Dokumen ini dipublikasikan atau dibagikan dengan format pdf. Bagi pengguna yang
ingin mendapatkan dokumen dalam format docx, silahkan email ke penulis di
[Link]@[Link]. Dokumen dalam format docx ditulis menggunakan
aplikasi Microsoft Word 2019. Dokumen juga dapat dilakukan modifikasi, oleh
siapapun.
Halaman. 8