100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
23 tayangan3 halaman

Kriteria Ketuntasan Pembelajaran Agama Katolik

Dokumen ini mencantumkan kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas V/C tahun pelajaran 2025/2026. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman tentang diri, lawan jenis, tokoh-tokoh Alkitab, serta nilai-nilai keagamaan dan sosial. Setiap tujuan dinilai berdasarkan tingkat pencapaian yang berbeda, mulai dari 'Mahir' hingga 'Perlu Bimbingan'.

Diunggah oleh

gina.klara06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
23 tayangan3 halaman

Kriteria Ketuntasan Pembelajaran Agama Katolik

Dokumen ini mencantumkan kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas V/C tahun pelajaran 2025/2026. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman tentang diri, lawan jenis, tokoh-tokoh Alkitab, serta nilai-nilai keagamaan dan sosial. Setiap tujuan dinilai berdasarkan tingkat pencapaian yang berbeda, mulai dari 'Mahir' hingga 'Perlu Bimbingan'.

Diunggah oleh

gina.klara06
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KRITERIA KETUNTASAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti


Kelas/Fas : V/C
Tahun Pelajaran : 2025/2026
KKTP
NO Tujuan Pembelajaran
Mahir Cakap Berkembang Perlu
81-100 71-80 61-70 Bimbingan
0-60
1 Peserta didik mampu memahami diri
sebagai Perempuan atau laki-laki
seturut citra Allah, mengembangkan
sikap Syukur dan bertanggung jawab
terhadap dirinya sebagai citra Allah,
dengan saling menghormati sebagai
laki-laki dan Perempuan.
2 Peserta didik mampu memahami lawan
jenis sebagai partner yang
dianugerahkan Allah untuk saling
melengkapi, mampu bersyukur atas
lawan jenis sebagai partner, mampu
bersikap santun terhadap lawan jenis,
dan saling menghormati lawan jenis
sebagai anugerah Allah.
3 Peserta didik mampu memahami lawan
jenis sebagai partner yang
dianugerahkan Allah untuk saling
melengkapi, mampu bersyukur atas
lawan jenis sebagai partner, mampu
bersikap santun terhadap lawan jenis,
dan saling menghormati lawan jenis
sebagai anugerah Allah.
4 Peserta didik mengenal salah satu
tokoh Perjanjian Lama, yaitu Daud
yang dipilih Tuhan untuk menjadi
pemimpin Israel, sehingga mampu
meneladan sikap kepemimpinan Daud
dalam hidup sehari-hari.
5 Peserta didik mengenal salah satu
tokoh Perjanjian Lama, yaitu Salomo,
pemimpin yang bijaksana, sehingga
mampu meneladan sikap
kebijaksanaan Salomo dalam hidup
sehari-hari.
6 Peserta didik mengenal salah satu
tokoh Perjanjian Lama, yaitu Ester
Perempuan pemberani, sehingga
mampu meneladan keberanian Ester
dalam hidup sehari-hari.
7 Peserta didik semakin mengenal Maria
dan Elisabet sebagai tokoh Perjanjian
Baru, sehingga mampu memahami
peran mereka di dalam karya
keselamatan, untuk mewujudkan
imannya dalam kehidupan sehari-hari.
8 Peserta didik mampu memahami dan
meneladan Yesus yang taat kepada
Allah sehingga mampu mewujudkan
imannya dalam kehidupan sehari-hari.
9 Peserta didik mampu memahami Yesus
yang mengajarkan pengampunan dan
memanggil orang berdosa, sehingga
mampu mewujudkan imannya dalam
kehidupan sehari-hari.
10 Peserta didik mampu memahami Yesus
yang menderita, wafat dan bangkit,
sehingga mampu mewujudkan
imannya dalam kehidupan sehari-hari.
11 Peserta didik memahami peran Roh
Kudus sebagai sumber kekuatan yang
meneguhkan hati para rasul, sehingga
terdorong untuk menimba kekuatan
dari-Nya melalui kebiasaan doa serta
bertindak sesuai bimbingan-Nya.
12 Peserta didik semakin mengenal
kehidupan para rasul dan kehidupan
bersama yang dijiwai Roh Kudus,
sehingga terdorong untuk meneladan-
Nya.
13 Peserta didik semakin memahami
tentang Rahmat dan karunia Roh
Kudus di dalam Gereja, sehingga
terdorong untuk melibatkan diri dalam
kehidupan menggereja.
14 Peserta didik memahami peran
lingkungan sebagai ciptaan Tuhan bagi
kehidupan bersama, sehingga
terdorong untuk, melibatkan diri dalam
pelestarian lingkungan.
15 Peserta didik memahami arti penting
kejujuran dalam kehidupan bersama,
sehingga semakin tergerak hatinya
untuk berjuang menegakan kejujuran
Sorong,……………2025

Kepala Sekolah Guru Bidang Studi

FREDRIK SELANNO,[Link] GINA KLARA KARUBUN, [Link]


NIP. 19690715 199305 1002 NIP.199309062021032001

Anda mungkin juga menyukai