0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan42 halaman

Standar Pembuangan Limbah Klinik Rensa

Dokumen ini adalah Standar Teknis Pembuangan Air Limbah untuk Pembangunan Klinik Rensa di Cirebon, yang disusun oleh PT. Rensa Dermatologi Internasional. Tujuannya adalah untuk memenuhi peraturan lingkungan dan memastikan pengelolaan limbah yang baik. Klinik ini menyediakan berbagai layanan kesehatan dan memiliki kapasitas tertentu untuk pengelolaan air limbah.

Diunggah oleh

dudukula78
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan42 halaman

Standar Pembuangan Limbah Klinik Rensa

Dokumen ini adalah Standar Teknis Pembuangan Air Limbah untuk Pembangunan Klinik Rensa di Cirebon, yang disusun oleh PT. Rensa Dermatologi Internasional. Tujuannya adalah untuk memenuhi peraturan lingkungan dan memastikan pengelolaan limbah yang baik. Klinik ini menyediakan berbagai layanan kesehatan dan memiliki kapasitas tertentu untuk pengelolaan air limbah.

Diunggah oleh

dudukula78
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TAHUN 2022

STANDAR TEKNIS PEMBUANGAN


AIR LIMBAH KE BADAN AIR PERMUKAAN

PEMBANGUNAN KLINIK RENSA


Lokasi:
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009
Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan
Kota Cirebon

PEMRAKARSA:
KONSULTAN:
PT. RENSA DERMATOLOGI
CV. PERWIRA KREASINDO
INTERNSIONAL
Standar Teknis Pembuangan Air Limbah Ke Badan Air Permukaan
“Pembangunan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009
Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan segala karunia-Nya
sehingga penyusunan Standar Teknis Pembuangan Air Limbah ke Badan Air Permukaan oleh
[Link] Dermatologi Internasional Kota Cirebon yang berlokasi kegiatan di Jl. Dr. Wahidin
Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009 Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon
Provinsi Jawa Barat. Dokumen ini dibuat untuk memenuhi kewajiban dalam mewujudkan
pembangunan yang berwawasan lingkungan sebagaimana diamantkan dalam Peraturan
Perundang-Undangan.
Dasar Hukum dilaksanakannya penyusunan Standar Teknis Pembuangan Air Limbah
ke Badan Air Permukaan adalah Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penerbitan Persetujuan Teknis
dan Surat Kelayakan Operasional Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan.
Kami menyadari bahwa meskipun telah berusaha maksimal, tetapi kekurangan-
kekurangan masih dapat dijumpai dalam dokumen ini. Dengan ini memohon kiranya
masukan-masukan yang dapat menyempurnakan dokumen guna mengoptimalkan
pelaksanaan teknis di lapangan.
Akhirnya dengan ini disampaikan penghargaan dan terima kasih kepada berbagai
pihak yang telah membantu kelancaran penyusunan dokumen ini, dan semoga upaya
mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan dapat tercapai.

Cirebon, April 2022


PT. Rensa Dermatologi
Internasional Kota Cirebon

Teddy Wijaya, SE

Halaman i
Standar Teknis Pembuangan Air Limbah Ke Badan Air Permukaan
“Pembangunan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009
Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon

Direktur

DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DAFTAR TABEL iii
DAFTAR GAMBAR iv

1. PENDAHULUAN 1
a. Identitas Pemrakarsa 1
b. Penampisan Mandiri 2
2. STANDAR TEKNIS 3
a. Deskripsi Kegiatan 3
1) Jenis dan Kapastitas Klinik 3
2) Jenis dan Jumlah Utilitas Klinik 7
3) Pembangunan Utilitas Klinik 10
a) Proses Utama dan Proses Penunjang Klinik 10
b) Neraca Air 11
c) Fluktuasi atau Konstinuitas Produksi dan Air Limbah 12
d) Lay out Lokasi Masing-Masing Unit Proses 13
e) Baku Mutu Air Limbah 18
f) Rencana Pengelolaan Lingkungan 21
g) Rencana Pemantauan Lingkungan 26
h) Standar Kompetensi Sumber Daya Manusia 32

Halaman ii
Standar Teknis Pembuangan Air Limbah Ke Badan Air Permukaan
“Pembangunan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009
Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon

DAFTAR TABEL

Tabel .1 Jenis Pelayanan dan Tindakan Fasilitas Klinik Rensa 4

Tabel.2 Jenis dan Kapasitas Kegiatan Pembangunan Klinik Rensa 7

Tabel.3 Daftar Bahan Baku dan Bahan Penolong Klinik Rensa 7

Tabel.4 Jenis Penggunaan Lahan Klinik Rensa 10

Tabel.5 Perkiraan Kebutuhan Air Bersih (Tahap Operasional) Per Hari 11

Tabel.6 Baku Mutu Air Limbah Domestik dan Operasional Klinik Rensa 18
Tabel.7 Baku Mutu Air Sungai dan Sejenisnya 19

Tabel.8 Baku Mutu Air Limbah Domestik dan Operasional Klinik Rensa 27

Tabel.9 SOP Tanggap Darurat IPAL 29


Tabel.10 Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pengelolaan dan Pemantauan
Lingkungan 30

Tabel.11 Periode Waktu Uji Coba 32

Halaman iii
Standar Teknis Pembuangan Air Limbah Ke Badan Air Permukaan
“Pembangunan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009
Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon

DAFTAR GAMBAR

Gambar.1 Alur Penerimaan Pasien Klinik Rensa 6


Gambar.2 Diagram Alir Penggunaan Air 12
Gambar.3 Visualisasi Lokasi Kegiatan Pembangunan Klinik Rensa 13

Gambar.4 Lay out Kontur Kawasan Klinik Rensa 14

Gambar.5 Lay Out Siteplan Pembangunan Klinik Rensa 14

Gambar.6 Lay Out Denah Saluran Drainase Grey Water Pada


Pembangunan Klinik Rensa 15
Gambar.7 Lay Out Denah Saluran Drainase Black Water Pada
Pembangunan Klinik Rensa 16

Gambar.8 Lay Out Denah Saluran Drainase Run off Pada Pembangunan
Klinik Rensa 16
Gambar.9 Lay Out IPAL Pada Pembangunan Klinik Rensa 17
Gambar.10 Lay Out Denah IPAL Klinik Rensa 25
Gambar.11 Lay Out Potongan IPAL Klinik Rensa 26

Gambar.12 Struktur Organisasi Sumber Daya Manusia (SDM) 33

Halaman iv
Standar Teknis Pembuangan Air Limbah Ke Badan Air Permukaan
“Pembangunan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009
Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon

LAMPIRAN

1. Hasil Pengujian Laboratorium


2. Dokumentasi Kegiatan
3. Copy Legalitas Perusahaan Dan Legalitas Kegiatan/Usaha

Halaman v
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

STANDAR TEKNIS PEMBUANGAN AIR LIMBAH KE BADAN AIR PERMUKAAN


KEGIATAN PEMBANGUNAN KLINIK RENSA

1. PENDAHULUAN
a. Identitas Pemrakarsa
1. Nama Perusahaan : PT. Rensa Dermatologi Internasional
2. Jenis Usaha : Perdagangan Eceran Kosmetik dan
Barang Farmasi, Klinik Utama
3. Penanggung Jawab : Irene Jessica Angela Soputro
4. Jabatan : Direktur Utama
5. Nomor Induk Berusaha : 9120319240133
6. Status Penanaman Modal : PMDN
7. Alamat Perusahaan : Jl. Casablanca IV BJ III RT.009 RW.016
Kelurahan Kelapa Gading Barat
Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara
8. Nama Kegiatan : Pembangunan Klinik Rensa
9. Lokasi Kegiatan : Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003
RW.009 Kelurahan Sukapura
Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon
10. Luas Lahan
- Luas Terbangun : 583,23 M2
- Luas fasos dan fasum : 195,77 M2
- Total Luas Lahan : 779 M2
11. Satus Lahan : Sertifikat Hak Milik
12. Penanggungjawab : Irene Jessica Angela Soputro
UKL - UPL
13. Alamat : Jl. Casablanca IV BJ III RT.009 RW.016
Kelurahan Kelapa Gading Barat
Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara

Pemrakarsa: 1
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

b. Penapisan Mandiri
Pertanyaan 1 : Apakah air limbah akan dimanfaatkan untuk proses?
Jika,
Ya
Tidak Air limbah tidak akan dimanfaatkan untuk proses, Lanjut Pertanyaan 2

Pertanyaan 2 : apakah air limbah akan dimanfaatkan untuk imbuhan air tanah?
Jika,
Ya
Tidak Tidak, Lanjut Pertanyaan 3

Pertanyaan 3 : Apakah air limbah akan dimanfaatkan untuk imbuhan air tanah
dengan cara diresapkan ke formasi tertentu ?
Jika,
Ya
Tidak Tidak, Lanjut Pertanyaan 4

Pertanyaan 4 : Apakah air limbah akan dibuang ke badan air permukaan?


Jika,
Ya Ya, Air limbah akan dibuang ke badan air permukaan
Tidak

Sehingga dari hasil penapisan mandiri, maka usaha dan/atau kegiatan


Pembangunan Klinik Rensa oleh PT. Rensa Dermatologi Internasional wajib
menyusun Standar Teknis.

Pemrakarsa: 2
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

2. STANDAR TEKNIS
a. Deskripsi Kegiatan
1) Jenis dan Kapasitas Klinik
Fasilitas Pelayanan Kesehatan didirikan untuk menyelenggarakan
kesehatan baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif hal tersebut
tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun
2016 tentang Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Fasilitas Pelayanan Kesehatan
(fasyankes) menyelenggarakan pelayanan kesehatan berupa pelayanan
kesehatan perorangan dan/atau pelayanan kesehatan masyarakat. Fasyankes
terbagi menjadi 3 (tiga) tingkatan pelayanan yang terdiri dari Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama yaitu memberikan pelayanan
kesehatan dasar, Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Kedua yaitu
memberikan pelayanan spesialistik dan Faslitas Pelayanan Kesehatan Tingkat
Ketiga yaitu memberikan pelayanan kesehatan subspesialistik.
Klinik adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar
dan/atau spesialistik. Klinik rensa adalah fasilitas kesehatan yang memberikan
pelayanan medis dengan pelayanan medis dasar dan spesialis kulit dan
kelamin. Klinik rensa menyediakan praktik dokter umum dan spesialis
(spesialis kulit dan kelamin), tindakan perawatan kulit estetika serta layanan
kefarmasian.
Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9
Tahun 2014 tentang Klinik, berdasarkan pelayanannya klinik dibagi menjadi
dua yaitu Klinik Pratama dan Klinik Utama. Definisi klinik pratama yang
dimaksud adalah klinik yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar baik
umum maupun khusus, sedangkan klinik utama yaitu klinik yang
menyelenggarakan pelayanan medik spesialistik atau pelayanan medik dasar
dan spesialistik.

Pemrakarsa: 3
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Pembangunan Klinik Rensa oleh PT. Rensa Dermatologi Internasional


yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009
Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon memiliki luas lahan
779 M2. Berdasarkan klasifikasi klinik, maka Pembangunan Klinik Rensa
termasuk dalam Klinik Utama. Sesuai dengan Surat Keterangan Rencana Kota
(SKRK) No. 650/129/SKRK/DPUTR. (Legalitas PT. Rensa Dermatologi
Internasional).
Kegiatan Pembangunan Klinik Rensa oleh PT. Rensa Dermatologi
Internasional yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003
RW.009 Kelurahan Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon ini memiliki 8
unit Bed Pasien yang berada di ruang prakter, ruang tindakan dan ruang
perawatan dan pelayanan di Klinik Rensa ditujukan untuk semua kalangan.
Adapun rincian jenis Pelayana dan Tindakan yang tersedia di Klinik
Rensa adalah sebagai berikut :
Tabel 1 : Jenis Pelayanan dan Tindakan Fasilitas Klinik Rensa
No Pelayan dan Tindakan Tarif (Rp)
1 Administrasi 30.000
2 Konsultasi Dokter Umum 110.000
3 Konsultasi Dokter Spesialis 170.000
4 Brightening Peel 350.000
5 Acne Shooting Peel 350.000
6 Peptide Skin Booster 800.000
7 PDRN Skin Booster 1.000.000
8 Fotona Laser Treatment A 750.000
9 Fotona Laser Treatment B 1.000.000
10 Fotona Laser Treatment C 1.200.000
11 Fotona Laser Treatment D 1.350.000
12 IPL 600.000
13 Slimming Radiofrequency 750.000
14 Thesera Microthreadlift 1.500.000
15 Mesotherapy Facial Lifting 1.000.000
16 Mesotherapy Slimming 2.000.000
17 Botox Inject 8 Unit 850.000
18 Keloid Injection A 100.000

Pemrakarsa: 4
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

No Pelayan dan Tindakan Tarif (Rp)


19 Keloid Injection B 250.000
20 Vit C Whitening Infusion 350.000
21 Whitening Infusion Plus 700.000
22 Color Clay Mask 150.000
23 Skin Biopsy A 950.000
24 Skin Biopsy B 630.000
25 Platinum Skin Booster 2.500.000
26 Silk Peel Dermalinfusion 900.000
Sumber : PT. Rensa Dermatologi Internasional, 2022

Adapun untuk alur penerimaan pasien atau konsumen Klinik Rensa


adalah sebagai berikut :

Pemrakarsa: 5
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Pasien daftar untuk konsultasi Petugas mendaftarkan pasien dengan identitas


Pasien datang dan keluhan pasien, dan memberikan nomor
dengan dokter umum/spesialis
pendaftaran pada pada pasien

Jika tidak ada rencana Pasien dipersilahkan konsultasi Pasien dipanggil menuju meja perawat
tindakan, pasien diarahkan dengan dokter umum/spesialis untuk dilakukan pemeriksaan
ke kasir untuk pembayaran

Jika direncanakan untuk tindakan, petugas


menjelaskan tariff pelayanan kepada pasien
Pasien ke ruang tindakan untuk
dan diarahkan ke kasir untuk pembayaran
dilakukan treatment

Pembayaran selesai

Pengambilan obat

Pasien pulang

Gambar 1 : Alur Penerimaan Pasien

Pemrakarsa: 6
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

2) Jenis dan Jumlah Utilitas Klinik


Rencana kegiatan Pembangunan Klinik Rensa merupakan Usaha
dan/atau kegiatan yang termasuk dalam jenis klinik Kecantikan dengan bidang
spesialis Kulit (Dermatologi).

Tabel 2 : Jenis dan Kapasitas Kegiatan Pembangunan Klinik Rensa


Luas lahan
Klasifikasi Jumlah
No terbangun Klasifikasi Ruang Lokasi
Lantai Ruang
(M2)
- Ruang
Pendaftaran
- Ruang Tunggu Jl. Dr. Wahidin
- Lobby Sudirohusodo
- Ruang Praktek/ No.17 RT.003
1. Lantai 1 365,77 8 Ruang Konsultasi
RW.009 Kelurahan
- Ruang Farmasi
- Ruang Tindakan Sukapura
- Area Apotek dan Kecamatan
Kasir Kejaksan Kota
- Toilet Cirebon
- Ruang Staff
2. Lantai 2 61 2
- Ruang Perawatan
Sumber : PT. Rensa Dermatologi Internasional, 2022

Penggunaan bahan-bahan yang digunakan pada Kegiatan Operasional


Klinik Rensa terdiri dari bahan baku dan bahan penolong. Adapun penggunaan
bahan baku dan bahan penolongnya adalah sebagai berikut :

Tabel 3 : Daftar Bahan Baku dan Bahan Penolong Klinik Rensa


No Nama Barang Jenis/ Tipe / Merk Jumlah (Unit)
1 Bed Pasien Putih 8
2 Trolley Informa/5 Tingkat 2
3 Lemari Kaca Informa/8 Tingkat 2 Pintu 1
4 Light Head Magnifying Glass Mg101-A 1
5 Sp Dinamis (Laser) Fotona 1

Pemrakarsa: 7
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

No Nama Barang Jenis/ Tipe / Merk Jumlah (Unit)


6 Cryo (Pendingin) Zimmer 1
7 Ups - 3
Ami Aesthetic Innovation &
8 Laser Co2 1
Yosiga
9 Lampu Led Examination Mr-I Electronic Co 1
10 Intense Pulsed Light Viora Trios 1
11 Trolley Ikea/4 Tingkat 1
12 Trolley Krisbow /5 Tingkat 1
13 Allis Tissue Forceps 1cm 4x5 Minor Surgery Set 1
14 Crile Hemost Forceps 14 Cm Str Minor Surgery Set 1
15 Crile Hemost Forceps 14 Cm Cvd Minor Surgery Set 1
16 Dressing Forceps 14,5 Cm Minor Surgery Set 1
17 Dressing Dorceps 20 Cm Minor Surgery Set 1
18 Metzenbaum Scisors 14 Cm Cvd Minor Surgery Set 1
19 Mayo-Hegar Needleholder 14 Cm Minor Surgery Set 1
20 Mayo-Hegar Needleholder 18 Cm Minor Surgery Set 1
21 Mayo Scissors 17 Cm Str Minor Surgery Set 1
22 Metzenbaum Sciors 18 Cm Cvd Minor Surgery Set 1
23 Mosquito Forceps 12,5 Cm Minor Surgery Set 1
24 Operating Scisors 14,5 Cm Str. Sh/Bl Minor Surgery Set 1
25 Richardson Retracor 24 Cm Minor Surgery Set 1
26 Senn-Miller Retractor 17 Cm Minor Surgery Set 1
27 Tissue Forceps 14,5 Cm 1x2 Minor Surgery Set 1
28 Tissue Forceps 20 Cm 1x2 Minor Surgery Set 1
29 Volkmann Retracor 21,5 Cm Minor Surgery Set 1
30 Pen Light General Care 1
31 Baki Tindakan Kecil - 4
32 Baskom Tindakan Kecil - 2
33 Bengkok Medis - 1
34 Baskom Tindakan 24 Cm - 1
35 Pinset Non Medis - 1

Pemrakarsa: 8
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

No Nama Barang Jenis/ Tipe / Merk Jumlah (Unit)


36 Ekstraktor Komedo (Cembung) - 1
37 Ekstraktor Komedo (Jarum) - 1
38 Set Mangkuk Masker 5 Inc Golden Dragon 2
39 Lcd Computer - 4
40 Dermal Infusion Silkpeel 1
41 Cpu - 4
42 Keyboard + Mouse - 4
43 Timbangan Yang Sudah Ditera - 1
44 Mortir - 1
45 Lemari Dan Rak Penyimpanan Obat - 1
46 Lemari Pendingin - 1
Sumber : PT. Rensa Dermatologi Internasional, 2022

Adapun distribusi obat diperoleh dari :


- PT. Dexam Medica
- PT. Interbat
- PT. Kalbe Farma
- PT. Ferron Par Pharmaceuticals
- PT. Derma XP
- PT. Proderma Sukses Mandiri
- PT. Guardian Pharmatama

Sedangkan untuk distribusi Alat Kesehatan (Alkes) diperoleh dari :


- PT. Surgika
- PT. Admiral Blesensa Abadi
- PT. Herca Cipta Derma Perdana

Pemrakarsa: 9
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Tabel 4 : Jenis Penggunaan Lahan Klinik Rensa


No Uraian Luas (M2) Keterangan (%)
A Efektif Terbangun
Lantai 1 170,00 -
Lantai 2 61,00 -
Area Hunian Owner Klinik 413,23 -
Luas (A) 583,23 25,90
B Fasilitas Penunjang dan Utilitas
IPAL dan Area Limbah 18,03 -
RTH 39,87 -
Parkir 72,00 -
Jalan dan Saluran 65,87 -
Luas (B) 195,77 74,10
Luas Keseluruhan (A + B) 779,00 100,00
Sumber : PT. Rensa Dermatologi Internasional, 2022

3) Pembangunan Utilitas Klinik


a) Proses Utama dan Proses Penunjang Klinik
Pembangunan Klinik Rensa yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin
Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009 Kelurahan Sukapura Kecamatan
Kejaksan, Kota Cirebon memiliki luas lahan 779 M2. Klinik Rensa memiliki
fasilitas utama dan penunjang yang diantaranya yaitu:
- Area Pendaftaran
- Area Tunggu
- Lobby
- Ruang Praktek/Ruang Konsultasi
- Ruang Farmasi
- Ruang Tindakan
- Area Apotek dan Kasir
- Toilet

Pemrakarsa: 10
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

- Ruang Staff
- Ruang Perawatan

b) Neraca Air

Total air bersih yang dibutuhkan pada tahap operasional Klinik


Rensa setiap harinya dipenuhi dari air tanah, adapun neraca penggunaan
air pada tahap Operasional klinik rensa adalah sebagai berikut :
Jumlah karyawan Klinik Rensa yaitu sebnayak 7 orang
Untuk siram taman (RTH) dan kebersihan adalah 5 liter/M2 sehingga
untuk luas RTH 39,87 M2 maka dapat diperoleh kebutuhan air untuk
siram taman dan kebersihan adalah 0,005 m3/ m2 x 39,87 m2 = 0,19
m3/hari

Tabel 5 : Perkiraan Kebutuhan Air Bersih (Tahap Operasional) Per Hari


Perkiraan Volume
Volume
No Jenis Kegiatan Pemakaian Kebutuhan Air
(orang/unit)/(m3)/(m2)
(m3/o/hr) Per hari
1. Domestik Karyawan 7 0,05 0,35
2. Ruang Praktek - 0,20 0,20
3. Ruang Farmasi - 0,20 0,20
4. Ruang Tindakan - 0,20 0,20
5. Ruang Perawatan - 0,20 0,20
6. Ruang Staff - 0,20 0,20
7. Toilet - 0,20 0,20
Penyiraman dan cadangan
8. 39,87 0.005 0,19
kebakaran
Jumlah 1,74
Sumber : PT. Rensa Dermatologi Internasional, 2022

Total air bersih yang dibutuhkan sebanyak 1,74 m3/hari yang dipenuhi dari air
tanah seperti pada neraca penggunaan air pada tahap operasional Klinik Rensa adalah
sebagai berikut :

Pemrakarsa: 11
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Domestik
Karyawan
3
(0,35M /hr)

Ruang Praktek
3 Sedot tinja
(0,20 M /hr)

Ruang Farmasi
3
(0,20 M /hr)

Septic Tank
Penyiraman Sumber Air Ruang Tindakan 3
3 (0,43 M /hr)
Taman dan (Air (0,20 M /hr) IPAL
Cadangan Tanah/ (1,31
3
Kebakaran Sumur) M /hr)
(Q = 0,19 (Q = 1,74 Ruang Perawatan
3
M /hr)
3
M /hr) 3 Grey Water
(0,20 M /hr)
Klinik

Ruang Staff
3
(0,20 M /hr)

Badan Air
Toilet Permukaan
3
(0,20 M /hr) (Drainase)

Penyiraman
3
(0,19 M /hr)

Gambar 2 : Diagram Alir Penggunaan Air

c) Fluktuasi atau Konstinuitas Produksi dan Air Limbah


Karakteristik limbah cair dapat digolongkan pada karakteristik fisik, kimia
dan biologi. Parameter fisik, kimia dan biologi berguna untuk mengetahui
keadaan lingkungan dalam menentukan karakteristik air limbah, sehingga
keterjagaannya dalam pengolahan air limbah untuk menjadi baik. Hasil dan nilai
dari pengujian tergantung pada metode sampling dan teknis dalam pengujian.
Karakteristik air limbah domestik dapat dibagi menjadi karakteristik fisika, kimia

Pemrakarsa: 12
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

dan biologi. Indikasi pencemaran air dapat dilihat dari timbulkan endapan, koloid
dan bahan terlarut dalam bentuk padatan. Pada kegiatan Pembangunan Klinik
Rensa untuk pembuangan air limbah yaitu berasal dari air limbah kegiatan
domestik Klinik yang masuk dalam drainase. Limbah yang dihasilkan setiap
harinya dari kegiatan tersebut yaitu 1,31 M3/hari.

d) Lay Out Lokasi Masing – Masing Unit Proses


(1) Lokasi Masing – Masing Unit Proses atau Kerja Terutama Unit Kerja yang
Menghasilkan Air Limbah (Sumber Limbah) dan Saluran Drainase
Lokasi kegiatan Pembangunan Klinik Rensa secara administratif
terletak di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.17 RT.003 RW.009 Kelurahan
Sukapura Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon. Berikut adalah lay out
visualisasi kegiatan Pembangunan Klinik Rensa:

Gambar 3 : Visualisasi Lokasi Kegiatan Pembangunan Klinik Rensa

Pemrakarsa: 13
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Gambar 4 : Lay Out Kontur Kawasan Klinik Rensa

Gambar 5 : Lay Out Siteplan Klinik Rensa

Pemrakarsa: 14
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Adapun lokasi unit proses terutama unit kerja yang menghasilkan Air Limbah
(sumber Air Limbah) dari kegiatan Operasional Klinik Rensa adalah sebagai berikut :

Gambar 6 : Lay Out Denah Saluran Drainase Grey Water Pada Pembangunan
Klinik Rensa

Pemrakarsa: 15
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Gambar 7 : Lay Out Denah Saluran Drainase Black Water Pada Pembangunan Klinik Rensa

Gambar 8 : Lay Out Denah Saluran Drainase Run off Pada Pembangunan
Klinik Rensa

Pemrakarsa: 16
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

(2) Layout Instalasi Pengolahan Air Limbah Serta Lokasi Pembuangan Air
Limbah (IPAL)
Letak Koordinat Titik lay out IPAL pada kegiatan Pembangunan
Klinik Rensa adalah sebagai berikut dengan koordinat 6°42'12.94"S-
108°33'5.39"E dan kemiringan saluran yaitu ±2% dari permukaan
tanah atau tapak kegiatan dengan kapasitas IPAL yaitu ±12 M3.
Adapun untuk Outfall pada Klinik Rensa berada pada 6°42'12.95"S-
108°33'4.94"E. Untuk Pemeliharaan IPAL dilakukan 2 (dua) kali dalam
setahun.

Gambar 9 : Lay Out IPAL Pada Pembangunan Klinik Rensa

(3) Pembuangan Air Limbah ke Badan Air Permukaan


Volume air limbah yang dibuang ke badan air permukaan pada
kegiatan Pembangunan Klinik Rensa yaitu 1,31 m3/hari.

Pemrakarsa: 17
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

e) Baku Mutu Air Limbah


Baku Mutu yang digunakan adalah baku mutu air limbah domestik
sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia
No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik. Adapun baku
mutu pada kegiatan Klinik Rensa adalah sebagai berikut :

Tabel 6 : Baku Mutu Air Limbah Domestik dan Operasional Klinik Rensa

Konsentrasi Paling Tinggi


Parameter Nilai Satuan

Fisika

Suhu 38 C

Zat Padat Terlarut 2.000 Mg/L

Zat Padat 200 Mg/L

Kimia

pH 6-9 Mg/L
BOD 30 Mg/L
COD 100 Mg/L

TSS 30 Mg/L

Amoniak 10 Mg/L

Minyak & Lemak 5 Mg/L

Total Coliform 3.000 (jumlah/100 ml)

Debit 100 L/orang/Hari


Sumber : Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 68, 2016

Sedangkan baku mutu untuk pembuangan air limbah ke badan air


permukaan sesuai dengan lampiran VI PP 22 Tahun 2021 tentang baku mutu
air sungai dan sejenisnya kelas 2 adalah sebagai berikut :

Pemrakarsa: 18
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Tabel 7 : Baku Mutu Air Sungai dan Sejenisnya

Kelas Sungai 2
Parameter Nilai Satuan

Temperatur Dev 3 C

Padatan Terlarut Total (TDS) 1.000 Mg/L


Padatan Tersuspensi Total
50 Mg/L
(TSS)
Warna 50 Pt-Co Unit

pH 6-9

BOD 3 Mg/L

COD 25 Mg/L

DO 4 Mg/L

Sulfat 300 Mg/L

Klorida 300 Mg/L

Nitrat 10 Mg/L

Nitrit 0.06 Mg/L

Amoniak 0.2 Mg/L

Total Nitrogen 15 Mg/L

Total Fosfat 0.2 Mg/L

Flourida 1.5 Mg/L

Belerang sebagai H2S 0.002 Mg/L

Sianida 0.02 Mg/L

Klorin Bebas 0.03 Mg/L

Barium - Mg/L

Boron 1 Mg/L

Merkuri 0.002 Mg/L

Arsen 0.05 Mg/L

Selenium 0.05 Mg/L

Pemrakarsa: 19
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Kelas Sungai 2
Parameter Nilai Satuan

Besi - Mg/L

Kadmium 0.01 Mg/L

Kobalt 0.2 Mg/L

Mangan - Mg/L

Nikel 0.05 Mg/L

Seng 0.05 Mg/L

Tembaga 0.02 Mg/L

Timbal 0.03 Mg/L

Kromium Heksavalen 0.05 Mg/L

Minyak dan Lemak 1 Mg/L

Deterjen Total 0.2 Mg/L

Fenol 0.01 Mg/L

Aldrin/Dieldrin - Mg/L

BHC 210 Mg/L

Chlordane - Mg/L

DDT 2 Mg/L

Endrin 4 Mg/L

Heptachior - Mg/L

Lindane - Mg/L

Methoxychlor - Mg/L

Toxapan - Mg/L

Fecal Coliform 1.000 MPN/100 ml

Total Coliform 5000 MPN/100 ml

Sampah nihil

Radioaktvitas

Pemrakarsa: 20
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Kelas Sungai 2
Parameter Nilai Satuan

- Gross A 0.1 Bq/L

- Gross B 1 Bq/L

f) Rencana Pengelolaan Lingkungan


(1) Sistem Pengelolaan dan Kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah
Kapasitas ditentukan berdasarkan debit dan mutu air limbah
yang akan diolah (inlet) untuk mendapatkan target Baku Mutu Air
Limbah yang akan dicapai. Limbah cair yang dihasilkan dari operasional
Pembangunan Klinik Rensa adalah 1,31 M3/hari.
Sistem IPAL pada Kawasan Pembangunan Klinik Rensa
menggunakan sistem Biofilter Aeron Anaerob, menggunakan bentuk
saluran air limbah menuju badan air permukaan dengan pipa PVC 4”,
yang terdiri dari unit biologi anerob dengan ukuran :
- Bak grease trap : 0,50 m x 1,30 m
- Bak ekualisasi : 0,80 m x 1,08 m
- Bak pengendap : 3,60 m x 1,08 m
- Bak anaerob : 3,60 m x 1,08 m
- Bak Aerob : 3,60 m x 1,08 m
- Bak control : 0,25 m x 0,25 m
- Bak penampungan : 1,50 m x 0,75 m
- Bak pre treatment : 0,80 m x 0,75 m
- Bak disinfektan :0,80 m x 0,60 m

Adapun detail ipal Klinik Rensa seperti pada uraian berikut :

Pemrakarsa: 21
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Berikut ini kriteria desain yang digunakan:


Dimensi Bak :
- Panjang Efektif cm
- Lebar Efektif cm
- Kedalaman Efektif cm
- Tinggi Ruang bebas cm
- Volume efektif m3
Waktu tinggal rata-rata 1,5 hari
Diameter inlet/outlet 4 inch
Volume media Biofilter m3
a. Bak grease trap
b. Bak ekualisasi
c. Bak pengendapan awal
d. Bak anaerob
Nama unit proses e. Bak aerob
f. Bak control
g. Bak pengendapan akhir
h. Bak pre treatment
i. Bak disinfektan
Pasangan Batubata, beton
Bahan pondasi
bertulang
Blower Blower aerator 60 (60 liter/menit)
Pompa sirkulasi 25 watt

e. Alur Proses dan Layout IPAL


1. Alur proses teknologi pengolahan Air Limbah yang dipilih dari
pretreatment sampai dengan pengolahan air limbah.

(1) Bak Screening / Grease Trap


Bak screening dan grease trap ini berfungsi untuk menyaring
kotoran dan lemak agar ketika masuk ke bak equalisasi, lemak dapat
disisihkan dan tidak mengganggu kinerja pompa pada bak equalisasi.

Pemrakarsa: 22
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

(2) Bak Equalisasi


Jumlah air limbah maupun konsentrasi polutan organic sangat
berfluktuasi, hal ini dapat menyebabkan proses pengolahan air limbah
tidak dapat berjalan dengan sempurna. Untuk mengatasi hal tersebut
yang paling mudah adalah melengkapi unit bak equalisasi. Bak
equalisasi ini untuk berfungsi untuk mengatur debit air limbah yang
akan diolah serta untuk menyeragamkan konsentrasi zat pencemarnya
agar homogeny dan proses pengolahan air limbah dapat berjalan
dengan stabil. Dari bak equalisasi dipompa menuju bak anaerob aerob.

(3) Bak Anaerob


Dengan menggunakan bak anaerob, polutan organic yang ada
di dalam air limbah akan terurai menjadi gas karbon dioksida dan
methan tanpa menggunakan energy/blower udara. Kumpulan
mikroorganisme, umumnya bakteri, terlibat dalam transformasi
senyawa komplek organic menjadi metan. Bak anaerob dilengkapi
media filter honey comb yang terdiri dari 3 kompartemen.
Pada permukaan media filter akan tumbuh lapisan film
mikroorganisme. Mikroorganisme inilah yang akan menguraikan zat
organic yang belum sempat terurai pada bak pengendap.
Proses Degradasi Polutant Organic oleh Anaerobic Filter
Cara kerja anaerobic filter dalam mendegradasi pollutan organic
adalah melalui lapisan biofilm yang tumbuh pada permukaan media
filter. Lapisan Biofilm merupakan kumpulan mukroorganisme yang
berfungsi mendegradasi pollutan organic pada anaerob filter.
Kumpulan mikroorganisme, umumnya bakteri, terlibat dalam
transformasi senyawa komplek organic menjadi metan. Keseluruhan
reaksi pada anaerob filter dapat digambarkan sebagai berikut
(Polprasert,1989) :
Senyawa Organik → CH4 + CO2 + H2 + NH3 + H2S.

Pemrakarsa: 23
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

(4) Bak Aerasi


Air limpasan dari reactor anaerob filter dialirkan ke bak aerasi. Air
hasil pengolahan anaerobic diperkirakan masih mengandung amoniak
dan phospat, untuk mereduksinya dipilih unit pengolahan secara
aerasi. Bak aerasi ini memiliki 3 kompartemen, dimana 2
kompartemen dilengkapi dengan media filter, dan 1 tidak karena berisi
pompa untuk sirkulasi. Tangki aerasi terdapat hempasan udara dari
blower.

Proses Penghilangan Zat Organik pada Biofilter Aerob


Zat organic dapat disisihkan secara biologi yang tergantung dari
jumlah oksigen terlarut, jenis mikroorganisme dan jumlah zat
pengurai. Adanya O2 menyebabkan proses oksidasi aerob dapat
berlangsung, bahan-bahan organic akan dirubah menjadi produk akhir
yang relative stabil dan sisanya akan disintesis menjadi mikroba baru.
Senyawa Organik + O2 → CO2 + H2O + Sel-sel baru + Energi Mikroba

(5) Bak Pengendap akhir


Berfungsi mengendapkan TSS yang tersisa setelah dilakukan
pengijeksian blower ke air limbah. Selanjutnya masuk ke bak
desinfektan untuk dilakukan proses disinfektan dengan menggunakan
tablet klorin sebanyak ± 8 tablet untuk dimensi bak ±12 M2.

(6) kolam Penampung Akhir


Berupa kolam indikasi kualitas effluent dimana air limbah yang akan
dibuang ke lingkungan telah memenuhi Baku Mutu Lingkungan.

Pengelolaan Lumpur Dan/Atau Gas yang Dihasilkan


Bagian ini menguraikan rencana pengelolaan lumpur dan/atau gas
yang dihasilkan dari proses pengolahan air limbah. Lumpur yang

Pemrakarsa: 24
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

dihasilkan dari kegiatan pengolahan air limbah di Klinik Rensa dikelola


dengan cara dilakukan pengerukan rutin setiap 1 tahun sekali. Lumpur
hasil perngolahan akan diserahkan ke pihak ke-3 berizin.

Gambar 10 : Lay Out Denah IPAL Klinik Rensa

Pemrakarsa: 25
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Gambar 11 : Lay Out Potongan IPAL Klinik Rensa

f. Pembuangan Air Limbah ke Badan Air Permukaan

Volume air limbah yang dibuang ke badan air permukaan


(drainase) pada kegiatan Pembangunan Klinik Rensa yaitu 1,31
m3/hari.

g) Rencana Pemantauan Lingkungan


(1) Titik Penaatan (Outlet)
Titik penaatan untuk kegiatan pemantauan di instalasi
Pengolahan Air Limbah domestik berjumlah 1 titik yang terletak di pipa
outlet IPAL domestik dengan Koordinat 6°42'12.95"S-108°33'4.94"E
dan titik pemantauan badan air permukaan (upstream) 6°42'12.12"S-
108°33'4.76"E dan (downstream) 6°42'12.85"S-108°33'4.72"E.

Pemrakarsa: 26
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Adapun layout titik pemantauan air limbah adalah sebagai


berikut:
(2) Mutu Air Limbah
(a) Mutu Air Limbah yang Wajib di Pantau
Baku Mutu yang digunakan adalah baku mutu air limbah
domestik sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah
Domestik. Adapun baku mutu pada kegiatan domestik dan
operasional Pembangunan Klinik Rensa adalah sebagai berikut:

Tabel 8 : Baku Mutu Air Limbah Domestik dan Operasional


Klinik Rensa

Konsentrasi Paling Tinggi


Parameter Nilai Satuan

Fisika

Suhu 38 C

Zat Padat Terlarut 2.000 Mg/L

Zat Padat 200 Mg/L

Kimia

pH 6-9 Mg/L
BOD 30 Mg/L
COD 100 Mg/L

TSS 30 Mg/L

Amoniak 10 Mg/L

Minyak & Lemak 5 Mg/L

Total Coliform 3.000 (jumlah/100 ml)

Debit 100 L/orang/Hari


Sumber : Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 68 Tahun 2016

Pemrakarsa: 27
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

(b) Metode Pengambilan Contoh Uji


Baku mutu yang digunakan untuk pemantauan pada air
limbah dari outlet IPAL adalah baku mutu air limbah domestik
sesuai dengan Permenlhk No. 68 Tahun 2016. tentang BMAL
domestik.

(c) Frekuensi Pemantauan


Pemantauan mutu air limbah dan mutu air pada badan air
permukaan dilakukan setiap 6 bulan sekali (per semester). Untuk
pemantauan air harus mewakili periode musim kering dan musim
basah (Hujan), atau paling sedikit 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun.

(3) Sistem Penanggulangan Keadaan Darurat


Sistem penanggulangan keandaan darurat untuk Pengendalian
Perencanaan Air, antara lain :
a. Penanggung jawab dari semua kegiatan di Pembangunan Klinik
Rensa adalah PT. Rensa Dermatologi Internasional. Sedangkan
untuk kegiatan di lokasi ditunjuk satu orang pengawas yang
bertanggungjawab. Penanganan IPAL berada dibawah wewenang
pengawas yang akan dibantu satu orang yang ditunjuk oleh PT.
Rensa Dermatologi Internasional.
b. Uraian tentang rencana dan prosedur tanggap darurat termasuk
uraian detil peralatan dan lokasi, prosedur pelatihan, prosedur
peringatan dan system komunikasi. Semua kegiatan dan unit kerja
pada Pembangunan Klinik Rensa akan melalui pelatihan dan Job
Desk yang tertulis.

Pemrakarsa: 28
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Tabel 9 : SOP Tanggap Darurat IPAL


PT. Rensa Dermatologi SOP Tanggap Darurat IPAL
Internasional
Tanggal terbit : Halaman 1/1 Ditetapkan oleh :

Pengertian Suatu kejadian, kondisi atau peristiwa yang akan membahayakan


kesehatan/keselamatan karyawan dan atau mengganggu keberlangsungan
operasional kerja, dimana bila terjadi keadaan darurat tersebut harus dilakukan
tindakan pengendalian dan penanggulangan sesegera mungkin.

Tujuan Untuk mengatur tata cara melaksanakan kesiagaan tanggapan dalam

mencegah, mengendalikan, menanggulangi, dan mengevaluasi

terulangnya kembali suatu keadaan darurat.

Prosedur 1. Apabila hasil analisa air limbah melebihi Standar Baku Mutu, maka :
a. Periksa air limbah yang masuk ke IPAL. Lakukan penanganan sesuai
penyimpangan yang ditemukan.
b. Periksa proses yang berlangsung di IPAL. Lakukan penanganan sesuai
penyimpangan yang ditemukan.
c. Periksa seluruh mesin dan peralatan IPAL. Lakukan penanganan sesuai
penyimpangan yang ditemukan.
d. Melakukan penutupan outlet saluran IPAL.
e. Melakukan penghentian sementara proses produksi.
2. Apabila aliran listrik utama di IPAL padam lebih dari 2 jam: segera hubungi
teknisi UPS untuk segera mengecek.
3. Apabila terjadi kebocoran/keretakan tabung/kolam di IPAL, proses IPAL
dihentikan seentara. Selanjutnya melakukan pemeriksaan dan perbaikan setelah
kondisi dinilai aman.
4. Apabila terjadi kecelakaan tersebut ke kolam/bak di IPAL segera bawa ke UGD
untuk dilakukan pertolongan pertama
karakteristik Air Limbah Domestik

Unit Terkait - Kesehatan Lingkungan/Sanitasi


- Unit Pemeliharaan Sarana

Pemrakarsa: 29
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

(4) Internalisasi Biaya Lingkungan


Bagian ini menjelaskan prosentasi biaya rencana pengelolaan
dan pemantauan lingkungan terutama pengendalian Pencemaran Air
terhadap investasi Usaha dan/atau Kegiatan. Biaya tersebut antara
lain:
- Biaya Pembangunan Konstruksi IPAL,
- Biaya Pengoperasian dann Pemeliharaan,
- Biaya Tanggap Darurat,
- Biaya Pengembangan Teknologi dan Pengembangan Sumber Daya
Manusia.

Tabel 10 : Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan


Harga Satuan Jumlah Harga Persentase
No. Uraian Volume Satuan
(Rp) (Rp) (%)

A. Biaya Perencanaan (Desain, Analisis Gambar) dan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi IPAL

Jasa Konsultan
- 1 Paket 35.000.000 35.000.000 -
(Arsitektur/Lingkungan)

Sub Total (A) 35.000.000 13,02

B. Biaya Konstruksi IPAL

- Struktur Kolam IPAL 1,00 Ls 83.691.500 83.691.500 -


Pekerjaan Plumbing &
- 1,00 Ls 35.650.000 35.650.000 -
Conection
- Pekerjaan Filtrasi 1,00 Ls 27.784.000 27.784.000 -
Sub Total (B) 147.125.500 55,26

C. Biaya Laboratorium
Analisa Air Limbah (21
- 1 Titik 3.905.000 3.905.000 -
Parameter) pada Outlet
Analisa Air Limbah (21
- 1 Titik 3.905.000 3.905.000 -
Parameter) pada Outfall
Analisa Air Limbah (21
- Parameter) pada Kolam 1 Titik 3.905.000 3.905.000 -
Resapan
Akomodasi Operator
- Laboratorium Kualitas 1 Hari 850.000 850.000 -
Lingkungan

Sub Total (C) 12.565.000 4,69

D. Biaya Operasi dan Pemeliharaan (OP) IPAL

Pemrakarsa: 30
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Harga Satuan Jumlah Harga Persentase


No. Uraian Volume Satuan
(Rp) (Rp) (%)
Maintenance Rutin/Berkala
- per 3 Bulan (dalam 1 1 Tahun 44.156.000 44.156.000 -
tahun)

Sub Total (D) 44.156.000 16,55

E. Estimasi Biaya Tanggap Darurat

Cadangan Operasional
1 Ls 27.950.000 27.950.000 -
Biaya Tanggap Darurat
Sub Total (E) 27.950.000 10,48
Jumlah Total Biaya (A+B+C+D+E) 266.796.500 100,00

Terbilang : Dua Ratus Enam Puluh Enam Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Lima Ratus Rupiah

(5) Periode Waktu Uji Coba


Bagian ini menguraikan jadwal pembangunan instalasi pengolahan Air
Limbah dan periode waktu uji coba sistem pengolahan Air Limbah. Waktu uji
coba dilakukan setelah masa konstruksi sudah selesai yaitu sekitar 2-3 bulan
setelah masa konstruksi.
Adapun mengenai jadwal pembangunan instalasi pengolahan Air
Limbah dan periode waktu uji coba sistem pengolahan Air Limbah seperti
berikut :

Pemrakarsa: 31
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Tabel 11 : Periode Waktu Uji Coba


TI ME SCH ED U LL E P EL AKSAN AAN P EKER JAAN I P AL (KON TR UKSI , OP ER ASI ON AL D AN P EMEL I H AR AAN ) KL I N I K R EN SA

JAN GK A W AK T U PE LAK SAAN PE K E RJAAN

NO URAIAN P E KE RJAAN VOL S AT BOBOT BULAN K E -1 BULAN K E -2 BULAN K E-3 KETERANGAN

MINGGU KE-1 MINGGU KE-2 MINGGU KE-3 MINGGU KE-4 MINGGU KE-5 MINGGU KE-6 MINGGU KE-7 MINGGU KE-8 MINGGU KE-9 MINGGU KE-10 MINGGU KE-11 MINGGU KE-12

I P E K ERJAAN P E RS IAP AN

1 Mobilisasi dan Mobilisasi Material IPAL 360,00 M1 6,89 2,04 4,85 100
2 Pemasangan Bouwplank 252,00 M1 0,46 0,46

SUB T OTAL ( I) 7, 35

II P E K ERJAAN GALIAN

1 Pek. Bongkaran Lantai Area IPAL 1,00 Ls 7,27 7,27


Pek. Galian Pipa Inlet PVC 4" (dari Floor Drain ke
2 127,50 M3 7,46 7,46 75
Kolam IPAL)
3 Pek. Galian Kolam IPAL 3,00 M3 0,15 0,15

4 Pek. Urugan Kembali 1,33 M3 0,04 0,04

SUB T OT AL ( II) 14,92

III P E K ERJAAN S T RUK T UR K OLAM IP AL

1 Pas. Pondasi Batu Belah (Pondasi 3 Unit Kolam) 16,00 M3 8,05 8,05

2 Pas. Dinding Kolam Ekualisasi/Penampungan 7,50 M2 0,50 0,50

3 Pas. Dinding Kolam Sedimentasi 7,50 M2 0,50 0,50

4 Pas. Dinding Kolam (Bak Hasil Proses) 7,50 M2 0,50 0,50

5 Pas. Buis Beton 30 cm (Bak Sedimentasi) 1,00 Buah 0,05 0,05

6 Pas. Bak Rumah Pompa (50 x 50 x 50) 1,00 M2 0,07 0,07 50


7 Plesteran Dinding Kolam (3 Unit) 22,50 M2 1,48 1,48

S UB T OT AL ( III) 11, 14

IV P E K ERJAAN P LUMBIN G

1 Pek. Plumbing Pipa 4" + Conection 120,00 M1 4,44 0,45 1,03 2,36 0,60

2 Pasangan Pompa Transfer 1,00 Set 22,57 22,57


S UB T OT AL ( IV) 27, 01

V P E K ERJAAN F ILT RAS I

1 Pengadaan & Pemasangan Filter IPAL 1,00 Unit 39,58 39,58 0


SUB T OT AL ( V) 39, 58

JUMLAH T OT AL ( I + II + III + IV + V ) 100, 00

RE N CAN A K UMULAT IF 17,23 13,09 1,61 1,93 1, 03 2,36 0, 60 0,00 0, 00 0,00 22,57 39, 58
RE ALIS ASI K UMULAT IF 17,23 30,32 31, 93 33,86 34, 89 37,25 37, 85 37,85 37, 85 37,85 60,43 100, 01

Catatan :
- Operasional dan Pemeliharaan (OP) IPAL dilaksanakan selama masa operasional Klinik Rensa

- Pemeliharaan (Maintenance & Treatment IPAL) dilakukan secara rutin/berkala yaitu setiap 3 bulan yang dilakukan oleh Tim Maintenance IPAL Klinik Rensa yang bertanggung jawab kepada Manajemen

CIREBON, 24 MEI 2022


PT. RENSA DERMATOLOGI INTERNASIONAL

h) Standar Kompetensi Sumber Daya Manusia


(1) Struktur Organisasi
PT. Rensa Dermatologi Internasional sebagai pemilik dan
penanggung jawab semua kegiatan di Pembangunan . Sedangkan
untuk kegiatan di lokasi ditunjuk satu orang pengawas yang
bertanggungjawab terhadap karyawan bagian umum. Penanganan
IPAL berada dibawah wewenang pengawas yang akan dibantu satu
orang yang ditunjuk dari bagian umum.

Pemrakarsa: 32
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

PT. Rensa Dermatologi


Internasional

Petugas Pengawas

Petugas Bagian Umum

Penanggung jawab Pengendalian Penanggung jawab operasional


Pencemaran Air pengolahan air limbah

Gambar 12 : Struktur Organisasi Sumber Daya Manusia (SDM)

(2) Sumber Daya Manusia


Bagian ini menguraikan persyaratan yang harus dipenuhi
penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan 1 (satu) tahun setelah
diterbitkannya SLO, yaitu ketersediaan :
1. Penanggung jawab Pengendalian Pencemaran Air
2. Penanggung jawab operasional pengolahan air limbah dan/atau
3. Kompetensi Lainnya sesuai kebutuhan
PT. Rensa Dermatologi Internasional sebagai pemilik dan
penanggung jawab seluruh kegiatan di Pembangunan Klinik Rensa
akan menyediakan Sumber Daya Manusia yang terdiri dari Penanggung
jawab Pengendalian Pencemaran Air, Penanggung jawab operasional
pengolahan air limbah dan/atau bagian Kompetensi Lainnya yang
sesuai dengan kebutuhan.

3. Sistem Manajemen Lingkungan


Sistem manajemen lingkungan disesuaikan dengan kompleksitas Usaha
dan/atau kegiatannya. Muatan sistem manajemen lingkungan sebagaimana
tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari

Pemrakarsa: 33
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 5


Tahun 2021.

Sistem Manajemen Lingkungan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:


1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
3. Pemeriksaan
4. Tindakan

Rincian tahapan penyusunan sistem manajemen lingkungan pada Klinik


Rensa adalah sebagai berikut:
1. Perencanaan :
a. PT. Rensa Dermatologi Internasional akan menentukan lingkup dalam
kawasan Klinik Rensa dan akan menerapkan sistem manajemen
lingkungan terkait pengendalian Pencemaran Air limah yang berasal dari
kegiatan domestik Klinik Rensa serta dilakukan juga paya pengendalian
pecemarannya
b. Menetapkan kebijakan pengendalian Pencemaran Air Limbah dari
kegiatan domestik Klinik Rensa
c. Manajemen lingkungan Klinik Rensa berada di bawah kepemimpinan PT.
Rensa Dermatologi Internasional
d. Menetapkan tanggungjawab dan kewenangan Sistem Manajemen
Lingkungan Klinik Rensa seperti pada Struktur Organisasi Sumber Daya
Manusia
e. Adanya aspek kebijakan pengendalian Pencemaran Air dari hasil kegiatan
domestik Klinik Rensa
f. Identifikasi terhadap lingkungan apabila terjadi pencemaran dari limbah
domestik Kegiatan Klinik Rensa
g. Pihak penanggung jawab pengendalian pencemaran air dan pihak
penanggung jawab operasional pengelolaan air limbah akan menentukan

Pemrakarsa: 34
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

risiko dan penanganan terhadap air limbah dari kegiatan Klinik Rensa
apabila terjadi pencemaran di lingkungan Klinik Rensa dan kemudian akan
ditindaklanjuti sebagai upaya penanganannya

2. Pelaksanaan :
a. Pihak penanggung jawab pengendalian pencemaran air dan pihak
penanggung jawab operasional pengelolaan air limbah dibawah
kepemimpinan PT. Rensa Dermatologi Internasional bertanggungjawab
untuk penerapan dan pemeliharaan sistem manajemen lingkungan terkait
pengendalian Pencemaran Air dari kegiatan Klinik Rensa
b. Pihak penanggung jawab pengendalian pencemaran air yang akan
menangani pencemaran air dari kegiatan Klinik Rensa merupakan SDM
yang telah memiliki sertifikasi kompetensi pengendalian Pencemaran Air
c. Adanya komunikasi internal dan ekstenah kepada SDM Sistem
Manajemen Lingkungan pada kegiatan Klinik Rensa
d. Dilakukan identifikasi kemudan pemeriksaan dan pelaporan terkait
adanya pencemaran yang berasal dari kegiatan Klinik Rensa
e. Pihak SDM Sistem Manajemen Lingkungan akan menetapkan, dan
menerapkan serta melakukan proses pengendalian operasi yang
dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan sistem manajemen lingkungan
terkait pengendalian Pencemaran Air dari kegiatan Klinik Rensa
f. Langkah selanjutnya yaitu Pihak SDM Sistem Manajemen Lingkungan
akan menentukan potensi darurat serta akan menindaklanjuti atau
merespon kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan pengendalian
Pencemaran Air dari kegiatan Klinik Rensa

3. Pemeriksaan :
a. Akan dilakukan pemantauan, pengukuran dan menganalisa serta
mengevaluasi kinerja menetapkan kebijakan pengendalian Pencemaran
Air yang ada di kawasan Klinik Rensa

Pemrakarsa: 35
PT. Rensa Dermatologi Internasional
Standar Teknis Pem buang an Air Limbah Ke Badan Air Perm ukaan
“Pembang unan Klinik Rensa”
Lokasi : Jl. Dr. Wahidi n Sudir ohusodo N o.17 RT.003 RW.009
Kelur ahan Sukapura Kecamatan Kejaks an Kota Cirebon

b. Langkah selanjutnya akan mengevaluasi pemenuhan terhadap kewajiban


penaatan dan menetapkan kebijakan pengendalian Pencemaran Air di
kawasan Klinik Rensa
c. Dilakukannya internal audit secara berkala
d. Melakukan pengkajian terhadap sistem manajemen lingkungan organisasi
di Klinik Rensa dan menetapkan kebijakan pengendalian Pencemaran Air
guna memastikan kesesuaian, kecukupan, dan keefektifannya.

4. Tindakan, yang meliputi :


a. Adanya upaya atau tindakan untuk dapat menangani ketidaksesuaian hal-
hal yang terjadi di kawasan Klinik Rensa
b. Akan dilakukan upaya atau tindakan perbaikan secara berkelanjutan
terhadap sistem manajemen lingkungan pada Klinik Rensa apabila belum
sesuai untuk meningkatkan kinerja pengendalian pencemaran air di
kawasan Klinik Rensa.

Pemrakarsa: 36
PT. Rensa Dermatologi Internasional

Anda mungkin juga menyukai