Conditional sentence adalah kalimat pengandaian, yaitu kalimat yang digunakan untuk menyatakan
suatu kondisi (syarat) dan akibat (hasil) yang mungkin terjadi jika kondisi itu terpenuhi.
Biasanya terdiri dari dua bagian:
1. If-clause (anak kalimat) → menyatakan syarat.
2. Main clause (induk kalimat) → menyatakan hasil.
💡 Rumus dan Jenis Conditional Sentences
Tipe Rumus Makna Contoh Kalimat Arti
Type 0 (Zero Fakta umum / If you heat water, it Jika kamu memanaskan
If + S + V₁, S + V₁
Conditional) kebiasaan boils. air, air mendidih.
Type 1 (First If + S + V₁, S + Kemungkinan nyata di If it rains, I will stay Jika hujan, saya akan
Conditional) will + V₁ masa depan at home. tinggal di rumah.
If I were rich, I Jika saya kaya, saya
Type 2 (Second If + S + V₂, S + Pengandaian yang
would buy a big akan membeli rumah
Conditional) would + V₁ tidak nyata saat ini
house. besar.
If I had studied
If + S + had + V₃, Pengandaian di masa Jika saya belajar lebih
Type 3 (Third harder, I would
S + would have + lalu (tidak mungkin giat, saya akan lulus
Conditional) have passed the
V₃ terjadi) ujian.
exam.
If I had gone to bed Jika saya tidur lebih
Mixed Campuran type Kondisi masa lalu dan
early, I wouldn’t be awal, saya tidak akan
Conditional 2&3 hasil masa kini
tired now. lelah sekarang.
🧠 Catatan penting:
“If” bisa diganti dengan kata lain seperti unless (kecuali jika).
Contoh: Unless you hurry, you will miss the bus.
Dalam spoken English, if I were you adalah ungkapan umum untuk memberi saran.
👉 If I were you, I would apologize.