0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Analisis Statistik Curah Hujan dan Metode Gumbel

Diunggah oleh

Sahrul Ramadhan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan3 halaman

Analisis Statistik Curah Hujan dan Metode Gumbel

Diunggah oleh

Sahrul Ramadhan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

3.

Menghitung parameter-parameter statistik, yang meliputi koefisien


skewnes/penyimpangan (Cs), koefisien varians (Cv), dan koefisien kurtosis (Ck), dengan
persamaan :

Cs =
 (x i − xo ) 3
(n − 1) (n − 2) Sx 3

Ck =
n 2
 (x i − xo ) 4
(n − 1) (n − 2) (n − 3) Sx 3

Sx
Cv =
xo
4. Dengan melihat harga Cs, Cv, dan Ck sehingga dapat ditentukan agihan frekuensi mana
yang akan digunakan.
Keterangan :
xi = curah hujan, mm
xo = curah hujan rata-rata, mm
n = jumlah data
Sx = standar deviasi
Cs = koefisien skewnes/penyimpangan
Cv = koefisien varians
Ck = koefisien kurtosis

b. Analisis Frekuensi
Analisis frekuensi diperlukan untuk menetapkan hujan rancangan dengan periode ulang
terentu dari serangkaian data curah hujan.
1). Metode Gumbel
Untuk menghitung besarnya curah hujan rancangan pada suatu daerah, Gumbel telah
merumuskan suatu metode untuk menghitung curah hujan tersebut berdasarkan nilai-
nilai ekstrim yang diambil dari analisis hasil pengamatan curah hujan di lapangan.
Adapun prosedur perhitungan dari metode Gumbel adalah :
1. Menghitung curah hujan maksimum rerata
2. Menghitung simpangan baku
3. Menghitung nilai K dengan persamaan :
Yt − Yn
K =
Sn
4. Menghitung curah hujan rancangan, dengan persamaan Gumbel :
XT = x o + [Link]

keterangan :
XT = curah hujan rancangan dengan periode ulang T tahun (mm)
Yt = reduced variate (fungsi periode ulang)
  Tr −1 
= − ln − ln   , disajikan dalam tabel
  Tr 
Yn = reduced mean yang tergantung dari besarnya sampel .
Sn = reduced standard deviation, tergantung dari besarnya sampel
Sx = simpanan baku
K = faktor penyimpangan Gumbel
xo = curah hujan maksimum rerata (mm)

Tabel 1.1. Hubungan Antara Kala Ulang dengan Faktor Reduksi


Kala Ulang (Tahun) Faktor Reduksi (Yt)
2 0.3665
5 1,4999
10 2,2502
25 3,1985
50 3,9019
100 4,6001
Tabel 1.2. Simpangan Baku Tereduksi, Sn
N 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
10 0,94 0,96 0,98 0,99 1,00 1,02 1,03 1,04 1,04 1,05
20 1,06 1,06 1,07 1,08 1,08 1,09 1,09 1,10 1,10 1,10
30 1,11 1,11 1,11 1,12 1,12 1,12 1,13 1,13 1,13 1,13
40 1,14 1,14 1,14 1,14 1,14 1,15 1,15 1,15 1,15 1,15
50 1,16 1,16 1,16 1,16 1,16 1,16 1,16 1,17 1,17 1,17
60 1,17 1,17 1,17 1,17 1,18 1,18 1,18 1,19 1,18 1,18
70 1,18 1,18 1,18 1,18 1,18 1,18 1,19 1,19 1,19 1,19
80 1,19 1,19 1,19 1,19 1,19 1,19 1,19 1,19 1,19 1,20
90 1,20 1,20 1,20 1,20 1,20 1,20 1,20 1,20 1,20 1,20

Anda mungkin juga menyukai