Panduan Lengkap Pompa Hidrodinamik
Panduan Lengkap Pompa Hidrodinamik
1
Ada dua kategori utama pompa:
Pompa rotodinamik.
Pompa perpindahan positif.
POMPA
Sentifugal
Rotari Berselang-seling
Aliran aksial
Aliran campuran
Perlengkapan Piston
Turbine
Lobe Diafragma
Sekrup 2
Pompa Sentrifugal:
pompa sentrifugal memiliki impeller yang berputar, juga dikenal sebagai
bilah, yang terbenam dalam cairan. Cairan masuk ke pompa
dekat sumbu impeller, dan impeller yang berputar menyapu
cairan keluar ke arah ujung bilah impeller pada kecepatan tinggi
tekanan.
Untuk aliran rendah dan tekanan tinggi, aksi impeler
sebagian besar radial.
4
Tabel di bawah ini menguraikan beberapa perbedaan utama antara pompa sentrifugal,
pompa reciprok dan pompa putar. Perhatikan bahwa "sentrifugal", "reciprok"
dan pompa "rotari" semua adalah kategori yang relatif luas
5
Konstruksi Pompa Sentifugal Volute
1- Casing:-
Impeler Hisap
Casing umumnya terdiri dari dua jenis:
Aliran campuran
7
H-Q Carve
Sekali lagi, bayangkan memulai pompa dan mengangkat cairan dalam sebuah
tabung vertikal ke titik ketinggian maksimum. Pada kurva ini
akan menjadi head maksimum pada aliran nol. Sekarang, putar pompa yang berfungsi
pada garis tengahnya 90°, hingga tabung vertikal sekarang berada dalam posisi horizontal
posisi.
8
Keluarga lengkung
9
Kepala Pompa:
where :
VsKecepatan fluida di pipa hisap.
VdKecepatan fluida dalam pengiriman
pipa.
hsKepala hisap.
hdKepala Pengiriman.
hfskehilangan kepala di pipa isap.
hfdkerugian kepala dalam pipa pengiriman.
Hst=hs+hd
10
Kepala manometrik (Hm) :
pd ps p ps
Hm (z d z s) tetapi d h h
d fd
dan ( hs hfs)
V s2 L
=Hst +hf+ (di mana h fd f(Vd22g) )
2g D
di manaf= hfs+hfd
Vw2U 2
Hm h H L HL (whereHL= kerugian impeller)
g
Total head(H)
pd ps Vd2 Vs2
H (z d z s)
2g
Vd2
H=hs+hfs+ hd+hfd+
2g
Vd2
=Hst+hf +
2g
1
Hm=H+ (Vs2 Vd2)
2g
11
KetikaVs=Vd
Oleh karena itum=H
Type of Impeller
Ada tiga kategori utama impeller berdasarkan jenis sayap impeller, yang
digunakan dalam pompa sentrifugal sebagai;
12
a) kapanβ2> 90o, lengkung maju
sirip impeller.
where :
V=kecepatan absolut air.
U= Kecepatan tangensial impeller (kecepatan perifer).
Vrkecepatan relatif air terhadap roda.
Vfkecepatan aliran.
N= Kecepatan impeller dalam (rpm).
sudut bilah.
13
sudut di mana air keluar.
Efisiensi Pompa
gHm
m
Vw 2U 2
Q
v Nilai normal terletak antara 97% hingga 98%
Q Q
14
4-Mechanical Efficiency(ζ)
Hal ini disebabkan oleh kehilangan di poros, kopling, dan kehilangan operasional lainnya seperti getaran
Daya ke impeller
Daya di poros
Pkeluar QH
o
Pdi T.
Pkeluar Pt Pt QH
o
Pt Pdi Pdi (Q Ql)h
QH QVw1U 1
P (hp) P (hp)
750 o g750
7-1 Kavitation
Kavitasi didefinisikan sebagai fenomena pembentukan gelembung uap dari aliran
cairan di suatu daerah di mana tekanan cairan turun di bawah tekanan uapnya
dan runtuhnya mendadak gelembung uap ini di daerah dengan tekanan yang lebih tinggi.
Ketika gelembung uap runtuh, tekanan yang sangat tinggi tercipta. Pembentukan
dan runtuhnya sejumlah besar gelembung di permukaan menghasilkan intens lokal
stres yang merusak permukaan akibat kelelahan. Ini mungkin terjadi di pintu masuk pompa atau di
keluar dari turbin hidrolik di dekat bilah yang bergerak
Referensi:
1-Larry Bachus dan Angel Custodio, (2003). Mengetahui dan Memahami Pompa Sentifugal.
2-Val S. Lobanoff Robert R. Ross, (1992). Pompa Sentifugal - Desain dan Aplikasi (2nd ed.)
3-Igor J. Karassik, Joseph P. Messina, Paul Cooper dan Charles C. Heald, 2001. Buku Panduan Pompa (3rded)
17