Pengertian Array
Array adalah kumpulan elemen data yang bertipe sama, disimpan di lokasi memori yang
berurutan, dan diakses menggunakan indeks.
Contohnya:
int nilai[5];
Artinya:
• nilai adalah nama array.
• [5] berarti ada 5 elemen.
• Setiap elemen bertipe int (bilangan bulat).
• Indeks array dimulai dari 0 sampai 4.
2. Deklarasi dan Inisialisasi Array
Ada beberapa cara mendeklarasikan dan memberi nilai awal pada array:
Deklarasi tanpa inisialisasi
int angka[5];
Deklarasi dengan inisialisasi langsung
int angka[5] = {10, 20, 30, 40, 50};
Deklarasi otomatis (jumlah elemen dihitung otomatis)
int angka[] = {10, 20, 30, 40, 50};
3. Mengakses Elemen Array
Gunakan indeks untuk mengakses elemen.
Contoh:
printf("%d", angka[2]);
Output:
30
Karena angka[2] berarti elemen ke-3 (indeks mulai dari 0).
4. Mengisi dan Menampilkan Elemen Array (dengan
Perulangan)
Contoh program lengkap:
#include <stdio.h>
int main() {
int nilai[5];
int i;
// Input nilai
for (i = 0; i < 5; i++) {
printf("Masukkan nilai ke-%d: ", i + 1);
scanf("%d", &nilai[i]);
}
// Menampilkan nilai
printf("\nDaftar nilai yang dimasukkan:\n");
for (i = 0; i < 5; i++) {
printf("Nilai ke-%d = %d\n", i + 1, nilai[i]);
}
return 0;
}
5. Contoh Operasi pada Array
Menjumlahkan semua elemen array:
#include <stdio.h>
int main() {
int angka[5] = {10, 20, 30, 40, 50};
int i, total = 0;
for (i = 0; i < 5; i++) {
total += angka[i];
}
printf("Jumlah total = %d\n", total);
return 0;
}
Output:
Jumlah total = 150
6. Jenis Array dalam C
Jenis Array Bentuk Contoh
1D (Satu Dimensi) Deretan data linear int nilai[5];
2D (Dua Dimensi) Seperti tabel (baris × kolom) int matriks[3][3];
3D dan seterusnya Array dalam array lebih dalam int data[2][3][4];
7. Contoh Array 2 Dimensi
#include <stdio.h>
int main() {
int matriks[2][3] = {
{1, 2, 3},
{4, 5, 6}
};
int i, j;
for (i = 0; i < 2; i++) {
for (j = 0; j < 3; j++) {
printf("%d ", matriks[i][j]);
}
printf("\n");
}
return 0;
}
Output:
1 2 3
4 5 6
Kesimpulan
• Array menyimpan banyak data dalam satu variabel.
• Akses elemen dengan indeks.
• Cocok digunakan untuk data sejenis yang jumlahnya tetap.
• Bisa berbentuk 1D, 2D, atau lebih tinggi.
Contoh Kasus: Menghitung Rata-Rata Nilai Siswa
Deskripsi:
Program ini akan:
1. Meminta pengguna memasukkan beberapa nilai siswa.
2. Menyimpan nilai-nilai tersebut dalam array.
3. Menghitung rata-rata dari seluruh nilai.
4. Menampilkan hasil rata-rata.
Kode Program Lengkap:
#include <stdio.h>
int main() {
int n, i;
float nilai[100]; // array untuk menyimpan nilai
float total = 0, rata;
printf("Masukkan jumlah siswa: ");
scanf("%d", &n);
// Input nilai setiap siswa
for (i = 0; i < n; i++) {
printf("Masukkan nilai siswa ke-%d: ", i + 1);
scanf("%f", &nilai[i]);
total += nilai[i]; // akumulasi total
}
// Hitung rata-rata
rata = total / n;
// Tampilkan hasil
printf("\nDaftar Nilai Siswa:\n");
for (i = 0; i < n; i++) {
printf("Nilai ke-%d = %.2f\n", i + 1, nilai[i]);
}
printf("\nRata-rata Nilai = %.2f\n", rata);
return 0;
}
Contoh Output:
Masukkan jumlah siswa: 4
Masukkan nilai siswa ke-1: 80
Masukkan nilai siswa ke-2: 90
Masukkan nilai siswa ke-3: 75
Masukkan nilai siswa ke-4: 85
Daftar Nilai Siswa:
Nilai ke-1 = 80.00
Nilai ke-2 = 90.00
Nilai ke-3 = 75.00
Nilai ke-4 = 85.00
Rata-rata Nilai = 82.50
Penjelasan Singkat:
Bagian Kode Fungsi
float nilai[100];
Menyediakan tempat untuk maksimal 100
nilai siswa
for (i = 0; i < n; i++)
Perulangan untuk input dan menampilkan
data
total += nilai[i]; Menjumlahkan semua nilai
rata = total / n; Menghitung rata-rata
printf("Nilai ke-%d = %.2f\n", i + 1, Menampilkan nilai siswa dengan dua
nilai[i]); angka desimal