0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan48 halaman

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1 SD

Diunggah oleh

chonik masruro
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan48 halaman

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 1 SD

Diunggah oleh

chonik masruro
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO, [Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 12 : Membuat Model Kota
Alokasi Waktu : 2 kali pertemuan (2x2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mendiskusikan bagaimana keindahan kota mempengaruhi kebahagiaan mereka.
 Siswa membuat model tata letak kota sederhana dengan menggunakan model bangunan yang
telah dibuat sebelumnya
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak
kepada alam; Saya memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Model 3 dimensional dari kegiatan sebelumnya (lihat Kegiatan 11)
 Semua peralatan dari kegiatan sebelumnya Perekat (lihat Kegiatan 11)
 Potongan “pita” kertas dalam berbagai ukuran(dibuat oleh guru)
 Alas berupa lembar kardus besar atau area lantai untuk membuat tata kota
 Alat tambahan jika diperlukan : sedotan, ranting, kerikil, lempung, pasir dll
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
 C.1 Menggunakan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses dengan keterampilan,
kemandirian dan keluwesan yang makin meningkat untuk menciptakan atau mengembangkan
karyanya.
 C.3 Memilih, menggunakan dan/atau menggabungkan aneka media, bahan, alat, teknologi
dan proses yang sesuai dengan tujuan karyanya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 12


 Siswa mengidentifikasi bentuk alami/natural dan bentuk buatan manusia.
 Siswa memahami bahwa dirinya dapat berperan merancang, merawat dan mengembangkan
lingkungannya.
 Siswa mampu mengatur model-model 3 dimensional sebuah bangunan menjadi model
sebuah lingkungan kota.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Mereka belajar bahwa sebuah model dapat membantu perencanaan bangunan yang
sesungguhnya. Mereka dapat membuat gambar rumah dan model rumah dari karton atau
barang daur ulang atau bahan lain yang tersedia disekitar.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagian mana dari kota ini yang menurutmu paling menyenangkan? Apa yang membuatmu
merasa demikian?
 Apa yang membuatmu meletakkan bangunan A di sebelah bangunan B? (misalnya : Apa yang
membuatmu meletakkan bangunan sekolah di sebelah taman? Mengapa tidak di sebelah rumah
sakit?)
 Apakah kamu menyukai kota yang kalian buat?
 Tiap tahun Indonesia memberikan piala Adipura untuk kota terbersih. Bayangkan kota itu pasti
bebas sampah.
 Lingkungannya indah dan rapi. Udaranya bersih untuk dihirup. Kota yang bersih adalah kota
yang sehat.
 Bagaimana dengan kotamu? Apakah kamu turut menjaga kebersihan kotamu?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Sebisa mungkin ajak siswa untuk mengamati aneka bentuk bangunan di lingkungan
sekitar. Ajak mereka mencari bentuk alami/natural seperti pohon, awan atau bebatuan.
Bentuk alami adalah segala bentuk ciptaan Tuhan. Kemudian, ajak mereka untuk mencari
bentuk yang dibangun oleh manusia. Bantu siswa untuk membedakan antara tempat yang
alami (misalnya hutan dan air terjun) dan tempat yang dibangun oleh manusia (misalnya
kebun binatang dan air mancur).
 Ajak siswa untuk melihat aneka bangunan, rambu-rambu dan lampu jalanan atau jembatan
sebagai seni. Mereka dianggap sebagai seni karena manusia merancang setiap garis,
bentuk, bidang, warna, tekstur dan pola perulangannya. Bentuk alami/natural biasanya
tidak dianggap sebagai seni karena tidak diciptakan oleh manusia.
 Rumah, gedung perkantoran, rumah sakit dan rumah ibadah memiliki ciri-ciri dan fungsi
yang berbeda. Kota yang baik adalah kota yang memperhatikan kebutuhan seluruh
warganya dan membuat kota tersebut nyaman untuk ditinggali. Sebagai warga negara yang
baik, semua orang memiliki peran untuk merancang, merawat dan mengembangkan
lingkungannya.
 Siswa berdiskusi di kelas tentang model sebuah kota, tentang bagaimana beberapa
bangunan di dalam kota saling berhubungan. Siswa dapat berbagi pengalaman tentang
setting kota atau desa yang pernah dialaminya sendiri atau dilihatnya di dalam film
(misalnya Lego Movie).

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa dibagi dalam kelompok @4-5 orang. Mereka kemudian membuat rencana sebuah
kota ke dalam gambar atau dengan menggunakan plastisin. Ajak siswa untuk
memperhatikan besar dan kecilnya ukuran bangunan, jarak antar bangunan, bagaimana
 hubungan bangunan yang satu dengan yang lain, lokasi taman/ ruang terbuka, jalan dan
jembatan jika ada.
 Bagikan model bangunan siswa yang telah diselesaikan di kegiatan sebelumnya.
Sediakan waktu sekitar 10 menit bagi para siswa untuk dapat mengatur model bangunan
mereka ke dalam denah model kota yang telah anda sediakan. Bantu siswa untuk dapat
menempelkan model bangunannya ke alas yang tersedia.
 Peragakan bagaimana siswa dapat memotong dan menggunakan “pita kertas” yang telah
anda sediakan sebagai pintu, jendela atau ruas jalan.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya.
Anda dapat langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera
setelah selesai.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk
Display hasil akhir model kota kelas anda dan ajak siswa untuk memberikan nama bagi model
kota karya mereka. Diskusikan bagaimana kenyamanan kota karya mereka berdasarkan tata
letaknya.
Pertanyaan esensial
 Bagian mana dari kota ini yang menurutmu paling menyenangkan? Apa yang membuatmu
merasa demikian?
 Apa yang membuatmu meletakkan bangunan A di sebelah bangunan B? (misalnya : Apa
yang membuatmu meletakkan bangunan sekolah di sebelah taman? Mengapa tidak di
sebelah rumah sakit?)
 Apakah kamu menyukai kota yang kalian buat?
 Tiap tahun Indonesia memberikan piala Adipura untuk kota terbersih. Bayangkan kota itu
pasti bebas sampah.
 Lingkungannya indah dan rapi. Udaranya bersih untuk dihirup. Kota yang bersih adalah
kota yang sehat.
 Bagaimana dengan kotamu? Apakah kamu turut menjaga kebersihan kotamu?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa yang sudah selesai terlebih dahulu dapat membuat beberapa tambahan seperti model
pohon, bangku taman, lampu, orang, hewan, kendaraan, dsb.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. GLOSARIUM
Membuat model tata letak kota sederhana dengan menggunakan model bangunan yang telah
dibuat sebelumnya.
D. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO, [Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 13 : Lebih Jauh Tentang Garis
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengamati aneka garis lurus dan lengkung dalam sebuah karya seni
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan gagasan yang orisinal; Saya dapat menghasilkan gagasan atau ide
yang orisinil.
 Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original; Saya mau mencoba dan
menggunakan materi baru dan mencoba teknik baru. Saya mencoba untuk tidak
menciptakan hal yang sama dengan cara yang sama sepanjang waktu.
 Bernalar Kritis : Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan; Saya belajar
tentang seniman yang berbeda dan periode waktu dalam sejarah seni.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pensil dan alat pewarna
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.1 Mengalami, merasakan, merespon dan bereksperimen dengan aneka sumber, termasuk
karya seni rupa dari berbagai budaya dan era.
Menciptakan
 C.2 Merekonstruksi bentuk sesuai dengan makna visual dan makna simbolik karya seni rupa
dalam berbagai aliran, gaya serta visi penciptaan
 C.3 Memilih, menggunakan dan/atau menggabungkan aneka media, bahan, alat, teknologi
dan proses yang sesuai dengan tujuan karyanya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 13


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Lengkung, Kurva, Bergelombang,
Spiral, Garis Rangka/Outline.
 Siswa mengidentifikasi garis dan bidang dalam sebuah gambar/lukisan dan alam sekitar.
 Siswa dapat menggunakan garis lengkung dan bidang atau garis lurus dan bidang dalam
karyanya.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Siswa menciptakan karya menggunakan garis lengkung dan garis lurus.


B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka diminta untuk mengembangkan sebuah garis menjadi bentuk yang mereka inginkan
dan mereka dapat secara singkat menjelaskan bagaimana proses mereka mendapatkan
gagasannya.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Jenis garis apakah yang paling kamu suka?
 Bagaimana segitiga/segi empat terbentuk? Bagaimana bentuk bunga ini terjadi?
 Apa bentuk awan yang kamu lihat?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siswa mencari contoh-contoh garis lurus dan lengkung di sekitar mereka.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Jelaskan bahwa dalam kegiatan kali ini, siswa diminta membuat dua buah gambar. Pada
gambar pertama, siswa menggunakan banyak garis dan bidang lurus (tidak harus
menggunakan penggaris). Pada gambar kedua, siswa menggunakan banyak garis dan
bidang lengkung.
 Siswa dapat mengisi beberapa bidang yang terbentuk dengan pola tertentu.
 Peragakan bagaimana siswa sebaiknya menggunakan pewarna mereka dengan efisien
dan aman. Mereka akan menggunakan pewarna tersebut untuk membuat garis kerangka
(outline).
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya.
Guru dapat langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera
setelah selesai.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Berbagi: Siswa yang menyukai garis lurus akan mempresentasikan karyanya bersama-sama,
kemudian bergantian dengan siswa yang menyukai garis lengkung.
Pertanyaan esensial
 Jenis garis apakah yang paling kamu suka?
 Bagaimana segitiga/segi empat terbentuk? Bagaimana bentuk bunga ini terjadi?
 Apa bentuk awan yang kamu lihat?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa yang sudah selesai terlebih dahulu dapat mencoba membuat garis dengan menggunakan
tangan yang bukan dominan untuk bekerja (misalnya, jika biasa menggunakan tangan kanan,
maka dapat menggunakan tangan kiri). Apa yang dirasakan saat membuat garis dengan tangan
yang bukan dominan?
 Selain kegiatan menggambar/melukis, siswa dapat menggunakan tali, lempung, plastisin atau
batang tanaman rambat yang fleksibel agar bisa dibentuk menjadi garis lurus atau garis
lengkung.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya Paul Klee, Family Walk, 1930

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Karya Joan Miró, Painting,1933


D. GLOSARIUM
Mereka diminta untuk mengembangkan sebuah garis menjadi bentuk yang mereka inginkan
dan mereka dapat secara singkat menjelaskan bagaimana proses mereka mendapatkan
gagasannya.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO, [Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 14 : Tekstur dan Pola
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa diajak untuk mengamati bagaimana setiap benda memiliki tekstur yang berbeda
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Bernalar Kritis: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan: Saya mempelajari
berbagai keterampilan dan teknik seni.
 Bernalar Kritis: Refleksi pemikiran dan proses berpikir; Saya memikirkan strategi agar
cara saya belajar dan berkarya bisa lebih baik.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pewarna kering berupa pensil, pensil warna atau krayon.
 Benda apapun yang bertekstur kasar
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 C.1 Mempelajari bagaimana menggunakan aneka aneka media, bahan, alat, teknologi dan
proses dengan keterampilan dan keluwesan yang makin meningkat.
 C.2 Merekonstruksi bentuk sesuai dengan makna visual dan makna simbolik karya seni rupa
dalam berbagai aliran, gaya serta visi penciptaan.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 14


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Tekstur, Kasar, Halus, Bergerigi,
Berbulu, Licin.
 Siswa mampu mengenali dan menggunakan tekstur yang didapat dari lingkungan sekitar ke
dalam karyanya
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka diminta mencari benda yang memiliki tekstur kasar dan kemudian memindahkan
kesan tekstur ke media 2 dimensi tersebut melalui teknik gosok atau membuat tekstur
C. PERTANYAAN PEMANTIK

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Darimana kamu mendapatkan tekstur untuk karyamu?


 Apakah pilihan warnamu dapat memperlihatkan tekstur dengan jelas?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Ajak siswa untuk bermain “Berburu Tekstur”, dengan cara mencari benda-benda dengan
tekstur yang berbeda-beda di sekitarnya. Guru juga dapat menyediakan beberapa pilihan
benda seperti batu, ranting, daun atau benda bertekstur lainnya. Siswa meraba benda-benda
tersebut dan mengkategorikannya ke dalam tekstur kasar atau halus.
 Guru dapat menyediakan lembaran berisi hasil gosokan pada permukaan bertekstur kasar.
Misalnya hasil gosokan koin atau sol sepatunya pada kertas.
 Berikan contoh bagaimana mendapatkan tekstur dengan teknik menggosok tersebut.
Letakkan benda bertekstur kasar tepat di bagian bawah gambar yang akan diwarnai.
Kemudian warnai bagian tersebut dengan menggunakan pensil warna atau krayon.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa akan membuat sebuah gambar. Minta mereka untuk membuat gambarnya cukup
besar dan berada di tengah kertas. Tujuannya agar mereka memiliki ruang cukup luas
untuk menunjukkan hasil gosokan teksturnya.
 Setelah menggambar, mereka akan mewarnai bagian yang diinginkan dengan cara
menerapkan tekstur seperti yang telah ditunjukkan sebelumnya.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling
memberikan umpan balik atau pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Darimana kamu mendapatkan tekstur untuk karyamu?
 Apakah pilihan warnamu dapat memperlihatkan tekstur dengan jelas?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Untuk kegiatan pendahuluan, siswa dapat melakukan permainan menebak benda. Mereka akan
melakukannya dengan mata tertutup kemudian menebak benda berdasarkan bentuk dan
teksturnya.
 Siswa dapat mewarnai kertas secara acak terlebih dahulu, kemudian mengguntingnya menjadi
bentuk-bentuk yang diinginkan dan dirangkai menjadi kolase .

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!
Apakah kamu dapat menebak tekstur benda-benda berikut ini?
Benda apa yang permukaannya terasa kasar?
Benda apa yang permukaannya terasa halus?
Coba raba benda-benda di sekitarmu.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Bagaimana tekstur mereka?

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya patung Nyoman Nuarta: Ku Yakin Sampai Di Sini (2012)
 Karya macrame Agnes Hansella
 Karya perhiasan Klar Access
D. GLOSARIUM
Mereka diminta mencari benda yang memiliki tekstur kasar dan kemudian memindahkan
kesan tekstur ke media 2 dimensi tersebut melalui teknik gosok atau membuat tekstur
dengan mengulang garis atau bentuk tertentu.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO, [Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 15 : Bentuk Pada Wajah
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengenali bentuk-bentuk dasar yang terdapat dalam fitur yang membedakan wajah
seseorang dengan yang lainnya. Misalnya hidung merupakan gabungan segitiga dan lingkaran
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Bernalar Kritis: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan: Saya mempelajari
berbagai keterampilan dan teknik seni.
 Bernalar Kritis: Refleksi pemikiran dan proses berpikir; Saya memikirkan strategi agar
cara saya belajar dan berkarya bisa lebih baik.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pensil dan alat pewarna
 Alternatif : kertas warna, gunting, lem dan kertas
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 C.1 Menggunakan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses dengan keterampilan,
kemandirian dan keluwesan yang makin meningkat untuk menciptakan atau mengembangkan
karyanya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 15


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Wajah, Muka, Rupa, Ekspresi,
Karakteristik, Ciri-Ciri.
 Siswa mengenali persamaan dan perbedaan karakteristik wajahnya dan teman-teman
sekelasnya.
 Siswa mampu mengenali bentuk dasar geometris/non geometris dan menggunakan garis
untuk menggambar atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau orang

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

lain.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka menggambar atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau orang lain
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagian mana dari badanmu yang paling kamu sukai?
 Apakah yang membedakan wajahmu dengan teman-teman yang lain? Siapakah orang yang
karakteristik wajahnya paling mirip denganmu?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siswa akan berdiskusi berpasangan. Mereka bergantian menyebutkan ciri fisik dirinya.
Siswa hanya boleh menggunakan kata yang berhubungan dengan garis, bentuk atau bidang
dan warna (contoh : saya memiliki wajah bulat telur, rambut saya ikal, hidung saya
lancip/bulat dll). Mereka dilarang menyebutkan kata sifat seperti bagus, jelek, biasa-biasa
saja dll yang bersifat penilaian pribadi.
 Siswa akan berbagi dengan pasangan diskusinya mengenai hal-hal yang mereka sukai dari
dirinya sendiri.
 Guru akan memandu pengarahan mengenai diskusi sebelumnya. Apa yang menjadikan
seseorang unik, berbeda dengan yang lainnya? Semua orang diciptakan Tuhan sempurna
apa adanya. Bahkan jika ada kemampuan yang berbeda dari yang lainnya, misalnya tidak
dapat melihat, mendengar atau berjalan seperti kebanyakan orang. Guru dapat meminta
2-3 siswa untuk berbagi mengenai hal-hal yang mereka sukai dari dirinya sendiri

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa menggambar atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau
orang lain.
 Siswa dapat memulai dari bentuk wajah mereka. Apakah bulat? Oval? Sedikit persegi
atau berbentuk seperti hati?
 Siswa diminta menggambarkan wajahnya sendiri dan/atau anggota keluarganya.
 Siswa menambahkan detail dan mewarnai gambarnya.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya.
Anda dapat langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera
setelah selesai.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling
memberikan umpan balik atau pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Bagian mana dari badanmu yang paling kamu sukai?
 Apakah yang membedakan wajahmu dengan teman-teman yang lain? Siapakah orang yang

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

karakteristik wajahnya paling mirip denganmu?


F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat menggunakan teknik kolase untuk membuat bentuk-bentuk dalam wajah. Mereka
akan menggunting kertas lipat dengan warna yang berbeda-beda untuk setiap bagian wajah.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Bagaimana Perasaanmu Hari ini?

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

C. GLOSARIUM
 Karya lukisan Barli Sasmitawinata: Gadis Desa (1998)
 Karya lukisan Jeihan Sukmantoro: Wajah
 Karya lukisan Frida Kahlo: Self-Portrait with Thorn Necklace and Hummingbird (1940)
 Karya kolase Ernest Crichlow: Woman in Yellow Dress (1980)
D. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Mereka menggambar atau membuat kolase untuk membuat potret wajah sendiri atau orang
lain
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MARURO,[Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 16 : Observasi Hewan dan Tanaman
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mendiskusikan mengenai hewan kesayangan mereka. Apa ciri khas fisik hewan-hewan
tersebut yang membuatnya berbeda dengan hewan lain?
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak
kepada alam; Saya memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar. Saya
ikut berperan dalam menjaga dan melestarikan alam sebagai ciptaan Tuhan.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Pensil dan alat pewarna
 Alternatif : plastisin, lempung/tanah liat atau adonan playdough dari tepung dan minyak.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 16


 Siswa mengamati dan mengenali karakteristik hewan tertentu.
 Siswa mampu menuangkan pengalaman, pengamatan atau hasil tiruan bentuk ke dalam
karya.
 Siswa mampu mengenali bentuk dasar geometris/non geometris dan menggunakan garis
untuk membuat karya 2 atau 3 dimensi.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka menggambar atau melukis atau membentuk hewan kesayangan mereka dengan
menggunakan media yang dipilih.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apakah hewan favoritmu? Apa yang membuatmu menyukainya?

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Apa ciri-ciri hewan tersebut?


 Dimana hewan tersebut hidup?

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Kegiatan ini memungkinkan untuk didesain sebagai Integrasi Seni dan Sains.
 Ajak siswa untuk menyebutkan sebanyak-banyaknya hewan berkaki dua dan berkaki empat
yang mereka ketahui. Diskusikan dengan siswa apa saja ciri-ciri hewan berkaki dua dan
berkaki empat yang telah mereka sebutkan. Apa saja persamaan dan perbedaan keduanya?
Apakah ada perbedaan diantara sesama hewan-hewan yang berkaki dua atau berkaki
empat itu sendiri? Apakah siswa memiliki hewan peliharaan atau hewan yang mereka
sukai? Apakah yang membuatnya menyukai hewan tersebut? Apakah warnanya?
Bentuknya?
 Siswa juga dapat bermain tebak hewan dengan menyebutkan ciri-cirinya.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa membuat sebuah karya 2 dimensi (gambar atau lukisan) atau 3 dimensi
(menggunakan plastisin) tentang hewan yang mereka sukai.
 Siswa dapat menambahkan gambar latar belakang tempat dan waktu di karya 2 dimensi
mereka. Mereka dapat mewarnainya dengan jenis pewarna yang mereka sukai.
 Jika guru memilih membuat karya 3 dimensi, sebaiknya dibuat dalam ukuran kecil (A5)
agar memudahkan siswa untuk bekerja cepat. Gunakan bahan kardus agar kertas mampu
menahan beban plastisin/lempung dan cat. Mintalah siswa untuk menggunakan celemek
atau kaos bekas untuk menjaga kebersihan seragam mereka.
 Siswa membersihkan ruang kerja mereka dan memberi nama di bagian bawah karyanya.
Guru dapat langsung memberikan penilaian saat siswa mengerjakan atau sesaat segera
setelah selesai.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling
memberikan umpan balik atau pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Apakah hewan favoritmu? Apa yang membuatmu menyukainya?
 Apa ciri-ciri hewan tersebut?
 Dimana hewan tersebut hidup?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat menggunakan tahapan berkarya yang sama dengan mengganti objeknya menjadi
tanaman. Akan lebih baik jika siswa bisa melakukan observasi langsung dengan melihat,
meraba, mencium tanaman tersebut.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Bacaan Guru

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Observasi Hewan dan Tanaman


Beberapa spesies satwa liar terancam punah setiap harinya. Tidak kurang dari 500 spesies
hewan liar diperkirakan akan punah dalam satu sampai dua dekade ke depan. Meski tidak
pernah bersinggungan langusng dengan satwa-satwa tersebut dalam kehidupan sehari-hari,
sesungguhnya kepunahan satu spesies memiliki efek domino dalam ekosistem. Punahnya satu
spesies akan memengaruhi kualitas hidup atau bahkan keberlangsungan hidup spesies lainnya.
Tercatat 782 satwa dari berbagai spesies termasuk dalam kategori dilindungi karena
populasinya yang kurang dari 1000 atau bahkan kurang dari 250 ekor. Penyebab utama
kepunahan satwa umumnya adalah rusaknya habitat satwa akibat pengalihan fungsi hutan,
eksploitasi ataupun polusi. Berikut adalah beberapa hewan yang dilindungi oleh Pemerintah
Indonesia melalui Peraturan Pemerintah no.7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan
dan Satwa :

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL


 Karya Shirley Sherwood: Plant Portraits from the Shirley Sherwood Collection of
Contemporary Botanical Art
 Karya Albert Louis Van den Berghen: Bronze Relief of a Buffalo (1893)
 Karya Irsam: Anak Gembala (1981)
 Karya-karya dari Indonesian Society of Botanical Artists
D. GLOSARIUM
 Mereka menggambar atau melukis atau membentuk hewan kesayangan mereka dengan
menggunakan media yang dipilih.
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO,[Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 17 : Warna Primer dan Warna Sekunder
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengidentifikasi warna primer dan sekunder
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original: Saya mencoba untuk tidak
menciptakan hal yang sama dengan cara yang sama sepanjang waktu; Saya mengklarifikasi
dan mempertanyakan banyak hal.
 Bergotong Royong: Kolaborasi: Saya berpartisipasi dalam diskusi kelas.
 Bergotong Royong: Berbagi: Saya menggunakan alat bahan bersama dengan benar dan
menyimpannya kembali pada tempatnya; Saya berbagi materi dengan teman sekelas saya;
Saya berbagi informasi tentang riset saya tentang seni.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Krayon minyak (Oil Pastel)
 Pewarna makanan dengan warna merah, kuning dan biru
 Botol-botol kaca (seperti bekas selai) untuk wadah eksperimen mencampur warna.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media danproses.
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
 C.3 Memilih, menggunakan dan/atau menggabungkan aneka media, bahan, alat, teknologi
dan proses yang sesuai dengan tujuan karyanya.
Merefleksikan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 17


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Campur, Warna Primer. Warna
Sekunder.
 Siswa dapat menggunakan krayon minyak dengan krayon dalam posisi tidur dan posisi
berdiri.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Siswa dapat mengeksplorasi proses pencampuran warna dan menemukan berbagai macam
warna sebagai hasilnya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka mempelajari prosedur pencampuran warna dengan menggunakan media kering seperti
krayon minyak dan media basah seperti cat atau pewarna makanan.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apakah ada hubungannya antara Warna Primer, Sekunder, Warna Panas, Warna Dingin dan
Warna Netral?
 Darimana kamu mendapatkan idemu? Apa atau siapa yang menjadi inspirasimu?
 Apa yang bisa dianggap sebagai keberhasilan dari karya ini? Apa yang belum?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Ajak siswa untuk memperhatikan diagram warna. Minta mereka untuk memperhatikan
sekeliling mereka dan menyebutkan jenis warna yang mereka lihat.
 Guru mempersiapkan botol-botol kaca dan membagi siswa ke dalam kelompok kecil @4-5
orang. Minta mereka untuk mencoba mencampur warna primer untuk mendapatkan warna
sekunder. Bangun diskusi untuk menekankan pentingnya eksperimen dan observasi. Siswa
dapat mengemukakan pendapatnya secara bergiliran dan temannya bisa menyatakan setuju
atau tidak setuju.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Guru memberikan model bagaimana menggunakan krayon dalam posisi tidur dan posisi
berdiri.
 Pada kertas yang dibagikan, siswa menggunakan krayon dalam posisi tidur dan
membubuhkan warna primer ke dalam 3 baris seperti yang diilustrasikan di gambar A.
Setelah itu siswa akan menumpuk warna dengan warna primer ke dalam 3 kolom seperti
yang diilustrasikan di gambar B.
 Ajak siswa untuk memperhatikan proses yang mereka lakukan. Jika semua siswa
menggunakan warna primer yang sama, apakah setiap orang kemudian akan
mendapatkan warna sekunder yang sama? Mengapa?
 Siswa dapat mengulang proses ini beberapa kali. Kemudian mereka dapat menggunting
kotak-kotak warna tersebut dan mengelompokkannya. Apa yang bisa diobservasi saat
warna-warna tersebut dikelompokkan?

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Model Rotasi Stasiun
Saat siswa sedang melakukan proses kreatifnya, minta siswa untuk bergantian berkeliling kelas
dan mengobservasi apa yang sedang dilakukan temannya. Mereka dapat memberikan pujian yang
spesifik. Minta siswa untuk tidak memberikan komentar negatif, tapi mereka perlu memberikan
pertanyaan untuk mengklarifikasi apa yang mereka lihat.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Pertanyaan Esensial:
 Apakah ada hubungannya antara Warna Primer, Sekunder, Warna Panas, Warna Dingin
dan Warna Netral?
 Darimana kamu mendapatkan idemu? Apa atau siapa yang menjadi inspirasimu?
 Apa yang bisa dianggap sebagai keberhasilan dari karya ini? Apa yang belum?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa kemudian dapat menggunakan potongan-potongan kertas warna tersebut menjadi kolase
yang imajinatif. Mereka dapat melengkapi kolase tersebut dengan alat gambar lain yang
mereka miliki.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP.

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)

C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL


 Karya lukisan Robert Delaunay: Rhythm (1912)
 Karya lukisan Bunga Yuridespita: Space and Memories (2017)

D. GLOSARIUM
Mereka mempelajari prosedur pencampuran warna dengan menggunakan media kering seperti
krayon minyak dan media basah seperti cat atau pewarna makanan.

E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO, [Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 18 : Membuat Campuran Warna Gelap dan Warna Terang
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mengidentifikasi warna gelap dan terang dalam sebuah karya seni
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan karya yang orisinal: Saya dapat menghubungkan gagasangagasan
yang ada dalam merespon dan membuat karya seni.
 Bernalar Kritis: Memproses informasi dan gagasan: Saya menunjukkan rasa ingin tahu
dan dapat bertanya untuk membantu pemahaman saya dalam seni.
 Mandiri: Regulasi diri: Saya dapat bersabar, karena saya memahami bahwa karya seni
yang berkualitas memerlukan waktu untuk menyelesaikannya.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Krayon minyak (Oil Pastel)
 Pewarna makanan dengan warna merah, kuning dan biru
 Botol-botol kaca (seperti bekas selai) untuk wadah eksperimen mencampur warna.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media dan proses.
 A.3 Mengamati, merekam dan mengumpulkan pengalaman dan informasi rupa.
Menciptakan
 C.2 Memilih, menggunakan dan/atau menerapkan aneka media yang sesuai dengan tujuan
tertentu.
Merefleksikan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.2 Memiliki kepekaan untuk merespon dan menyambut tantangan dan kesempatan di

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

lingkungannya.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 18


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Lukisan, Warna Terang, Warna Gelap,
Outline (garis tebal yang memperjelas sebuah bentuk)
 Siswa dapat melihat dan merasakan berbagai gradasi warna.
 Siswa dapat membuat sebuah lukisan yang didominasi dengan warna terang, dan
menggunakan warna gelap untuk detail bagian.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka mempelajari prosedur pencampuran untuk menciptakan warna gelap dan terang
dengan menggunakan media kering (krayon atau pensil warna) ataupun basah (cat atau
pewarna makanan).
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Bagaimana sikap ini juga bisa diaplikasikan di area pelajaran lain dan juga di dalam kehidupan
sehari-hari.?

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Tunjukkan beberapa karya seni yang bisa dijadikan referensi bagi siswa. Diskusikan di
kelas. Apakah kamu melihat warna terang? Jika ada, apakah fungsi garis hitam tebal pada
lukisan tersebut?
 Persiapkan siswa untuk bekerja dengan pewarna basah. Jelaskan karakteristik pewarna
yang akan digunakan (lihat bagian pengenalan alat dan bahan di bagian awal panduan
khusus). Siapkan akses pada air untuk kegiatan membersihkan diri setelah kegiatan.
 Guru memberikan contoh bagaimana mencampur warna menjadi warna lebih gelap (lihat
langkah-langkahnya pada gambar). Proses ini juga bisa dilakukan secara berlawanan.
Dimulai dengan memilih satu warna, lalu menambahkan warna putih sedikit-sedikit.
 Ajak siswa untuk berani mencoba mencampur warna sendiri dan membuat koleksi warna
pada kertasnya. Apakah warnanya menjadi lebih terang? Atau terlalu terang? Apa yang
perlu disesuaikan?
 Ingatkan siswa untuk menjaga agarnya kuasnya dibersihkan terlebih dahulu sebelum
mengambil warna cat yang lain. Air di dalam wadah air pun harus selalu bersih.
 Siswa dapat menciptakan warna favoritnya dan memberi nama yang unik padanya atau
memberi keterangan tentang apa yang ia asosiasikan dengan warna favorit tersebut (lihat
ilustrasi).

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Jelaskan pada siswa bahwa mereka akan berbagi warna di dalam kelompoknya. Jelaskan
juga pada siswa bahwa ia perlu bersabar untuk menunggu warna yang sebelumnya
kering, sebelum ia bisa mewarnai warna selanjutnya yang bersisian dengan warna
pertama. Sisa bisa menggunakan buku atau kipas untuk mengipasi karyanya agar cepat
kering.
 Minta siswa untuk menggunakan warna-warna terang dalam membuat lukisannya.
Mereka bisa menentukan sendiri topiknya. Ia juga bisa memilih untuk tidak memiliki
topik, sehingga ia akan bermain dengan bentuk-bentuk yang berdampingan dan berbeda
warna pada karya yang dibuatnya.
 Setelah seluruh bagian kertas tertutup warna, biarkan sampai seluruh bagian kertas
mengering. Setelah itu siswa bisa mengakses cat warna hitam untuk menggambarkan
detail-detail bagian pada lukisannya, dengan menggunakan kuas yang kecil agar lebih
mudah dikontrol.
 Ajak siswa untuk bekerja sama membersihkan area kerjanya, jangan ada air yang
tertinggal di lantai untuk menghindari kejadian terpeleset.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Dalam bekerja dengan cat untuk menghasilkan karya seni, siswa belajar untuk meluangkan waktu
cukup dan tidak terburu-buru, agar hasil akhirnya nanti bisa berkualitas baik. Diskusikan dengan
siswa, bagaimana sikap ini juga bisa diaplikasikan di area pelajaran lain dan juga di dalam
kehidupan sehari-hari.
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat mencoba membuat gradasi warna dimana ia dapat membuat batas antara warna

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

menjadi kabur.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. KARYA SENI YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
 Karya lukisan Paul Klee: Park Near Lucerne (11938)
 Karya lukisan Eddie Hara: Joyful Rites of Spring I (2017)
 Karya lukisan Restu Taufik Akbar: Invisible Forest: Crossing To the Truth (2017)
 Karya lukisan Pablo Picasso: Girl Before a Mirror (1932)
D. GLOSARIUM
 Mempelajari prosedur pencampuran untuk menciptakan warna gelap dan terang dengan
menggunakan media kering (krayon atau pensil warna) ataupun basah (cat atau pewarna
makanan).
 Mencoba membuat gradasi warna dimana ia dapat membuat batas antara warna menjadi
kabur
E. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO, [Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 2024
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 19 : Keindahan Dedaunan
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa diajak untuk menyadari begitu banyak karya seni dibuat berdasarkan wimba dari alam
sekitar. Siswa mendiskusikan aneka bentuk dedaunan yang ada di alam dan fitur fisik sehelai
daun
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Akhlak
kepada alam; Saya memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan alam sekitar; Saya
ikut berperan dalam menjaga dan melestarikan alam sebagai ciptaan Tuhan.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas
 Daun aneka bentuk
 Alat pewarna basah (cat air, cat poster, pewarna makanan, pewarna alami)
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Mengalami
 A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
 C.1 Menggunakan aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses dengan keterampilan,
kemandirian dan keluwesan yang makin meningkat untuk menciptakan atau mengembangkan
karyanya.
Berpikir dan Bekerja Artistik
 BBA.1 Menghasilkan, mengembangkan, menciptakan, mereka ulang/merekonstruksi dan
mengkomunikasikan ide dengan menggunakan dan menghubungkan hasil proses Mengalami,
Menciptakan dan Merefleksikan.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 19


 Siswa memahami perbedaan antara bentuk natural dan bentuk buatan manusia.
 Siswa mampu menuangkan pengalaman, pengamatan atau hasil imitasi bentuk ke dalam
karya.
 Siswa mampu membuat karya cetak dengan menggunakan pewarna basah dan bentuk
natural dari dedaunan yang mereka pilih.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Mereka mempelajari prosedur pencampuran untuk menciptakan warna gelap dan terang
dengan menggunakan media kering (krayon atau pensil warna) ataupun basah (cat atau
pewarna makanan).
C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa nama daun yang kamu petik? Apa karakteristik daun ini yang menarik perhatianmu?
 Bagaimana cara kamu memetik daun tersebut?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Siapkan siswa sejak pekan sebelumnya agar mereka membawa 3-4 helai daun yang
berbeda jenis atau ukuran. Siapkan juga siswa agar membawa celemek/jas hujan plastik
atau kaos bekas untuk menjaga kebersihan seragam mereka.
 Persiapkan siswa untuk bekerja dengan pewarna basah. Jelaskan karakteristik pewarna
yang akan digunakan (lihat bagian pengenalan alat dan bahan di bagian awal panduan
khusus). Siapkan akses pada air untuk kegiatan membersihkan diri setelah kegiatan.
 Siswa akan mengamati bentuk dan ukuran daun yang dibawanya. Mereka diberikan waktu
untuk mengatur komposisi daunnya dan memutuskan warna yang akan digunakan.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa akan mengatur komposisi atau tata letak daun pada kertasnya.
 Setelah menentukan komposisi atau tata letak daun pada kertas, siswa akan mewarnai
daun dengan menggunakan pewarna basah. Untuk cat, siswa dapat menggunakan kuas.
Cat cukup digunakan sebesar ibu jari dan dioleskan tipistipis saja. Untuk pewarna
makanan atau pewarna alami, dapat diteteskan sedikit saja pada cawan/piring/mangkuk.
Pegang ujung daun, kemudian tempelkan satu sisi daun pada pewarna. Setelah itu,
segera tempelkan dan tekan daun dengan lembut pada kertas. Angkat cepat agar tidak
bergeser.
 Sehelai daun dapat digunakan lebih dari sekali. Jika ingin menggunakan warna yang
berbeda, sebaiknya daun tersebut dilap terlebih dahulu menggunakan lap basah
kemudian lap kering.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Kosa Kata: Cap, Stempel, Cetak/Print

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Gallery walk: Display hasil karya siswa dan berikan kesempatan mereka untuk saling
memberikan umpan balik atau pertanyaan.
Pertanyaan esensial
 Apa nama daun yang kamu petik? Apa karakteristik daun ini yang menarik perhatianmu?
 Bagaimana cara kamu memetik daun tersebut?
F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat menggunakan teknik airbrush sederhana dengan menggunakan cairan pewarna
makanan/cat air. Siswa akan mengatur letak daunnya kemudian mereka memerciki kertas
dengan pewarna. Siswa menggosokkan sikat gigi yang telah dicelupkan pada pewarna pada
sisir. Siswa juga dapat menggosokkan ibu jari pada kuas/ sikat gigi yang telah dicelup pewarna
untuk memercik. Setelah percikan kering dan daun diangkat, mereka akan mendapatkan
bentuk daun tersebut.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


BACAAN GURU

Gunakan kertas koran sebagai alas agar lantai tidak kotor, kemudian kain digelar di atasnya.
Letakkan daun yang anda pilih di atas kain. Posisi yang disarankan adalah tulang daun (bagian
bawah daun) bersentuhan dengan kain.
Letakkan daun di atas kain. Jika ingin memunculkan efek cermin, maka lipatlah kain
menutupi daun. Pola akan tambah pada bagian kain di bawah daun dan di atas daun. Namun,
apabila hanya ingin di satu sisi, gunakan potongan kain lain untuk menutupi daun sebelum
diketuk agar pola terbentuk dengan baik.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

C. GLOSARIUM
 Membuat karya cetak dengan menggunakan pewarna basah dan dedaunan yang mereka pilih.
D. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

MODUL AJAR SENI RUPA SD KELAS 1

INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : CHONIK MASRURO, [Link]
Instansi : MI. ISLAMIYAH SUMUR PUTIH
Tahun Penyusunan : Tahun 20224
Jenjang Sekolah : MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A / 1 (Satu)
Kegiatan 20 : Temukan Inspirasi Karya Senimu
Alokasi Waktu : 1 pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
 Siswa mendiskusikan mengenai keindahan yang mereka lihat atau bisa dikerjakan selama
liburan
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Kreatif: Menghasilkan gagasan yang orisinal: Saya dapat menghubungkan gagasan-
gagasan yang ada dalam merespon dan membuat karya seni, Saya mencari inspirasi untuk
membantu memunculkan ide-ide saya sendiri.
 Kreatif: Menghasilkan karya dan tindakan yang original: Saya merencanakan, membuat
sketsa, dan memikirkan tentang apa yang akan saya lakukan sebelum saya mulai membuat
karya seni baru.
D. SARANA DAN PRASARANA
 Lampu ruang kelas yang memadai
 Ruang kelas yang cukup luas
Sumber Belajar :
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021
Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki
Raindriati.
Alat Bahan :
 Kertas/ kanvas/ kaos/ sepatu dll.
 Alat pewarna yang diminati atau yang sesuai dengan media yang digunakan.
E. TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik reguler/tipikal
F. MODEL PEMBELAJARAN
 Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring),
pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Platform daring.
KOMPNEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Merefleksikan
 R.1 Menghargai dan memahami pengalaman estetik dan pembelajaran artistik.
 R.2 Mengamati, memberikan penilaian dan membuat hubungan antara karya pribadi dan
orang lain sebagai bagian dari proses berpikir tingkat tinggi dan bekerja artistik.
Berdampak
 D.1 Memilih, menganalisa dan menghasilkan karya yang berdampak pada pembentukan
karakter dan kepribadian diri sendiri maupun orang lain.

Tujuan Pembelajaran Kegiatan 20


 Siswa mengenal dan dapat menggunakan kosakata: Mixed Media (Media Campuran).
 Siswa mampu menuangkan pengalaman, pengamatan atau hasil tiruan bentuk ke dalam
karya.
 Siswa mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajarinya untuk
membuat karya berdasarkan minat atau ketersediaan bahan di sekitarnya.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Mereka membuat karya yang terinspirasi oleh liburan mereka


C. PERTANYAAN PEMANTIK
 Apa saja kegiatan seni yang sudah kita lakukan tahun ini?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling kamu sukai tahun ini? Apa yang paling kamu sukai dari
kegiatan tersebut?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling tidak kamu sukai tahun ini? Apa yang membuatmu tidak
menyukainya? Apakah kegiatan itu terlalu sulit atau terlalu mudah?
 Apa keahlian baru yang kamu kuasai dalam seni rupa?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi
 Ajak siswa untuk memilih 1-5 karya terbaiknya pada tahun ajaran ini. Minta mereka untuk
mengisi lembar penilaian diri yang sudah anda siapkan (lihat panduan umum bagian C.3.2).
 Diskusikan dengan siswa mengenai kegiatan yang paling mereka sukai dan mengapa
mereka menyukainya?
 Diskusikan juga mengenai perkembangan pengetahuan dan keterampilan seni rupa
mereka. Apa saja hal baru yang kini mereka mulai atau sudah kuasai lebih baik dari
sebelumnya? Ceritakan juga mengenai perkembangan pengetahuan dan keterampilan seni
rupa anda kepada mereka. Apresiasi diri anda dan mereka untuk semua pencapaian dan
kerja keras anda bersama di tahun ajaran ini.

Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
 Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa bersama.
 Guru melakukan apersepsi dan motivasi serta menyampaikan kompetensi dasar dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Guru melakukan pengecekan kehadiran peserta didik.

2. Kegiatan Inti
 Siswa membuat rencana karya seni rupa yang ingin mereka buat selama masa liburan
sekolah. Mereka akan membuat gambar rencana pada buku gambar mereka. Mereka
dapat menambahkan keterangan bahan, warna atau teknik yang akan mereka gunakan.
Jika siswa belum lancar menulis, minta mereka menceritakannya secara lisan.
 Anda dapat menunjukkan atau menyampaikan gagasan contoh-contoh karya yang dapat
dibuat selama liburan seperti membuat kartu ucapan, komik, lukisan, patung dengan
menggunakan bahan daur ulang atau membuat bentuk-bentuk dari adonan kue misalnya.
Ajak mereka untuk mencari ide unik dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di
sekitar mereka.

3. Kegiatan Penutup
 Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang disampaikan oleh
setiap peserta didik.
 Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh peserta
didik.
 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan kesimpulan
yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
 Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa sebagai tanda
berakhirnya pembelajaran.

Berpikir & Bekerja Artistik


Diskusi dan apresiasi: Siswa memilih karya terbaiknya untuk dibawa pulang atau
disimpan/didisplay di sekolah. Guru dapat membuat Hari Penghargaan Seni bagi siswa.
Pertanyaan esensial
 Apa saja kegiatan seni yang sudah kita lakukan tahun ini?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling kamu sukai tahun ini? Apa yang paling kamu sukai dari
kegiatan tersebut?
 Apa kegiatan seni rupa yang paling tidak kamu sukai tahun ini? Apa yang membuatmu
tidak menyukainya? Apakah kegiatan itu terlalu sulit atau terlalu mudah?

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Apa keahlian baru yang kamu kuasai dalam seni rupa?

F. ASESMEN / PENILAIAN
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara mengevaluasi penguasaan pengetahuan atau keterampilan
siswa dalam melalui karya yang dihasilkannya. Setiap karya diharapkan bersifat unik dan
menunjukkan orisinalitas gagasan sesuai dengan karakter, kepribadian, minat, kemampuan dan
konteks siswa. Guru hanya mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Siswa diberi
keleluasaan untuk menerjemahkan pengetahuan dan keterampilannya ke dalam karya yang
kemudian diapresiasi bersama.
Beberapa metode penilaian yang dapat digunakan antara lain:
1) Jurnal Visual/ Buku Sketsa
Jurnal Visual atau buku sketsa ini merupakan sarana siswa untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menuangkan ide-ide atau hasil eksperimennya dalam bentuk tulisan dan
gambar. Guru dan orangtua dapat meninjau kembali proses berpikir dan kreasi siswa
melalui jurnal visualnya.
2) Portofolio
Portofolio merupakan sarana siswa untuk berlatih mendokumentasikan, merawat dan
mengapresiasi karyanya. Melalui portofolio, siswa, orangtua dan guru dapat melihat
perkembangan dan kemajuan siswa. Hasil pengamatan ini dapat digunakan sebagai
informasi untuk merencanakan pembelajaran berikutnya agar menjadi efektif.
3) Proyek
Proyek merupakan sarana siswa melakukan penelitian, penyelidikan, eksplorasi dan/atau
eksperimen terhadap suatu topik yang nyata dan relevan dalam kehidupan mereka sehari-
hari. Proyek dapat dilakukan dalam kelompok kecil atau besar dengan pembagian peran
kerja. Guru dapat menilai presentasi akhir proyek, laporan dan keterlibatan siswa.
4) Demonstrasi
Siswa menunjukan penguasaannya mengenai suatu topik atau kemampuannya mengerjakan
suatu keterampilan tertentu di depan audiens tertentu (misalnya kelas, sekolah atau umum).
Audiens dapat memberikan umpan balik terhadap tampilan tersebut.
5) Laporan
Siswa membuat laporan, esai atau bagan untuk menunjukkan pemahamannya mengenai
suatu topik atau peristiwa tertentu.
6) Rubrik
Penilaian menggunakan rubrik atau tabel yang mencantumkan kriteria sukses tertentu.
7) Penilaian Pribadi atau Kelompok
Bersama dengan guru, siswa meninjau kembali karyanya/ karya temannya dengan
menggunakan rubrik yang mencantumkan kriteria sukses yang jelas

G. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Siswa dapat membuat Enikki, buku harian bergambar untuk menceritakan keseharian mereka
selama liburan. Jika dimungkinkan, guru dan siswa bisa merencanakan kunjungan ke museum
seni rupa atau studio seorang seniman seni rupa di daerah masing-masing.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami
materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mecapai CP

Mengetahui Pamekasan, 2024


Kepala MI. Islamiyah SP Guru Kelas 1

Sri Utami Ningsih, [Link] Chonik Masruro, [Link]


NIP. 197811122005012005 NIP. 198101012005012005

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Nilai Paraf Orang Tua

B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku
Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas I Penulis: Dewi Miranti Amri dan Rizki Raindriati
ISBN 978-602-244-347-6 (jil.1)
C. GLOSARIUM

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022


Modul Ajar Seni Rupa Sekolah Penggerak SD Kelas 1

 Membuat karya yang terinspirasi oleh liburan mereka


D. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth. New York:
Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art Program for
Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA: Northeast Foundation
for Children.

Kurikulum Prototipe / Kurikulum Paradigma Baru 2022

Anda mungkin juga menyukai