RKTS MAS Bojongjati 2019/2020
RKTS MAS Bojongjati 2019/2020
SEKOLAH
(RKTS)
MAS BOJONGJATI
TAHUN PELAJARAN 2019 / 2020
1
RENCANA KERJA TAHUNAN SEKOLAH
MAS BOJONGJATI
TAHUN PELAJARAN 2019/ 2020
2
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala
Rahmat dan Hidayahnya kepada kami semua, sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan
Rencana Kerja Tahunan Sekolah (RKTS) MAS Bojongjati ntuk jangka menengah dan jangka
panjang .
Kami semua menyadari bahwa RKTS MAS Bojongjati yang kami susun masih sangat jauh
dari sempurna, untuk itu dengan penuh kerendahan hati kami mengharapkan masukan, kritik
maupun saran dari berbagai pihak yang berkompeten dan berkepentingan terhadap kemajuan
pendidikan, khususnya di MAS Bojongjati untuk perbaikan penyusunan RKTS di masa yang akan
datang .
Tak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut
meluangkan waktu, tenaga atau sumbangan pemikiran-pemikirannya dalam proses penyusunan
RKTS MAS Bojongjati ini .
Akhirnya kami berharap semoga RKTS ini dapat menjadi pedoman penyelenggaraan
pendidikan di MAS Bojongjati untuk Tahun Pelajaran 2019 / 2020, sehingga Visi dan Misi v dapat
dicapai/ di wujudkan dengan baik. Amiin.
Tim Penyusun
3
DAFTAR ISI
4
BAB I
PENDAHULUAN
5
B. Landasan Hukum
a. Undang-undang No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam
pasal 8 dan 48
b. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
dalam Pasal 49 dan 53
c. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan dalam
Angka 4a poin 1 dan 2
6
BAB II
VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
A. Visi Sekolah
Visi Sekolah adalah imajinasi moral yang dijadikan dasar atau rujukan dalam menentukan
tujuan atau keadaan masa depan sekolah yang secara khusus diharapkan oleh Sekolah. Visi
Sekolah merupakan turunan dari Visi Pendidikan Nasional, yang dijadikan dasar atau rujukan
untuk merumuskan Misi, Tujuan sasaran untuk pengembangan sekolah dimasa depan yang
diimpikan dan terus terjaga kelangsungan hidup dan perkembangannya.
Adapun visi MAS Bojongjati : Aktif, Kreatif, Antusias, Bersih dan Religius (A K B A
R)
B. Misi
Dalam upaya mewujudkan visi tersebut di atas, Misi SMP Negeri 3 .............. adalah sebagai
berikut:
1. Mendorong aktifitas dan kreatifitas secara optimal kepada seluruh komponen
sekolah terutama para siswa
2. Mengoptimalkan pembelajaran dalam rangka meningkatkan keterampilan siswa
supaya mereka memiliki prestasi yang dapat dibanggakan.
3. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga kecerdasan
siswa terus diasah agar terciptanya kecerdasan intelektual dan emosional yang mantap.
4. Antusias terhadap perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
5. Menanamkan cinta kebersihan dan keindahan kepada semua komponen sekolah.
6. Menimbulkan penghayatan yang dalam dan pengalaman yang tinggi terhadap ajaran
agama (Religi) sehinggan tercipta kematangan dalam befikir dan bertindak.
C. Tujuan Sekolah
1) Perolehan Nilai Ujian Nasional rata-rata naik memenuhi standar kelulusan
2) Memiliki kegiatan ekstra kurikuler yang maju dan berprestasi disegala bidang
3) Terwujudnya disiplin yang tinggi dari seluruh warga sekolah.
4) Terwujudanya suasana pergaulan sehari-hari yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan.
5) Terwujudnya manajemen sekolah yang transparan dan partisipatif, melibatkan seluruh warga
sekolah dan kelompok kepentingan yang terkait.
6) Terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, indah, resik dan asri.
D. Rencana Strategis
Sasaran sekolah pada tahun pelajaran 20.... / 20.... sebagai berikut ;
1. Sekolah memiliki standar kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sesuai dengan Standar
Nasional Pendidikan
2. Sekolah memiliki perangkat pembelajaran lengkap yang meliputi kalender pendidikan, program
tahunan, program semester, silabus, dan lain lain, untuk semua tingkat kelas
3. PAKEM mampu dilaksanakan dan dirasakan manfaat oleh warga Belajar
4. Sekolah mampu mengembangkan strategi penilaian
5. Sekolah memiliki standar pengembangan bahan dan sumber pembelajaran
7
6. Sekolah memiliki model pembelajaran bagi siswa berprestasi dan siswa yang menghadapi
kesulitan belajar
7. Sekolah dapat meningkatkan profesionalisme dalam kinerja sebagai tenaga edukatif
8. Pencapaian hasil rata-rata Nilai Ujian Nasional minimal memenuhi standar kelulusan
9. Sekolah mampu meningkatkan kedisiplinan siswa.
10. Sekolah mampu mengembangkan prestasi non akademik siswa melalui kegiatan
ekstrakurikuler.
11. Sekolah mampu mengembangkan kompetensi kepala sekolah, guru dan karyawan sekolah,
sesuai dengan tugas dan keahliannya
12. Sekolah mampu mengembangkan system monitoring dan evaluasi kinerja ketenagaan
13. Sekolah mampu mengoptimalkan penggalangan dana dari orangtua/ wali siswa
14. Sekolah mampu memberdayakan fasilitas dan potensi sekolah
15. Sekolah mampu mengadakan dan merawat perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium
IPA, UKS, dapur dan lapangan olah raga .
16. Sekolah mampu mengadakan dan menginventarisir sarana pendidikan
17. Sekolah mampu memenuhi/ melengkapi kebutuhan media pembelajaran
18. Sekolah mampu menciptakan/mengembangkan kondisi lingkungan sekolah yang aman nyaman
dan menyenangkan
19. Sekolah memiliki pengembangan administrasi sekolah
20. Sekolah mampu mencapai SPM (Standar Pelayanan Minimal)
8
BAB III
PROGRAM STRATEGIS
A. SASARAN
Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai sekolah/madrasah dalam waktu 4 tahun
ke depan dan telah disesuaikan dengan faktor kesiapan sekolah/madrasah. Penetapan sasaran
sekolah ini bertujuan untuk dijadikan panduan dalam menyusun program dan kegiatan yang akan
dilakukan dalam waktu tertentu guna merealisasikan alternatif pemecahan tantangan yang telah
dirumuskan.
Berikut ini kami uraikan sasaran program kerja sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran
b. Guru paham tentang KTSP
c. Guru mampu membuat silabus sekolah sesuai standar isi
d. Guru paham dan mampu membuat PTK
e. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru
f. Meningkatnya minat baca siswa
g. Pembelian buku sebagai literatur tambahan
h. Perpustakaan yang representatif
i. Guru paham tentang kecakapan hidup
9
4. Sarana dan Prasarana
a. Tersedianya ruang wakasek
b. Tersedianya fasilitas ruang yang baik dan lengkap
c. Fasilitas penunjang perpustakaan lengkap
d. Sarana dan prasarana laboratorium IPA dan komputer yang lengkap
e. Guru mampu mengoperasikan komputer dengan baik
f. Jaringan listrik dalam keadaan baik
g. Kebutuhan komputer dan printer terpenuhi
h. Terlaksananya rehabilitasi ruang kelas, TU, dan Mushola
i. Sarana kesenian lengkap
5. Ketenagaan
a. Tersedianya program kehumasan
b. Guru paham tentang pola kerjasama dalam peningkatan mutu pembelajaran
c. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan peningkatan materi pengetahuan
b. Siswa baru yang berprestasi dan lebih berkualitas
c. Guru lebih berkualitas dan mampu mengemas program dengan menarik
d. Guru mampu melakukan pembimbingan khusus bagi siswa bermasalah dengan lebih
baik
e. Kesejahteraan guru meningkat
10
9. Lingkungan dan Budaya Sekolah
a. Pemagaran sekolah
b. Pembuatan taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perluinya partisipasi masyarakat dan stekjholder sekolah
uintuik terciptanya lingkungan yang aman.
[Link]
Merumuskan program adalah menggabungkan alternatif-alternatif pemecahan tantangan
utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung, atau saling berkaitan
Berikut ini kami uraikan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pengaturan waktu dan penggalangan dana
b. Pembuatan KTSP
c. Peningkatan kompetensi guru
d. Pengadaan buku literatur
e. Standar ideal jam mengajar
f. Perluasan perpustakaan
g. Penambahan buku-buku yang menarik
h. Penugasan studi literatur di perpustakaan
i. Peningkatan pemahaman guru mengenai kecakapan hidup
11
g. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan dalam
penggunaannya.
h. Pengajuan dan pelaksanaan perbaikan jaringan listrik
i. Pendataan, pengajuan, pemasangan, dan perawatan printer dan komputer
j. Pembentukan panitia, pembuatan proposal, pencarian dana dan pelaksanaan
rehabilitasi masjid
k. Pendataan, pembuatan proposal, pencarian dana dan pemenuhan sarana kesenian
5. Ketenagaan
a. Pembuatan program kehumasan
b. Sosialisasi pola kerjasama
c. Identifikasi kebutuhan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Peningkatan kompetensi guru
b. Sistem penjaringan siswa berprestasi
c. Pelatihan mengemas program
d. Peningkatan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Peningkatan kesejahteraan guru
f. Peningkatan sistem seleksi
12
9. Lingkungan dan Budaya Sekolah
a. Pembuatan pagar sekolah
b. Pembuatan taman sekolah
c. Menanamkan kesadaran perlunya keterlibatan masyarakat dan warga sekolah untuk
terciptanya lingkungan yang aman.
13
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
Indikator keberhasilan program adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah
program yang dirumuskan berhasil atau tidak. Apabila indikator keberhasilan telah dapat dicapai,
maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator keberhasilan belum dapat
dicapai, maka program dapat dikatakan belum berhasil. Indikator harus ditentukan agar program
yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator keberhasilan setiap program bisa berkaitan
dengan proses dan dapat juga berkaitan langsung dengan hasil akhir. Indikator keberhasilan dapat
bersifat kuantitatif atau kualitatif, yang penting dapat diukur dan dirumuskan secara spesifik,
operasional, dan dalam bentuk kalimat pernyataan.
Berikut ini kami uraikan indikator keberhasilan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP secara lengkap
b. Guru mampu membuat dokumen KTSP
c. Adanya KTSP
d. Seluruh guru memahami KTSP
e. Tersedianya silabus sekolah sesuai standar isi
f. Tersedianya literatur tambahan
g. Adanya guru-guru berprestasi
h. Guru mampu melaksanakan PTK
i. Jam mengajar guru maksimal 24 jam
j. Tersedianya ruang perpustakaan yang luas dan representatif
k. Tersedianya buku-buku menarik
l. Jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan meningkat
m. Guru memahami kecakapan hidup
14
3. Organisasi dan kelembagaan
a. Usulan peraturan terbentuk
b. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga lain
5. Ketenagaan
a. Terbuatnya program kehumasan
b. Guru mampu menjalin kerjasama dengan pihak luar
c. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan
b. Banyak siswa baru yang memiliki prestasi
15
c. Guru mampu mengemas program dengan menarik
d. Siswa dan orang tua merasa puas dengan pembimbingan sekolah
e. Kesejahteraan guru meningkat
f. Terjaringnya siswa baru yang berkualitas
g. Kualitas guru meningkat
16
D. KEGIATAN
Kegiatan adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan di dalam program. Kegiatan perlu
dirumuskan dari setiap program dengan mengacu pada indikator keberhasilan yang telah ditetapkan
sehingga program dapat dicapai. Kegiatan bisa diambil dari alternatif pemecahan yang telah
ditetapkan sebelumnya. Perumusan kegiatan dilakukan dengan cara membuat daftar kegiatan yang
terkait dengan program tersebut. Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada pencapaian
indikator keberhasilan yang telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau anggarannya.
Berikut ini kami uraikan daftar kegiatan sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pelatihan pembuatan KTSP
b. Pelaksanaan pembuatan KTSP
c. Mengadakan MGMP internal (IHT)
d. Mengadakan workshop internal kompetensi guru
e. Pengadaan literatur tambahan
f. Mengikutsertakan guru dalam lomba-lomba
g. Mengusulkan reward prestasi guru ke Yayasan
h. Pelatihan PTK
i. Pengajuan usulan penyesuaian jam mengajar
j. Perluasan ruang perpustakaan
k. Pengadaan buku-buku tambahan
l. Penugasan studi literatur di perpustakaan
m. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kecakapan hidup
17
3. Organisasi dan kelembagaan
a. Koordinasi dan pembuatan usulan peraturan ke yayasan
b. Pengajuan proposal kemitraan
4. Sarana dan Prasarana
a. Pengerjaan pembangunan ruang wakasek
b. Pengerjaan pembangunan ruang multimedia
c. Pengajuan penggantian perabot rusak
d. Perbaikan perabot rusak
e. Pendataan kebutuhan, pembuatan dan pengajuan proposal, melengkapi fasilitas
penunjang perpustakaan
f. Pendataan kebutuhan, pembuatan dan pengajuan proposal, melengkapi sarana dan
prasarana lab IPA
g. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan penggunaannya
h. Pelatihan komputer
i. Pengajuan perbaikan jaringan listrik
j. Perbaikan jaringan listrik
k. Pengajuan dan pemasangan komputer dan printer serta perawatannya
l. Pembentukan panitia rehab, pembuatan proposal, pencarian dana dan pelaksanaan
pembangunan
m. Pendataan, pembuatan proposal, pencarian dana dan pemenuhan kebutuhan sarana
kesenian
5. Ketenagaan
a. Penyusunan program kehumasan
b. Sosialisasi pola kerjasama
c. Pengajuan tambahan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
18
a. Pelatihan materi bagi guru
b. Seleksi masuk bagi siswa baru
c. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan EO, ESQ atau sejenisnya
d. Meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Mengajukan peningkatan kesejahteraan guru ke yayasan
f. Menyiapkan perangkat tes seleksi masuk yang berbobot
g. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kompetensi guru
[Link] JAWAB
Setelah program dirumuskan, maka perlu ditentukan siapa penanggung jawab program.
Penanggung jawab program adalah perseorangan yang ditunjuk untuk mengkoordinir pelaksanaan
program sesuai dengan bidangnya.
Berikut ini kami uraikan mengenai penanggung jawab tiap program sekolah yang akan
dilaksanakan:
19
NO. PROGRAM PENANGGUNG JAWAB
19 Pendataan pengadaan alat dan buku PKS / Wakasek Sarana dan Kepala
pepustakaan Pepustakaan
Pembuatan Proposal pengadaan alat dan PKS / Wakasek Sarana dan Kepala
buku pepustakaan Pepustakaan
Pengajuan proposal pengadaan alat dan PKS / Wakasek Sarana dan Kepala
buku pepustakaan Pepustakaan
Pengadaan fasilitas penunjang lainnya PKS / Wakasek Sarana dan Kepala
Pepustakaan
19 Pendataan pengadaan alat dan praktekum PKS / Wakasek Sarana dan Guru IPA
IPA
Pembuatan Proposal alat dan praktekum PKS / Wakasek Sarana dan Guru IPA
IPA
Pengajuan proposal alat dan praktekum IPA PKS / Wakasek Sarana dan Guru IPA
20 Pengusulan Lab. Komputer PKS / Wakasek Sarana dan Guru
TIKOM
BAB IV
PROGRAM OPERSIONAL
21
A. SASARAN
Sasaran adalah tantangan utama yang akan dicapai sekolah/madrasah dalam waktu 4 tahun
ke depan dan telah disesuaikan dengan faktor kesiapan sekolah/madrasah. Penetapan sasaran
sekolah ini bertujuan untuk dijadikan panduan dalam menyusun program dan kegiatan yang akan
dilakukan dalam waktu tertentu guna merealisasikan alternatif pemecahan tantangan yang telah
dirumuskan.
Berikut ini kami uraikan sasaran program kerja sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
d. Tersedianya dokumen KTSP seluruh mata pelajaran
e. Guru paham tentang KTSP
f. Guru mampu membuat silabus sekolah sesuai standar isi
g. Guru paham dan mampu membuat PTK
h. Meningkatnya minat baca dan pengetahuan guru
i. Meningkatnya minat baca siswa
j. Pembelian buku sebagai literatur tambahan
k. Perpustakaan yang representatif
l. Guru paham tentang kecakapan hidup
22
4. Sarana dan Prasarana
a. Tersedianya ruang wakasek
b. Tersedianya ruang multimedia
c. Tersedianya fasilitas ruang yang baik dan lengkap
d. Fasilitas penunjang perpustakaan lengkap
e. Sarana dan prasarana laboratorium IPA yang lengkap
f. Jaringan internet untuk PBM terpasang
g. Guru mampu mengoperasikan komputer dengan baik
h. Jaringan listrik dalam keadaan baik
i. Kebutuhan komputer dan printer terpenuhi
j. Terlaksananya rehabilitasi masjid
k. Sarana kesenian lengkap
5. Ketenagaan
a. Tersedianya program kehumasan
b. Guru paham tentang pola kerjasama dalam peningkatan mutu pembelajaran
c. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan peningkatan materi pengetahuan
b. Siswa baru yang berprestasi dan lebih berkualitas
c. Guru lebih berkualitas dan mampu mengemas program dengan menarik
d. Guru mampu melakukan pembimbingan khusus bagi siswa bermasalah dengan lebih
baik
e. Kesejahteraan guru meningkat
23
c. Terjalinnya kerja sama dengan lembaga masyarakat
[Link]
Merumuskan program adalah menggabungkan alternatif-alternatif pemecahan tantangan
utama yang memiliki karakteristik yang saling mendukung, saling tergantung, atau saling berkaitan
Berikut ini kami uraikan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pengaturan waktu dan penggalangan dana
b. Pembuatan KTSP
c. Peningkatan kompetensi guru
d. Pengadaan buku literatur
e. Standar ideal jam mengajar
f. Perluasan perpustakaan
g. Penambahan buku-buku yang menarik
h. Penugasan studi literatur di perpustakaan
i. Peningkatan pemahaman guru mengenai kecakapan hidup
24
2. Administrasi dan Manajemen Sekolah
a. Sosialisasi peraturan sekolah kepada guru dan karyawan
b. Pembuatan rencana pelatihan
c. Pelaksanaan pelatihan sertifikasi guru
3. Organisasi dan kelembagaan
a. Pembuatan usulan peraturan
b. Pembuatan proposal kemitraan
5. Ketenagaan
a. Pembuatan program kehumasan
b. Sosialisasi pola kerjasama
c. Identifikasi kebutuhan tenaga pendukung
25
i. Publikasi sekolah
7. Peserta Didik
a. Peningkatan kompetensi guru
b. Sistem penjaringan siswa berprestasi
c. Pelatihan mengemas program
d. Peningkatan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Peningkatan kesejahteraan guru
f. Peningkatan sistem seleksi
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
Indikator keberhasilan program adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah
program yang dirumuskan berhasil atau tidak. Apabila indikator keberhasilan telah dapat dicapai,
maka program dapat dikatakan berhasil; sebaliknya apabila indikator keberhasilan belum dapat
dicapai, maka program dapat dikatakan belum berhasil. Indikator harus ditentukan agar program
yang ditetapkan dapat diukur keberhasilannya. Indikator keberhasilan setiap program bisa berkaitan
dengan proses dan dapat juga berkaitan langsung dengan hasil akhir. Indikator keberhasilan dapat
bersifat kuantitatif atau kualitatif, yang penting dapat diukur dan dirumuskan secara spesifik,
operasional, dan dalam bentuk kalimat pernyataan.
Berikut ini kami uraikan indikator keberhasilan program sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Tersedianya dokumen KTSP secara lengkap
b. Guru mampu membuat dokumen KTSP
c. Adanya KTSP
d. Seluruh guru memahami KTSP
26
e. Tersedianya silabus sekolah sesuai standar isi
f. Tersedianya literatur tambahan
g. Adanya guru-guru berprestasi
h. Guru mampu melaksanakan PTK
i. Jam mengajar guru maksimal 24 jam
j. Tersedianya ruang perpustakaan yang luas dan representatif
k. Tersedianya buku-buku menarik
l. Jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan meningkat
m. Guru memahami kecakapan hidup
5. Ketenagaan
a. Terbuatnya program kehumasan
b. Guru mampu menjalin kerjasama dengan pihak luar
c. Terpenuhinya kebutuhan tenaga pendukung
27
a. Jumlah siswa baru meningkat
b. Prestasi siswa dan sekolah meningkat
c. Investor berminat untuk menjalin kerja sama
d. Perhatian stakeholder terhadap sekolah meningkat
e. Komunikasi berjalan secara harmonis dua arah
f. Tersusunnya RKAS tepat waktu
g. Sekolah mudah mendapatkan akses informasi pelatihan
h. Semua guru mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan peningkatan mutu
i. Sekolah lebih dikenal oleh masyarakat
7. Peserta Didik
a. Semua guru mengikuti pelatihan
b. Banyak siswa baru yang memiliki prestasi
c. Guru mampu mengemas program dengan menarik
d. Siswa dan orang tua merasa puas dengan pembimbingan sekolah
e. Kesejahteraan guru meningkat
f. Terjaringnya siswa baru yang berkualitas
g. Kualitas guru meningkat
28
D. KEGIATAN
Kegiatan adalah tindakan-tindakan yang akan dilakukan di dalam program. Kegiatan perlu
dirumuskan dari setiap program dengan mengacu pada indikator keberhasilan yang telah ditetapkan
sehingga program dapat dicapai. Kegiatan bisa diambil dari alternatif pemecahan yang telah
ditetapkan sebelumnya. Perumusan kegiatan dilakukan dengan cara membuat daftar kegiatan yang
terkait dengan program tersebut. Kegiatan yang baik adalah yang mengarah pada pencapaian
indikator keberhasilan yang telah dirumuskan, dan dapat diperkirakan biaya atau anggarannya.
Berikut ini kami uraikan daftar kegiatan sekolah per-kategori:
1. Kurikulum dan Pembelajaran
a. Pelatihan pembuatan KTSP
b. Pelaksanaan pembuatan KTSP
c. Mengadakan MGMP internal (IHT)
d. Mengadakan workshop internal kompetensi guru
e. Pengadaan literatur tambahan
f. Mengikutsertakan guru dalam lomba-lomba
g. Pelatihan PTK
h. Pengajuan usulan penyesuaian jam mengajar
i. Perluasan ruang perpustakaan
j. Pengadaan buku-buku tambahan
k. Penugasan studi literatur di perpustakaan
l. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kecakapan hidup
29
f. Pendataan kebutuhan, pembuatan dan pengajuan proposal, melengkapi sarana dan prasarana
lab. IPA
g. Pengadaan Lab Komputer dan Perlengkapannya
h. Pengajuan dan pemasangan jaringan internet dan pengawasan penggunaannya
i. Pelatihan komputer
j. Pengajuan perbaikan jaringan listrik
k. Perbaikan jaringan listrik
l. Pengajuan dan pemasangan komputer dan printer serta perawatannya
m. Pendataan, pembuatan proposal, pencarian dana dan pemenuhan kebutuhan sarana kesenian
5. Ketenagaan
a. Penyusunan program kehumasan
b. Sosialisasi pola kerjasama
c. Pengajuan tambahan tenaga pendukung
7. Peserta Didik
a. Pelatihan materi bagi guru
b. Seleksi masuk bagi siswa baru
c. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan EO, ESQ atau sejenisnya
d. Meningkatkan kualitas bimbingan dan penyuluhan
e. Mengajukan peningkatan kesejahteraan guru ke yayasan
f. Menyiapkan perangkat tes seleksi masuk yang berbobot
g. Mengikutsertakan guru dalam pelatihan kompetensi guru
31
[Link] JAWAB
Setelah program dirumuskan, maka perlu ditentukan siapa penanggung jawab program.
Penanggung jawab program adalah perseorangan yang ditunjuk untuk mengkoordinir pelaksanaan
program sesuai dengan bidangnya.
Berikut ini kami uraikan mengenai penanggung jawab tiap program sekolah yang akan
dilaksanakan:
34
BAB V
JADWAL PROGRAM/KEGIATAN TAHUNAN
TAHUN 2019 / 2020
Jadwal adalah alokasi waktu suatu program dan kegiatan tertentu yang akan dilaksanakan.
Tujuan penyusunan jadwal program dan kegiatan ini adalah untuk mempermudah pelaksana dalam
menentukan urutan kegiatan dan mengatur penggunaan sumberdaya dan dana yang dimiliki
sekolah/madrasah. Dengan demikian alur kegiatan dan keuangan sekolah/madrasah dapat dikontrol
dengan lebih efektif. Berikut ini kami tampilkan jadwal program/kegiatan tahun 20.... / 20.....
35
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM 1 1 1
7 8 9 1 2 3 4 5 6
0 1 2
perpustakaan Pembuatan
Proposal
Pengajuan
proposal
Pengadaan
fasilitas penunjang
16 Sarana dan Pendataan
prasarana Pembuatan
laboratorium IPA Proposal
Pengajuan
proposal
Pengadaan sarana
dan prasarana
16 Sarana dan Pendataan
prasarana Pembuatan
laboratorium Lab, Proposal
Komputer Pengajuan
proposal
Pengadaan sarana
dan prasarana
19 Internet Pengajuan
jaringan internet
20 Jaringan listrik Pengajuan
perbaikan
21 Komputer dan Pendataan
printer Pengajuan
23 Sarana kesenian Pendataan
Pembuatan
proposal
24 Guru Sosialisasi pola
kerjasama
25 Tenaga pendukung identifikasi
kebutuhan tenaga
pendukung
26 Pelayanan sekolah Peningkatan
pelayanan sekolah
27 Prestasi siswa Peningkatan
prestasi siswa dan
sekolah
29 Stakeholder Menjalin
kerjasama dengan
stakeholder
30 Stakeholder Komunikasi yang
intensif dengan
stakeholder
31 RKAS Penyusunan
RKAS
32 Guru Pencarian
informasi
pelatihan dan
peningkatan mutu
guru.
36
BULAN
NO. SASARAN PROGRAM 1 1 1
7 8 9 1 2 3 4 5 6
0 1 2
33 Guru Mengikutserta-kan
guru dalam
pelatihan dan
peningkatan mutu.
34 Promosi Sekolah Publikasi sekolah
35 Guru Peningkatan
kompetensi guru
36 Siswa Sistem
penjaringan siswa
berprestasi
37 Guru Pelatihan
mengemas
program
38 Guru Peningkatan
kualitas bimbingan
dan penyuluhan
Peningkatan
kesejahteraan guru
39 Siswa baru yang Meningkatkan
lebih berkualitas sistem seleksi
PSB
40 Komite sekolah Membentuk
komite sekolah
yang baru
41 Komite sekolah Sosialisasi
program sekolah
dan peran komite
Menciptakan
hubungan yang
harmonis
Mengikutserta-kan
komite dalam
menjalankan
program sekolah
42 Komite sekolah Pertemuan dengan
komite sekolah
43 Warga Sekolah Pendataan
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah
Pembuatan
proposal
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah
Pencarian dana
pemagaran dan
pembuatan taman
sekolah
BAB VI
37
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
TAHUN PELAJARAN 2019 / 2020
PENDAPATAN BELANJA
No. Uraian Jumlah No. Uraian Jumlah
I. SISA TAHUN LALU I PROGRAM SEKOLAH
2.1 Pengembangan
Kompetensi Lulusan
(bid akademik dan
non akademik)
II. PENDAPATAN RUTIN 2.2 Pengembangan
Standar Isi
1. Belanja Pegawai 2.3 Pengembangan
Standar Proses
2. Belanja Barang 2.4 Pengembangan
Standar Pend dan
Tenaga
Kependidikan
3 Belanja 2.5 Pengembangan
Pemeliharaan Sarana dan Prasana
4. Belanja Lain-Lain 2.6 Pengembangan
Standar Pengelolaan
III BANTUAN 2.7 Pengembangan
OPERASIONA SEKOLAH Standar Pembiayaan
1. BOS 2.8 Pengembangan
dan Implementasi
Sistem Penilaian
2. Pemda Kab/Kota
3. Pemda Provinsi
II BELANJA LAIN
1.1 1.1. Belanja
Pegawai
III BANTUAN 1.2 1.2. Belanja
Barang
1. Dana Dekonsentrasi 1.3 1.3. Belanja
Pemeliharaan
2. Dana Tugas 1.4 1.4. Belanja Lain-
Pembantuan Lain
3. Dana Alokasi Khusus
4. Lain-lain
PENDAPATAN BELANJA
No. Uraian Jumlah No. Uraian Jumlah
IV SUMBER PENDAPATAN LAIN
1. Donatur
2. Usaha Sekolah
3. Komite
38
PENDAPATAN BELANJA
No. Uraian Jumlah No. Uraian Jumlah
Sisa Lebih Anggaran
V Tahun Lalu
39
PERJENIS KEGIATAN
TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014
40
Pengembangan
2
kurikulum / KTSP
Penyusunan
2.1 pembagian tugas guru
dan jadwal pelajaran
Penyusunan dokumen
2.2
1 dan 2 KTSP
Pengembangan prota,
2.3 peomis, silabus dan
RPP 16 guru
Pengembangan
3
proses pembelajaran
Pengelolaan kegiatan
3.1
belajar mengajar
Pembelian alat
pembelajaran
3.1.1
olahraga (bola sepak,
bola tenis dan kok)
3.2 Program kesiswaan
Penyusunan program
3.2.1
kesiswaan
Pelaksanaan
3.2.2 pendaftaran peserta
didik baru
Pelaksanaan home
3.2.3
visit
Pemberian kaos
3.2.4 olahraga bagi siswa
tidak mampu
Program
3.3
Ekstrakurikuler
Penyusunan program
3.3.1
ekstrakurikuler
Pengembangan bahan
3.4 ajar dalam MGMP
sekolah / KKG
Pengembangan
4 pendidik dan tenaga
kependidikan
Pelatihan tenaga
4.1
pendidik
Pelatihan
4.2
ketatausahaan
Pengembangan
5
sarana dan prasarana
Pengadaan dan
5.1 Pemeliharaan
peralatan kantor
Pembelian catride
5.1.1
printer canon black
41
Pembelian catride
5.1.2
printer warna
Pembelian hardisk
5.1.3
200 gb
Pembelian keyboard
5.1.4
dan mouse
Perbaikan speaker
5.1.5
aktif
Service printer
5.1.6
scanner HP
Pemeliharaan dan
5.2
perbaikan gedung
Perbaikan atap
5.2.1
genteng
Perbaikan pintu dan
5.2.2
jendela
5.2.3 Pengecatan sekolah
Perbaikan halaman
5.2.4
lab
Perbaikan sanitasi
5.2.5
kamar mandi (wc)
Pemeliharaan jaringan
5.3
listrik
Belanja lampu pijar /
5.3.1
tl
5.3.2 Kabel
Pemeliharaan
5.4
mebeler
Pemasangan paving
5.5
block halaman
Pembelian dan
5.6 Pemasangan Mesin
Pompa Air + Pipa PVC
Pengadaan instalasi
5.7
saluran air tower
Penyusunan program
5.8
sarana dan prasarana
Pengembangan dan
6 implementasi
manajemen sekolah
Kegiatan
6.1 pengembangan
manajemen sekolah
Penyusunan visi misi
6.1.1
dan profil sekolah
Penyusunan RKAS
6.1.2
sekolah
6.1.3 Penyusunan RKJM
Kegiatan pengelolaan
6.2
Perkantoran
Honorarium
6.2.1
pengelolaan BOS
6.3 Kegiatan supervisi
42
akademik 2 x 15 guru
Pengembangan
7
standar pembiayaan
Kegiatan rumah
7.1 tangga sekolah daya
dan jasa
7.1.1 Langganan daya listrik
Pembelian pulsa
7.1.2
modem internet
Langganan surat
7.1.3
kabar
Pengembangan dan
8 implementasi sistem
penilaian
8.1 Penyusunan kisi-kisi
8.1.1 Ulangan harian
Ulangan tengah
8.1.2 semester (UTS)
Ulangan akhir
8.1.3 semester
8.2 Penyusunan soal
8.2.1 Ulangan harian
Ulangan tengah
8.2.2 semester (UTS)
Ulangan akhir
8.2.3 semester
8.3 Pelaksanaan penilaian
8.3.1 Ulangan harian
Ulangan tengah
8.3.2 semester (UTS)
Ulangan akhir
8.3.3 semester
Ulangan kenaikan
8.3.4 kelas
8.3.5 Ujian Sekolah (US)
Tindak lanjut hasil
8.4 penilaian
Remedial dan
8.4.1 pengayaan
NON PROGRAM
2 2 SEKOLAH
Belanja pegawai Non
2.1 PNS
Honorarium guru TKS
2.1.1
8 orang
Honorarium PTT 3
2.1.2
orang
Belanja perjalanan
2.4
dinas
Perjalan dinas dalam
2.4.1
daerah
Perjalan dinas luar
2.4.2
daerah
2.4.3 Diklat ke luar daerah
Transportasi MGMP,
2.4.4
workshop dll
Transportasi diklat
2.4.5
ketatausahaan
Transportasi
2.4.6 kompetisi lomba
siswa
Pelatihan kepala
2.4.7
sekolah
Transportasi
2.4.8
pencairan bos
Transportasi
2.4.9
pelaporan bos
BAB VII
46
PENUTUP
Program/kegiatan yang telah kami susun dan kami rencanakan di awal tahun, telah kami
usahakan untuk dapat terrealisasi sesuai dengan yang kami harapkan. Akan tetapi semuanya tentu
tidak akan berjalan dengan mudah dan mulus sesuai keinginan. Pada pelaksanaannya di lapangan
banyak ditemukan kendala baik yang bersifat teknis maupun non teknis. Ada kalanya program
yang telah direncanakan untuk terrealisasi pada tahun pertama, ternyata kondisinya bertolak
belakang dengan yang diharapkan, sehingga dengan berbagai pertimbangan akhirnya
program/kegiatan tersebut harus kami tunda pelaksanaannya.
Demikian juga untuk program/kegiatan yang sebenarnya oleh kami sebagai pihak sekolah
telah direncanakan di tahun ke-dua, ke-tiga atau ke-empat, ternyata realisasinya berjalan lebih
cepat dari yang diharapkan yaitu pada tahun pertama.
Selain dikarenakan kondisi dan hal-hal lainnya baik yang bersifat teknis maupun non teknis
yang kami temui di lapangan, juga karena program/kegiatan yang akan kami laksanakan tidak
terlepas dari keberadaan kami sebagai sekolah yang berdiri di bawah naungan yayasan, sehingga
terkadang pihak yayasan mempunyai rencana lain dalam hal yang berkaitan dengan
program/kegiatan sekolah. Hampir semua program yang kami prioritaskan dapat terlaksana,
kecuali beberapa program seperti perluasan perpustakaan, pembangunan ruang multimedia,
pembentukan komite sekolah yang baru dan beberapa program/kegiatan yang skalanya kecil
ternyata belum dapat terlaksana pada tahun pertama.
Semuanya itu tidak menjadi masalah besar yang dapat mengganggu kinerja sekolah kami,
bahkan kami dapat menjadikannya sebagai suatu pelajaran bagi kami agar pada perencanaan
program/kegiatan berikutnya antara kami sebagai pihak sekolah dengan pihak yayasan bisa
berjalan secara serasi dan sinergis. Dan kami menyadarai bahwa apa yang direncanakan tidak harus
selalu terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah kami susun. Rencana program/kegiatan yang
kami susun berguna dalam memberikan petunjuk dan penuntun bagi kami dalam menjalankan
program/kegiatan di sekolah kami. Sehingga ke mana arah sekolah ini akan melangkah, bisa
terarah dengan jelas.
47