3.
3 Tugas Praktikum
Pada latihan ini mencakup pendeklarasian dan pengaksesan array terindeks, array
aosiatif, dan array multidimensi.
3.3.1. Mendeklarasikan dan mengakses array terindeks
Skrip berikut adalah contoh untuk mendeklarasikan dan mengakses array terindeks:
1. <?php
2. $fruits = array("Avocado", "Blueberry", "Cherry");
3. echo "I like " . $fruits[0] . ", " . $ fruits[1] . " and " . $ fruits[2] . ".";
4. ?>
Implementasikan skrip dan kemudian lakukan eksplorasi serta sekaligus jawab
pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
1. Menambahkan lima data baru dalam array $fruits! Tampilkan nilai dengan indeks
tertinggi dari array $fruits! Berapa indeks tertinggi dari array $fruits? 2. Hapus
satu data tertentu dari array $fruits! Tampilkan nilai dengan indeks tertinggi dari
array $fruits! Berapa indeks tertinggi dari array $fruits?
3. Buat array baru dengan nama $vegies yang memiliki tiga buah data! Tampilkan
seluruh data dari array $vegies!
3.3.2. Mengetahui panjang array dan mengakses array terindeks
menggunakan struktur perulangan (loop)
Skrip berikut adalah contoh untuk mengetahui panjang dan mengakses array
terindeks dengan menggunakan struktur perulangan FOR:
1. <?php
2. $fruits = array("Avocado", "Blueberry", "Cherry");
3. $arrlength = count($fruits);
4.
5. for($x = 0; $x < $arrlength; $x++) {
6. echo $fruits[$x];
7. echo "<br>";
8. }
9. ?>
Implementasikan skrip dan kemudian lakukan eksplorasi serta sekaligus jawab
pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
1. Menambahkan lima data baru dalam array $fruits dengan menggunakan stuktur
perulangan FOR! Berapa panjang (atau berapa jumlah data) array $fruits saat ini?
Apakah Anda perlu melakukan perubahan pada skrip penggunaan struktur
perulangan
FOR (skrip pada baris #5 – #8) untuk menampilkan seluruh data dalam array
$fruits dengan adanya penambahan lima data baru? Mengapa demikian? Jelaskan! 2.
Buat array baru dengan nama $vegies yang memiliki tiga buah data! Tampilkan seluruh
data dari array $vegies dengan menggunakan stuktur perulangan FOR! Apakah Anda
membuat skrip baru untuk menampilkan seluruh array $vegies ataukah Anda cukup
sedikit memodifikasi skrip yang sudah ada? Mengapa demikian? Jelaskan!
3.3.3. Mendeklarasikan dan mengakses array asosiatif
Skrip berikut adalah contoh untuk mendeklarasikan dan mengakses array
asosiatif:
1. <?php
2. $height = array("Andy"=>"176", "Barry"=>"165", "Charlie"=>"170");
3. echo "Andy is " . $height['Andy'] . " cm tall.";
4. ?>
Implementasikan skrip dan kemudian lakukan eksplorasi serta sekaligus jawab
pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
1. Menambahkan lima data baru dalam array $height! Tampilkan nilai dengan indeks
terakhir dari array $height!
2. Hapus satu data tertentu dari array $height! Tampilkan nilai dengan indeks terakhir
dari array $height!
3. Buat array baru dengan nama $weight yang memiliki tiga buah data! Tampilkan data
kedua dari array $weight!
3.3.4. Mengakses array asosiatif dengan perulangan menggunakan
struktur perulangan (loop)
Skrip berikut adalah contoh untuk mengakses array asosiatif dengan menggunakan
struktur perulangan FOR:
1. <?php
2. $height =
array("Andy"=>"176",
"Barry"=>"165", "Charlie"=>"170");
3.
4. foreach($height as $x => $x_value) {
5. echo "Key=" . $x . ", Value=" . $x_value;
6. echo "<br>";
7. }
8. ?>
Implementasikan skrip dan kemudian lakukan eksplorasi serta sekaligus jawab
pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
1. Menambahkan lima data baru dalam array $height! Apakah Anda perlu melakukan
perubahan pada skrip penggunaan struktur perulangan FOR (skrip pada baris #4 –
#7) untuk menampilkan seluruh data dalam array $height dengan adanya
penambahan lima data baru? Mengapa demikian? Jelaskan!
2. Buat array baru dengan nama $weight yang memiliki tiga buah data! Tampilkan
seluruh data dari array $weight dengan menggunakan stuktur perulangan FOR!
Apakah Anda membuat skrip baru untuk menampilkan seluruh array $weight
ataukah Anda cukup sedikit memofikasi skrip yang sudah ada? Mengapa demikian?
Jelaskan!
3.3.5. Mendeklarasikan dan mengakses array Multidimensi Visualisasi data
multidimensi dapat direpresentasikan dalam bentuk tabel. Sebagai contoh adalah tabel data
“students” berikut:
Name NIM Mobile
Alex 220401 0812345678
Bianca 220402 0812345687
Candice 220403 0812345665
Skrip berikut adalah contoh untuk mendeklarasikan dan mengakses array
multidimensi:
1. <?php
2. $students = array
3. (
4. array("Alex","220401","0812345678"),
5. array("Bianca","220402","0812345687"),
6. array("Candice","220403","0812345665"),
7. );
8. for ($row = 0; $row < 3; $row++) {
9. echo "<p><b>Row number $row</b></p>";
10. echo "<ul>";
11. for ($col = 0; $col < 3; $col++) {
12. echo "<li>".$students[$row][$col]."</li>";
13. }
14. echo "</ul>";
15. }
16. ?>
Implementasikan skrip dan kemudian lakukan eksplorasi serta sekaligus jawab
pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
1. Menambahkan lima data baru dalam array $students!
2. Tampilkan data dalam array $students dalam bentuk tabel!
3.3.6. Eksplorasi lebih lanjut terhadap array
Lakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap array untuk melalukan beberapa hal berikut:
1. Implementasi fungsi array_push()!
2. Implementasi fungsi array_merge()! 3. Implementasi fungsi
array_values()!
4. Implementasi fungsi array_search()!
5. Implementasi fungsi array_filter()!
6. Implementasi berbagai fungsi sorting pada array!
3.4 Referensi
[1] W3Schools. “PHP Arrays”. URL: [Link]
[2] [Link]. “Arrays”. URL: [Link]