1.
permasalahn yang dihadapi
Saya sebagai guru bahasa inggris kelas VII pada smp bakti keluarga kota lubuklinggau. Sebagai seorang
guru saya sering mengalami permasalahan selama proses belajar mengajar salah satu diantaranya
adalah kurangnya minat peserta didik dalam belajar bahasa inggris dan masih malu untuk berbicara
bahasa innggris. Hal ini menjadi perhatian utama saya karena keterampilan dalam berbicara adalah
bagian penting dari pembelajran bahasa inggris.
2. upaya yang dilakukan
Untuk mengatasi permasalahan ini saya selalu berupaya untuk membuat siswa berani berbicara dan
bejar bahasa [Link] yang saya lakukan adalah sebagai berikut .
a. membuat suasana kelas yang menyenangkan.
Saya menggunakan permainan dan lagu dan aktivitas interaktiv sehingga siswa merasa tertantang.
Selain itu saya menciptakan suasana kelas yang aman dan berekspresi lalu melibatkan siswa dalam
kelompok disetiap pembelajaran.
b. menggunakan media yang menarik
di pembelajaran ini saya menggunakan metode UbD pembelajaran berbasis ubd adalah pembelajran
yang berfokus pada pemahaman siswa yang mendalam tentang suatu konsepbukan hanya sekedar
menghafal fakta. Pendekatan ini menggunakan metode design mundur
c. memvariasikan aktivitas belajar
saya membuat aktivitas belajar mengajar yang berbeda dari hari ke [Link] saya lakukan untuk
meminimalisir rasa bosan dan rasa mengantuk dalam proses belajar dikelas .penggunaaan buku teks
masi saya lakukan namun tidak berfokus pada buku teks [Link] mengajak sisiwa untuk melakukan
tugas proyek membuat dialog cerita atau presentasi dikelas.
d. memberikan pujian apresiasi sekecil apapun
hal ini saya lakukan untuk mendorong siswa dan memberikan apresiasi disetiap usaha yang sudah
dilakukan siswa sekecil [Link] yang saya lakukan adalah dengan memberi stiker bintang dipapan
pencapaian.
3. hasil dari upaya yang dilakukan
Hasil dari upaya yang dilakukan adalah adanya peningkatan konpetensi mereka, semangat dan
antusiasme mereka untuk belajar bahasa [Link] ini siswa sudah terlihat aktif untuk berbicara
bahasa inggris dengan kalimat-kalimat sederhana dan sisiwa merasa senang saat pelajran bahasa
[Link] mengetahui hal ini dari hasil saya refleksi setiap ahir pembelajran. Hasil refleksi tersebut
juga sebagai alat saya untuk terus melakukan inovasi dalam kegiatan pembelajran.
4. pengalaman berharga yang didapat
Pengalaman berharga yang saya dapat ketika menyelesaikan permasalahan tersebut adalah bahwa
setiap siswa memiliki klecerdasan dan tipe belajar yang berbeda. Tentu ini menjadi tantangan besar bagi
saya untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Sebelumnya saya jarang sekali bahkan
tidak pernah menggunakan media atau melakukan aktivitas mengajar yang [Link] sebab itu
siswa menjadi bosan kurang [Link] aktif selama proses belajar mengajar dan pada
akhirnya berdamapk pada hasil assesmen sumatif mereka selalu [Link] setelah saya rutin
mengikuti komunitas belajar webinar pelatihan kompetensiuntuk guru dan belajar secara mandiri di
PMM,wawasan serta motivasi saya untuk menciptakan pembelajran yang semakin meningkat.