AKHIR HANYALAH AWAL YANG BARU
Ditulis oleh
Beetapoi
Dana R Black
Berdasarkan Kisah Nyata
DRAMA AWAL
1 INT. DIDALAM KAMAR SISWA - SUASANA MALAM 1
2 CLOSE-UP / WIDE 2
Siswa duduk di meja belajar, ia menatap seragam yang
tergantung rapi. Hanya cahaya malam yang menerobos tirai
Ia sangat gelisah tidak bisa tertidur, kemudian ia mengadap
langit-langit. Matanya terbuka.
Jam dinding menunjukkan angka 21.45
SISWA
Malam ini, semuanya sunyi...
Tapi di dalam kepala, terlalu
banyak suara.
SISWA (CONT’D)
Tentang hari esok...
tentang kata “Selamat Tinggal”
dan semua yang tak sempat diucapkan
Siswa berbalik ke sisi kanan. Lalu kiri dan menraik napas
panjang
INSERT : TANGAN SISWA MERABA SERAGAM YANG TERGANTUNG
Tangannya menyentuh seragam. Pelan seperti mencoba mengingat
SISWA (CONT’D)
Rasanya belum siap
tapi waktu tidak pernah menunggu
3 INT. KAMAR SISWI - PAGI 3
Lampu temaram. Jam menunjukkan pukul 05.00
Siswi duduk di keranjang, baru saja terbangun. Ia menghela
napas panjang, sejenak menatap jam dan diam beberapa detik di
atas ranjang. Hening. Napasnya panjang
Ia berdiri dan berjalan ke lemari. Membuka pintu pelan pelan.
Seragam tergantung rapi, sudah disetrika. Ia menyentuhnya
sebentar, lalu mulai bersiap.
2.
4 INT. DEPAN KAMAR MANDI SISWA 4
Siswa membasuh wajah. Menatap cermin sebentar.
Mengusap rambut dengan handuk.
Tak ada dialog. Hening, hanya suara air yang menetes.
JUMP CUT TO:
5 INT. KAMAR SISWI - PAGI 5
Siswi berdiri di depan cermin.
Seragam sudah dikenakan.
Cahaya matahari mulai masuk
ia merapikan kerudung. Menyisir rambutnya sebentar.
memandang dirinya sendiri sejenak—tenang, tapi dalam.
di depan meja :
-Foto Kecil bersama teman-teman
-Secarik kertas dengan tulisan tangan “Terima kasih untuk
tiga tahun terbaik.”
Ia tersenyum tipis. Memasukkan kertas itu kedalam tas
CUT TO:
6 EXT. RUMAH SISWA - PAGI 6
Pintu rumah terbuka
TEMAN berdiri di depan pagar
TEMAN
Woy, buruan ! Ntar terlambat
7 INT. RUMAH SISWA - PAGI 7
SISWA muncul dari balik pintu kamar. Mengucek mata
Seragam sudah dikenakan, kecuali CELANA. Ia masih memakai
HANDUK.
Tapi ia tak sadar. Menyandang tas, siap buka pintu depan.
8 EXT. DEPAN KAMAR MANDI SISWA - PAGI 8
Pintu terbuka. Temannya menatap sebentar, lalu...
3.
Mundur satu langkah, muka kaget tapi tahan tawa
TEMAN
Bro... aku raruh we mambengi tas
mimpi opo, tapi mosok we sekolah
gae konokan.
Siswa terdiam. Lihat kebawah.
Shock. Panik. Langsung menutup pintu kembali dengan cepat.
SISWA (O.S.)
AAAAAAAAA-!!!!!!
Tanpa sadar juga, TEMAN tidak menenteng tas, namun alat
penyiram padi sambil bergeleng
JUMP CUT TO:
9 EXT. JALAN PEDESAAN - PAGI 9
Suasana sunyi.
Hanya suara rantai sepeda yang berputar dan angin pagi.
SISWI mengayuh sepeda perlahan.
Ia melewati pepohonan dan rumah rumah sekitar.
Sesekali menoleh ke langit dan mulai cerah.
10 EXT. JALAN PEDESAAN - PAGI 10
SISWA dan TEMANNYA berjalan berdampingan.
Mereka menyusuri jalan kecil di pinggir sawah.
Langit mulai cerah, kabut tipis masih menggantung di
kejauhan.
Langkah pelan, tapi cepat. Hanya ada sedikit percakapan,
suara angin dan suara padi dan...
V.O GURU
(dari pengeras suara sekolah)
Selamat pagi, anak anak. Hari ini
adalah hari terakhir kita bersama
di sekolah ini.
(MORE)
4.
V.O GURU (CONT’D)
Mohon kepada seluruh siswa kelas
akhir untuk segera berkumpul menuju
lapangan, upacara perpisahan akan
segera dimulai
CUT TO:
11 EXT. JALAN PEDESAAN - PAGI 11
SISWA dan TEMANNYA saling berpandangan singkat
Tak ada kata, hanya anggukan kecil. Dan mereka berlari
seperti NINJA
UPACARA
JUMP CUT TO:
12 EXT. GERBANG SEKOLAH - PAGI 12
SISWI datang mengayuh sepeda, ia berhenti di depan gerbang,
lalu
SISWI melanjutkan langkahnya masuk, menuntun sepedanya
perlahan.
Beberapa saat kemudian DUA SISWA muncul dari arah berbeda,
Melangkah bersama temannya.
TEMAN SISWA melangkah lebih dahulu, memasuki gerbang tanpa
banyak bicara. Ia langsung pergi ke kelas.
SISWA sendiri berhenti sejenak didepan gerbang.
Ia menatap dalam, senyum kecil terlukis diwajahnya.
Lalu ia menghela napas pelan, dan menyusul TEMANNYA.
CUT TO:
13 EXT. LAPANGAN SEKOLAH - PAGI 13
Siswa-Siswi sudah berkumpul rapi di lapangan.
Barisan dibentuk sesuai kelas. Seragam rapi, wajah-wajah
tenang, sebagian gugup, sebagian tak percaya hari ini benar
benar tiba.
5.
14 EXT. LORONG KELAS - SIANG 14
Upacara telah selesai.
Suasana mulai mencair. Siswa-Siswi membubarkan diri perlahan.
Beberapa guru menyalami murid.
Ada yang tertawa, ada pula yang diam memeluk temannya.
DISSOLVE TO:
FLASHBACK, NOSTALGIA, HARU
15 EXT. HALAMAN SEKOLAH - PAGI 15
BERIKAN VIDEO FLASHBACK DARI SISWA ATAU GURU DIANTARA SCENE
DIBAWAH
GURU (V.O.)
Banyak hal yang terjadi di angkatan
45 ini...
Rasanya baru kemarin kalian datang,
malu-malu menanyakan kelas, trus
pagi-pagi kesiangan, tugas lupa
ditumpuk, sampai tawa keras kalian
yang buat guru geleng-geleng
kepala...
Angkatan 45 ini sangat unik,
mengesalkan menyebalkan tapi
kalian selalu berhasil membuat hari-
hari di sekolah ini terasa hidup.
Saya Tahu, tak semua hari
menyenangkan. Ada air mata, ada
kecewa, ada amarah yang sempat tak
terucap
tapi itulah kalian—
Manusia-Manusia muda yang tumbuh,
mencoba mengerti dunia.. dan
dirinya sendiri.
Buat kami, kalian bukan sekadar
murid. Kalian cerita. Kalian warna.
Dan kalian akan selalu jadi bagian
rumah ini.
Jangan Buru-buru tumbuh dewasa...
tapi jangan takut untuk melangkah
jauh.
(MORE)
6.
GURU (V.O.) (CONT'D)
Ingat nak, yang utama itu adalah
Akhlak, jaga etika ya nak, Insya
Allah kebaikan akan mendekati
kalian.
Karena Ibu Percaya...
suatu hari nanti, dunia akan
mendengar nama kalian—
dan tersenyum seperti hari ini.
16 16
Keramaian mulai terasa. Musik instrumental ringan terdengar
samar dari pengeras suara
17 INT. KELAS - PAGI 17
Beberapa siswa duduk di bangku, memandangi papan tulis
kosong.
Coretan kecil tertinggal di sisi papan :
“XII - Sukses selalu, teman-teman !”
Seorang siswa menuliskan sesuatu dengan spidol :
“Terima kasih, Bu Guru.”
18 INT. LORONG KELAS - PAGI 18
Lorong dipenuhi suara langkah dan tawa
Interaksi antar beberapa siswa dan siswi
19 INT. PERPUSTAKAAN - PAGI 19
Seorang siswi membuka halaman buku lama. Dibagian dalam
cover, ada tulisan tangan :
“Dipinjam oleh: Asmara, 2024”
Ia tersenyum kecil.
Di sudut ruangan, sepasang sahabat duduk berdampingan,
membaca diam-diam sambil tertawa kecil.
7.
20 EXT. KANTIN - PAGI 20
Kursi-kursi mulai ditata ulang (Opsional)
Beberapa siswa berdiri sambil menyeruput minuman, dan
beberapa sedang makan.
Tawa ringan terdengar.
21 EXT. PINGGIR LAPANGAN - PAGI 21
Di sisi lapangan, beberapa siswa juga duduk dan bercanda
BAGIAN HAPPY HAPPY
CUT TO:
22 EXT. DIKELAS - SIANG 22
Beberapa siswa berkumpul. Suasananya agak riuh dan kasual.
Disudut, seorang SISWA duduk. Di depannya, sebuah Laptop
terbuka, dan dia mengenakan headphone.
Dua siswa lain mendekat sambil cekikikan jahil
SISWA BULLY 1
Bro, we arepe dadi DJ Kabutapen ye,
ora ora lek sukses e
SISWA BULLY 2
Deloken to laptopmu, wi kenek ngge
talenan timbang dingge DJ-an
Mereka tertawa. Salah satu dari mereka menyentuh laptopnya.
SISWA BULLY 1
Jajal, cek sound sek kene, pye to
remix an e DJ Kabutapen i
TEMAN SISWA
(nada santai, tapi tegas)
Eh, we tenan ye wes gerang sek
ngenyek wong usaha ?
Dua siswa pengganggu terdiam, menoleh
8.
SISWA
Wong usaha ojo diganggu bro, dek e
opo tau ganggu awamu to ?
Ada jeda sejenak. SISWA BULLY 1 mendesis, merasa kalah
SISWA BULLY 1
Guyon bro, guyooon
TEMAN SISWA
Mari rung guyonmu ?
Dua pengganggu saling pandang dan akhirnya pergi sambil garuk
garuk kepala dan bergumam tidak jelas.
SISWA dan TEMANNYA mendekat ke SISWA DJ
TEMAN SISWA (CONT’D)
Jarno ae, wi wong ngono kae I
gabut, butuh perhatian
SISWA DJ
(pelan, setengah tersenyum)
Suwun lo...
SISWA
Awamu arepe dadi DJ to ?
njo, tak wei panggung
SISWA DJ
GASSSSS....!!!!!!!
Ketiganya keluar dari kelas
23 INT. LORONG KELAS - SIANG 23
Mereka berjalan berjejer.
SISWA DJ di tengah membawa laptop dan mengalungi Headphone.
SISWA dan TEMANNYA di kanan dan kiri—berjalan layaknya
bodyguard.
Langkah mantap, wajah serius
Beberapa siswa di lorong memperhatikan, dibuat kagum atau
bingung
Tiba-tiba...
SISWA DJ tersandung ubin lantai yang sedikit menonjol.
9.
Langkahnya terhenti sebentar, kemudian berhasil
menyeimbangkan diri.
Langkahn kembali serius, seolah tak ada yg terjadi.
Mereka bertiga lanjut melangkah menuju lapangan.
24 EXT. LAPANGAN SEKOLAH - SIANG 24
SISWA DJ Memencet tombol Play
CUT TO:
25 EXT. LAPANGAN SEKOLAH - SIANG 25
Siswa kelas XII berkumpul membentuk tulisan nama angkatan
CUT TO:
26 EXT. LAPANGAN BASKET - SIANG 26
(OSN)
Siswa melihat ke mikroskop, kemudian menyentil temannya,
kemudian berdiri dan berpose sambil memegang buku dan membawa
piala
(PRAMUKA)
Siswa sedang melakukan Pionering sederhana kemudian berdiri
dan berpose, atau berdiri didepan pioneering dan berpose
(PMR)
Siswa membalut pergelangan tangan temannya menggunakan
perban, kemudian diangkat menggunakan tandu.
(PENCAK SILAT)
Siswa berpose, lalu menampilkan pembukaan, diselingi hentakan
kaki
MATCH CUT TO:
(BASKET)
Siswa melakukan dribble cepat, lalu melompat dan melakukan
slam dunk mini di ring pendek
MATCH CUT TO:
10.
(SEPAK BOLA & FUTSAL)
Siswa adu teknik kemudian berpose dan menendang bola ke arah
atas
MATCH CUT TO:
(VOLLY)
Siswa siswi mengoper bola tinggi.
satu melompat dan smash—bola, bola menggelinding
Tiba tiba...
27 EXT. LAPANGAN SEKOLAH - SIANG 27
Kaki seseorang terhenti — bola mengenai ujung sepatunya.
TILT UP
Ternyata itu SISWA DAMKAR, memegang peluit di tangan.
SISWA DAMKAR
(Meniup Peluit keras)
PRIIIIIIIT....!!!!!
CUT TO:
28 EXT. LAPANGAN BASKET - SIANG 28
SEMUA SISWA EKSKUL yang sedang istirahat menghentikan gerakan
sejenak
Serempak MENOLEH ke arah sumber suara.
CUT TO:
29 EXT. LAPANGAN SEKOLAH - SIANG 29
SISWA DJ mendorong mainan damkar menuju lapangan utama
SISWA dan TEMANNYA berjalan penuh gaya, memakai kacamata
hitam dan salah satu dari mereka membawa penyemprot padi
sambil berpose
11.
Para SISWA dan SISWI bersorak kaget
CUT TO:
30 EXT. LAPANGAN SEKOLAH - PAGI 30
Siswa siswi bergembira bersama dialuni musik enerjik
HAPPY HAPPY
CUPLIKAN VIDEO PERKELAS
FADE TO BLACK.
SCENE PANITIA (BTS)
CUT TO:
31 EXT. LAPANGAN SEKOLAH - PAGI 31
Seluruh siswa melambaikan tangan
DISSOLVE TO:
Salah satu dari mereka melihat kamera. Tersenyum.
Lalu
FADE TO BLACK.
OVERLAY
“Terima kasih angkatan 45
Kalian sudah membuat ini layak dikenang”
LOGO
Selesai.