Fungsi dan Jenis Media Pembelajaran
Fungsi dan Jenis Media Pembelajaran
TINJAUAN PUSTAKA
A. Media Pembelajaran
1. Pengertian media pembelajaran
Menurut etimologinya, kata bahasa arab “media” berasal dari kata
“wasaaila”, yang berarti memperkenalkan atau bertindak sebagai mediator
antara pengirim dan penerima pesan (Sumiharsono , 2017 ). Kata latin media
yaitu “medius” yang berarti “tengah”, “perantara”, atau “pendahuluan”.
Media berfungsi sebagai alat yang memudahkan untuk mengkomunikasikan
informasi atau pesan kepada orang-orang (Suryadi , 2020 ). Kustandi (2020)
mengatakan bahwa media merupakan suatu wadah yang bersumber
menghasilkan suatu informasi yang dimaksudkan untuk ditujukan ke
penerima, penyajian materi yang disajikan di dalamnya mencakup pesan
intruksional, dan sesuatu yang akan dicapai guna tujuannya tercapai pada
proses pembelajaran. Dengan tujuan guna merangsang pikiran, minat,
perasaan, dan perhatian siswa selama proses pembelajaran, diharapkan media
akan digunakan sebagai alat bantu dalam memberikan pesan atau informasi
dari guru kepada siswa.
Penyampaian materi dapat memanfaatkan dengan penggunaan media
selama proses pembelajaran. Media pembelajaran dapat didefinisikan sebagai
apapun yang dapat membantu guru dalam menyajikan dan memberikan materi
dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh siswa, dapat menciptakan
suasana belajar yang aktif, dan memaksimalkan tujuan pembelajaran yang
maksimal (Kustiawan, 2016). Penggunaan media pembelajaran sebagai wadah
yang dimanfaatkan guna menyampaikan informasi dari guru kepada siswa
dengan tujuan dapat memudahkan pemahaman siswa terhadap materi yang
diajarkan guru selama proses pembelajaran (Fauzan & Lubis , 2020 ). Media
sangat berperan untuk memperjelas penyampaian guru yang masih abstrak
menjadi lebih kongkrit (nyata).
16
Pemanfaatan media pembelajaran pada saat belajar dan mengajar
sangat berdampak positif, karena melalui media proses pembelajaran dapat
membantu guru dan siswa menjadi tertarik untuk mengikuti proses dalam
belajar (Apriliani & Radia, 2020). Agar siswa mencapai tujuan pembelajaran
yang maksimal dan proses pembelajaran menjadi efektif dapat dengan
pemanfaatan media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar
siswa, merangsang pikiran, perasaan, dan minat mereka dalam proses belajar
Moto, 2019).
Berkaitan dengan pemanfaatan media pembelajaran guru ataupun
tenaga pendidik terlebih dahulu memahami materi yang akan diajarkan pada
saat akan mengajar, dan media yang tepat untuk digunakan dalam proses
pembelajaran tersebut karena pemanfaatan media akan menunjang efektivitas
selama belajar mengajar di dalamnya (Nurfadhillah , 2021). Tujuan
pembelajaran, kesesuaian dengan materi, karakteristik siswa, gaya belajar,
lingkungan, dan ketersediaan fasilitas yang mendukung untuk menggunakan
media pembelajaran menjadi beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam
memilih dan memutuskan media pembelajaran yang tepat untuk digunakan
(Jalinus & Ambiyar, 2016 ).
2. Fungsi media pembelajaran
17
a. Dengan menggunakan teknik drama atau hiburan, media pembelajaran
dapat digunakan untuk memotivasi minat dan rasa penasaran dalam
dirinya. Hal ini diharapkan akan menarik perhatian dan memotivasi
siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran.
b. Dalam hal menyajikan materi, media pembelajaran dapat dimanfaatkan
untuk menyampaikan materi di depan siswa. Materi yang disajikan di
dalamnya bersifat umum, dan berfungsi sebagai pengantar atau
pengetahuan latar belakang.
c. Media pembelajaran berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan
pembelajaran, untuk menciptakan proses pembelajaran yang aktif,
materi yang disajikan pada media harus melibatkan siswa baik secara
intelektual maupun tindakan nyata. Selain itu, materi pembelajaran
yang disajikan pada media pembelajaran juga harus memberikan
pengalaman yang positif dan memenuhi kebutuhan siswa di dalamnya.
Menurut Ramli (Hasan, et al., 2021) terdapat tiga fungsi media
pembelajaran.
a. Dengan sumber belajar yang tepat, guru dapat melakukan tugasnya
dengan lebih efektif. Dengan pemanfaatan media ini juga menjadikan
proses pembelajaran untuk mengatasi kekurangan dan kelemahan di
dalamnya. Menurut analisis teknologi pendidikan, media pembelajaran
dapat memberikan informasi pesan atau informasi terkait materi secara
efektif dan efesiensi.
b. Siswa dapat memahami pesan dan informasi materi pelajaran dengan
lebih cepat karena dengan media pembelajaran yang dipilih tepat di
dalamnya. Media pembelajaran dapat meningkatkan berbagai sifat
psikologis di dalamnya seperti pengamatan, respons, daya ingat,
emosi, pikiran, imajinasi, dan kecerdasan.
c. Hasil pembelajaran dan proses belajar mengajar dapat ditingkatkan
dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat dan efektif. Ini
karena jenis media yang berbeda untuk dipilih dan menyesuaikan
18
dengan materi yang diajarkan, sehingga memungkinkan hasil
pembelajaran mencapai tujuan yang diinginkan.
Dari tinjauan fungsi media pembelajaran yang telah dikemukakan
maka media pembelajaran berfungsi sebagai alat perantara informasi dari
sumber yang merupakan pembelajaran atau guru kepada penerima infromasi
yakni peserta didik atau pembelajar.
3. Jenis – jenis media pembelajaran
Beberapa ahli yang mengemukakan macam-macam media
pembelajaran menurut sudut pandang masing-masing. Menurut Magdalena
(2021) Dilihat dari jenisnya media dibagi kedalam beberapa bagian seperti.
a. Media Visual
Media visual merupakan bentuk media yang menggunakan
kemampuan untuk melihat. Media visual ini hanya menampilkan gambar
saja di dalamnya, seperti foto, gambar, komik, poster, majalah, buku,
miniatur, alat peraga, dan lain sebagainya.
b. Media Audio
Media audio merupakan suatu bentuk media yang dapat didengar dan
menggunakan indera pendengaran di dalamnya. Contohnya seperti suara,
alat musik, dan radio.
c. Media Audiovisual
Media audiovisual merupakan media yang dapat didengar dan dilihat
secara bersamaan dengan menggunakan indera pendengaran dan indera
penglihatan.
d. Multimedia
Multimedia merupakan gabungan jenis media yang mencakup menjadi
satu. Seperti internet, belajar menggunakan internet artinya
mengaplikasikan media yang sudah ada, termasuk pembelajaran jarak
jauh.
Berbagai jenis media pembelajaran ada yang berupa media grafis,
media cetak, media pameran, media teknologi, multimedia, media audio,
media video dan media microsoft powerpoint (Fauzan & Lubis , 2020 ).
19
4. Tujuan media pembelajaran
Adapun tujuan dari media pembelajaran dalam proses
pembelajaran (Fadilah , et al., 2023) sebagai berikut:
a. Dalam proses belajar dan mengajar, salah satu tujuan dari media
pembelajaran adalah untuk membuat cara penyampaian materi
ataupun informasi lebih jelas.
b. Waktu, ruang, dan lainnya dapat dijangkau melalui media
pembelajaran. Misalnya, objek yang terlalu besar dapat ditukar
dengan representasi seperti realitas gambar, video, dan sebagainya.
c. Sikap aktif siswa dapat menjadi umpan balik ketika media
pembelajaran yang digunakan sesuai dan tepat. Tujuan
pembelajaran juga dapat berhasil secara efektif dan efesien ketika
siswa memiliki pemahaman yang baik terkait materi yang disajikan
di dalamnya.
Media pembelajaran perlu disediakan di sekolah-sekolah sehinga
dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya atas dasar mencapai tujuan
pembelajaran yang optimal ( (Rosyid , et al., 2019)
a. Menggunakan media yang tepat dan sesuai dengan materi yang
diajarkan dapat membantu siswa memahami ide, konsep, dan
kemampuan tertentu lebih mudah.
b. Menciptakan beragam pengalaman belajar untuk meningkatkan
motivasi dan minat siswa dalam proses pembelajaran.
c. Meningkatkan minat siswa untuk mendorong pengembangan sikap
dan keterampilan tertentu dalam teknologi, sehingga siswa tertarik
untuk menggunakan dan mengoperasikan media tersebut.
d. Menciptakan situasi belajar yang tidak dapat dilupakan peserta
didik.
e. Memperjelas informasi atau pesan dalam pembelajaran.
f. Meningkatkan kualitas belajar mengajar.
20
B. Powerpoint dan Ispring Suite
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini
memudahkan guru untuk menjadi imajinatif dan kreatif pada saat
mengembangkan materi pembelajaran yang bersifat digital dan interaktif
seperti memanfaatkan microsoft powerpoint. Microsoft office menjadi salah
satu software atau aplikasi yang popular di dunia kerja dan banyak
dimanfaatkan oleh khalayak umum, salah satunya microsoft powerpoint yang
menjadi bagian dari microsoft office di dalamnya.
1. Pengertian microsoft powerpoint
Powerpoint pertama dibuat pada tahun 1987 oleh Dennis Austin dan
Bob Gaskins. Salah satu program komputer yang merupakan bagian dari
microsoft office yaitu microsoft powerpoint, di mana microsoft powerpoint ini
dapat dimanfaatkan untuk membuat presentasi yang menarik untuk disajikan
(Sidiq, Najuah , Tanjung , & Manalu, 2022). Menurut Fauzan dan Lubis
(2020), dengan tujuan menyajikan sebuah pengetahuan dan informasi,
microsoft office merancang dan mengembangkan aplikasi microsoft
powerpoint. Microsoft powerpoint ini sangat fleksibel dan juga dalam
menampilkannya dapat menggunakan jenis tayangan (slide).
21
suara sederhana. Alat ini dapat ditampilkan di layar komputer atau melalui
proyektor dengan layar besar, agar seluruh kelas dapat melihat presentasi
yang sama secara bersamaan. Dengan banyak kelebihan yang ada pada
microsoft powerpoint ini, dapat dimanfaatkan dalam proses belajar. Selain
itu, materi yang sudah dibuat juga dapat digunakan kembali beerkali-kali, ini
dapat menghemat waktu guru dalam mengajar.
Adapun fungsi serta kegunaan dari microsoft powerpoint menurut
(Hasanah , 2020):
a. Mendukung pengguna dalam mengatur materi yang akan disampaikan.
b. Karena menampilkan ide-ide utama yang bersifat utama dan disajikan
dalam bentuk slide atau tayangan, ini menjadikan siswa lebih mudah
memahami materi.
c. Dapat mengurangi kejenuhan dan rasa minat ketika materi disajikan
kurang bervariasi, hal ini dalam powerpoint dapat memberikan elemen
animasi di dalamnya.
2. Fitur- fitur microsoft powerpoint
Fitur- fitur atau bagian-bagian dari powerpoint akan dijelaskan seperti
berikut.
a. Tampilan awal kerja powerpoint 2021 saat program dijalankan Presentase yang
akan ditampilkan saat powerpoint diakses berisikan kumpulan menu, memulai
lembar kerja baru, dan melanjutkan projek yang sudah dikerjakan.
22
Gambar 2.3 Tampilan Awal Powerpoint
b. Workspace
23
ukuran huruf, warna huruf), paragraf (penyelarasan, penomoran, spasi antar garis),
drawing (bentuk, menggambar, gaya cepat), dan editing (cari & ganti).
Gambar 2.6 Fitur Bagian Home
3) Insert: berfungsi untuk menambahkan elemen pada tampilan. Menu ini
terdiri dari slides, tabel, ilustrasi (bentuk, SmartArt, grafik), gambar
(foto, tangkapan layar, album foto), add-ins, tautan (tautan, aksi), simbol
(persamaan, simbol), komentar, teks (kotak teks, header & footer,
WordArt, tanggal & waktu, nomor slide, objek), serta media (audio,
video, rekaman layar).
24
Gambar 2. 10 Fitur Bagian Animation
7) Slide Show: berfungsi untuk mengatur tampilan slide yang akan ditampilkan,
yang terdiri dari menu mulai slide show (dari awal, dari slide saat ini, dan slide
show custom), pengaturan (pengaturan slide show, sembunyikan waktu, rekam),
serta monitor.
25
Gambar 2. 14 Fitur Bagian Record
3. Pengertian ispring suite
Ispring suite merupakan salah satu perangkat lunak yang dapat
digunakan dan terintegrasi dengan microsoft powerpoint. Salah satu aplikasi
yang dapat mengonversi file presentasi ke format flash/mobile yaitu media
ispring suite (Ainiyah, et al., 2024). Ispring suite merupakan media inovatif
untuk memudakan dalam menyampaikan materi yang di dalamnya memiliki
berbagai fitur unggulan seperti pembuatan soal, pengeditan video, dan
terintegrasi dengan powerpoint (Rochmah & Susanti , 2024), sehingga materi
yang disajikan menarik dan interaktif juga memudahkan guru dalam proses
pembelajaran. Pada pengembangan media powerpoint berbasis ispring suite
dapat dipublikasikan dalam bentuk HTML dan video yang setelah itu dapat
diubah oleh pembuat situs web 2 APK dengan tujuan aplikasi dapat digunakan
di komputer, laptop, iPad, dan ponsel sehingga dapat mendukung
pembelajaran dengan berbantuan seluler (Bhakti, et al., 2024). Penggunaan
multimedia interaktif melalui perangkat lunak iSpring sebagai media
pembelajaran dapat menjadi variasi dalam sarana pembelajaran yang bertujuan
untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas peserta didik. (Nuraini, et al.,
2019).
Berikut beberapa fitur yang dimiliki ispring yang dipaparkan oleh (Kirillov ,
2021):
a. ispring suite adalah add-on powerpoint, sehingga mudah dan
sederhana untuk digunakan. Memungkinkan seseorang untuk
mengubah presentasi biasa menjadi kursus pelatihan profesional.
Produk ispring suite dipercaya oleh organisasi pendidikan dan bisnis
sebagai alat e-learning terbaik.
b. Fitur pada ispring suite, ispring suite mendukung dan memungkinkan
reproduksi berkualitas tinggi untuk semua efek powerpoint, termasuk
transisi, pemicu, dan animasi kompleks.
c. Melihat di perangkat seluler, ispring suite adalah alat e-learning
inovatif yang memungkinkan seseorang membuat proyek lintas
26
platform dengan cepat dan mudah untuk perangkat apa pun seperti:
komputer, laptop, iPad, iPhone, perangkat android, dan windows.
d. Tes dan survey, ispring suite memungkinkan seseorang membuat tes
yang efektif untuk menguji pengetahuan dan survei dengan cepat dan
tanpa keahlian khusus untuk mendapatkan umpan balik dari audiens.
Program ini berisi 11 jenis penilaian dan 12 jenis pertanyaan kuesioner
untuk pengujian pengetahuan siswa yang paling lengkap dan efektif.
e. Memiliki elemen umpan balik yang akan muncul jika pengguna
menjawab pertanyaan dengan benar, salah, atau sebagian benar akan
membantu menjadikan pembelajaran jarak jauh lebih individual.
f. Menambahkan multimedia. Guru dapat membuat ujian lebih
bermanfaat dan menarik bagi siswa dengan menambahkan audio dan
video ke dalam pertanyaan. Guru juga dapat menyisipkan gambar dan
rumus di kedua pertanyaan dan pilihan jawaban.
g. Menetapkan aturan pengujian. Contohnya guru dapat membatasi
jumlah percobaan untuk menjawab pertanyaan dan lulus ujian;
mengatur waktu respons untuk pertanyaan atau keseluruhan ujian.
h. Pengaturan penerbitan, ispring suite menawarkan berbagai opsi
penerbitan untuk konten Anda. Inovasi utama ispring suite adalah
penerbitan kursus, tes, dan interaksi yang dibuat dalam format HTML5
universal sehingga materi Anda dapat dilihat di browser apa pun dan
dari perangkat apa pun: dari desktop hingga telepon pintar.
i. Alat interaktif. ispring suite memiliki 14 templat interaktif untuk
berbagai situasi pembelajaran. Templat- templat ini akan membantu
menyajikan informasi secara visual dan melibatkan peserta didik
dalam proses pendidikan, yang akan membantu mereka menyerap
materi pelajaran dengan cepat.
4. Fitur ispring suite
Ispring suite berfungsi sebagai add-in untuk microsoft powerpoint,
sehingga setelah diinstal, akan muncul tab ribbon tambahan di dalam aplikasi
microsoft powerpoint. Pada ribbon ispring suite terdiri dari menu narration,
27
insert, content library, presentation, publish, about, dan upgrade. Berikut
fungsi dari tiap menu yang ada pada ribbon ispring suite:
Gambar 2. 15 Fitur Pada Ispring Suite
a. Narration: berperan dalam melakukan perekaman dan menyusun narasi audio
dan video, serta menyinkronkan narasi. Di dalam menu ini terdapat pilihan
untuk merekam audio (record audio), merekam video (record video), dan
mengelola narasi (manage narration).
b. Insert: berfungsi untuk memasukkan beberapa unsur media, seperti quiz,
interaction, roleplay, screen recording, youtube video, dan web object.
c. Content Library: berfungsi untuk memasukkan template slide (slide
templates), karakter animasi (characters), gambar latar belakang
(backgrounds), objek (objects), dan ikon (icons).
d. Presentation: menyajikan fungsi-fungsi yang mengatur properti slide (slide
properties), presenter (presentation resources), serta tautan yang terkait.
e. Publish: berfungsi untuk meninjau hasil akhir dari media yang telah dibuat
(preview) dan untuk mempublikasikan media yang telah dibuat (publish).
f. About: menampilkan informasi yang berhubungan dengan perangkat lunak
(options), opsi bantuan (help), pembaruan perangkat lunak serta komunitas
yang terhubung (updates).
5. Kelebihan powerpoint dan ispring suite
Proses pembelajaran dengan memanfaatkan powerpoint akan
mempermudah guru untuk menyampaikan informasi pelajaran kepada
peserta didik. Adapun kelebihan dari penggunaan pada powerpoint dalam
proses pembelajaran adalah sebagai berikut (Jamilah, et al., 2019):
a. Memiliki kemudahan dalam penggunaanya
b. Mudah untuk dibuat secara mandiri
c. Mampu dimanfaatkan secara individu
d. Menjadi lebih efektif sehingan dapat digunakan secara berulang
28
e. Mempunyai daya tarik yang tinggi
f. Fleksibel pada penggunaan dan penerapannya
g. Dapat dimanfaatkan berulang kali pada kelas yang berbeda ataupun
sama
Adapun kelebihan dari penggunaan ispring suite dalam proses
pembelajaran menurut (Alfin & Listiadi, 2021) dan (Nasution, et al.):
a. Ispring suite dalam penggunaanya dapat dilakukanya untuk
menambahkan berbagai jenis media, merekam dan menyinkronkan
video, menambahkan informasi tentang pembuat presentasi, merekam
atau mengimpor audio, menambahkan animasi flash dan video
youtube, dan ispring suite ini dapat dikembangkan menjadi desain
presentasi yang menarik secara visual.
b. Dapat diakses di manapun dan dioptimalkan untuk penggunnaan
secara online dalam format flash dan HTML5.
c. Dapat membuat tes yang mencakup berbagai jenis pertanyaan di
dalamnya, contohnya: pilihan ganda, pengisian, urutan numerik, esaay,
dan benar/salah.
d. Materi yang sudah disajikan dalam ispring suite dapat dilihat secara
luring (offline) maupun daring (online), agar siswa dapat mengulang
pelajarnya kembali sesuai kebutuhan belajar mereka.
e. Dalam ispring suite berisi visual yang dimaksudkan untuk
meningkatkan presentasi powerpoint yang lebih menarik lagi, sehingga
lebih mudah untuk memahami penyampaian dalam berbagai bidang
lainnya. Seperti presentasi dalam bisnis, e-learning, dan lain
sebagainya.
f. Ispring suite dilengkapi dengan fitur perekam layar yang
memungkinkan pengguna untuk merekam seluruh layar atau sebagian
dari layar, kemudian menyisipkan rekaman tersebut ke dalam slide
powerpoint, menyimpannya sebagai video MP4, atau
mempublikasikannya ke akun youtube.
g. Audio/video editor terdapat pada ispring suite untuk mengedit narasi
29
audio/ video rekaman layar yang diambil dengan alat screen capture.
6. Kekurangan powerpoint dan ispring suite
Di samping kelebihan, sebuah software pasti terdapat suatu
kekurangan (Purba, et al., 2023). Untuk kekurangan yang dimiliki powerpoint
di antaranya:
a. Penggunaan ispring suite ini harus mengunduh microsoft office dan
microsoft powerpoint terlebih dahulu, karena ispring suite hanya
terintegrasi dengan platform microsoft.
b. Sertakan variasi di antara setiap versi.
c. Karena merupakan program yang membutuhkan sumber daya yang
besar, pengguna diharuskan memiliki kapasitas memori yang cukup
untuk dapat menggunakan aplikasi ispring suite ini.
d. Risiko masalah teknis yang tinggi.
Ispring suite juga terdapat beberapa kekurangan di dalamnya
seperti (Nasution, et al.):
a. Ispring suite masih sangat bergantung dengan powerpoint.
b. Penggunaan hanya lengkap hanya pada PC/laptop.
c. Ispring suite tidak mampu dalam membuat animasi dua atau tiga
dimensi.
C. Website 2 Apk Builder
Website 2 Apk builder merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk
mengonversi file media pembelajaran powerpoint yang telah dipadukan dengan
ispring suite menjadi aplikasi android (Sandy , 2017). Website 2 apk builder
juga dapat dimanfaatkan untuk mempermudah konversi program berbasis web
menjadi program berbasis aplikasi. (Safira, et al., 2022). Karena dalam website
2 apk builder mengekspor ke dalam format html5, dari situ dapat mengubah
pembuatan hasil media di powerpoint menjadi lebih interaktif dan beragam.
Dengan mengubah menjadi versi android ini didasari oleh html5. Website 2
apk builder ini dapat digunakan untuk mengonversi dari file html5 ke versi
aplikasi android (apk) (Handayani & Rahayu, 2020 ).
30
Salah satu alat yang digunakan untuk membantu pendidik dan guru
untuk mengubah media pembelajaran berbasis aplikasi android ini yaitu
menggunakan website 2 apk builder. Dengan menggunakan perangkat lunak
ini, guru atau pendidik dapat mengonversi format HTML5 menjadi format apk,
yang kemudian dapat diinstal pada ponsel android peserta didik.
31
Gambar 2. 18 Tampilan Fitur Website 2 Apk Builder
32
pada aplikasi.
d. Extras: berfungsi untuk mengatur tampilan dan fungsi tambahan
pada aplikasi yang akan dibuat.
e. Build android apk: tombol yang berfungsi untuk memulai
proses pembuatan aplikasi.
2. Kelebihan dan kekurangan website 2 apk builder
Website 2 apk builder ini sangat mudah juga dalam penggunaannya,
pada website 2 apk builder ini juga mempunyai beberapa keunggulan.
Terdapat lima kelebihan website 2 apk builder (Rosita, et al., 2023), antara
lain:
a. Software website 2 apk builder sangat responsif pada HTML5.
b. Pada Website 2 apk builder dapat mengubah file microsoft
powerpoint dan ispring suite ke format apk agar bisa digunakan pada
handphone peserta didik
c. Penggunaannya mudah, termasuk di perangkat android.
d. Sebelum menginstall software website 2 apk builder, hanya
perlu menginstall java terlebih dahulu.
e. Dapat dioperasikan tanpa koneksi internet.
Menurut (Ridoi , 2018 ), terdapat beberapa kelebihan website 2 apk
builder, diantaranya yaitu sebagai berikut:
a. Easy to use, website 2 apk builder sangat mudah dalam
penggunaanya
b. No coding required, penggunaan website 2 apk builder tidak
memerlukan coding, penggunaan software ini prosesnya sudah
lengkap dan dapat diklik saja
c. Can work offline, Dapat berfungsi secara offline, website 2 apk ini
dapat digunakan tanpa koneksi internet dengan memanfaatkan
HTML5.
Adanya kelebihan dan keunggulan dari website 2 apk builder di atas,
tentu terdapat kekurangan juga di dalamnya yaitu pada saat penggunaan harus
menginstal java terlebih dahulu sebelum menggunakan website 2 apk builder,
33
agar proses pengembangan aplikasi dapat berjalan dengan lebih lancar.
(Harpad, Khair, & Tening).
D. Hakikat Pembelajaran IPAS
Kurikulum merdeka merupakan suatu pendekatan kurikulum yang
menekankan pada keragaman pembelajaran di dalamnya (Wahyudi, et al.,
2023). Kurikulum merdeka menyediakan berbagai peluang untuk kegiatan
ekstrakurikuler, denga isi materi dirancang sebaik dan semenarik mungkin
guna memberikan siswa banyak kesempatan dalam memperdalam dan
mengeksplorasi berbagai topik di dalamnya. Dengan menerapkan kurikulum
merdeka di tingkat sekolah dasar, hal ini menjadi salah satu usaha yang
optimal untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran di sekolah
dasar (Sri Nuryani, et al., 2023). Pada kurikulum saat ini, guru dan siswa
diberikan kebebasan yang lebih untuk bereksplorasi, dan adanya kurikulum ini
menekankan peran guru dalam membimbing peserta didik. Sehingga peserta
didik berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan kompetensi
terhadap peserta didik di fasenya menjadikan peserta didik dapat belajar lebih
mendalam, bermakna, dan menyenangkan (Angga , et al., 2022).
Kurikulum merdeka melakukan pembaruan terhadap kurikulum
sebelumnya, khususnya dalam mata pelajaran IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam)
dan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) yang pada terjadinya perubahan
kurikulum mata pelajaran ini digabungkan menjadi IPAS (Ilmu Pengetahuan
Alam dan Sosial). Tujuan dari mata pelajaran IPAS ini untuk meningkatkan
kemampuan siswa untuk memiliki keterampilan inkuiri, memahami diri
sendiri, dan lingkungan, serta memperluas pengetahuan dan konsep yang
dipelajari (Septiana & Winangun, 2023). Pembelajaran IPAS menjadi salah
satu ciri khas dalam kurikulum merdeka saat ini. Perubahan kurikulum ini
tentunya berdampak pada guru dalam melaksanakan penerapan proses
pembelajaran khususnya dalam mata pelajaran IPAS (Rahmayati &
Prastowo, 2023).
Untuk membantu siswa menyadari peristiwa yang terjadi di sekitar
mereka, pada tingkat sekolah dasar mata pelajaran IPA dan IPS digabung
34
menjadi satu pelajaran yang dikenal dengan mata pelajaran IPAS. Mengingat
siswa berada pada tahap pemikiran yang sederhana, konkret, komprehensif,
dan global, mereka dapat memandang dunia secara holistik. Siswa dapat
memahami lingkungan alam dan sosial di sekitarnya secara holistik dengan
digabungkannya mata pelajaran IPA dan IPS, serta menanamkan kesadaran
yang mendalam terhadap komponen ekologi dan sosial di lingkungan mereka
(Viqri, et al., 2024) . Untuk mengembangkan keterampilan literasi ini menjadi
dasar tujuan mata pelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar. Ini berfungsi
sebagai dasar untuk persiapan siswa ke jenjang berikutnya dalam
mempelajarai mata pelajaran IPA dan IPS yang lebih [Link] dapat
memperhatikan lingkungan lingkungan sekitar, siswa dapat melihat fenomena
sosial dan alam secara menyeluruh, hal ini dapat membantu mereka terbiasa
melakukan tugas-tugas inkuiri, seperti mengamati dan mengeksplorasi
(Wijayanti & Ekantini, 2023).
Di usia anak-anak pada tingkat sekolah dasar atau yang berada di
madrasah ibtidaiyyah, mereka memiliki pandangan secara langsung,
komprehensif, dan terpadu, karena itu mata pelajaran IPAS telah diterapkan
di tingkat sekolah dasar. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah
ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang makhluk hidup dan benda
mati di alam semesta serta interaksinya, dan mengkaji kehidupan manusia
sebagai individu sekaligus sebagai makhluk sosial yang berinteraksi dengan
lingkungannya. Pada proses pembelajaran, siswa diharapkan memiliki rasa
penasaran untuk menganalisis fenomena yang terjadi di sekitar kehidupan
siswa. Diharapkan siswa juga dapat berperan aktif dalam memelihara,
menjaga, dan melestarikan sumber daya yang ada pada lingkungan
sekitarnya. Dalam hal lain, siswa diharapkan dapat mengembangkan
keterampilan inkuiri dalam mengidentifikasi dan merumuskan suatu masalah
melalui tindakan nyata.
E. Materi IPAS Kelas IV “Indonesia Kaya Akan Budaya”
Salah satu negara kepulauan yang memiliki kekayaan artefak budaya
di dalamnya yaitu negara Indonesia, diantaranya berbagai senjata tradisional
35
di setiap daerah, pakaian tradisional, upacara adat tradisional, seni, dan ciri
khas makanan (Rahmawaty & Maharani, 2013 ). Bangsa Indonesia memiliki
keberagaman dan kebudayaan yang menjadi kekayaan serta keindahan
tersendiri, dengan keberagaman budaya menjadi suatu hal yang harus dijaga
dan dihormati supaya tidak terjadi perpecahan di dalamnya. Masyarakat
Indonesia harus menyadari pentingnya menjaga persatuan dalam keragaman
kebudayaan yang ada pada Indonesia. Dengan banyaknya perbedaan yang ada
di dalamnya tetapi tetap satu kesatuan dalam negara kesatuan Republik
Indonesia (Sari & Najicha, 2022).
Berikut ini adalah ringkasan isi materi mata pelajaran IPS yang
terdapat dalam buku Amalia Fitri dkk (2021) dalam buku ilmu pengetahuan
alam dan sosial BAB 6 kelas IV.
Prinsip-prinsip luhur yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di
lingkungan masyarakat, yang harus dijaga guna melestarikan dan mengelola
lingkungan hidup secara berkelanjutan disebut dengan kearifan lokal. Kearifan
lokal ini terdiri dari nilai-nilai, adat istiadat yang dianut masyarakat setempat.
Setiap daerah memiliki kearifan lokal yang berbeda dan bervariasi.
Indonesia memiliki kekayaan dan keragaman budaya yang melimpah.
Beberapa faktor yang menyebabkan hal ini antara lain: 1) letak geografis
Indonesia yang strategis, 2) kondisi sebagai negara kepulauan, 3) perbedaan
kondisi alam, 4) keadaan transportasi dan komunikasi, serta 5) sikap
masyarakat yang terbuka terhadap perubahan. Dengan adanya beragam
budaya dan kekayaan tersebut, Indonesia menjadi unik, di mana perbedaan
dapat saling dipahami dan dikenali, sehingga menciptakan keragaman yang
khas.
Tabel 2. 1 Capaian Pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran
Profil Pelajar Capaian Tujuan Pembelajaran
Pancasila Pembelajaran
1. Berkebhinekaan Peserta didik 1. Melalui media apk
global mendeskripsikan keragaman Indonesia,
2. Mandiri keanekaragaman siswa dapat
hayati, keragaman mengetahui keragaman
36
Profil Pelajar Capaian Tujuan Pembelajaran
Pancasila Pembelajaran
3. Berpikir kritis budaya, kearifan lokal, budaya dan kearifan
4. Kreatif serta upaya lokal serta manfaat dan
pelestariannya. Mereka pelestarian keragaman
juga mengenal budaya di Indonesia
keragaman budaya, dengan tepat.
kearifan lokal dan 2. Melalui tanya jawab,
sejarah (termasuk siswa dapat
tokoh-tokoh serta mendeskripsikan
periodesasinya) di keragaman budaya dan
provinsi tempat tinggal kearifan lokal di
mereka, serta daerah masing-masing
mengaitkannya dengan dengan tepat.
konteks kehidupan saat 3. Melalui penugasan,
ini. siswa dapat
mendeskripsikan
keragaman budaya dan
kearifan lokal serta
manfaat dan
pelestarian keragaman
budaya Indonesia
dengan tepat.
37