0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan8 halaman

RKJM, RKT, RKAS: Panduan Pendidikan 2025

LK

Diunggah oleh

magisterunibos
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan8 halaman

RKJM, RKT, RKAS: Panduan Pendidikan 2025

LK

Diunggah oleh

magisterunibos
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LEMBAR KERJA

RKJM, RKT, dan RKAS


BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN & 8 SNP
Tujuan: Memastikan satuan pendidikan mampu mengidentifikasi akar masalah, berdasarkan hasil
rapor Pendidikan dan capaian 8 SNP yang dituangkan dalam dokumen RKJM, RKT dan RKAS

Petunjuk:

 Gunakan lembar kerja ini untuk memandu diskusi dan observasi saat mendampingi satuan
pendidikan.
 Isi lembar kerja berdasarkan hasil capain Rapor Pendidikan dan 8 SNP
 Isi Identitas Satuan Pendidikan yang akan didampingi
 Berikan Catatan /Rekomendasi untuk mendampingi satuan Pendidikan

Identitas
Nama Sekolah : UPT SD Negeri 16 Laikang
NPSN : 40300866
Jenjang : SD
Tahun Rapor Pendidikan : 2025-2026
A. PERUMUSAN REKOMENDASI SOLUSI
1. Solusi perbaikan mutu dari referensi solusi benahi dan SNP
Akar Masalah1 Rekomendasi Solusi2 Rekomendasi RKAS3

Pengaruh langsung
- Standar proses :
1. Kualitas Pembelajaran (D1) 1. Pengelolaan kelas yang 1. Kegiatan BOS reguler
2. Iklim Inklusivitas (D10) mendukung - Peningkatan kompetensi guru untuk
- Standar Isi: pembelajaran serta memahami kurikulum dan cara
3. Pengelolaan kurikulum sekolah penerapan penghargaan mengajarkannya
(D1.3) dan sanksi secara - Peningkatan kompetensi guru untuk
proporsional mendukung pengembangan diri melalui kebiasaan
peningkatan kualitas refleksi
pembelajaran - Peningkatan kompetensi guru untuk
2. Perbaikan pembelajaran pembelajaran berorientasi pada peserta
berdasarkan refleksi didik
yang dilakukan guru
merupakan salah satu 2. Kegiatan BOS regular
upaya dalam - Pelaksanaan supervisi pembelajaran
mempengaruhi kulitas semua mata pelajaran/guru di sekolah
pembelajaran - Pelaksanaan kegiatan komunitas belajar
3. Lingkungan satuan di satuan Pendidikan
pendidikan yang - Peningkatan kompetensi guru untuk
inklusif pengembangan diri melalui kebiasaan
4. Toleransi dan kesetaraan refleksi
peserta didik
5. Perilaku warga satuan 3. Kegiatan BOS regular
pendidikan terhadap - Penyediaan prasarana akses/fasilitas
kesetaraan gender bagi Peserta Didik Penyandang
6. Ruang lingkup Disabilitas
pembelajaran sesuai - Pengadaan Peralatan untuk menunjang
dengan muatan materi pembelajaran Peserta Didik
pembelajaran Penyandang Disabilitas
7. Ruang lingkup - Pengadaan Sarana Perlengkapan untuk
pembelajaran sesuai mendukung Peserta Didik Disabilitas
dengan muatan materi
pembelajaran

PENGARUH TIDAK LANGSUNG Pengembangan standar Kegiatan BOSP Reguler


- Standar PTK pengelolaan
- Penyusunan perencanaan program
4. Visi misi sekolah (D3.1) satuan pendidikan (Visi Misi Sekolah,
5. PTK Bersertifikat (C.1) RKJM, RKT, RKAS)
- Pengembangan dan Pelaksanaan
- Standar Pembiayaan Program Kerja Kepala Sekolah
- Pendataan Dapodik
6. Proporsi pembelanjaan untuk - Pelaksanaan Monitoring
peningkatan mutu pendidikan Program/Kegiatan Sekolah
- Pengembangan Sistem Informasi untuk
(X.2) menunjang Manajemen
SekolahPengembangan Sistem
Informasi untuk menunjang Manajemen
Sekolah
2. RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah) – 4 Tahun
Tujuan Jangka Indikator Strategi Program Utama Target
Menengah Waktu
Meningkatkan Peningkatan skor rata-rata Mengembangkan Program Coaching & 2026
kualitas siswa pada asesmen dan Lesson Study
pembelajaran internal/eksternal literasi dan menginternalisasi Terfokus: Siklus
secara signifikan numerasi sebesar 15% dalam kerangka pelatihan dan
agar berpusat 4 tahun. 2. 90% guru pedagogi sekolah pendampingan
pada siswa, menerapkan metode yang spesifik dan praktik mengajar
kontekstual, dan pembelajaran inovatif yang fokus pada guru (Numerasi
mendorong terbukti efektif (misalnya pembelajaran Kontekstual &
keterampilan PBL, Project-Based kontekstual untuk Literasi Kritis). 2.
berpikir tingkat Learning, inquiry) meningkatkan Bank Konten Digital
tinggi (HOTS) berdasarkan hasil supervisi. kompetensi Mutu: Pengembangan
siswa dalam numerasi dan dan kurasi sumber
literasi dan literasi kritis. belajar berbasis
numerasi. masalah otentik yang
dapat diakses guru.

Menciptakan dan Penurunan kasus Membangun Program Peer .2027


mempertahankan perundungan/diskriminasi sistem dukungan Counseling & Anti-
iklim sekolah (berdasarkan laporan/survei) sosial dan Bullying:
yang sangat hingga 0% dalam 4 tahun. 2. emosional yang Pembentukan tim
inklusif, aman, Peningkatan skor kepuasan kuat serta konselor sebaya dan
dan suportif, siswa terhadap rasa aman dan memperjelas kampanye kesadaran
menjamin setiap dukungan sekolah di atas prosedur anti- iklim inklusif. 2.
siswa merasa 85%. diskriminasi yang Audit Aksesibilitas
diterima dan melibatkan dan Dukungan:
memiliki seluruh Evaluasi rutin
kesempatan stakeholder. terhadap fasilitas fisik
belajar yang dan non-fisik untuk
setara. memastikan
kebutuhan semua
siswa terpenuhi.

Memastikan 100% dokumen kurikulum Memperkuat Revitalisasi TPKS: .2028


pengelolaan dan (KSP/Kurikulum peran Tim Pelatihan
pengembangan Operasional) dievaluasi dan Pengembang pengembangan
kurikulum diperbarui minimal setahun Kurikulum kurikulum berbasis
berjalan efektif, sekali berdasarkan data hasil Sekolah (TPKS) hasil asesmen
adaptif, dan belajar siswa. 2. Integrasi dan membangun (AKM/Asesmen
selaras dengan proyek lintas mata pelajaran siklus rutin Diagnostik). 2.
kebutuhan (Kokurikuler atau proyek evaluasi Platform Sharing
pengembangan tematik) dilaksanakan secara kurikulum Modul Ajar:
kompetensi abad konsisten di semua jenjang berbasis data. Pengembangan bank
ke-21 siswa. kelas. modul ajar yang
terintegrasi (cross-
curricular) untuk
memudahkan guru.
Ekspor ke
Spreadsheet

Meningkatkan Peningkatan persentase PTK Menyusun peta Subsidi dan 2029


persentase dan bersertifikat yang relevan kebutuhan Pendampingan
relevansi dengan mapel/tugasnya kompetensi PTK Sertifikasi: Alokasi
kompetensi hingga 100% (jika dan memfasilitasi anggaran untuk biaya
Pendidik dan memungkinkan) atau PTK untuk administrasi/pelatihan
Tenaga memenuhi batas minimum memperoleh sertifikasi bagi PTK
Kependidikan sesuai regulasi. 2. 100% PTK sertifikasi dan yang ditargetkan. 2.
(PTK) bersertifikat pengembangan Program Transfer of
bersertifikat mengimplementasikan yang terarah. Knowledge:
dengan pengetahuan/keterampilannya Mewajibkan PTK
kebutuhan dalam praktik mengajar yang baru
peningkatan (terukur dari observasi). tersertifikasi
mutu sekolah. membagikan ilmunya
melalui in-house
training (IHT)
kepada rekan guru
lain
3. RKT (Rencana Kerja Tahunan) – Tahun Berjalan
Program Kegiatan Indikator Keberhasilan Penanggung Sumber Dana
Jawab

Peningkatan Melaksanakan Minimal 80% guru Kepala Sekolah BOS


Pedagogik dua siklus Lesson menerapkan 2 metode
Inovatif (Literasi Study fokus pada pembelajaran inovatif
& Numerasi) integrasi literasi yang dipelajari dalam 1
kritis dan semester.
numerasi
kontekstual per
semester.

Penguatan Budaya Mengadakan sesi Penurunan laporan kasus Kepala Sekolah BOS
Non-Diskriminatif workshop tentang perundungan/diskriminasi
pencegahan (jika ada) dan
perundungan dan peningkatan skor Indeks
sensitivitas Iklim Inklusivitas dalam
keberagaman bagi survei internal.
seluruh warga
sekolah (guru,
staf, siswa).

Revisi dan Rapat koordinasi Dokumen KSP/KOS Pengawas & BOS


Validasi dan finalisasi disahkan dan memuat Kepala Sekolah
Kurikulum dokumen bukti
Operasional KSP/Kurikulum adaptasi/penyesuaian
(KSP) Operasional terhadap karakteristik
Sekolah (KOS) unik sekolah (minimal 3
untuk memastikan poin spesifik).
keselarasan
dengan Visi-Misi
dan Standar Isi
terbaru.

Penguatan Budaya Melaksanakan Hasil survei Kepala Sekolah BOS


Visi-Misi Sosialisasi Visi- menunjukkan 95% warga dan Guru
Misi-Tujuan sekolah dapat
(VMT) tahunan menjelaskan kaitan antara
dengan fokus aktivitas harian mereka
pada integrasi dengan Visi Sekolah.
VMT ke dalam
tata tertib dan
aktivitas harian.

Fasilitasi Uji Pendataan, Peningkatan persentase Kepala Sekolah BOS


Kompetensi & pembaruan data, PTK bersertifikat sebesar dan Guru
Sertifikasi dan fasilitasi PTK X% (sesuai target
yang memenuhi realistis) atau 100% PTK
syarat untuk yang memenuhi syarat
mengikuti uji telah didaftarkan.
kompetensi atau
proses sertifikasi
guru.
4. RKAS (Rencana Kegiatan & Anggaran Sekolah)
Program/Kegiatan Komponen Biaya Jumlah (Rp) Sumber Dana

[Link] Narasumber, modul, 2.500.000 BOS


kompetensi guru untuk konsumsi
memahami kurikulum
dan cara
mengajarkannya

[Link]
kompetensi guru untuk
pengembangan diri
melalui kebiasaan
refleksi
[Link]
kompetensi guru untuk
pembelajaran
berorientasi pada
peserta didik

[Link] supervisi Modul ajar, konsumsi 500.000 BOS


pembelajaran semua
mata pelajaran/guru di
sekolah
[Link] kegiatan
komunitas belajar di
satuan Pendidikan
[Link]
kompetensi guru untuk
pengembangan diri
melalui kebiasaan
refleksi

[Link] prasarana prasarana akses/fasilitas 3.000.000 BOS


akses/fasilitas bagi
Peserta Didik
Penyandang Disabilitas
[Link] Peralatan
untuk menunjang
pembelajaran Peserta
Didik Penyandang
Disabilitas

[Link] Sarana
Perlengkapan untuk
mendukung Peserta
Didik Disabilitas

[Link] Narasumber, ATK, 1.000.000 BOS


perencanaan program konsumsi
satuan pendidikan (Visi
Misi Sekolah, RKJM,
RKT, RKAS)
[Link] dan
Pelaksanaan Program
Kerja Kepala Sekolah

[Link] Dapodik
[Link]
Monitoring
Program/Kegiatan
Sekolah
[Link]
Sistem Informasi untuk
menunjang Manajemen
SekolahPengembangan
Sistem Informasi untuk
menunjang Manajemen
Sekolah

Kepala Satuan Pendidikan: ...........................................


Tahun: 2025
Disusun untuk mendukung integrasi SPMI dan Perencanaan Berbasis Data

Anda mungkin juga menyukai