0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan14 halaman

Modul Seni Budaya Kelas A: Garis & Bentuk

Dokumen ini adalah modul pembelajaran Seni Budaya untuk siswa SD yang disusun oleh Mei Dina Rahmawati. Modul ini mencakup tujuan pembelajaran, capaian pembelajaran, metode, dan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada seni rupa, musik, tari, dan teater. Selain itu, terdapat penilaian sikap dan pengetahuan untuk mengevaluasi keterampilan dan pemahaman siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan14 halaman

Modul Seni Budaya Kelas A: Garis & Bentuk

Dokumen ini adalah modul pembelajaran Seni Budaya untuk siswa SD yang disusun oleh Mei Dina Rahmawati. Modul ini mencakup tujuan pembelajaran, capaian pembelajaran, metode, dan kegiatan pembelajaran yang berfokus pada seni rupa, musik, tari, dan teater. Selain itu, terdapat penilaian sikap dan pengetahuan untuk mengevaluasi keterampilan dan pemahaman siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

INFORMASI UMUM

A.​ IDENTITAS MODUL


Nama Penyusun Mei Dina Rahmawati, [Link].
NIP 199905172024212010
Nama Sekolah SDN Watujaya
Tahun Ajaran 20.. / 20..
Jenjang Sekolah Sekolah Dasar / MI
Mata Pelajaran SENI BUDAYA
Fase / Kelas / Semester A / I / Genap
Jumlah Siswa … Siswa
Materi Pokok Bab 5 Seni Rupa : Penggunaan Garis, Bentuk Dan Warna
Alokasi Waktu .. JP @35 menit
B.​ CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran 1.​ SENI RUPA
Pada akhir Fase A, peserta didik mampu membuat karya seni rupa
dengan menggunakan hasil pengamatan, pengalaman, perasaan, dan
minatnya. Dalam mewujudkan gagasannya menjadi sebuah karya
seni, peserta didik mampu mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang
tersedia di sekitar, serta mampu menjelaskan karya seni dan proses
penciptaannya dengan menggunakan bahasa sehari-sehari.
2.​ SENI MUSIK
Pada akhir Fase A, peserta didik memproduksi bunyi dengan cara
mengimitasi bunyi musik sederhana, bernyanyi, atau bermain alat
musik. Peserta didik memberikan umpan balik atas praktik bermusik
dirinya maupun orang lain dengan menggunakan bahasa sehari-hari.
3.​ SENI TARI
Pada akhir Fase A, peserta didik mampu mengamati,
mengidentifikasi, dan mengembangkan unsur utama tari, gerak di
tempat dan gerak berpindah sebagai pengetahuan dasar dalam
meragakan gerak tari yang ditunjukkan sesuai norma/perilaku.
Peserta didik mampu menerima proses pembelajaran sehingga
tumbuh rasa ingin tahu dan dapat menunjukkan antusiasme yang
berdampak pada kemampuan diri dalam menyelesaikan aktivitas
pembelajaran tari
4.​ SENI TEATER
Pada akhir Fase A, peserta didik merespons dan meniru gerak tubuh
dan suara untuk mengomunikasikan emosi, personifikasi identitas
diri, dan tokoh lain, atau perilaku objek sekitar (mimesis), sehingga
tumbuh rasa empati terhadap peran yang dibawakan. Peserta didik
mengeksplorasi tata artistik panggung. Peserta didik dapat
memainkan sebuah peran yang didasari hasil pengamatannya
terhadap lingkungan sekitar.
Cakupan Elemen ▪​ Mengalami (Experiencing)
▪​ Merefleksikan (Reflecting)
▪​ Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically)
▪​ Menciptakan (Creating)
▪​ Berdampak (Impacting)
5.​ PROFIL PELAJAR PANCASILA
Profil Pelajar Pancasila Beriman Dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak Mulia,
Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif, Bergotong-Royong dan Berkebinekaan
Global
6.​ 8 PROFIL LULUSAN
8 Profil Lulusan ▪​ Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan tuhan seta
menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan sehari-hari
▪​ Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna norma
social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian,
tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk menyelesaikan masalah
nyata yang terkait, keberlanjutan manusia dan lingkungan
▪​ Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan reflektif dalam
memahami, mngevaluasi, serta memproses informasi untuk
menyelesaikan masalah
▪​ Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal
dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik
dan bermanfaat
▪​ Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain
secara gotong roying untuk mencapai tujuan Bersama melalui pembagian
pesan dan tanggung jawab
▪​ Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk mengambil
inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan tugas secara tepat
bergantung pada orang lain
▪​ Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu
menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan
kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
▪​ Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi untuk
melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan
dan antarpribadi untuk menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik
lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai
situasi.
7.​ SARANA DAN PRASARANA
Sarana Prasarana ▪​ Buku lain yang relevan, Buku-buku bacaan
▪​ Alat tulis dan alat warna;
▪​ Lembar kerja peserta didik, laptop, handphone, LCD proyektor, internet.
▪​ Alat peraga yang relevan
Assesmen ▪​ Assesmen individu atau kelompok
▪​ Tes tertulis/pengetahuan/wawancara/praktik
Unit Kegiatan ▪​ Individu / kelompok
Persiapan Pembelajaran ▪​ Menyiapkan materi bahan ajar
▪​ Meyiapkan lembar kerja siswa
▪​ Menentukan metode pembelajaran
8.​ TARGET PESERTA DIDIK
Target Peserta Didik ▪​ Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna
dan memahami materi ajar.
▪​ Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami
dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi
(HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin
9.​ MODEL PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran Model pembelajaran tatap muka
10.​METODE PEMBELAJARAN
Metode Pembelajaran ▪​ Metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan
diskusi.
▪​ Model PJBL
▪​ Differensiasi
▪​ Model Deep Learning (mindful, meanful, joyful)
KOMPONEN INTI
A.​ TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu :
1.​ Menjelaskan penggunaan garis dan bentuk
2.​ Menjelaskan garis dan bentuk dari benda-benda di sekitar
3.​ Menjelaskan cara warna di sekitar
B.​ PERTANYAAN PEMATIK
Pertanyaan Pematik ▪​ Apa kalian suka menggambar bentuk?
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE - 1
PENDAHULUAN A. Pendahuluan (15 Menit)
●​ Ice Breaker: Guru menyapa siswa dengan senyuman dan bertanya
tentang hari mereka. Kemudian, guru memperkenalkan tema
pembelajaran hari ini tentang garis dan bentuk.
●​ Apersepsi: Guru memperlihatkan gambar-gambar benda sehari-hari
(misalnya: bola, meja, daun) dan bertanya: "Bentuk apa yang kamu
lihat pada benda ini?" Siswa diminta menyebutkan dan mengenali
garis serta bentuk.
●​ Tujuan Pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran,
yaitu mengenal garis dan bentuk serta dapat menerapkannya dalam
karya seni.

KEGIATAN INTI 1.​ Mindfull Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh) - 30 Menit:
o​ Guru menjelaskan secara rinci tentang jenis-jenis garis (lurus,
lengkung, zigzag) dan bentuk dasar (lingkaran, persegi,
segitiga).
o​ Guru menunjukkan berbagai benda di sekitar yang memiliki
garis dan bentuk tersebut.
o​ Siswa diminta untuk memperhatikan benda-benda di sekitar
kelas dan mengidentifikasi garis serta bentuk yang mereka
lihat.
2.​ Joyfull Learning (Pembelajaran Menyenangkan) - 30 Menit:
o​ Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil.
o​ Setiap kelompok diberikan tugas untuk menggambar
benda-benda di sekitar kelas menggunakan garis dan bentuk
dasar. Misalnya: menggambar daun dengan garis lengkung
atau meja dengan bentuk persegi.
o​ Setelah selesai, kelompok diminta untuk menunjukkan hasil
karyanya di depan kelas dan menjelaskan bentuk serta garis
yang mereka gunakan.
3.​ Meaningfull Learning (Pembelajaran Bermakna) - 30 Menit:
o​ Guru memberikan tugas kepada setiap siswa untuk
menggambar benda kesukaan mereka di kertas gambar
menggunakan berbagai jenis garis dan bentuk dasar.
o​ Siswa diminta mengidentifikasi bentuk dan garis yang mereka
gunakan dalam gambar tersebut.
o​ Setiap siswa akan mempresentasikan karyanya di depan kelas,
sambil menyebutkan garis dan bentuk yang mereka gunakan.

PENUTUP C. Penutup (15 Menit)

●​ Refleksi: Guru menanyakan kepada siswa: "Apa yang kalian pelajari


tentang garis dan bentuk hari ini?" Siswa diminta untuk memberikan
contoh benda-benda yang memiliki garis lurus, lengkung, atau zigzag
serta bentuk dasar.
●​ Penilaian: Guru mengamati kemampuan siswa dalam
mengidentifikasi garis dan bentuk serta kemampuan mereka dalam
membuat karya seni.
●​ Tindak Lanjut: Siswa diminta untuk melihat benda-benda di rumah
dan mencatat garis serta bentuk yang mereka temukan. Tugas ini akan
dibahas pada pertemuan berikutnya.
●​ Doa Penutup: Guru menutup pembelajaran dengan mengajak siswa
berdoa bersama dan memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif
selama pembelajaran.
PERTEMUAN KE - 2
PENDAHULUAN A. Pendahuluan (15 Menit)
1.​ Ice Breaker:​
Guru menyapa siswa dengan semangat dan menyebutkan warna
favoritnya.​
Guru mengajak siswa untuk saling menyebutkan warna favorit
mereka.
2.​ Apersepsi:​
Guru menunjukkan gambar berwarna dan menanyakan warna apa saja
yang terlihat oleh siswa.​
Guru memberikan penjelasan singkat tentang pentingnya warna dalam
kehidupan sehari-hari.
3.​ Tujuan Pembelajaran:​
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu mengenal dan
memahami berbagai warna yang ada di sekitar kita serta
menerapkannya dalam gambar.

KEGIATAN INTI  Mindfull Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh)

a. Pengenalan Warna di Sekitar (30 Menit)

●​ Guru mengajak siswa melihat lingkungan sekitar (jendela kelas atau


gambar lingkungan) dan menunjukkan warna-warna yang ada.
●​ Siswa menyebutkan warna yang mereka lihat pada objek-objek
tertentu, seperti daun, langit, atau benda di dalam kelas.
●​ Guru menjelaskan perbedaan warna primer dan sekunder, serta
bagaimana warna-warna tersebut bisa digabungkan.

b. Penggunaan Warna dalam Ekspresi (20 Menit)

●​ Guru memberikan beberapa contoh situasi dan meminta siswa


memilih warna yang sesuai untuk menggambarkan perasaan
(misalnya, warna biru untuk kesedihan, merah untuk semangat).
●​ Siswa diajak berdiskusi mengapa mereka memilih warna tertentu
untuk situasi yang berbeda.

 Joyfull Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

a. Permainan Warna (20 Menit)

●​ Guru membagi siswa menjadi kelompok kecil dan memberikan


masing-masing kelompok gambar yang hanya terdiri dari garis-garis.
●​ Setiap kelompok diminta mewarnai gambar tersebut sesuai dengan
warna yang mereka sukai.
●​ Siswa bisa berbagi ide tentang bagaimana menggunakan warna-warna
tersebut dalam gambar mereka.
b. Bernyanyi Bersama (10 Menit)

●​ Guru mengajak siswa bernyanyi lagu sederhana tentang warna,


misalnya lagu "Pelangi-pelangi" sambil menunjuk warna-warna pada
gambar pelangi yang ditunjukkan guru.

 Meaningfull Learning (Pembelajaran Bermakna)

a. Membuat Karya Seni (30 Menit)

●​ Guru membagikan kertas gambar dan alat mewarnai kepada siswa.


●​ Siswa diminta menggambar benda yang mereka lihat di lingkungan
sekitar, seperti bunga, pohon, atau rumah, dengan menambahkan
warna-warna yang mereka kenali.
●​ Setelah selesai, siswa mempresentasikan hasil gambar mereka di
depan kelas dan menjelaskan warna yang mereka pilih untuk gambar
tersebut.

PENUTUP C. Penutup (15 Menit)

1.​ Refleksi:​
Guru mengajak siswa untuk merenungkan pembelajaran hari ini.
o​ "Apa warna favoritmu hari ini?"
o​ "Warna apa yang kamu lihat di sekitar rumahmu?"
2.​ Penilaian:​
Guru memberikan pujian kepada siswa yang berani berpendapat dan
menggunakan warna dengan kreatif.
3.​ Tindak Lanjut:​
Guru meminta siswa untuk melanjutkan menggambar di rumah dan
mencatat warna-warna yang mereka temukan di sekitar lingkungan
mereka.
4.​ Doa Penutup:​
Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama.

ASESMEN / PENILAIAN
A.​ Asesmen Sikap
Penilaian sikap ini dilakukan melalui pengamatan (observasi) Guru selama kegiatan pembelajaran
Penilaian ini dilakukan agar Guru melihat sikap perilaku peserta didik dalam menjaga hidup bersama
di masyarakat pada kehidupan sehari-hari (civic disposition), seperti sopan santun, percaya diri, dan
bertoleransi. Bentuk pedoman penilaian yang dapat digunakan oleh Guru adalah sebagai berikut.
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan

4 3 2 1
Peserta didik​ Peserta didik​
berlaku sopan,​ Peserta didik​ hanya berlaku​
Peserta​
baik selama​ berlaku sopan​ sopan hanya​
didik belum​
Sopan​ proses pembe-​ hanya selama​ kepada Guru​
menampak-​
santun lajaran mau-​ proses pembe-​ atau peserta​
kan perilaku​
pun di luar​ lajaran​ didik yang​
sopan
kelas.​ lain.​

Guru​
Peserta didik​
bertanya​
berani ber-​ Peserta didik​
Peserta didik​
pendapat,​ berani ber-​
Peserta didik​ kesulitan​
bertanya, atau​ pendapat,​
Percaya hanya berani​ dalam ber-​
menjawab per-​ bertanya, atau​
diri menjawab ha-​ pendapat,​
tanyaan, serta​ menjawab​
nya saat bertanya,​
mengambil​ pertanyaan​
maupun​
keputusan​
menjawab​
pertanyaan

Peserta​
didik dapat​ Peserta​ Peserta​
Peserta didik​
menghargai​ didik dapat​ didik dapat​
tidak dapat​
pendapat pe-​ menghargai​ menghargai​
menghargai​
serta didik lain​ pendapat pe-​ pendapat​
pendapat​
Toleransi dan menerima​ serta didik lain​ peserta didik​
peserta didik​
kesepakatan​ dan kurang​ lain dan tidak​
lain dan tidak​
meskipun ber-​ bisa menerima​ bisa menerima​
bisa menerima​
beda dengan​ kesepakatan​ kesepakatan​
kesepakatan
pendapatnya​

B.​ Asesmen Pengetahuan


Penilaian pengetahuan dilaksanakan melalui tes setelah kegiatan pembelajaran berlangsung. Penilaian
pengetahuan diberikan dalam bentuk pilihan ganda, benar salah, maupun esai. Penilaian pengetahuan
ini bertujuan agar Guru mampu melihat pengetahuan yang telah dikuasai peserta didik dalam kegiatan.

1.​ Teknik Penilaian


a.​ Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1)​ Tes Tertulis
a)​ Pilihan ganda
b)​ Uraian/esai
2)​ Tes Lisan
​ Tes lisan pemaparan materi dari pemahaman siswa.
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan

4 3 2 1

C.​ Assesmen Hasil Belajar


Penilaian ini dilakukan melalui pengamatan (observasi) Guru selama kegiatan​
pembelajaran berlangsung. Penilaian ini bertujuan agar guru dapat melihat​
kemampuan peserta didik dalam soft skill-nya. Adapun pedoman penilaian yang​
dapat digunakan oleh Guru adalah sebagai berikut.
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan

4 3 2 1
REMEDIAL DAN PENGAYAAN
a.​ Remedial
▪​ Remidial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan
Minimal maupun kepada peserta didik yang sudah melampui Kriteria Ketuntasan Minimal.
Remidial terdiri atas dua bagian : remedial karena belum mencapai Kriteria Ketuntasan
Minimal dan remedial karena belum mencapai Capaian Pembelajaran
▪​ Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan
Minimal. Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria
Ketuntasan Minimal

b.​ Pengayaan
▪​ Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai
Kriteria Ketuntasan Minimal atau mencapai Capaian Pembelajaran.
▪​ Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik.
▪​ Direncanakan berdasarkan materi pembelajaran yang membutuhkan pengembangan lebih
luas misalnya

REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK

1. Refleksi untuk Guru:

●​ Apakah siswa sudah mampu mengenal dan mengekspresikan perasaan dengan baik?
●​ Apakah metode Deep Learning sudah efektif menciptakan pembelajaran yang fokus,
menyenangkan, dan bermakna?

2. Refleksi untuk Siswa:

●​ Apa yang kamu pelajari hari ini?


●​ Bagian mana yang paling kamu sukai?
●​ Apakah kamu mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaanmu?

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

A. Petunjuk Pengerjaan:

1.​ Bacalah setiap soal dengan baik.


2.​ Jawablah pertanyaan sesuai petunjuk.
3.​ Gunakan kreativitasmu dalam menggambar.

B. Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu mengidentifikasi garis dan bentuk dari
benda-benda di sekitar.

C. Soal LKPD:

1.​ Sebutkan 3 benda di sekitar yang memiliki bentuk lingkaran!


o​
o​
o​
2.​ Gambar sebuah benda yang memiliki garis lengkung!
3.​ Lingkari gambar di bawah ini yang memiliki bentuk persegi!​
(Guru menyediakan beberapa gambar benda dengan bentuk berbeda).

A. Petunjuk Pengerjaan:

1.​ Amati warna-warna yang ada di sekitarmu.

2.​ Warnai gambar di bawah ini sesuai dengan warna yang kamu lihat di lingkungan sekitarmu.

3.​ Diskusikan dengan teman-temanmu warna apa yang kamu pilih dan mengapa.

B. Kegiatan LKPD:

1.​ Mindfull Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh)

o​ Amati gambar bunga, rumah, dan langit di bawah ini.

o​ Gunakan warna yang kamu lihat di lingkunganmu untuk mewarnai gambar tersebut.

2.​ Joyfull Learning (Pembelajaran Menyenangkan)

o​ Warnai gambar sesuai dengan warna favoritmu.

o​ Bagikan hasil karyamu dengan teman-teman.

3.​ Meaningfull Learning (Pembelajaran Bermakna)

o​ Setelah mewarnai, presentasikan hasil gambar dan jelaskan mengapa kamu memilih
warna-warna tersebut.

BAHAN AJAR
Bahan Ajar : Terlampir

Teks Buku Siswa; Seni Budaya untuk kelas 1

GLOSARIUM

A
●​ Adaptasi Budaya: Proses penyesuaian diri suatu kelompok atau individu terhadap budaya
yang baru tanpa mengubah budaya asli.
●​ Alat Musik Tradisional: Alat musik yang digunakan dalam kegiatan seni budaya yang
diwariskan secara turun-temurun dalam suatu daerah atau suku.

●​ Bahasa Daerah: Bahasa yang digunakan oleh masyarakat di suatu wilayah tertentu sebagai
identitas budaya.
●​ Batik: Seni menghias kain dengan menggunakan lilin untuk membentuk pola tertentu, khas
dari Indonesia.

●​ Cerita Rakyat: Kisah-kisah yang berkembang dalam masyarakat secara turun-temurun,


menggambarkan nilai-nilai budaya dan moral.
●​ Ciri Khas: Karakteristik atau tanda yang membedakan suatu budaya atau daerah.

●​ Diversitas Budaya: Keberagaman budaya yang ada dalam suatu masyarakat atau negara.
●​ Drama: Bentuk seni pertunjukan yang menggabungkan cerita, akting, dan gerakan untuk
menyampaikan pesan budaya.

●​ Eksplorasi Budaya: Proses mencari dan mempelajari berbagai bentuk budaya yang ada di
sekitar kita.
●​ Etnik: Kelompok manusia yang memiliki kesamaan dalam hal bahasa, budaya, dan adat
istiadat.

●​ Folklore: Tradisi dan cerita rakyat yang diwariskan secara lisan, berisi legenda, mitos, dan
kepercayaan masyarakat.

●​ Gotong Royong: Budaya bekerja sama dalam masyarakat untuk mencapai tujuan bersama,
sering dilakukan dalam kegiatan sosial.

●​ Harmoni: Kehidupan yang seimbang antara berbagai unsur budaya, suku, dan agama dalam
masyarakat.

●​ Identitas Budaya: Karakteristik atau ciri-ciri yang membedakan budaya satu dengan yang
lain, yang tercermin dalam bahasa, pakaian, dan tradisi.

J
●​ Jamu: Minuman herbal tradisional Indonesia yang memiliki nilai budaya dan kesehatan.

●​ Kesenian: Semua bentuk kegiatan yang berhubungan dengan seni, seperti musik, tari,
lukisan, dan drama, yang merupakan bagian dari budaya.
●​ Kebudayaan: Segala hal yang berhubungan dengan pola pikir, nilai, kebiasaan, dan karya
manusia dalam suatu masyarakat.

●​ Lagu Daerah: Lagu yang diciptakan oleh masyarakat daerah tertentu dan melambangkan
budaya daerah tersebut.

●​ Makna Simbolik: Penggunaan simbol-simbol tertentu dalam budaya untuk


menggambarkan ide, nilai, atau filosofi.
●​ Makanan Tradisional: Jenis makanan yang khas dan menjadi bagian dari budaya suatu
daerah.

●​ Nusantara: Istilah yang merujuk pada kepulauan Indonesia sebagai satu kesatuan budaya
dan geografis.

●​ Organisasi Budaya: Kelompok atau lembaga yang bertugas melestarikan dan


mengembangkan budaya daerah atau nasional.

●​ Pakaian Adat: Pakaian tradisional yang digunakan dalam upacara atau acara tertentu dan
menggambarkan budaya suatu daerah atau suku.
●​ Pendidikan Karakter: Pendidikan yang bertujuan membentuk pribadi yang berbudi pekerti
luhur, yang merupakan bagian dari pembelajaran budaya.

●​ Qasidah: Seni musik atau lagu tradisional yang berasal dari Timur Tengah, yang juga
dikenal di beberapa daerah Indonesia.

●​ Ritual: Serangkaian tindakan yang dilakukan menurut tradisi atau keyakinan budaya dalam
upacara keagamaan atau adat.
●​ Reog: Seni tari tradisional yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, yang menceritakan
kisah perjuangan.

S
●​ Seni Tari: Bentuk seni yang mengungkapkan ekspresi melalui gerakan tubuh, sering kali
diiringi musik, dan merupakan bagian dari kebudayaan daerah.
●​ Suku Bangsa: Kelompok manusia yang memiliki kesamaan dalam bahasa, adat, dan
budaya.

●​ Tari Tradisional: Tari yang berkembang dalam suatu komunitas atau daerah tertentu dan
diwariskan secara turun-temurun.
●​ Tradisi: Kebiasaan atau adat yang dilakukan oleh suatu kelompok masyarakat secara
berulang-ulang dari generasi ke generasi.

●​ Upacara Adat: Acara resmi yang dilakukan sesuai dengan adat istiadat suatu daerah,
biasanya dalam rangka perayaan atau penghormatan terhadap tradisi.

●​ Vokal: Kemampuan suara manusia untuk menghasilkan nada, sering digunakan dalam
musik atau lagu-lagu daerah.

●​ Wayang: Seni pertunjukan yang menggunakan boneka atau tokoh yang digerakkan untuk
menceritakan kisah, sering kali diiringi musik gamelan.
●​ Warisan Budaya: Harta benda atau tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang dan dijaga
kelestariannya.

●​ Xenofobia: Ketakutan atau kebencian terhadap budaya atau orang dari luar kelompok kita,
yang bertentangan dengan semangat keberagaman budaya.

●​ Yel-yel: Nyanyian atau sorakan yang biasa digunakan dalam berbagai acara untuk
membangkitkan semangat, termasuk dalam budaya sekolah atau kelompok.
●​ Yogyakarta: Kota yang terkenal dengan kebudayaan Jawa yang masih kuat dan terjaga,
seperti seni, tari, dan wayang.

●​ Zaman Keemasan: Masa di mana suatu kebudayaan, kerajaan, atau tradisi mencapai
puncak kemajuan dan pengaruh.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Mitra Guru, dkk. 2022. Seni Budaya Untuk SD/MI Kelas 1. Erlangga. Jakarta

Mengetahui ..........................., ........Juli 20......


Kepala Sekolah Guru Kelas

Nur Kholis, [Link]. Mei Dina Rahmawati, [Link].


NIP. 1916912162000031005 NIP. 199905172024212010

Anda mungkin juga menyukai