0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan30 halaman

Proses dan Fungsi Digester dalam Pengolahan Minyak Sawit

Dokumen ini menjelaskan tentang mesin digester dan press yang digunakan dalam pabrik minyak kelapa sawit untuk memproses berondolan menjadi minyak. Digester berfungsi untuk mengeluarkan minyak dari buah sawit melalui pemanasan dan pengadukan, sedangkan press memisahkan minyak dari bahan padat dengan tekanan tinggi. Proses dan parameter operasional, serta pemeliharaan kedua mesin ini juga diuraikan untuk memastikan efisiensi dan kualitas hasil ekstraksi minyak.

Diunggah oleh

yasinwelll21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan30 halaman

Proses dan Fungsi Digester dalam Pengolahan Minyak Sawit

Dokumen ini menjelaskan tentang mesin digester dan press yang digunakan dalam pabrik minyak kelapa sawit untuk memproses berondolan menjadi minyak. Digester berfungsi untuk mengeluarkan minyak dari buah sawit melalui pemanasan dan pengadukan, sedangkan press memisahkan minyak dari bahan padat dengan tekanan tinggi. Proses dan parameter operasional, serta pemeliharaan kedua mesin ini juga diuraikan untuk memastikan efisiensi dan kualitas hasil ekstraksi minyak.

Diunggah oleh

yasinwelll21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Press &

Digester

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Pengantar
Digester adalah mesin yang digunakan dalam pabrik minyak kelapa sawit
untuk memproses berondolan menjadi bubur. Proses ini melibatkan
pemanasan, pencampuran, dan pengadukan brondolan dengan
menggunakan digester untuk mengeluarkan minyak yang terkandung di
dalamnya.

Press adalah mesin yang digunakan untuk memisahkan minyak kelapa


sawit dari bahan padat yang tersisa setelah proses digester, seperti serat
dan inti. Proses ini melibatkan aplikasi tekanan tinggi pada bahan padat
untuk mengeluarkan minyak yang terkandung di dalamnya.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Proses Kerja
Digester
- Digester memanfaatkan suhu dan
tekanan tinggi.
- Memecah sel-sel daging buah (TBS)
untuk menghasilkan bubur kaya minyak.
- Proses dimulai dengan memasukkan
TBS ke dalam digester.
- Pemanasan dan pengadukan
melepaskan minyak dari 'oil-bearing
cells'.
- Tekanan memaksimalkan ekstraksi
minyak dan memisahkan bahan padat
(serat dan inti).

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Komponen dan
Fungsinya

- Pisau Pengaduk (Long and Short Arms):


- Merajang buah sawit.
- Melepaskan pericarp dari biji.
- Memecahkan kantong minyak.
- Pemanas:
- Mempersiapkan massa berondolan
agar lebih mudah diperas.
- Mempercepat pemecahan sel minyak.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Keunggulan Pengisian Penuh Digester
Efisiensi Pengadukan:
- Tekanan tinggi di dasar bejana meningkatkan ketahanan terhadap pisau.
- Proses perajangan dan pelepasan minyak lebih sempurna.
- Pemisahan Maksimal:
- Pemecahan kantong minyak dan pemisahan serat lebih efektif.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Fungsi Digester
1. Melepaskan sel-sel minyak dari pericarp dengan cara
mencabik dan mengaduk.
2. Mencabik pericarp dari nut.
3. Menghomogenkan massa berondolan sebelum diumpan
ke pres.
4. Menaikkan dan mempertahankan temperatur
berondolan pada suhu antara 90 – 95°C.
5. Mengalirkan minyak yang timbul dalam digester akibat
adanya proses digestion.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Parameter Operasional
Digester
- Ampere Meter: 40 A
- Temperatur: 90°C - 95°C (atur valve steam ke digester)
- Level volume: Minimal ¾ isi
- Speed Digesting: 20–25 rpm
- Kondisi Pisau: Minimal 60% keausan (long, short, expeller arms)
- Level Digester: < ¾, hentikan proses press
- Drainage: Pastikan lancar sepanjang pengolahan
- Ukuran Baffle: Siku 150x150 mm, panjang min. 6 inch
- Prosedur Akhir: Digester dihentikan dalam keadaan kosong
- Waktu Pelumatan: > 15 menit
- Jarak Komponen: Expeller arm ke bottom digester: 1/4 inch
Copyright: Salmon Sembiring - 2024
Digester
Maintenance
• Periksa level minyak pelumas
dalam gear box secara berkala.
• Periksa ketegangan v- belt secara
berkala.
• Periksa baut – baut pengikat pisau
pengaduk secara berkala.
• Periksa terminal kabel elektro
motor secara berkala.
• Periksa kondisi pisau / buffer plate
• Periksa konsidi pipa steam injeksi.
• Periksa bottom perforated plate.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Mekanisme Kerja Press
Fungsi dari pada screw press untuk memindahkan sekaligus mengepres buah
sawit sehingga ampas terpisah dari cairan baik itu berupa air maupun minyak.
Oleh adanya tekanan screw yang ditahan oleh cone, massa tersebut diperas
sehingga melalui lubang – lubang press cage, minyak dipisahkan dari serabut biji
yang selanjutnya minyak menuju stasiun klarifikasi, sedangkan ampas dan biji
masuk ke stasiun kernel.
Press bekerja dengan menggunakan prinsip mekanik yang melibatkan tekanan
dan gesekan untuk memisahkan minyak dari bahan padat dalam minyak kelapa
sawit. Ketika bubur yang kaya minyak (hasil dari proses digester) dimasukkan ke
dalam press, tekanan diterapkan pada bubur tersebut.
Tekanan yang tinggi yang diterapkan pada bubur terjadi di dalam ruang pers
press. Selama proses penyampelan, minyak di dalam bubur akan keluar melalui
celah yang ada dalam mesh screen atau cincin, sedangkan bahan padat yang
tersisa akan tetap di dalam ruang pers.
Selain tekanan, mekanisme kerja press juga melibatkan gesekan antara partikel-
partikel bahan padat dalam bubur, sehingga membantu memisahkan minyak dari
bahan padat. Hal ini terjadi karena minyak lebih mudah untuk dipisahkan dan
mengalir melalui celah, sementara bahan padat lebih sulit bergerak dan tetap
tertahan di dalam ruang press.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Fungsi dan Tujuan Press
Fungsi mesin press adalah untuk mengekstraksi minyak dari buah sawit yang telah
diolah sebelumnya. Pengekstrakan minyak dilakukan dengan cara pengepresan, di mana
mesin press akan mengekstraksi minyak dari padatan buah sawit. Mesin press dapat
berupa jenis ram hidrolik, jenis ram hidrolik otomatis, atau jenis sekrup ganda yang
hampir universal digunakan saat ini.

Tujuan pengepresan adalah untuk memisahkan minyak sawit kasar (CPO) dari padatan
yang terkandung dalam buah sawit yang telah diolah sebelumnya. Pengepresan juga
bertujuan untuk memperoleh efisiensi ekstraksi minyak yang tinggi, pemulihan minyak
yang tinggi, dan kualitas produk yang baik.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Copyright: Salmon Sembiring - 2024
Worm Screw
Screw press terdiri atas dua unit, yang mana
masing-masing unit memiliki ulir yang
berlawanan dan arah putar yang berlawanan.
Jarak ulir yang satu dengan yang lainnya tidak
sama, dimana jarak ulir yang satu dengan yang
lain semakin mengecil, dan jam kerja screw 1.200
jam.
Automatic cone press harus berfungsi dengan
baik.
Tekanan cone berkisar 30-50 barg atau
disesuaikan dengan katalog mesin dengan
memperhatikan bahwa %Nut pecah/total nut
tidak melebihi 10%.
Jam kerja screw press masih dalam limit target.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


2. Komposisi Press Cake
5. Mass Passing to Digester (MPD)
Sasaran
Memperkirakan komposisi press cake sebagai mutu hasil pressan. Sasaran
Mengobservasi komposisi brondolan eks rebusan seperti %pericarp/brondolan, %oil/pericarp,
Lokasi Pengambilan Sampel %kernel/Nut, dan nilai akhir diperoleh brondolan/TBS dan memprediksi %Kernel/TBS
Sampel diambil dari 4 titik dekat cone screw press dan scoop seperti terlihat dibawah ini::
Lokasi Pengambilan sampel
Dari distribusi fruit conveyor sebelum digester No.1 untuk setiap line beroperasi
x
Frekuensi Pengujian
x x Dua kali setiap minggu

x Metode pengujian
20 cm 10 cm Metode pengujian dibagi 3:
x = titik pengambilan sample 1) Brondolan normal eks rebusan
i) Timbang sampel brondolan eks rebusan sampai gr terdekat (W1)
ii) Sortasi sampel ke dalam kategori berikut:
Frekuensi Pengujian • Brondolan bagian luar (W2)
Satu kali pengujian per shift untuk tiap screw press yang beroperasi. • Brondolan bagian dalam (W3)
• Pericarp yang lepas (W4)
Metode Pengujian • “Nuts” kehilangan pericarp (W5)
1) Sampel press cake ditimbang sampai gr terdekat (W1) • Calyx leaves dan Dirt (W6)
2) Sortir sampel ke dalam kategori berikut: • Parthenocarpic (W7)
iii) Timbang masing-masing kategori sampai gr terdekat
* Fibre W2
iv) Pilih sampel proporsional dengan mengkalkulasi masing-masing ketegori (tidak
* Nut bulat W3
termasuk calyx leaves & dirt dan juga parthenocarpic) ke dalam rata-rata terbaik
* Nut setengah pecah W4
memperoleh berat 100 gr sampel proporsional seperti contoh berikut:
* Kernel bulat W5
Jika ditemukan contoh hasil komposisi berikut:
* Kernel pecah W6
• Brondolan bagian luar 53% terhadap brondolan normal.
* Cangkang lepas W7 • Brondolan bagian dalam 39% terhadap brondolan normal.
* Batu W9 • Pericarp terlepas 5% terhadap brondolan normal.
3) Masing-masing kategori ditimbang sampai ketelitian satu desimal (0.0 g) • “Nuts” 3% terhadap brondolan normal.
4) Tempatkan fibre ke dalam kantong plastik berlabel untuk pengujian kehilangan minyak
5) Nut bulat dari tiap screw press pada line yang sama juga ditempatkan ke dalam kantong
plastik berlabel pengujian kehilangan minyak. Sehingga berat akhir sampel proposional mendekati hasil berikut:
• Brondolan bagian luar 53 gr
Kalkulasi • Brondolan bagian dalam 39 gr
1) press cake bebas batu = W10 = W1 – W9 • Pericarp terlepas 5 gr
2) %fibre terhadap press cake = 100 x (W2/W10) • “Nuts” 3 gr
2) %nut bulat terhadap press cake = 100 x (W3/W10) • Total 100 gr
3) %nut setengah pecah terhadap press cake = 100 x (W4/W10) Tempatkan sampel proporsional ini ke cawan untuk analisa pericarp dan nut.
4) %kernel bulat terhadap press cake = 100 x (W5/W10)
5) %kernel pecah terhadap press cake = 100 x (W6/W10) 2) Analisa Pericarp
6) %cangkang terhadap press cake = 100 x (W7/W10) i) Timbang sampel proporsional sampai gr terdekat (W8)
7) Total nut = W3+W4+W5+W6+W7 = W8 ii) Letakkan sampel di Lampiran kaca.
8) %nut pecah terhadap total nut = 100 x [(W4+W5+W6+W7)/W8] iii) Pisahkan dan kikis pericarp dari nut dan pastikan nut telah bebas dari minyak
9) %total nut terhadap press cake = 100 x (W8/W10) Copyright: Salmon Sembiring - dengan
2024 menggunakan cutter
iv) Timbang pericarp sampai gr terdekat (W9)
Press Cage
Press cage yang terbuat dari plat baja yang diperkuat
dengan tulangan plat mild steel setebal 8 mm.
Press cage berbentuk kaca mata yang bagian
tengahnya terhubung. Press cage dapat juga disebut
saringan, dimana fibre/serabut daging buah sawit
tidak terikut ke cairan minyak yang telah dipress.
Diameter lubang bervariasi umumnya berdiameter
antara 4-6 mm (taper hole).Penahan press press
sering disebut (kacamata, karena memang seperti
kaca mata) yang terbuat dari plat baja dengan
ketebalan 15 mm ditopang dengan sejumlah baut
yang mampu menopang tekanan 50-60 bar.
Jam kerja press cage pada umumnya 4.000 jam.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Hydraulic Power
Pack Unit (HPU)

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Komponen Utama dan Kontrol HPU
Komponen Utama:
- Electric Motor: Menggerakkan pompa hidrolik untuk screw press.
- Oil Cooler: Menjaga suhu oli untuk menghindari overheat.
- Aluminium Tank: Penyimpanan oli hidrolik untuk operasi stabil.

Komponen Kontrol:
- Hand Valve: Mengatur aliran oli untuk pengendalian tekanan press.
- Proportional Relief Valve: Menjaga tekanan optimal pada screw press.
- Pressure Gauge: Memantau tekanan sistem selama proses
pengepresan.
Copyright: Salmon Sembiring - 2024
Cara Kerja dan Aplikasi di Stasiun Press
Cara Kerja HPU di Stasiun Press:
- Motor listrik menggerakkan pompa untuk menghasilkan tekanan hidrolik.
- Oli dialirkan ke sistem screw press untuk menghasilkan tekanan pemerasan
optimal.
- Sistem kontrol menjaga stabilitas tekanan dan mencegah kebocoran.

Aplikasi di Stasiun Press:


- Mengontrol tekanan screw press untuk memaksimalkan ekstraksi minyak.
- Menjaga suhu dan tekanan stabil selama proses pengepresan.
- Mendukung efisiensi proses pemisahan minyak dari fibre dan nut.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Hydraulic Control

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Komponen dan Fungsi Panel Kontrol
Komponen Utama:
- Indicator Lights: Status sistem (Power, Run, Control).
- Auto Cone LED Meter: Posisi cone secara real-time.
- Hydraulic Pump Start/Stop Buttons: Menghidupkan/mematikan pompa hidrolik.
- Mode Switch (Auto/Manual): Mengubah mode operasi cone unloading.

Komponen Internal:
- DC Power Supply: Sumber daya kontrol panel.
- MCB (Miniature Circuit Breaker): Proteksi arus berlebih.
- DOL Starter: Start/stop motor pompa hidrolik.
- Relay: Penghubung otomatis dalam sistem kontrol.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Maintenance Press
• Periksa ketegangan v – belt.
• Catat jam kerja screw press & press cage.
• Catat jam kerja bearing pres.
• Periksa minyak pelumas gear box secara berkala.
• Periksa terminal kabel elektro motor & panel.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Budget

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Parameter Utama Operasional
- Kecepatan Putaran Worm Screw: 9,5 - 13 RPM
- Tekanan Hidrolik: 30 – 50 Barg
- Komposisi Water Dilution: 35% - 39% Minyak dalam Crude Oil
- Suhu Operasional: 90 – 95°C (Water Dilution & Sand Trap Tank)

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Kinerja dan Efisiensi
- Kehilangan Minyak pada Fibre: Maksimal 8,00% O/DM
- Kehilangan Minyak pada Nut: Maksimal 1,00% O/DM
- Nut Pecah: Maksimal 10%
- Kehilangan Total Minyak pada TBS: 0,58%

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Pemeriksaan Sebelum Operasi
- Periksa level oli di gearbox dan tangki hidrolik
- Periksa baut coupling elektromotor
- Periksa kebocoran pada pipa hidrolik
- Pantau beban ampere motor saat kondisi kosong

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Prosedur Operasional
- Jalankan screw press sebelum membuka chute
- Pastikan kondisi press cake:
- Tidak berminyak berlebihan
- Nut pecah seminimal mungkin
- Jaga suhu water dilution pada 90–95°C
- Pantau tekanan hidrolik dan ampere motor

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Prosedur Setelah Operasi
- Kosongkan digester dan sangkar press dari sisa ampas
- Matikan listrik dan suplai air panas
- Bersihkan area kerja dari material sisa dan minyak
- Gunakan alat bantu seperti tojok untuk memastikan sangkar press
bersih

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Monitoring dan Evaluasi
- Sampling Periodik:
- Uji kehilangan minyak pada fibre dan nut setiap shift
- Ambil sampel di dekat cone screw press
- Kalkulasi Kehilangan Minyak:
- Fibre: 100 x 12,5% x DM/WM x O/DM
- Nut: 100 x 5,75% x DM/WM x O/DM

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Standar Pengendalian Mutu
- Mutu Minyak:
- Kadar Air: 0,12% - 0,15%
- Kotoran: Maksimal 0,015%
- FFA: Maksimal 3,00%
- Komposisi Press Cake:
- Fibre: 50-60%
- Kernel: Maksimal 10% pecah

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Komponen Pendukung
Cake Breaker Conveyor (CBC):
- Putaran CBC: 55–60 rpm
- Fungsi: Memecah gumpalan press cake, pisahkan fiber dan nut

Sand Trap Tank:


- Temperatur: 90–95°C
- Drainase: Kuras endapan pasir setiap pagi sebelum proses dimulai

Copyright: Salmon Sembiring - 2024


Informasi Tambahan

- Optimalisasi temperatur pada screw press dapat meningkatkan


hasil minyak.
- Perawatan berkala pada baffle dan expeller arms mencegah
kerusakan.
- Efisiensi operasional bergantung pada koordinasi antar stasiun.
- Standar tekanan hidraulik yang tepat mencegah kehilangan
minyak.

Copyright: Salmon Sembiring - 2024

Anda mungkin juga menyukai