0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

RPP Pembelajaran Energi untuk SD Kelas III

Diunggah oleh

tri widyastuti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

RPP Pembelajaran Energi untuk SD Kelas III

Diunggah oleh

tri widyastuti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Sekolah : SD N Ngablak Piyungan


Kelas/semester : III/2 (dua)
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Alokasi Waktu : 4 jp x 35 menit (1 pertemuan)

Identifikasi Peserta Didik

Pengetahuan Awal: Minat Belajar:

Sebagian peserta didik telah memiliki Peserta didik menunjukkan ketertarikan tinggi
pengalaman langsung melihat atau merasakan terhadap kegiatan pembelajaran yang bersifat
bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari, aktif, bermain, eksplorasi alam, dan
seperti panas dari matahari, suara dari bel menggunakan benda konkret. Minat mereka
sepeda, atau kipas angin di rumah. Namun, lebih besar terhadap aktivitas luar ruang
mereka belum mampu mengaitkannya dengan daripada kegiatan membaca atau menulis
konsep ilmiah tentang sumber, bentuk, dan panjang.
perubahan energi.

Latar Belakang Sosial dan Lingkungan: Kebutuhan Belajar:

Siswa berasal dari lingkungan sekitar sekolah Peserta didik memerlukan pembelajaran yang
yang dekat dengan sawah, sungai, bukit, dan konkret, kontekstual, dan multisensoris. Mereka
pasar. Mereka terbiasa berinteraksi dengan cenderung belajar lebih baik melalui kegiatan
lingkungan tersebut, dan sebagian besar langsung, diskusi kelompok kecil, dan
membantu orang tua dalam kegiatan rumah penggunaan alat bantu sederhana. Siswa
tangga atau pertanian. Akses terhadap dengan kemampuan membaca-menulis rendah
teknologi digital sangat terbatas. membutuhkan pendampingan dan visualisasi.

Keberagaman Kemampuan: Kondisi Emosional dan Sosial:

Terdapat variasi dalam kemampuan akademik, Sebagian siswa menunjukkan rasa percaya diri
keterampilan sosial, dan bahasa. Beberapa rendah saat belajar di kelas, namun lebih aktif
siswa menunjukkan kemampuan observasi saat terlibat dalam kegiatan kelompok dan
yang baik namun kesulitan dalam eksploratif. Kolaborasi dan suasana
menyampaikan pendapat secara lisan atau pembelajaran yang positif akan membantu
tertulis. Dukungan dan diferensiasi meningkatkan partisipasi mereka.
pembelajaran dibutuhkan untuk
mengakomodasi keberagaman ini.
Identifikasi Materi Pelajaran

Judul materi:

Sumber, Bentuk, dan Perubahan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengetahuan yang akan dicapai:

1. Faktual: Jenis-jenis sumber energi (matahari, makanan, air, bahan bakar), bentuk
energi (panas, cahaya, gerak, bunyi).
2. Konseptual: Hubungan antara sumber dan bentuk energi, serta perubahan bentuk
energi dalam kehidupan sehari-hari.
3. Prosedural: Cara mengamati dan mencatat perubahan energi melalui kegiatan eksploratif.

4. Metakognitif: Mendorong peserta didik untuk menyadari keberadaan energi di sekitar


dan merefleksikan penggunaannya.

Relevansi dengan kehidupan nyata peserta didik:

Materi ini sangat dekat dengan kehidupan siswa yang tinggal di lingkungan pertanian dan alam
terbuka. Mereka sehari-hari melihat dan mengalami energi dari matahari, air, dan gerakan tubuh.
Misalnya:
1. Energi gerak saat membantu orang tua menumbuk padi.

2. Energi cahaya dan panas dari matahari di sawah.

3. Energi bunyi dari alat-alat dapur atau pasar.

Hal ini menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan mudah dipahami.

Tingkat kesulitan:

Materi relatif mudah hingga sedang tergantung pendekatannya. Jika dikaitkan dengan lingkungan
sekitar secara konkret, siswa akan lebih mudah memahaminya. Kesulitan mungkin muncul pada:
1. Memahami istilah ilmiah seperti “energi” atau “perubahan energi”.

2. Mengidentifikasi bentuk energi abstrak (misalnya panas atau suara tanpa alat bantu).

Struktur materi:

Materi disusun secara bertahap:

1. Mengenal berbagai sumber energi (matahari, makanan, air, bahan bakar).

2. Mengenal bentuk-bentuk energi (cahaya, panas, gerak, bunyi).

3. Mengamati dan mengidentifikasi perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-


hari. Struktur ini mendukung pembelajaran mendalam karena mendorong pemahaman
bertingkat: dari pengenalan, pemahaman, hingga penerapan dalam konteks nyata.
Keterkaitan dengan mata pelajaran lain:

1. Bahasa Indonesia: Menyampaikan hasil pengamatan secara lisan dan tertulis.

2. Matematika: Mengukur waktu (kapan energi digunakan, misalnya saat pagi atau siang hari).

3. Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap tanggung jawab dan gotong royong


dalam kelompok.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila


DPL3 : Penalaran Kritis
DPL4 : Kreativitas
DPL5 : Kolaborasi
DPL8 : Komunikasi
DPL6 : Kemandirian
Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase B, peserta didik memahami sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk
energi dalam kehidupan sehari hari.
Topik Pembelajaran
Sumber dan bentuk energi serta perubahan bentuk energi.
Tujuan Pembelajaran
● Mengenal sumber energi dalam kehidupan sehari-hari.
● Mengenal bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari.
● Mengidentifikasi perubahan bentuk energi yang terjadi di lingkungan sekitar.
Praktik Pedagogis
Model Pembelajaran : pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning)
Strategi Pembelajaran : eksplorasi dan diskusi kelompok kecil
Metode Pembelajaran : Observasi langsung, tanya jawab, demonstrasi sederhana, serta refleksi dan
presentasi
Mitra Pembelajaran
● Teman sebaya dalam kelompok kecil
● Guru sebagai fasilitator
● Warga sekolah seperti penjaga sekolah atau ibu kantin (jika relevan dengan pengamatan)
Lingkungan Pembelajaran
● Halaman sekolah, dapur sekolah, kebun, atau sawah sekitar sekolah
● Alat sederhana seperti kipas angin tangan, batu, kaca pembesar, air, dan alat penumbuk
Pemanfaatan Digital
● Pemanfaatan gambar atau video pendek yang telah diunduh sebelumnya (jika memungkinkan).
● Sumber digital offline seperti slide atau gambar cetak sebagai alternatif visualisasi.
Langkah-Langkah Pembelajaran

A. Kegiatan Awal (bermakna, berkesadaran, menggemberikan)

1. Guru menyapa dan mengecek kesiapan siswa sebelum pembelajaran di mulai.

2. Siswa menyanyikan lagu pendek bertema energi (contoh: lagu “Matahari Bersinar”).
3. Guru menunjukkan benda nyata atau gambar (kompor menyala, kipas angin, sepeda berjalan)
lalu bertanya:
“Apa yang membuat benda-benda ini bisa bergerak atau menyala?”

4. Guru mengaitkan jawaban siswa dengan kata energi, lalu menyampaikan tujuan
pembelajaran hari ini secara sederhana.

B. Kegiata Inti

Memahami (bermakna dan menggemberikan)


1. Siswa menyimak penjelasan guru tentang:
a. Apa itu energi?
b. Bentuk energi (panas, gerak, cahaya, listrik, bunyi).
c. Sumber energi (matahari, makanan, air, bahan bakar).
Guru menjelaskan bisa menggunakan bahan tayang berupa PPT, desain canva, atau video.
2. Siswa mengamati gambar atau benda nyata yang dibawa guru (misalnya: senter, lilin, mainan
mobil, air di gayung).
3. Guru mengajak siswa berdiskusi dengan pertanyaan pemantik berikut.
● “Bentuk energi apa yang kamu lihat?”
● “Dari mana energi itu berasal?”
● “Apa sikap yang harus kita miliki untuk menjaga energi di bumi ini tetap ada?

Mengaplikasi (bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan)

1. Siswa dibagi dalam kelompok kecil. Siswa dibebaskan dalam menentukan anggota kelompoknya.
Setelah kelompok terbentuk, siswa dipandu untuk membagi peran setiap anggota, ada yang
menjadi notulen, presenter, dan ketua kelompok. Setiap kelompok mendapatkan LKPD yang sudah
disiapkan oleh guru.
2. Siswa berkeliling lingkungan sekolah (halaman, dapur, taman, dapur sekolah, taman, sawah sekitar,
keran air, jalan) untuk mencari dan mencatat minimal 3 contoh perubahan energi yang mereka
amati. Contoh: Cahaya matahari menghangatkan tanah, angin yang memutar baling-baling mainan,
atau energi gerak saat menumbuk bahan makanan.
3. Siswa membawa LKPD dan mencatat: nama benda/kegiatan yang diamati, sumber energi, bentuk
energi, dan perubahan energi yang terjadi.
4. Guru mendampingi dan memfasilitasi kelompok yang membutuhkan bimbingan khusus.
5. Setelah observasi, siswa kembali ke kelas dan menyelesaikan LKPD.
6. Siswa menggambar atau menuliskan hasil pengamatan mereka di lembar kerja.
7. Guru mengajak siswa untuk ice breaking (tepuk semangat atau senam ringan)
8. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengamatan secara sederhana.
9. Setiap kelompok yang presentasi akan mendapatkan umpan balik dari guru dan perwakilan dari
kelompok lain.
Merefleksi (bermakna, berkesadaran, menggemberikan)

1. Setelah semua kelompok presentasi, guru memandu refleksi dengan pertanyaan berikut.
● “Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?”
● “Apa hal yang belum kamu pahami?”
● “Menurut kalian, mengapa energi itu penting?”
● “Menurut kalian, apa yang terjadi kalau tidak ada energi?”

2. Siswa menuliskan 1 hal yang paling menarik menurut mereka tentang energi di lingkungan.

C. Kegiatan Penutup (bermakna)

1. Guru mengajak siswa menyebutkan kembali secara bersama tentang contoh sumber energi, bentuk
energi, dan perubahan energi.

2. Guru memberikan umpan balik positif dan memperkuat pemahaman siswa.

3. Guru menyampaikan rencana pembelajaran berikutnya.

4. Guru memberi tugas rumah ringan (menggambar benda di rumah dan menunjukkan
bentuk/perubahan energi).

Asesmen Pembelajaran

Asesmen Formatif

Aktivitas guru Contoh indikator yang diamati

● Siswa menyebutkan contoh sumber


Observasi lisan dan catatan anekdot: energi.
Guru mencatat partisipasi siswa yang ● Siswa menunjukkan minat saat
menjawab, mengajukan pertanyaan, atau berdiskusi dan memperhatikan
mengaitkan materi dengan pengalaman sehari- penjelasan guru.
hari. ● Siswa mencoba menjawab atau
bertanya meski masih sederhana.

Observasi aktivitas kelompok: ●

● Guru menggunakan lembar observasi Siswa dapat menunjukkan contoh nyata perubahan energi (misal: ai
sederhana untuk mencatat:
● Keaktifan siswa saat mengamati.
● Siswa dapat menulis sumber dan
● Kemampuan mengidentifikasi
bentuk energi meskipun masih dengan
bentuk/perubahan energi.
kata sederhana.
● Kerja sama dan komunikasi antar anggota
kelompok.

Review LKPD secara cepat:


Guru mengecek isi LKPD setiap kelompok
secara singkat untuk melihat pemahaman awal
siswa.

Pertanyaan reflektif terbuka:

Guru mencatat tanggapan siswa yang


menunjukkan pemahaman konsep dasar.

Asesmen Sumatif
Bentuk Asesmen
Produk Tertulis : LKPD yang berisi hasil pengamatan siswa tentang sumber, bentuk, dan perubahan
energi.
Visualisasi : Gambar sederhana dari salah satu bentuk perubahan energi yang diamati siswa.
Lisan (Opsional) : Presentasi singkat siswa tentang salah satu temuan atau pengamatannya.
1. Kegiatan Sumatif

Asesmen dilakukan setelah seluruh proses pembelajaran (memahami, mengamati, dan merefleksi)
selesai. Siswa menyelesaikan tugas pada LKPD secara individu atau berkelompok kecil dengan
tanggung jawab pribadi.
Langkah-langkah:

1. Siswa diminta mengisi tabel di LKPD:

a. Menuliskan 3 contoh benda/kegiatan di lingkungan sekitar.

b. Menuliskan sumber energi, bentuk energi, dan perubahan energi dari contoh tersebut.

2. Siswa menggambar salah satu dari contoh benda/kegiatan yang diamati.

3. Guru memberikan pertanyaan reflektif secara lisan atau tulisan seperti:

a. Apa sumber energi pada benda itu?

b. Energi apa yang terjadi dan berubah?

c. Mengapa energi itu penting


LAMPIRAN

LEMBAR OBSERVASI ASESMEN FORMATIF

Tema : Energi di Sekitarku


Tanggal Observasi : ..............................
Nama Guru : ...............................
Petunjuk Pengisian :
Beri tanda centang ( ) pada kolom yang sesuai.
Gunakan kolom 'Catatan Guru' untuk mencatat hal penting, seperti kekuatan atau kesulitan siswa.

Nama Aktif Mengamati Mengisi Beker Catatan


Siswa Berdisku dengan Cermat LKPD ja Guru
si dengan tepat Sam
a

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)


ASESMEN SUMATIF

Nama : ............................................
Hari/Tanggal : ....................................
Tema : Energi di Sekitarku

Tujuan Kegiatan

Mengamati sumber energi, bentuk energi, dan perubahan energi yang terjadi di lingkungan sekitar
sekolah.
Petunjuk Kerja
1. Lakukan pengamatan bersama kelompokmu di lingkungan sekolah (halaman, kebun, dapur sekolah,
sawah sekitar, dll).
2. Catat hasil pengamatan kalian pada tabel di bawah ini.
3. Pilih tiga contoh benda atau kegiatan yang menunjukkan perubahan energi.
4. Gambar salah satu dari hasil pengamatanmu di halaman terakhir!
Tabel Pengamatan Energi
N Nama Benda/ Sumber Bentuk Energi Perubahan Energi
o Kegiatan Energi yang Terjadi yang Terjadi
1
2
3
Gambarlah Salah Satu Pengamatanmu di Bawah Ini!
(Boleh menggunakan pensil warna jika tersedia)
(Tuliskan juga keterangan gambar secara sederhana)
................................................................................................................................................................
RUBRIK PENILAIAN

A. Asesmen Formatif
Aspek yang Dinilai Indikator Skor

Maksimal
Partisipasi dalam Aktif bertanya, berdiskusi, dan mencatat hasil 10
kelompok pengamatan

Kemampuan observasi Mengamati benda/kegiatan dengan cermat dan 10


mencatat dengan benar

Sikap dan kerja sama Menunjukkan sikap tanggung jawab dan saling 10
membantu dalam kelompok

Total Skor Formatif Maksimal: 30

B. Asesmen Sumatif
Aspek yang Dinilai Kriteria Penilaian Sko
r
Ketepatan mengidentifikasi Menuliskan sumber energi dengan tepat sesuai 10
sumber energi hasil pengamatan (3 contoh)

Ketepatan mengidentifikasi Menyebutkan bentuk energi yang sesuai dengan 10


bentuk energi benda/kegiatan (3 contoh)

Perubahan energi yang Menjelaskan perubahan energi dengan logis dan 10


dijelaskan sederhana (3 contoh)

Gambar hasil pengamatan Gambar jelas, relevan, dan ada keterangannya 10

Total Skor Sumatif Maksimal: 40

Skala Penilaian Akhir (Formativ + Sumatif = 70 poin)


Rentang Skor Predikat Keterangan
61 – 70 A Sangat Baik
51 – 60 B Baik
41 – 50 C Cukup
40 D Perlu bimbingan lanjut

Anda mungkin juga menyukai