INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Zidni Hadaina, [Link].
Instansi : SDN 184 Buahbatu
Tahun Penyusunan : Tahun 2025
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase A, Kelas / Semester : II (Dua) / I (Ganjil)
Kegiatan 3 : Menggambar/Membuat Karya Cetak dari
Bentuk Sekitar
Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2x35 menit)
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Fase
Pada akhir Fase A, peserta didik mampu membuat karya seni rupa dengan
menggunakan hasil pengamatan, pengalaman, perasaan, dan minatnya. Dalam
mewujudkan gagasannya menjadi sebuah karya seni, peserta didik mampu
mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di sekitar, serta mampu
menjelaskan karya seni dan proses penciptaannya dengan menggunakan bahasa sehari-
sehari.
Fase A Berdasarkan Elemen
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Peserta didik memahami unsur rupa di lingkungan
(Experiencing) sekitarnya dan menyimpulkan hasil pemahaman atas dua
unsur rupa.
Menciptakan Peserta didik membuat karya seni rupa menggunakan hasil
(Making/Creating) pengamatannya terhadap lingkungan sekitar,
menggunakan unsur garis, bentuk, dan/atau warna.
Merefleksikan Peserta didik menilai karya dan penciptaan karya seni rupa
(Reflecting) dengan menggunakan kosa kata sehari-hari.
Berpikir dan Bekerja Peserta didik menggunakan pengalaman visualnya sebagai
Artistik (Thinking and sumber gagasan dalam berkarya. Peserta didik
Working Artistically) mengeksplorasi alat dan bahan dasar yang tersedia di
lingkungan sekitar.
Berdampak (Impacting) Peserta didik memberikan respons terhadap kejadian
sehari-hari dan keadaan lingkungan sekitar melalui karya
seni rupa yang memberi dampak positif bagi dirinya.
Elemen dan Sub-Elemen Capaian
Mengalami
A.2 Eksplorasi aneka media, bahan, alat, teknologi dan proses.
Menciptakan
C.1 Mempelajari bagaimana menggunakan berbagai media.
C.2 Memilih, menggunakan dan/atau menerapkan berbagai media, bahan, alat,
teknologi dan proses yang sesuai dengan tujuan tertentu.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia,
Berpikir kritis,
Mandiri,
Kreatif,
Bergotong royong, dan
Berkebinekaan global
D. 8 PROFIL LULUSAN
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan tuhan seta menghayati nilai-nilai
spriritual dalam kehidupan sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna norma social dalam
kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen
untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan reflektif dalam memahami,
mngevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide
atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong roying
untuk mencapai tujuan Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan
menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan
Kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi untuk melakukan refleksi
dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi
secara efektif dalam berbagai situasi.
E. SARANA DAN PRASARANA
1) Papan tulis, spidol, serta alat tulis lainnya
2) Proyektor LCD, pelantang (speaker) aktif, laptop, media pembelajaran interaktif, dan
gambar/poster, internet
3) Buku Bacaan yang relevan
F. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal
G. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka.
H. METODE PEMBELAJARAN
Metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan diskusi.
Metode PJBL
Medote Deep Learning (mindful, meanful, joyful)
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alur Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu mengenali, mengidentifikasi dan menggunakan elemen rupa (garis
dan warna) dalam sebuah karya.
Siswa mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan bahan di
sekitar yang sesuai untuk keperluan karyanya.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali, mengidentifikasi dan
menggunakan elemen rupa (garis dan warna) dalam sebuah karya serta
mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan bahan di sekitar
yang sesuai untuk keperluan karyanya.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Ada berapa cara untuk membuat sebuah karya cetak?
Bagaimana saya menyiasati ketersediaan alat dan bahan di tempat saya?
Bagaimana keterhubungan kegiatan ini dengan kondisi alam di sekitar saya?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi (Sekitar 5 menit)
Ajak siswa untuk mengamati bentuk-bentuk yang ada di sekitar mereka. Ada
bentuk yang geometris seperti segitiga, segi empat atau lingkaran, ada bentuk
organik yaitu bentuk-bentuk yang ada di alam seperti awan, pohon dan bentuk
manusia atau aneka hewan. Guru dapat mengajak siswa untuk menyebutkan benda
di sekitar yang memiliki bentuk geometris atau bentuk organik.
Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pembuka
Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam dilanjutkan do’a doa
bersama.
Guru mengkondisikan peserta didik siap mengikuti pembelajaran.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan yang
akan berlangsung dalam pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
1. Pengarahan dan Persiapan:
o Guru menjelaskan kepada siswa bahwa kegiatan hari ini berfokus pada
kesadaran saat membuat karya seni dengan oil pastel. Mereka diajak untuk
memusatkan perhatian pada bentuk dan warna yang akan mereka buat.
o Ajak siswa untuk merenung sejenak, berfokus pada pikiran, dan
membayangkan bentuk-bentuk sederhana yang akan mereka ciptakan. Guru
dapat memberi pertanyaan pengarah seperti, "Bayangkan bentuk apa yang
ingin kamu buat hari ini? Bagaimana bentuk itu akan terlihat dengan warna
yang cerah?"
Joyful (Menyenangkan): 2. Kreasi Bentuk dan Pewarnaan:
Siswa mulai membuat bentuk-bentuk sesuai imajinasi mereka menggunakan oil
pastel berwarna primer (merah, kuning, biru). Ajak siswa untuk merasa bebas dan
tidak terikat oleh aturan yang kaku dalam proses menggambar.
Mereka dapat menggambar bentuk besar atau kecil, dengan garis tebal atau tipis,
sesuai dengan keinginan mereka. Bentuknya bisa sangat sederhana seperti
lingkaran, kotak, atau bahkan bentuk-bentuk abstrak.
3. Menggunting Bentuk:
o Siswa menggunting hasil gambar mereka mengikuti outline atau garis
terluar bentuk yang sudah dibuat. Kegiatan ini meningkatkan keterampilan
motorik halus, sekaligus membuat proses kreatif menjadi menyenangkan.
o Ajak siswa menikmati setiap langkah prosesnya. Beri mereka kebebasan
untuk bereksplorasi tanpa merasa terburu-buru.
Meaningful (Bermakna): 4. Teknik Penggosokan Oil Pastel:
Setelah memotong bentuk, siswa menempatkan potongan tersebut di atas kertas
kosong. Dengan menggunakan satu tangan untuk menahan bentuk, tangan lain
mereka gunakan untuk menggosok lembut oil pastel dengan ibu jari atau telunjuk
ke arah luar mengikuti bentuk potongan.
Ajak siswa untuk memperhatikan bagaimana warna berpindah dari potongan ke
kertas, menciptakan efek bayangan. Jelaskan bahwa teknik ini dapat digunakan
untuk membuat pola dan gradasi warna yang unik.
5. Pengulangan dan Eksplorasi Lebih Lanjut:
o Siswa dapat menggunakan bentuk yang sudah dibuat lebih dari satu kali
untuk menciptakan pola yang berulang. Namun, mereka harus menebalkan
kembali oil pastel sebelum melakukannya.
o Ajak siswa bereksperimen dengan susunan dan posisi bentuk di kertas
mereka, menciptakan desain yang lebih kompleks atau menarik sesuai
imajinasi mereka.
6. Refleksi dan Penamaan Karya:
o Setelah selesai, siswa diminta memberi nama pada karya mereka. Minta
mereka untuk merenung sejenak tentang apa yang mereka buat dan perasaan
yang mereka rasakan selama proses tersebut.
o Guru dapat mengajak siswa berbagi pengalaman, bertanya misalnya,
"Bagaimana perasaan kalian ketika membuat bentuk-bentuk tadi? Apa yang
kalian pelajari dari cara warna dan bentuk bisa berpindah?"
o Siswa menutup kegiatan dengan membersihkan ruang kerjanya, menjaga
tanggung jawab terhadap lingkungan kerja mereka.
3. Kegiatan Penutup
Guru mengapresiasi seluruh pemaparan pengalaman aktivitas yang
disampaikan oleh setiap peserta didik.
Guru memberikan klarifikasi atas seluruh pendapat yang disampaikan oleh
peserta didik.
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan
kesimpulan yang didapat dari proses pembelajaran tentang aktivitas.
Setelah pembelajaran selesai, guru menutup pelajaran dan secara bergantian
memberikan kesempatan kepada peserta didik lain untuk memimpin doa
sebagai tanda berakhirnya pembelajaran.
Kegiatan alternatif dan pengayaan
Siswa dapat menggunakan air kopi/teh/kunyit/daun pandan/kesumba untuk
membuat karya cetak stensil.
Siswa dapat membuat bentuk dari potongan kertas maupun menggunakan
daun/biji/ranting kering di sekitar mereka. Setelah siswa mengatur letak
potongan bentuk/ benda, mereka akan memerciki kertas dengan air kopi/teh/
kunyit/daun pandan atau kesumba. Setelah kering, mereka akan mengangkat
potongan bentuk/benda tersebut.
Siswa yang memiliki akses pada cat dapat menggunakan cat dan spons atau kuas
flat untuk mewarnai area di sekitar bentuk.
F. BERPIKIR & BEKERJA ARTISTIK, REFLEKSI
Berpikir & bekerja artistik
Siswa mengamati cara kerja stempel dan berbagi bagaimana karya cetak dapat
diperoleh melalui berbagai teknik.
Refleksi Guru
Ada berapa cara untuk membuat sebuah karya cetak?
Bagaimana saya menyiasati ketersediaan alat dan bahan di tempat saya?
Bagaimana keterhubungan kegiatan ini dengan kondisi alam di sekitar saya?
G. KARYA SENI DAN OBJEK YANG DAPAT DIJADIKAN REFERENSI VISUAL
Karya seni dan objek yang dapat dijadikan referensi visual
Lukisan gua pre historik di Leang Timpuseng, Sulawesi Selatan.
H. ASESMEN / PENILAIAN
Asesmen
Belum Memenuhi Menuju Memenuhi Melampaui
Standard Standard Standard Standard
0-49 50-74 75-94 95-100
Bentuk yang Sebagian bentuk Bentuk yang Bentuk yang
digunakan tidak dapat yang digunakan digunakan digunakan dapat
dikenali. tidak dapat umumnya dapat dikenali dan
dikenali dikenali, menunjukkan
detail.
Siswa masih Siswa kurang Siswa cukup Siswa konsisten
memerlukan bantuan menunjukkan menunjukkan menunjukkan
untuk menggunting keterampilan keterampilan keterampilan
dan menerapkan menggunting dan menggunting dan menggunting dan
warna. menerapkan menerapkan menerapkan warna
warna secara warna secara dengan detail atau
mandiri. mandiri. presisi secara
mandiri.
I. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Kegiatan Pengayaan :
Bagi siswa yang memiliki minat tinggi terhadap topik materi ini, Guru dapat
menginformasikan kepada siswa untuk mencari informasi dari berbagai sumber. Di
antaranya informasi berbagai media atau website resmi dibawa nauangan
kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi tentang
menggambar/membuat karya cetak dari bentuk sekitar.
Kegiatan Remedial
Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk
memahami materi atau pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum
mecapai CP.
LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama : ………………………………..
Kelas : ………………………………..
Petunjuk:
Hari ini kita akan membuat karya seni dengan menggunakan oil pastel. Ikuti langkah-
langkah di bawah ini dengan penuh perhatian dan nikmati prosesnya. Jangan lupa untuk
mengerjakan setiap langkah dengan rapi dan teliti.
Langkah-Langkah Kegiatan:
1. Membuat Bentuk
Pikirkan bentuk yang ingin kamu buat. Bayangkan bentuk yang sederhana namun
menarik (misalnya lingkaran, segitiga, atau bentuk lainnya).
Gambar bentuk tersebut di atas kertas dengan menggunakan oil pastel berwarna
primer (merah, kuning, atau biru).
Soal 1:
Sebutkan 3 bentuk yang kamu gambar!
1.
2.
3.
2. Menggunting Bentuk
Sekarang, guntinglah gambar yang sudah kamu buat, mengikuti garis luar (outline)
bentuk tersebut dengan hati-hati.
Pastikan hasil guntinganmu rapi dan sesuai dengan garis yang kamu buat.
Soal 2:
Apa yang harus kamu lakukan agar hasil guntingan tetap rapi?
3. Membuat Efek Bayangan
Letakkan potongan bentuk di atas kertas kosong. Tahan potongan dengan satu
tangan, dan gunakan tangan lainnya untuk menggosok oil pastel ke arah luar,
mengikuti bentuk potongan.
Amati bagaimana warna dari oil pastel berpindah ke kertas. Jika perlu, tebalkan
kembali oil pastel di potongan dan ulangi langkahnya.
Soal 3:
Apa yang terjadi saat kamu menggosok oil pastel ke arah luar?
4. Pengulangan dan Eksplorasi
Ulangi langkah tersebut pada beberapa bagian kertas lain. Kamu bisa menggunakan
bentuk yang sama atau membuat bentuk baru. Jangan lupa untuk menikmati
prosesnya!
Soal 4:
Berapa kali kamu mengulangi proses ini dengan bentuk yang sama?
5. Pemberian Nama pada Karya
Setelah kamu selesai, berilah nama pada karyamu. Tuliskan nama karya tersebut di
bagian bawah kertas gambarmu.
Soal 5:
Apa nama karya seni yang kamu buat?
Petunjuk!
Siswa membuat karya dengan menggunakan teknik cetak stensil dengan
menggunakan cetakan yang digambar sendiri atau dari benda-benda yang terdapat di
sekitarnya.
B. BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
Di dalam sebuah gua di daerah Leang Timpuseng, Sulawesi Selatan, terdapat
lukisan tertua di dunia.
Lukisan itu menunjukkan jejak telapak tangan manusia.
Latar belakangnya berwarna merah oker atau coklat kekuningan dan hitam.
Ini mirip dengan teknik cetak stensil yang kalian pelajari.
Seolah seseorang menaruh telapak tangannya pada permukaan batu.
Setelah itu ia mewarnai bagian di sekitar bentuk tangan.
Tentu saja bagian yang tertutup tangan tidak akan terkena warna dan menunjukkan
jejak bentuk.
Dapatkah kamu membuat jejak telapak tanganmu sendiri?
C. GLOSARIUM
Bentuk Geometris: Bentuk yang terukur dan dapat didefinisikan (lingkaran,
persegi, persegi panjang, laying-layang, segitiga)
D. DAFTAR PUSTAKA
Chapman, Laura H. 1985. Discover Art 2/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Chapman, Laura H. 1987. Discover Art 1/Teacher’s Edition. Massachusetts: Davis
Publication Inc.
Lowenfeld, Viktor dan W. Lambert Brittain. 1987. Creative and Mental Growth.
New York: Macmillan.
Wachowiak, Frank dan Robert D. Clements. 2001. Emphasis Art: A Qualitative Art
Program for Elementary and Middle Schools. Michigan: Longman.
Wood, Chip. 1997. Yardsticks: Children in the Classroom Ages 4-14. USA:
Northeast Foundation for Children.
Mengetahui, Bandung, Juli 2025
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Mia Dasmawati, [Link]. Zidni Hadaina, [Link].