RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
BERBASIS DEEP LEARNING
Sekolah : SMA ISLAM CIKAL HARAPAN I
Nama Penyusun : Dini Halimah Tutsaadiyah, [Link].
Mata Pelajaran : Ekonomi
Materi : Pendapatan Nasional dan Kesenjangan Ekonomi
Topik : Konsep Pendapatan Nasional
Kelas / Semester : XI/Ganjil
Alokasi Waktu : 3 JP x 40 Menit
IDENTIFIKASI DAN DESAIN PEMBELAJARAN
1. Identifikasi Peserta Didik
Peserta didik pada umumnya telah memiliki pengetahuan dasar tentang konsep ekonomi
sederhana seperti kebutuhan, kelangkaan, produksi, distribusi, dan konsumsi dari
pembelajaran di jenjang SMP atau mata pelajaran Ekonomi sebelumnya di kelas X.
Mereka mungkin juga sudah familiar dengan berita-berita ekonomi di media massa yang
membahas topik-topik seperti pertumbuhan ekonomi atau harga kebutuhan pokok.
Keterampilan dasar seperti membaca grafik sederhana, melakukan perhitungan dasar,
dan berpartisipasi dalam diskusi kelompok diharapkan sudah dimiliki. Namun,
pemahaman mendalam tentang konsep makroekonomi seperti pendapatan nasional,
metode perhitungannya, serta analisis kesenjangan ekonomi dan dampaknya, mungkin
masih perlu dikembangkan. Minat terhadap isu-isu ekonomi dan sosial dapat bervariasi,
sehingga perlu distimulasi melalui fenomena nyata yang menarik dan relevan dengan
kehidupan mereka.
2. Identifikasi Mata Pelajaran
Materi "Pendapatan Nasional dan Kesenjangan Ekonomi" pada Bab 2 ini memiliki
karakteristik sebagai berikut:
Jenis Pengetahuan: Materi ini mencakup pengetahuan konseptual (definisi
pendapatan nasional, PDB, PNB, kesenjangan ekonomi), prosedural (perhitungan
pendapatan nasional dengan berbagai metode, perhitungan indeks gini), serta
kontekstual/aplikatif (analisis data ekonomi, identifikasi penyebab kesenjangan,
perumusan kebijakan).
[Link]
Relevansi dengan Kehidupan Nyata: Sangat relevan karena pendapatan nasional
adalah indikator penting kesehatan ekonomi suatu negara dan memengaruhi
kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat
(lapangan kerja, harga, kesejahteraan). Kesenjangan ekonomi adalah isu sosial yang
nyata dan dapat diamati di sekitar peserta didik.
Tingkat Kesulitan: Cukup kompleks karena melibatkan pemahaman konsep-konsep
abstrak, data statistik, dan hubungan antarvariabel ekonomi. Perlu kemampuan
berpikir logis, analitis, dan kemampuan interpretasi data.
Struktur Materi: Terstruktur mulai dari pengertian pendapatan nasional,
komponen-komponennya, metode perhitungan (pendekatan produksi, pendapatan,
pengeluaran), konsep PDB, PNB, PNN, PN, PI, DI, kemudian beralih ke konsep
kesenjangan ekonomi (distribusi pendapatan), indikatornya (kurva Lorenz, indeks
Gini), penyebab kesenjangan, dan upaya mengatasinya.
Integrasi Nilai dan Karakter: Materi ini dapat mengintegrasikan nilai-nilai seperti
kepedulian sosial (terhadap kesenjangan ekonomi), keadilan, tanggung jawab
(sebagai warga negara dalam memahami dan berkontribusi pada ekonomi), berpikir
kritis (menganalisis data ekonomi), serta kolaborasi (dalam mencari solusi masalah
ekonomi).
3. Dimensi Profil Lulusan
Keimanan dan Ketakwaan Kreativitas Kesehatan
terhadap Tuhan YME
✘ Kewargaan ✘ Kolaborasi ✘ Komunikasi
✘
Penalaran Kritis ✘ Kemandirian
4. Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis konsep pendapatan nasional,
metode perhitungan, dan perannya sebagai indikator ekonomi. Peserta didik juga mampu
menganalisis kesenjangan ekonomi (distribusi pendapatan), faktor-faktor penyebabnya,
dan strategi kebijakan untuk mengatasinya, serta mengaitkannya dengan kondisi riil di
masyarakat dan peran aktif sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
5. Lintas Disiplin Ilmu
Matematika: Perhitungan statistik, interpretasi grafik (kurva Lorenz), operasi hitung
[Link]
dasar.
Sosiologi: Isu-isu sosial terkait kemiskinan, ketidakadilan, stratifikasi sosial.
Geografi: Persebaran ekonomi dan pembangunan regional.
Pendidikan Kewarganegaraan: Peran pemerintah dalam kebijakan ekonomi, hak
dan kewajiban warga negara.
Sejarah: Konteks historis pembangunan ekonomi dan perubahan sosial di
IndonesiaTopik Pembelajaran
6. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian dan komponen-komponen pendapatan
nasional (PDB, PNB, PNN, PN, PI, DI) dengan tepat, setelah membaca buku teks dan
diskusi kelompok.
Peserta didik mampu menganalisis berbagai metode perhitungan pendapatan nasional
(pendekatan produksi, pendapatan, pengeluaran) dan mengidentifikasi perbedaan
hasilnya.
Peserta didik mampu menghitung pendapatan nasional dengan menggunakan berbagai
metode berdasarkan data yang diberikan.
7. Praktik Pedagogis
Metode Pembelajaran: Discovery learning dengan menggunakan model
pembelajaran Jigsaw.
Eksplorasi Lapangan (Observasi Lingkungan Sekitar): Peserta didik dapat
mengamati secara sederhana perbedaan tingkat ekonomi di lingkungan sekitar
(misalnya, perbedaan jenis toko, perumahan, atau fasilitas umum) dan mendiskusikan
indikasi kesenjangan.
Wawancara (Opsional/Simulasi): Peserta didik dapat mensimulasikan wawancara
dengan tokoh masyarakat, pelaku UMKM, atau pengamat ekonomi (atau mencari data
wawancara yang sudah ada) untuk mendapatkan perspektif tentang pendapatan dan
kesenjangan.
Presentasi: Peserta didik akan mempresentasikan hasil proyek mereka (misalnya,
analisis data kesenjangan, ide solusi kreatif) di depan kelas.
8. Mitra Pembelajaran
Lingkungan Sekolah: Guru Matematika (untuk perhitungan statistik), Guru
Sosiologi (untuk isu-isu sosial).
Lingkungan Luar Sekolah: Lembaga Statistik (BPS, Bank Indonesia - melalui data
[Link]
daring), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang sosial-
ekonomi, pelaku UMKM.
Masyarakat: Orang tua, tokoh masyarakat, atau pihak yang terlibat dalam program
pemberdayaan ekonomi lokal.
9. Lingkungan Pembelajaran
Ruang Fisik: Ruang kelas (untuk diskusi, presentasi)
Ruang Virtual: Pemanfaatan Padlet untuk berbagi Pemahaman awal dan pertanyaan
pemantik dan refleksi. Power Poin untuk penguatan pemahaman. Berita dari youtube
tentang pertumbuhan ekonomi 2025, dan Situs web BPS (Badan Pusat Statistik).
Budaya Belajar:
o Kolaboratif: Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan
data, menganalisis isu.
o Berpartisipasi Aktif: Peserta didik didorong untuk bertanya, berpendapat, dan
berkontribusi aktif dalam setiap sesi pembelajaran dan diskusi.
o Rasa Ingin Tahu: Guru memancing rasa ingin tahu peserta melalui ice breaking
dan penayangan video berita pertumbuhan ekonomi.
10. Pemanfaatan Digital
Perpustakaan Digital : Mengakses E-Book, Jurnal dan Artikel terkini
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal
[Berkesadaran/Bermakna/Menyenangkan]*
Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, bertanya kabar dengan hangat
dan memeriksa semangat peserta didik.
Peserta didik menjawab salam dan kabar yang ditanyakan guru.
Guru memeriksa kehadiran, kerapihan, dan kesiapan belajar peserta didik.
Peserta didik menumbuhkan sikap peduli dengan temannya sesuai arahan guru.
Peserta didik bersama-sama membaca do’a dengan dipimpin oleh ketua kelas sesuai
arahan guru.
Peserta didik melakukan kegiatan ice breaking perkenalan dengan bola
(memperkenalkan dengan menggunakan istilah-istilah dalam materi pendapatan
nasional bertujuan agar merangsang kaingin tahuan peserta didik terhadap
pembelajaran hari itu. (Berkesasadaran)
[Link]
Guru menyampaikan gambaran singkat kegiatan pembelajaran yang akan di lakukan
pada hari itu dengan menggunakan metode pembelajaran Discovery Learning Dengan
model pembelajaran Jigsaw di awali dengan apersepsi dengan menyimak video,
mengorganisir belajar dengan mengerjakan LKPD dan melakukan diskusi. investigasi
kelompok ahli dan kelompok inti memahami konsep pendapatan nasional.
(Berkesasadaran)
Guru menayangkan video dan murid menyimak video. Guru memberikan pertanyaan
pemantik melalui Padlet.
Peserta didik mendengarkan dan memahami dengan menyimak video Berita
“Pertumbuhan Ekonomi tahun 2025 Triwulan II” yang disajikan guru melalui
proyektor.
Peserta didik menanggapi dan menjawab pertanyaan pemantik secara individu atau
kelompok yang diajukan guru, yaitu:
1. Kalau ekonomi suatu negara naik atau turun, menurut kalian siapa saja yang
merasakannya? Apakah hanya pemerintah atau juga masyarakat?
2. Menurut kalian, ketika berita menyebutkan ekonomi Indonesia tumbuh 4,87% di
awal tahun 2025, angka itu sebenarnya dihitung dari apa ya?
Peserta didik mendengarkan dengan baik tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh
guru dan mengingat materi pada pertemuan sebelumnya tentang Badan Usaha dalam
Perekonomian Indonesia.
Kegiatan Inti
Memahami [Berkesadaran/Bermakna/Menyenangkan]*
Guru membagi Peserta didik dibagi menjadi kelompok asal (home group), kemudian
masing-masing diberi bagian topik berbeda untuk dipelajari dalam kelompok ahli
(expert group).
1. Konsep Pendapatan Nasional
2. Faktor Pendorong Pendapatan Nasional
3. Komponen-komponen Pendapatan Nasional
4. Metode Perhitungan Pendapatan Nasional
Peserta didik dalam kelompok ahli mempelajari materi masing-masing dengan cara:
Menganalisis bacaan/LKPD.
Mencari informasi tambahan dari sumber digital (berita ekonomi, artikel, grafik
BPS).
Mendiskusikan pemahaman bersama teman dalam kelompok ahli. (Bermakna)
[Link]
Setelah peserta didik selesai berdiskusi dalam kelompok ahli, guru mengarahkan
setiap kelompok ahli untuk merumuskan hasil diskusinya dalam bentuk peta konsep,
ringkasan, atau contoh kasus nyata. Selanjutnya guru meminta peserta didik kembali
ke kelompok asal, kemudian secara bergiliran menjelaskan materi yang telah
dikuasainya kepada anggota kelompok lain. Dengan cara ini, terjadi pertukaran
informasi sehingga seluruh anggota dalam kelompok asal memahami dan menguasai
keseluruhan topik mengenai pendapatan nasional (menggembirakan)
Guru melontarkan pertanyaan analitis, misalnya:
“Jika PDB Indonesia naik tetapi pendapatan per kapita stagnan, apa artinya bagi
kesejahteraan masyarakat?”
Mengaplikasikan [Berkesadaran/Bermakna/Menyenangkan]*
Setelah guru memberikan penjelasan singkat dan menguatkan pemahaman peserta
didik melakukan kuis cepat secara berkelompok untuk menjawab pertanyaan analitis
tersebut. Dengan cara ini, pemahaman peserta didik dapat diuji secara langsung dan
suasana belajar tetap aktif serta menyenangkan tanpa perlu presentasi formal.
(Mengaplikasi)
Merefleksikan [Berkesadaran/Bermakna/Menyenangkan]*
Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari tentang
konsep pendapatan nasional dan menanyakan perasaan mereka dalam menggunakan
metode jigsaw dalam pembelajaran ini.
Peserta didik menjawab refleksi yang diajukan guru:
Setelah memahami materi pendapatan nasional, menurut kalian topik apa yang
sebaiknya dipelajari selanjutnya agar lebih paham kondisi ekonomi suatu negara?
Apa hal baru yang kalian pelajari tentang pendapatan nasional hari ini?
Bagaimana perasaan kalian ketika harus menjelaskan materi kepada teman satu
kelompok? Apakah membantu kalian lebih memahami materi?
Apa pengalaman yang paling berkesan saat kalian menjadi “ahli” pada bagian
materi tertentu?
Kegiatan Penutup
[Berkesadaran/Bermakna/Menyenangkan]*
Kegiatan pembelajaran ditutup dengan do’a bersama dan salam.
ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen pada Awal Pembelajaran
[Link]
Berisi pertanyaan :
1. Kalau ekonomi suatu negara naik atau turun, menurut kalian siapa saja yang
merasakannya? Apakah hanya pemerintah atau juga masyarakat?
2. Menurut kalian, ketika berita menyebutkan ekonomi Indonesia tumbuh 4,87% di
awal tahun 2025, angka itu sebenarnya dihitung dari apa ya?
2. Asesmen pada Proses Pembelajaran
Kusi singkat :
1. “Jika PDB Indonesia naik tetapi pendapatan per kapita stagnan, apa artinya bagi
kesejahteraan masyarakat?”
3. Asesmen pada Akhir Pembelajaran
1. Salahsatu manfaat menghitung pendapatan nasional Adalah untuk menunjukan
Tingkat kesejahteraan Masyarakat. Karena memperoleh informasi terkait……
2. Untuk mengetahui PDB suatu negara dilakukan perhitungan menggunakan aspek
kewilayahan, yaitu menjumlahkan hasil produksi yang dihasilkan oleh warga negara
Masyarakat dalam negeri maupun hasil produksi…..
3. Metode prhitungan pendapatan nasional dengan menggunakan pendekatan produksi
Adalah perhitungan dengan cara menjumlahkan ……..
4. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional
dan mengapa indikator ini penting bagi suatu negara?
5. Sebutkan dan jelaskan manfaat mempelajari pendapatan nasional bagi masyarakat
maupun pemerintah. Berikan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?
6. Dalam konsep pendapatan nasional dikenal beberapa istilah: GDP (PDB), GNP
(PNB), NNP, NNI, PI, dan DI. Jelaskan Istilah-istilah tersebut.
7. Pendapatan nasional dapat dihitung melalui tiga pendekatan, yaitu produksi,
pendapatan, dan pengeluaran. Jelaskan perbedaan ketiga pendekatan tersebu?
ALAT DAN SUMBER BELAJAR
Alat :
Ruang Kelas
Papan tulis dan spidol
Komputer, Proyektor, Kabel HDMI, dan Speaker
PPT, LKPD
Artikel
Video
Sumber Belajar
[Link]
Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XII, Buku Siswa — Kemdikbud (Kurikulum
Merdeka)
Ekonomi XII — Grafindo Media Pratama
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Kelas
………………………………. ……………………………….
NIP. ……………………………… NIP. ………………………………
[Link]
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Lembar Aktivitas Peserta Didik dalam Diskusi dan Presentasi
Pemahaman
Nama Peserta Kolaborasi Presentasi
No Konsep
Didik
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Rubrik Penilaian Aktivitas Peserta Didik dalam Diskusi dan Presentasi
Aspek yang Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Dinilai (Sangat Baik) (Baik) (Cukup) (Perlu Perbaikan)
Pemahaman
Konsep
Kolaborasi
Presentasi
KETERANGAN
Skor 10–12 : Sangat Baik
Skor 7–9 : Baik
Skor 4–6 : Cukup
Skor <4 : Perlu Perbaikan
2. Jurnal Refleksi Belajar
Nama Peserta Apa yang Kesulitan yang Hal-Hal Menarik
No
Didik Dipelajari Hari Ini Dihadapi yang Ditemukan
1
2
3
4.
[Link]
5.
6.
3. Lembar Penilaian Sumatif
Skor
Skor yang
No Kriteria Penilaian Maksima
Diperoleh
l
1
2
3
4
5
6
7
Total Skor
Rubrik Penilaian
Rentang
Predikat Deskripsi
Skor
85 - 100 Sangat Baik
70 - 84 Baik
55 - 69 Cukup
<55 Perlu Perbaikan
[Link]
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Kelompok/Kelas : ________________________
Nama Anggota Kelompok:
1. ________________________
2. ________________________
3. ________________________
4. ________________________
Materi : ………………………………………………………………………
Model Pembelajaran : ………………………………………………………………………
Judul Proyek : ………………………………………………………………………
Tujuan Kegiatan:
1. …………………………………………………………………………………………
………..
2. …………………………………………………………………………………………
………..
3. …………………………………………………………………………………………
………..
4. …………………………………………………………………………………………
………..
Alat dan Bahan:
1. …………………………………………………………………………………………
………..
2. …………………………………………………………………………………………
………..
3. …………………………………………………………………………………………
………..
4. …………………………………………………………………………………………
………..
Langkah-Langkah Kegiatan:
1. …………………………………………………………………………………………
………..
2. …………………………………………………………………………………………
………..
[Link]
3. …………………………………………………………………………………………
………..
4. …………………………………………………………………………………………
………..
[Link]