0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan20 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas III SD

Modul ajar ini disusun untuk kelas III SDS Muhammadiyah dengan fokus pada pemahaman bilangan cacah hingga 1.000, termasuk operasi dasar matematika dan pengukuran. Peserta didik diharapkan dapat membaca, menulis, dan melakukan operasi matematika sederhana, serta memahami konsep geometri dan analisis data. Metode pembelajaran meliputi tatap muka, diskusi, dan penilaian melalui asesmen individu dan kelompok.

Diunggah oleh

antingbear
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan20 halaman

Modul Ajar Matematika Kelas III SD

Modul ajar ini disusun untuk kelas III SDS Muhammadiyah dengan fokus pada pemahaman bilangan cacah hingga 1.000, termasuk operasi dasar matematika dan pengukuran. Peserta didik diharapkan dapat membaca, menulis, dan melakukan operasi matematika sederhana, serta memahami konsep geometri dan analisis data. Metode pembelajaran meliputi tatap muka, diskusi, dan penilaian melalui asesmen individu dan kelompok.

Diunggah oleh

antingbear
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

A. INFORMASI UMUM MODUL


Nama Penyusun : MASITOH, [Link]
Instansi/Sekolah : SDS MUHAMMADIYAH
Jenjang / Kelas : SDS / III
Alokasi Waktu : 5 JP X 1 Pertemuan ( 5 x 35 menit)
Tahun Pelajaran : 2024 / 2025
B. KOMPONEN INTI
Capaian Pembelajaran Fase B
Pada akhir fase B, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi
bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000. Mereka dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai
1.000, dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah,
dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika,
dan dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau
obyek sederhana dan pola bilangan yang berkaitan dengan penjumlahan dan
pengurangan bilangan cacah sampai 100. Mereka dapat menyelesaikan
masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor, masalah berkaitan dengan
uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat membandingkan dan
mengurutkan antarpecahan, serta dapat mengenali pecahan senilai. Mereka
dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada
bilangan desimal, dan dapat menghubungkan pecahan desimal dan
perseratusan dengan persen.
Peserta didik dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan
baku, dan dapat menentukan hubungan antar-satuan baku panjang. Mereka
dapat mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan
tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah. Peserta didik dapat
mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar dan dapat menyusun
(komposisi) dan mengurai (dekomposisi) berbagai bangun datar dengan satu
cara atau lebih jika memungkinkan.
Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis
dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram,
dan diagram batang (skala satu satuan).
Fase B Berdasarkan Elemen
Bilangan Pada akhir fase B, peserta didik menunjukkan
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada
bilangan cacah sampai
10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan
nilai tempat, membandingkan, mengurutkan,
menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan
dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat
menyelesaikan masalah berkaitan dengan uang
menggunakan ribuan sebagai [Link] didik
dapat melakukan operasi penjumlahan dan
pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Mereka
dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian
bilangan cacah sampai 100 menggunakan benda-
benda konkret, gambar dan simbol matematika.
Mereka juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan
dengan kelipatan dan faktor.
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan
antar-

pecahan dengan pembilang satu (misalnya, dan


antar-

pecahan dengan penyebut yang sama (misalnya,

. Mereka dapat mengenali pecahan senilai


menggunakan gambar dan simbol matematika.
Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi
bilangan (number sense) pada bilangan desimal. Mereka
dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan
perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal
perseratusan dengan konsep persen.
Aljabar Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengisi nilai
yang belum diketahui dalam sebuah kalimat
matematika yang berkaitan
dengan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan
cacah
sampai 100 (contoh: 10 + … = 19, 19 - … = 10)
Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan
mengembangkan pola gambar atau obyek sederhana
dan pola bilangan membesar dan mengecil yang
melibatkan penjumlahan dan pengurangan pada
bilangan cacah sampai 100.
Pengukuran Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengukur
panjang dan berat benda menggunakan satuan baku.
Mereka dapat menentukan hubungan antar-satuan
baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur dan
mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan
tidak baku dan satuan baku berupa bilangan cacah.

Geometri Pada akhir Fase B, peserta didik dapat


mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
(segiempat, segitiga, segibanyak). Mereka dapat
menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi)
berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika
memungkinkan.
Analisa Data Pada akhir fase B, peserta didik dapat mengurutkan,
danPeluang membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram
gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu
satuan).
Tujuan Pembelajaran 1. Membaca bilangan cacah sampai 1.000 dengan
baik dan benar.
2. Menuliskan bilangan cacah sampai 1.000 dengan
baik dan benar.
3. Menentukan nilai tempat bilangan cacah
sampai 1.000 dengan baik dan benar.
4. Membandingkan dua bilangan cacah sampai 1.000
dengan baik dan benar.
5. Mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai
1.000 dengan baik dan benar.
6. Menentukan hasil penjumlahan dua bilangan cacah
sampai 100 dengan baik dan benar.
7. Menentukan hasil pengurangan dua bilangan cacah
sampai 100 dengan baik dan benar.
8. Menentukan hasil perkalian dua bilangan cacah
sampai 100 dengan baik dan benar.
9. Menentukan hasil pembagian dua bilangan cacah
sampai 100 dengan baik dan benar.

Profil Pancasila  Mandiri


 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
Gambaran Umum Pada Bab 1 ini, peserta didik akan belajar mengenai
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada
bilangan cacah sampai 1.000. Peserta didik dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan
bilangan cacah sampai 100, dapat melakukan operasi
perkalian dan pembagian bilangan cacah, dapat
mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan
pola gambar atau suatu objek sederhana yang
berkaitan
dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah
sampai 100.
Keterampilan yang di 1. Membaca
latih 2. Menulis
3. Menghitung
4. Berkomunikasi
Kata kunci  Bilangan Cacah  Membac  Menulis
 Nilai tempat a bilanga
 Penjumlahan bilangan n
 Pembagian  Mengurutkan  Membandingka
 Pengurangan n
 Perkalian

Target Peserta Didik : Model dan Metode Pembelajaran


Peserta didik Reguler  Tatap muka
 Diskusi
Jumlah Siswa : Assesmen :
30 Peserta didik (dimodifikasi dalam Guru menilai ketercapaian tujuan
pembagian jumlah anggota kelompok pembelajaran
ketika jumlah siswa sedikti atau lebih - Asesmen individu
banyak) - Asesmen kelompok
Jenis Assesmen : Kegiatan Pembelajaran Utama /
Pengaturan peserta didik :
 Presentasi  Individu
 Produk  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
 Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Ketersediaan Materi :
 Pengayaan untuk peserta didik berpencapaian
tinggi: YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit
memahami konsep:
YA/TIDAK

Kebutuhan Sarana Prasarana dan Media


Pensil, Buku tulis, Kertas karton, Gunting, Spidol Warna

Materi Pembelajaran
Bilangan Cacah sampai 1.000
A. Bilangan dan Lambang Bilangan Cacah sampai 1.000
B. Nilai Tempat Bilangan Cacah sampai 1.000
C. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Cacah sampai 1.000
D. Penjumlahan Bilangan Cacah sampai 100
E. Pengurangan Bilangan Cacah sampai 100
F. Perkalian Bilangan Cacah sampai 100
G. Pembagian Bilangan Cacah sampai 100
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
Buku Matematika kelas III SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di
lingkungan sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa

Metode dan Aktivitas pembelajaran :


A. Bilangan dan Lambang Bilangan Cacah sampai 1.000
Sebelum memasuki materi mengenai membaca dan menulis bilangan cacah
sampai 1.000, guru diharapkan dapat menjelaskan pengalaman belajar yang
akan didapat peserta didik setelah mempelajari subbab ini. Setelah mempelajari
subbab ini, peserta didik diharapkan
mampu membaca dan menulis bilangan cacah sampai 1.000 dengan baik dan
benar.
Apersepsi :
Langkah awal dalam pembelajaran sesi ini guru diharapkan merancang sebuah
cerita kontekstual yang menceritakan suatu keadaan dalam kehidupan
seharihari secara sederhana. Guru telah menyediakan segala sesuatu yang
terkait dengan cerita yang dirancang, di antaranya barang-barang kontekstual
yang berhubungan dengan cerita dan
materi yang relevan dengan cerita.
Stimulus (Pemanasan)
Pertanyaan Esensi/Pemantik
1. Dapatkah kalian menyebutkan berapa panjang tongkat yang dibawa Alfa?
2. Berapakah kira-kira panjang tiang bendera yang ada di sekolah kalian?
Guru dapat menjelaskan bahwa panjang tongkat Alfa (tongkat pramuka)
sekitar 160 cm
begitu pula panjang tiang bendera merupakan susunan angkaangka yang
membentuk sebuah bilangan cacah 3 angka.
Pendahuluan
 Guru menyapa dan menucap salam peserta didik
 Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta
didik untuk memimpin do’a)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta
didik untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang
diperlukan
 Peserta didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup
materi, tujuan, manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang
akan dilaksanakan
 Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri
yang akan dikembangkan dalam pembelajaran
Aktivitas Pembelajaran 1. Membaca bilangan
1. Guru membentuk kelompok heterogen yang terdiri atas 3 – 5 peserta didik.
2. Guru meminta kelompok untuk menyiapkan kertas karton dan membuat 10
kotak berukuran 5 cm x 10cm. Guru dapat memberikan contoh terlebih
dahulu.
3. Guru meminta kelompok untuk menulisi setiap kotak tersebut dengan
angka 0, 1, hingga angka 9, menggunakan spidol yang berbeda warna. Satu
kertas karton satu angka dengan diusahakan warna kertas juga berbeda.
Kertas karton ini sebagai kartu bilangan. Guru dapat menyesuaikan dengan
lingkungan sekolah untuk bahan yang dapat digunakan sebagai kartu
bilangan.
4. Guru meminta peserta didik untuk menggunting kertas karton tadi menjadi
kartu bilangan. Guru mengingatkan peserta didik untuk berhatihati dalam
menggunakan gunting.
5. Guru memandu percobaan pertama tentang jarak rumah Meutia dengan
minimarket sesuai pada Buku Siswa.
6. Guru meminta peserta didik/kelompok untuk mengambil beberapa kartu
bilangan sesuai angka pada jarak rumah Meutia dengan minimarket.
7. Guru dapat menyebutkan beberapa bilangan cacah dengan 3 angka,
kemudian meminta kelompok menunjukkannya dengan kartu bilangan.
8. Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan nama bilangannya.

1. Ilustrasi cerita mengenai jarak rumah Meutia ke sekolah. Guru dapat


meminta peserta didik untuk menyebutkan nama bilangan sesuai dengan
jarak rumah Meutia ke sekolah.
2. Guru dapat menceritakan tentang Alfa yang menyiapkan tongkat untuk
kegiatan pramuka, peserta didik diminta untuk menyebutkan nama
bilangan sesuai dengan panjang tongkat milik Alfa. Selain itu, menentukan
tempat ratusan, puluhan, dan satuan.
3. Guru meminta peserta didik untuk mempelajari contoh-contoh bilangan,
nama bilangan,
beserta menentukan tempat ratusan, puluhan, dan satuan.

Diberikan kartu bilangan. Guru meminta peserta didik untuk menyusun


bilangan tiga angka dengan angka pertama bukan 0 (nol).
1. Ada berapa banyak bilangan yang kalian susun apabila ada angka yang
berulang?
2. Ada berapa banyak bilangan yang kalian susun apabila ada angka yang tak
berulang?

Menulis Bilangan Cacah sampai 1.000


Peserta didik diminta untuk membaca cerita tentang Alen yang bermain di
taman kota. Dalam cerita tersebut disebutkan jarak rumah Alen ke taman kota.
Peserta didik diarahkan untuk memperhatikan bagaimana cara menuliskan
lambang bilangan tersebut. Selanjutnya terdapat percakapan antara guru dan
murid yang menunjukan cara menuliskan bilangan tiga angka, contohnya tiga
ratus lima puluh empat. Guru dapat memberikan penjelasan
bilangan dan nilai tempat bilangan.

1. Isilah titik-titik di bawah ini berdasarkan gambar berikut!


a. Ratusan: 1; Puluhan: 5; satuan: 3
b. Ratusan: 4; Puluhan: 3; satuan: 8

2. Tuliskan lambang bilangan dan cara membaca bilangan yang terdapat


pada gambar berikut.

3. Perhatikan bilangan yang tertera pada gambar berikut.


a. Kemungkinan jawaban peserta didik: 821, 912
b. Kemungkinan jawaban peserta didik: 239, 168
c. Kemungkinan jawaban peserta didik: 239, 168

4. Pasangkan lambang bilangan dan cara membacanya dengan cara menarik


garis lurus. 903 dihubungkan dengan sembilan ratus tiga
145 dihubungkan dengan seratus empat puluh
lima 602 dihubungkan dengan enam ratus dua
950 dihubungkan dengan sembilan ratus lima puluh

5. Pilih 3 angka yang berbeda dari 0, 1, … sampai 9. Susun bilangan 3 angka


yang mungkin terbentuk. Tuliskan dalam tabel seperti di bawah ini.
Kemungkinan jawaban peserta didik
Miskonsepsi pada materi membaca bilangan cacah sampai 1.000 terjadi pada
peserta didik adalah kesalahan bila terdapat 0 (nol) pada nilai tempat ratusan
atau puluhan

Peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi dan kecepatan belajarnya


tinggi (advanced), dapat diarahkan untuk mengerjakan latihan tanpa bantuan
guru serta diberikan soal-soal tambahan. Pada saat yang bersamaan, guru
dapat mendampingi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam
memahami materi pembelajaran.
Karakteristik peserta didik di setiap sekolah akan berbeda-beda. Guru
diharapkan dapat mengidentifikasi karakteristik peserta didiknya sehingga
memiliki data mengenai kemampuan dari setiap peserta didiknya. Hal ini
diperlukan untuk memudahkan guru dalam menentukan metode pembelajaran
yang tepat untuk diterapkan di kelas. Metode pembelajaran yang disarankan
adalah Diskusi dan Tanya Jawab yang mengutamakan pada produk hasil karya
peserta didik bersama kelompoknya.
Pembentukan kelompok berdasarkan pada karakteristik atau keberagaman
peserta didik, anggota kelompok terdiri atas peserta didik dengan karakteristik
yang beragam (heterogen). Dalam kondisi kelas yang di dalamnya ada peserta
didik dengan kemampuan tinggi, guru dapat memilihnya menjadi ketua
kelompok yang akan memimpin anggota kelompoknya yang memiliki
kemampuan sedang atau kurang. Metode tutor sebaya dapat diterapkan pada
kondisi ini. Peserta didik dengan kemampuan tinggi tersebut dapat
mengajarkan atau berbagi ilmu pengetahuan pada peserta didik lainnya yang
memiliki kemampuan sedang atau kurang. Jika di kelas tidak ada peserta didik
dengan kemampuan tinggi, maka pembelajaran dapat menggunakan metode
diskusi dan tanya jawab yang tetap dilakukan secara berkelompok. Semua
anggota kelompok dapat bekerja sama untuk menyelesaikan tugas/proyek
yang diberikan oleh guru. Setiap anggota kelompok dapat bertanya langsung
kepada guru jika mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas/proyek.
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan
pemahaman terhadap materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk
berdoa dan mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika
pembelajaran di jam terakhir)
Rubrik Penilaian
a. Penilaian sikap
Tabel Penilaian Aspek Sikap
Aspek yang dinilai
1 2 3
Berdoa Bersyukur Kesadaran
No NPD n Ket
sebelumda terhadap bahwa ilmu
n setelah hasil kerja yang diperoleh
pelajaran yang telah adalah
diperoleh pemberian
Tuhan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Keterangan:
n adalah total penilaian (jumlah skor)
N adalah Nilai untuk masing-masing siswa
NPD adalah nama peserta didik

1. Indikator berdoa sebelum dan setelah pelajaran

Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak ikut berdoa
2 Peserta didik ikut berdoa, tetapi tidak bersungguh-sungguh
3 Peserta didik ikut berdoa, tetapi kurang bersungguh-sungguh
4 Peserta didik ikut berdoa dengan bersungguh-sungguh

2. Indikator bersyukur terhadap hasil kerja yang telah diperoleh

Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak mengucapkan rasa syukur
2 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik mengucapkan rasa syukur tetapi kurang sungguh-
sungguh
4 Peserta didik mengucapkan rasa syukur dengan sungguh-sungguh

3. Indikator kesadaran bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan

Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah
pemberian Tuhan
2 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian
Tuhan tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian
Tuhan tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik menyadari bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian
Tuhan dengan sungguh-sungguh

Tabel Penilaian Aspek Psikomotorik


Aspek yang dinilai
(1) (2) Bekerja (3)
Beraktivitas sama dalam Menyelesaika
No NPD n Ket
bersama kelompok n aktivitas
kelompok bersama
kelompok
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Keterangan:
n adalah total penilaian (jumlah skor)
Np adalah Nilai untuk masing-masing siswa
NPD adalah nama peserta didik

(1) Indikator beraktivitas bersama kelompok


Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak ikut beraktivitas
2 Peserta didik ikut beraktivitas, tetapi tidak bersungguh-sungguh
3 Peserta didik ikut beraktivitas, tetapi kurang bersungguh-sungguh
4 Peserta didik ikut beraktivitas dengan bersungguh-sungguh

(2) Indikator bekerjasama dalam kelompok


Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak bekerja sama
2 Peserta didik bekerja sama tetapi tidak sungguh-sungguh
3 Peserta didik bekerja sama tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik bekerja sama dengan sungguh-sungguh

(3) Indikator menyelesaikan aktivitas bersama kelompok


Skor Keterangan
1 Peserta didik tidak menyelesaikan aktivitas bersama kelompok
2 Peserta didik menyelesaikan aktivitas bersama kelompok tetapi tidak
sungguh- sungguh
3 Peserta didik menyelesaikan aktivitas bersama kelompok
tetapi kurang sungguh-sungguh
4 Peserta didik menyelesaikan aktivitas bersama kelompok dengan
sungguh- sungguh
b. Rubrik Penilaian Pengetahuan (Kognitif)

A. Bilangan dan Lambang Bilangan Cacah sampai 1.000


Bobo Nilai
N
Butir Pertanyaan t Skor Kriteria Penskoran Akhi
o
Maks r
1 Mengisi titik-titik di bawah ini
berdasarkan gambar berikut.
0 4 10

10 Peserta Peserta Peserta


didik didik didik
tidak menjaw menjaw
menjaw ab ab
ab dengan dengan
sama sebagia semua
sekali n jawaban
jawaban tepat
kurang
tepat
10 Peserta Peserta Peserta
didik didik didik
tidak menjaw menjaw
menjaw ab ab
ab dengan dengan
sama sebagia semua
sekali n jawaban
jawaban tepat
kurang
tepat
2 Tuliskan lambang bilangan
dan cara membaca bilangan 0 3 5
yang
terdapat pada gambar berikut.
5 Peserta Pesert Pesert
didik a didik a didik
tidak
menjawa menjawa menjawa
b sama b dengan b dengan
sekali sebagian semua
jawaban jawaban
kurang tepat
tepat
5 Peserta Pesert Pesert
didik a didik a didik
tidak
menjawa menjawa menjawa
b sama b dengan b dengan
sekali sebagian semua
jawaban jawaban
kurang tepat
tepat
5 Peserta Pesert Pesert
didik a didik a didik
tidak
menjawa menjawa menjawa
b sama b dengan b dengan
sekali sebagian semua
jawaban jawaban
kurang tepat
tepat
5 Peserta Pesert Pesert
didik a didik a didik
tidak
menjawa menjawa menjawa
b sama b dengan b dengan
sekali sebagian semua
jawaban jawaban
kurang tepat
tepat
3 Perhatikan bilangan yang
tertera pada gambar berikut.

0 4 7

a. Tentukan bilangan mana 7 Peserta Peserta Peserta


yang memiliki angka didik didik didik
puluhan kurang dari 3? tidak menjaw menjaw
menjaw ab ab
ab dengan dengan
sam sebagia semua
a n jawaba
sekal jawaba n tepat
i n
kurang
tepat
b. Tentukan bilangan mana 7 Peserta Peserta Peserta
yang memiliki angka didik didik didik
satuan lebih dari 7? tidak menjaw menjaw
menjaw ab ab
ab dengan dengan
sam sebagia semua
a n jawaba
sekal jawaba n tepat
i n
kurang
tepat
1 3 6
c. Bacalah bilangan dengan 6 Peserta Pesert Pesert
angka ratusan kurang dari didik a didik a didik
5! tidak
menjawa menjawa menjawa
b b b
sama dengan dengan
sekali sebagian semua
jawaban jawaban
kurang tepat
tepat
4 Pasangkan lambang

bilangan dan cara 0 10 20


membacanya dengan cara
menarik garis lurus.
20 Peserta Peserta Peserta
didik didik didik
tidak menjaw menjaw
menjaw ab ab
ab dengan dengan
sama sebagia semua
sekali n jawaban
jawaban tepat
kurang
tepat
5 Pilih 3 angka yang
berbeda dari 0, 1, …
sampai 9. Susun empat
bilangan 3 angka yang 0 10 20
mungkin terbentuk.
Tuliskan dalam tabel
seperti di bawah ini.
20 Peserta Pesert Pesert
didik a didik a didik
tidak
menjawa menjawa menjawa
b sama b dengan b dengan
sekali sebagian semua
jawaban jawaban
kurang tepat
tepat
Refleksi Guru:
Refleksi diri berupa pertanyaan pada diri sendiri.
a. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
b. Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan
peserta didik?
c. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai
kemampuan?
d. Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan
kemampuan berfikir kritis?
Refleksi Peserta Didik:
Berilah tanda (✓) pada gambar yang mewakili perasaan kalian setelah
mempelajari materi ini!
No Pernyataan

Ya Tidak
1 Saya bisa membaca bilangan cacah sampai
1.000.
2 Saya bisa menulis bilangan cacah sampai
1.000.
3 Saya bisa menentukan nilai tempat bilangan
cacah sampai 1.000.
4 Saya bisa membandingkan dua bilangan.
5 Saya bisa mengurutkan bilangan dari yang
terkecil sampai terbesar dan sebaliknya.
6 Saya bisa menentukan hasil operasi
penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah
sampai 1.000.

Manfaat apa yang kalian peroleh dari materi ini untuk kegiatan sehari-hari?
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

Kegiatan Tindak Lanjut (Remedial dan Pengayaan)

Remedial dibutuhkan untuk dilaksanakan jika peserta didik belum mencapai


kompetensi minimum. Pelaksanaan pembelajaran remedial ini disesuaikan
dengan jenis dan tingkat kemampuan peserta didik setelah mengikuti proses
pembelajaran, diantaranya adalah :
1. Pemberian bimbingan secara individu Hal ini dilakukan apabila ada
beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan berbeda- beda,
sehingga dibutuhkan bimbingan secara invidual.
2. Pemberian bimbingan secara berkelompok Hal ini dilakukan apabila
beberapa peserta didik mengalami kesulitan yang sama secara klasikal.
3. Pemberian pembelajaran berulang dengan metode dan media yang
berbeda Hal ini dilakukan apabila semua peserta didik mengalami
kesulitan selama proses pembelajaran, dapat juga dilakukan dengan cara
menyederhanakan materi dan soal tes.
4. Tutor sebaya Hal ini bisa dilakukan dengan dibantu oleh teman dengan
kemampuan tinggi dilakukan bimbingan secara individu maupun secara
kelompok.

Bentuk pelaksanaan pembelajaran pengayaan ini dapat dilakukan dengan


cara sebagai
berikut :
a. Belajar kelompok Sekelompok peserta didik yang berminat diberi tugas
materi dengan tingkat lebih tinggi atau beberapa soal dengan tingkat
berpikir lebih tinggi (HOTS).
b. Belajar mandiri Peserta didik yang berminat diberi tugas proyek untuk
menyelesaikan permasalahan di dunia nyata terkait materi pada masing-
masing bab, kemudian menjadi tutor bagi peserta didik yang lain diluar jam
pelajaran sekolah.

C. LAMPIRAN
Lembar Kerja :
1. Isilah titik-titik di bawah ini berdasarkan gambar berikut!

2. Tuliskan lambang bilangan dan cara membaca bilangan yang terdapat


pada gambar berikut.
3. Perhatikan bilangan yang tertera pada gambar berikut.

a. Tentukan bilangan mana yang memiliki angka puluhan kurang dari 3?


b. Tentukan bilangan mana yang memiliki angka satuan lebih dari 7?
c. Bacalah bilangan dengan angka ratusan kurang dari 5!
4. Pasangkan lambang bilangan dan cara membacanya dengan cara menarik
garis lurus.
5. Pilih 3 angka yang berbeda dari 0, 1, … sampai
9. Susun empat bilangan 3 angka yang mungkin
terbentuk. Tuliskan dalam tabel di bawah ini.

Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik :


Sumber Bacaan Peserta Didik
Sumber bacaan peserta didik yang dapat diakses meliputi
1. Buku Siswa Matematika Kelas III
2. [Link]

Sumber Bacaan Guru


Sumber bacaan guru yang dapat diakses meliputi
1. Buku Siswa Matematika Kelas III
2. Buku Pedoman Guru Matematika Kelas III
3. [Link]
Glosarium:
angka : simbol dari bilangan.
bangun datar : bangun yang mempunyai dua dimensi, yaitu panjang dan
lebar, tetapi tidak mempunyai tinggi dan tebal.
bilangan : cara menyatakan banyak benda.
Bilangan cacah : bilangan yang dimulai dari 0,1,2,3,…
diagram : suatu representasi simbolis informasi dalam bentuk geometri 2
dimensi sesuai teknik visualisasi.
diagram batang : grafik yang tersusun dari kolom berbentuk batang (persegi
atau persegi panjang) yang menunjukkan berbagai informasi.
garis : himpunan titik-titik yang anggotanya terdiri lebih darisatu buah titik.
kalimat matematika : kalimat yang mengandung pernyataan matematis dan
menggunakan lambang matematika.
nilai tempat : nilai yang dimiliki oleh angka-angka penyusun bilangan
berdasarkan letak atau tempat angkanya.
penggaris : alat ukur dan alat bantu untuk menggambar garis lurus atau
mengukur panjang atau tinggi benda.
pengukuran : penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap
suatu standar atau satuan ukur.
pengurangan : operasi yang dipergunakan untuk memperoleh selisih dari dua
bilangan. penjumlahan : operasi yang dipergunakan untuk memperoleh jumlah
dari dua bilangan. piktogram : diagram dimana datanya disajikan dalam bentuk
gambar atau lukisan untuk mewakili benda yang menampilkan banyak benda
sesungguhnya.
satuan : ukuran suatu besaran.
satuan baku: satuan yang sudah diakui secara umum, karena menggunakan
acuan yang diakui dan baku secara internasional.
satuan tidak baku : satuan yang menghasilkan nilai ukuran yang berbeda antara
satu orang dengan yang lainnya.
segi banyak : bidang datar tertutup yang dibatasi oleh garis lurus sebagai
sisinya.
segi empat : sebuah bangun datar yang memiliki 4 sisi dan 4 sudut.
segitiga : bangun datar yang dibatasi dengan adanya tiga buah sisi serta
memiliki tiga buah titik sudut.
sinar garis : garis yang dimulai pada satu titik dan memanjang secara tak
terhingga dalam satu arah.
sudut : perpotongan dua sinar garis yang berpotongan tepat di satu titik.
tabel : susunan data dalam baris dan kolom.
Timbangan : neraca adalah alat yang dipakai dalam
melakukan pengukuran massa suatu benda.
titik sudut : titik potong dari dua sinar garis.
Daftar Pustaka:
Alfarisi, R., Dafik, Prihandini, R., M. Pendidikan Matematika, Jember: UNEJ Press,
2018. Choudury, M. R., Ullah, A. M. M. A., Begum, H. B., Islam, R. Elementary
Mathemaics, National Curriculum and Textbook Board, 2009.
Gustafson, R. D., & Frisk, P. D. Elementary geometry. Wiley, 1991.
Hobri, dkk. Senang Belajar Matematika, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, 2018.
Musser, G. L., Burger, W. F., Peterson, B. E. Mathematics for Elementary Teachers,
John Wiley and Sons Inc, 2007.
Kristiana, A. I., Alfarisi, R., dan Puspitaningrum, D. A. Statistika Pendidikan.
Jember: UNEJ Press: Jember, 2022.
[Link]
[Link]
https ://[Link]
https ://[Link]

Mengetahui, Bojonggede, ……. September


2024
Kepala Sekolah Guru Kelas 3

Nurul Nuzlia, M. Pd Masitoh, S.


NBM: 1065.143 Pd NBM:
1093.913

Anda mungkin juga menyukai