RKT SD Negeri 1 Karangwidoro 2025-2026
RKT SD Negeri 1 Karangwidoro 2025-2026
(RKT)
TAHUN 2025-2026
DISUSUN OLEH
LELA
KRISTANTI,
[Link]
KEPALA
SEKOLAH
DINAS PENDIDIKAN
SD NEGERI 1 KARANGWIDORO
KECAMATAN DAU
KABUPATEN
MALANG
JAWA TIMUR
LEMBAR PENGESAHAN
1
RENCANA KERJA TAHUNAN
(RKT) TAHUN 2024
SD NEGERI KARANGWIDORO
KECAMATAN DAU
KABUPATEN MALANG
Karangwidoro, Juli
2024
Ketua Komite Kepala Sekolah
SD Negeri 1 Karangwidoro, SD Negeri 1
Karangwidoro,
Suprapto Lela
Kristanti,[Link]
NIP .1970062
31994102001
2
KATA PENGANTAR
3
Karangwidoro, Juli
2024
Kepala SD Negeri 1
Karangwidoro,
Lela
Kristanti,[Link]
NIP
19700623199
4102001
4
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN.........................................................................................................................
KATA PENGANTAR...............................................................................................................................
DAFTAR ISI.................................................................................................................................................
BAB 1 PENDAHULUAN.............................................................................................................................
A. Latar Belakang Masalah................................................................................................................
B. Dasar Hukum...................................................................................................................................
BAB 2 PROFIL DAN RAPOR PENDIDIKAN.........................................................................................
A. Profil Pendidikan...........................................................................................................................
B. Rapor Pendidikan.............................................................................................................................
BAB 3 PERENCANAAN BERBASIS DATA..........................................................................................
1. Identifikasi Masalah.......................................................................................................................
2. Refleksi.............................................................................................................................................
3. Benahi................................................................................................................................................
BAB 4 RENCANA KEGIATAN TAHUNAN..........................................................................................
A. Rencana Kerja Tahunan (RKT).................................................................................................
B. Jadwal Kegiatan Tahunan...........................................................................................................
BAB 5 PENUTUP.......................................................................................................................................
A. KESIMPULAN..................................................................................................................................
B. REKOMENDASI..............................................................................................................................
5
BAB 1 PENDAHULUAN
6
didik pada tahun pelajaran 2023/2024 adalah 180 siswa, sedangkan
untuk tahun pelajaran 2025/2026 adalah 177 siswa.
Pada tahun 2024 telah dilaksanakan asesmen nasional
berbasis komputer (ANBK) untuk siswa kelas V (lima) sejumlah 30
siswa. Hasil dari asesmen tersebut maka keluarlah profil pendidikan
yang menjadi laporan rapor pendidikan yang diperoleh melalui
platform rapor pendidikan. Rapor pendidikan inilah yang
memberikan gambaran nilai capaian siswa dari dimensi A, B, C, D
dan E yang selanjutnya oleh satuan pendidikan dasar dijadikan
acuan untuk membuat perencanaan baik rencana kerja tahunan
(RKT) maupun rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS).
Rencana Kerja Tahunan SD Negeri 1 Karangwidoro Tahun
2025 ini merupakan hasil dari proses identifikasi, refleksi dan
benahi (IRB) dari laporan rapor pendidikan tahun 2024 yang
merupakan hasil dari proses asesmen nasional tahun 2024 yang
terkenal dengan istilah ANBK.
Dalam laporan rapor pendidikan yang merupakan indikator
prioritas pendidikan dasar dan menengah meliputi: kemampuan
literasi, kemampuan numerasi, karakter, iklim keamanan sekolah
dan iklim kebhinekaan. Dari indikator prioritas tersebut dianalisis
berdasarkan nilai capaian yang diperoleh berdasarkan proporsi
kemampuan siswa. Selanjutnya dari nilai capaian tersebut dianalisis
melalui proses identifikasi, refleksi dan benahi (IRB) yang akan
menjadi dasar untuk perencanaan berbasis data (PBD).
Perencanaan Berbasis Data (PBD) adalah bentuk pemanfaatan
data pada platform Rapor Pendidikan sebagai bentuk intervensi
satuan maupun dinas pendidikan maupun pemerintah daerah
terhadap mutu dan capaian pendidikannya dan bertujuan untuk
mencapai peningkatan serta perbaikan mutu pendidikan yang
berkesinambungan.
Perencanaan Berbasis Data (PBD) bertujuan untuk
memberikan perbaikan pembelanjaan anggaran serta pembenahan
sistem pengelolaan satuan pendidikan yang efektif, akuntabel dan
konkret. Selain itu, Perencanaan Berbasis Data (PBD) juga
disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan atau dinas
berdasarkan identifikasi masalah yang berasal dari data pada
platform Rapor Pendidikan, yang kemudian mendorong satuan
pendidikan dan dinas pendidikan untuk melakukan pembenahan
melalui penyusunan kegiatan peningkatan capaian berdasarkan hasil
identifikasi dan refleksi terhadap capaian di Rapor Pendidikan dan
7
kondisi lapangan. Terdapat 3 langkah sederhana dalam proses
Perencanaan Berbasis Data (PBD), yaitu Identifikasi, Refleksi, dan
Benahi (IRB) yang selanjutnya disebut RKT.
B. Dasar Hukum
1. Dasar Hukum perencanaan berbasis data diatur dalam PP No. 57
tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan ;
Pasal 28 berbunyi
● Perencanaan kegiatan Pendidikan bertujuan untuk peningkatan
kualitas proses dan hasil belajar secara berkelanjutan
berdasarkan evaluasi diri Satuan Pendidikan.
● Perencanaan kegiatan Pendidikan dituangkan dalam rencana
kerja jangka pendek dan rencana kerja jangka menengah.
Pasal 48 berbunyi:
● Evaluasi sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan terhadap:
a. pendidikan anak usia dini; dan b. pendidikan dasar dan
menengah.
● Evaluasi sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk
perluasan akses dan peningkatan mutu layanan Pendidikan
daerah sesuai kebutuhan Satuan Pendidikan dan program
Pendidikan.
2. Permendikbud Ristek No. 09 tahun 2022 tentang Evaluasi Sistem
Pendidikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan
Pendidikan Menengah.
Pasal 24 Berbunyi :
● Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah
berdasarkan profil pendidikan daerah.
● Evaluasi sistem pendidikan oleh Pemerintah Daerah dilaksanakan
terhadap:
a. Pendidikan Anak Usia Dini; dan
b. Pendidikan Dasar dan
Pendidikan Menengah. Pasal 26
berbunyi:
● Hasil Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah
dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah sebagai bahan untuk
melakukan penyesuaian kebijakan dan perencanaan program
dalam rangka peningkatan akses, mutu, relevansi, dan tata
8
kelola penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan
kewenangannya.
Pasal 28
Hasil Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Pusat dan
Pemerintah Daerah dimanfaatkan oleh Satuan Pendidikan untuk:
mengidentifikasi masalah pendidikan yang perlu
mendapatkan prioritas berdasarkan indikator dalam profil
Satuan Pendidikan atau profil program pendidikan kesetaraan;
mendalami hasil identifikasi masalah pendidikan untuk
menemukan akar masalah dan merumuskan langkah
perbaikan; dan
melakukan perencanaan program untuk mengatasi akar
masalah
9
BAB 2 PROFIL DAN RAPOR
PENDIDIKAN
A. Profil Pendidikan
Profil pendidikan adalah Laporan Komprehensif mengenai
layanan pendidikan sebagai hasil dari Evaluasi Sistem Pendidikan
yang digunakan sebagai landasan untuk peningkatan mutu layanan
pendidikan dan penetapan Rapor Pendidikan.
Profil Pendidikan terdiri dari indikator-indikator yang
merefleksikan delapan Standar Nasional Pendidikan dan mencakup
area yang berkaitan dengan input, proses, dan output pembelajaran
B. Rapor Pendidikan
1. Pengertian
Rapor Pendidikan adalah Indikator terpilih Dari Profil
10
Pendidikan yang merefleksikan prioritas Kemendikbud Ristek yang
digunakan untuk menilai kinerja daerah dan satuan pendidikan.
Rapor Pendidikan diperoleh dari perbandingan nilai indikator antar
tahun.
Untuk mengetahui rapor pendidikan satuan pendidikan maka
Kepala sekolah atau pun admin sekolah dapat melihat dan
mengunduh rapor pendidikan melalui tautan
[Link] atau Platform rapor
pendidikan. Platform Rapor pendidikan adalah aplikasi berbasis web
yang menampilkan informasi Profil Pendidikan dan Rapor
Pendidikan. Platform Rapor Pendidikan dapat diakses oleh
pengguna yang memiliki akun belajar sesuai dengan
kewenangannya.
11
Pada rapor pendidikan terdapat indikator yang menjadi
prioritas pendidikan dasar diantaranya:
1) A.1 Kemampuan literasi
2) A.2 Kemampuan Numerasi
3) A.3 Karakter
4) D.4 Iklim Keamanan Sekolah
5) D.8 Iklim Kebhinekaan Sekolah.
Setelah melihat hasil dari Rapor Pendidikan, satuan
pendidikan dapat melakukan refleksi dan evaluasi atas kualitas dari
pendidikannya Selain itu hasil Rapor Pendidikan juga dapat
dijadikan sebagai dasar Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang
tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan dapat membantu
proses dan meningkatkan kualitas belajar mengajar satuan
pendidikan. Adapun tahapan dalam melakukan perencanaan
berbasis data (PBD) adalh dengan melakukan Identifikasi, Refleksi,
dan Benahi (IRB).
1) Tahapan proses identifikasi (memilih dan menetapkan masalah)
yang dilakukan oleh kepala sekolah melalui tahapan sebagai
berikut:
● Mengunduh data dari platform Rapor Pendidikan
● Merujuk kepada daftar indikator prioritas
● Menetapkan indikator rapor sebagai masalah yang akan
diintervensi.
2) Tahapan proses refleksi (merumuskan akar masalah) yang
dilakukan oleh kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut.
● Dari masalah yang akan diintervensi, dilakukan analisis
untuk mencari akar masalah
3) Tahapan proses refleksi (menentukan program dan kegiatan)
yang dilakukan oleh kepala sekolah melalui tahapan sebagai
berikut.
● Membuat program, dan
● menyusun kegiatan sebagai solusi untuk setiap akar masalah yang
ditetapkan
2. Rapor Pendidikan SD Negeri 1 Karangwidoro
DIMENSI A
12
DIMENSI D
13
b) Kemampuan Numerasi peserta didik SD Negeri 1 Karangwidoro
78,57% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum)
artinyaPersentase jumlah peserta didik yang telah mencapai kompetensi
minimum untuk Kemampuan Numerasi tahun ini 78,57%, naik 18,57 dari
tahun 2024 (persentase 60%).
14
b) Iklim Kebhinekaan SD Negeri 1 Karangwidoro mampu
menghadirkan suasana proses pembelajaran yang menjunjung
tinggi toleransi agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan
pengalaman belajar yang berkualitas; mendukung kesetaraan
agama/kepercayaan, dan budaya; serta memperkuat
nasionalisme.
15
3) Kompetensi GTK
Tingkat kompetensi GTK bisa dilihat dari proporsi GTK yang
bersertifikat dan nilai Uji Kompetensi Guru (UKG). Sementara
itu, jumlah kehadiran GTK di kelas bisa menggambarkan
bagaimana kinerja mereka sehari-hari. Tak hanya melihat
kondisi saat ini, kita juga perlu melihat potensi perkembangan
mutu dengan keikutsertaan GTK ke berbagai pelatihan dan
keterlibatan mereka menjadi GTK penggerak.
17
a) Partisipasi Warga Sekolah
Partisipasi warga sekolah terdiri dari: Partisipasi orang tua
dan Partisipasi murid
b) Pemanfaatan Sumber Daya Sekolah
Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolah untuk
peningkatan mutu terdiri dari:
● Proporsi pembelanjaan peningkatan mutu guru dan tenaga
kependidikan
● Proporsi pembelanjaan non personil mutu pembelajaran
c) Pemanfaatan TIK untuk Administrasi
Pemanfaatan TIK di SD Negeri 1 Karangwidoro telah Tinggi
untuk pengelolaan anggaran yang terdiri dari:
● Proporsi pembelanjaan dana BOS secara daring
● Indeks penggunaan platform SDS sumber daya sekolah
- ketepatan waktu dan kelengkapan pelaporan
18
BAB 3 PERENCANAAN
BERBASIS DATA
1. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah artinya memilih dan menetapkan masalah
yang didapat dari rapor pendidikan SD Negeri 1 Karangwidoro
dengan tahapan sebagai berikut.
● Mengunduh Profil Pendidikan dari Platform Rapor Pendidikan.
● mempelajari indikator-indikator yang ada dan petakan
indikator yang masih bermasalah.
● Kemendikbud Ristek telah menetapkan indikator prioritas
bagi satuan pendidikan sebagai fokus untuk meningkatkan
kualitas layanan sebagai indikator yang perlu diprioritaskan.
● memilih indikator yang ingin diintervensi dengan
mempertimbangkan indikator prioritas dan indikator yang
bermasalah.
● Dari Rapor pendidikan SD Negeri 1 Karangwidoro diperoleh
data/indikator yang bermasalah melalui proses identifikasi
berdasarkan nilai capai setiap indikator yang diidentifikasi
seperti yang terdapat pada tabel di bawah ini.
2. Refleksi
A.1 Kemampuan A.1 Sebagian besar peserta didik dalam kategori cakap dan
Literasi dasar terutama dalam hal kompetensi membaca teks
sastra(65.54)*, kompetensi membaca teks informasi
(70.03)*, kompetensi
*Angka dalam kurung "()" merupakan nilai domain tersebut
D.1 Kualitas pembelajaran masih rendah
D.2 Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru masih
kurang
20
A.2 Numerasi A.2 Sebagian besar peserta didik dalam kategori cakap dan
dasar terutama dalam Kompetensi pada data domain
bilangan(53,35) ketidakpastian (54,53)*,Domain
Geometri (57,83), Data aljabar (63,49)
D.1 Kualitas pembelajaran masih rendah
D.2 Refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru masih kurang
A.3 Karakter A.3 Seluruh Karakter peserta didik dalam kategori Baik,
dimana peserta didik terbiasa menerapkan nilai-nilai
karakter pelajar pancasila yang berakhlak mulia, bergotong
royong, mandiri, kreatif dan bernalar kritis serta
berkebinekaan global dalam kehidupan sehari hari.
D.4 Keamanan D.4 Satuan pendidikan memiliki lingkungan satuan pendidikan
yang
aman, terlihat dari kesejahteraan psikologis yang baik dan
rendahnya kasus perundungan, hukuman fisik, kekerasan
seksual, dan penyalahgunaan narkoba.
3. Benahi
Proses benahi adalah proses menentukan program dan
kegiatan dengan tahapan sebagai berikut.
● Dari akar masalah yang sudah dirumuskan, SD Negeri 1
Karangwidoro menentukan program dan kegiatan untuk
menyelesaikan akar masalah yang teridentifikasi.
● Dalam Penentuan program dan kegiatan SD Negeri 1
Karangwidoro merujuk pada contoh program dan kegiatan
yang dirumuskan oleh Kemendikbud Ristek (ada pada
lampiran)
● Setelah diidentifikasi dan mencari akar masalah melalui
proses refleksi terhadap rapor pendidikan SD Negeri 1
Karangwidoro, maka proses benahi atau menentukan program
dan kegiatan bisa dilihat pada tabel di bawah ini.
21
ekstrakurikuler untuk meningkatkan minat baca serta
memperbaiki proses pembelajaran literasi peserta
didik.(benahi 2)
● Mendorong perbaikan kemampuan teks sastra
melalui program dan kebijakan di satuan pendidikan,
baik yang membutuhkan anggaran dan yang tidak
membutuhkan anggaran (benahi 3)
Refleksi Benahi
●
●
Tabel 4.
Rencana Kerja
Tahunan SD
Negeri 1
Karangwidoro
Tahun 2024
Identifikasi Refleksi Benahi Kegiatan Detail
A.1 Literasi A.1Sebagian besar ● Meningkatkan Kegiatan BOS Reguler
peserta didik Kompetensi pendidikan dan
pendidik meningkatkan - Peningkatan kompetensi guru
dalam kategori kompetensi dengan untuk memperkuat literasi
cakap dan mempelajari tentang teks - Pengembangan kegiatan literasi
dasar terutama sastra sebagai bagian dari dan numerasi
dalam hal kemampuan literasi melalui - Kegiatan pemberdayaan
kompetensi pelatihan, diskusi pada perpustakaan terutama untuk
membaca teks komunitas belajar, belajar pengembangan minat baca
sastra (65,54)*, mandiri memanfaatkan peserta didik
kompetensi ●
berbagai sumber belajar, dan
membaca teks kegiatan lain yang
informasi menunjang peningkatan
(70.03) *Angka kompetensi.(benahi 1)
dalam kurung ● Merencanakan
26
"()" merupakan pembelajaran dan
nilai domain mengimplementasikan
tersebut pengetahuan tentang teks
sastra melalui intrakurikuler,
kokurikuler, dan/atau
ekstrakurikuler untuk
meningkatkan minat baca
serta memperbaiki proses
pembelajaran literasi peserta
didik.(benahi 2)
Mendorong perbaikan
kemampuan teks sastra
melalui program dan
kebijakan di satuan
pendidikan, baik yang
membutuhkan anggaran dan
yang tidak membutuhkan
anggaran (benahi 3)
D.1 Kualitas ● "Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran ● - Penerapan program
kurang baik ● Meningkatkan pencegahan perundungan
kompetensi dan ● - Peningkatan kompetensi
pengetahuan tentang guru untuk memahami
berbagai bentuk tentang perundungan,
hukumen fisik kekerasan, dan kekerasan
melalui pelatihan, seksual
diskusi pada ● - Peningkatan kompetensi
komunitas belajar, guru untuk memahami
belajar mandiri tentang disiplin positif (dan
dengan menghindari hukuman
memanfaatkan fisik)"
berbagai sumber
belajar, dan kegiatan
lain yang menunjang
peningkatan
kompetensi untuk
menciptakan satuan
pendidikan yang
aman. (benahi 1)
● Merancang
pembelajaran bebas
hukuman fisik dan
mengedepankan
disiplin positif dalam
aktivitas
intrakurikuler,
kokurikuler, dan
ekstrakurikuler.
(benahi 2)
● Mendorong
penerapan disiplin
27
positif melalui
kegiatan, program,
maupun pembuatan
kebijakan, baik yang
membutuhkan
anggaran maupun
yang tidak, yang
bertujuan untuk
mencegah dan
menagani segala
bentuk perundungan
di satuan
pendidikan.(benahi
3)
penanganan kekerasan,
penyediaan kanal aduan
dan berjejaring
dengan
lembaga lain seperti UPTD
PPA (Unit Pelaksana
Teknis
Daerah Perlindungan
Perempuan dan Anak) dan
pekerja sosial untuk
melakukan penanganan
kasus-kasus kekerasan yang
membutuhkan konseling,
bantuan hukum, bantuan
sosial, dan penanganan
kasus lebih lanjut.
● Rencana Kerja Tahunan di atas disusun berdasarkan rapor
pendidikan yang telah dipelajari dan dianalisis dari 5 Indikator
Prioritas yakni Dimensi A (A1,A2,A3) dan Dimensi D (D4, D8)
39
B. Jadwal Kegiatan Tahunan
40
Tabel 5. Jadwal
Kegiatan
Tahunan SD
Negeri 1
Karangwidoro
Tahun 2023
Sumber
No Program Kegiatan Sasaran Waktu
Dana
1 Standar Isi
2 Standar GTK
41
2) Lomba FTBI Jan-
3) FL2SN Maret
4) KSN Jan-
5) KOSN Maret
6) PAI Jan-
7) Pendataan Dapodik Guru KS Sekolah Maret
dan ARKAS Jan-
8) UKS Maret
Jan-
Maret
Jan-Desember
Jan-Des
Sumber
No Program Kegiatan Sasaran Waktu
Dana
9) Program Kerja KS KS Jul
10) Penyusunan RKT/RKAS KS/Guru/Sekolah i
11) Belanja ATK Sekolah Sekolah Jan
12) Pengadaan Alat Kebersihan sekolah Jan-
13) Langganan Listrik Sekola Des
14) Langganan Internet h Jan-
Sekola Des
h Jan-
Des
Jan-
Des
7 Standar Pembiayaan
42
BAB 5 PENUTUP
A. KESIMPULAN
Rencana Kerja Tahunan (RKT) merupakan perencanaan yang
disusun oleh sekolah setiap tahun berdasarkan perencanaan yang
berbasis data (PBD) yang didasarkan pada rapor pendidikan
sekolah. Penyusunan RKT ini tersusun melalui proses analisis
terhadap rapor pendidikan dengan mekanisme Identifikasi, Refleksi,
dan Benahi (IRB). Hasil dari proses IRB ini maka dijadikan
Rencana kerja tahunan yang selanjutnya jadi rujukan dalam
penyusunan RKAS.
Proses IRB terhadap Rapor Pendidikan fokus pada indikator
prioritas pendidikan dasar yakni indikator:
1) A1. Kemampuan Literasi
2) A2. Kemampuan Numerasi
3) A3. Karakter
4) D4. Iklim Keamanan sekolah
5) D8. Iklim Kebhinekaan sekolah
Dari kelima indikator tersebut di atas maka diperoleh
indikator yang kurang baik (bermasalah), maka indikator yang
bermasalah yang akan diintervensi khusus dalam pengembangan
perencanaan sekolah berdasarkan akar masalah yang diperoleh dari
level 2 (sub indikator) atau dari sub indikator dimensi lain yang
dianggap berpengaruh terhadap nilai capaian satuan pendidikan.
Dengan demikian akhirnya RKT SD Negeri 1 Karangwidoro
untuk tahun 2024 tersusun dengan Perencanaan Berbasis Data
(PBD) yang berdasarkan Laporan Raport Pendidikan Tahun
2022/2023.
B. REKOMENDASI
1) Satuan Pendidikan
● diharapkan satuan pendidikan bisa dan wajib
melaksanakan program sesuai program yang telah disusun
dalam RKT
● diharapkan satuan pendidikan mampu melakukan
penyesuaian dengan biaya dan anggaran yang tersedia
serta menggunakan prinsip pengelolaan pembiayaan.
2) Warga Sekolah
● Kepala Sekolah sebagai kepala satuan pendidikan agar
mampu menjadi manajer dalam pelaksanaan kegiatan dan
penggunaan anggaran sesuai dengan tugas dan fungsinya
serta mengacu pada peraturan yang berlaku
43
● Guru dan tendik agar bisa melaksanakan seluruh program
yang sudah direncanakan dan mampu menjadi mitra kerja
dari kepala sekolah dalam pengelolaan dan
pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik.
3) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
● Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga diharapkan agar
selalu memberikan bimbingan teknis kepada satuan
pendidikan dalam melakukan perencanaan berbasis data
● Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga agar selalu
melakukan sosialisasi Juknis BOSP setiap tahunnya agar
para kepala satuan pendidikan memahami dengan tuntas
terkait penggunaan dana BOSP
44