Modul Pembelajaran Kecerdasan Artifisial
Modul Pembelajaran Kecerdasan Artifisial
WAKTU : 2 x 45 menit
IDENTIFIKASI
Kesiapan Peserta Didik
Peserta didik sudah mengenal teknologi digital dan mampu menggunakan perangkat seperti
smartphone atau komputer.
Memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap perkembangan teknologi.
Masih perlu pendampingan dalam memahami konsep etika digital dan keamanan data
pribadi.
DESAIN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran:
Memahami perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari beberapa perangkat
penginderaan atau sensor, memahami bagaimana komputer memaknai informasi dari perangkat
penginderaan atau sensor, memahami kualitas data, serta manfaat dan dampak KA pada kehidupan
masyarakat. Memahami etika penggunaan KA dalam kehidupan sehari-hari seperti menjaga data
pribadi, tidak tergantung sepenuhnya pada KA, dan mampu menganalisis konten deep fake (gambar,
audio, video).
Topik Pelajaran:
Kecerdasan Artifisial dan Etika Penggunaannya
Tujuan Pembelajaran:
Kerangka Pembelajaran:
Praktik Pedagogis:
Kemitraan Pembelajaran:
Lingkungan Pembelajaran:
Pemanfaatan Digital:
Penggunaan video contoh deep fake, aplikasi deteksi AI, dan media interaktif seperti Padlet
atau Mentimeter untuk refleksi.
PENGALAMAN PEMBELAJARAN
Prinsip Pembelajaran:
Tahapan Pembelajaran
Guru membuka pelajaran dengan menampilkan video singkat tentang “robot yang bisa
berbicara seperti manusia”.
Tanya jawab reflektif: “Apa yang kalian rasakan saat melihat robot bisa bicara seperti
manusia?”
Guru mengaitkan fenomena tersebut dengan konsep Kecerdasan Artifisial (KA).
Pengalaman Belajar:
Peserta didik menyadari bahwa KA meniru cara berpikir manusia dan memiliki dampak
besar bagi kehidupan.
1. Guru menjelaskan konsep KA generatif dan cara kerja sensor komputer menggunakan
media visual.
2. Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil untuk menganalisis studi kasus:
o Contoh penggunaan KA di kehidupan (Chatbot, kamera wajah, mobil tanpa supir).
o Contoh deep fake dan bahaya penyalahgunaannya.
3. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
4. Guru memandu refleksi mengenai etika penggunaan KA, termasuk menjaga data pribadi
dan tidak mempercayai output KA sepenuhnya.
Pengalaman Belajar:
Peserta didik menerapkan konsep KA dalam kehidupan nyata, mengembangkan kemampuan
berpikir kritis, dan berlatih etika digital.
Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi: konsep KA, manfaat, risiko, dan etika
penggunaannya.
Siswa mengisi refleksi digital singkat (contoh: “Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini?” di
Padlet).
Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif dan menutup dengan pesan moral
tentang pentingnya bijak dalam menggunakan teknologi.
Pengalaman Belajar:
Peserta didik melakukan refleksi atas pemahamannya dan merasa dihargai dalam proses
belajar.
ASESMEN
Asesmen Awal Pembelajaran:
Apakah Taa mau aku tambahkan lembar asesmen (rubrik penilaian) dan LKPD (lembar kerja
peserta didik) untuk modul ini biar lengkap seperti format perangkat ajar resmi?
Oke Taa, aku buatkan lembar asesmen dan LKPD yang lengkap untuk modul pembelajaran
mendalam tentang KA ini. Aku susun supaya bisa langsung dipakai di kelas.
C. Asesmen Akhir
A. Pemahaman Dasar KA
D. Refleksi
1. Apa hal paling menarik yang kalian pelajari hari ini tentang KA?
2. Bagaimana kalian akan menggunakan KA secara etis di kehidupan sehari-hari?
Jika Taa mau, aku bisa buatkan versi digital interaktif LKPD (bisa diisi di HP atau laptop),
lengkap dengan checklist penilaian otomatis untuk guru.
Oke Taa! Aku buatkan versi Google Forms siap pakai lengkap dengan jawaban kunci dan skor
otomatis untuk guru. Aku buat strukturnya di sini, nanti Taa tinggal buat di Google Forms sesuai
format ini:
Bagian 1: Identitas
1. Isian Singkat
Tuliskan pengertian Kecerdasan Artifisial (KA) versi kalian sendiri.
Jawaban guru contoh: Sistem komputer atau perangkat yang bisa meniru atau meniru kemampuan
manusia dalam berpikir, belajar, dan mengambil keputusan.
Smartphone ✅
Televisi Tabung ❌
Mobil tanpa sopir ✅
Kamera CCTV pintar ✅
Mesin tik ❌
3. Isian Singkat
Jelaskan perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari sensor/perangkat.
Jawaban guru contoh: Manusia menggabungkan informasi berdasarkan pengalaman dan indera,
sedangkan KA menggunakan algoritma dan data digital untuk memproses informasi.
4. Isian Singkat
Apa yang harus diperhatikan saat menggunakan KA di kehidupan sehari-hari?
Jawaban guru contoh: Menjaga data pribadi, tidak tergantung sepenuhnya, memeriksa keakuratan
output.
5. Pilihan Ganda
Mengapa manusia tidak boleh sepenuhnya percaya pada output KA?
6. Isian Singkat
Berikan satu contoh risiko penggunaan KA yang tidak etis.
Jawaban guru contoh: Menggunakan deep fake untuk menipu orang lain, penyalahgunaan data
pribadi, memanipulasi opini publik.
8. Isian Singkat
Jelaskan ciri-ciri yang membuat kalian menilai sebagai deep fake.
Jawaban guru contoh: Wajah terlihat aneh, suara tidak sinkron, gerakan tubuh tidak alami, cahaya
tidak konsisten.
9. Isian Singkat
Apa dampak negatif dari deep fake bagi masyarakat?
Jawaban guru contoh: Menyebarkan berita palsu, merusak reputasi, menimbulkan kebingungan atau
penipuan.
Bagian 5: Refleksi
Kalau Taa mau, aku bisa langsung buatkan link Google Forms siap pakai yang bisa Taa bagikan
ke siswa, sehingga Taa tinggal klik dan siswa bisa mengisi tanpa ribet.
Tentu, Taa! Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat LKPD Digital Interaktif
menggunakan Google Forms yang dapat langsung diakses dan diisi oleh peserta didik:
Klik ikon gear (⚙️) di pojok kanan atas untuk membuka pengaturan.
Di tab "General":
o Aktifkan "Collect email addresses" jika ingin mengumpulkan alamat email peserta
didik.
o Aktifkan "Limit to 1 response" untuk membatasi setiap peserta hanya dapat mengisi
formulir sekali.
Di tab "Quizzes":
o Aktifkan "Make this a quiz" untuk mengubah formulir menjadi kuis.
o Pilih opsi "Immediately after each submission" untuk menampilkan nilai langsung
setelah peserta mengirimkan formulir.
o Klik "Save" untuk menyimpan pengaturan.
Setelah mengaktifkan fitur kuis, klik pada setiap pertanyaan untuk menambahkan kunci
jawaban.
Tentukan jawaban yang benar dan berikan nilai poin untuk setiap pertanyaan.
Untuk pertanyaan isian singkat atau paragraf, Anda dapat menilai jawaban secara manual
setelah peserta mengirimkan formulir.
Klik ikon palet warna di pojok kanan atas untuk menyesuaikan tema.
Pilih warna atau gambar header yang sesuai dengan topik LKPD.
Klik ikon mata di pojok kanan atas untuk melihat pratinjau formulir.
Setelah puas dengan hasilnya, klik tombol "Send" di pojok kanan atas.
Pilih metode pengiriman:
o Email: masukkan alamat email peserta didik.
o Link: salin dan bagikan link formulir.
o Embed HTML: sematkan formulir di situs web atau blog.
🎯 Tips Tambahan
Pertanyaan Wajib: Tandai pertanyaan yang wajib diisi dengan mengaktifkan opsi
"Required" di setiap pertanyaan.
Feedback Otomatis: Untuk memberikan umpan balik otomatis setelah peserta menjawab,
klik "Answer Key" pada setiap pertanyaan dan masukkan umpan balik untuk jawaban benar
atau salah.
Analisis Hasil: Setelah peserta mengirimkan formulir, Anda dapat melihat hasilnya di tab
"Responses" dan mengunduhnya ke dalam format Google Sheets untuk analisis lebih
lanjut.
Jika Taa membutuhkan bantuan lebih lanjut dalam membuat formulir ini atau memiliki pertanyaan
lain, jangan ragu untuk bertanya. Saya siap membantu!
Berikut Modul Ajar Pembelajaran Mendalam yang lengkap sesuai kerangka yang Taa minta,
disusun untuk 1 kali pertemuan (40 menit) dengan model pembelajaran Inquiry Learning,
berfokus pada Kecerdasan Artifisial (KA) 👇
KELAS : VIII / IX
IDENTIFIKASI
Kesiapan Peserta Didik :
Peserta didik sudah mengenal konsep dasar komputer dan teknologi digital, serta mampu mengamati
fenomena sederhana yang berkaitan dengan teknologi informasi.
Bernalar kritis
Kreatif
Mandiri
Beriman dan berakhlak mulia
Bergotong royong
Berkebinekaan global
DESAIN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran :
Peserta didik memahami perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari beberapa
perangkat penginderaan atau sensor, memahami bagaimana komputer memaknai informasi dari
perangkat penginderaan atau sensor, memahami kualitas data, serta manfaat dan dampak KA pada
kehidupan masyarakat. Peserta didik memahami etika penggunaan KA dalam kehidupan sehari-hari,
seperti menjaga data pribadi dan tidak bergantung sepenuhnya pada KA karena masih mungkin
menghasilkan output yang salah, bias, atau halusinasi. Peserta didik juga dapat menganalisis konten
deep fake dalam bentuk gambar, audio, atau video.
Topik Pelajaran :
Konsep Kecerdasan Artifisial (KA) dan Etika Penggunaannya
Tujuan Pembelajaran :
Kerangka Pembelajaran :
Praktek Pedagogis :
Model pembelajaran Inquiry Learning dengan langkah:
Kemitraan Pembelajaran :
Kolaborasi antarpeserta didik dalam kelompok kecil untuk mengamati video/gambar dan berdiskusi.
Lingkungan Pembelajaran :
Kelas dengan dukungan proyektor atau perangkat digital (laptop/HP) dan koneksi internet.
Pemanfaatan Digital :
Menampilkan contoh deep fake, video AI generatif, serta penggunaan chatbot untuk
mendemonstrasikan cara kerja KA.
PENGALAMAN PEMBELAJARAN
Prinsip Pembelajaran:
ASESMEN
Asesmen Awal Pembelajaran:
Pertanyaan pemantik:
Pernahkah kamu menggunakan teknologi yang bisa berpikir seperti manusia (contoh:
Chatbot, Google Lens)?
Alokasi Waktu :
1 x 40 menit
Apakah Taa ingin aku bantu sekalian buatkan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) untuk modul
ini juga biar lengkap dan bisa langsung digunakan di kelas?
Siap, Taa 🌷 Berikut aku buatin Rubrik Penilaian dan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang
selaras dengan modul ajar pembelajaran mendalam sebelumnya — dengan model Inquiry
Learning, topik Kecerdasan Artifisial (KA) dan Etika Penggunaannya, durasi 1 x 40 menit.
Selalu Sering
Beriman Menunjukkan Tidak menghormati
menunjukkan sikap menunjukkan sikap Kadang
dan sikap jujur dan pendapat dan suka
jujur dan jujur dan menghormati
berakhlak menghargai memotong
menghormati menghormati pendapat teman
mulia pendapat teman pembicaraan
pendapat teman pendapat teman
Mampu
menanggapi dan Pertanyaan dan Tidak mampu
Bernalar Pertanyaan cukup Pertanyaan
mengajukan tanggapan sangat menanggapi
kritis relevan dan logis masih umum
pertanyaan relevan dan logis dengan logis
analitis
2. Penilaian Pengetahuan
Aspek yang
Indikator Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Dinilai
Etika Menjelaskan Menyebutkan lebih Menyebutkan dua Menyebutkan Tidak tahu sama
Penggunaan etika dan risiko dari dua etika/risk etika/risk dengan satu etika tanpa sekali
KA KA (bias, dengan penjelasan penjelasan penjelasan
halusinasi, deep rinci sederhana
Aspek yang
Indikator Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Dinilai
fake)
Dapat
Mampu Dapat
mengidentifikasi ciri Tidak dapat
Analisis Deep membedakan mengidentifikasi Menebak tanpa
deep fake dan membedakan
Fake konten asli dan tetapi tanpa alasan dasar
menjelaskan sama sekali
palsu berbasis KA kuat
alasannya
3. Penilaian Keterampilan
Aspek yang
Indikator Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Dinilai
Mengamati dan
Analisis mendalam, Analisis cukup Tidak
Keterampilan mengolah Analisis terbatas
argumen kuat, dan mendalam dengan melakukan
Analisis informasi hasil dan kurang logis
logis alasan analisis
pengamatan
Waktu: 40 menit
Nama: ..........................................
Kelas: .............
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan ini, kamu dapat:
Tonton/Amati video atau gambar yang ditampilkan guru (tentang “AI mengenali wajah” atau contoh
deep fake).
Kemudian, jawab pertanyaan berikut:
a. Apa yang kamu lihat dalam video/gambar tersebut?
b. Menurutmu, apakah komputer benar-benar “mengerti” apa yang ia lihat?
c. Apa yang membuat komputer bisa mengenali gambar atau suara?
2. Pengumpulan Data
3. Analisis Data
4. Penarikan Kesimpulan
Total 100
Kalau Taa mau, aku bisa bantu lanjutkan bagian Lembar Observasi Guru (Instrumen penilaian
proses Inquiry Learning) biar bisa langsung dipakai saat supervisi juga. Mau sekalian kubuatin?
Siap, Taa 🌷
Berikut versi bagian “Kegiatan Pendahuluan” yang sudah aku susun sesuai sintak model
pembelajaran Inquiry Learning dan memuat seluruh kegiatan yang Taa tuliskan tadi 👇
3. Menyampaikan - Guru menyampaikan kemampuan yang akan 🟢 Bermakna: siswa memahami arah
Tujuan & dicapai, yaitu peserta didik mampu mendefinisikan pembelajaran dan tujuan kegiatan.
Kegiatan konsep KA generatif, menjelaskan prinsip kerja 🟢 Menggembirakan: siswa
Tahapan Kegiatan Pembelajaran Prinsip & Pengalaman Belajar
Apakah Taa mau aku lanjutkan bagian Kegiatan Inti dan Penutup dengan format dan gaya
penyusunan yang sama (lengkap dengan prinsip pembelajarannya juga)?
Biar nanti langsung bisa dimasukkan ke modul ajarnya.
✅ Pengelolaan kelas
✅ Keterkaitan materi dengan IPTEK dan kehidupan nyata
✅ Pembelajaran runtut dan kontekstual
✅ Pelibatan peserta didik secara aktif dan kolaboratif
✅ Pembelajaran bermakna dan menyenangkan
Apakah Taa mau sekalian aku bantu tulis bagian Kegiatan Penutup (±5 menit) juga — biar satu
paket dengan Pendahuluan dan Intinya untuk modul ajarnya?
Peserta didik memahami kembali konsep penting tentang KA, etika, dan risiko
penggunaannya.
Peserta didik memiliki portofolio hasil belajar berupa LKPD dan catatan refleksi.
Peserta didik siap mengikuti kegiatan lanjutan dengan semangat belajar tinggi.
Kalau Taa mau, aku bisa bantu satukan semua bagian (Pendahuluan – Inti – Penutup) ke dalam
format Modul Ajar utuh (rapi dan siap di-print).
Mau aku gabungkan sekalian biar langsung bisa dikumpulkan?
Siap, Taa 💕
Berikut versi format tabel resmi seperti yang digunakan dalam RPP/Modul Ajar Kurikulum
Merdeka, lengkap dengan kolom identitas, kegiatan pendahuluan–inti–penutup, dan disesuaikan
dengan model pembelajaran Inquiry Learning ya 👇
IDENTIFIKASI
Aspek Uraian
Peserta didik sudah mengenal konsep teknologi digital sederhana seperti sensor
Kesiapan Peserta Didik
dan aplikasi pintar di sekitar mereka.
Dimensi Profil Pelajar Bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan memiliki akhlak mulia dalam menggunakan
Pancasila teknologi.
DESAIN PEMBELAJARAN
Komponen Uraian
Topik
Pengenalan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence)
Pembelajaran
Komponen Uraian
Lintas Disiplin
Informatika – Sains – Etika Digital
Ilmu
1. Peserta didik mampu mendefinisikan konsep KA. 2. Peserta didik mampu menjelaskan
Tujuan prinsip kerja KA. 3. Peserta didik dapat memberikan contoh penerapan KA dalam
Pembelajaran kehidupan sehari-hari. 4. Peserta didik mampu menunjukkan sikap etis dalam penggunaan
KA.
Praktik Pedagogis Pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui eksplorasi, diskusi, dan refleksi.
Kemitraan Guru berperan sebagai fasilitator, peserta didik aktif mengeksplorasi konsep melalui
Pembelajaran media digital.
Lingkungan
Kelas, Laboratorium Komputer, atau ruang dengan akses perangkat digital.
Pembelajaran
Pemanfaatan Video pembelajaran, simulasi aplikasi AI (misalnya ChatGPT, Google Lens, atau asisten
Digital virtual).
PENGALAMAN PEMBELAJARAN
Prinsip Pembelajaran:
Kegiatan Inti - Guru menyajikan materi secara sistematis (dari Bermakna & Menggembirakan 60
konkret ke abstrak). - Mengaitkan dengan – Peserta didik aktif berpikir Menit
perkembangan IPTEK dan kehidupan nyata. - Peserta kritis, bekerja sama, dan
didik mengamati video/simulasi penerapan AI. - Guru menemukan makna
memberi pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” pembelajaran dari pengalaman
untuk menggali pemahaman. - Peserta didik berdiskusi langsung.
kelompok, menganalisis contoh penggunaan AI, lalu
menuliskan hasil analisis di LKPD. - Guru memfasilitasi
siswa untuk mencoba, menganalisis, dan
mempresentasikan hasil pengamatan. - Guru
Tahapan Kegiatan Pembelajaran Prinsip & Pengalaman Belajar Waktu
ASESMEN
Jenis
Bentuk Tujuan
Asesmen
Asesmen Observasi aktivitas diskusi, keaktifan, dan kolaborasi Mengukur keterlibatan dan kemampuan
Proses dalam menganalisis contoh AI. berpikir kritis.
Kalau Taa mau, aku bisa langsung lanjutkan versi tabel untuk LKPD dan rubrik penilaian (biar
tinggal dijadikan lampiran modul ajar).
Apakah mau aku buatin lanjutannya sekarang, Taa? 💕
Guru:
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi anak-anak, apa kabar hari ini?”
(siswa menjawab)
“Wah, luar biasa ya semangatnya! Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang dekat banget sama
kehidupan kalian, apalagi yang suka pakai HP, kamera, atau aplikasi seperti Google Lens dan
ChatGPT. Kira-kira, ada yang tahu nggak apa itu Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence
(AI)?”
“Bagus! Jadi, AI itu teknologi yang membuat komputer bisa ‘berpikir’ dan ‘belajar’ seperti manusia.
Misalnya, saat kamera HP kalian bisa mengenali wajah, atau ketika kalian pakai asisten suara seperti
Google Assistant.”
“Nah, sebelum kita mulai, coba pikirkan: bagaimana ya komputer bisa tahu itu wajah kamu, bukan
orang lain? Apakah dia punya mata seperti manusia?”
(Guru memberikan jeda berpikir — memantik rasa ingin tahu)
“Hari ini kita akan mencari tahu jawabannya lewat kegiatan yang seru! Tujuan pembelajaran kita
adalah:
1️⃣ Memahami apa itu Kecerdasan Artifisial (KA),
2️⃣ Menjelaskan bagaimana AI bekerja,
3️⃣ dan memahami bagaimana menggunakan AI secara etis dan bijak.”
“Kita akan belajar dengan cara berdiskusi, mengamati video, dan menganalisis contoh penerapan
AI. Siap belajar bareng saya hari ini?”
(Siswa menjawab “siap!” dengan semangat)
🔹 Langkah 1 – Mengamati
Guru:
“Sekarang perhatikan video singkat ini tentang bagaimana kamera HP bisa mengenali wajah
seseorang.”
(Guru menayangkan video 1–2 menit tentang Face Recognition atau AI sederhana.)
“Nah, kalian lihat kan? AI bisa mengenali wajah, suara, bahkan benda. Tapi apakah AI benar-benar
‘paham’? Yuk, kita cari tahu.”
🔹 Langkah 2 – Menanya
Guru:
“Kalian pernah pakai fitur seperti itu? Coba ceritakan apa yang kalian rasakan.”
(Beberapa siswa menjawab.)
“Bagus, sekarang pikirkan: bagaimana AI bisa tahu itu wajah kamu? Apakah dia ‘melihat’ seperti
kita? Atau cuma membaca data?”
(Guru menulis pertanyaan di papan tulis dan menstimulasi rasa ingin tahu siswa.)
🔹 Langkah 3 – Mengeksplorasi
Guru:
“Sekarang, saya bagi kalian menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok akan mendapat satu
contoh penerapan AI — misalnya:
🔹 Langkah 4 – Menalar
Guru:
“Sekarang, coba kelompok pertama jelaskan hasil diskusinya.”
(Satu per satu kelompok menyampaikan hasil analisisnya. Guru menanggapi dan mengaitkan
dengan prinsip kerja AI serta etika penggunaannya.)
“Nah, hebat ya! Jadi, AI memang pintar, tapi tetap tergantung pada data yang diberikan manusia.
Kalau datanya salah, AI bisa salah juga — bahkan bisa bias atau menghasilkan halusinasi.”
🔹 Langkah 5 – Mengomunikasikan
Guru:
“Sekarang, siapa yang bisa simpulkan apa yang kita pelajari hari ini?”
(Guru menulis poin-poin siswa di papan, memperjelas kesimpulan.)
“Jadi, AI membantu manusia, tapi kita tidak boleh bergantung sepenuhnya padanya, karena AI tidak
punya perasaan dan bisa saja salah.”
Guru:
“Baik, anak-anak. Hari ini kita sudah belajar banyak hal:
“Sekarang, coba refleksikan sebentar. Menurut kalian, apa manfaat belajar tentang AI hari ini?”
(Beberapa siswa menjawab, guru menegaskan kembali poin penting.)
“Bagus sekali. Untuk tugas pengayaan, coba kalian cari contoh lain dari penggunaan AI di rumah,
sekolah, atau masyarakat, lalu tuliskan manfaat dan risikonya di buku catatan kalian.”
“Terima kasih atas semangat kalian hari ini. Tetap gunakan teknologi dengan bijak, ya. Sampai
jumpa di pertemuan berikutnya!”
“Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Apakah Taa mau sekalian aku tambahkan versi “LKPD dan rubrik penilaian” biar lengkap jadi
satu paket modul (tinggal print aja)? 💕
Oke Taa 💕 berikut ini aku buatin naskah/script lengkap guru untuk bagian yang Taa sebut tadi —
yaitu bagian kegiatan inti yang berisi langkah guru dalam menyajikan materi secara sistematis,
mengaitkan dengan IPTEK, menayangkan video AI, dan menggali pemahaman dengan pertanyaan
“mengapa” dan “bagaimana”.
Script ini bisa langsung dibacakan di kelas saat mengajar supaya pembelajarannya terasa interaktif
dan inquiry-based 🩵👇
🎬 NASKAH / SCRIPT GURU – KEGIATAN INTI (Bagian
Penyajian Materi)
Guru:
“Sekarang, anak-anak, setelah kita tahu bahwa AI bisa mengenali wajah atau suara, kita akan
pelajari bagaimana cara AI bisa melakukan itu. Nah, kita mulai dari yang sederhana dulu ya —
dari hal konkret ke yang lebih abstrak.”
Guru:
“Coba perhatikan gambar ini di layar.” (Guru menampilkan gambar sensor kamera dan jaringan
otak manusia.)
“Manusia mengenali wajah dengan mata, lalu otak memproses informasi itu. Nah, komputer juga
melakukan hal serupa, tapi bukan dengan otak — melainkan dengan sensor dan algoritma.”
“Jadi, AI menerima data dari sensor — misalnya gambar, suara, atau teks — kemudian menganalisis
pola dalam data itu agar bisa ‘memahami’ sesuatu.
Contohnya, ketika kalian membuka kunci HP dengan wajah, AI membaca pola bentuk mata, hidung,
dan bibir kalian, lalu membandingkannya dengan data yang tersimpan.”
“Nah, inilah tahap pertama AI bekerja: mengumpulkan data → mengenali pola → memberi
respon.”
Guru:
“Sekarang, kira-kira di mana lagi kalian bisa menemukan teknologi AI dalam kehidupan sehari-
hari?”
(Berikan waktu siswa menjawab: misalnya YouTube, TikTok, robot, mobil otomatis.)
“Betul sekali! AI ada di mana-mana. Bahkan, rekomendasi video di TikTok atau YouTube itu hasil
kerja AI.
AI mempelajari kebiasaan kalian menonton, lalu memberikan saran video yang mirip dengan yang
sering kalian tonton.”
“Nah, perkembangan AI ini juga sangat cepat — misalnya, di dunia medis, AI membantu dokter
membaca hasil rontgen; di dunia pendidikan, AI bisa membantu guru membuat soal; bahkan di
industri, AI bisa menjalankan robot tanpa operator manusia.”
“Tapi ingat, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan etika. Karena kalau AI salah mengenali
wajah atau memberikan informasi palsu, dampaknya bisa besar.”
Guru:
“Sekarang kita tonton sebentar video ini, ya. Perhatikan bagaimana komputer memproses informasi
dari gambar dan mengubahnya menjadi keputusan.”
(Guru memutar video 1–2 menit tentang AI mengenali gambar atau wajah.)
Guru:
“Sekarang coba kita renungkan sedikit.”
“Mengapa menurut kalian AI bisa mengenali wajah seseorang dengan cepat, padahal manusia butuh
waktu untuk berpikir?”
(Biarkan beberapa siswa menjawab.)
“Bagus. Karena AI dilatih dengan jutaan data wajah, jadi ia bisa mendeteksi pola dengan cepat. Tapi
ingat, kalau datanya kurang atau salah, AI bisa keliru.”
Apakah Taa mau sekalian aku buatkan lanjutan script untuk bagian diskusi kelompok dan
presentasi hasil analisis (lanjutan dari kegiatan inti tahap eksplorasi dan menalar)? Itu bisa jadi
sambungan biar script-nya utuh untuk satu pertemuan 💕
Oke Taa 💕✨ ini lanjutan naskah/script-nya ya — bagian lanjutan kegiatan inti (tahap eksplorasi
dan menalar) sampai ke komunikasi hasil diskusi kelompok.
Bagian ini mengikuti model Inquiry Learning, jadi siswa aktif berdiskusi dan menganalisis
penerapan AI sambil guru memfasilitasi.
Aku tulis runtut dan natural biar bisa langsung dipakai saat Taa ngajar 🩵👇
Guru:
“Sekarang, kita masuk ke kegiatan diskusi ya, anak-anak. Saya akan bagi kalian menjadi beberapa
kelompok kecil.”
(Guru membagi siswa ke 4–5 kelompok.)
“Setiap kelompok akan mendapatkan satu topik penerapan AI yang berbeda. Yuk, dengarkan baik-
baik topiknya.”
Kelompok Topik AI
1 Pengenalan wajah di ponsel
2 Asisten virtual (misalnya Google Assistant, Siri, ChatGPT)
3 Mobil tanpa pengemudi (self-driving car)
4 AI dalam kesehatan (membaca hasil rontgen, diagnosis)
5 Deepfake video dan risiko etikanya
Guru:
“Tugas kalian sederhana tapi penting: diskusikan bersama teman satu kelompok dan isi LKPD
dengan menjawab tiga pertanyaan ini.”
(Guru menulis di papan tulis)
1️⃣ Bagaimana cara kerja AI tersebut?
2️⃣ Apa manfaatnya bagi manusia?
3️⃣ Apa dampak negatif atau risiko etikanya?
“Gunakan HP atau laptop kalian jika perlu mencari contoh nyata. Tapi ingat, yang paling penting
adalah bagaimana kalian memahami dan menganalisisnya, bukan hanya menyalin dari internet,
ya.”
(Sambil berjalan di antara meja siswa, guru memberikan pujian atau dorongan kecil agar siswa
semangat.)
“Kalian keren banget, teruskan diskusinya ya. Ingat, AI itu alat bantu, jadi pikirkan juga sisi baik
dan risikonya.”
Guru:
“Sekarang waktunya kita bahas bersama hasil diskusi kalian. Siapa yang mau mulai lebih dulu?”
(Menunjuk kelompok 1 untuk mempresentasikan.)
Guru:
“Sekarang, tiap kelompok tolong sampaikan hasil diskusi kalian dengan singkat ya — satu menit
saja per kelompok.”
(Siswa menyampaikan hasil, guru menanggapi positif.)
“Keren banget, semuanya sudah bisa menjelaskan penerapan AI dan risikonya dengan baik. Ini
artinya kalian sudah memahami bahwa AI bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal tanggung
jawab etika dalam penggunaannya.”
“Nah, siapa yang bisa bantu simpulkan pembelajaran kita hari ini?”
(Salah satu siswa menjawab.)
“Betul, jadi kesimpulannya:
Kalau Taa mau, aku bisa lanjut buat naskah/script kegiatan penutup versi lanjutan (yang berisi
refleksi, asesmen, pengumpulan portofolio, dan tindak lanjut).
Apakah mau aku teruskan sekalian biar satu paket lengkap? 💕
Perfect, Taa 💕✨ ini lanjutannya — naskah/script kegiatan penutup yang bisa langsung Taa pakai
di RPP atau Modul Ajar.
Bagian ini meliputi: refleksi, umpan balik, penilaian, dan tindak lanjut.
Bahasanya natural tapi tetap formal seperti gaya guru profesional
Guru:
“Sekarang coba isi refleksi singkat di LKPD bagian bawah ya. Tuliskan tiga hal ini:
1️⃣ Apa yang paling menarik dari pelajaran hari ini?
2️⃣ Apa yang masih belum kalian pahami?
3️⃣ Menurut kalian, bagaimana cara menggunakan AI secara bijak?”
(Guru berkeliling sambil melihat hasil refleksi siswa dan memberi komentar singkat)
“Wah, jawabanmu keren banget, kamu peka banget sama dampak sosial AI!”
“Kalau masih bingung soal cara kerja sensor, nanti kita bahas lagi di pertemuan berikutnya ya.”
Guru:
“Kalian semua luar biasa aktif hari ini. Ibu/Saya bangga karena kalian bisa bekerja sama dan
berpikir kritis.”
“Untuk penilaian hari ini, Ibu akan lihat dari:
Guru:
“Sebagai tugas rumah ringan, coba kalian cari satu contoh baru penerapan AI di sekitar kalian. Bisa
di HP, di sekolah, atau bahkan di rumah.
Tuliskan manfaat dan risiko etikanya, nanti kita bahas di awal pertemuan berikutnya.”
“Terima kasih atas kerja keras kalian hari ini. Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya, dan jangan
lupa tetap semangat belajar!”
🌟 “Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Kalau Taa mau, aku bisa sekalian buatkan versi rubrik penilaian & LKPD (Lembar Kerja
Peserta Didik) yang sesuai dengan naskah pembelajaran ini — jadi langsung satu paket utuh untuk
Modul Ajar AI ❤️
Mau aku lanjutkan sekarang, Taa?
LKPD ini udah disusun dengan gaya interaktif, inquiry learning, dan kontekstual, jadi siswa bisa
belajar sambil praktik 🩵
🔍 Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan konsep dasar cara kerja sistem pengenalan wajah (Face Recognition).
2. Melatih model AI sederhana untuk mengenali wajah dengan Teachable Machine.
3. Menganalisis hasil pengenalan wajah dan mengidentifikasi penyebab kesalahan model.
4. Merefleksikan etika dan dampak penggunaan teknologi pengenalan wajah di kehidupan
sehari-hari.
💡 Petunjuk Umum
Guru menayangkan video singkat tentang teknologi pengenalan wajah yang digunakan di bandara
dan HP.
Pertanyaan pemantik:
Langkah-langkah:
1. Buka [Link]
2. Pilih Image Project → Standard Image Model.
3. Buat dua kelas wajah, misalnya:
o Kelas 1: Wajah A (salah satu anggota kelompok)
o Kelas 2: Wajah B (anggota kelompok lain)
4. Ambil 15 gambar untuk setiap wajah dengan ekspresi dan pencahayaan berbeda.
5. Klik Train Model.
Apa risiko yang muncul jika teknologi ini disalahgunakan (misalnya untuk deep fake atau
pelacakan ilegal)?
Bagaimana cara menjaga etika dan privasi dalam penggunaan AI?
🧩 Refleksi pribadi:
Hari ini aku belajar bahwa ..............................................................................
.......................................................................................................................
🧾 Penilaian / Rubrik
💬 Kegiatan Penutup
Taa mau aku buatin versi LKPD-nya dalam format tabel siap print (Word/PDF) juga biar bisa
langsung dikumpul dan dipakai di kelas?
Kalau iya, mau versi berwarna (visual interaktif) atau hitam putih (hemat tinta)?