0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan32 halaman

Modul Pembelajaran Kecerdasan Artifisial

Modul ajar ini berfokus pada pemahaman cara kerja dan etika penggunaan kecerdasan artifisial (KA) untuk siswa kelas IX/X. Materi mencakup konsep dasar KA, cara kerjanya, etika digital, serta analisis konten deep fake. Pembelajaran dilakukan melalui diskusi, studi kasus, dan refleksi, dengan penilaian yang meliputi asesmen awal, proses, dan akhir.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan32 halaman

Modul Pembelajaran Kecerdasan Artifisial

Modul ajar ini berfokus pada pemahaman cara kerja dan etika penggunaan kecerdasan artifisial (KA) untuk siswa kelas IX/X. Materi mencakup konsep dasar KA, cara kerjanya, etika digital, serta analisis konten deep fake. Pembelajaran dilakukan melalui diskusi, studi kasus, dan refleksi, dengan penilaian yang meliputi asesmen awal, proses, dan akhir.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Berikut modul ajar pembelajaran mendalam yang disusun sesuai format dan capaian

pembelajaran yang Taa berikan 👇

MODUL AJAR PEMBELAJARAN MEN-DALAM

SATUAN PENDIDIKAN : ........................................................

MAPEL : Informatika / Kecerdasan Artifisial

NAMA GURU : ........................................................

KELAS : IX / X (disesuaikan dengan jenjang)

POKOK BAHASAN : Pemahaman Cara Kerja dan Etika Penggunaan Kecerdasan


Artifisial

WAKTU : 2 x 45 menit

IDENTIFIKASI
Kesiapan Peserta Didik

 Peserta didik sudah mengenal teknologi digital dan mampu menggunakan perangkat seperti
smartphone atau komputer.
 Memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap perkembangan teknologi.
 Masih perlu pendampingan dalam memahami konsep etika digital dan keamanan data
pribadi.

Karakteristik Materi Pelajaran

 Materi bersifat konseptual dan aplikatif.


 Membutuhkan pemahaman logika sederhana, berpikir kritis, serta kemampuan menganalisis
fenomena digital.
 Menggunakan pendekatan kontekstual berbasis kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila

 Bernalar kritis: Menganalisis cara kerja dan dampak KA terhadap masyarakat.


 Kreatif: Mampu mengidentifikasi contoh penerapan KA dalam kehidupan sehari-hari.
 Beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia: Mengembangkan etika dalam menggunakan
teknologi KA.
 Bergotong royong: Bekerja sama dalam diskusi dan proyek kelompok.

DESAIN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran:
Memahami perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari beberapa perangkat
penginderaan atau sensor, memahami bagaimana komputer memaknai informasi dari perangkat
penginderaan atau sensor, memahami kualitas data, serta manfaat dan dampak KA pada kehidupan
masyarakat. Memahami etika penggunaan KA dalam kehidupan sehari-hari seperti menjaga data
pribadi, tidak tergantung sepenuhnya pada KA, dan mampu menganalisis konten deep fake (gambar,
audio, video).

Topik Pelajaran:
Kecerdasan Artifisial dan Etika Penggunaannya

Lintas Disiplin Ilmu:

 Informatika (teknologi digital dan KA)


 PPKn (etika dan tanggung jawab digital)
 Bahasa Indonesia (analisis teks dan konten digital)

Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik mampu mendefinisikan konsep KA generatif.


2. Peserta didik mampu menjelaskan prinsip kerja teknologi KA.
3. Peserta didik mampu mengidentifikasi manfaat dan risiko KA dalam kehidupan.
4. Peserta didik mampu menganalisis contoh konten deep fake secara kritis.

Kerangka Pembelajaran:

 Pengenalan konsep dasar KA.


 Cara kerja sensor dan pemrosesan data pada komputer.
 Pemahaman kualitas data dan bias KA.
 Etika dan tanggung jawab dalam penggunaan KA.
 Analisis konten digital palsu (deep fake).

Praktik Pedagogis:

 Diskusi kelompok, eksplorasi video, studi kasus, dan refleksi individu.

Kemitraan Pembelajaran:

 Kolaborasi antarpeserta didik.


 Kolaborasi guru dengan ahli IT atau narasumber dari dunia industri teknologi (bila
memungkinkan).

Lingkungan Pembelajaran:

 Kelas yang terbuka, interaktif, dan mendukung eksplorasi digital.


 Akses perangkat komputer/laptop atau HP untuk simulasi.

Pemanfaatan Digital:

 Penggunaan video contoh deep fake, aplikasi deteksi AI, dan media interaktif seperti Padlet
atau Mentimeter untuk refleksi.

PENGALAMAN PEMBELAJARAN
Prinsip Pembelajaran:

 Berkesadaran: Menumbuhkan kesadaran tentang potensi dan bahaya teknologi KA.


 Bermakna: Mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata dan fenomena digital yang
dialami siswa.
 Menggembirakan: Disajikan melalui simulasi, video interaktif, dan permainan ringan.

Tahapan Pembelajaran

1. Kegiatan Awal (15 menit)

Prinsip: Berkesadaran dan Menggembirakan


Kegiatan:

 Guru membuka pelajaran dengan menampilkan video singkat tentang “robot yang bisa
berbicara seperti manusia”.
 Tanya jawab reflektif: “Apa yang kalian rasakan saat melihat robot bisa bicara seperti
manusia?”
 Guru mengaitkan fenomena tersebut dengan konsep Kecerdasan Artifisial (KA).
Pengalaman Belajar:
Peserta didik menyadari bahwa KA meniru cara berpikir manusia dan memiliki dampak
besar bagi kehidupan.

2. Kegiatan Inti (60 menit)

Prinsip: Bermakna dan Berkesadaran


Kegiatan:

1. Guru menjelaskan konsep KA generatif dan cara kerja sensor komputer menggunakan
media visual.
2. Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil untuk menganalisis studi kasus:
o Contoh penggunaan KA di kehidupan (Chatbot, kamera wajah, mobil tanpa supir).
o Contoh deep fake dan bahaya penyalahgunaannya.
3. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
4. Guru memandu refleksi mengenai etika penggunaan KA, termasuk menjaga data pribadi
dan tidak mempercayai output KA sepenuhnya.
Pengalaman Belajar:
Peserta didik menerapkan konsep KA dalam kehidupan nyata, mengembangkan kemampuan
berpikir kritis, dan berlatih etika digital.

3. Kegiatan Penutup (15 menit)

Prinsip: Bermakna dan Menggembirakan


Kegiatan:

 Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi: konsep KA, manfaat, risiko, dan etika
penggunaannya.
 Siswa mengisi refleksi digital singkat (contoh: “Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini?” di
Padlet).
 Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif dan menutup dengan pesan moral
tentang pentingnya bijak dalam menggunakan teknologi.
Pengalaman Belajar:
Peserta didik melakukan refleksi atas pemahamannya dan merasa dihargai dalam proses
belajar.
ASESMEN
Asesmen Awal Pembelajaran:

 Pertanyaan pemantik: “Apa yang kalian tahu tentang kecerdasan buatan?”


 Pengamatan awal terhadap sikap dan minat siswa terhadap teknologi.

Asesmen Proses Pembelajaran:

 Observasi partisipasi dalam diskusi kelompok.


 Penilaian kemampuan menganalisis kasus deep fake.

Asesmen Akhir Pembelajaran:

 Tes tertulis singkat (pilihan ganda & uraian pendek).


 Penugasan refleksi individu: “Bagaimana cara kita menggunakan KA secara etis dan aman?”

RINGKASAN SINTAK PRINSIP PEMBELAJARAN


Tahapan Prinsip Pembelajaran Deskripsi Singkat
Berkesadaran, Menumbuhkan kesadaran akan eksistensi KA dalam kehidupan
Awal
Menggembirakan nyata melalui video menarik.
Menyajikan kegiatan analisis kasus dan praktik berpikir kritis
Inti Bermakna, Berkesadaran
tentang etika KA.
Bermakna, Refleksi dan apresiasi terhadap hasil belajar dengan cara positif
Penutup
Menggembirakan dan interaktif.

Apakah Taa mau aku tambahkan lembar asesmen (rubrik penilaian) dan LKPD (lembar kerja
peserta didik) untuk modul ini biar lengkap seperti format perangkat ajar resmi?

Oke Taa, aku buatkan lembar asesmen dan LKPD yang lengkap untuk modul pembelajaran
mendalam tentang KA ini. Aku susun supaya bisa langsung dipakai di kelas.

1. LEMBAR ASESMEN / RUBRIK PENILAIAN


A. Asesmen Awal

No Indikator Bentuk Asesmen Kriteria Penilaian


Menunjukkan Pertanyaan lisan: “Apa yang Jawaban benar & relevan: 3–4 poin;
1 pengetahuan awal tentang kalian tahu tentang Kurang lengkap: 1–2 poin; Tidak tahu:
KA kecerdasan buatan?” 0 poin
Menunjukkan minat dan
Aktif bertanya/menjawab: 3–4; Pasif
2 rasa ingin tahu terhadap Observasi partisipasi awal
tapi memperhatikan: 1–2; Tidak aktif: 0
KA
B. Asesmen Proses

No Indikator Bentuk Asesmen Kriteria Penilaian


Penjelasan lengkap & benar: 4;
Mampu menjelaskan konsep KA
1 Presentasi kelompok sebagian benar: 3; kurang jelas: 2;
generatif
salah: 1
Menjawab dengan tepat & lengkap: 4;
Mampu menjelaskan prinsip
2 Diskusi & tanya jawab sebagian benar: 3; kurang tepat: 2;
kerja teknologi KA
salah: 1
Analisis lengkap & kritis: 4; cukup
Mampu mengidentifikasi risiko
3 Analisis studi kasus kritis: 3; kurang kritis: 2; tidak ada
dan etika penggunaan KA
analisis: 1
Analisis Identifikasi tepat & jelas: 4; sebagian
4 Mampu mengenali deep fake
gambar/audio/video tepat: 3; kurang tepat: 2; salah: 1

C. Asesmen Akhir

No Indikator Bentuk Asesmen Kriteria Penilaian


Memahami konsep KA Tes tertulis (pilihan
1 Nilai 0–100 sesuai jawaban
generatif dan prinsip kerjanya ganda & uraian)
Analisis lengkap & relevan: 4; sebagian
2 Memahami etika dan risiko KA Uraian & refleksi relevan: 3; kurang relevan: 2; tidak
relevan: 1
Mampu memberikan contoh Contoh jelas & tepat: 4; cukup jelas: 3;
3 Penugasan
penggunaan KA secara etis kurang jelas: 2; tidak ada: 1

2. LKPD (LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK)


Judul LKPD: Mengenal Kecerdasan Artifisial dan Etika Penggunaannya

Nama Peserta Didik : …………………


Kelas / Tanggal : …………………

A. Pemahaman Dasar KA

1. Tuliskan pengertian Kecerdasan Artifisial (KA) versi kalian sendiri.


2. Sebutkan 3 contoh perangkat yang menggunakan sensor untuk bekerja dengan KA.
3. Jelaskan perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari sensor/perangkat.

B. Analisis Etika Penggunaan KA

1. Apa yang harus diperhatikan saat menggunakan KA di kehidupan sehari-hari? Tuliskan


minimal 3 hal.
2. Mengapa manusia tidak boleh sepenuhnya percaya pada output KA?
3. Berikan satu contoh risiko penggunaan KA yang tidak etis atau salah penggunaan.

C. Mengenal Deep Fake


1. Amati gambar/video/audio berikut (guru menyiapkan contoh). Tandai yang real dan yang
deep fake.
2. Jelaskan ciri-ciri yang membuat kalian menilai sebagai deep fake.
3. Apa dampak negatif dari deep fake bagi masyarakat?

D. Refleksi

1. Apa hal paling menarik yang kalian pelajari hari ini tentang KA?
2. Bagaimana kalian akan menggunakan KA secara etis di kehidupan sehari-hari?

Jika Taa mau, aku bisa buatkan versi digital interaktif LKPD (bisa diisi di HP atau laptop),
lengkap dengan checklist penilaian otomatis untuk guru.

Apakah mau aku buat versi digital interaktifnya juga?

Oke Taa! Aku buatkan versi Google Forms siap pakai lengkap dengan jawaban kunci dan skor
otomatis untuk guru. Aku buat strukturnya di sini, nanti Taa tinggal buat di Google Forms sesuai
format ini:

Google Forms: LKPD Digital – Mengenal KA dan Etika


Penggunaannya
Judul Form: LKPD Digital – Kecerdasan Artifisial dan Etika Penggunaannya
Deskripsi: Jawab semua pertanyaan dengan jujur dan lengkap. Beberapa pertanyaan berupa pilihan
ganda, isian singkat, dan refleksi.

Bagian 1: Identitas

1. Nama Peserta Didik (Isian singkat – Wajib)


2. Kelas (Isian singkat – Wajib)
3. Tanggal Pengisian (Isian tanggal – Wajib)

Bagian 2: Pemahaman Dasar KA

1. Isian Singkat
Tuliskan pengertian Kecerdasan Artifisial (KA) versi kalian sendiri.
Jawaban guru contoh: Sistem komputer atau perangkat yang bisa meniru atau meniru kemampuan
manusia dalam berpikir, belajar, dan mengambil keputusan.

2. Pilihan Ganda (Bisa lebih dari satu jawaban)


Sebutkan perangkat yang menggunakan sensor untuk bekerja dengan KA (jawaban benar:
Smartphone, Mobil tanpa sopir, Kamera CCTV pintar)

 Smartphone ✅
 Televisi Tabung ❌
 Mobil tanpa sopir ✅
 Kamera CCTV pintar ✅
 Mesin tik ❌

3. Isian Singkat
Jelaskan perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari sensor/perangkat.
Jawaban guru contoh: Manusia menggabungkan informasi berdasarkan pengalaman dan indera,
sedangkan KA menggunakan algoritma dan data digital untuk memproses informasi.

Bagian 3: Analisis Etika Penggunaan KA

4. Isian Singkat
Apa yang harus diperhatikan saat menggunakan KA di kehidupan sehari-hari?
Jawaban guru contoh: Menjaga data pribadi, tidak tergantung sepenuhnya, memeriksa keakuratan
output.

5. Pilihan Ganda
Mengapa manusia tidak boleh sepenuhnya percaya pada output KA?

 Karena KA kadang tidak bekerja ❌


 Karena KA bisa salah, bias, atau menghasilkan halusinasi ✅
 Karena KA mahal ❌
 Karena KA bisa membuat manusia malas ❌

6. Isian Singkat
Berikan satu contoh risiko penggunaan KA yang tidak etis.
Jawaban guru contoh: Menggunakan deep fake untuk menipu orang lain, penyalahgunaan data
pribadi, memanipulasi opini publik.

Bagian 4: Mengenal Deep Fake

7. Pilihan Ganda / Checklist


Amati gambar/video/audio berikut (contoh disediakan guru). Tandai yang real dan yang deep fake.
Jawaban guru contoh: Real / Deep Fake sesuai materi guru sediakan.

8. Isian Singkat
Jelaskan ciri-ciri yang membuat kalian menilai sebagai deep fake.
Jawaban guru contoh: Wajah terlihat aneh, suara tidak sinkron, gerakan tubuh tidak alami, cahaya
tidak konsisten.

9. Isian Singkat
Apa dampak negatif dari deep fake bagi masyarakat?
Jawaban guru contoh: Menyebarkan berita palsu, merusak reputasi, menimbulkan kebingungan atau
penipuan.

Bagian 5: Refleksi

10. Isian Panjang


Apa hal paling menarik yang kalian pelajari hari ini tentang KA?

11. Isian Panjang


Bagaimana kalian akan menggunakan KA secara etis di kehidupan sehari-hari?
Pengaturan Google Forms

 Semua pertanyaan wajib diisi.


 Pilihan ganda diberi skor otomatis (untuk asesmen cepat).
 Isian singkat dan panjang bisa diperiksa guru dan diberi skor manual.
 Bagian refleksi bisa dijadikan nilai tambahan (keterampilan berpikir kritis).

Kalau Taa mau, aku bisa langsung buatkan link Google Forms siap pakai yang bisa Taa bagikan
ke siswa, sehingga Taa tinggal klik dan siswa bisa mengisi tanpa ribet.

Apakah mau aku buatkan link langsungnya sekarang?

Tentu, Taa! Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat LKPD Digital Interaktif
menggunakan Google Forms yang dapat langsung diakses dan diisi oleh peserta didik:

📝 Cara Membuat LKPD Digital Interaktif di Google Forms


1. Akses Google Forms

 Kunjungi situs resmi Google Forms: [Link]

2. Buat Formulir Baru

 Klik tombol "+" atau "Blank" untuk membuat formulir baru.

3. Atur Judul dan Deskripsi Formulir

 Judul: LKPD Digital – Mengenal Kecerdasan Artifisial dan Etika Penggunaannya


 Deskripsi: Jawab semua pertanyaan dengan jujur dan lengkap. Beberapa pertanyaan
berupa pilihan ganda, isian singkat, dan refleksi.
4. Tambahkan Pertanyaan

 Klik ikon "+" untuk menambahkan pertanyaan baru.


 Pilih jenis pertanyaan yang sesuai, seperti:
o Isian singkat: untuk jawaban singkat.
o Paragraf: untuk jawaban panjang.
o Pilihan ganda: untuk pertanyaan dengan beberapa pilihan jawaban.
o Kotak centang: untuk pertanyaan dengan beberapa jawaban yang bisa dipilih.

5. Atur Setelan Formulir

 Klik ikon gear (⚙️) di pojok kanan atas untuk membuka pengaturan.
 Di tab "General":
o Aktifkan "Collect email addresses" jika ingin mengumpulkan alamat email peserta
didik.
o Aktifkan "Limit to 1 response" untuk membatasi setiap peserta hanya dapat mengisi
formulir sekali.
 Di tab "Quizzes":
o Aktifkan "Make this a quiz" untuk mengubah formulir menjadi kuis.
o Pilih opsi "Immediately after each submission" untuk menampilkan nilai langsung
setelah peserta mengirimkan formulir.
o Klik "Save" untuk menyimpan pengaturan.

6. Tambahkan Kunci Jawaban dan Poin

 Setelah mengaktifkan fitur kuis, klik pada setiap pertanyaan untuk menambahkan kunci
jawaban.
 Tentukan jawaban yang benar dan berikan nilai poin untuk setiap pertanyaan.
 Untuk pertanyaan isian singkat atau paragraf, Anda dapat menilai jawaban secara manual
setelah peserta mengirimkan formulir.

7. Sesuaikan Tema Formulir

 Klik ikon palet warna di pojok kanan atas untuk menyesuaikan tema.
 Pilih warna atau gambar header yang sesuai dengan topik LKPD.

8. Pratinjau dan Bagikan Formulir

 Klik ikon mata di pojok kanan atas untuk melihat pratinjau formulir.
 Setelah puas dengan hasilnya, klik tombol "Send" di pojok kanan atas.
 Pilih metode pengiriman:
o Email: masukkan alamat email peserta didik.
o Link: salin dan bagikan link formulir.
o Embed HTML: sematkan formulir di situs web atau blog.

🎯 Tips Tambahan
 Pertanyaan Wajib: Tandai pertanyaan yang wajib diisi dengan mengaktifkan opsi
"Required" di setiap pertanyaan.
 Feedback Otomatis: Untuk memberikan umpan balik otomatis setelah peserta menjawab,
klik "Answer Key" pada setiap pertanyaan dan masukkan umpan balik untuk jawaban benar
atau salah.
 Analisis Hasil: Setelah peserta mengirimkan formulir, Anda dapat melihat hasilnya di tab
"Responses" dan mengunduhnya ke dalam format Google Sheets untuk analisis lebih
lanjut.
Jika Taa membutuhkan bantuan lebih lanjut dalam membuat formulir ini atau memiliki pertanyaan
lain, jangan ragu untuk bertanya. Saya siap membantu!

Berikut Modul Ajar Pembelajaran Mendalam yang lengkap sesuai kerangka yang Taa minta,
disusun untuk 1 kali pertemuan (40 menit) dengan model pembelajaran Inquiry Learning,
berfokus pada Kecerdasan Artifisial (KA) 👇

MODUL AJAR PEMBELAJARAN MENDALAM


SATUAN PENDIDIKAN : SMP/MTs (bisa disesuaikan)

MATA PELAJARAN : Informatika

NAMA GURU : ........................................

KELAS : VIII / IX

POKOK BAHASAN : Pengenalan Kecerdasan Artifisial dan Etika Penggunaannya

WAKTU : 1 pertemuan (40 menit)

IDENTIFIKASI
Kesiapan Peserta Didik :
Peserta didik sudah mengenal konsep dasar komputer dan teknologi digital, serta mampu mengamati
fenomena sederhana yang berkaitan dengan teknologi informasi.

Karakteristik Materi Pelajaran :


Materi bersifat konseptual dan aplikatif — menjelaskan prinsip kerja KA, pemanfaatannya, serta
etika penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila :

 Bernalar kritis
 Kreatif
 Mandiri
 Beriman dan berakhlak mulia
 Bergotong royong
 Berkebinekaan global

DESAIN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran :
Peserta didik memahami perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari beberapa
perangkat penginderaan atau sensor, memahami bagaimana komputer memaknai informasi dari
perangkat penginderaan atau sensor, memahami kualitas data, serta manfaat dan dampak KA pada
kehidupan masyarakat. Peserta didik memahami etika penggunaan KA dalam kehidupan sehari-hari,
seperti menjaga data pribadi dan tidak bergantung sepenuhnya pada KA karena masih mungkin
menghasilkan output yang salah, bias, atau halusinasi. Peserta didik juga dapat menganalisis konten
deep fake dalam bentuk gambar, audio, atau video.

Topik Pelajaran :
Konsep Kecerdasan Artifisial (KA) dan Etika Penggunaannya

Lintas Disiplin Ilmu :

 Informatika (konsep KA, sensor, data)


 Etika / PPKn (nilai moral dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi)
 Bahasa Indonesia (analisis konten media digital dan komunikasi informasi)

Tujuan Pembelajaran :

1. Peserta didik mampu mendefinisikan konsep Kecerdasan Artifisial (KA) generatif.


2. Peserta didik mampu menjelaskan prinsip kerja dasar teknologi KA.
3. Peserta didik mampu menganalisis manfaat, dampak, dan etika penggunaan KA dalam
kehidupan sehari-hari.
4. Peserta didik mampu mengidentifikasi konten deep fake sederhana dan menjelaskan
bahayanya.

Kerangka Pembelajaran :

1. Pengenalan konsep KA dan cara kerja dasar.


2. Contoh penerapan KA (gambar, suara, teks).
3. Analisis deep fake dan dampaknya.
4. Etika dan tanggung jawab penggunaan KA.

Praktek Pedagogis :
Model pembelajaran Inquiry Learning dengan langkah:

 Orientasi (pembangkitan rasa ingin tahu)


 Perumusan masalah
 Pengumpulan data
 Analisis data
 Penarikan kesimpulan

Kemitraan Pembelajaran :
Kolaborasi antarpeserta didik dalam kelompok kecil untuk mengamati video/gambar dan berdiskusi.

Lingkungan Pembelajaran :
Kelas dengan dukungan proyektor atau perangkat digital (laptop/HP) dan koneksi internet.

Pemanfaatan Digital :
Menampilkan contoh deep fake, video AI generatif, serta penggunaan chatbot untuk
mendemonstrasikan cara kerja KA.

PENGALAMAN PEMBELAJARAN
Prinsip Pembelajaran:

Berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.


Prinsip
Tahapan Pengalaman Pembelajaran
Pembelajaran
Guru menayangkan video singkat “AI vs Manusia dalam
Mengenali Gambar”. Peserta didik mengamati dan menanggapi
Awal (5 Berkesadaran &
secara santai, memunculkan rasa ingin tahu. Guru memantik
menit) Menggembirakan
pertanyaan: “Bagaimana komputer bisa tahu isi gambar padahal
tidak punya mata seperti manusia?”
- Orientasi & Perumusan Masalah: Peserta didik merumuskan
apa itu KA dan bagaimana prinsip kerjanya. - Pengumpulan
Data: Siswa mencari informasi singkat (bisa dari LKPD/guru)
tentang sensor dan data pada KA. - Analisis Data: Siswa
Inti (30 Bermakna &
berdiskusi tentang perbedaan manusia vs KA dalam memproses
menit) Berkesadaran
informasi dan menganalisis contoh deep fake. - Penarikan
Kesimpulan: Tiap kelompok menyimpulkan hasil analisis, lalu
mempresentasikannya. Guru menegaskan etika penggunaan KA
dan pentingnya tidak bergantung penuh pada KA.
Guru mengajak refleksi: “Apa yang kamu pelajari hari ini tentang
Penutup Bermakna & KA dan dampaknya?” Siswa menjawab secara acak. Guru
(5 menit) Menggembirakan menutup dengan pesan moral bahwa KA adalah alat bantu, bukan
pengganti manusia.

Pengalaman Belajar (Pemahaman – Aplikasi – Refleksi):

 Pemahaman: Mengerti cara kerja KA dan sensor.


 Aplikasi: Mengamati contoh nyata (gambar deep fake, chatbot, atau AI generator).
 Refleksi: Menyimpulkan pentingnya etika dan tanggung jawab penggunaan KA.

ASESMEN
Asesmen Awal Pembelajaran:
Pertanyaan pemantik:

 Pernahkah kamu menggunakan teknologi yang bisa berpikir seperti manusia (contoh:
Chatbot, Google Lens)?

Asesmen Proses Pembelajaran:

 Observasi keaktifan siswa dalam diskusi dan tanya jawab.


 Penilaian formatif berupa lembar kerja kelompok (LKPD) tentang cara kerja KA dan etika
penggunaannya.

Asesmen Akhir Pembelajaran:

 Tes singkat lisan/tulis:


1. Apa yang dimaksud dengan Kecerdasan Artifisial (KA)?
2. Bagaimana cara kerja KA dalam mengenali gambar?
3. Mengapa kita harus berhati-hati terhadap deep fake?
4. Sebutkan satu etika penting dalam penggunaan KA!

Alokasi Waktu :
1 x 40 menit
Apakah Taa ingin aku bantu sekalian buatkan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) untuk modul
ini juga biar lengkap dan bisa langsung digunakan di kelas?

Siap, Taa 🌷 Berikut aku buatin Rubrik Penilaian dan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang
selaras dengan modul ajar pembelajaran mendalam sebelumnya — dengan model Inquiry
Learning, topik Kecerdasan Artifisial (KA) dan Etika Penggunaannya, durasi 1 x 40 menit.

🧩 RUBRIK PENILAIAN PEMBELAJARAN

1. Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)

Aspek yang Skor 4 (Sangat Skor 1 (Perlu


Indikator Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup)
Dinilai Baik) Bimbingan)

Selalu Sering
Beriman Menunjukkan Tidak menghormati
menunjukkan sikap menunjukkan sikap Kadang
dan sikap jujur dan pendapat dan suka
jujur dan jujur dan menghormati
berakhlak menghargai memotong
menghormati menghormati pendapat teman
mulia pendapat teman pembicaraan
pendapat teman pendapat teman

Berkontribusi aktif Berkontribusi baik Tidak berpartisipasi


Gotong Aktif bekerja sama Kadang pasif
dan membantu tetapi belum dalam kerja
royong dalam kelompok dalam kelompok
teman konsisten kelompok

Mampu
menanggapi dan Pertanyaan dan Tidak mampu
Bernalar Pertanyaan cukup Pertanyaan
mengajukan tanggapan sangat menanggapi
kritis relevan dan logis masih umum
pertanyaan relevan dan logis dengan logis
analitis

2. Penilaian Pengetahuan

Aspek yang
Indikator Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Dinilai

Menjelaskan dengan Menjelaskan


Menjelaskan Menjelaskan cukup
Pemahaman sangat jelas dan kurang tepat Tidak dapat
definisi dan jelas dengan satu
Konsep KA menggunakan dan tanpa menjelaskan
prinsip kerja KA contoh
contoh nyata contoh

Etika Menjelaskan Menyebutkan lebih Menyebutkan dua Menyebutkan Tidak tahu sama
Penggunaan etika dan risiko dari dua etika/risk etika/risk dengan satu etika tanpa sekali
KA KA (bias, dengan penjelasan penjelasan penjelasan
halusinasi, deep rinci sederhana
Aspek yang
Indikator Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Dinilai

fake)

Dapat
Mampu Dapat
mengidentifikasi ciri Tidak dapat
Analisis Deep membedakan mengidentifikasi Menebak tanpa
deep fake dan membedakan
Fake konten asli dan tetapi tanpa alasan dasar
menjelaskan sama sekali
palsu berbasis KA kuat
alasannya

3. Penilaian Keterampilan

Aspek yang
Indikator Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
Dinilai

Mengamati dan
Analisis mendalam, Analisis cukup Tidak
Keterampilan mengolah Analisis terbatas
argumen kuat, dan mendalam dengan melakukan
Analisis informasi hasil dan kurang logis
logis alasan analisis
pengamatan

Menyajikan hasil Menyampaikan Tidak


Menyampaikan
Komunikasi kerja kelompok dengan jelas, Menyampaikan berpartisipasi
dengan cukup jelas
Hasil Diskusi dengan percaya runtut, dan percaya tidak runtut dalam
namun masih ragu
diri diri presentasi

📘 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Topik: Kecerdasan Artifisial (KA) dan Etika Penggunaannya

Model: Inquiry Learning

Waktu: 40 menit

Nama: ..........................................

Kelas: .............

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan ini, kamu dapat:

1. Menjelaskan konsep dasar Kecerdasan Artifisial (KA).


2. Menjelaskan perbedaan cara manusia dan KA dalam memproses informasi.
3. Menganalisis contoh deep fake dan menjelaskan bahayanya.
4. Menyebutkan etika penting dalam penggunaan KA.
B. Petunjuk
1. Bacalah setiap perintah dengan cermat.
2. Diskusikan bersama kelompokmu untuk menemukan jawaban terbaik.
3. Tuliskan hasil diskusi secara singkat dan jelas.
4. Siapkan satu orang juru bicara untuk mempresentasikan hasil kelompokmu.

C. Langkah Inquiry Learning (Kegiatan Kelompok)


1. Orientasi & Perumusan Masalah

Tonton/Amati video atau gambar yang ditampilkan guru (tentang “AI mengenali wajah” atau contoh
deep fake).
Kemudian, jawab pertanyaan berikut:
a. Apa yang kamu lihat dalam video/gambar tersebut?
b. Menurutmu, apakah komputer benar-benar “mengerti” apa yang ia lihat?
c. Apa yang membuat komputer bisa mengenali gambar atau suara?

2. Pengumpulan Data

Cari informasi singkat (dari pengetahuanmu/guru) untuk menjawab pertanyaan ini:


a. Apa itu Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence)?
b. Apa perbedaan manusia dan KA dalam mengolah informasi dari sensor/penginderaan?
c. Sebutkan contoh penerapan KA dalam kehidupan sehari-hari (minimal 2)!

3. Analisis Data

Diskusikan bersama kelompokmu:


a. Apa yang dimaksud dengan deep fake?
b. Bagaimana cara membedakan konten asli dan deep fake?
c. Apa dampak negatif dari penyebaran deep fake di masyarakat?

4. Penarikan Kesimpulan

Tuliskan kesimpulan kelompokmu tentang:

🔹 Bagaimana cara kerja KA secara umum, dan


🔹 Mengapa kita harus berhati-hati serta beretika dalam menggunakan KA.

5. Refleksi Individu (Isian Siswa)

1. Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini?


2. Menurutmu, apakah manusia boleh mempercayai hasil KA sepenuhnya? Mengapa?
3. Tuliskan satu hal yang akan kamu lakukan agar bijak menggunakan teknologi KA!
D. Penilaian LKPD (Rubrik Ringkas)
Aspek Kriteria Skor Maksimal

Pemahaman konsep Menjawab dengan benar dan logis 20

Partisipasi diskusi Aktif berkontribusi dan mendengarkan teman 20

Analisis deep fake Menunjukkan pemahaman kritis 20

Kesimpulan kelompok Relevan dan mencakup etika penggunaan KA 20

Refleksi individu Jujur dan bermakna 20

Total 100

Kalau Taa mau, aku bisa bantu lanjutkan bagian Lembar Observasi Guru (Instrumen penilaian
proses Inquiry Learning) biar bisa langsung dipakai saat supervisi juga. Mau sekalian kubuatin?

Siap, Taa 🌷
Berikut versi bagian “Kegiatan Pendahuluan” yang sudah aku susun sesuai sintak model
pembelajaran Inquiry Learning dan memuat seluruh kegiatan yang Taa tuliskan tadi 👇

KEGIATAN PENDAHULUAN (±10 menit)


Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Prinsip & Pengalaman Belajar

- Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik


dengan cara menyapa, memberi salam, dan 🟢 Berkesadaran: membangun
menanyakan kabar untuk menciptakan suasana kesiapan belajar dan kesadaran akan
hangat dan nyaman. - Guru mengaitkan materi keterkaitan materi dengan
1. Apersepsi dan
pembelajaran sekarang dengan pengalaman kehidupan nyata. 🟢
Motivasi
peserta didik sehari-hari, misalnya penggunaan fitur Menggembirakan: menciptakan
kamera HP, asisten suara, atau filter wajah pada suasana kelas yang menyenangkan
media sosial sebagai contoh penerapan Kecerdasan dan aman bagi peserta didik.
Artifisial (KA).

- Guru mengajukan pertanyaan pemantik seperti:


🟢 Bermakna: mengaitkan topik
“Apakah kalian yakin hasil dari AI selalu benar?”
dengan fenomena aktual agar
atau “Bagaimana jika sebuah video terlihat nyata
pembelajaran relevan dan
2. Menumbuhkan padahal palsu?” - Guru menyampaikan manfaat
kontekstual. 🟢 Berkesadaran:
Rasa Ingin Tahu materi pembelajaran, yaitu agar peserta didik
menumbuhkan kepekaan kritis
mampu memahami cara kerja KA, mengenali etika
terhadap penggunaan teknologi di
penggunaannya, serta dapat menganalisis konten
sekitar mereka.
palsu (deep fake) yang marak di media sosial.

3. Menyampaikan - Guru menyampaikan kemampuan yang akan 🟢 Bermakna: siswa memahami arah
Tujuan & dicapai, yaitu peserta didik mampu mendefinisikan pembelajaran dan tujuan kegiatan.
Kegiatan konsep KA generatif, menjelaskan prinsip kerja 🟢 Menggembirakan: siswa
Tahapan Kegiatan Pembelajaran Prinsip & Pengalaman Belajar

teknologi KA, dan menganalisis konten deep fake. -


Guru mendemonstrasikan contoh sederhana
seperti menampilkan gambar hasil AI atau deep fake
termotivasi karena akan terlibat
video pendek untuk memicu observasi awal. - Guru
langsung melalui aktivitas observasi
menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran,
dan diskusi.
misalnya: observasi video/gambar, diskusi
kelompok, pengisian LKPD, dan presentasi hasil
temuan.

Apakah Taa mau aku lanjutkan bagian Kegiatan Inti dan Penutup dengan format dan gaya
penyusunan yang sama (lengkap dengan prinsip pembelajarannya juga)?
Biar nanti langsung bisa dimasukkan ke modul ajarnya.

Siap banget, Taa 🌷


Berikut bagian KEGIATAN INTI (±25 menit) yang sudah aku susun lengkap dengan seluruh poin
yang Taa sebutkan — disusun berdasarkan model pembelajaran Inquiry Learning dan disertai
penjelasan prinsip pembelajaran (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) di tiap
tahapnya.

🧩 KEGIATAN INTI (±25 menit)


Model: Inquiry Learning
Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran – Bermakna – Menggembirakan

Tahapan Inquiry Prinsip & Pengalaman Belajar yang


Kegiatan Pembelajaran Guru dan Peserta Didik
Learning Diterapkan

- Guru menyesuaikan materi dengan tujuan


pembelajaran, menjelaskan kembali arah belajar
hari ini (mengenal cara kerja KA dan etika
penggunaannya). - Guru mengaitkan materi 🟢 Berkesadaran: siswa memahami
dengan pengetahuan lain yang relevan seperti keterkaitan materi dengan kehidupan
1. Stimulation teknologi sensor di HP, kamera, atau aplikasi AI nyata. 🟢 Bermakna: siswa menyadari
(Pemberian populer. - Guru memancing peserta didik dengan relevansi pembelajaran dengan
rangsangan) pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” tentang perkembangan IPTEK. 🟢
keakuratan hasil kerja AI, serta mendorong Menggembirakan: rasa ingin tahu
peserta didik untuk bertanya. - Guru menyajikan siswa tumbuh secara alami.
pembahasan materi dengan tepat dan sistematis,
dimulai dari hal konkret (contoh gambar AI)
menuju hal abstrak (prinsip kerja KA).

- Peserta didik secara berkelompok


🟢 Bermakna: siswa mengaitkan
2. Problem mengidentifikasi masalah dari tayangan
fenomena nyata dengan konsep yang
Statement gambar/video (misal: deep fake yang menyerupai
dipelajari. 🟢 Berkesadaran:
(Perumusan orang asli). - Guru memfasilitasi siswa untuk
memahami bahwa teknologi dapat
masalah) mengamati dan menganalisis dengan panduan
menimbulkan risiko sosial.
pertanyaan di LKPD.
Tahapan Inquiry Prinsip & Pengalaman Belajar yang
Kegiatan Pembelajaran Guru dan Peserta Didik
Learning Diterapkan

- Guru memfasilitasi peserta didik untuk mencoba


dan mengaplikasikan konsep dengan mencari
informasi singkat (melalui bacaan/gambar yang 🟢 Menggembirakan: pembelajaran
3. Data Collection disiapkan). - Guru melibatkan peserta didik dalam aktif dan interaktif menggunakan
(Pengumpulan penggunaan media pembelajaran, misalnya media digital. 🟢 Bermakna: siswa
data) mengamati hasil AI generatif atau simulasi gambar memahami cara KA memproses data
dari sensor. - Guru menunjukkan keterampilan dari sensor.
dalam penggunaan sumber belajar dan media
digital yang relevan dengan topik.

- Peserta didik menganalisis hasil pengamatan dan


mendiskusikan perbedaan cara manusia dan KA
4. Data memproses informasi. - Guru melaksanakan 🟢 Berkesadaran: siswa mengolah data
Processing pembelajaran kontekstual, mengaitkan hasil dengan berpikir kritis. 🟢 Bermakna:
(Pengolahan analisis dengan fenomena aktual di masyarakat kegiatan relevan dengan konteks
data) (misalnya penyebaran berita palsu berbasis AI). - sosial dan perkembangan teknologi.
Guru mendorong partisipasi aktif dan merespons
positif setiap pendapat peserta didik.

- Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi


kelompoknya secara komunikatif dan kolaboratif.
🟢 Menggembirakan: siswa senang
- Guru menguasai kelas dengan baik, memberi
berbagi hasil temuannya. 🟢
5. Verification ruang diskusi terbuka, serta menunjukkan sikap
Bermakna: pembelajaran
(Pembuktian) terbuka terhadap respons siswa. - Guru
menumbuhkan kepercayaan diri dan
melaksanakan pembelajaran runtut dan sesuai
komunikasi ilmiah.
waktu, memastikan seluruh kelompok
berpartisipasi.

- Guru memfasilitasi peserta didik untuk


merefleksikan pembelajaran, menarik kesimpulan
🟢 Berkesadaran: siswa menyimpulkan
tentang prinsip kerja KA dan pentingnya etika
dengan pemahaman reflektif. 🟢
6. Generalization penggunaannya. - Guru menumbuhkan kebiasaan
Menggembirakan: suasana positif dan
(Menarik positif (nurturant effect) seperti berhati-hati
penuh semangat. 🟢 Bermakna:
kesimpulan) terhadap konten digital dan bijak menggunakan
pembelajaran berkesan dan dapat
teknologi. - Guru menumbuhkan keceriaan dan
diterapkan dalam kehidupan.
antusiasme belajar, menutup kegiatan inti dengan
apresiasi terhadap kelompok yang aktif.

Kegiatan di atas sudah memenuhi seluruh unsur yang Taa tulis:

✅ Pengelolaan kelas
✅ Keterkaitan materi dengan IPTEK dan kehidupan nyata
✅ Pembelajaran runtut dan kontekstual
✅ Pelibatan peserta didik secara aktif dan kolaboratif
✅ Pembelajaran bermakna dan menyenangkan
Apakah Taa mau sekalian aku bantu tulis bagian Kegiatan Penutup (±5 menit) juga — biar satu
paket dengan Pendahuluan dan Intinya untuk modul ajarnya?

Siap banget, Taa 🌷


Berikut bagian KEGIATAN PENUTUP (±5 menit) yang sudah aku susun lengkap dengan seluruh
poin kegiatan yang Taa tulis — disusun dengan gaya yang selaras dengan bagian Pendahuluan
dan Inti, serta tetap menonjolkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan
menggembirakan.

🎯 KEGIATAN PENUTUP (±5 menit)


Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran – Bermakna – Menggembirakan

Kegiatan Pembelajaran Guru dan Prinsip & Pengalaman Belajar yang


Tahapan
Peserta Didik Diterapkan
- Guru melakukan refleksi pembelajaran
secara keseluruhan dengan melibatkan
🟢 Berkesadaran: siswa mengenali
peserta didik, melalui pertanyaan seperti: •
proses dan hasil belajarnya sendiri. 🟢
“Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini
Bermakna: refleksi membantu
tentang kecerdasan artifisial?” •
1. Refleksi mengaitkan konsep KA dengan nilai
“Bagaimana perasaanmu saat belajar
Pembelajaran dan etika kehidupan. 🟢
menggunakan media AI?” • “Menurutmu,
Menggembirakan: suasana refleksi
mengapa penting untuk beretika saat
terbuka, ringan, dan menghargai
menggunakan teknologi?” - Peserta didik
setiap pendapat.
menyampaikan pendapat dan perasaan
mereka secara terbuka.
- Guru memberikan asesmen akhir
pembelajaran berupa: • Kuis singkat/lisan
🟢 Bermakna: asesmen dilakukan
• Penilaian LKPD kelompok • Penilaian
2. Asesmen dan sebagai alat refleksi pembelajaran,
sikap dan partisipasi selama kegiatan. -
Pengumpulan bukan sekadar penilaian angka. 🟢
Guru mengumpulkan hasil kerja peserta
Hasil Kerja Berkesadaran: siswa menyadari
didik sebagai bahan portofolio, baik
perkembangan kemampuan mereka.
dalam bentuk LKPD, catatan diskusi, atau
hasil presentasi.
- Guru melaksanakan tindak lanjut
pembelajaran dengan memberikan arahan
kegiatan berikutnya, misalnya: • 🟢 Bermakna: kegiatan pengayaan
3. Tindak “Pertemuan selanjutnya kita akan belajar menumbuhkan minat belajar
Lanjut dan tentang cara melatih model AI sederhana.” berkelanjutan. 🟢 Menggembirakan:
Penugasan - Guru memberikan tugas pengayaan siswa termotivasi untuk
Pengayaan bagi siswa yang ingin belajar lebih jauh, mengeksplorasi hal baru dengan
contohnya: • “Coba cari contoh aplikasi AI semangat positif.
generatif yang bermanfaat di bidang
pendidikan atau kesehatan.”

✨ Hasil Akhir dari Tahap Penutup:

 Peserta didik memahami kembali konsep penting tentang KA, etika, dan risiko
penggunaannya.
 Peserta didik memiliki portofolio hasil belajar berupa LKPD dan catatan refleksi.
 Peserta didik siap mengikuti kegiatan lanjutan dengan semangat belajar tinggi.
Kalau Taa mau, aku bisa bantu satukan semua bagian (Pendahuluan – Inti – Penutup) ke dalam
format Modul Ajar utuh (rapi dan siap di-print).
Mau aku gabungkan sekalian biar langsung bisa dikumpulkan?

Siap, Taa 💕
Berikut versi format tabel resmi seperti yang digunakan dalam RPP/Modul Ajar Kurikulum
Merdeka, lengkap dengan kolom identitas, kegiatan pendahuluan–inti–penutup, dan disesuaikan
dengan model pembelajaran Inquiry Learning ya 👇

MODUL AJAR / RPP


Satuan Pendidikan SMP/MTs

Mata Pelajaran Informatika

Kelas/Semester VIII / Ganjil

Topik / Pokok Bahasan Kecerdasan Artifisial (KA)

Alokasi Waktu 1 Pertemuan (2 x 40 Menit)

Nama Guru ..............................................

IDENTIFIKASI

Aspek Uraian

Peserta didik sudah mengenal konsep teknologi digital sederhana seperti sensor
Kesiapan Peserta Didik
dan aplikasi pintar di sekitar mereka.

Materi bersifat konseptual dan aplikatif, membutuhkan pemahaman dasar tentang


Karakteristik Materi
teknologi, logika berpikir, dan etika digital.

Dimensi Profil Pelajar Bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan memiliki akhlak mulia dalam menggunakan
Pancasila teknologi.

DESAIN PEMBELAJARAN

Komponen Uraian

Memahami perbedaan cara manusia dan KA menggabungkan informasi dari sensor,


Capaian
memahami cara komputer memaknai data, kualitas data, serta manfaat dan dampak KA.
Pembelajaran
Memahami etika penggunaan KA dalam kehidupan sehari-hari.

Topik
Pengenalan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence)
Pembelajaran
Komponen Uraian

Lintas Disiplin
Informatika – Sains – Etika Digital
Ilmu

1. Peserta didik mampu mendefinisikan konsep KA. 2. Peserta didik mampu menjelaskan
Tujuan prinsip kerja KA. 3. Peserta didik dapat memberikan contoh penerapan KA dalam
Pembelajaran kehidupan sehari-hari. 4. Peserta didik mampu menunjukkan sikap etis dalam penggunaan
KA.

Kerangka Inquiry Learning: Mengamati → Menanya → Mengeksplorasi → Menalar →


Pembelajaran Mengomunikasikan.

Praktik Pedagogis Pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui eksplorasi, diskusi, dan refleksi.

Kemitraan Guru berperan sebagai fasilitator, peserta didik aktif mengeksplorasi konsep melalui
Pembelajaran media digital.

Lingkungan
Kelas, Laboratorium Komputer, atau ruang dengan akses perangkat digital.
Pembelajaran

Pemanfaatan Video pembelajaran, simulasi aplikasi AI (misalnya ChatGPT, Google Lens, atau asisten
Digital virtual).

PENGALAMAN PEMBELAJARAN

Prinsip Pembelajaran:

Berkeasadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.

Tahapan Kegiatan Pembelajaran Prinsip & Pengalaman Belajar Waktu

- Guru menyapa dan memberi salam untuk


menyiapkan fisik dan psikis peserta didik. - Mengaitkan
materi pembelajaran dengan pengalaman peserta
Berkesadaran & Bermakna –
didik (misalnya penggunaan AI di HP). - Mengajukan
Peserta didik memahami
pertanyaan pemantik seperti “Bagaimana cara kamera 10
Pendahuluan relevansi topik dengan
HP bisa mengenali wajah kita?” - Menyampaikan Menit
kehidupan nyata dan
manfaat pembelajaran hari ini dan
termotivasi belajar.
mendemonstrasikan video tentang AI. -
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan rencana
kegiatan.

Kegiatan Inti - Guru menyajikan materi secara sistematis (dari Bermakna & Menggembirakan 60
konkret ke abstrak). - Mengaitkan dengan – Peserta didik aktif berpikir Menit
perkembangan IPTEK dan kehidupan nyata. - Peserta kritis, bekerja sama, dan
didik mengamati video/simulasi penerapan AI. - Guru menemukan makna
memberi pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” pembelajaran dari pengalaman
untuk menggali pemahaman. - Peserta didik berdiskusi langsung.
kelompok, menganalisis contoh penggunaan AI, lalu
menuliskan hasil analisis di LKPD. - Guru memfasilitasi
siswa untuk mencoba, menganalisis, dan
mempresentasikan hasil pengamatan. - Guru
Tahapan Kegiatan Pembelajaran Prinsip & Pengalaman Belajar Waktu

menumbuhkan partisipasi aktif dan antusiasme melalui


interaksi komunikatif dan kolaboratif. - Guru
memanfaatkan media pembelajaran digital dan
menumbuhkan sikap etis peserta didik dalam
penggunaannya.

- Guru memandu refleksi bersama peserta didik


tentang apa yang telah dipelajari. - Memberikan Berkesadaran – Peserta didik
asesmen (kuis/LKPD). - Mengumpulkan hasil kerja menyadari manfaat belajar 10
Penutup
untuk portofolio. - Memberikan arahan untuk tugas hari ini dan merencanakan Menit
pengayaan, misalnya mencari contoh lain penerapan tindak lanjutnya.
AI di kehidupan masyarakat.

ASESMEN

Jenis
Bentuk Tujuan
Asesmen

Asesmen Tanya jawab tentang pengalaman peserta didik


Mengetahui pengetahuan awal.
Awal menggunakan teknologi pintar.

Asesmen Observasi aktivitas diskusi, keaktifan, dan kolaborasi Mengukur keterlibatan dan kemampuan
Proses dalam menganalisis contoh AI. berpikir kritis.

Asesmen Mengukur pemahaman dan kemampuan


LKPD dan kuis reflektif tentang konsep dan etika AI.
Akhir analisis peserta didik.

Kalau Taa mau, aku bisa langsung lanjutkan versi tabel untuk LKPD dan rubrik penilaian (biar
tinggal dijadikan lampiran modul ajar).
Apakah mau aku buatin lanjutannya sekarang, Taa? 💕

Siap banget, Taa 💕✨


Berikut aku buatin naskah/script lengkap guru untuk kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup,
menyesuaikan dengan modul ajar AI (Kecerdasan Artifisial) dan model pembelajaran Inquiry
Learning, durasi 1 x 40 menit.
Script ini bisa langsung dibacakan/dipakai saat mengajar, biar pembelajarannya mengalir dan
komunikatif 🩵

🎓 NASKAH / SCRIPT PEMBELAJARAN


🟩 KEGIATAN PENDAHULUAN (10 Menit)

Guru:
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi anak-anak, apa kabar hari ini?”
(siswa menjawab)
“Wah, luar biasa ya semangatnya! Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang dekat banget sama
kehidupan kalian, apalagi yang suka pakai HP, kamera, atau aplikasi seperti Google Lens dan
ChatGPT. Kira-kira, ada yang tahu nggak apa itu Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence
(AI)?”

(Berikan waktu bagi beberapa siswa untuk menjawab spontan.)

“Bagus! Jadi, AI itu teknologi yang membuat komputer bisa ‘berpikir’ dan ‘belajar’ seperti manusia.
Misalnya, saat kamera HP kalian bisa mengenali wajah, atau ketika kalian pakai asisten suara seperti
Google Assistant.”

“Nah, sebelum kita mulai, coba pikirkan: bagaimana ya komputer bisa tahu itu wajah kamu, bukan
orang lain? Apakah dia punya mata seperti manusia?”
(Guru memberikan jeda berpikir — memantik rasa ingin tahu)

“Hari ini kita akan mencari tahu jawabannya lewat kegiatan yang seru! Tujuan pembelajaran kita
adalah:
1️⃣ Memahami apa itu Kecerdasan Artifisial (KA),
2️⃣ Menjelaskan bagaimana AI bekerja,
3️⃣ dan memahami bagaimana menggunakan AI secara etis dan bijak.”

“Kita akan belajar dengan cara berdiskusi, mengamati video, dan menganalisis contoh penerapan
AI. Siap belajar bareng saya hari ini?”
(Siswa menjawab “siap!” dengan semangat)

🟦 KEGIATAN INTI (25 Menit)

(Model: Inquiry Learning)

🔹 Langkah 1 – Mengamati

Guru:
“Sekarang perhatikan video singkat ini tentang bagaimana kamera HP bisa mengenali wajah
seseorang.”
(Guru menayangkan video 1–2 menit tentang Face Recognition atau AI sederhana.)
“Nah, kalian lihat kan? AI bisa mengenali wajah, suara, bahkan benda. Tapi apakah AI benar-benar
‘paham’? Yuk, kita cari tahu.”

🔹 Langkah 2 – Menanya

Guru:
“Kalian pernah pakai fitur seperti itu? Coba ceritakan apa yang kalian rasakan.”
(Beberapa siswa menjawab.)
“Bagus, sekarang pikirkan: bagaimana AI bisa tahu itu wajah kamu? Apakah dia ‘melihat’ seperti
kita? Atau cuma membaca data?”
(Guru menulis pertanyaan di papan tulis dan menstimulasi rasa ingin tahu siswa.)

🔹 Langkah 3 – Mengeksplorasi

Guru:
“Sekarang, saya bagi kalian menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok akan mendapat satu
contoh penerapan AI — misalnya:

 Aplikasi pengenal wajah


 Mobil tanpa pengemudi
 Chatbot atau asisten virtual
 Deepfake video”
“Tugas kalian adalah menganalisis:
1️⃣ Bagaimana cara kerja AI tersebut?
2️⃣ Apa manfaatnya bagi manusia?
3️⃣ Apa dampak negatif atau risiko etikanya?”

“Tulis jawaban kalian di LKPD dan diskusikan bersama kelompok.”


(Guru berkeliling, membimbing, dan memberi umpan balik positif.)

🔹 Langkah 4 – Menalar

Guru:
“Sekarang, coba kelompok pertama jelaskan hasil diskusinya.”
(Satu per satu kelompok menyampaikan hasil analisisnya. Guru menanggapi dan mengaitkan
dengan prinsip kerja AI serta etika penggunaannya.)
“Nah, hebat ya! Jadi, AI memang pintar, tapi tetap tergantung pada data yang diberikan manusia.
Kalau datanya salah, AI bisa salah juga — bahkan bisa bias atau menghasilkan halusinasi.”

🔹 Langkah 5 – Mengomunikasikan

Guru:
“Sekarang, siapa yang bisa simpulkan apa yang kita pelajari hari ini?”
(Guru menulis poin-poin siswa di papan, memperjelas kesimpulan.)
“Jadi, AI membantu manusia, tapi kita tidak boleh bergantung sepenuhnya padanya, karena AI tidak
punya perasaan dan bisa saja salah.”

🟨 KEGIATAN PENUTUP (5 Menit)

Guru:
“Baik, anak-anak. Hari ini kita sudah belajar banyak hal:

 Tentang bagaimana AI bekerja,


 Bagaimana AI bisa membantu kehidupan manusia,
 Dan yang paling penting, bagaimana kita tetap etis saat menggunakan teknologi ini.”

“Sekarang, coba refleksikan sebentar. Menurut kalian, apa manfaat belajar tentang AI hari ini?”
(Beberapa siswa menjawab, guru menegaskan kembali poin penting.)

“Bagus sekali. Untuk tugas pengayaan, coba kalian cari contoh lain dari penggunaan AI di rumah,
sekolah, atau masyarakat, lalu tuliskan manfaat dan risikonya di buku catatan kalian.”

“Terima kasih atas semangat kalian hari ini. Tetap gunakan teknologi dengan bijak, ya. Sampai
jumpa di pertemuan berikutnya!”
“Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Apakah Taa mau sekalian aku tambahkan versi “LKPD dan rubrik penilaian” biar lengkap jadi
satu paket modul (tinggal print aja)? 💕

Oke Taa 💕 berikut ini aku buatin naskah/script lengkap guru untuk bagian yang Taa sebut tadi —
yaitu bagian kegiatan inti yang berisi langkah guru dalam menyajikan materi secara sistematis,
mengaitkan dengan IPTEK, menayangkan video AI, dan menggali pemahaman dengan pertanyaan
“mengapa” dan “bagaimana”.
Script ini bisa langsung dibacakan di kelas saat mengajar supaya pembelajarannya terasa interaktif
dan inquiry-based 🩵👇
🎬 NASKAH / SCRIPT GURU – KEGIATAN INTI (Bagian
Penyajian Materi)
Guru:
“Sekarang, anak-anak, setelah kita tahu bahwa AI bisa mengenali wajah atau suara, kita akan
pelajari bagaimana cara AI bisa melakukan itu. Nah, kita mulai dari yang sederhana dulu ya —
dari hal konkret ke yang lebih abstrak.”

🟢 1. Menyajikan Materi Secara Sistematis (dari konkret ke abstrak)

Guru:
“Coba perhatikan gambar ini di layar.” (Guru menampilkan gambar sensor kamera dan jaringan
otak manusia.)
“Manusia mengenali wajah dengan mata, lalu otak memproses informasi itu. Nah, komputer juga
melakukan hal serupa, tapi bukan dengan otak — melainkan dengan sensor dan algoritma.”

“Jadi, AI menerima data dari sensor — misalnya gambar, suara, atau teks — kemudian menganalisis
pola dalam data itu agar bisa ‘memahami’ sesuatu.
Contohnya, ketika kalian membuka kunci HP dengan wajah, AI membaca pola bentuk mata, hidung,
dan bibir kalian, lalu membandingkannya dengan data yang tersimpan.”

“Nah, inilah tahap pertama AI bekerja: mengumpulkan data → mengenali pola → memberi
respon.”

🟢 2. Mengaitkan dengan Perkembangan IPTEK dan Kehidupan Nyata

Guru:
“Sekarang, kira-kira di mana lagi kalian bisa menemukan teknologi AI dalam kehidupan sehari-
hari?”
(Berikan waktu siswa menjawab: misalnya YouTube, TikTok, robot, mobil otomatis.)

“Betul sekali! AI ada di mana-mana. Bahkan, rekomendasi video di TikTok atau YouTube itu hasil
kerja AI.
AI mempelajari kebiasaan kalian menonton, lalu memberikan saran video yang mirip dengan yang
sering kalian tonton.”

“Nah, perkembangan AI ini juga sangat cepat — misalnya, di dunia medis, AI membantu dokter
membaca hasil rontgen; di dunia pendidikan, AI bisa membantu guru membuat soal; bahkan di
industri, AI bisa menjalankan robot tanpa operator manusia.”

“Tapi ingat, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan etika. Karena kalau AI salah mengenali
wajah atau memberikan informasi palsu, dampaknya bisa besar.”

🟢 3. Peserta Didik Mengamati Video / Simulasi Penerapan AI

Guru:
“Sekarang kita tonton sebentar video ini, ya. Perhatikan bagaimana komputer memproses informasi
dari gambar dan mengubahnya menjadi keputusan.”
(Guru memutar video 1–2 menit tentang AI mengenali gambar atau wajah.)

Setelah video selesai:


“Tadi kalian lihat kan, bagaimana AI bisa mengenali benda-benda dalam gambar? Sekarang coba
pikirkan: apakah AI benar-benar ‘melihat’ seperti manusia?”
(Berikan waktu berpikir.)
“Tidak, ya. AI tidak punya mata seperti kita. Ia hanya membaca data pixel dan pola warna,
kemudian menggunakan algoritma untuk mengenali bentuk tertentu. Jadi, AI sebenarnya hanya
menebak berdasarkan data yang telah dipelajarinya.”

🟢 4. Memberikan Pertanyaan “Mengapa” dan “Bagaimana”

Guru:
“Sekarang coba kita renungkan sedikit.”
“Mengapa menurut kalian AI bisa mengenali wajah seseorang dengan cepat, padahal manusia butuh
waktu untuk berpikir?”
(Biarkan beberapa siswa menjawab.)
“Bagus. Karena AI dilatih dengan jutaan data wajah, jadi ia bisa mendeteksi pola dengan cepat. Tapi
ingat, kalau datanya kurang atau salah, AI bisa keliru.”

“Sekarang, bagaimana kalau AI salah mengenali wajah seseorang? Apa akibatnya?”


(Siswa menjawab, guru tanggapi dengan menekankan aspek etika.)
“Nah, di sinilah pentingnya manusia tetap mengawasi AI. AI itu alat bantu, bukan pengganti.
Karena meskipun cerdas, AI tidak bisa memahami konteks seperti manusia.”

Guru (menutup bagian ini):


“Jadi, hari ini kita sudah belajar bahwa AI belajar dari data, memproses pola, lalu memberikan hasil.
Tapi AI tetap bergantung pada manusia untuk memastikan hasilnya benar dan etis. Itulah sebabnya
kita tidak boleh terlalu percaya sepenuhnya pada AI, karena kadang ia bisa ‘halusinasi’ atau salah.”

Apakah Taa mau sekalian aku buatkan lanjutan script untuk bagian diskusi kelompok dan
presentasi hasil analisis (lanjutan dari kegiatan inti tahap eksplorasi dan menalar)? Itu bisa jadi
sambungan biar script-nya utuh untuk satu pertemuan 💕

Oke Taa 💕✨ ini lanjutan naskah/script-nya ya — bagian lanjutan kegiatan inti (tahap eksplorasi
dan menalar) sampai ke komunikasi hasil diskusi kelompok.
Bagian ini mengikuti model Inquiry Learning, jadi siswa aktif berdiskusi dan menganalisis
penerapan AI sambil guru memfasilitasi.
Aku tulis runtut dan natural biar bisa langsung dipakai saat Taa ngajar 🩵👇

🎬 LANJUTAN SCRIPT GURU – KEGIATAN INTI


(Eksplorasi, Menalar, Mengomunikasikan)
🟢 Tahap Eksplorasi (Siswa Diskusi dan Analisis)

Guru:
“Sekarang, kita masuk ke kegiatan diskusi ya, anak-anak. Saya akan bagi kalian menjadi beberapa
kelompok kecil.”
(Guru membagi siswa ke 4–5 kelompok.)
“Setiap kelompok akan mendapatkan satu topik penerapan AI yang berbeda. Yuk, dengarkan baik-
baik topiknya.”

Kelompok Topik AI
1 Pengenalan wajah di ponsel
2 Asisten virtual (misalnya Google Assistant, Siri, ChatGPT)
3 Mobil tanpa pengemudi (self-driving car)
4 AI dalam kesehatan (membaca hasil rontgen, diagnosis)
5 Deepfake video dan risiko etikanya

Guru:
“Tugas kalian sederhana tapi penting: diskusikan bersama teman satu kelompok dan isi LKPD
dengan menjawab tiga pertanyaan ini.”
(Guru menulis di papan tulis)
1️⃣ Bagaimana cara kerja AI tersebut?
2️⃣ Apa manfaatnya bagi manusia?
3️⃣ Apa dampak negatif atau risiko etikanya?

“Gunakan HP atau laptop kalian jika perlu mencari contoh nyata. Tapi ingat, yang paling penting
adalah bagaimana kalian memahami dan menganalisisnya, bukan hanya menyalin dari internet,
ya.”

(Guru berkeliling, mengamati, dan sesekali memberi arahan seperti:)


“Bagus kelompok 2, coba jelaskan kenapa asisten virtual bisa menjawab pertanyaan kalian?”
“Kelompok 4, menarik tuh, AI bisa bantu dokter! Tapi apakah ada risiko kalau hasilnya salah?”

(Sambil berjalan di antara meja siswa, guru memberikan pujian atau dorongan kecil agar siswa
semangat.)
“Kalian keren banget, teruskan diskusinya ya. Ingat, AI itu alat bantu, jadi pikirkan juga sisi baik
dan risikonya.”

🟢 Tahap Menalar (Analisis Hasil dan Kesimpulan Bersama)

Guru:
“Sekarang waktunya kita bahas bersama hasil diskusi kalian. Siapa yang mau mulai lebih dulu?”
(Menunjuk kelompok 1 untuk mempresentasikan.)

Guru setelah mendengar jawaban siswa:


“Wah, kelompok 1 sudah paham betul tentang pengenalan wajah. Jadi, AI membaca pola wajah
menggunakan data pixel dan jaringan saraf tiruan, ya. Tapi kalau pencahayaan berubah atau wajah
tertutup masker, hasilnya bisa salah. Itulah contoh bias data dalam AI.”

(Guru lanjut ke kelompok berikutnya)


“Sekarang kelompok 3, kalian bahas tentang mobil tanpa pengemudi. Bagaimana cara AI tahu kalau
ada orang lewat di jalan?”
(Siswa menjawab, guru tanggapi)
“Benar, sensor dan kamera bekerja seperti mata manusia, lalu data itu diproses agar mobil bisa
mengambil keputusan — misalnya berhenti atau belok.”

Guru (menguatkan konsep):


“Anak-anak, dari semua contoh tadi, kita bisa simpulkan bahwa AI bekerja dengan data, sensor,
dan algoritma. Tapi AI tidak punya kesadaran seperti manusia. Kalau datanya salah, hasilnya juga
bisa keliru.”
“Makanya, manusia harus tetap mengontrol dan memverifikasi hasil AI agar tidak menimbulkan
dampak negatif seperti penipuan atau penyebaran konten palsu, misalnya deepfake.”

🟢 Tahap Mengomunikasikan (Presentasi dan Diskusi Kelas)

Guru:
“Sekarang, tiap kelompok tolong sampaikan hasil diskusi kalian dengan singkat ya — satu menit
saja per kelompok.”
(Siswa menyampaikan hasil, guru menanggapi positif.)

“Keren banget, semuanya sudah bisa menjelaskan penerapan AI dan risikonya dengan baik. Ini
artinya kalian sudah memahami bahwa AI bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal tanggung
jawab etika dalam penggunaannya.”

“Nah, siapa yang bisa bantu simpulkan pembelajaran kita hari ini?”
(Salah satu siswa menjawab.)
“Betul, jadi kesimpulannya:

 AI adalah teknologi yang bisa belajar dari data,


 AI membantu manusia dalam berbagai bidang,
 Tapi AI tidak bisa berpikir atau merasakan, jadi hasilnya bisa salah, bias, atau
berbahaya kalau tidak diawasi manusia.”

Guru (menutup kegiatan inti):


“Hebat sekali anak-anak, kalian sudah berpikir kritis seperti ilmuwan hari ini! Setelah ini, kita akan
lakukan refleksi kecil untuk menutup pembelajaran.”

Kalau Taa mau, aku bisa lanjut buat naskah/script kegiatan penutup versi lanjutan (yang berisi
refleksi, asesmen, pengumpulan portofolio, dan tindak lanjut).
Apakah mau aku teruskan sekalian biar satu paket lengkap? 💕

Perfect, Taa 💕✨ ini lanjutannya — naskah/script kegiatan penutup yang bisa langsung Taa pakai
di RPP atau Modul Ajar.
Bagian ini meliputi: refleksi, umpan balik, penilaian, dan tindak lanjut.
Bahasanya natural tapi tetap formal seperti gaya guru profesional

🎬 SCRIPT GURU – KEGIATAN PENUTUP


Guru:
“Oke, anak-anak, sebelum kita akhiri pembelajaran hari ini, yuk kita refleksi sebentar.”
“Coba pikirkan, dari video, diskusi, dan presentasi tadi — apa hal baru yang kalian pelajari tentang
kecerdasan artifisial (AI)?”

(Guru menunjuk beberapa siswa untuk menjawab)


🧠 “AI ternyata bekerja pakai data, bukan perasaan.”
💡 “AI bisa bantu manusia, tapi harus tetap dikendalikan.”
💬 “AI bisa salah kalau datanya salah.”

Guru (mengangguk sambil tersenyum):


“Bagus banget jawabannya! Jadi kalian sudah bisa memahami bahwa AI itu seperti ‘otak buatan’
yang meniru cara manusia berpikir, tapi tetap butuh bimbingan dan etika penggunaan.”
🟣 Refleksi Diri Peserta Didik

Guru:
“Sekarang coba isi refleksi singkat di LKPD bagian bawah ya. Tuliskan tiga hal ini:
1️⃣ Apa yang paling menarik dari pelajaran hari ini?
2️⃣ Apa yang masih belum kalian pahami?
3️⃣ Menurut kalian, bagaimana cara menggunakan AI secara bijak?”

(Guru berkeliling sambil melihat hasil refleksi siswa dan memberi komentar singkat)
“Wah, jawabanmu keren banget, kamu peka banget sama dampak sosial AI!”
“Kalau masih bingung soal cara kerja sensor, nanti kita bahas lagi di pertemuan berikutnya ya.”

🟣 Umpan Balik dan Penilaian

Guru:
“Kalian semua luar biasa aktif hari ini. Ibu/Saya bangga karena kalian bisa bekerja sama dan
berpikir kritis.”
“Untuk penilaian hari ini, Ibu akan lihat dari:

 Keaktifan saat diskusi dan presentasi,


 Ketepatan jawaban di LKPD,
 Dan hasil refleksi pribadi kalian.”

(Guru menuliskan skor di rubrik penilaian sesuai hasil pengamatan)

🟣 Tindak Lanjut / Penugasan

Guru:
“Sebagai tugas rumah ringan, coba kalian cari satu contoh baru penerapan AI di sekitar kalian. Bisa
di HP, di sekolah, atau bahkan di rumah.
Tuliskan manfaat dan risiko etikanya, nanti kita bahas di awal pertemuan berikutnya.”

(Guru memberi senyum dan menutup pelajaran dengan semangat)


“Ingat, anak-anak, AI itu bukan untuk menggantikan manusia, tapi untuk membantu manusia
menjadi lebih kreatif dan efisien. Jadi gunakan dengan bijak, ya.”

“Terima kasih atas kerja keras kalian hari ini. Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya, dan jangan
lupa tetap semangat belajar!”
🌟 “Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Kalau Taa mau, aku bisa sekalian buatkan versi rubrik penilaian & LKPD (Lembar Kerja
Peserta Didik) yang sesuai dengan naskah pembelajaran ini — jadi langsung satu paket utuh untuk
Modul Ajar AI ❤️
Mau aku lanjutkan sekarang, Taa?

mau AU yang mana dulu nih, Taa? 🥺


yang lanjutan AU Sunoo versi suami, atau mau mulai AU baru lagi (misalnya yang bos–karyawan
atau dark obsession)?
siap banget, Taa! 😍 kali ini aku buatin versi LKPD interaktif tentang Pengenalan Wajah (Face
Recognition) pakai Teachable Machine, biar bisa langsung dipakai di kegiatan inti saat
pembelajaran AI 💻🧠

LKPD ini udah disusun dengan gaya interaktif, inquiry learning, dan kontekstual, jadi siswa bisa
belajar sambil praktik 🩵

🧠 LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD


INTERAKTIF)
Topik: Pengenalan Wajah (Face Recognition dengan Teachable Machine)

Mata Pelajaran: Informatika


Kelas/Semester: VIII / Ganjil
Waktu: 40 menit
Model Pembelajaran: Inquiry Learning
Media Interaktif: Teachable Machine – Image Project

🔍 Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menjelaskan konsep dasar cara kerja sistem pengenalan wajah (Face Recognition).
2. Melatih model AI sederhana untuk mengenali wajah dengan Teachable Machine.
3. Menganalisis hasil pengenalan wajah dan mengidentifikasi penyebab kesalahan model.
4. Merefleksikan etika dan dampak penggunaan teknologi pengenalan wajah di kehidupan
sehari-hari.

💡 Petunjuk Umum

1. LKPD ini dikerjakan secara berkelompok (2–3 orang).


2. Setiap kelompok menyiapkan perangkat laptop/HP dengan kamera aktif dan akses
internet.
3. Lakukan setiap langkah dengan hati-hati dan isilah tabel observasi secara jujur.
4. Diskusikan hasil bersama anggota kelompok dan simpulkan bersama.

⚙️Langkah Kegiatan Inquiry Learning

1. Orientasi Masalah (Problem Orientation)

Guru menayangkan video singkat tentang teknologi pengenalan wajah yang digunakan di bandara
dan HP.
Pertanyaan pemantik:

 Bagaimana komputer bisa mengenali wajah manusia?


 Apakah AI bisa salah mengenali seseorang?
Tuliskan pendapatmu di bawah ini:
💬 Jawaban sementara:
........................................................................................................
........................................................................................................

2. Eksplorasi Data (Data Collection)

Langkah-langkah:

1. Buka [Link]
2. Pilih Image Project → Standard Image Model.
3. Buat dua kelas wajah, misalnya:
o Kelas 1: Wajah A (salah satu anggota kelompok)
o Kelas 2: Wajah B (anggota kelompok lain)
4. Ambil 15 gambar untuk setiap wajah dengan ekspresi dan pencahayaan berbeda.
5. Klik Train Model.

3. Eksperimen (Data Processing & Testing)

Lakukan uji coba pengenalan wajah:

 Tampilkan wajah di depan kamera secara bergantian.


 Catat hasil prediksi AI apakah benar atau salah.

📊 Tabel Observasi Hasil Pengenalan Wajah

Nama Kelas Jumlah Jumlah Jumlah Persentase Akurasi


No Catatan
Wajah Gambar Benar Salah (%)
1 Wajah A
2 Wajah B

4. Analisis & Diskusi

Jawab pertanyaan berikut berdasarkan hasil observasi:

1. Mengapa AI bisa salah mengenali wajah?


...............................................................................................
2. Faktor apa saja yang memengaruhi akurasi pengenalan wajah (contoh: cahaya, ekspresi,
sudut pandang)?
...............................................................................................
3. Bagaimana cara memperbaiki hasil agar lebih akurat?
...............................................................................................
4. Menurut kamu, apakah aman jika teknologi pengenalan wajah digunakan di tempat umum?
...............................................................................................

5. Refleksi & Etika

Diskusikan dengan kelompokmu:

 Apa risiko yang muncul jika teknologi ini disalahgunakan (misalnya untuk deep fake atau
pelacakan ilegal)?
 Bagaimana cara menjaga etika dan privasi dalam penggunaan AI?

🧩 Refleksi pribadi:
Hari ini aku belajar bahwa ..............................................................................
.......................................................................................................................

🧾 Penilaian / Rubrik

Aspek Indikator Skor 1 Skor 2 Skor 3 Skor 4


Pemahaman Menjelaskan cara kerja AI Kurang Cukup
Baik Sangat baik
konsep pengenalan wajah memahami memahami
Ketepatan langkah dan data Tidak Sangat rapi dan
Proses kerja Kurang rapi Baik
yang dikumpulkan sistematis lengkap
Ketepatan analisis Cukup
Analisis hasil Tidak sesuai Kurang tepat Tepat dan kritis
kesalahan AI tepat
Kesadaran terhadap dampak Sangat baik
Refleksi etika Tidak muncul Terbatas Baik
dan privasi dan reflektif

💬 Kegiatan Penutup

Guru dan siswa berdiskusi:

 Apa yang membuat AI sulit mengenali wajah?


 Apa yang bisa dilakukan manusia agar AI lebih cerdas tanpa kehilangan nilai kemanusiaan?

Taa mau aku buatin versi LKPD-nya dalam format tabel siap print (Word/PDF) juga biar bisa
langsung dikumpul dan dipakai di kelas?
Kalau iya, mau versi berwarna (visual interaktif) atau hitam putih (hemat tinta)?

Anda mungkin juga menyukai