Pengertian dan Tipe Jaringan Komputer
Pengertian dan Tipe Jaringan Komputer
LANDASAN TEORI
kelompok yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling berbagi pakai
(sharing) melalui perangkat lunak ataupun keras, serta menggunakan protokol yang
sama”. Dengan Local Area Network maka kita dapat berbagi sumber daya komputer
antara seorang user dengan user lain. Selain itu dapat juga untuk sharing (berbagi
pakai) dokumen pekerjaan dengan user lain. Kita dapat membuka file atau dokumen
tanpa harus duduk didepan komputer dimana dokumen tersebut disimpan. Pendek
kata dengan adanya Local Area Network maka akan mempercepat proses pertukaran
dokumen dan menaikkan kinerja suatu perusahaan. Komputer yang terhubung dengan
daya yang ada seperti menggunakan printer, aplikasi, dan hardisk secara bersama-
4
5
2. Komunikasi
3. Integrasi data
A dan B, komputer mana yang boleh mengakses file di komputer A dan C, serta
Jaringan adalah beberapa komputer yang saling terhubung dan saling bertukar
Menurut Andi (2013:2) “Pada jaringan tipe ini sistem operasi model peer to
peer memungkinkan seorang user membagi sumber daya yang ada di komputernya,
baik itu file data, printer, dan lain-lain dan juga dapat mengakses sumber daya yang
Namun, model ini tidak mempunyai file server atau sumber daya yang
Sumber : [Link]
memungkinkan jaringan untuk mensentralisasi fungsi dan aplikasi kepada satu atau
dua dedicated file server. Sebuah file server menjadi jantung dari keseluruhan sistem,
seluruh komponen yang ada di jaringan dan memungkinkan banyak pengguna secara
a. Terpusat
c. Skalabilitas
d. Fleksibel
Namun demikian, model jaringan Client Server ini pun memiliki beberapa
Sumber : [Link]
ruang lingkup terkecil, terdiri dari 2 komputer atau lebih yang saling berhubungan.
Cakupan jaringan ini adalah lokasi dengan jangkauan dan area terbatas seperti
9
by one.
5. Memungkinkan adanya transfer file antar bagian dengan melalui suatu server
a) Jika salah satu PC terkena virus, maka PC yang lain bisa ikut tertular.
internetnya.
Sumber: [Link]
jaringan LAN dengan cakupan yang lebih luas, seperti dalam satu kota besar beserta
daerah setempat”.
MAN memiliki kelebihan dalam jangkauan media transmisi daripada LAN, dan
mempunyai kelebihan data trasfer rate yang lebih besar daripada LAN.
Sumber: [Link]
yang biasanya sudah menggunakan media wireless, sarana satellite, ataupun kabel
fiber optic, karena jangkauannya yang lebih luas, bukan hanya meliputi satu kota atau
antarkota dalam suatu wilayah, tetapi mulai menjangkau area atau wilayah otoritas
negara lain”.
12
a. Bisa diakses dengan jangkauan area geografis yang luas sehingga melakukan
workstation.
c. Semua orang yang berada dalam jaringan MAN dapat berbagi data yang
sama.
b. Memerlukan firewall yang bagus untuk mencegah pengguna dari luar masuk
c. Keamanan dari pengguna nakal (hacker, virus maker) menambah biaya pada
Sumber: [Link]
2.2. Topologi
beberapa topologi jaringan yang sering digunakan dalam membentuk suatu jaringan
komputer, yaitu:
1. Topologi Ring
menggunakan segmen kabel. Setiap simpul secara fisik terhubung hanya ke dua
Sumber: [Link]
Kelebihan:
1. Hemat Kabel
2. Kegagalan koneksi karena gangguan media masih bisa diatasi dengan jalur lain
Kekurangan:
1. Transfer data lambat, karena harus melewati banyak komputer terlebih dahulu
tujuan).
15
2. Topologi Star
Sumber : [Link]
Keuntungan:
1. Kontrol dan pengelolaan mudah karena semua koneksi terpusat di satu tempat.
Kerugian:
koneksi.
3. Topologi Bus
server) pada sebuah kabel Coaxial”. Sebuah terminator di tempatkan pada tiap-tiap
ujung backbone.
Sumber : [Link]
Keuntungan:
lainnya.
Kerugian:
1. Jika kabel utama (Coaxial) putus, maka komunikasi semua komputer yang
2. Semakin banyak komputer yang terhubung pada satu kabel utama menyebabkan
4. Topologi Tree
karakteristik antara toplogi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan
Keuntungan:
cabang terminal A untuk mengolah data produksi dan terminal B untuk mengolah
data distribusi.
Kekurangan:
1. Apabila simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi, maka akan mempengaruhi
2. Perlu pengaturan khusus untuk mengatur jalur lalu lintas koneksi karena adanya
percabangan.
Sumber: [Link]
5. Topologi Mesh
memiliki aturan dalam koneksi. Pada topologi ini setiap terminal terhubung secara
langsung ke semua terminal-terminal yang lain”. Topologi ini sulit diterapkan dengan
jaringan wireless.
Sumber: [Link]
Kelebihan:
koneksi lainnya.
Kekurangan:
1. Jika diterapkan pada jaringan kabel, akan membutuhkan banyak kabel dan sudah
(Hardware) yang sering digunakan dalam jaringan adalah antara lain: Network
Interface Card (NIC) atau Ethernet, Hub, Switch, Bridge, Repeater, serta
pengkabelan.
Network Interface Card (NIC) disebut juga Ethernet yang berfungsi sebagai
NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk
data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang umum
21
digunakan, antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5
Sumber: [Link]
Electrical and Electronics Engineers) sebagai pengembang utama kartu jaringan atau
yang lainnya bisa berupa kabel ataupun tanpa kabel (wireless). Meskipun saat ini
teknologi jaringan nirkabel (wireless) sedang trend, namun media kabel masih
banyak digunakan karena dari sisi kualitas dan kecepatan transfer data lebih baik dari
wireless. Berikut ini beberapa jenis kabel yang digunakan pada jaringan komputer.
Kabel UTP merupakan kabel jaringan yang paling banyak digunakan karena
diperlukan satu hub yang berfungsi sebagai konsentrator koneksi jaringan. Hub
terdiri dari port koneksi yang saling terhubung. Jangkauan maksimumnya 100 m.
24
Sumber: [Link]
Kabel UTP terdiri dari 4 pasang kabel berwarna, yaitu dengan jumlah total kabel
Standarisasi urutan warna kabel UTP sudah diatur oleh EIA/TIA (Electronic
Cara pemasangan kabel UTP berdasarkan koneksi adalah tipe Straight dan
Cross. Tipe koneksi straight menggunakan satu standarisasi urutan kabel untuk kedua
ujungnya (umumnya T-568B) dan untuk tipe Cross menggunakan T-568B dan T-
A. Tipe Straight
Sumber: [Link]
B. Tipe Cross
Urutan pemasangan kawat pada konektor yang dikenal sebagai End A dan End B
ini pada masing-masing pada dasarnya adalah standar EIA568A dan EIA568B.
Kabel CAT 5 yang kedua ujungnya adalah Ujung A disebut sebagai straight-
through cable (kabel langsung), sedangkan bila yang satu Ujung A dan yang lainnya
Sumber : [Link]
2. Kabel Coaxial
Kabel jenis ini terlindung dari Elektromagnetic Interference (EMI) dan dapat
dengan mudah dilalui oleh signal elektric. Kabel dengan jenis seperti ini sudah agak
sulit didapatkan karena jenis kabel ini sudah sangat jarang digunakan dalam jaringan
LAN. Dalam penggunaanya seorang perancang jaringan harus paham dengan benar
spesifikasi dari jaringan tersebut terutama dengan jenis kabel yang digunakan. Untuk
jenis kabel Coaxial mempunyai ukuran yang berbeda yang berfungsi untuk
29
membedakan hambatan arus signal pada kabel. Dalam pemasangan kabel tersebut
terdapat dua cara yaitu dengan cara disolder dan dengan menggunakan tang krimping.
Kelebihan yang kita dapatkan bila menggunakan kabel Coaxial adalah sebagai
berikut:
Sumber : [Link]
Disamping itu pula kabel Coaxial memiliki beberapa kekurangan dalam segi
Menurut Andi (2013:16) Kabel Fiber Data Distributed Interface (FDDI) atau
yang sering di sebut dengan kabel Fiber Optic. Jenis kabel yang satu ini
menggunakan 3 buah ring. Pertama, primary ring yang digunakan untuk komunikasi
data. Kedua, secondary ring yang digunakan sebagai media komunikasi cadangan.
Sumber : [Link]
Jenis kabel ini banyak digunakan untuk komunikasi antar backbone, LAN dengan
1. Fiber Optic tidak mentransmisikan sinyal elektrik sehingga tidak ada gangguan
Interference (EMI)
2.3.3. Server
untuk melayani permintaan dari komputer client pada jaringan”. Server yang akan
kita bahas adalah server untuk skala kecil dan menengah, Tingkat kebutuhan
spesifikasi server sangat beragam dan tergantung pada fungsi server dan sistem
operasi yang terpasang. Tabel dibawah ini berisi beberapa spesifikasi standar server
Linux Prosesor:
Memory: Pentium
Harddrive:512 GB 233
1,2MB
Memory:
Harddrive:3210MB
GB
Sumber: Buku Dasar Teknis Instalasi Jaringan Komputer
Harddrive: 1,2 GB
2.3.4. HUB
kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain”. Dalam
topologi Star, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam
HUB. HUB mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut
nomor port dari card yang dituju. Dari segi pengelolaan HUB yang saat ini beredar di
pasaran ada dua jenis, yaitu manageable HUB dan unmanageable HUB. Manageable
HUB adalah HUB yang bisa dikelola atau di-manage dengan software yang di
33
manual. Perlu diketahui bahwa HUB hanya memungkinkan pengguna atau user untuk
berbagi (share) jalur yang sama. Kumpulan HUB yang membentuk jaringan disebut
Shared Ethernet. Pada jaringan seperti itu, setiap user hanya akan mendapatkan
Sumber : http/[Link]/2011/04/11/karakteristik-hub/
2.3.5. Switch
Menurut Irawan (2013:11) “Switch memiliki fungsi yang sama dengan hub,
tapi bedanya switch mampu memeriksa paket data yang diterima, menentukan
informasi serta data secara tepat”. Dengan kata lain, switch adalah hub yang lebih
Sumber: [Link]
satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan
jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di
alamat dari tiap-tiap segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada
jaringan yang lain di sebelahnya pula. Dia mengatur agar informasi di antara kedua
menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.
35
Sumber: [Link]
2.3.7. Routers
jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar
sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang
berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal”. Sementara Bridge dapat mengetahui
alamat komputer, bridge dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan
jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang
sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih. Jika sebuah perusahaan mempunyai LAN
c. Mengatur Pesan diantara topologi jaringan linear Bus dan Bintang (star).
d. Mengatur Pesan diantara melewati Kabel Fiber optic, kabel Coaxial dan kabel
UTP.
Sumber: [Link]
2.3.8 Mikrotik
merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router.
router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan
standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar
37
dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang
dan Mekanik sekitar tahun 1995. John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun
1996 (misi MikroTik adalah me- routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux
Saat ini MikroTik memberikan layanan kepada banyak ISP nirkabel untuk
layanan akses Internet di banyak negara di dunia dan juga sangat populer di
(PC) dikenal dengan kestabilan, kualitas kontrol dan fleksibilitas untuk berbagai jenis
paket data dan penanganan proses rute (routing). Mikrotik yang dibuat sebagai router
berbasiskan komputer banyak bermanfaat untuk sebuah ISP yang ingin menjalankan
beberapa aplikasi mulai dari hal yang paling ringan hingga tingkat lanjut. Selain
firewall, wireless access point (WiFi), backhaul link, system hotspot, Virtual Private
Sumber: [Link]
program yang dibuat oleh pembuat program untuk menjalankan perangkat keras
computer”. Perangkat Lunak adalah program yang berisi kumpulan instruksi untuk
1. Mengidentifikasi program
terkontrol.
Menurut Andi (2013:64) Sistem Operasi yaitu “program yang berfungsi untuk
mengendalikan sistem kerja yang mendasar sehingga mengatur kerja media input,
operasi berfungsi sebagai penghubung antara manusia dengan perangkat keras dan
data
g. Multitugas pada OS/2″, Windows ’95″, Windows ’98″, Windows NT”, /2000/XP
Bahasa ini termasuk dalam bahasa pemrograman yang mudah dipelajari oleh
(OOP). Contoh software ini adalah : Visual Basic, Delphi, Visual C++.
a. Norton Utility
b. Winzip
c. Norton Ghost
d. Antivirus
43
adalah sebagai Pengalamatan, Fragmentasi datagram pada antar jaringan, dan sebagai
1. Format alamat IP
1) Network ID
Network ID adalah bagian dari alamat IP yang mewakili jaringan fisik dari host.
2) Host ID
Host ID adalah bagian yang mewakili bagian individu dari alamat, tiap
2. Kelas IP
1) IP Address kelas A
IP Address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat
besar. Pada kelas ini Network ID adalah 8 bit pertama, sedangkan hostnya adalah
Network ID tersebut adalah 117 dan Host ID dari IP tersebut adalah 47.5.5.
2) IP Address kelas B
Address kelas B adalah [Link], maka Network ID nya adalah 133.92 dan
3) IP Address kelas C
IP Address kelas C digunakan untuk jaringan yang lebih kecil seperti LAN
tersedia dengan lebih efisien”. Subnetting menyediakan cara yang lebih fleksibel
untuk menentukan bagian mana dari sebuah 32 bit IP adddress yang mewakili
network ID dan bagian mana yang mewakili host ID. Dengan kelas-kelas IP address
standar, hanya 3 kemungkinan network ID yang tersedia; 8 bit untuk kelas A, 16 bit
untuk kelas B, dan 24 bit untuk kelas C. Subnetting mengizinkan anda memilih angka
11111111.00000000.00000000.00000000 = [Link]
11111111.11111111.00000000.00000000 = [Link]
11111111.11111111.11111111.00000000 = [Link]
Pada era globalisasi ini, keamanan sistem jaringan berbasis Internet harus
diperhatikan, karena jaringan komputer Internet yang sifatnya publik dan global pada
dasarnya tidak begitu aman. Pada saat data terkirim dari suatu terminal yang satu ke
terminal yang lain dalam Internet, data itu akan melewati sejumlah terminal yang
lainnya yang berarti akan memberi kesempatan pada user Internet yang lain untuk
menyadap atau mengubah data tersebut, Sistem keamanan jaringan komputer yang
terhubung ke Internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat
melindungi sumber daya yang berada dalam jaringan tersebut secara efektif.
bahwa pesan itu datang dari orang yang dimintai informasi. Dengan kata lain,
b) Integrity: keaslian pesan yang dikirim melalui jaringan dan dapat dipastikan
bahwa informasi yang dikirim tidak dimodifikasi oleh orang yang tidak berhak.
pengirim tidak dapat mengelak bahwa dialah yang mengirim pesan tersebut.
d) Authority: Informasi yang berada pada sistem jaringan tidak dapat dimodifikasi
e) Confidentiality: merupakan usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak
informasi. Hal ini biasanya berhubungan dengan masalah otentikasi dan privasi.
Sumber : [Link]
tidak bertanggung jawab. Ancaman keamanan yang terjadi terhadap informasi adalah:
dalam sistem komputer dirusak atau dihapus sehingga jika data atau informasi itu
disadap sehingga orang yang tidak berhak dapat mengakses komputer dimana
berhasil menyadap lalu lintas informasi yang sedang dikirim dan kemudian
informasi tersebut menyangka bahwa informasi tersebut berasal dari orang yang
2.8 Firewall
sebuah access control policy terhadap lalu lintas jaringan yang melewati titik-titik
akses dalam jaringan. Tugas firewall adalah untuk memastikan bahwa tidak ada
tambahan diluar ruang lingkup yang diizinkan. Firewall bertanggung jawab untuk
memastikan bahwa acces control policy yang diikuti oleh semua pengguna di dalam
jaringan tersebut. Firewall sama seperti alat-alat jaringan lain dalam hal untuk
mengontrol aliran lalu lintas jaringan. Namun, tidak seperti alat-alat jaringan lain,
sebuah firewall harus mengontrol lalu lintas network dengan memasukkan faktor
pertimbangan bahwa tidak semua paket-paket data yang dilihatnya adalah apa yang
seperti terlihat. Firewall digunakan untuk mengontrol akses antara network internal
sebuah organisasi Internet. Sekarang ini firewall semakin menjadi fungsi standar