Prosedur Pemeriksaan Darah RSU Sanjiwani
Prosedur Pemeriksaan Darah RSU Sanjiwani
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Pemimpin,
SPO
Dr. I Wayan Eka Dharmadi,MM
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 23
RSU HAPUSAN DARAH
SANJIWANI No. Dokumen No. Revisi Hal
GIANYAR LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
PENGERTIAN Melihat distribusi yang merata dari sel-sel darah
Untuk mengetahui kelainan dari sel darah baik eritrosit, leukosit maupun
TUJUAN trombosit
Standart 5 69
RSU LAJU ENDAP DARAH (LED)
SANJIWANI No. Dokumen No. Revisi Hal
GIANYAR LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Kecepatan eritrosit mengendap yang diukur dengan tabung westergreen
PENGERTIAN
Pemeriksaan non spesifik untuk mempekirakan adanya infeksi akut atau
TUJUAN kronis
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU CLOTTING TIME
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
KEBIJAKAN Harus dikerjakan pada pasien yang akan dioperasi atau perdarahan
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU BLEEDING TIME
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
KEBIJAKAN Harus dikerjakan pada pasien yang akan dioperasi atau perdarahan
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU PROTHROMBIN TIME
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
KEBIJAKAN Pasien akan operasi dan perdarahan sebaiknya diperiksa prothrombin time
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU ACTIVATED PARTIAL THROMBIN TIME
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
KEBIJAKAN Pasien akan operasi dan perdarahan sebaiknya diperiksa prothrombin time
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU GOLONGAN DARAH
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI GLUKOSA
GIANYAR
No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.14.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Glukosa adalah salah satu jenis karbohidrat yang diperlukan untuk
PENGERTIAN metabolisme sel
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU AST/SGOT
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.06.0903201 1 1/1
1
Ditetapkan
Direktur,
Tanggal Terbit
PENGERTIAN Enzym aminotranstorase yang mengkatalisis perubahan asam amino alfa keto
menjadi asam amino
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU ALT/SGPT
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.07.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
09-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Enzym aminotranstorase yang mengkatalisis perubahan asam amino alfa
PENGERTIAN keto menjadi asam amino
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU ALKALI PHOPHATASE
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.08.11032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
11-03-2011
SPO
KEBIJAKAN Sebaiknya diperiksa pada pasien dengan gangguan fungsi hati, tulang dan ginjal.
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU BILLIRUBIN TOTAL
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.04.09032011 1 1/1
Ditetapkan
09-03-2011
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
TUJUAN Untuk mengetahui kelainan pada hati maupun di luar hati misalkan sumbatan
pada saluran empedu
KEBIJAKAN Diperiksa pada pasien dengan gangguan fungsi hati, empedu, pancreas.
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU BILLIRUBIN DIRECT
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.05.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Direktur,
Tanggal Terbit
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI UREUM
GIANYAR
No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.11.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr.I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Senyawa nitrogen sebagai produk akhir katabolisme protein
PENGERTIAN
Untuk mengetahui gangguan fungsi ginjal
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI CREATININ
GIANYAR
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU TOTAL PROTEIN
SANJIWANI No. Dokumen No. Revisi Hal
GIANYAR LB.S5.1.09.1103 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
11-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Zat dalam darah yang terdiri dari berbagai jenis protein dan penting untuk
PENGERTIAN metabolisme serta alat trasportasi
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU ALBUMIN
SANJIWANI No. Dokumen No. Revisi Hal
GIANYAR LB.S5.1.10.1103 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
11-03-2011
SPO
Dr.I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Zat pengikat dan untuk transportasi berbagai substansi pada plasma
PENGERTIAN kontributor utama yang menjaga tekanan osmotic
KEBIJAKAN Pemerikaan albumin diperlukan pada pasien dengan gangguan fungsi hati,
pasien hamil dgn oedem pada kaki
Alat:tabung reaksi,centrifuge,mikropipet,A25
ALAT,BAHAN DAN Bahan: serum/ plasma
REAGEN Reagen : Reagen Albumin untuk alat A25 dari Biosystem
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI URIC ACID
GIANYAR
No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.13.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI
GIANYAR CHOLESTEROL
LB.S5.1.01.09-03- 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
09-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
PENGERTIAN Satu jenis lemak darah untuk sintesa hormon steroid dan asam empedu
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU HDL CHOLESTEROL
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.03.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
09-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Suatu komponen lemak darah yang dapat meilindungi dinding kapiler dari
proses aterosklerosis
PENGERTIAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU LDL CHOLESTEROL
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.03.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
09-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Suatu komponen lemak darah yang dapat meilindungi dinding kapiler dari
proses aterosklerosis
PENGERTIAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI TRIGLISERIDA
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.02.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
09-03-2011
SPO Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
ester gliseral dengan 3 asam lemak
PENGERTIAN
Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan Trigliserida yang baik dan akurat
TUJUAN Untuk mendeteksi adanya aterosklerosis
Untuk mendeteksi pola lemak darah
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU ELEKTROLIT
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mendeteksi adanya ion-ion Na, K, Cl dalam darah
PENGERTIAN
Untuk mengetahui keseimbangan cairan dalam tubuh.
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI CK-MB
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.02.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
SPO 09-03-2011
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Isoenzim CK (enzim yg mengkatalisis jalur kretin-kretinin dalam sel
PENGERTIAN otak&otot)
Untuk mengetahui kelainan pada jantung
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI LDH
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.02.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
SPO 09-03-2011
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
enzim yang mengkatalisis perubahan reversibel dari laktat ke piruvat.
PENGERTIAN
Untuk mengetahui adanya infark jantung, infark paru, IMA, anemia
TUJUAN megaloblastik, distropi otot, leukemia
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI CALSIUM
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.02.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
SPO 09-03-2011
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Mineral dalam tubuh dengan simbol Ca
PENGERTIAN
Untuk mengetahui adanya calcium dalam tubuh
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU
SANJIWANI MAGNESIUM
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.02.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
09-03-2011
SPO Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Mineral dalam tubuh dengan simbol Mg
PENGERTIAN
Untuk mengetahui adanya magnesium dalam tubuh
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU ANALISA GAS DARAH
SANJIWANI No. Dokumen No. Revisi Hal
GIANYAR LB.S5.1.02.09032011 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
SPO 09-03-2011
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Gas darah arteri yang memungkinkan untuk pemeriksaan pH dan asam basa
PENGERTIAN
Untuk mengkaji gangguan asam basa dalam tubuh
TUJUAN
1. Siapkan darah arteri yang sudah tercampur dengan heparin pada spuit
2. Buka ujung spuit dan jangan sampai terbentuk gelembung atau rongga
pada spuit
3. Masukkan jarum penghisap yang ada pada alat analisa gas darah pada
PROSEDUR
ujung spuit dan biarkan alat menghisap secara otomatis
4. Tunggu beberapa saat dan alat menghitung otomatis
5. Hasil akan muncul pada layar monitor dan tercetak otomatis
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU URINE LENGKAP
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Hasil akhir dari filtrasi glomelurus
PENGERTIAN
Untuk melihat kelainan-kelainan di ginjal dan saluran kencing
TUJUAN Medeteksi kelainan organ tubuh yang lain misalnya hati
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU SEDIMEN URINE
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Hasil akhir dari filtrasi glomelurus
PENGERTIAN
Untuk melihat kelainan-kelainan di ginjal dan saluran kencing
TUJUAN Medeteksi kelainan organ tubuh yang lain misalnya hati
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU TEST KEHAMILAN
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mendeteksi adayana hornon gonadotropin
PENGERTIAN
Untuk mengetahui apakah pasien sedang hamil, kelainan yang
TUJUAN berhubungan dengan HCG.
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU FECES LENGKAP
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mengetahui kelaianan pada tinja.
PENGERTIAN
Untuk mendeteksi gangguan pada saluran pencernaan.
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU DARAH SAMAR
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mengetahui kelaianan pada tinja.
PENGERTIAN
Untuk mendeteksi gangguan pada saluran pencernaan.
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU AMPHETAMINE
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mendeteksi adanyaampethamin dalam tubuh
PENGERTIAN
Untuk mengetahui apakah pasien sedang atau pernah menggunakan
TUJUAN Napza 24 jam yang lalu.
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU MORPHINE
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mendeteksi adanya morphine dalam tubuh
PENGERTIAN
Untuk mengetahui apakah pasien sedang atau pernah menggunakan
TUJUAN Napza 24 jam yang lalu.
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU COCAINE
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mendeteksi adanyacocaine dalam tubuh
PENGERTIAN
Untuk mengetahui apakah pasien sedang atau pernah menggunakan
TUJUAN Napza 24 jam yang lalu.
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU BASIL TAHAN ASAM (BTA)
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
0586/Lab/V/2014 1 1/1
Ditetapkan
Tanggal Terbit Pemimpin,
24 Mei 2014
SPO
Dr.I Wayan Eka Dharmadi,MM
LABORATORIUM
Untuk mengetahui adanya kuman Basil Tahan Asam
PENGERTIAN
Untuk mendeteksi pasien terinfeksi oleh Basil Tahan Asam
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU REITZ SERA
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mengetahui adanya kuman Basil Tahan Asam
PENGERTIAN
Untuk mendeteksi pasie terinfeksi oleh Basil Tahan Asam
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU GRAM
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
salah satu teknik pengecatan yang dikerjakan di laboratorium
PENGERTIAN mikrobiologi untuk kepentingan identifikasi mikroorganisme.
Untuk mengetahui adanya infeksi oleh kuman gram positif atau negatif
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU KOH
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Pengecatan dengan menggunakan KOH
PENGERTIAN
Untuk mengetahui adanya infeksi oleh jamur
TUJUAN
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU MALARIA
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Suatu penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium.
PENGERTIAN
Untuk mengetahui adanya parasit (plasmodium) dalam darah
TUJUAN
KEBIJAKAN Pemeriksaan harus dikerjakan pada pasien dengan riwayat panas dan
berasal dari daerah endemis malaria
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU WIDAL
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Untuk mendeteksi adayan antibodi terhadap salmonella
PENGERTIAN
Untuk mengetahui apakah pasien sedang atau pernah menderita thypoid
TUJUAN fever
KEBIJAKAN Pemeriksaan dikerjakan pada pasien dengan panas lebih dari 7 hari dan
sudah minum obat
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU HBsAg
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Antigen yang terdapat pada virus hepatitis B
PENGERTIAN
Untuk mengetahui apakah pasien sedang atau pernah menderita hepatitis
TUJUAN B
KEBIJAKAN Pemeriksaan ini dilakukan pada pasien dengan gangguan fungsi hati,
riwayat keluarga punya penykit hepatitis B
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU ANTI HIV
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Antibody yang gterdapat pada virus HIV
PENGERTIAN
Untuk mengetahui apakah pasien sedang atau pernah menderita HIV
TUJUAN
KEBIJAKAN Pemeriksaan ini dilakukan pada pasien dengan diare kronis tanpa
diketahui penyebabnya
1. IRI
2. IRJ
UNIT TERKAIT 3. IRD
4. ICU
5. KMF
Standart 5 69
RSU DENGUE BLOT
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Metode deteksi cepat demam berdarah
PENGERTIAN
untuk mengetahui infeksi primer atau sekunder
TUJUAN
KEBIJAKAN Pemeriksaan dikerjakan pada pasien panas lebih dari empat hari dan pada
pemeriksaan darah rutin trombosit turun.
Standart 5 69
RSU NS1
SANJIWANI
GIANYAR No. Dokumen No. Revisi Hal
LB.S5.1.15.1403 1 1/1
2011
Ditetapkan
Tanggal Terbit Direktur,
14-03-2011
SPO
Dr. I Gusti Ngurah Putra Suastika
Pembina Tk.I/IVb
Nip. 19591125 198711 1 003
Metode deteksi cepat demam berdarah
PENGERTIAN
untuk mengetahui infeksi primer atau sekunder
TUJUAN
KEBIJAKAN Pemeriksaan ini dilakukan pada pasien dengan panas 1 s/d 3 hari dan
dengan di daerah yang banyak kasus demam berdarah
Standart 5 69
Nomor : Kepada
Lamp : - Yth. Semua Staf Instalasi
Perihal : RAPAT EVALUASI CARA RSUD Sanjiwani
KERJA PEMERIKSAAN LAB Di Gianyar
Dengan hormat,
Bersama ini kami mohon kehadirannya pada pertemuan yang akan diselenggarakan pada :
Hari : Rabu
Tanggal : 6 Oktober 2010
Jam : 12.00 WITA
Tempat : Laboratorium
Acara : Evaluasi tentang pemeriksaan Laboratorium.
Standart 5 69
EVALUASI PROTAP PEMERIKSAAN TAHUN 2010
Nip.198207121981122008
Standart 5 69
EVALUASI PROTAP PEMERIKSAAN TAHUN 2010
Nip.198207121981122008
Standart 5 69
EVALUASI PROTAP PEMERIKSAAN TAHUN 2010
Nip.198207121981122008
Standart 5 69