RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMP Plus Sirojul Huda
Mata Pelajaran : Bahasa dan Sastra Sunda
Kelas/Semester : VIII/ 1
Materi Pokok : Kawih
Alokasi Waktu : 8 JP (4 kali pertemuan)
A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, gotong royong, percaya
diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai
dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat
dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3. Mengidentifikasi bentuk, 3.1.1 Menjelaskan hakekat kawih.
1 struktur teks, unsur dan aspek 3.1.2 Mengidentifikasi bentukdan
kebahasaan rumpaka kawih. struktur teks rumpaka kawih.
3.1.3 Mengidentifikasi unsur-unsur
rumpaka kawih.
3.1.4 Menafsirkan isi rumpaka kawih.
3.1.5 Memahami gaya bahasa
metafora (ngupamakeun) yang
terdapat dalam rumpaka kawih.
4. Mengomunikasikan rumpaka 4.1.1 Menirukan lantunan kawih.
1 kawih atau melantunkannya 4.1.2 Memperagakan rumpaka kawih
dengan memperhatikan atau melantunkannya dengan
ekspresi dan teknik vokal. memperhatikan ekspresi dan
teknik vokal.
4.1.3 Menanggapi peragaan kawih.
C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Melalui unjuk kerja, secara penuh rasa bangga akan kekayaan budayanya
sendiri, peserta didik dapat menirukan lantunan kawih dengan benar.
Pertemuan Kedua
Melalui unjuk kerja, secara penuh rasa bangga akan kekayaan budayanya
sendiri, berintegritas,dan saling menghargai pendapat, peserta didik dapat:
1) memperagakan rumpaka kawih atau melantunkannya dengan memperhatikan
ekspresi dan teknik vocal yang baik;
2) menanggapi peragaan kawihdengan komprehensif.
Pertemuan Ketiga
Melalui diskusi dan tanya jawab, secara berintegritasdan saling menghargai
pendapat, peserta didik dapat:
1) menjelaskan hakekat kawih denghan benar;
2) mengidentifikasi bentuk dan struktur teks rumpaka kawih dengan tepat;
3) mengidentifikasi unsur-unsur rumpaka kawih dengan tepat; dan
4) menafsirkan isi rumpaka kawihdengan benar.
Pertemuan Keempat
Melalui diskusi dan tanya jawab, secara berintegritasdan saling menghargai
pendapat, peserta didik dapat memahami gaya bahasa metafora (ngupamakeun)
yang terdapat dalam rumpaka kawihdengantepat.
D. Materi Pembelajaran
1) Materi Reguler
Pertemuan Pertama
Rumpaka Kawih
Pertemuan Kedua
a. Peragaan kawih
b. Menimbang peragaan kawih
Pertemuan Ketiga
a. Hakekat kawih
b. Struktur rumpakakawih
c. Unsur-unsur rumpaka kawih
d. Isi rumpaka kawih
Pertemuan Keempat
Gaya Bahasa Metafora (ngupamakeun)
2) Materi Pengayaan
Perbandingan kawih dengan tembang.
3) Materi Remedial
Unsur-unsur rumpaka kawih
E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Komunikatif dan Saintifik
2. Metode : KooperatifLearning, Discovery Learning
3. Teknik : Diskusi, Penugasan, Tanya Jawab, Unjuk Kerja
F. Media, Bahan dan Alat
1. Media
1.1 Video kawih
1.2 Audio kawih
2. Bahan
2.1 Beberapa teks rumpaka kawih
2.2 Lembar Kerja Siswa
3. Alat
Komputer, LCD proyektor, speaker, kertas plano, kertas tempel, spidol, dan
doubletape
G. Sumber Belajar
Danadibrata, R.A. 2006. Kamus Basa Sunda. Bandung: [Link], R.A. 2006.
Kamus Basa Sunda. Bandung: Kiblat.
Gazali, Spk. (Panarjamah). 2009. Metode Analisis Teks dan Wacana: Stefan
Titscher, Michael Mayer, Ruth Wodak, Eva Vetter. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hadi, Ahmad, Drs. 1991. Peperenian. Bandung: Geger Sunten.
Hidayat, Rahmat Taufiq, spk. 2005. Peperenian Urang Sunda. Bandung: Kiblat
Buku Utama.
Isnéndés, Rétty. 2010. Téori Sastra. Bandung: JPBD FPBS UPI.
Keraf, Gorys. 1994. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
Koko, Mang. 1960. Cangkurileung: Buku kawih. Bandung: Ganaco.
Kubarsyah, Ubun, Spk. 1990. Gumbira. Bandung: Daséntra.
Lembaga Basa jeung Sastra Sunda. 2007. Kamus Umum Basa Sunda. Bandung:
Geger Sunten.
Mustappa, Abdullah. 1985. Wirahma Sajak. Bandung: Medal Agung.
Luxemburg, Jan Van. 1989. Tentang Sastra. Jakarta: Intermasa.
Pradopo, Rachmat Djoko. 2010. Pengkajian Puisi. Yohyakarta: Gadjah Mada
University Press.
Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan
Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ricoeur. 1977. The Rule of Methapor. New York: Routhledge.
Risnawati, Dadang Nurjaman, Susi Budiwati. 2017. Rancagé Diajar Basa Sunda.
Bandung Duania Pustaka Jaya.
Rukmana, Setiadi, spk. 2017. Wanda Basa Sunda. Bandung: Thursina Media
Utama.
Rusyana, Yus. 1984. Panyungsi Sastra. Bandung: Gunung Larang.
Sudaryat, Yayat. 1987. Ulikan Sémantik Sunda. Bandung: Geger Sunten.
Sudaryat, Yayat, H. Abud Prawirasumantri, jeung H. Karna Yudibrata. 2007. Tata
Basa Sunda Kiwari. Bandung: Yrama Widya.
Website:
[Link]
[Link]
[Link]
H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Pendahuluan 1) Guru membuka pembelajaran dengan 10 menit
mengucapkan salam, kemudian
mengecek kehadiran peserta didik;
2) Guru memotivasi peserta didik dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
akan dilakukan berlangsung baik dan
bermanfaat;
3) Untuk menggali konsepsi awal peserta
didik guru melakukan apersepsi
dengan menggali informasi dan
mengaitkan dengan materi pada
pertemuan sebelumnya;
4) Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok kecil beranggotakan 4-5
orang.
5) Peserta didik menerima informasi
tentang keterkaitan antara lingkungan
alam dengan dengan materi
pembelajaran;
6) Guru memotivasi peserta didik untuk
berperan aktif dalam pembelajaran;
dan
7) Guru menyampaikan tehnik penilaian.
Inti 1) Peserta didik mengamati tayangan 60 menit
audio/video rekaman kawih Sunda;
2) Peserta berlatih melantunkan kawih
dengan meniru guru;
3) Peserta didik berlatih melantunkan
kawih dalam kelompoknya dengan
meniru rekannya.
Penutup 1) Guru bersama peserta didik berdiskusi 10 menit
untuk membuat kesimpulan kelas
tentang materi pembelajaran;
2) Guru bersama peserta didik melakukan
refleksi pembelajaran yang telah
dilakukan;
3) Guru memberitahukan materi yang
akan dipelajari pada pertemuan
selanjutnya.
4) Guru memberikan tugas individual
kepada peserta didik untuk berlatih
melantunkan kawih Sunda; dan
5) Guru menutup pembelajaran dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
telah dilakukan bermanfaat bagi
peserta didik.
Pertemuan Kedua
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Pendahuluan 1) Guru membuka pembelajaran dengan 10 menit
mengucapkan salam, kemudian
mengecek kehadiran peserta didik;
2) Guru memotivasi peserta didik dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
akan dilakukan berlangsung baik dan
bermanfaat;
3) Untuk menggali konsepsi awal peserta
didik guru melakukan apersepsi dengan
menggali informasi dan mengaitkan
dengan materi pada pertemuan
sebelumnya;
4) Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok kecil beranggotakan 4-5
orang.
5) Peserta didik menerima informasi
tentang keterkaitan antara lingkungan
alam dengan dengan materi
pembelajaran;
6) Guru memotivasi peserta didik untuk
berperan aktif dalam pembelajaran;
dan
7) Guru menyampaikan tehnik penilaian.
Inti 1) Peserta didik secara bersama-sama 60 menit
dalam kelompoknya berlatih
melantunkan kawih Sunda;
2) Peserta didik bersama kelompoknya
melantunkan kawih Sunda di depan
kelas;
3) Peserta didik menyampaikan
tanggapan terhadap lantunan kawih
Sunda oleh kelompok lainnya;
Penutup 1) Guru bersama peserta didik berdiskusi 10 menit
untuk membuat kesimpulan kelas
tentang materi pembelajaran;
2) Guru bersama peserta didik melakukan
refleksi pembelajaran yang telah
dilakukan;
3) Guru memberitahukan materi yang
akan dipelajari pada pertemuan
selanjutnya.
4) Guru memberikan tugas kelompok
kepada peserta didik untuk membaca
konsep tentang bentuk, struktur teks,
unsur dan aspek kebahasaan rumpaka
kawih; dan
5) Guru menutup pembelajaran dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
telah dilakukan bermanfaat bagi
peserta didik.
Pertemuan Ketiga
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Pendahuluan 1) Guru membuka pembelajaran dengan 10 menit
mengucapkan salam, kemudian
mengecek kehadiran peserta didik;
2) Guru memotivasi peserta didik dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
akan dilakukan berlangsung baik dan
bermanfaat;
3) Untuk menggali konsepsi awal peserta
didik;
4) Guru melakukan apersepsi dengan
menggali informasi dan mengaitkan
dengan materi pada pertemuan
sebelumnya;
5) Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok kecil beranggotakan 4-5
orang.
6) Peserta didik menerima informasi
tentang keterkaitan antara lingkungan
alam dengan dengan materi
pembelajaran;
7) Guru memotivasi peserta didik untuk
berperan aktif dalam pembelajaran;
dan
8) Guru menyampaikan tehnik penilaian.
Inti 1) Peserta didik secara berkelompok 60 menit
membaca teks rumpaka kawih Sunda;
2) Peserta didik secara berkelompok
mengidentifikasi bentuk, struktur teks,
unsur dan aspek kebahasaan rumpaka
kawih;
3) Peserta didik bertanya jawab tentang
bentuk, struktur teks, unsur dan aspek
kebahasaan rumpaka kawih.
Penutup 1) Guru bersama peserta didik berdiskusi 10 enit
untuk membuat kesimpulan kelas
tentang materi pembelajaran;
2) Guru bersama peserta didik melakukan
refleksi pembelajaran yang telah
dilakukan;
3) Guru memberitahukan materi yang
akan dipelajari pada pertemuan
selanjutnya.
4) Guru memberikan tugas individual
kepada peserta didik untuk membaca,
dan mengamati informasi
menggunakan sumber-sumber
pengetahuan dalam
bentuk cetak, visual, digital, dan
auditori berkaitan dengan materi
pembelajaran selanjutnya.
5) Guru menutup pembelajaran dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
telah dilakukan bermanfaat bagi
peserta didik.
Pertemuan Keempat
Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Alokasi Waktu
Pendahuluan 1) Guru membuka pembelajaran dengan 10 menit
mengucapkan salam, kemudian
mengecek kehadiran peserta didik;
2) Guru memotivasi peserta didik dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
akan dilakukan berlangsung baik dan
bermanfaat;
3) Untuk menggali konsepsi awal peserta
didik;
4) Guru melakukan apersepsi dengan
menggali informasi dan mengaitkan
dengan materi pada pertemuan
sebelumnya;
5) Peserta didik dibagi menjadi beberapa
kelompok kecil beranggotakan 4-5
orang.
6) Peserta didik menerima informasi
tentang keterkaitan antara lingkungan
alam dengan dengan materi
pembelajaran;
7) Guru memotivasi peserta didik untuk
berperan aktif dalam pembelajaran;
dan
8) Guru menyampaikan tehnik penilaian.
Inti 1) Peserta didik secara berkelompok 60 menit
membaca teks rumpaka kawih Sunda;
2) Peserta didik secara berkelompok
mengidentifikasi gaya Bahasa
metafora yang terdapat dalam
rumpaka kawih;
3) Peserta didik berlatih
mengaplikasikan gaya Bahasa
metafora dalam kalimat.
Penutup 1) Guru bersama peserta didik berdiskusi 11 enit
untuk membuat kesimpulan kelas
tentang materi pembelajaran;
2) Guru bersama peserta didik
melakukan refleksi pembelajaran yang
telah dilakukan;
3) Guru memberitahukan materi yang
akan dipelajari pada pertemuan
selanjutnya.
4) Guru memberikan tugas individual
kepada peserta didik untuk membaca,
dan mengamati informasi
menggunakan sumber-sumber
pengetahuan dalam
bentuk cetak, visual, digital, dan
auditori berkaitan dengan materi
pembelajaran selanjutnya.
5) Guru menutup pembelajaran dengan
mendoakan agar pembelajaran yang
telah dilakukan bermanfaat bagi
peserta didik.
I. Penilaian
1. Sikap
Teknik Bentuk Butir Waktu Ket.
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
Observasi Jurnal (Lihat Saat Penilaian untuk
lampiran) pembelajaran
dan pencapaian
berlangsung
pembelajaran
(assessment for
learning and
assessment of
learning)
Catatan: Jurnal dipergunakan untuk mencatat perilaku luar biasa (positif
atau negatif) siswa.
2. Pengetahuan
No Teknik Bentuk Butir Instrumen Waktu Ket.
Instrumen Pelaksanaan
1. Tes Lisan Soal Tes 1) Sebutkan ciri-ciri Saat Penilai
Lisan nu kapanggih dina pembelajara an
No Teknik Bentuk Butir Instrumen Waktu Ket.
Instrumen Pelaksanaan
teks kawih Sunda? n untuk
2) Caritakeun eusi berlangsung pembel
kawihna dumasar ajaran
kana naon-naon (assess-
anu dibaca ku ment
for
hidep!
learnin
g)
2. Tes Tulis Soal Tes 1) Sebutkeun naon
Tulis bédana jeung
sasaruanna dua
kawih di handap!
2) Baca kawih di
handap sarta tuluy
caritakeun deui
maké basa hidep
sorangan!
3) Salin rumpaka
kawih anu aya dina
buku kana buku
tulis, kupingkeun
lagu nu rék disetél,
tuluy eusian titik-
titik anu aya dina
éta rumpaka!
3. Keterampilan
No Teknik Bentuk Butir Instrumen Waktu Ket.
Instrumen Pelaksanaan
1. Unjuk Apalkeun salahsahiji Saat Penilai
Kerja kawih nepi ka bisa pembelajara an
ngahaleuangkeunna, n untuk
tuluy saurang-saurang berlangsung pembel
ngahaleuang ajaran
hareupeun kelas (assess-
ment
for
learnin
g)
4. Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi siswayang sudah mencapai
ketuntasan belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk
pengayaan yaituperbandingan kawih dengan tembang.
5. Remedial
Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi siswayang belum mencapai
ketuntasan belajar diberikan kegiatan pembelajaran ngan bentuk remedial,
yaitu:
a. Pembelajaran ulang, jika 50% atau lebih siswabelum mencapai
ketuntasan.
b. Pemanfaatan tutor sebaya, jika 11-49% siswabelum mencapai
ketuntasan.
c. Bimbingan perorangan, jika 1-10% siswabelum mencapai ketuntasan.
Soreang, 16 Juli 2018
Kepala SMP PLUS SIROJUL HUDA Guru Mata Pelajaran,
Aceng Mohamad Bakir,S.S Aang Suwendi,[Link].I
…………………………………………….. ……………………………………………..
Lampiran 1: Pedoman Penskoran
(1) Penilaian Pengetahuan
- Skor tes lisan skala 1-5
- Skor tes tulisskala 1-15
- Skor Maksimal = ((2X5)+(3X15) = 55
- Nilai Pengetahuan
Skor Diperoleh
NP= X 100
Skor maksimal
(2) Penilaian Keterampilan
LEMBAR PENILAIAN NGAWIH
Nama : ...................................
Kelas : ...................................
Sasaran Aspek Kriteria Skala
Lagam a. Luyu jeung kawihna merenah 10-15
b. kurang luyu kurang 5-10
merenah
c. teu luyu teu merenah 1-5
Wirahma/ a. Keuna kana merenah 10-15
ketukan wirahma/ketukan
b. Kurang keuna kana kurang 5-10
wirahma merenah
c. Teu keuna kana ketukan teu merenah 1-10
sora a. Asup kana nada merenah 10-15
b. Kurang asup kana nada kurang 5-10
merenah
b. teu asup kana nada teu merenah 1-10
Skor Maksimal 100
- Nilai Keterampilan
NK =Skor Diperoleh