MAKALAH
PENYUSUNAN RPP MODEL PROJECT BASED LEARNING
DOSEN PENGAMPUH :USTH. GESTA LESTARI, [Link]
BULAN NOVITA : 2301090801008
MIRANTI : 2301231203006
PROGRAMSTUDIPENDIDIKANBAHASA ARAB
SEKOLAHTINGGIILMUTARBIYAHINTERNASIONAL
MUHAMMADIYAH
BATAM 2025
KATA PENGANTAR
AssalamualikumWarahmatullahiWabarakatuh
Puji syukur kami panjatkan kehadiarat allah yang maha esa yang mana telah
memberikan rahmat-nya kepada kami sehingga kami dapat menyusun dan
menyelesaikan makalah kami tentang “Analisis Komparatif Metode
Pembelajaran” dengan baik. Makalah ini kami susun brdasarkan hasil diskusi
kami dan dari beberapa sumber informasi.
Kami berharap dengan tersusun nya makalah ini dapat menambah pengetahuan
dan wawasan kita mengenai Thoriqotu [Link] menyadari dalam
penyusunan makalah ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak
kesalahan dan kekurangan yang di karnakan minimnya keilmuan yang kami
miliki. Oleh karna itu, kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat
membangun selalu kami harapkan untuk kesempurnaan makalah ini.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu mata kuliah
Thoriqotu Tadris, Bu Gesta Lestari, [Link] yangtelah membimbing kami dalam
pembuatanmakalahini sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Akhir
kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dan
ikut serata dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah
SWT senantiasa meridhoi segala usaha dan upaya kita dalam menuju ke
suksesan. Aamiin.
Batam,09 November 2025
penyusun
DAFTAR IS
KATAPENGANTAR............................................................................................ ........ii
DAFTAR ISI...................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................ ........
[Link] Belakang....................................................................................................... ....1
[Link] Masalah............................................................................................... ........2
[Link] Penulis..................................................................................................... ........2
BAB II PEMBAHASAN..................................................................................................
[Link] model pembelajaran Project Based Learning............................................3
[Link]-langkah model pembelajaran Project Based Learning.................................6
[Link] guru dan siswa dalam model pembelajaran Project Based Learning................7
[Link] dan Kekurangan model pembelajaran Project BasedLearning..................9
[Link] model pembelajaran Project Based Learning................................................10
BAB III PENUTUP............................................................................................... ...........
[Link].................................................................................................... ....11
B. SARAN.....................................................................................................................11
BAB 1
PENDAHULUAN
[Link] Belakang
Pesatnya pembangunan yang disertai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
oleh karena itu kinerja dunia pendidikan yang professional dan mutu lebih tinggi. Masa depan
suatu negara sangat ditentukan oleh bagaimana negara itu memperlakukan sistem
pendidikiannya,dunia pendidikan yang bermutu diharapkan dapat mendukung tercapainya
generasi muda penerus bangsa yang cerdas, terampil dan berwawasan luasyang mampu
bersaing di era global yang akan datang.
Karena pada hakikatnya fungsi pendidikan adalah untuk mengembangkan kemampuanserta
meningkatkan mutu kehidupan manusia.
Seharusnya proses pembelajaran di sekolah tidak hanya bersifat teoritis dan satu arah, tetapi
juga aktif, kreatif, dan melibatkan pengalaman nyata peserta didik. Dengan demikian, siswa
dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kemampuan bekerja sama, dan
kemandirian dalam belajar.
Namun dalam praktiknya, pembelajaran sering masih bersifat konvensional, di mana guru
lebih banyak memberikan ceramah dan siswa hanya menjadi pendengar pasif. Akibatnya,
motivasi belajar siswa menurun, kreativitas terbatas, dan pemahaman konsep tidak mendalam
karena siswa tidak terlibat secara aktif dalam proses belajar.
Oleh sebab itu makalah ini akan membahas tentang model pembelajaran Berbasis Proyek
(Project Based Learning) adalah pembelajaran sistematik yang mengikut sertakan pelajar ke
dalam pembelajaran teoritis dan perancangan produk dan tugas, pembelajaran berbasi proyek
memiliki potensiyang amat besar untuk membuat pengalaman belajar yang lebih menarik dan
bermanfaat bagi peserta didik.
Dalam pembelajaran berbasis proyek terdorong lebih aktif dalam belajar dan guru hanya
sebagai fasilitator,mengevaluasi produk hasil kerja peserta didik yang ditampilkan dalam
hasil proyek yang dikerjakan.
[Link] Masalah
[Link] pengertian dari model pembelajaran Project Based Learning ?
[Link] saja langkah-langkah model pembelajaran Project Based Learning ?
[Link] peran guru dan siswa dalam model pembelajaran Project Based Learning?
[Link] saja kelebihan dan kekurangan model pembelajaran Project BasedLearning ?
[Link] tujuan dari model pembelajaran Project Based Learning ?
[Link] Penulisan
[Link] mengetahui pengertian model pembelajaran Project BasedLearning.
[Link] mengetahui langkah-langkah model pembelajaran Project BasedLearning.
[Link] mengetahui peran guru dan siswa dalam model pembelajaran Project Based
Learning.
[Link] mengetahui kelebihan dan kekurangan model pembelajaran Project Based Learning.
[Link] mengetahui tujuan dalam model pembelajaran Project Based Learning
BAB II
PEMBAHASAN
[Link] Project Based Learning
Pembelajaran Berbasis Proyek merupakan model pembelajaran yang menggunakan masalah
sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru
berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara nyata. 1 Pembelajaran Berbasis Proyek
dirancang untuk digunakan pada permasalahan komplek yang diperlukan peserta didik dalam
melakukan insvetigasi dan memahaminya. Berikut pengertian Project BasedLearning
menurut beberapa ahli:
[Link] (2009) Project Based Learning adalah pembelajaran dengan menggunakan proyek
sebagai metode pembelajaran. Para siswa bekerja secara nyata seolah-olah ada di dunia nyata
yang dapat menghasilkan produk secara realistis.
[Link] (2006) Di dalam Project Based Learning proyek dilakukan secara kolaboratif dan
inovatif yang berfokus pada pemecahan masalah yang berhubungan dengan kehidupan siswa
atau masyarakat.
[Link] dan Stein (1993) Pembelajaran Berbasis Proyek sebagai pendekatan yang
komprehensif yang melibatkan siswa dalam kegiatan penyelidikan yang kooperatif dan
berkelanjutan
Mengingat bahwa masing-masing peserta didik memiliki gaya belajar yang berbeda maka
Pembelajaran Berbasis Proyek memberikan kesempatan kepada para peserta didik untuk
menggali materi dengan menggunakan berbagia cara yang bermakna dan melakukan
eksperimen secara kolaboratif1
Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pendidik untuk mencapaikeberhasilan
pembelajaran yang sesuai dengan harapan adalah dengan memperhatikan mahasiswa, materi
pelajaran, metode pembelajaran dan media pembelajaran yang tepat sehingga dalam proses
belajar mengajar perluadanya pemilihan strategis yang sesuai dengan karakteristik
mahasiswa2
1
Abdullah Sani, Pembelajaran Saintifik Untuk Implementasi Kurikulum (Jakarta: PT Bumi Aksara,2013), h. 56
2
Hakim, N. (2016). Penerapan Project-Based Learning Dipadu GroupInvestigation Untuk Meningkatkan
Motivasi, Dan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang. Biodik,1 (1).
Retrieved from [Link] [Link]/biodik/article/view/3353
[Link]- Langkah Project Based Learning
[Link] Pertanyaan Mendasar
Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan mendasar yaitu pertanyaan yang dapat memberi
penugasan siswa dalam melakukan suatuaktivitas. Pertanyaan disusun dengan mengambil
topik yang sesuai denganrealitas dunia nyata dan dimulai dengan sebuah investigasi
mendalam, pertanyaan yang disusun hendaknya tidak mudah untuk dijawab dan
dapatmengarahkan siswa untuk membuat proyek. Pertanyaan seperti itu pada umumnya
bersifat terbuka (divergen), provokatif, menantang,membutuhkan keterampilan berpikir
tingkat tinggi (high order thinking)dan terkait dengan kehidupan siswa , guru berusaha agar
topik yang diangkat relevan untuk para siswa
[Link] Perencaan Proyek
Perencanaan dilakukan secara kolaboratif antara guru dan siswa,dengan demikian siswa
diharapkan akan merasa memiliki atas proyek tersebut. Perencanaan berisi tentang aturan
main, pemilihan kegiatan yangdapat mendukung dalam menjawab pertanyaan penting dengan
cara mengintegrasikan berbagai materi yang mungkin serta mengetahui alat dan bahan yang
dapat diakses untuk membantu penyelesaian proyek.
[Link] Jadwal
Guru dan siswa secara kolaboratif menyusun jadwal kegiatan dalam menyelesaikan proyek.
Aktivitas pada tahap ini anatara lainmembuat jadwal untuk menyelesaikan proyek,
menentukan waktu akhir penyelesaian proyek, membawa siswa agar merencanakan cara yang
baru,membimbing siswa ketika mereka membuat cara yang tidak berhubungan dengan
proyek dan meminta siswa untuk membuat penjelasan tentang cara pemilihan waktu. Jadwal
yang telah disepakati bersama agar guru dapat melakukan monitoring kemajuan belajar dan
pengerjaan proyek di luar kelas
[Link] siswa dan kemajuan proyek
Guru bertanggung jawab untuk memantau kegiatan siswa selama menyelesaikan proyek,
pemantauan dilakukan dengan cara memfasilitasisiswa pada setiap proses. Dengan kata lain
guru berperan menjadi mentorbagi aktivitassiswa, agar mempermudah proses pemantauan
dibuat sebuahrubik yang dapat merekam keseluruhan kegiatan yang penting.
[Link] Hasil
Penilaian dilakukan untuk membantu guru dalam mengukur ketercapaian standar kompetensi
berperan dalam mengevaluasi kemajuan masing-masing siswa, memberi umpan balik tentang
tingkat pemahamanyang sudah dicapai siswa, membantu guru dalam menyusun strategi
pembelajaran berikutnya.
[Link] Pengalaman
Pada akhir proses pembelajaran guru dan siswa melakukan refleksi terhadap kegiatan dan
hasil proyek yang sudah dijalankan. Proses refleksi dilakukan baik secara individu maupun
kelompok, pada tahap ini siswadiminta untuk mengungkapkan perasaan dan pengalamannya
selamamenyelesaikan proyek. Guru dan siswa mengembangkan diskusi dalamrangka
memperbaiki kinerja selama proses pembelajaran sehingga padaakhirnya ditemukan suatu
temuan baru untuk menjawab permasalahanyang diajukan pada tahap pembelajaran pertama. 3
[Link] Guru dan Siswa dalam Project Based Learning.
Menurut Waras Khamdi selama berlangsungnya proses pembelajaran berbasis proyek pelajar
akan mendapatkan bimbingan dari narasumber atau fasilitator dimana peran fasilitator.
[Link] Guru :
[Link] kelompok dan menciptakan suasana yang nyaman.
[Link] bahwa sebelum dimulai setiap kelompok telah memiliki seorang anggota yang
bertugas membaca materi sementara teman-temannya mendengarkan dan seorang anggota
yang bertugas mencatat informasi yang penting sepanjang jalannya diskusi.
[Link] materi atau informasi pada saat yang tepat sesuai dengan perkembangan
kelompok.
[Link] jalannya diskusi dan membuat catatan tentang berbagai masalah yang muncul
dalam proses belajar serta mengajar agar proses belajar terus berlangsung. Dengan tujuan
agar setiap tahapan dalam proses belajar tidak dilewati atau diabaikan sehingga tiap tahapan
dilakukan dalam urutan yang tepat.
[Link] motivasi pelajar dengan mempertahankan unsur tantangan dalam penyelesaian
tugas dan juga mempertahankan untuk mendorong pelajaran keluar dari
[Link] proses belajar dengan mengajukan pertanyaan yang tepat pada saat
yang tepat, secara mendalam tentang berbagai konsep, ide, penjelasan, sudut pandang.
[Link] kegiatan belajar termasuk partisipasi pelajar dalam proses kelompok,
pengajar perlu memastikan bahwa setiap pelajar terlibat dalam proses kelompok dan berbagai
pemikiran dan pandangan.4
[Link] Siswa :
[Link] kemampuan bertanya dan berpikir.
[Link] riset sendiri.
[Link] ide dan konsep baru.
[Link] mengatur waktu dengan baik.
[Link] kegiatan belajar sendiri atau kelompok.
[Link] belajar lewat [Link] interaksi sosial (wawancara, survei,
3
Dirktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Panduan Teknis Pembelajaran dan Penilaian di Sekolah Dasar (Jakarta,
2016), h. 46
4
khsanudin. Metode Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Leraning)
observasi).
[Link] lebih banyak pada kerja kelompok5
[Link] dan Kekurangan Project Based Learning
[Link] pada penerapan model pembelajaran berbasis proyek sebagai berikut :
[Link] motivasi belajar peserta didik untuk belajar, mendorong kemampuan mereka
untuk melakukan pekerjaan penting dan mereka perlu untuk dihargai.
b. Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.
[Link] peserta didik menjadi lebih aktif dan berhasil memecahkan problem-problem
yang kompleks.
[Link] kolaborasi.
[Link] peserta didik untuk mengembangkan dan mempraktikanketerampilan
komunikasi.
[Link] keterampilan peserta didik dalam mengelola sumber.
[Link] pengalaman kepada peserta didik pembelajaran dan praktik dalam
mengorganisasi proyek dan membuat alokasi waktu dansumber-sumber lain seperti
perlengkapan untuk menyelesaikan tugas.
[Link] pengalaman belajar yang melibatkan peserta didik secarakompleks dan
dirancang untuk berkembang sesuai dengan nyata.
[Link] para peserta didik untuk belajar mengambil informasi danmenujukkan
pengetahuan yang dimiliki kemudian diimplementasikandengan dunia nyata.
[Link] Susana belajar menjadi menyenangkan sehingga peserta didik maupun pendidik
menikmati proses pembelajaran.6
[Link] model pembelajaran based learning :
[Link] banyak waktu untuk menyelesaikan masalah.
[Link] biaya yang cukup banyak.
[Link] instruktur yang merasa nyaman dengan kelas tradisional dimana instruktur
memegang peran utama di kelas
5
Ibid
6
Maryani, Pendekatan Scientificdalam pembelajaran di sekolah dasar (Yogyakarta: CV BUDI UTAMA, 2015),
h. 43-44
[Link] peralatan yang harus disediakan.
[Link] didik yang memiliki kelemahan dalam percobaan dan pengumpulan informasi akan
mengalami kesulitan.
[Link] kemungkinan peserta didik yang kurang aktif dalam kerjakelompok.
[Link] topik yang diberikan kepada masing-masing kelompok berbedadikhawatirkan
peserta didik tidak bisa memahami topik secara keseluruhan7
[Link] Pembelajaran Project Based Learning
Setiap model pembelajaran pasti memiliki tujuan dalam penerapan nya,beberapa tujuan
pembelajaran berbasis project based learning :
1. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah
o Siswa diharapkan mampu menganalisis masalah, merancang solusi, dan
mengevaluasi hasilnya melalui proyek nyata.
2. Mengembangkan Kreativitas dan Inovasi
o PBL mendorong siswa untuk berpikir kreatif, merancang ide baru, dan
menghasilkan produk/proyek yang orisinal.
3. Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi dan Komunikasi
o Siswa belajar bekerja dalam tim, mendiskusikan ide, berbagi tanggung jawab,
dan menyampaikan hasil proyek secara efektif.
4. Meningkatkan Motivasi dan Kemandirian Belajar
o Dengan proyek yang relevan dengan kehidupan nyata, siswa lebih termotivasi
untuk belajar secara mandiri dan aktif.8
5. Mengintegrasikan Pengetahuan dengan Konteks Dunia Nyata
o Siswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik di
lingkungan sekitar sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
6. Melatih Kemampuan Evaluasi dan Refleksi
o Siswa mengevaluasi proses dan hasil proyek untuk memperbaiki strategi
belajar mereka di masa depan.
7
Sagita, S., Rahmat, A., Napitupulu, D., & Sriyati, S. (2023, Februari). Sustainability of Project-Based Learning:
Challenge and Obstacles from Students’ Perception Point of View. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(2),
810-816. [Link]
8
Studi Literatur: Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa —
Saragih, N. A. & Neviyarni, (2022-2023).
MANFAAT TUJUAN PBL BAGI GURU DAN SISWA
Bagi guru:
Memberikan strategi pembelajaran yang menarik dan kontekstual
Mempermudah pengembangan kompetensi siswa secara holistik
Menjadi sarana asesmen autentik berbasis proyek9
Bagi siswa:
Meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif
Membiasakan tanggung jawab individu dan kelompok
Memperoleh pengalaman belajar nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari10
BAB III
9
Thomas, J. W. (2000).A Review of Research on Project-Based Learning. San Rafael, CA: The Autodesk
Foundation.
10
Zahra, N., & Masyithoh, S. (2024).Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Anak Sekolah Dasar.
Elscho Journal, 2(1), 45-53.
PENUTUP
[Link]
Pembelajaran berbasis project based learning merupakan model pembelajaran yang
menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam pengumpulan dan mengitegrasikan
pengetauan baru berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara [Link]
berbasis project meningkatkan antusiasme belajar,ketika anak-anak semangat untuk belajar
pembelajaran akan menjadi lebih aktif, kreatif, dan kontestual sehingga siswa tidak hanya
menerima pelajaran secara pasif tetapi juga terlibat dalam menganalisis masalah, merancang
solusi, dan mengevaluasi hasilnya.11
PBL membantu guru memberikan strategi pembelajaran yang menarik, mempermudah
pengembangan kompetensi siswa secara holistik, dan menjadi sarana asesmen autentik
berbasis proyek. Dengan demikian, PBL menyiapkan siswa menghadapi dunia modern yang
menuntut kompetensi holistik dan kemampuan memecahkan masalah secara nyata,
menjadikannya model pembelajaran yang efektif dan relevan dalam pendidikan kontemporer.
B. Saran
Agar Project Based Learning berjalan optimal, guru perlu memilih proyek yang sesuai
dengan kemampuan dan konteks siswa, mendampingi proses pengerjaan secara aktif, serta
memberikan penilaian yang jelas dan transparan terhadap hasil maupun proses kerja siswa.
11
Berdasarkan penelitian Thomas (2000), Bell (2010), Rati, Kusmaryatni, & Rediani (2017), Zahra &
Masyithoh (2024), dan New Tech Network (2024),