RENCANA PEMBELAJARAN ( RP )
MATA PELAJARAN IPS (GEOGRAFI)
BAB 1 - PENGETAHUAN DASAR GEOGRAFI
IDENTITAS
Nama Sekolah : .....................................................................................
Nama Penyusun : .....................................................................................
Mata Pelajaran : IPS (Geografi)
Kelas / Fase /Semester : X/ E / Ganjil
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (8 x 45 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
1. IDENTIFIKASI
A. MENGIDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
Pengetahuan Awal: Peserta didik umumnya memiliki pemahaman dasar tentang ling
kungan sekitar dan beberapa konsep geografis sederhana (misalnya, peta, arah mata a
ngin) yang didapatkan dari jenjang SMP atau pengetahuan umum. Beberapa mungkin
sudah terpapar berita atau informasi terkait isu-isu geografis global (perubahan iklim,
bencana alam).
Minat: Minat peserta didik bervariasi. Beberapa mungkin tertarik pada isu lingkunga
n, perjalanan, atau teknologi geospasial. Ada juga yang lebih menyukai pendekatan v
isual dan interaktif.
Latar Belakang: Peserta didik berasal dari latar belakang yang beragam, baik sosial e
konomi maupun pengalaman belajar. Beberapa mungkin memiliki pengalaman langs
ung dengan fenomena geografis di lingkungan tempat tinggalnya, sementara yang lai
n mungkin lebih banyak belajar dari media.
Kebutuhan Belajar:
o Visual: Membutuhkan media pembelajaran berupa gambar, video, peta, infografi
s.
o Auditori: Membutuhkan penjelasan lisan yang jelas, diskusi kelompok, presenta
si.
o Kinestetik: Membutuhkan kegiatan praktik, simulasi, atau proyek berbasis lapan
gan (jika memungkinkan).
o Diferensiasi: Ada peserta didik yang membutuhkan bimbingan lebih intensif, se
mentara yang lain membutuhkan tantangan lebih untuk eksplorasi mandiri.
B. MEMAHAMI KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
Jenis Pengetahuan: Materi ini mencakup pengetahuan konseptual (pengertian geogra
fi, objek studi, prinsip, aspek, pendekatan), pengetahuan faktual (contoh fenomena ge
ografis), dan pengetahuan prosedural (cara berpikir geografis, penerapan konsep dala
m analisis sederhana).
Relevansi dengan Kehidupan Nyata: Materi ini sangat relevan karena geografi mem
bantu peserta didik memahami lingkungan sekitar, interaksi manusia dengan alam, se
rta berbagai isu global seperti urbanisasi, bencana alam, sumber daya, dan perubahan
iklim yang memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.
Tingkat Kesulitan: Tingkat kesulitan materi bervariasi. Konsep dasar cenderung mu
dah dipahami, tetapi penerapan prinsip dan pendekatan geografi dalam analisis kasus
nyata memerlukan penalaran kritis dan pemahaman yang lebih mendalam.
Struktur Materi: Materi tersusun secara hierarkis, dimulai dari pengertian dasar, rua
ng lingkup, kemudian objek, prinsip, aspek, dan pendekatan geografi. Ini memberika
n fondasi yang kuat sebelum masuk ke topik geografi yang lebih spesifik.
Integrasi Nilai dan Karakter:
o Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia: Menyadari
kebesaran Tuhan sebagai pencipta alam semesta dan isinya, serta menjaga kelest
arian lingkungan.
o Bernalar Kritis: Menganalisis informasi geografis secara objektif dan membuat
kesimpulan yang rasional.
o Kreatif: Mengembangkan ide-ide baru dalam memecahkan masalah geografis at
au menyajikan informasi.
o Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas.
o Mandiri: Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.
o Berkebinekaan Global: Menghargai keragaman fenomena geografis dan buday
a di berbagai belahan dunia.
C MENENTUKAN DIMENSI PROFIL LULUSAN
Berdasarkan tujuan pembelajaran dan karakteristik materi, dimensi profil lulusan yang ak
an dicapai adalah:
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
2. Penalaran Kritis
3. Kreativitas
4. Kolaborasi
5. Kemandirian
6. Komunikasi
2. DESAIN PEMBELAJARAN
A. MENENTUKAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 046 TAHUN 2025
Pada akhir Fase E, peserta didik memahami konsep dasar berbagai bidang ilmu sosial seb
agai ilmu yang mengkaji manusia dan lingkungannya untuk memberikan landasan berpik
ir kritis, analitis, kreatif, adaptif, dan solutif dalam merespons peristiwa dan fenomena so
sial, budaya, dan ekonomi yang terjadi di masyarakat dalam lingkup lokal, nasional, dan
global. Peserta didik memahami peran dan potensi dirinya dalam beradaptasi dengan per
ubahan lingkungan fisik, sosial, budaya, dan ekonomi. Peserta didik secara mandiri maup
un berkolaborasi menggali fenomena kehidupan manusia secara sistematis serta menemu
kan persamaan dan perbedaannya dalam dimensi ruang dan waktu. Peserta didik mengan
alisis, menarik simpulan, mengomunikasikan informasi dan hasil analisis dari sumber pri
mer dan/atau sekunder, hasil observasi dan dokumentasi. Peserta didik mampu merefleks
ikan hasil analisis dari informasi, hasil observasi, dan hasil dokumentasi, serta menyusun
rencana tindak lanjut. Capaian Pembelajaran setiap elemen adalah sebagai berikut.
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman K Peserta didik mampu memahami fungsi sosiologi sebagai ilmu yang secara kritis, a
onsep nalitis, kreatif, dan solutif mengkaji masyarakat.
Peserta didik mampu memahami status dan peran individu dalam kelompok sosial d
an memahami berbagai ragam gejala sosial yang ada di dalam masyarakat.
Peserta didik mampu memahami keragaman manusia dan budayanya sebagai bagia
n dari masyarakat multikultural.
Peserta didik memahami hakikat ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari upa
ya manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Peserta didik memahami lembaga serta produk keuangan bank dan nonbank sebagai
dasar dalam mengelola, menggunakan produk dan layanan, serta mengenali dan me
nghindari risiko keuangan kehidupannya dalam konteks mampu membuat laporan k
euangan pribadi.
Peserta didik memahami konsep dasar Geografi, peta, pengindraan jauh, Sistem Inf
ormasi Geografis (SIG), penelitian Geografi, dan fenomena geosfer fisik yaitu litosf
er, atmosfer, dan hidrosfer sebagai ruang kehidupan.
Peserta didik memahami konsep dasar ilmu sejarah serta mengenali penelitian sejar
ah untuk menganalisis keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yan
g akan datang ketika mempelajari berbagai peristiwa atau kejadian penting dalam li
ngkup lokal, nasional dan global mulai dari masa kerajaan Hindu-Budha hingga ma
sa kerajaan Islam.
Keterampilan Peserta didik
Proses Mengamati fenomena kehidupan manusia dalam dimensi ruang dan waktu secara si
stematis serta menemukan persamaan dan perbedaannya dan potensinya;
Membuat pertanyaan secara mandiri untuk menggali informasi tentang fenomena k
ehidupan manusia dalam dimensi ruang dan waktu secara sistematis;
Mengumpulkan informasi dari sumber primer dan/atau sekunder, melakukan observ
asi, dan mendokumentasikannya;
Menarik simpulan berdasarkan dari informasi yang diperoleh dari sumber primer da
n/atau sekunder, hasil observasi dan hasil dokumentasi;
Mengomunikasikan hasil analisis informasi yang diperoleh dari sumber primer dan/
atau sekunder, data hasil observasi, dan hasil dokumentasi dalam bentuk media digi
tal dan/atau nondigital; dan
Merefleksikan hasil analisis informasi yang diperoleh dari sumber primer dan/atau s
ekunder, hasil observasi, dan hasil dokumentasi serta menyusun rencana tindak lanj
ut.
B. MENENTUKAN TOPIK PEMBELAJARAN YANG KONTEKSTUAL DAN
RELEVAN
Fenomena alam di sekitar kita (banjir, gempa bumi, erosi, kepadatan penduduk di kot
a.
Pemanfaatan lahan di daerah tempat tinggal.
Perubahan iklim dan dampaknya terhadap lingkungan lokal.
Perencanaan tata kota dan pembangunan infrastruktur di daerah.
Penyebaran kebudayaan atau tradisi lokal.
Pemetaan potensi wisata daerah.
C. MENGINTEGRASIKAN LINTAS DISIPLIN ILMU YANG RELEVAN DENGAN
TOPIK
Sosiologi: Interaksi sosial, kependudukan, budaya.
Ekonomi: Sumber daya alam, aktivitas ekonomi, pembangunan.
Sejarah: Perubahan bentang alam dan peradaban dari waktu ke waktu.
Biologi: Ekosistem, flora dan fauna.
Fisika: Fenomena fisik bumi (atmosfer, hidrosfer, litosfer).
Matematika: Skala peta, perhitungan jarak, data statistik.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Sistem Informasi Geografis (SIG), pemetaan
digital, analisis data.
D. MENENTUKAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Pengertian dan Ruang Lingkup Geografi
Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan pengertia
n geografi menurut para ahli dan hakikatnya dengan bahasa sendiri (Penalaran Krit
is, Komunikasi).
Setelah mengamati berbagai fenomena di lingkungan sekitar, peserta didik dapat men
gidentifikasi ruang lingkup kajian geografi (fisik dan sosial) dengan cermat dan ak
urat (Penalaran Kritis, Mandiri).
Dengan rasa ingin tahu, peserta didik dapat menyadari bahwa fenomena geografis m
erupakan bentuk kebesaran Tuhan Yang Maha Esa (Keimanan dan Ketakwaan terha
dap Tuhan YME).
Pertemuan 2: Objek Studi dan Prinsip Geografi
Melalui analisis gambar dan video, peserta didik dapat mengklasifikasikan objek stu
di geografi (material dan formal) dengan tepat (Penalaran Kritis).
Setelah menelaah contoh kasus geografis, peserta didik dapat menganalisis empat pri
nsip geografi (distribusi, interelasi, deskripsi, korologi) dalam konteks fenomena ny
ata (Penalaran Kritis, Kolaborasi).
Pertemuan 3: Aspek dan Pendekatan Geografi
Melalui kegiatan observasi sederhana lingkungan sekolah, peserta didik dapat mengid
entifikasi aspek-aspek geografi (fisik dan nonfisik) yang relevan dengan lingkunga
n sekitar (Kreativitas, Mandiri).
Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menerapkan tiga pendekatan geografi
(keruangan, kelingkungan, kompleks wilayah) untuk memecahkan masalah sederh
ana (Penalaran Kritis, Kolaborasi).
Pertemuan 4: Keterampilan Geografi dan Manfaat Mempelajari Geografi
Melalui praktik sederhana, peserta didik dapat mendemonstrasikan keterampilan das
ar geografi (observasi, interpretasi peta, analisis data) dalam menyelesaikan tugas
(Kemandirian, Kreativitas).
Dengan berdiskusi, peserta didik dapat menyimpulkan manfaat mempelajari geografi
dalam kehidupan sehari-hari dan peranannya dalam pembangunan berkelanjutan
(Komunikasi, Penalaran Kritis).
E. MENENTUKAN KERANGKA PEMBELAJARAN
1. Praktik Pedagogik:
Model Pembelajaran:
o Problem-Based Learning (PBL): Mengajukan masalah geografis nyata untuk d
iselesaikan oleh peserta didik.
o Project-Based Learning (PjBL): Mendorong peserta didik membuat produk (m
isalnya, peta sederhana, infografis, presentasi) berdasarkan pemahaman konsep.
o Discovery Learning: Memberikan kesempatan peserta didik untuk menemukan
konsep sendiri melalui eksplorasi.
Strategi Pembelajaran:
o Think-Pair-Share: Peserta didik berpikir individu, berpasangan, lalu berbagi de
ngan kelompok.
o Group Discussion: Diskusi kelompok untuk memecahkan masalah atau mengan
alisis kasus.
o Jigsaw: Membagi materi menjadi bagian-bagian kecil, setiap kelompok ahli me
mpelajari satu bagian, lalu mengajarkan kepada kelompok asalnya.
o Case Study: Menganalisis studi kasus nyata terkait fenomena geografis.
Metode Pembelajaran:
o Ceramah Interaktif
o Diskusi
o Tanya Jawab
o Penugasan
o Presentasi
o Studi Lapangan Sederhana (jika memungkinkan)
2. Kemitraan Pembelajaran:
Lingkungan Sekolah: Guru mata pelajaran lain (Sejarah, Sosiologi, Biologi, TIK), p
ustakawan, staf TU (untuk data sekolah), komunitas siswa (OSIS, klub ilmiah).
Lingkungan Luar Sekolah:
o Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat.
o Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
o Dinas Lingkungan Hidup.
o Komunitas lokal peduli lingkungan.
Masyarakat: Orang tua, tokoh masyarakat yang memiliki pengetahuan atau pengala
man terkait geografi lokal.
3. Lingkungan Belajar:
Ruang Fisik: Kelas yang fleksibel (dapat diatur untuk diskusi kelompok, presentasi),
perpustakaan sekolah dengan koleksi buku geografi dan peta, laboratorium komputer
(untuk akses internet dan perangkat lunak GIS sederhana jika ada).
Ruang Virtual:
o Platform Learning Management System (LMS) seperti Google Classroom untuk
berbagi materi, mengumpulkan tugas, dan forum diskusi.
o Sumber daya daring: Google Earth, Google Maps, video edukasi (YouTube), arti
kel berita relevan, jurnal ilmiah sederhana.
o Perpustakaan digital sekolah atau platform e-book.
Budaya Belajar (Mendukung Pembelajaran Mendalam):
o Budaya Kolaborasi: Mendorong kerja sama antarpeserta didik dalam menyelesa
ikan tugas.
o Budaya Inkuiri: Memicu rasa ingin tahu dan pertanyaan-pertanyaan mendalam.
o Budaya Refleksi: Mendorong peserta didik untuk merenungkan apa yang telah
mereka pelajari dan bagaimana itu relevan dengan hidup mereka.
o Budaya Keterbukaan: Mendorong peserta didik untuk berani bertanya, berpend
apat, dan menerima umpan balik.
o Budaya Apresiasi: Memberikan penghargaan terhadap usaha dan hasil karya pe
serta didik.
4. Pemanfaatan Digital:
Perpustakaan Digital: Akses e-book, jurnal, artikel ilmiah dari perpustakaan digital s
ekolah atau sumber eksternal yang terpercaya.
Forum Diskusi Daring: Google Classroom, grup chat (WhatsApp/Telegram) untuk d
iskusi di luar jam pelajaran, berbagi informasi, dan menjawab pertanyaan.
Penilaian Daring: Google Forms untuk kuis atau asesmen formatif, Kahoot! atau Me
ntimeter untuk kuis interaktif dan survei pendapat.
Media Presentasi Digital: Google Slides, Canva, Prezi untuk membuat presentasi ya
ng menarik.
Alat Visualisasi Geospasial: Google Maps, Google Earth untuk eksplorasi lokasi dan
fenomena geografis secara virtual.
3. PENGALAMAN BELAJAR
A. MERANCANG PEMBELAJARAN DENGAN PRISIP ( BERKESADARAN,
BERMAKNA DAN MENGEMBIRAKAN )
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Pengertian dan Ruang Lingkup Geografi
1. KEGIATAN AWAL (BERKESADARAN, BERMAKNA DAN MENGGEMBIRAKAN ):
Berkesadaran: Guru memulai dengan menyapa peserta didik, menanyakan kaba
r, dan melakukan teknik pernapasan sederhana atau mindfulness singkat (mis
alnya, mengambil napas dalam-dalam, merasakan kehadiran di kelas) untuk me
mbantu mereka fokus dan menenangkan pikiran dari aktivitas sebelumnya.
Bermakna : Guru menunjukkan sebuah gambar atau video singkat tentang fe
nomena geografis menarik (misalnya, letusan gunung berapi, pemandangan kot
a dari atas, atau peta interaktif). Guru bertanya: "Apa yang kalian lihat? Mengapa
fenomena ini menarik perhatian kalian? Apa hubungannya dengan studi tentang
Bumi?" Ini memicu rasa ingin tahu dan mengaitkan materi dengan pengalaman v
isual.
Menyenangkan : Guru memutarkan lagu pendek bertema alam atau lingkung
an sebagai ice breaker atau memulai dengan permainan singkat "Tebak Lokas
i" menggunakan petunjuk geografis, menciptakan suasana yang menyenangkan
dan ringan.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengaitkannya dengan pe
ntingnya memahami lingkungan sekitar.
Guru melakukan asesmen diagnostik sederhana (misalnya, pertanyaan lisan cepa
t, polling di Mentimeter) untuk mengetahui pemahaman awal tentang geografi.
2. KEGIATAN INTI (MEMAHAMI, MENGAPLIKASI, MEREFLEKSI):
Diferensiasi Konten:
Guru menyediakan berbagai sumber belajar: buku teks, artikel singkat dari koran
/majalah, video animasi tentang pengertian geografi.
Untuk peserta didik yang suka membaca, sediakan ringkasan materi. Untuk yang
visual, sediakan infografis atau mind map yang sudah jadi.
Memahami:
Guru menjelaskan pengertian geografi secara umum dan menurut beberapa ahli k
unci.
Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (diferensiasi kelompok b
erdasarkan kemampuan awal jika diperlukan).
Setiap kelompok diberi tugas untuk menelaah kasus nyata/gambar fenomena g
eografis (misalnya, banjir di Jakarta, persebaran hutan di Kalimantan, atau aktivi
tas penduduk di desa).
Guru memberikan pertanyaan pemantik yang bervariasi tingkat kesulitannya
(misalnya, "Apa saja unsur geografis yang terlihat di gambar ini?" hingga "Bagai
mana geografi dapat membantu memahami fenomena ini?").
Mengaplikasi:
Setiap kelompok diminta untuk menganalisis ruang lingkup kajian geografi (f
isik dan sosial) dari studi kasus yang diberikan, kemudian mempresentasikannya
di depan kelas.
Diferensiasi Proses:
Kelompok yang membutuhkan dukungan lebih: Guru memberikan scaffolding be
rupa daftar pertanyaan panduan, contoh analisis, atau bimbingan langsung.
Kelompok yang sudah mahir: Diberikan tantangan untuk mencari kasus lain seca
ra mandiri atau menganalisis kasus dari sudut pandang yang lebih kompleks.
Peserta didik diberi kesempatan untuk saling bertanya dan memberikan masukan.
Merefleksi:
Guru membimbing peserta didik untuk merefleksikan bagaimana konsep geograf
i membantu mereka memahami fenomena di sekitar. "Bagaimana konsep yang ki
ta pelajari hari ini membantu kita melihat dunia dengan cara yang berbeda?"
Setiap kelompok menuliskan satu insight atau pemahaman baru yang mereka dap
atkan dari pembelajaran hari ini.
3. KEGIATAN PENUTUP (UMPAN BALIK, MENYIMPULKAN, PERENCANAAN
LANJUTAN):
Umpan Balik Konstruktif: Guru memberikan umpan balik secara individu dan
kelompok terhadap hasil presentasi dan diskusi, menyoroti kekuatan dan area ya
ng perlu ditingkatkan. "Saya melihat kalian sudah memahami dengan baik konse
p X, namun perlu lebih mendalami hubungan antara Y dan Z."
Menyimpulkan Pembelajaran: Guru bersama peserta didik merangkum poin-p
oin penting yang telah dipelajari tentang pengertian dan ruang lingkup geografi.
Guru menggunakan teknik "Ticket to Exit" di mana setiap peserta didik menuli
skan satu hal yang mereka pelajari dan satu pertanyaan yang masih mereka milik
i sebelum meninggalkan kelas.
Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya: Guru menyampaikan topik untuk per
temuan berikutnya (objek studi dan prinsip geografi) dan memberikan tugas pers
iapan singkat (misalnya, mencari contoh fenomena yang dapat dijelaskan dengan
prinsip geografi). Guru juga menanyakan: "Apa yang kalian harapkan untuk pem
belajaran geografi selanjutnya? Metode apa yang paling membantu kalian belaja
r?" untuk melibatkan siswa dalam perencanaan.
4. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik):
Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal, minat, dan gaya belajar peserta didik.
Format:
Kuesioner Singkat (Google Forms): Pertanyaan pilihan ganda tentang konsep dasar g
eografi (misalnya, "Apa yang kamu ketahui tentang peta?"), serta pertanyaan terbuka
tentang minat terhadap mata pelajaran dan cara belajar yang disukai.
Diskusi Kelas/Brainstorming: Meminta peserta didik menyebutkan kata-kata yang ter
lintas di pikiran mereka ketika mendengar kata "geografi".
Observasi: Mengamati partisipasi peserta didik dalam diskusi awal.
Contoh Pertanyaan/Tugas:
"Sebutkan 3 hal yang menurutmu paling menarik dari Bumi!"
"Apa perbedaan antara gunung dan bukit?"
"Bagaimana cara kamu paling mudah belajar Geografi? (misalnya: membaca buku, m
enonton video, diskusi kelompok, praktik langsung)"
2. Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif):
Tujuan: Memantau pemahaman peserta didik selama proses pembelajaran dan memb
erikan umpan balik yang konstruktif.
Format:
Observasi Selama Diskusi Kelompok: Mengamati keaktifan, kolaborasi, dan kemamp
uan argumentasi peserta didik. (Ceklist observasi: "Berpartisipasi aktif," "Memberika
n ide," "Mendengarkan dengan baik," "Mampu menjelaskan konsep")
Penilaian Presentasi Kelompok: Rubrik penilaian yang mencakup pemahaman konse
p, kemampuan komunikasi, dan kerja sama tim. (Rubrik: "Kelengkapan materi," "Ke
sesuaian dengan topik," "Gaya presentasi," "Kemampuan menjawab pertanyaan")
Kuis Singkat (Kahoot!/Mentimeter): Pertanyaan pilihan ganda atau benar/salah untuk
mengecek pemahaman konsep secara cepat di setiap akhir sub-topik.
Jurnal Refleksi Diri: Peserta didik menuliskan pemahaman, kesulitan, dan pertanyaan
yang masih ada setelah setiap pertemuan.
Lembar Kerja Kelompok: Penilaian terhadap hasil analisis studi kasus atau pengerjaa
n tugas kelompok.
Contoh Pertanyaan/Tugas:
"Identifikasi 3 prinsip geografi yang paling menonjol pada fenomena banjir di kota X.
Jelaskan alasannya!" (untuk kelompok)
"Menurutmu, mengapa geografi disebut sebagai 'ilmu keruangan'?" (pertanyaan lisan
saat diskusi)
"Tuliskan 2 hal baru yang kamu pelajari hari ini dan 1 pertanyaan yang masih kamu i
ngin ketahui!" (jurnal refleksi)
3. Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif):
Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran secara keseluruhan setelah tema s
elesai.
Format:
Tes Tertulis: Esai singkat atau pertanyaan analisis kasus.
Penilaian Proyek/Produk:
Proyek: Membuat mind map interaktif (digital atau manual) tentang Pengetahuan Das
ar Geografi yang mencakup semua konsep kunci.
Produk: Membuat infografis atau video pendek tentang contoh penerapan prinsip dan
pendekatan geografi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar.
Presentasi Individual: Peserta didik memilih satu fenomena geografis di lingkungan
mereka dan menganalisisnya menggunakan konsep-konsep dasar geografi yang telah
dipelajari.
Contoh Pertanyaan/Tugas:
Tes Tertulis:
"Jelaskan hakikat geografi dan kaitannya dengan kehidupan manusia!"
"Pilihlah salah satu fenomena geografis yang terjadi di Indonesia. Analisislah fenome
na tersebut menggunakan minimal tiga prinsip geografi dan dua pendekatan geografi
yang telah Anda pelajari!" (Soal esai berbasis analisis)
Tugas Proyek:
"Buatlah sebuah mind map digital (menggunakan aplikasi seperti MindMeister/Canv
a) atau manual yang menjelaskan seluruh konsep Pengetahuan Dasar Geografi (penge
rtian, objek, prinsip, aspek, pendekatan). Sertakan contoh visual untuk setiap konse
p!"
Tugas Produk:
"Buatlah sebuah infografis atau video pendek (durasi maks. 3 menit) yang menunjuk
kan bagaimana konsep dasar geografi (misalnya, prinsip interelasi dan pendekatan ke
ruangan) dapat diterapkan untuk memahami masalah sampah di lingkungan sekolah
mu. Sertakan solusi sederhana berbasis pemikiran geografis!"
Presentasi Individual:
"Pilih satu permasalahan lingkungan atau sosial di daerah tempat tinggalmu. Presentasikan a
nalisis permasalahan tersebut dengan mengaplikasikan minimal dua konsep dasar geografi (m
isalnya, aspek fisik dan nonfisik, atau pendekatan kelingkungan dan kompleks wilayah). Sert
akan data atau foto pendukung!"