0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan15 halaman

Pembelajaran Asmaul Husna di SMP

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk SMP Negeri 3 Jangkang mengenai Asmaul Husna, khususnya Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir, dan As-Sami’. Pembelajaran ini menggunakan metode diskusi kelompok dan problem-based learning selama 2 x 40 menit, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang sifat-sifat Allah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian dilakukan melalui asesmen formatif dan sumatif, termasuk tes esai dan proyek pembuatan poster.

Diunggah oleh

Putra Amat Siregar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan15 halaman

Pembelajaran Asmaul Husna di SMP

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk SMP Negeri 3 Jangkang mengenai Asmaul Husna, khususnya Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir, dan As-Sami’. Pembelajaran ini menggunakan metode diskusi kelompok dan problem-based learning selama 2 x 40 menit, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang sifat-sifat Allah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian dilakukan melalui asesmen formatif dan sumatif, termasuk tes esai dan proyek pembuatan poster.

Diunggah oleh

Putra Amat Siregar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMP Negeri 3 Jangkang


Fase/Kelas : D/VIII
Domain/Topik/Sub Topik : Asmaul Husna: Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir dan
As-Sami’
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

A. IDENTIFIKASI
Dimensi Profil √ DPL 1 Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Lulusan (DPL) DPL 2 Kewargaan
Pilihlah dimensi √ DPL 3 Penalaran Kritis
profil lulusan
DPL 4 Kreativitas
yang akan dicapai
dalam √ DPL 5 Kolaborasi
pembelajaran √ DPL 6 Kemandirian
DPL 7 Kesehatan
√ DPL 8 Komunikasi

B. Desain Pembelajaran
Tujuan Makna Asmaul Husna: Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir dan As-Sami’
Pembelajaran
Praktik Pedagogis Strategi Pembelajaran : Pembelajaran Berbasis Sasalah ( Problem
based learning);
Pendekatan : Deep Learning dengan Pola Pikir
Bertumbuh
Metode : Diskusi kelompok, tanya jawab,
penugasan.
Lingkungan Ruang Kelas
Pembelajaran
Pemanfaatan Youtube
Digital
Kemitraan Peserta didik

C. Pengalaman Belajar
Awal Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
1. Guru mengucapkan salam dan menanyakan kabar pada murid.
2. Guru dan murid berdoa dipimpin oleh salah satu dari murid (Keimanan
dan ketakwaan terhadap Allah Swt)
3. Guru meminta murid untuk melakukan afirmasi positif sebelum memulai
pembelajaran (Saya murid hebat, cerdas dan berkarakter siap menerima
materi relasi dan fungsi dengan sungguh –sungguh dan bahagia)
4. Guru mengecek kehadiran melalui lembar presensi dan kesiapan murid
untuk mengikuti pembelajaran dengan memeriksa kelengkapan belajar,
kebersihan lingkungan sekitar kelas.
(BERKESADARAN) (BERMAKNA)
Apersepsi (5 menit)
5. Guru mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan pertanyaan pemantik.
(mengambil peserta didik untuk dijadikan sample, kemudian ajukan
pertanyaan) (Komunikasi)
a. Guru bertanya:
Apa yang kalian fahami tentang asmaul husna?
b. Menurut kalian, mengapa Allah memiliki banyak nama indah?
(BERMAKNA)
(MENGGEMBIRAKAN)
(MEMAHAMI)
6. Guru mengaitkan jawaban murid dengan materi relasi dan fungsi yang
akan dipelajari, membantu mereka memahami relevansi materi dengan
kehidupan sehari-hari.
Motivasi (5 menit):
7. Guru menyampaikan pentingnya memahami Al-Alim, Al-Khabir, As-
Bashir dan As-Sami’(Contohnya: Cara Beriman dan manfaatnya)
8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada
pertemuan ini.

Inti Kegiatan Inti (55 menit)


Orientasi Murid pada Masalah (10 menit):
9. Murid disajikan sebuah masalah kontekstual tentang permasalahan
tentang perilaku yang bertentangan mengenai Al-Alim, Al-Khabir, As-
Bashir dan As-Sami’ (misalnya, "Andi merupakan siswa yang suka
marah, mencontek, malas belajar serta tidak suka hal menyulitkan.
Buatlah sikap seharusnya yang dilakukan Andi serta manfaat sikap baik
yang dapat dilakukan Andi.
10. Murid diminta untuk mengamati dan memahami masalah tersebut.
Mengorganisasikan Murid untuk Belajar (10 menit):
11. Murid dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 orang per kelompok)
secara heterogen.
12. Murid dibagikan LKPD yang berisi permasalahan diatas dan langkah-
langkah eksplorasi untuk menemukan berbagai sikap beriman kepada Al-
Alim, Al-Khabir, As-Bashir dan As-Sami’.
13. Setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan masalah yang diberikan
dengan cara berdiskusi dengan kelompok. Kemudian siswa menuangkan
ide dari masing-masing anggota kelompok, selanjutnya buatlah suatu
hubungan yang dapat dibuat dari informasi yang didapat berkaitan
dengan Asmaul Husna: Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir dan As-Sami’.)
(BERMAKNA, MENGGEMBIRAKAN)
(MEMAHAMI, MENGAPLIKASI)
Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok (20 menit):
14. Murid dalam kelompok secara kolaboratif menggali informasi dari
berbagai sumber (buku, internet) untuk memahami konsep sikap beriman
kepada asmaul husna: Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir dan As-Sami’.
(kolaborasi, komunikasi)
15. Murid berdiskusi untuk mencoba berbagai cara penyajian data dari
masalah yang diberikan. Ini adalah fase di mana mereka mulai
mengaplikasikan pemahaman mereka.
(BERKESADARAAN, BERMAKNA)
(MEMAHAMI, MENGAPLIKASI, MEREFLEKSIKAN)
16. Guru berkeliling membimbing, mengamati, dan memberikan bantuan
jika ada kelompok yang mengalami kesulitan, serta mendorong setiap
anggota kelompok untuk berpartisipasi aktif (penilaian sikap)
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya (10 menit):
17. Setiap kelompok menyiapkan hasil diskusi mereka untuk dipresentasikan
di depan kelas.
18. Murid diundi kelompok yang akan presentasi (minimal 1 kelompok)
melalui Ice Breaking Round and Round
- Murid membentuk lingkaran
- Musik Round & Round diputar
- Murid mengikuti irama lagu sambil berkeliling lingkaran
- Ketika lagu berhenti murid diminta untuk membentuk lingkaran
berisikan sejumlah jawaban dari pertanyaan yang diberikan
guru
- Peserta yang tidak memiliki kelompok pada putaran akhir akan
dimintai tolong untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.
(BERMAKNA)
(MENGAPLIKASI, MENGGEMBIRAKAN)
Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah (5 menit):
19. Kelompok yang presentasi menyajikan hasil diskusi mereka.
20. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan.
21. Murid difasilitasi diskusi dan meluruskan konsep yang mungkin masih
keliru.
22. Murid diberikan penguatan terhadap konsep yang telah ditemukan oleh
murid, membantu mereka memahami lebih dalam dan mengevaluasi
aplikasi yang telah dilakukan.
23. Murid dan Guru membuat kesimpulan mengenai berbagai sikap yang
dapat dilakukan dalam melakukan penerapan pada materi asmaul husna:
Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir dan As-Sami’. (BERMAKNA)
(MEREFLEKSI)
Penutup Kegiatan Penutup (10 menit)
Refleksi (5 menit):
24. Guru meminta murid untuk kembali ke tempat duduk semula, kemudian
bersiap untuk melakukan penilaian sumatif.
(BERKESADARAN)
(MEMAHAMI) (MENGAPLIKASI) (MEREFLEKSI)
25. Guru meminta murid secara individu menuliskan:
a. Apa saja yang telah mereka pelajari hari ini? (Mengarah pada
pemahaman yang telah didapatkan)
b. Bagian mana dari materi ini yang paling menarik atau menantang
bagi mereka?
c. Bagaimana pembelajaran hari ini membantu mereka memahami
asmaul husna: Al-Alim, Al-Khabir, As-Bashir dan As-Sami’ secara
lebih mendalam?
26. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan
berikutnya (membuat poster tentang asmaul husna: Al-Alim, Al-Khabir,
As-Bashir dan As-Sami’).
27. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

D. Asesmen Pembelajaran
Penilaian Formatif:
Asesmen Awal
1. Diberikan pertanyaan:
a. Guru menanyakan apa yang kalian fahami tentang asmaul husna?
b. Menurut kalian, mengapa Allah memiliki banyak nama indah?
Lembar Kerja
Diberikan LKPD untuk menyebutkan cara bersikap yang tepat terhadap masalah
yang disajikan.

Penilaian Sumatif:
Tes Tulis

 Esai: Jelaskan bagaimana keyakinan terhadap Asmaul Husna


membentuk karakter jujur dan bertanggung jawab.
 Analisis kasus: “Seorang siswa menyontek karena merasa tidak ada
yang melihat.” Kaitkan dengan sifat Allah Al-‘Alim.

Proyek: Buat poster atau slogan tentang Asmaul Husna untuk dipajang di
kelas.

TTD Kepala Sekolah dan Penyusun


1. Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik/ Materi ajar

Materi Al-Asma‘ul Husna

Al-asma‘ul Husna artinya nama-nama Allah Swt. yang baik. Allah Swt. mengenalkan
dirinya dengan nama-nama-Nya yang baik, sesuai dengan firman-Nya:
َ َُ‫َ ُ أ َأ َ َ َ ُ ْ َأ‬ َ ‫أ‬ َ َ ُ ‫ُأ‬ ‫َ ه أ َ أ َ ٓ ُ أُ أ َ َ أ ُ ُ َ َ َ ُ ْ ه‬
َٰٓ ٓ
‫حدون َِف أسمئَهَۚۦ سيجزون ما كنوا يعملون‬ َ ٰ ‫و َّلِلَ ٱۡلسماء ٱۡلس‬
َ ‫َن فٱدعوه بَهاۖ وذروا ٱَّلَين يل‬

“Dan hanya milik Allah al-asma‘ul Husna, (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah
kepada-Nya dengan menyebut al-asma‘ul Husna itu dan tinggalkanlah orang- orang yang
menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapatkan balasan terhadap apa
yang telah mereka kerjakan.” (Surah al-A‘raf/7: 180)
Rasulullah saw. menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt. yang baik (al-asma‘ul Husna) itu
berjumlah 99. Barang siapa yang menghafalnya maka Allah Swt. akan memasukkan ke dalam
surga-Nya. Pada bab ini hanya empat al-asma‘ul Husna yang akan kalian pelajari, yaitu: al-
‘Alim, ar-Khabir, al-Sami’, al-Bashir. Setelah mempelajari topik ini, kalian diharapkan dapat
menjelaskan makna keempat Al-Asma‘ul Husna tersebut, dan menerapkannya dalam
kehidupan sehari-hari.
1. Al-‘Alim
Al-‘Alim artinya maha mengetahui. Allah Swt. Maha Mengetahui yang tampak atau yang gaib.
Pengetahuan
Allah Swt. tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk
diketahui oleh Allah Swt. Bahkan, peristiwa yang akan terjadi pun sudah diketahui oleh Allah
Swt. Dengan kata lain, pengetahuan Allah Swt. itu tanpa batas. Luar biasa, bukan? Agar lebih
yakin perhatikan firman-Nya berikut ini.
‫َ ه‬ ُ َ ‫أ‬ ‫َندهُۥ َم َفات َُح ٱلأ َغ أيب ََل َي أعلَ ُم َها ٓ إ هَل ُه َو َويَ أعلَ ُم َما ِف ٱل أ َ ر‬
‫َوٱۡلَ أح َرِۚ َو َما ت أسق ُط مَن َو َرق ٍة إََل‬ َ ‫ب‬ َ ۚ َ َ
َ ‫۞وع‬
َ

ُّ ‫ۡرض َو ََل َر أطب َو ََل يَابس إ هَل ِف ك ََتٰب‬َ‫أ‬ َ ُ‫َي أعلَ ُم َها َو ََل َح هبة ِف ُظل‬
‫ني‬ ‫ب‬
ٖ َ ٖ‫م‬ َ َ ٍَ ٖ َ ‫ٱۡل‬ ‫ت‬
َ ٰ ‫م‬ َ ٖ

”Dan pada sisi Allahlah kunci-kunci semua yang gaib. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali
Dia sendiri. dan Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun
pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula). dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam
kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis
dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).” (Surah al-An’am/6:59)
Subhanallah, luar biasa! Perlu kalian ketahui bahwa Allah Swt. menyuruh kita untuk menggali
ilmu sebanyak-banyaknya, agar kalian dapat mengetahui ciptaan-Nya, baik yang ada di langit
maupun yang ada di bumi. Sesungguhnya, Allah Swt. sangat menyukai orang yang rajin
mencari ilmu pengetahuan dan mengamalkannya.
Perilaku yang dapat diwujudkan dalam meyakini sifat Allah al-Alim adalah kita harus terus-
menerus mencari ilmu-ilmunya Allah Swt. dengan cara belajar dan merenungi
ciptaan-Nya. Tapi ingat! Penting juga untuk diperhatikan
bahwa kita tidak boleh merasa paling pandai. Orang berilmu itu harus tetap rendah hati. Seperti
gambar padi di samping, semakin berisi semakin merunduk.

2. Al- Khabir
Al-Khabir artinya mahateliti. Allah Mahateliti terhadap semua ciptaan-Nya. Allah Swt.
menciptakan berjuta-juta makhluk, semuanya berfungsi sesuai dengan apa yang Dia
kehendaki. Tidak ada satupun ciptaan Allah Swt. yang salah sasaran. Ini menandakan bahwa
Allah Mahateliti dalam menciptakan makhluk-Nya. Demikian pula Allah dapat mengetahui
secara detail apa yang dikerjakan makhluknya. Dalam Surah at-Taubah/9: 16 Allah Swt.
berfirman:
َ ُ َ ‫َ ه ُ َ ُ ُۢ َ َ أ‬
‫وٱّلِل خبَي بَما تعملون‬....

“... dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (Surah at-Taubah/9: 16)

Perilaku yang dapat diwujudkan bagi orang yang percaya bahwa Allah Swt. Mahateliti adalah
hendaklah kita harus waspada dan teliti betul apa yang kita lakukan atau yang akan kita
lakukan. Kita harus teliti dan cermat dalam melaksanakan kegiatan, baik di sekolah, di rumah,
maupun di tempat lainnya. Orang yang teliti akan mendapatkan hasil maksimal, dan tidak akan
menyesal di kemudian hari.
3. As-Sami’
As-Sami’ artinya maha mendengar. Allah Swt. Maha Mendengar semua suara apa pun yang
ada di alam semesta ini. Pendengaran Allah Swt. tidak terbatas, tidak ada satu pun suara yang
lepas dari pendengaran-Nya, meskipun suara itu sangat pelan. Hal ini sesuai dengan firman-
Nya:

ٌ ‫يع َعل‬
‫َيم‬ ُ ‫ َو ه‬.....
ٌ ‫ٱّلِل َس َم‬

”... dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Surah al-Baqarah/2:256)
Perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Allah Swt. yang memiliki sifat Maha
Mendengar adalah kita harus mau mendengarkan orang lain yang sedang berbicara. Terlebih
lagi jika yang sedang berbicara adalah guru atau orang tua kita. Lalu, bagaimana sikap kita jika
tidak senang terhadap apa yang disampaikannya? Tentu kita harus sampaikan hal itu kepada
lawan bicara kita dengan sikap dan bahasa yang santun.
As-Sam³’ juga bisa diteladani dengan cara menjadi orang yang peka terhadap informasi.
Sebagai generasi muslim kalian tidak boleh ketinggalan informasi. Di samping itu kalian harus
terus berlatih untuk dapat memilah informasi yang baik dan yang buruk, yang hak dan yang
batil.
4. Al-Bashir
Al-Bashir artinya maha melihat. Allah Maha Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan
kecil. Allah Swt. melihat apa saja yang ada di langit dan di bumi, bahkan seluruh alam semesta
ini dapat dipantau.

َ ُ َ ‫َ ه ُ َ ُ ُۢ َ َ أ‬ َ‫ه هَ َأَ َأ َ ه َ َ َ أ‬
‫صي بَما تعملون‬ َ ‫ۡرض وٱّلِل ب‬ َ ٰ ‫إَن ٱّلِل يعل ُم غيب ٱلسمٰو‬
ِۚ َ ‫ت وٱۡل‬

“Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. dan Allah Maha Melihat
apa yang kamu kerjakan.” (Surah al-Hujurat/49: 18)
Perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Maha Melihat adalah hendaklah kita
berusaha semaksimal mungkin untuk dapat melihat peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam
ini sebagai bahan renungan akan kebesaran Allah Swt. Kita diajarkan untuk pandai dan
cermat dalam memandang berbagai persoalan di sekeliling kita. Namun jangan lupa, kita juga
harus selalu introspeksi diri untuk melihat kelebihan dan kekurangan kita sendiri agar hidup
menjadi lebih terarah. Sungguh hal ini sangat indah untuk diamalkan.
1. LKPD
Lembar Kerja Peserta Didik
Kelompok 1
Kelompok :
Anggota : …………………................
…………………………….
…………………………….
…………………………….
…………………………….
Pertanyaan Pemantik
1. Jika Allah Maha Mengetahui (Al-‘Alim), bagaimana seharusnya sikap kita dalam belajar
dan berbuat sesuatu?
2. Mengapa kita harus berhati-hati dalam berbicara dan bertindak jika Allah Maha
Mendengar (As-Sami’) dan Maha Melihat (Al-Bashir)?
3. Bagaimana cara meneladani sifat Allah Al-Khabir (Maha Teliti) dalam kehidupan sehari-
hari?
Masalah yang Dihadapi
Seorang siswa bernama Andi sering mencontek saat ujian, berbicara kasar kepada teman,
dan kadang tidak jujur pada orang tua. Jika ia mengetahui dan meyakini sifat-sifat Allah
(Al-‘Alim, Al-Khabir, Al-Bashir, As-Sami’), bagaimana seharusnya ia bersikap?
Tugas Diskusi
1. Bacalah bersama-sama kisah permasalahan di atas.
2. Diskusikan bersama kelompok tentang:
a. Makna dari keempat Asmaul Husna tersebut.
b. Sikap yang seharusnya dilakukan Andi.
c. Dampak perilaku yang tepat setelah Andi melakukannya.
d. Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel berikut.

Asmaul Artinya Sikap yang Seharusnya Dampak perilaku yang tepat


Husna

Al-‘Alim

Al-Khabir

Al-Bashir

As-Sami’
Lembar Kerja Peserta Didik
Kelompok 2
Kelompok :
Anggota : …………………................
…………………………….
…………………………….
…………………………….
…………………………….
Pertanyaan Pemantik
1. Jika Allah Maha Mengetahui (Al-‘Alim), bagaimana seharusnya sikap kita dalam
belajar dan berbuat sesuatu?
2. Mengapa kita harus berhati-hati dalam berbicara dan bertindak jika Allah Maha
Mendengar (As-Sami’) dan Maha Melihat (Al-Bashir)?
3. Bagaimana cara meneladani sifat Allah Al-Khabir (Maha Teliti) dalam kehidupan
sehari-hari?
Masalah yang Dihadapi
Seorang siswa di sekolah sering berkata kasar kepada teman-temannya, ia juga terbiasa
menyontek ketika ujian karena merasa tidak ada yang memperhatikan. Kadang, ia berbicara
buruk di belakang gurunya. Jika ia mengetahui dan meyakini sifat-sifat Allah (Al-‘Alim, Al-
Khabir, Al-Bashir, As-Sami’), bagaimana seharusnya ia bersikap?
Tugas Diskusi
1. Bacalah bersama-sama kisah permasalahan di atas.
2. Diskusikan bersama kelompok tentang:
a. Makna dari keempat Asmaul Husna tersebut.
b. Sikap yang seharusnya dilakukan!
c. Dampak perilaku yang tepat setelah melakukannya.
d. Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel berikut.

Asmaul Artinya Sikap yang Seharusnya Dampak perilaku yang tepat


Husna

Al-‘Alim

Al-Khabir

Al-Bashir

As-Sami’
Lembar Kerja Peserta Didik
Kelompok 3
Kelompok :
Anggota : …………………................
…………………………….
…………………………….
…………………………….
…………………………….
Pertanyaan Pemantik
1. Jika Allah Maha Mengetahui (Al-‘Alim), bagaimana seharusnya sikap kita dalam
belajar dan berbuat sesuatu?
2. Mengapa kita harus berhati-hati dalam berbicara dan bertindak jika Allah Maha
Mendengar (As-Sami’) dan Maha Melihat (Al-Bashir)?
3. Bagaimana cara meneladani sifat Allah Al-Khabir (Maha Teliti) dalam kehidupan
sehari-hari?
Masalah yang Dihadapi
Suatu hari di sekolah, ada seorang siswa bernama Rafi. Ketika ujian berlangsung, Rafi
menyontek catatan kecil yang ia sembunyikan. Ia merasa aman karena gurunya tidak melihat.
Setelah itu, Rafi juga sering berbohong kepada orang tuanya ketika ditanya tentang hasil
belajar. Di waktu lain, ia berani berbuat nakal saat sendirian, seperti mencoret-coret dinding
kelas, karena merasa tidak ada yang mengawasi. Bahkan, Rafi kadang berkata kasar kepada
temannya sehingga menyinggung perasaan mereka. Jika ia mengetahui dan meyakini sifat-
sifat Allah (Al-‘Alim, Al-Khabir, Al-Bashir, As-Sami’), bagaimana seharusnya ia bersikap?
Tugas Diskusi
1. Bacalah bersama-sama kisah permasalahan di atas.
2. Diskusikan bersama kelompok tentang:
a. Makna dari keempat Asmaul Husna tersebut.
b. Sikap yang seharusnya dilakukan!
c. Dampak perilaku yang tepat setelah melakukannya.
d. Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel berikut.

Asmaul Artinya Sikap yang Seharusnya Dampak perilaku yang tepat


Husna

Al-‘Alim

Al-Khabir

Al-Bashir

As-Sami’
Lembar Kerja Peserta Didik
Kelompok 4
Kelompok :
Anggota : …………………................
…………………………….
…………………………….
…………………………….
…………………………….
Pertanyaan Pemantik
1. Jika Allah Maha Mengetahui (Al-‘Alim), bagaimana seharusnya sikap kita dalam
belajar dan berbuat sesuatu?
2. Mengapa kita harus berhati-hati dalam berbicara dan bertindak jika Allah Maha
Mendengar (As-Sami’) dan Maha Melihat (Al-Bashir)?
3. Bagaimana cara meneladani sifat Allah Al-Khabir (Maha Teliti) dalam kehidupan
sehari-hari?
Masalah yang Dihadapi
Di sekolah, ada seorang siswi bernama Nadia. Ia sering merasa tidak ada yang tahu tentang
kebiasaannya. Ketika guru sedang menjelaskan, Nadia lebih memilih mengobrol dengan
teman dan tidak memperhatikan. Saat di rumah, ia sering menonton video sampai larut malam
sehingga tidak sempat belajar. Ia juga suka membicarakan keburukan temannya di
belakangnya. Suatu hari, ketika diminta untuk membantu membersihkan kelas, Nadia
beralasan palsu agar tidak ikut bekerja. Jika ia mengetahui dan meyakini sifat-sifat Allah (Al-
‘Alim, Al-Khabir, Al-Bashir, As-Sami’), bagaimana seharusnya ia bersikap?
Tugas Diskusi
1. Bacalah bersama-sama kisah permasalahan di atas.
2. Diskusikan bersama kelompok tentang:
a. Makna dari keempat Asmaul Husna tersebut.
b. Sikap yang seharusnya dilakukan!
c. Dampak perilaku yang tepat setelah melakukannya.
d. Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel berikut.

Asmaul Artinya Sikap yang Seharusnya Dampak perilaku yang tepat


Husna

Al-‘Alim

Al-Khabir

Al-Bashir

As-Sami’
Lembar Kerja Peserta Didik

Lembar Penilaian Presentasi Asmaul Husna


Hari/Tanggal :
Kelas :
Kelompok Penilai :
Kelompok Penyaji :

No Asesmen Penilaian Sudah Belum Perlu Diperbaiki

1. Pendahuluan berisi informasi tentang tema


asmaul husna

2. Informasi lengkap dan jelas

3. Langkah-langkah kegiatan dapat diikuti


dengan mudah

4. Penjelasannya menarik dan sesuai

5. Pemaparan presentasi jelas


Lembar Kerja Peserta Didik

Langkah kerja
1. Isilah lembar penilaian di bawah ini saat kelompok temanmu tampil presentasi.
2. Diskusikan dengan guru jika ada yang belum dipahami.

Lembar Penilaian Presentasi Teman Sejawat

Hari/Tanggal :
Kelas :
Kelompok Penyaji :
Kelompok Penanggap :

No Elemen Sudah Sudah ada tapi Belum


Ada perlu perbaikan Ada
1. Pemilihan topik
2. Tujuan pembuatan
3. Bahan dan alat
4. Langkah kegiatan
5. Penutup
6. Menggunakan kata kerja imperative
(Perintah)
7. Menggunakan Istilah
8. Menggunakan konjungsi urut
9. Menggunakan pemerincian
7. Saran
Rubrik Asesmen Formatif dan Sumatif
Pendekatan Deep Learning
A. Rubrik Asesmen Formatif
Digunakan untuk: Diskusi, LKPD, Presentasi, Refleksi, Observasi

Kriteria 4 (Sangat 3 (Baik) 2 (Cukup) 1 (Perlu Perbaikan)


Baik)
Partisipasi Aktif Berpartisipas Kontribusi Tidak
& berkontribusi i reguler, terbatas, berkontribusi/menggangg
Kolaborasi , mendukung pasif. u.
(25%) memfasilitasi diskusi.
diskusi,
dorong
anggota lain.
Pemahama Menjelaskan Menjelaskan Pemahaman Salah pengertian/tidak
n& makna & benar namun dangkal, mampu aplikasi.
Aplikasi aplikasi kurang aplikasi
(30%) Asmaul detail. permukaan.
Husna secara
tepat &
mendalam.
Presentasi Sistematis, Cukup jelas, Kurang jelas, Tidak dapat
& jelas, contoh struktur sulit diikuti. menyampaikan.
Komunikasi relevan, kurang rapi.
(25%) interaksi
baik.
Refleksi Refleksi Refleksi Refleksi Tidak/refleksi tidak
(10%) mendalam & cukup, minimal, relevan.
konkret. kurang umum.
konkret.
Sikap & Konsisten Sebagian Sering Sering menunjukkan
Karakter jujur, sopan, besar baik. kurang perilaku negatif.
(10%) tanggung menunjukka
jawab. n sikap baik.

B. Rubrik Asesmen Sumatif


Digunakan untuk: Tes Esai, Analisis Kasus, Proyek Poster/Slogan

Kriteria 4 (Sangat Baik) 3 (Baik) 2 (Cukup) 1 (Perlu


Perbaikan)
Tes Tertulis: Memahami Memahami Pemahaman Salah kaprah.
Pemahaman mendalam, baik, kurang dangkal.
Konsep mengaitkan detail.
contoh nyata.
Tes Tertulis: Analisis tajam, Analisis cukup, Analisis Tidak ada
Analisis & argumen kuat, argumen ada. sederhana, analisis relevan.
Argumentasi runtut. argumen
lemah.
Proyek Poster: Isi tepat, visual Isi benar, visual Isi kurang Isi salah, visual
Isi & Kreativitas kreatif, pesan baik, pesan ada. lengkap, visual buruk.
kuat. biasa.
Proyek Poster: Pesan Pesan ada tapi Pesan samar. Pesan tidak
Relevansi Sikap mendorong kurang kuat. relevan.
perubahan
perilaku nyata.
Portofolio & Bukti lengkap, Bukti cukup, Bukti minim, Tidak ada
Refleksi refleksi refleksi ada. refleksi singkat. bukti/refleksi.
mendalam.

Anda mungkin juga menyukai