RPM (MODUL AJAR) MATEMATIKA KELAS 6
Nama Penyusun: (Nama Anda)
Satuan Pendidikan: (Nama Sekolah)
Mata Pelajaran: Matematika
Fase / Kelas: C / 6
Elemen: Bilangan
Alokasi Waktu: 1 Pertemuan (2 x 35 Menit)
A. INFORMASI UMUM
1. Capaian Pembelajaran (CP) Elemen Bilangan
Siswa dapat membandingkan dan mengurutkan berbagai pecahan termasuk pecahan
campuran, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, serta melakukan
operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli ; mengubah pecahan menjadi
berbagai bentuk pecahan lain, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu
angka di belakang koma).
2. Tujuan Pembelajaran (TP)
Melalui model pembelajaran berbasis masalah ( Problem-Based Learning ), murid dapat
menyelesaikan operasi hitung (perkalian, dan pembagian) pada pecahan dan pecahan dengan
bilangan asli dengan tepat.
3. Profil Pelajar Pancasila
Gotong Royong: Terlihat saat diskusi kelompok mengerjakan LKPD.
Bernalar Kritis: Terlihat saat menganalisis masalah kontekstual dan menemukan
solusi operasi hitung pecahan.
4. Sarana dan Prasarana
Media: Video pembelajaran (Youtube/PMM), slide presentasi (Canva/PPT), Papan
Tulis/Spidol.
Alat: LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), Alat tulis, Kartu pecahan (opsional).
Lingkungan: Pengaturan kelas untuk kerja kelompok (Kerangka: Lingkungan
Pembelajaran ).
5. Target Peserta Didik
Murid reguler (28-32 murid).
6. Model Pembelajaran
Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL)
B. KOMPONEN INTI
1. Pemahaman Bermakna (Prinsip : Bermakna)
Menghitung perkalian pecahan berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat
kita perlu menggandakan bahan dalam resep kue (Contoh: Butuh$1/2$sendok teh
soda kue, tapi ingin membuat 3 loyang).
Menghitung pembagian pecahan membantu kita saat membagi sesuatu secara adil
(Contoh: Punya$1/2$loyang pizza yang harus dibagi untuk 2 anak).
2. Pertanyaan Pemantik
"Jika Ibu punya$1/4$meter pita dan ia membeli lagi pita dengan panjang yang sama
sebanyak 3 kali, berapa total panjang pita Ibu sekarang?"
Bagaimana cara membagi selembar kertas utuh kepada 4 orang agar sama rata? (1 : 4
=$1/4$). Lalu, bagaimana jika kertas yang ada hanya tersisa$1/2$lembar dan harus
dibagi rata untuk 2 orang?"
3. Asesmen
Diagnostik (Awal): Pertanyaan lisan singkat untuk memeriksa pemahaman
pemahaman (konsep pecahan dasar dan penjumlahan berulang).
Formatif (Proses): Observasi keaktifan saat diskusi kelompok (penilaian Profil
Pelajar Pancasila) dan pengerjaan LKPD.
Sumatif (Akhir): Kuis singkat (2-3 soal) di akhir pembelajaran untuk mengukur
ketercapaian TP.
C. KEGIATAN PEMBELAJARAN (Sintaks PBL)
1. Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
Pembukaan: Guru membuka kelas dengan salam, doa, dan memeriksa keberadaan.
Kesiapan Belajar (Prinsip: Berkesadaran):
o Guru mengajak murid melakukan teknik STOP sederhana (Berhenti sejenak,
Tarik napas, Observasi perasaan, Lanjutkan) untuk memfokuskan pikiran.
Apersepsi & Diagnostik: Guru mengingatkan kembali materi perenang (misal: “Apa
artinya$1/3$?" "Berapa$1/4 + 1/4 + 1/4$?")
Motivasi & Tujuan: Guru menyampaikan TP dan Pemahaman Bermakna
(mengaitkan dengan resep kue atau membagi makanan).
2. Kegiatan Inti (50 Menit)
(Prinsip Pengalaman: Memahami, Mengaplikasi)
(Kerangka: Pedagogis, Kemitraan, Digital, Lingkungan)
Fase 1: Orientasi Murid pada Masalah (Memahami)
o Guru menyajikan masalah kontekstual (bisa lewat slide/video) yang terkait
dengan perkalian pecahan dengan bilangan asli. (Kerangka: Pemanfaatan
Digital ).
o Contoh Masalah: "Andi berlatih lari setiap hari. Ia berlari mengelilingi
lapangan sebanyak$1/2$Putar dalam satu sesi. Jika Andi berlatih 5 sesi hari
ini, berapa total putaran yang ia lakukan?"
o Guru memancing murid untuk bernalar (Profil: Bernalar Kritis ).
Fase 2: Mengorganisasi Murid untuk Belajar (Mengaplikasi)
o Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok (4-5 orang). (Kerangka:
Lingkungan Pembelajaran ).
o Guru membagikan LKPD yang berisi langkah-langkah penyelesaian masalah
perkalian dan pembagian pecahan.
Fase 3: Membimbing Penyelidikan (Mengaplikasi)
o Murid berdiskusi dalam kelompok (Profil: Gotong Royong ) untuk
memecahkan masalah di LKPD.
o Guru menampilkan video singkat (Kerangka: Digital ; Prinsip:
Menyenangkan ) tentang konsep$a \times \frac{b}{c}$(sebagai penjumlahan
berulang) dan konsep$\frac{a}{b} \div c$(membagi pecahan menjadi bagian
lebih kecil).
o Guru berkeliling memfasilitasi diskusi, memberikan bimbingan, dan
memastikan kemitraan antara guru-murid dan murid-murid berjalan dengan
baik. (Kerangka: Kemitraan ).
o Guru menerapkan diferensiasi proses: Kelompok yang cepat bisa memberi
soal tantangan (HOTS), kelompok yang membutuhkan bimbingan didampingi
lebih intensif. (Kerangka: Pedagogis ).
Fase 4: Membaca dan Menyajikan Hasil Karya
o Setiap kelompok menampilkan hasil diskusinya di depan kelas.
o Kelompok lain memberikan tanggapan (Prinsip: Menyenangkan melalui
apresiasi).
Fase 5: Menganalisis dan Mengevaluasi Proses (Merefleksi)
o Guru bersama murid melakukan konfirmasi dan penguatan materi.
o Guru menekankan konsep kunci:
$a \times \frac{b}{c} = \frac{a \times b}{c}$
$\frac{a}{b} \div c = \frac{a}{b \times c}$
3. Kegiatan Penutup (10 Menit)
Kesimpulan (Prinsip Pengalaman: Merefleksi): Murid (dipandu guru) membuat
kesimpulan tentang cara mengalikan dan membagi pecahan dengan bilangan asli.
Asesmen Sumatif: Siswa mengerjakan 2-3 soal kuis individu untuk mengukur
ketercapaian TP.
Refleksi (Prinsip: Berkesadaran):
o Guru bertanya: "Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling kamu sukai?"
"Bagian mana yang masih sulit?"
Tindak Lanjut: Guru memberikan informasi singkat materi pertemuan berikutnya.
Penutup: Doa dan salam.
D. LAMPIRAN
1. Bahan Ajar: Ringkasan materi (konsep$a \times \frac{b}{c}$dan$\frac{a}{b} \div
c$).
2. Media Pembelajaran: Link video (misal: YouTube/PMM) dan presentasi materi
(PPT/Canva).
3. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik): (Berisi 2-3 masalah kontekstual terkait
perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli).
4. Instrumen Asesmen:
o Rubrik Penilaian Formatif (Kelompok Observasi diskusi: Gotong Royong,
Bernalar Kritis).
o Soal dan Kunci Jawaban Asesmen Sumatif (Kuis).