PENGANTAR
SAFETY
RIDING
APA ITU SAFETY
RIDING?
Safety riding adalah konsep dan praktik berkendara yang
aman, tertib, dan bertanggung jawab. Fokusnya bukan
sekadar sampai tujuan, tetapi selamat, dengan
meminimalkan risiko kecelakaan.
MENGAPA PENTING?
Kecelakaan lalu lintas adalah salah satu
penyebab cedera dan kematian tertinggi di
dunia.
Banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian,
perilaku buruk pengendara, kondisi kendaraan
yang tidak layak, atau situasi jalan yang tidak
diantisipasi.
Bagi perusahaan, kecelakaan selama
perjalanan (commuting) dapat berdampak
pada kehilangan jam kerja, cedera, dan beban
finansial.
Statistik kecelakaan sepeda motor
Persentase tinggi: Jasa Raharja menyebutkan bahwa 71% kecelakaan lalu lintas
didominasi oleh sepeda motor. Sementara itu, data Kementerian Perhubungan di
tahun 2019 pernah menunjukkan angka 73%.
Kecenderungan yang berulang: Data pada akhir 2023 juga menunjukkan tren
kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh sepeda motor, meskipun jumlah total
kasus kecelakaan bervariasi setiap tahun
Kematian: Pada tahun 2024, Kakorlantas Polri menyatakan bahwa ada 27 ribu orang
tewas akibat kecelakaan lalu lintas.
FAKTOR PENYEBAB
KECELAKAAN
Manusia (Human Error)
Mengantuk, tidak fokus, melanggar aturan, emosi di jalan.
Kendaraan (Vehicle Factor)
Rem blong, ban gundul, lampu tidak berfungsi.
Jalan (Road Condition)
Jalan rusak, licin, penerangan kurang.
Lingkungan (Environmental Factor)
Cuaca buruk, kabut, atau hujan lebat.
Kenali diri dan batas kemampuan.
PRINSIP Gunakan perlengkapan keselamatan (riding gear).
Kendalikan kecepatan & jarak aman.
DASAR Pastikan kelaikan kendaraan (rem, ban, lampu, dll.)
Patuhi aturan dan rambu lalu lintas serta kelengkapan dokumen.
Waspada terhadap pengguna jalan lain.
POLA PIKIR
SAFETY RIDING
Preventive mindset: mencegah
kejadian sebelum terjadi (anticipation).
Defensive riding: berkendara dengan
bersiap menghadapi kesalahan orang
lain atau kondisi tak terduga.
Sikap disiplin dan konsisten dalam
menerapkan aturan dan standar
keselamatan.
HUBUNGAN SAFETY
RIDING DENGAN BUDAYA
KESELAMATAN
PERUSAHAAN (K3)
Safety riding bukan hanya soal jalan raya,
tetapi bagian dari tanggung jawab
perusahaan terhadap kesejahteraan
karyawannya.
Integrasi dengan kebijakan K3: Zero
Accident, pelaporan insiden, audit
keselamatan, dan program training
lanjutan.
KESADARAN & TANGGUNG
JAWAB
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama.”
Kesadaran dimulai dari diri sendiri.
Satu pelanggaran kecil bisa berdampak fatal.
Jadilah teladan bagi pengguna jalan lainnya.
“Lebih baik terlambat lima menit daripada tidak pernah
sampai sama sekali.”