Pengendalian Suhu Ruangan Otomatis Arduino
Pengendalian Suhu Ruangan Otomatis Arduino
Abstract—In this day and age the trees in the city are few due to the large number of
development growths which are quite rapid resulting in the air temperature being hotter and
impacting humans. Problems in daily life that generally experienced by workers are the
temperature in the work space tends to be hot, high humidity, and the lack of available
ventilation. In addition, the physical work environment affects workers in carrying out their
duties. Increasing the temperature in a work space can reduce morale so that the resulting
performance is not optimal. So that these workers can work efficiently, an automatic room
temperature control device is designed at an economical price to produce a cool and
comfortable room temperature. This designed device uses more than one fan as a motor, uses
the DHT11 sensor as a temperature detector in a room, and produces a high / low temperature
output that is displayed in real-time using a 16 x 2 LCD (Liquid Crystal Display).
Key Word—Arduino Uno R3, Bluetooth HC-05, Dht 11 Fan, Relay 4 Chanel, Coolant Temperature room auto.
I. PENDAHULUAN
Pada keseharian dalam beraktivitas seseorang pada tubuh menyebabkan timbulnya kekakuan
membutuhkan tempat atau ruangan yang nyaman agar terhadap fisik tubuh.
dapat berkonsentrasi pada suatu bidang yang Penelitian terdahulu yang telah dilakukan
dikerjakannya. Tempat lingkungan dapat berkenaan dengan judul yang diangkat pernah dibahas
mempengaruhi salah satu faktor kenyamanan dalam oleh Hannif Izzatul Islam dkk pada tahun 2016 dengan
ruangan untuk beraktivitas. judul " Sistem Kendali Suhu Dan Pemantauan
Suhu dan kelembaban udara pada ruangan dapat Kelembaban Udara pada Ruangan Berbasis Arduino
mempengaruhi efektivitas kegiatan dalam bekerja. uno dengan menggunakan Sensor DHT22 dan Passive
Bekerja pada suhu ruangan yang cukup panas pastinya Infrared (PIR)". Membahas tentang membuat alat
kemampuan fisik tubuh menurun yang menyebabkan miniatur yang berfungsi mengontrol suhu serta
keletihan dan apabila suhu pada ruangan yang cukup memantau kelembaban udara menggunakan sensor
dingin mengakibatkan hilangnya fleksibilitas motorik DHT22 sebagai sumber inputannya, dalam pengujian
30
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
31
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
G. Adaptor 12 V
Power supply atau catu daya adalah salah satu Gbr. 8 Bluetooth HC-05
hardware di dalam perangkat computer yang berperan Sumber : [Link]
untuk memberikan suplai daya. Biasanya komponen
power supplay ini bisa ditemukan pada chasing I. Flow Chart Sistem
komputer dan berbentuk persegi. Pada dasarnya power Flowchart merupakan diagram dengan simbol –
supply membutuhkan sumber listrik yang kemudian simbol yang digunakan untuk menjelaskan proses atau
diubah menjadi energi yang menggerakkan perangkat langkah – langkah dalam penelitian. Beberapa proses
elektronik. Sistem kerjanya cukup sederhana yakni tersebut digabungkan dengan menggunakan tanda
dengan mengubah daya 120V ke dalam bentuk aliran panah sesuai urutannya. Diagram ini juga berfungsi
dengan daya yang sesuai kebutuhan komponen - untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam proses
komponen tersebut. Sesuai dengan pengertian power – proses penelitian. Berikut di bawah ini pada gambar
supply pada komputer, maka fungsi utamanya adalah 9 merupakan flowchart sistem keseluruhan komponen
untuk mengubah arus AC menjadi arus DC yang perancangan alat pengendalian suhu ruangan
kemudian diubah menjadi daya atau energi yang menggunakan fan dan dht 11 yang akan direalisasikan.
dibutuhkan komponen - komponen pada komputer
32
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
J. Perancangan Hardware.
Berikut ini adalah perancangan hardware dari
keras perancangan alat pengendalian suhu ruangan
menggunakan fan dan dht 11 terdiri dari beberapa
komponen yang diperlukan yaitu, Arduino uno R3,
Bluetooth HC- 05, Dht 11, Lcd, Relay, Fan Dc.
33
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
proteus jadi tampilan dari arduino tidak sama III. HASIL DAN PEMBAHASAN
seperti arduino aslinya yang mendetail.
TABEL I
Page | 34 2. KONDISI SUHU AGAR FAN DAPAT BERPUTAR DAN
Dht 11 ke Arduino
BERHENTI BEKERJA
a. Pin VCC (Dht11) terhubung ke pin 5V
Suhu Keadaan
(Arduino).
Fan 1 Fan 2 Fan 3 Fan 4
b. Pin Data (Dht11) terhubung ke pin 3
00C - 290C Off Off Off Off
(Arduino).
c. Pin GND (Dht11) terhubung ke pin GND 300C - 320C On Off Off Off
(Arduino). 330C - 350C On On Off Off
3. Lcd 16 x 2 ke Arduino 360C - 370C On On On Off
a. Pin VCC (Lcd) terhubung ke pin 5V 380C On On On On
(Arduino).
b. Pin SCL (Dht11) terhubung ke pin A5 Tabel diatas merupakan tabel kondisi suhu agar fan
(Arduino). dapat berfungsi berputar atau berhenti bekerja, dimana
c. Pin SDA (Dht11) terhubung ke pin A4 suhu selalu berubah - ubah dan fan terus mengikuti
(Arduino). pola ketentuan suhu dan akan berfungsi sesuai
d. Pin VSS (Dht11) terhubung ke pin GND ketentuannya. Jika terjadi penurunan suhu maka fan
(Arduino). akan tetap bekerja sesuai ketentuan yang diterapkan
4. Relay 4 ch ke Arduino pada tabel II.
a. IN 1 (Relay) terhubung ke pin 4 (Arduino).
b. IN 2 (Relay) terhubung ke pin 5 (Arduino).
TABEL II
c. IN 3 (Relay) terhubung ke pin 6 (Arduino). TABEL PERCOBAAN SAAT MEMASUKKAN BENDA PADA
d. IN 4 (Relay) terhubung ke pin 7 (Arduino). OBJEK RANCANGAN
5. Button ke arduino
a. kaki 1 (Button) terhubung ke Pin Reset No Percobaan Keterangan
(Arduino). .
b. kaki 2 (Button) terhubung ke GND 1. Kondisi alat sebelum Dalam keadaan ini
(Arduino). melakukan percobaan yang terjadi pada
yang pertama berada miniatur ruangan saat
K. Hasil Perancangan Komponen dalam ruang tamu di sebelum diuji
Pada bagian ini akan digambar miniatur untuk dalam cuaca hujan terdapat nilai suhu
menunjukkan posisi letak perangkat yang telah telah selesai dan temperatur sekitar
terpasang. Gambar ini di buat menggunakan aplikasi belum ada media sebesar 30,000 C.
sketch up. Gambar ini berfungsi sebagai tampilan panas dari lilin yang
visual dari perangkat tersebut. diletakkan dalam
miniatur ruangan.
2. Pengujian pertama, Dalam keadaan ini
memasukkan media yang terjadi pada
panas dari lilin miniatur ruangan
sebanyak 1 lilin dalam setelah diuji coba
waktu 10 menit terdapat nilai suhu
temperatur sekitar
sebesar 32,200 C.
3. Pengujian kedua, Dalam keadaan ini
dengan memasukkan yang terjadi pada
media panas dari lilin miniatur ruangan
Gbr.11 Desain Tampilan Alat Setelah Perangkat Terpasang sebanyak dua lilin setelah diuji coba
dalam waktu 10 menit terdapat nilai suhu
Pada gambar ini tampak komponen - komponen yang temperatur sekitar
terdiri dari [Link] 4ch, Arduino , fan dc, led, push sebesar 33,100 C
button dan lcd terhubung dalam sebuah ruangan.
34
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
35
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
Page | 36
(a)
(d)
(b)
(e)
(c)
(f)
36
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
A. Simpulan
(g) Berdasarkan hasil studi literatur, analisis,
perancangan, implementasi, dan pengujian sistem ini,
Gbr. 12 Keseluruhan langkah proses menghubungkan antara maka kesimpulan yang didapat adalah sebagai berikut
bluetooth pada smarthphone dengan bluetooth HC-05. :
1. Perancangan dari alat pengendalian suhu ruangan
Penjelasan pada masing- masing pada gambar 12 menggunakan fan dan dht11 berbasis arduino
antara lain sebagai berikut : telah berhasil dikerjakan sesuai dengan tujuan
1. Pada gambar pertama (a), merupakan yang diharapkan.
tampilan aplikasi di smartphone yang 2. Berdasarkan hasil percobaan kinerja sistem yang
digunakan untuk menghubungkan ke dua telah dilakukan, alat ini dapat bekerja cukup baik.
bluetooth pada smartphone dengan HC-05. Ternyata mendeteksi suhu tidak berpengaruh
2. Pada gambar kedua (b), merupakan tampilan terhadap gelap atau terang pada ruangan disekitar
bluetooth pada smartphone yang belum pada saat uji coba tetapi suhu hanya bisa dibaca
terhubung pada bluetooth HC-05. oleh udara panas nya yang disebabkan oleh cuaca.
3. Pada gambar ketiga (c), merupakan tampilan
saat memasuki bluetooth HC-05 dalam masih B. Saran
keadaan terkunci dan belum terhubung. Adapun saran-saran yang dapat diberikan penulis
4. Pada gambar keempat (d), merupakan suntuk pengembangan dan perbaikan sistem ini
tampilan saat memasukkan kode kunci pada selanjutnya adalah sebagai berikut:
kolom kosong yang sudah tertera pada HC-
05 dan lalu tekan ok maka koneksi kedua 1. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan untuk
bluetooth saling terhubung tetapi belum bisa lebih dapat mengoptimalkan keakuratan
menjalan perintah terhadap alat pengendali kecepatan putaran fan dc bila menggunakan fan
suhu ruangan untuk berfungsi sebagaimana dengan ukuran lebih besar.
mestinya. 2. Untuk peneliti selanjutnya bisa juga
5. Pada gambar kelima (e), merupakan tampilan menambahkan beberapa sensor atau komponen
awal saat memasuki aplikasi voice control terkait untuk mendapatkan hasil dari sistem
pada Smartphone dan keadaan ini masih pengendalian suhu ruangan agar kinerja lebih
dinyatakan belum terkoneksi antara kedua mudah dan fleksibel.
bluetooth.
6. Pada gambar keenam (f), merupakan
tampilan saat telah mengklik connect dan Kepada peneliti selanjutnya diharapkan dapat
pada tampilan ini tertera ip adress yang di mengembangkan sistem pengendalian ruangan ini
HC-05 dan harus mengklik ip tersebut untuk menjadi lebih baik lagi pada segala aspek agar
menghubungkan ke dua bluetooth. terciptanya kenyamanan bagi orang yang berada
7. Pada gambar ketujuh (g), merupakan didalamnya.
tampilan yang terhubung kedua bluetooth
37
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science) p-ISSN :2502-7131
Vol. 6 No. 1 Januari 2021 e-ISSN :2502-714x
REFERENSI
38