RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM
Sekolah : UPTD SMP Negeri 1 Pangkalan Koto Baru
Nama Guru/Penyusun : Nikmatul Husna Desra, [Link]., Gr.
Mata Pelajaran : Matematika
Fase :D
Kelas/Semester : VIII/ Ganjil
Alokasi Waktu : 2JP
Kesiapan Murid 1. Aspek Pengetahuan Awal
a. Telah memahami konsep bilangan bulat
dan operasi hitung dasar.
b. Mengenal urutan dan hubungan antar
bilangan (misalnya, selisih tetap,
kelipatan).
c. Pernah mengamati pola sederhana pada
bentuk atau benda di kehidupan sehari-
hari.
d. Mampu membaca dan menuliskan
barisan bilangan sederhana.
2. Aspek Minat
a. Menunjukkan ketertarikan terhadap
aktivitas berpola atau permainan logika
(misal: teka-teki angka, puzzle).
b. Menyukai pembelajaran dengan
visualisasi atau manipulatif (benda
IDENTIFIKASI
konkret).
c. Berminat terhadap penerapan
matematika dalam kehidupan nyata
(misal: pola lantai, motif kain, susunan
kursi).
d. Lebih termotivasi bila pembelajaran
bersifat eksploratif atau berbasis
tantangan.
3. Aspek Latar Belakang
a. Perbedaan kemampuan numerasi antar
murid (ada yang cepat mengenali pola,
ada yang masih perlu contoh konkret).
b. Akses dan pengalaman belajar
matematika sebelumnya beragam
(sekolah asal, dukungan keluarga, media
belajar).
c. Konteks lingkungan sekitar yang kaya
dengan pola visual (batik, taman,
bangunan, permainan tradisional).
d. Bahasa sehari-hari yang mungkin
memengaruhi pemahaman istilah
matematika.
4. Aspek Kebutuhan Belajar
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
a. Perlu penguatan konsep barisan dan
pola bilangan sederhana.
b. Butuh media konkret/visual (kartu
angka, manik-manik, gambar susunan
benda).
c. Perlu kegiatan bertahap dari pola
konkret → semiabstrak → abstrak.
d. Dukungan pembelajaran diferensiasi
untuk murid dengan kemampuan
numerasi rendah.
e. Pemberian contoh yang kontekstual agar
relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Karakteristik Materi 1. Pengetahuan Faktual
Pelajaran a. Mengenal bilangan bulat, bilangan
positif dan negatif.
b. Mengetahui istilah pola, barisan
bilangan, dan suku.
c. Mengenal contoh pola sederhana dalam
kehidupan sehari-hari (misal: motif
lantai, susunan kursi, tangga, pola
bunga).
2. Pengetahuan Konseptual
a. Memahami konsep barisan bilangan
aritmetika dan geometri.
b. Mengetahui hubungan antar suku dalam
suatu pola (selisih atau rasio tetap).
c. Memahami cara menggeneralisasi pola
bilangan dari contoh konkret ke bentuk
bilangan.
d. Mengerti konsep representasi pola
dalam bentuk benda, gambar, dan
bilangan.
Dimensi Profil Lulusan 1. Penalaran Kritis
2. Kemandirian
3. Komunikasi
Capaian Pembelajaran Membaca, menulis, dan membandingkan
bilangan bulat, bilangan rasional, bilangan
desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar,
DESAIN PEMBELAJARAN
bilangan dalam notasi ilmiah; menerapkan
operasi aritmatika pada bilangan real, dan
memberikan estimasi/perkiraan dalam
menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan
dengan literasi finansial). Murid dapat
menggunakan rasio (skala, proporsi, dan laju
perubahan) dalam penyelesaian masalah
Lintas Disiplin Ilmu Seni Budaya: Motif, simetri, pola visual
dalam karya seni dan kerajinan
Informatika: Algoritma dasar, pengulangan
(loop), dan logika pemrograman.
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Tujuan Pembelajaran Murid dapat memprediksi pola bilangan dalam
bentuk susunan benda dan bilangan
Topik Pembelajaran Pola Bilangan
Praktik Pedagogis Model pembelajaran : Discovery Learning
Metode pembelajaran : Game edukatif dan
Diskusi Kelompok
Kemitraan Pembelajaran -
(Opsional)
Lingkungan Pembelajaran Ruang Fisik : Kelas yang interaktif dan
fleksibel
Ruang Virtual : Kahoot
Budaya Belajar : Budaya kolaboratif
Pemanfaatan Digital Game Edukatif Kontekstual dan Aplikasi
(Opsional) Pembelajaran Matematika (Kahoot / Quizizz /
Wordwall)
Memahami A. Kegiatan Awal (10 Menit)
/Mengaplikasi/Merefleksi 1. Orientasi yang Bermakna
Berkesadaran/Bermakna/ Guru menyapa murid dan mengecek
kesiapan belajar (absensi, alat tulis,
Menggembirakan
perhatian).
Menyampaikan tujuan pembelajaran
secara jelas: “Hari ini kita akan
belajar mengenali dan memprediksi
pola bilangan dari benda dan angka.”
Menjelaskan manfaat pembelajaran
ini dalam kehidupan sehari-hari
(misal: menyusun kursi, menghitung
PENGALAMAN BELAJAR
motif lantai, pola tanaman).
2. Apersepsi yang Kontekstual
Guru menampilkan benda konkret
atau gambar pola sederhana (misal:
susunan manik-manik atau kotak
bertingkat).
Guru bertanya kepada murid:
o “Apa yang kalian lihat dari
susunan benda ini?”
o “Bisakah kalian menebak jumlah
benda pada susunan berikutnya?”
Mengaitkan pertanyaan dengan
pengalaman sehari-hari murid (misal:
pola lantai, motif batik, tangga
rumah).
3. Motivasi
Memberikan tantangan sederhana:
“Siapa yang bisa memprediksi jumlah
benda di susunan ke-5?”
Memberikan dorongan agar murid
aktif bertanya dan mengemukakan
ide.
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Menekankan suasana belajar
menyenangkan dan eksploratif,
sehingga murid terdorong untuk
mencoba tanpa takut salah.
B. Kegiatan Inti (60 Menit)
1. Tahap Stimulasi / Mengamati (10
menit)
Guru menampilkan pola benda konkret
(manik-manik, kotak, kartu angka).
Murid mengamati pola dengan
mindful, mencatat apa yang terlihat.
Guru memunculkan pertanyaan awal
interaktif melalui Kahoot: “Coba pilih
jawaban pola berikutnya!”
Aktivitas ini memotivasi murid dan
membuat belajar menyenangkan.
2. Tahap Identifikasi Masalah / Menanya
(10 menit)
Murid berdiskusi kelompok kecil
untuk menemukan pola dan membuat
pertanyaan:
o “Berapa jumlah benda susunan ke-
5?”
o “Bagaimana cara menghitungnya?”
Guru menambahkan Quizizz untuk
memberikan soal cepat terkait pola
bilangan.
Murid menjawab secara individu atau
kelompok, membandingkan hasil,
melatih kemandirian dan
komunikasi.
3. Tahap Eksplorasi / Menyusun Hipotesis
(15 menit)
Metode Eksperimen / Manipulatif:
Murid menyusun pola benda sendiri
dan memprediksi jumlah berikutnya.
Murid menuliskan hipotesis pola dalam
buku catatan.
Guru menggunakan Wordwall untuk
membuat aktivitas interaktif: drag &
drop atau matching pola bilangan.
Aktivitas ini menggembirakan, karena
murid belajar melalui praktik dan
permainan interaktif.
4. Tahap Eksperimen / Menguji Hipotesis
(15 menit)
Murid mengeksekusi prediksi dengan
menambahkan benda sesuai pola.
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Diskusi kelompok: membandingkan
prediksi dengan hasil nyata.
Guru membimbing murid untuk
merevisi hipotesis bila prediksi salah.
Murid juga bisa menjawab kuis
tambahan di Quizizz/Wordwall untuk
memvalidasi pola.
Tahap ini menumbuhkan penalaran
kritis dan kemandirian.
5. Tahap Generalisasi / Menyimpulkan (10
menit)
Murid menyimpulkan pola secara
verbal atau simbolik.
Diskusi kelas: membandingkan hasil
antar kelompok.
Guru menutup dengan
Kahoot/Wordwall Challenge: soal
singkat untuk mengulang pola
bilangan.
Aktivitas ini melatih komunikasi
efektif, refleksi, dan kesadaran
pembelajaran bermakna.
C. Kegiatan Penutup (10 Menit)
1. Refleksi Individu (3 menit)
Murid menuliskan hal yang mereka
pelajari hari ini dan strategi yang
mereka gunakan untuk memprediksi
pola bilangan.
Guru memandu murid untuk
memikirkan kesulitan yang ditemui
dan bagaimana mereka mengatasinya.
Prinsip:
o Berkesadaran: Murid
mengevaluasi proses berpikir dan
strategi sendiri.
o Bermakna: Menghubungkan
pembelajaran dengan pengalaman
dan pemahaman pribadi.
2. Diskusi & Tanya Jawab Singkat (4
menit)
Murid berbagi refleksi singkat ke
teman atau kelompok.
Guru menanyakan pertanyaan
pemantik:
o “Siapa yang ingin menjelaskan pola
yang ditemukan kelompoknya?”
o “Apakah pola ini bisa diterapkan
pada situasi lain sehari-hari?”
Prinsip:
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
o Komunikasi & Kemandirian:
Murid belajar menyampaikan ide
dan mendengar pendapat teman.
o Bermakna: Mengaitkan pola
bilangan dengan kehidupan nyata.
3. Penegasan & Penguatan (3 menit)
Guru menyimpulkan materi pola
bilangan, menekankan aturan pola
dan cara memprediksi.
Memberikan umpan balik positif
kepada murid yang aktif mencoba,
berdiskusi, atau memprediksi pola
dengan tepat.
Guru menutup dengan Kuis singkat
interaktif (misal Wordwall atau
Kahoot) untuk mengulang konsep
dengan cara menyenangkan.
Prinsip:
o Menggembirakan: Aktivitas kuis
interaktif meningkatkan motivasi.
o Berkesadaran: Murid menyadari
capaian belajar mereka.
o Bermakna: Menekankan
keterkaitan konsep dengan contoh
nyata atau manipulatif.
Asesmen Awal 1. Kuesioner / Observasi Minat & Latar
Belakang
2. Tes Pengetahuan Awal
3. Instrumen Observasi Kesiapan Belajar
(Terlampir)
ASESMEN
Asesmen Proses 1. Observasi Aktivitas Murid
2. Kuesioner Refleksi Singkat
3. Lembar Kerja / Worksheet
4. Kuis Interaktif Singkat
5. Portofolio / Catatan Eksperimen (Terlampir)
Asesmen Akhir
Essay & Menjodohkan (Terlampir)
Mengetahui, Pangkalan, 25 Juli 2025
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Kec. Pangkalan Guru Mata pelajaran,
Koto Baru
[Link], [Link] Nikmatul Husna Desra, [Link]., Gr.
NIP. 199905012024212027
NIP. 197303212006041004
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Lampiran I Asesmen Diagnostik
Instrumen Asesmen Diagnostik Kesiapan Belajar Matematika Kelas VII
Bagian A – Pengetahuan Awal
Bentuk: Pilihan ganda / isian singkat
1. Lengkapilah barisan berikut:
a. 2, 4, 6, 8, …
b. 1, 3, 6, 10, …
2. Tentukan pola dari gambar berikut (guru menampilkan susunan titik/kotak):
� → �� → ��� → ...
a. Berapa banyak kotak pada gambar ke-4?
b. Jelaskan dengan kalimat bagaimana pola tersebut terbentuk.
3. Diketahui barisan bilangan 5, 10, 20, 40, ...
a. Apa yang berubah dari satu suku ke suku berikutnya?
b. Tuliskan suku ke-5!
4. Jelaskan dengan contoh pola bilangan yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari
(misal pola ubin lantai, pagar, batik, dll).
Tujuan: Mengetahui sejauh mana murid mengenali dan memahami pola bilangan serta
hubungan antar suku.
Bagian B – Minat dan Sikap terhadap Matematika
Bentuk: Angket (Skala Likert 1–4 atau Ya/Tidak)
1. Saya senang memecahkan masalah yang berkaitan dengan angka dan pola.
2. Saya lebih mudah belajar jika ada gambar atau benda konkret.
3. Saya tertarik mengetahui pola di sekitar saya (misal motif, susunan, irama).
4. Saya sering merasa kesulitan memahami hubungan antar bilangan.
Tujuan: Mengidentifikasi motivasi dan preferensi belajar murid terhadap topik pola bilangan.
Bagian C – Latar Belakang & Kebutuhan Belajar
Bentuk: Isian singkat / wawancara ringan
1. Bagaimana pengalaman kamu belajar pola bilangan di kelas sebelumnya?
2. Media seperti apa yang membantu kamu memahami konsep pola (gambar, benda nyata,
video, permainan, dll)?
3. Apa hal yang paling sulit kamu pahami dalam belajar bilangan atau pola?
4. Apakah kamu pernah menemukan pola dalam kegiatan sehari-hari? Sebutkan contohnya.
Tujuan: Mengetahui konteks belajar murid dan kebutuhan dukungan tambahan.
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Bagian D – Observasi Guru
Aspek yang diamati saat asesmen atau awal pembelajaran:
Kemampuan mengenali dan melanjutkan pola.
Kemampuan menjelaskan alasan di balik suatu pola.
Kemandirian dan keaktifan dalam menyelesaikan tugas.
Respons terhadap kegiatan berbasis visual atau konkret.
Interpretasi Hasil
Kesiapan tinggi: Murid mampu mengenali dan memprediksi pola dengan penjelasan
logis.
Kesiapan sedang: Murid dapat mengenali pola sederhana tetapi kesulitan menjelaskan
atau menerapkan.
Kesiapan rendah: Murid belum memahami konsep pola, perlu bantuan media konkret
dan pendampingan bertahap.
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Lampiran 2 Asesmen Proses
Instrumen Asesmen Proses Matematika Kelas VIII
1. Observasi Aktivitas Murid (Format Tabel)
No Aspek yang Indikator Skor Catatan
Diamati Guru
1 Partisipasi Murid aktif bertanya, menjawab, atau 0 = Tidak Observasi
dalam diskusi memberi ide aktif, 1 = langsung
kelompok Cukup, 2 =
Aktif
2 Kolaborasi Murid bekerja sama, membagi tugas, 0 = Tidak Catat
menghargai pendapat teman ada, 1 = interaksi
Kadang, 2 antar
= anggota
Konsisten
3 Penalaran Murid mampu menjelaskan hipotesis 0 = Tidak Perhatikan
kritis pola bilangan dan logikanya bisa, 1 = jawaban
Sebagian, lisan/tulisan
2 = Jelas
dan logis
4 Kemandirian Murid mencoba menyusun pola dan 0 = Sangat Catat
prediksi tanpa bantuan terus-menerus tergantung, inisiatif
1= murid
Kadang
butuh
bantuan, 2
= Mandiri
5 Fokus & Murid fokus selama 0 = Tidak Observasi
konsentrasi eksperimen/manipulatif fokus, 1 = guru
Kadang, 2
= Fokus
2. Lembar Kerja Formatif (Worksheet Manipulatif)
Instruksi:
1. Susun benda (misal manik-manik atau kubus) dalam pola berikut:
Baris 1: 1 benda, Baris 2: 3 benda, Baris 3: 5 benda
2. Prediksi jumlah benda di baris ke-4 dan ke-5.
3. Tuliskan hipotesismu: “Saya menduga pola bertambah … setiap baris karena …”
4. Uji prediksi dengan menambahkan benda sesuai hipotesis. Apakah prediksi benar? Jika
tidak, revisi hipotesismu.
5. Tuliskan kesimpulan pola bilangan dalam bentuk angka dan kalimat.
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Contoh Penilaian:
Aspek Skor 0–2 Catatan
Guru
Prediksi pola 0 = Salah total, 1 = Sebagian benar, 2 =
bilangan Benar
Penjelasan logika 0 = Tidak ada, 1 = Kurang jelas, 2 =
Jelas dan logis
Revisi hipotesis 0 = Tidak dilakukan, 1 = Kurang tepat,
2 = Tepat
Kesimpulan pola 0 = Salah, 1 = Sebagian benar, 2 =
Benar & jelas
3. Kuesioner Refleksi Singkat (5 Menit)
Apa yang saya pelajari tentang pola bilangan hari ini?
Bagian mana yang paling mudah bagi saya?
Bagian mana yang masih sulit?
Apakah saya aktif bekerja sama dalam kelompok?
Skor refleksi: 1 = Kurang, 2 = Cukup, 3 = Baik
4. Kuis Interaktif Singkat
Contoh soal Wordwall / Kahoot / Quizizz:
1. Lihat pola bilangan: 2, 4, 6, 8, … Berapa bilangan berikutnya?
2. Susun pola benda: Baris 1 = 1 benda, Baris 2 = 3 benda. Berapa benda di baris ke-5?
3. Pola 1, 3, 6, 10, … adalah pola … (Penjumlahan / Perkalian / Lainnya).
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
Lampiran 3 Asesmen Akhir
Instrumen Asesmen Proses Matematika Kelas VIII
A. Kisi-Kisi Penilaian Sumatif
N Tujuan Materi Bentu Nomo Level Soal Kunci Jawaban &
o Pembelajaran k Soal r Soal Kognitif Penjelasan
1 Mampu Pola Pilihan 1 Memaha Perhatikan C. 10. Pola
mengenali pola bilangan Ganda mi pola bertambah 2 setiap
bilangan ganjil bilangan: 2, langkah: 2,4,6,8,10
sederhana dan 4, 6, …
genap Berapa
bilangan
ke-5? A. 8
B. 9 C. 10
D. 12 E. 11
2 Mampu Pola Pilihan 2 Memaha Pola B. 23. Pola
menentukan pola aritmatik Ganda mi bilangan: 5, bertambah 3,
pertambahan a 8, 11, …. sehingga bilangan
tetap Bilangan ke-6: 5+5×3=20?
ke-6 adalah cek: 5,8,11,14,17,20
… A. 20 B. → seharusnya 20.
23 C. 21 D. Jawaban benar: A.
24 E. 26 20
3 Mampu Pola Pilihan 3 Memaha Pola: 2, 4, B. 64. Pola
memprediksi bilangan Ganda mi 8, 16, … perkalian ×2 →
pola bilangan geometri Bilangan 2,4,8,16,32,64
berbasis k ke-6 adalah
perkalian … A. 32 B.
64 C. 128
D. 256 E.
512
4 Mampu Susunan Pilihan 4 Memaha Jika pola C. 9? Hitung: Baris
memvisualisasik benda Ganda mi kubus 1=1,2=3,3=5,4=7,5
an pola bilangan disusun: =9. Jawaban A. 9
Baris 1=1,
Baris 2=3,
Baris 3=5,
berapa
kubus di
baris ke-5?
A. 9 B. 11
C. 13 D. 15
E. 17
5 Mampu Pola Pilihan 5 Memaha Pola: B. 18. Selisih
mengidentifikasi bilangan Ganda mi 1,2,4,7,11, berturut-turut:
pola campuran campura … Tambah +1,+2,+3,+4,+5 →
n bilangan ke-6: 11+7=18
ke-6? A. 16
B. 18 C. 20
D. 21 E. 22
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
6 Mampu Pola Pilihan 6 Memaha Pola B. 38. Bertambah 4:
menjelaskan bilangan Ganda mi bilangan: 10+6×4=34? cek:
pola bilangan genap 10, 14, 18, 10,14,18,22,26,30,3
sederhana … 4 → A. 34
Bilangan
ke-7 adalah
… A. 34 B.
38 C. 42 D.
46 E. 50
7 Mampu Susunan Pilihan 7 Memaha Kubus B. 16. Bertambah 2
memprediksi benda Ganda mi disusun: tiap baris:
pola bilangan Baris 1=2, 2,4,6,8,10,12,14,16
dalam bentuk Baris 2=4,
manipulatif Baris 3=6
… Berapa
kubus baris
ke-8? A. 14
B. 16 C. 18
D. 20 E. 22
8 Mampu Pola Pilihan 8 Memaha Pola: A. 30. Bertambah 3
menganalisis aritmatik Ganda mi 3,6,9,12, … → 3+9×3=30
pola a Bilangan
pertambahan ke-10? A.
30 B. 33 C.
27 D. 36 E.
39
9 Mampu Pola Pilihan 9 Memaha Setiap hari B. 11. Baris
memahami pola bilangan Ganda mi jumlah bertambah 2:
dalam konteks sehari- buku 1,3,5,7,9,11
nyata hari bertambah
2: Hari 1=1
buku, Hari
2=3, Hari
3=5, …
Hari ke-6
ada berapa
buku? A. 9
B. 11 C. 13
D. 15 E. 17
10 Mampu Pola Pilihan 10 Memaha Pola: D. 22. Selisih
memprediksi campura Ganda mi 1,2,4,7,11, bertambah
pola kompleks n … +1,+2,+3,+4,+5,+6
Bilangan → 11+6=17? cek:
ke-7? A. 15 1,2,4,7,11,16,22
B. 18 C. 20 Jawaban D. 22
D. 22 E. 25
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika
B. Soal Essay (5 Soal, Tingkat Sedang–Sulit)
No Soal Kunci Jawaban & Penjelasan
1 Susun pola bilangan ganjil 1,3,5,7,… Bilangan ke-10 = 19. Pola bertambah 2 setiap
Tentukan bilangan ke-10 dan jelaskan pola langkah.
yang digunakan.
2 Pola kubus: Baris 1=1, Baris 2=3, Baris 3=5, Jumlah kubus baris ke-5=9, ke-6=11, ke-7=13.
Baris 4=7. Prediksi jumlah kubus sampai Pola bertambah 2 tiap baris.
baris ke-7 dan jelaskan.
3 Pola bilangan: 2,4,8,16,… Tentukan bilangan Bilangan ke-8 = 256. Pola perkalian ×2.
ke-8 dan jelaskan pola perkaliannya.
4 Pola campuran: 1,2,4,7,11,… Tentukan Selisih bertambah: +1,+2,+3,+4,+5,+6,+7 → ke-
bilangan ke-8 dan jelaskan cara menemukan 8=22+8=30? cek: 1,2,4,7,11,16,22,29 →
pola. Bilangan ke-8=29.
5 Buat pola bilangan baru dan susun benda Jawaban fleksibel, misal pola bertambah 3:
sesuai pola tersebut. Jelaskan prediksi 1,4,7,10,13,16,19 → baris ke-6=16, ke-7=19
bilangan pada baris ke-6 dan ke-7.
C. Soal Menjodohkan (5 Soal, Kontekstual)
No Studi Kasus Pilihan Jawaban Jawaban yang
Benar
1 Seorang pedagang menata kue: Baris 1=1 kue, Baris A. 6 B. 7 C. 8 D. 9 B. 7
2=3, Baris 3=5. Jumlah kue baris ke-4? E. 10
2 Setiap hari buku di rak bertambah: Hari 1=2, Hari 2=4, A. 8 B. 10 C. 12 D. B. 10
Hari 3=6. Hari ke-5 ada berapa buku? 14 E. 16
3 Pola tabung susu di dapur: 1,3,6,10,… Tabung ke-5 A. 13 B. 15 C. 16 B. 15
berjumlah berapa? D. 18 E. 20
4 Anak menyusun bola: Baris 1=1, Baris 2=2, Baris 3=3, A. 6 B. 7 C. 8 D. 9 A. 6
… Bola di baris ke-6? E. 10
5 Setiap minggu tanaman ditanam: 1,3,6,10,… Jumlah A. 10 B. 12 C. 15 A. 10
tanaman minggu ke-4? D. 16 E. 18
Rencana Pembelajaran Mendalam Matematika