0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan27 halaman

PERT dan CPM: Metode Manajemen Proyek

Dokumen ini membahas metode PERT dan CPM yang digunakan untuk mengelola proyek besar dan kompleks, membantu manajer proyek dalam perencanaan, penjadwalan, dan pengawasan. PERT berfokus pada ketidakpastian dalam durasi aktivitas, sementara CPM digunakan ketika durasi aktivitas sudah diketahui. Selain itu, dokumen ini menjelaskan istilah-istilah penting dan langkah-langkah dalam menghitung jalur kritis dan waktu penyelesaian proyek.

Diunggah oleh

Nobume
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan27 halaman

PERT dan CPM: Metode Manajemen Proyek

Dokumen ini membahas metode PERT dan CPM yang digunakan untuk mengelola proyek besar dan kompleks, membantu manajer proyek dalam perencanaan, penjadwalan, dan pengawasan. PERT berfokus pada ketidakpastian dalam durasi aktivitas, sementara CPM digunakan ketika durasi aktivitas sudah diketahui. Selain itu, dokumen ini menjelaskan istilah-istilah penting dan langkah-langkah dalam menghitung jalur kritis dan waktu penyelesaian proyek.

Diunggah oleh

Nobume
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERT / CPM

Willy Sudiarto Raharjo


PERT? CPM? (1)
Metode untuk
Mengelola tugas yang melibatkan proyek besar dan
kompleks
Membantu project manajer mengelola waktu,
SDM, peralatan, dan uang
Memastikan orang dan perangkat yang benar ada
pada waktu dan tempat yang sesuai
Membantu manajer mengawasi perkembangan
sebuah proyek
PERT? CPM? (2)
Project managers bergantung dari PERT/CPM untuk
membantu mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan
seperti:
Berapa total waktu untuk menyelesaikan proyek?
Kapan tanggal mulai dan selesai yang direncanakan dari
setiap aktivitas?
Aktivitas mana yang kritis dan harus selesai tepat waktu
agar tetap sesuai dengan jadwal?
Berapa lama aktivitas non kritis dapat ditunda sebelum
mereka menyebabkan peningkatan waktu penyelesaikan
proyek?
PERT
Project Evaluation and Review Technique
Dikembangkan oleh Booz Allen Hamilton pada tahun
1958
Digunakan untuk mempermudah proses perencanaan
dan penjadwalan untuk proyek besar dan kompleks
Mampu mengatasi ketidakpastian
Tidak perlu tahu durasi dari setiap aktivitas
CPM
Critical Path Method
Dikembangkan oleh Du Pont & Remington Rand
Digunakan untuk aktivitas dimana durasinya sudah
diketahui
Istilah Istilah (1)
Predecessor : kegiatan yang mendahului sebuah
aktivitas lain
Successor : kegiatan yang terjadi setelah aktivitas lain
Optimistic time : waktu minimal yang diperlukan
untuk menyelesaikan sebuah tugas
Pessimistic time : waktu maksimal yang diperlukan
untuk menyelesaikan sebuah tugas
Most likely time : waktu estimasi terbaik
Istilah Istilah (2)
Earliest start time (ES) : Waktu tercepat sebuah tugas
dapat dimulai tanpa melanggar kebutuhan
predecessor
Earliest finish time (EF) : Waktu tercepat dimana
aktivitas dapat berakhir
Latest start time (LS) : Waktu terlama sebuah
aktivitas dapat dimulai tanpa menimbulkan delay
Istilah Istilah (3)
Latest finish time (LF) : Waktu terlama sebuah
aktivitas dapat berakhir tanpa menimbulkan delay
Slack time : jumlah waktu delay sebuah aktivitas
tanpa menimbulkan delay
Critical path : path dimana nilai slack = 0
Contoh
Activity Predecessors Time (days)
A --- 3
B A 3
C A 2
D B 3
E C 7
F B,C 3
G D,E 6
H C 2
DIAGRAM AWAL
LANGKAH 1
Make a forward pass through the network as
follows: For each activity i beginning at the
Start node, compute:
Earliest Start Time = the maximum of the
earliest finish times of all activities
immediately preceding activity i. (This is 0 for
an activity with no predecessors.)
Earliest Finish Time = (Earliest Start Time) +
(Time to complete activity i ).
The project completion time is the maximum of
the Earliest Finish Times at the Finish node.
HASIL LANGKAH 1
Langkah 2
Make a backwards pass through the network as
follows: Move sequentially backwards from the
Finish node to the Start node. At a given node, j,
consider all activities ending at node j. For each of
these activities, i, compute:
Latest Finish Time = the minimum of the latest start times
beginning at node j. (For node N, this is the project
completion time.)
Latest Start Time = (Latest Finish Time) - (Time to
complete activity i ).
HASIL LANGKAH 2
Langkah 3
Calculate the slack time for each activity by:
Slack = (Latest Start) - (Earliest Start), or
= (Latest Finish) - (Earliest Finish).
HASIL LANGKAH 3
Langkah 4
A critical path is a path of activities, from the Start
node to the Finish node, with 0 slack times.
Critical Path: A–C–E–G

The project completion time equals the maximum of the


activities’ earliest finish times.
Project Completion Time: 18 days
CRITICAL PATH
Uncertain Activity Time
Estimasi waktu tidaklah mudah, terutama tanpa data
historis yang tepat
Dikembangkan distribusi probabilitas:
Optimistic time
Pessimistic time
Most likely time
Kalkulasi
Earliest finish time: earliest start time + t
Latest start time : latest finish time – t
T = expected activity time
t =a  4m  b / 6
a = optimistic time
b = pessimistic time
m = most likely time
Slack time :
Latest start – Earliest start
Latest finish – Earliest finish
CONTOH
DIAGRAM AWAL
ACTIVITY TIMES +
VARIANCES
SLACK
CRITICAL PATH
A critical path is a path of activities, from the Start
node to the Finish node, with 0 slack times.
Critical Path: A–C– F– I– K

The project completion time equals the maximum of the


activities’ earliest finish times.
Project Completion Time: 23 hours
HASIL AKHIR
Visualisasi
Biasanya digunakan Microsoft Project / OpenProj
([Link]

Anda mungkin juga menyukai