0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan25 halaman

Proposal Usaha Spring Roll Vietnam

Proposal usaha 'Spring Roll Fresh Vietnam' ini disusun oleh kelompok 4 dari SMAN 2 Kota Serang sebagai syarat tugas kewirausahaan, bertujuan untuk memulai bisnis kuliner yang menawarkan makanan sehat dan lezat. Produk ini menggunakan bahan segar tanpa pengawet, menargetkan konsumen yang peduli kesehatan, dan berpotensi menarik minat pasar dengan variasi isian yang beragam. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan dalam bahan alami dan tren makanan sehat, namun juga menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada kesegaran bahan dan persaingan di pasar kuliner.

Diunggah oleh

ikaningsih43
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
97 tayangan25 halaman

Proposal Usaha Spring Roll Vietnam

Proposal usaha 'Spring Roll Fresh Vietnam' ini disusun oleh kelompok 4 dari SMAN 2 Kota Serang sebagai syarat tugas kewirausahaan, bertujuan untuk memulai bisnis kuliner yang menawarkan makanan sehat dan lezat. Produk ini menggunakan bahan segar tanpa pengawet, menargetkan konsumen yang peduli kesehatan, dan berpotensi menarik minat pasar dengan variasi isian yang beragam. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan dalam bahan alami dan tren makanan sehat, namun juga menghadapi tantangan seperti ketergantungan pada kesegaran bahan dan persaingan di pasar kuliner.

Diunggah oleh

ikaningsih43
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL USAHA MAKANAN

SPRING ROLL FRESH (VIETNAM)

KELOMPOK 4:
[Link] Maelisa
2. Kinanti Mugni
3. Sifa Selfiyani
4. Ferdi Maulana
5. Davin Narayana

SMAN 2 KOTA SERANG


Jl. Jaksa Agung R. Soeprato KM 5 Karundang Kecamatan Cipocok Jaya - Kota Serang
Banten 42126
2024
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya sehingga proposal usaha berjudul “Spring Roll Fresh Vietnam” ini dapat
diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Proposal ini disusun sebagai salah satu syarat
dalam memenuhi tugas kewirausahaan dan diharapkan dapat menjadi referensi yang
bermanfaat dalam memulai serta mengembangkan bisnis kuliner.

Dalam penyusunan proposal ini, kami mendapatkan banyak arahan dan bimbingan dari
berbagai pihak. Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada:
1. Ibu Ika Wahyu Ningsih, [Link], selaku guru pengampu mata pelajaran Kewirausahaan, yang
telah memberikan ilmu, arahan, dan motivasi selama proses penyusunan proposal ini.
2. Teman-teman kelompok 4 yang selalu memberikan dukungan serta bantuan baik secara
moral maupun material.

Kami menyadari bahwa proposal ini masih jauh dari sempurna dan terdapat banyak
kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi
penyempurnaan di masa mendatang. Semoga proposal ini bermanfaat bagi semua pihak,
terutama bagi kami sebagai calon wirausaha dalam mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia
bisnis.

Serang, 27 Oktober 2024


Siti Maelisa
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ..................................................................................................................... i
Daftar Isi .............................................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Usaha ................................................................................................. 4
1.2 Visi dan Misi Usaha .................................................................................................... 4
1.3 Jenis dan Tujuan Usaha ............................................................................................... 5

BAB II ANALISIS USAHA/SWOT


2.1 Strength (Kekuatan) ..................................................................................................... 6
2.2 Weakness (Kelemahan) ................................................................................................ 7
2.3 Opportunity (Peluang) .................................................................................................. 8
2.4 Threats (Ancaman) ....................................................................................................... 9

BAB III ASPEK PRODUKSI


3.1 Variasi Produk ............................................................................................................. 10
3.2 Waktu dan Tempat Produksi ........................................................................................ 10
3.3 Peralatan Produksi ....................................................................................................... 11
3.4 Bahan Baku Produksi .................................................................................................. 12
3.5 Proses Produksi / Cara Pembuatan .............................................................................. 12

BAB IV STRATEGI USAHA


4.1 Kondisi Pasar ............................................................................................................... 14
4.2 Target Pemasaran ......................................................................................................... 15

BAB V ASPEK KEUANGAN


5.1 Rencana Produksi ......................................................................................................... 17
5.2 Rencana Anggaran ....................................................................................................... 19
5.2.1 Biaya Investasi Alat .............................................................................................. 19
5.2.2 Biaya Tetap ........................................................................................................... 19
5.2.3 Biaya Variabel ....................................................................................................... 20
5.3 HPP dan Harga Jual ....................................................................................................... 21
5.4 Perkiraan Laba/Rugi ...................................................................................................... 21

BAB VI PENUTUP
6.1 Kesimpulan ................................................................................................................... 23
6.2 Saran ............................................................................................................................. 23

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................ 24


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Usaha


Gaya hidup sehat semakin menjadi tren di kalangan masyarakat modern, termasuk di Kota
Serang, Banten. Konsumen kini lebih sadar akan pentingnya makanan sehat, ringan, dan
praktis. Namun, pilihan makanan yang sehat dan mudah diakses masih terbatas. Untuk
menjawab kebutuhan tersebut, Spring Roll Fresh Vietnam hadir sebagai solusi.

Spring Roll, atau lumpia basah ala Vietnam, adalah makanan yang terkenal karena
menggunakan bahan-bahan segar seperti sayuran, ayam, dan tahu tanpa proses penggorengan,
sehingga lebih rendah kalori dan sehat. Dengan cita rasa autentik dan beragam variasi isian,
produk ini diharapkan dapat memenuhi permintaan masyarakat yang menginginkan camilan
sehat sekaligus lezat.

Selain itu, pertumbuhan pasar kuliner di Serang memberikan peluang besar bagi usaha ini.
Dengan menawarkan makanan berkualitas, harga yang kompetitif, dan kemasan praktis,
Spring Roll Fresh Vietnam berpotensi menarik minat konsumen dari berbagai kalangan,
termasuk pekerja kantoran, pelajar, dan pecinta makanan sehat.

Usaha ini diharapkan tidak hanya menjadi peluang bisnis yang menguntungkan tetapi juga
dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola makan yang lebih sehat dan
seimbang.

1.2 Visi dan Misi Usaha


● VISI:
Menjadi pelopor dan brand pilihan utama dalam menyajikan spring roll fresh khas Vietnam
yang sehat, lezat, dan berkualitas tinggi, serta mendorong gaya hidup sehat di masyarakat
Indonesia.

● MISI:
1. Menyediakan produk spring roll fresh dengan bahan-bahan alami, segar, dan tanpa
pengawet.
2. Mengutamakan kualitas rasa dan kebersihan dalam setiap proses produksi.
3. Memberikan layanan terbaik kepada pelanggan melalui inovasi menu dan pelayanan
ramah.
4. Mendukung kampanye pola makan sehat dengan memperkenalkan makanan rendah kalori
dan bergizi.
5. Mengembangkan jaringan pemasaran yang menjangkau berbagai kalangan dengan harga
terjangkau.

1.3 Jenis dan Tujuan Usaha


● Jenis Usaha:
Usaha ini bergerak di bidang kuliner dengan fokus pada pembuatan dan penjualan spring roll
fresh khas Vietnam. Produk ini merupakan makanan sehat yang terbuat dari bahan-bahan
segar seperti sayuran, udang, ayam, atau tahu, dibalut dengan rice paper tanpa digoreng.
Usaha ini menawarkan makanan ringan rendah kalori yang cocok bagi konsumen yang peduli
pada pola makan sehat.

● Tujuan Usaha:
1. Menyediakan alternatif makanan sehat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang
peduli pada pola makan sehat.
2. Memperkenalkan kuliner khas Vietnam yang kaya akan cita rasa dan nutrisi kepada
pasar lokal.
3. Menciptakan produk yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, baik pecinta
makanan tradisional maupun modern.
4. Memberikan kontribusi pada tren gaya hidup sehat dengan menyediakan makanan
rendah kalori namun tetap lezat.
BAB 2
ANALISIS USAHA/SWOT

2.1 Strength (Kekuatan)


1. Bahan Segar dan Alami
Spring roll fresh menggunakan bahan-bahan alami, seperti sayuran segar, udang,
ayam, dan tahu, yang membuatnya lebih sehat serta bebas dari bahan pengawet.

2. Mendukung Tren Gaya Hidup Sehat


Produk ini cocok bagi konsumen yang peduli kesehatan, karena rendah kalori, tinggi
serat, dan nutrisi.
3. Cita Rasa Khas dan Unik
Menawarkan sensasi rasa otentik khas Vietnam dengan bumbu dan saus spesial,
menarik bagi konsumen yang suka mencoba kuliner baru.

4. Variasi Produk Beragam


Usaha ini menyediakan berbagai pilihan isi (seperti varian vegetarian, ayam, udang)
sehingga memenuhi kebutuhan konsumen dengan selera dan diet berbeda.

5. Proses Pembuatan Sederhana dan Cepat


Produk tidak melalui proses penggorengan, menjaga kesegaran, dan bisa disajikan
cepat—memaksimalkan efisiensi waktu dalam melayani pelanggan.

6. Cocok untuk Berbagai Kalangan


Produk ini bisa dinikmati oleh berbagai usia, termasuk anak-anak, dewasa, dan
vegetarian, sehingga target pasar lebih luas.

7. Harga Terjangkau dan Kompetitif


Dengan menggunakan bahan lokal yang berkualitas, produk ini dapat dijual dengan
harga yang kompetitif tanpa mengurangi kualitas, menjangkau lebih banyak
konsumen.
2.2 Weakness (Kelemahan)
1. Ketergantungan pada Kesegaran Bahan
Bahan-bahan utama seperti sayuran dan protein cepat layu atau rusak, sehingga
memerlukan pengelolaan stok dan distribusi yang efisien untuk menjaga kualitas.

2. Produk Perishable (Mudah Basi)


Spring roll fresh harus segera dikonsumsi karena tidak mengandung bahan pengawet,
sehingga memiliki masa simpan yang sangat terbatas.

3. Proses Produksi yang Sensitif


Karena berbahan dasar segar, proses pembuatan harus teliti agar tidak merusak tekstur
dan rasa. Hal ini bisa menambah beban kerja dan risiko kesalahan produksi.

4. Keterbatasan Lokasi Penjualan


Produk ini sulit dijual di tempat jauh dari dapur pusat karena masa simpannya yang
singkat, sehingga distribusi terbatas pada wilayah tertentu.

5. Fluktuasi Harga Bahan Baku Segar


Ketersediaan dan harga bahan segar, seperti sayuran dan udang, sering kali
berfluktuasi, mempengaruhi biaya operasional dan harga jual.

6. Rentan terhadap Cuaca Panas


Di cuaca panas, produk segar lebih mudah rusak dan kehilangan kualitas, terutama
saat dalam pengiriman atau penyajian di luar ruangan.

7. Kapasitas Produksi Terbatas


Karena produk harus disajikan segar, ada keterbatasan dalam memproduksi dalam
jumlah besar sekaligus, terutama untuk memenuhi pesanan skala besar atau acara
khusus.
2.3 Opportunity (Peluang)
1. Tren Makanan Sehat dan Gaya Hidup Sehat Meningkat
Semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya pola makan sehat, sehingga
produk seperti spring roll fresh dengan bahan rendah kalori dan bergizi tinggi menjadi
pilihan menarik.

2. Peningkatan Minat pada Kuliner Internasional


Konsumen modern semakin terbuka mencoba kuliner dari berbagai negara. Spring
roll fresh khas Vietnam dapat menarik minat pasar yang gemar mengeksplorasi
makanan baru.

3. Kolaborasi dengan Aplikasi Pesan Antar


Kerja sama dengan platform online seperti GoFood dan GrabFood dapat memperluas
jangkauan pasar, memudahkan konsumen untuk memesan produk kapan saja dan di
mana saja.

4. Potensi Menjadi Menu Diet atau Meal Plan


Produk ini dapat dipasarkan sebagai pilihan menu sehat untuk program diet atau meal
plan, menarik konsumen yang ingin menjaga berat badan dan kesehatan.

5. Pemasaran melalui Media Sosial


Promosi aktif di platform seperti Instagram dan TikTok dapat menarik konsumen
muda dan memperkuat branding sebagai produk sehat dan kekinian.
2.4 Threats (Ancaman)
1. Persaingan dengan Usaha Makanan Sejenis
Semakin banyaknya usaha makanan sehat dan usaha kuliner internasional lainnya
dapat menciptakan persaingan yang ketat, terutama dari usaha yang menawarkan
produk sejenis seperti salad, sushi, atau lumpia.

2. Kualitas Produk Bergantung pada Kesegaran


Produk yang mudah rusak tanpa bahan pengawet sangat bergantung pada kualitas
bahan baku yang segar. Jika pasokan bahan tidak segar atau berkualitas rendah, hal itu
dapat menurunkan kualitas produk dan kepercayaan konsumen.

3. Keterbatasan Penyimpanan
Produk makanan lumpia segar sangat rentan terhadap fluktuasi suhu dan kelembaban.
Jika tidak disimpan dengan benar, produk dapat cepat rusak atau busuk, mengurangi
kualitas dan meningkatkan risiko kerugian bisnis.

4. Fluktuasi Harga dan Ketersediaan Bahan Baku


Fluktuasi harga bahan segar, seperti sayuran dan udang, dapat terjadi karena
perubahan musim atau kondisi pasar, yang dapat meningkatkan biaya produksi.

5. Perubahan Selera Konsumen


Tren konsumsi konsumen sering berubah secara dinamis. Perubahan preferensi
terhadap makanan dapur yang tidak mudah rusak dan stabil dapat memengaruhi
permintaan lumpia segar.
BAB III
ASPEK PRODUKSI

3.1 Variasi Produk


1. Spring Roll Sayuran
● Isi: Kombinasi sayuran segar seperti selada, wortel, timun, dan bihun.
● Manfaat: Cocok untuk konsumen vegetarian atau vegan. Rendah kalori dan
kaya serat, sehingga mudah dicerna.
● Saus tambahan: Saus kacang Vietnam atau saus hoisin.

2. Spring Roll Ayam


● Isi: Dada ayam panggang atau rebus, selada, irisan wortel, bihun, timun.
● Manfaat : Rendah lemak dan kaya protein, sehingga cocok bagi konsumen
yang menjalani diet.
● Saus tambahan: Saus hoisin atau asam manis

3. Spring Roll Tahu


● Isi : Campurkan tahu atau dimasak dengan bihun, selada,t dan sayuran lainnya.
● Manfaat: Menyediakan sumber protein nabati yang tinggi, cocok bagi
vegetarian dan konsumen yang mengurangi konsumsi daging.
● Saus tambahan: Saus kacang atau sambal pedas.

3.2 Waktu dan Tempat Produksi


Produksi Spring Roll Fresh Vietnam dilakukan setiap hari Senin hingga Jumat, dengan target
menghasilkan ±50 porsi per hari. Sabtu dan Minggu dijadwalkan sebagai hari libur untuk
menjaga keseimbangan operasional dan waktu istirahat.

Proses produksi dimulai dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, meliputi persiapan bahan,
pembuatan, dan pengemasan produk. Produk yang sudah selesai akan segera dikemas dalam
kotak food-grade dan disimpan di tempat penyimpanan yang aman hingga siap dijual atau
diantarkan.
Tempat produksi berlokasi di Kota Serang, Banten, dengan ruang kerja yang telah
disesuaikan untuk memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. Lokasi ini dipilih
karena akses yang strategis dan dekat dengan pasar serta pemasok bahan baku, sehingga
memudahkan operasional sehari-hari dan efisiensi distribusi.

3.3 Peralatan Produksi

No. Jenis Alat Spesifikasi Jumlah


(unit)

1. Pisau dapur Pisau tajam untuk memotong 2


sayuran, ayam, dan tahu.

2. Talenan Permukaan datar untuk memotong 2


bahan.

3. Baskom stainless Untuk mencuci dan menampung 1


bahan baku.

4. Panci Untuk merebus bihun dan sayuran. 1

5. Kompor Kompor gas 2 tungku untuk 1


efisiensi waktu.

6. Saringan Untuk mengeringkan bihun dan 1


sayuran setelah dicuci atau direbus.

7. Wadah penyimpanan kedap Untuk menyimpan bahan dan 2


udara mencegah kontaminasi.

8. Piring Untuk penyajian dan penataan 3


produk sebelum dikemas.

9. Mangkuk kecil dan sendok Untuk menyajikan saus 1 pkt


pendamping.

10. Cobek dan ulekan batu Untuk menghaluskan bumbu dan 1


membuat saus kacang secara
tradisional.
3.4 Bahan Baku Produksi

No. Bahan baku Spesifikasi

1. Rice Paper Kulit lumpia basah dari tepung beras untuk


membungkus isian.

2. Bihun beras Bihun tipis berbahan dasar tepung beras.

3. Sayuran (selada, wortel, timun) Sayuran segar untuk memberikan tekstur dan
rasa renyah.

4. Dada ayam Daging ayam tanpa tulang untuk isian.

5. Tahu Sumber protein alternatif.

6. Saus Hoisin Saus manis berbahan dasar kedelai untuk


pendamping.

7. Sambal Saus pedas untuk menambah cita rasa.

8. Air panas Digunakan untuk melunakkan rice paper dan


bihun.

9. Seasoning Garam, gula, dan lada dan bumbu lainnya.

3.5 Proses Produksi / Cara Pembuatan


1. Persiapan Bahan
- Cuci bersih semua sayuran seperti selada, wortel, mentimun, dan daun mint.
- Masak ayam hingga matang, lalu iris tipis atau potong memanjang.
- Rebus bihun hingga lunak, lalu tiriskan dan bilas dengan air dingin agar tidak
lengket.
- Untuk varian tahu, rebus sesuai kebutuhan, lalu hancurkan.

2. Mempersiapkan Kulit Rice Paper


- Siapkan piring datar berisi air hangat.
- Rendam rice paper dalam air hangat selama 2-3 detik hingga lentur.
- Letakkan kertas beras di atas piring datar agar mudah diisi.

3. Mengisi dan Membungkus Kulit Rice Paper


- Letakkan selada sebagai isian dasar di tengah kertas beras.
- Tambahkan bihun, sayuran (wortel, mentimun).
- Untuk varian non-vegetarian, tambahkan potongan ayam utuh yang belum dipotong.
- Lipat bagian bawah kertas beras di atas isian, lalu lipat sisi-sisinya, dan gulung
dengan rapat.

4. Plating
- Tata rice paper di atas piring dan sajikan dengan saus pendamping yang sesuai
dengan varian:
● Saus kacang untuk varian sayuran dan protein.
● Saus hoisin atau saus cabai manis untuk varian udang dan ayam.

5. Penyimpanan (Opsional)
- Jika tidak segera disajikan, simpan lumpia dalam wadah tertutup dan simpan di
lemari es.
- Hindari menyimpan terlalu lama karena produk segar cenderung layu dan
kehilangan rasa.

6. Kontrol Kualitas
- Pastikan bahan baku yang digunakan segar dan berkualitas tinggi.
- Periksa apakah kulit rice paper tidak robek dan gulungan digulung dengan kencang
untuk mencegah isian tumpah.
BAB IV
STRATEGI USAHA

4.1 Kondisi Pasar


Ibu kota Provinsi Banten, Kota Serang, adalah kota yang menarik bagi pelaku bisnis kuliner
yang berhubungan dengan pasar, karena populasi terus berkembang, dan kesadaran orang
terhadap makanan sehat juga meningkat. Memang, Serang belum menjadi kota metropolitan
sebagaimana halnya Jakarta; dengan demikian, tren gaya hidup lebih sehat dan lebih minat
pada makanan internasional semakin berkembang. Berikut adalah analisis pasar bisnis untuk
memulai usaha spring roll fresh di Kota Serang:
1. Pertumbuhan Minat Masyarakat terhadap Makanan Sehat.
Secara umum, kesadaran masyarakat kota masih jauh dari kota metropolitan. Namun,
informasi mudah dari media sosial dan internet membantu orang muda dan
profesional meningkatkan pemahaman tentang nutrisi dan makanan seimbang.

2. Meningkatnya Daya Beli dan Konsumsi Makanan Praktis


Perkembangan ekonomi yang semakin maju di Kota Serang banyak mempengaruhi
daya beli warganya. Banyak pekerja di Serang yang mencari makanan instan namun
tetap mengedepankan kesehatan saat jam istirahat atau saat makan siang. Spring roll
fresh bahan segar dan penyajian cepat dapat menjadi pilihan makanan yang menarik
untuk pekerja kantoran, mahasiswa, maupun keluarga muda di Serang.

3. Minat terhadap Makanan Internasional yang Sedang Berkembang


Masyarakat yang kebanyakan generasi muda di Serang juga sudah mulai tertarik
dengan makanan asing atau kuliner internasional. Dengan adanya beberapa restoran
internasional dan perkembangan budaya kuliner yang di medsos, membuat banyak
makanan-makanan internasional bisa diakses, pembeli di Serang sangat terbuka
dengan cita rasa yang baru.

4. Segmen pasar yang beragam


Konsumen di Serang sangat heterogen, mulai dari pelajar hingga keluarga. Produk
Spring Roll Fresh juga bervariasi, menyediakan berbagai jenis diet yang dapat dipilih
konsumen, seperti varian vegetarian, rendah kalori, atau tinggi protein—semua ini
dapat menarik minat berbagai kelompok konsumen di kota ini. Individu yang peduli
kesehatan dan ingin mengonsumsi makanan sehat namun lezat juga dapat menjadi
calon pelanggan.

5. Persaingan yang Masih Terbatas


Meskipun terdapat pertumbuhan di sektor kuliner, terutama makanan cepat saji dan
restoran, persaingan terhadap produk tertentu seperti Spring Roll Fresh di Kota
Serang masih tergolong relatif tidak banyak. Kebanyakan restoran yang fokus pada
masakan tradisional atau makanan cepat saji. Hal ini membuka peluang bagi produk
lumpia untuk mengisi kekosongan pasar, khususnya bagi pelanggan yang mencari
variasi makanan sehat yang masih terbatas di Serang.

6. Peluang Pemasaran melalui Media Sosial


Di Kota Serang sendiri, kini media sosial seperti Instagram dan TikTok pun mulai
menjadi rebutan para pebisnis untuk mempromosikan dagangan mereka, terutama
bagi orang muda. Salah satu konten visual yang cukup menggugah selera dan pesan
tentang manfaat kesehatan dari produk spring roll ini dapat menarik perhatian
konsumen melalui tingkat kemenangan lanjut. Kemudian bisa dilakukan secara
online, murah sekali, tetapi dapat memberikan dampak yang besar.

4.2 Target Pemasaran


Target pemasaran usaha Spring Roll Fresh Vietnam Kota Serang, Banten adalah beberapa
segmen konsumen yang sangat besar dan mempunyai potensi untuk mendukung pertumbuhan
usaha. Berikut adalah target utama dari segmen pasar:
1. Pekerja Kantoran
Pekerja kantoran yang sibuk, membutuhkan makanan yang cepat, praktis, dan sehat
untuk dikonsumsi pada jam istirahat. Mereka cenderung mengutamakan kepraktisan
tanpa mengorbankan kualitas dan kesehatan. Kalangan ini semakin peduli pada pola
makan yang sehat, terutama yang membantu menjaga produktivitas. Spring Roll
Fresh dengan kandungan sayuran segar dan juga protein rendah lemak menjadi
asupan bergizi untuk mereka yang kini memerlukan makanan dengan waktu cepat.
2. Mahasiswa dan Pelajar
Mahasiswa dan pelajar yang cenderung mencari makanan terjangkau, sehat, dan
ringan untuk dikonsumsi antara jam kuliah atau saat belajar di kampus. Kelompok ini
tertarik pada makanan unik dan tren kuliner internasional. Spring roll fresh dengan
harga yang terjangkau dan rasa yang lezat bisa menarik minat mereka yang sering
mencari makanan praktis.

3. Pecinta Kuliner Sehat


Konsumen yang aktif mencari makanan sehat, baik untuk diet, kebugaran, atau pola
makan vegetarian/vegan. Mereka umumnya terbuka terhadap produk-produk kuliner
yang mendukung gaya hidup sehat. Spring roll fresh menawarkan banyak varian yang
cocok untuk mereka yang peduli dengan kesehatan, terutama yang rendah kalori,
bebas pengawet, dan penuh nutrisi.
BAB V
ASPEK KEUANGAN

5.1 Rencana Produksi


Rencana produksi Spring Roll Fresh Vietnam dibuat dengan mempertimbangkan kapasitas
harian, permintaan pasar, dan kemampuan operasional. Berikut rincian rencana produksi:
1. Kapasitas Produksi Harian
Target awal: ± 50 porsi per hari, disesuaikan dengan permintaan dan strategi
pemasaran.
Dengan variasi terdiri dari 3 spring roll dengan varian rasa yang berbeda (vegetarian,
ayam, dan tahu). Kapasitas dapat ditingkatkan seiring dengan peningkatan jumlah
pesanan dan promosi di platform online.

2. Jadwal Produksi
– Senin – Jumat: Fokus pada pesanan online (GoFood/GrabFood) dan penjualan
langsung.
– Sabtu dan Minggu: Libur, kecuali ada pesanan khusus.

3. Estimasi Bahan Baku per Hari (±50 Porsi)


– Kulit rice paper: 50 lembar
– Dada ayam: 2 kg
– Tahu: 2 pack
– Selada: 1 kg
– Wortel: 0,5 kg
– Ketimun: 0,5 kg
– Bihun: 0,5 kg
– Saus kacang dan saus asam manis: 750 ml
– Bumbu tambahan (garam, gula, lada): Secukupnya
4. Sistem Pemesanan dan Persediaan
– Bahan baku segar seperti sayuran dan protein akan dibeli setiap pagi untuk menjaga
kesegaran produk.
– Bahan kering seperti rice paper dan bumbu akan disimpan dengan baik untuk
menghindari kekurangan stok mendadak.
– Pemesanan bahan dilakukan dari pasar lokal atau distributor terdekat di Serang,
dengan pengaturan stok mingguan.

5. Distribusi Produksi dan Penjualan


– Outlet fisik: Produk dijual langsung di gerai atau tempat kuliner di sekitar Kota
Serang.
– Penjualan online: Fokus melalui platform pesan antar (GoFood atau GrabFood).

6. Target Produksi dan Perluasan Pasar


– Target awal: Memenuhi 80% pesanan harian melalui platform online dan 20%
melalui penjualan langsung.
– Rencana jangka menengah: Meningkatkan kapasitas produksi hingga 50-100 porsi
per hari dengan membuka cabang baru atau mengikuti lebih banyak acara kuliner.

Dengan rencana produksi yang efisien dan fokus pada pemenuhan permintaan konsumen,
diharapkan usaha Spring Roll Fresh Vietnam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di
Kota Serang, Banten.
5.2 Rencana Anggaran
● 5.2.1 Biaya Investasi Alat
Biaya investasi alat adalah pengeluaran awal untuk membeli peralatan yang
dibutuhkan dalam proses produksi. Berikut rinciannya:

No. Nama Alat Jumlah (unit) @ Σ


(dalam ribu (dalam ribu
Rp) Rp)

1. Pisau dapur tajam 2 12 24

2. Talenan 2 10 20

3. Baskom stainless 1 30 30

4. Gas kompor 1 22 22

5. Panci 1 50 50

6. Saringan 1 10 10

7. Wadah penyimpanan 2 45 90
kedap udara

8. Cobek dan ulekan batu 1 60 60

Jumlah (Rp) 306

Biaya Penyusutan/bulan = total investasi/ umur alat 9


= (400/34 bulan)

● 5.2.2 Biaya Tetap


Biaya tetap adalah biaya yang dikeluarkan secara rutin setiap bulan, tidak tergantung
pada jumlah produksi.

No. Jenis Biaya Total (Rp)

1. Sewa tempat produksi 500.000

2. Listrik dan gas 300.000

3. Gaji tenaga kerja (1 orang) 1.000.000

4. Biaya penyusutan per bulan 9.000

Total biaya per bulan 1.809.000


Total biaya per hari 72,36

● 5.2.3 Biaya Variabel


Biaya Variabel per Bulan (50 porsi/hari, 25 hari kerja)

No. Bahan Baku Jumlah @ Harga


(ribu Rp) (ribu Rp)

1. Rice paper 50 lembar 1 50

2. Bihun beras 0,5 kg 12 6

3. Timun 1 kg 7 7

4. Wortel 1 kg 10 10

5. Selada 1 kg 25 25

6. Dada ayam 2 kg 35 70

7. Tahu 2 pack 4 8

8. Saus Hoisin 1 kaleng 45 45

9. Peanut butter 1 toples 40 40

9. Sauce cup 25 pcs 0,5 12,5

10. Stiker produk 3 lembar 2 6

11. Kotak karton berlapis 25 pcs 1 25


bioplastik

12. Kertas food-grade 30 lembar 1 30

Jumlah per satu kali produksi (Rp) 334,5

Jumlah per bulan (Rp) 8.362,5

● Biaya Total
•> Biaya variabel+biaya tetap
•> 334.500+ 72.360
•> = 406.860
5.3 HPP dan Harga Jual
● HPP
•> Total Biaya/Jumlah Produksi
•> Rp. 406.860/50
•> Rp. 8.137

● Harga Jual
Harga jual adalah harga yang harus dibayarkan pembeli untuk mendapatkan produk tersebut.
Harga ini ditentukan dengan mempertimbangkan HPP dan juga harga produk pesaing.
Pada produk Spring Roll dalam kemasan per porsi, dengan HPP sebesar Rp8.137 dan margin
keuntungan 20%, harga jual dihitung sebagai berikut:
•> Harga Jual = HPP + (HPP × 20%)
•> Harga Jual= Rp. 8.137 + (Rp. 8.137 × 0,2)= Rp. 9.764
Dengan demikian, ditetapkan:
- Harga jual dari produsen: Rp10.000
- Harapan di tingkat konsumen: Rp11.000 hingga Rp13.000
Strategi penetapan harga ini memastikan margin keuntungan yang memadai, tetap kompetitif
di pasar, dan menjaga kualitas produk.

5.4 Perkiraan Laba/Rugi


Untuk menghitung perkiraan laba atau rugi, digunakan asumsi produksi dan penjualan
sebanyak 50 porsi per hari dengan 25 hari kerja per bulan. Berikut rincian perhitungannya:
● Harga Pokok Produksi (HPP) per porsi: Rp8.137
● Harga Jual per porsi: Rp10.000
● Produksi dan penjualan per bulan: 50 porsi × 25 hari = 1.250 porsi
•> Pendapatan Perbulan:
– 1.250 × Rp. 10.000= Rp. 12.500.000
•> Total Biaya Variabel Perbulan:
– 1.250 × Rp. 8.137= Rp. 10.171.250
•> Perhitungan Laba/Rugi:
– Laba/Rugi=Pendapatan−Biaya Variabel
=Rp. 12.500.000 – Rp. 10.171.250
=Rp. 2. 328.750

Dengan harga jual Rp10.000 per porsi dan HPP Rp8.137, estimasi laba per bulan adalah
Rp.2.328.750 Ini menunjukkan usaha berpotensi menghasilkan keuntungan, dengan margin
yang cukup untuk mendukung operasional bisnis dan perkembangan di masa depan. Jika
penjualan konsisten dan biaya tetap terjaga, bisnis ini akan berkelanjutan dan
menguntungkan.
BAB VI
PENUTUP

6.1 Kesimpulan
Proposal usaha Spring Roll Fresh Vietnam ini mencakup berbagai aspek penting yang
dibutuhkan untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis makanan sehat di Kota Serang,
Banten. Dengan target produksi ±50 porsi per hari, usaha ini menggunakan bahan baku segar
dan berkualitas, seperti ayam, tahu, selada, wortel, dan ketimun, untuk memastikan kepuasan
konsumen dan menjaga kualitas produk.

Setelah dilakukan perhitungan, HPP per porsi sebesar Rp8.137 dan harga jual disarankan
pada Rp10.000 – Rp12.000 per porsi. Dengan asumsi penjualan ±50 porsi per hari selama **
25 hari kerja per bulan, perkiraan total pendapatan bulanan mencapai Rp12.500.000. Setelah
dikurangi dengan biaya variabel dan operasional, usaha ini diproyeksikan memberikan
keuntungan bersih sekitar Rp2.967.750 per bulan.

Dengan fokus pada inovasi produk, efisiensi operasional, dan pemasaran yang efektif, Spring
Roll Fresh Vietnam berpotensi menjadi bisnis kuliner yang kompetitif di Kota Serang,
mengisi kebutuhan konsumen akan makanan sehat dan praktis.

6.2 Saran
Beberapa langkah penting untuk mendukung keberhasilan usaha ini meliputi:
1. Pengendalian biaya bahan baku untuk menjaga HPP tetap rendah tanpa mengorbankan
kualitas.
2. Promosi aktif melalui media sosial dan platform digital untuk meningkatkan jangkauan
pasar.
3. Inovasi menu secara berkala, seperti menawarkan variasi saus atau paket spesial, agar
konsumen tetap tertarik.
4. Evaluasi berkala terhadap kinerja keuangan dan operasional guna memastikan pencapaian
target usaha.

Dengan manajemen yang baik dan konsistensi dalam pelayanan dan kualitas, Spring Roll
Fresh Vietnam dapat berkembang menjadi bisnis kuliner yang berkelanjutan dan memberikan
keuntungan yang optimal.
DAFTAR PUSTAKA

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson Education.

Kasmir. (2010). Kewirausahaan: Teori, Praktik, dan Kasus-kasus. Jakarta: Raja Grafindo
Persada.

Miller, M. J. (2018). Starting a Successful Business: A Complete Guide. McGraw-Hill


Education.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia tentang Keamanan Pangan dan Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM).

Anda mungkin juga menyukai