5331
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6 Nopember 2022
PENGETAHUAN JENIS LAPANGAN FUTSAL YANG DIGUNAKAN DI INDONESIA PADA
MAHASISWA OLAHRAGA
Oleh
M. Said Zainuddin*1, Arifuddin Usman2, Irvan3
1,2,3Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan,
Universitas Negeri Makassar
*e-mail: 1saidzainuddin@[Link], [Link]@[Link], 3irvan@[Link]
Article History: Abstract: Futsal is a giant ball game modified on the field,
Received: 06-09-2022 and the rules are to be played in any place the size of a
Revised: 14-10-2022 quarter of a football field; futsal is known as small football,
Accepted: 24-10-2022 which has the attraction to play it very enthusiastically.
Many fields can be used to play futsal, such as cement
Keywords: which is often found in the area and plastic interlocks that
Futsal, field, Type, Indonesia have been used in every city that has a standard field.
However, some fields are commonly used but not
commonly used, such as standarlex, synthetic grass, vinyl
and wood parquet. Knowledge of this type of field needs to
be known as an introduction to the field and for adapting
the type of shoe suitable for play. The presentation of
material about knowledge of futsal field types is carried
out by lecture, and question and answer description of
futsal field types is the method in this PKM. The results of
this PKM are expected to know about the futsal fields used
in Indonesia
PENDAHULUAN
Bermain dengan tempo cepat, akurasi passing yang berbobot dan pergerakan yang
inpresif itu semuadapat kita lihat dan pelajari di permainan futsal, permainan dan olahraga
ini sangat di gemari dan diminati di kalangan pria maupun wanita, dimana lapangan dan
aturanya yang telah di modifikasi sesuai dengan ukuran lapangannya. Aktivitas fisik yang
cepat membuat kebugaran jasmani lebih meningkat yakni melakukan permainan futsal.
Kebugaran jasmani bisa di lihat dari beberapa besar seseorang dapat melakukan gerak
dalam waktu yang telah di tentukan (Muhammad Said Zainuddin, Kamal, & Adil, 2021). Untuk
menekuni futsal di perlukan kebugaran jasmani yang baik di karenakan futsal mempunyai
dua babak yang setiap babaknya mempunyai durasi waktu 20 menit. Kurangnya melakukan
aktifitas fisik akan berdampak buruk bagi pemain (Lasalewo, Mardin, & Hariana, 2022). Di
dalam setiap babaknya memerlukan tingkat kesegaran jasmani dan konsentrasi yang harus
terjaga. Dalam suatu pertandingan pemain harus saling bekerjasama antara satu sama
lainnya untuk menciptakan gol (Nugraha & Hadinata, 2019). Olehnya itu di dalam permainan
futsal jumlah pergantian pemain tidak dibatasi atau biasa kita melihat di dalam pertandingan
ada paket paket pemain yang di turunkan oleh pelatih untuk menyiasati strategi dan kondisi
fisik setiap pemain. Pemain yang baik adalah pemain yang mempunyai kreativitas untuk
bermain (M. Said Zainuddin, Usman, Kamaruddin, & Kamal, 2022). Bermain dengan segala
[Link] ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online)
5332
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6, Nopember 2022
aspek yang lebih sederhana dan bisa berganti gentian masuk di dalam lapangan adalah salah
satu kenapa olahraga ini banyak di gemari dan di minati oleh semua orang yang mana
tujuannya tidak berbeda jauh dengan olahraga sepakbola dimana memasukkan bola ke
gawang lawan atau membuat gol yang sebanyak banyaknya. Pengambilan keputusan dalam
hal mencetak bola sangat mempengaruhi kinerja tim (Jusmarita, 2018). Sehingga dapat
memenangkan permainan. Salah satu alasan juga sehingga futsal begitu di senangi di tengah
masyarakat khususnya di perkotaan, lapangan futsal yang dapat di akses begitu mudahnya
di sebabkan tidak terlalu banyak memakan lahan atau lapangan di bandingkan dengan
permainan sepakbola, hal ini lah yang banyak di manfaatkan dan di lirik oleh para pengusaha
untuk lebih mengembangkan dan membangun lapangan futsal yang berstandar nasional
untuk dapat di persewakan sehingga nantinya dapat menjadi lahan bisnis yang sangat
menjanjikan.
Perkembangan futsal di Indonesia sendiri banyak di pengaruhi oleh perkembangan
sepakbola, dimana di olahraga sepakbola sudah mengikuti pertandingan pertandingan
nasional maupun internasional, oleh karena itu di olahraga futsal sudah banyak melakukan
persiapan untuk menghadapi even nasional maupun internasional. Cabang olahraga futsal
adalah permainan sepakbola yang di sederhanakan (Hamzah & Hadiana, 2018). Indonesia
merupakan negara yang sangat di segani baik itu dalam olahrga sepakbola dan futsal
buktinya dari beberapa pertandingan pertandingan yang sifatnya even nasional dan
internasional Indonesia ikut ambil bagian dan ikut mengirimkan tim futsal terbaiknya dan
dapat menorekhkan hasil yang cemerlang di setiap ajang yang di ikuti. Latihan yang teratur
dan terprogram serta sesuai dengan unsur kebutuhan pemain akan memperoleh hasil yang
di inginkan (Sudirman & Kamaruddin, 2022). Bukan hanya sekedar ikut namun olahraga
futsal di Indonesia berperan aktif sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan pelaksanaan
kejuaraan kejuaraan yang bertaraf nasional dan internasonal. Itu artinya semakin kedepan
nantinya baik itu pembinaan futsal maupun keterlibatan sebagai Tuan rumah akan semakin
muda untuk di gaunkan. Pembinaan futsal sendiri di negeri kita ini sudah mengalami
kemajuan yang sangat signifikan itu bisa di lihat kembali dari beberapa keterlibatn tim futsal
senior indonesi yang mengikuti kejuaran futsal antar negara se asia tenggara, begitupun juga
dengan tim futsal usia 20 yang mewakili Indonesia di kejuaran futsal antar negara. Untuk
menjadi pemain futsal yang baik maka perlu memperhatikan teknik teknik dasar yang umum
di gunakan dalam bermain (Saputra, Supriatna, & Sulistyorini, 2019). Pembinaan futsal di
Indonesia bisa di katakan sudah merata dan tidak terlalu jauh dari pembinaa olahraga
sepakbola, di futsal indonesia mempunyai peretandingan pertandingan yang berjenjang
mulai dari usia 16,17,20 dan sampai ke senior. Adanya pertandingan pertandingan antar klub
yang di adakan oleh asosiasi futsal Indonesia merupakan bentuk pembinaan yang
berkelanjutan. Dengan kecilnya lapangan yang di gunakan dalam bermain futsal maka
kebanyakan pemain melakukan shooting ke gawang (Deri, Umar, & Damrah, 2018).
Di futsal di negeri kita ini di kenal dengan liga pro yang mana merupakan pertandingan
futsal antar klub yang mewakili daerah masing masing, untuk bisa bertanding dan berlaga di
kompetisi futsal paling tinggi ini para peserta atau klub harus memainkan dan menjadi juara
pertandingan antar daerah, juara atau pemenang di antar daerah ini nantinya yang akan
mewakili di tingkat atau regional masing masing . Setiap daerah mempunyai juara dan
pemenang yang nantinya akan berhadapan di semua pemenang tingkat regional yang mana
akhirnya nanti akan di pertemukan di pertandingan nasional atau yang terakhir kemarin di
ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online) [Link]
5333
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6 Nopember 2022
namakan linus (liga nusantra). Pertandingan liga nusantara ini mempertemukan perwakilan
perwakilan atau klub dari berbagai Kota di Indonesia yang nantinya akan menjadi final four
untuk mengambil lagi dua kontestan yang menjadi juara dan runner up liga nusantara ini.
Liga nusantara kemarin di pusatkan di Jawa Tengah yang semua tim yang lolos dari berbagai
daerah berkumpul di sana tepatnya di purwekerto, pengambilan tempat pertandingan ini
merupakan hasil dari kesepakatan panitia yang di nilai sangat representative dan juga salah
satunya yakni lapangan yang sudah berstandar nasional, lapangan yang bagus adalah
lapangan yang telah mengikuti ukuran internasional, memiliki fasilitas fasilitas pendukung
yang memadai dan akses yang mudah di jangkau.
Permasalah yang di hadapi oleh mitra setelah sesi observasi yaitu minimnya
pengetahuan terkait jenis jenis lapangan yang umum di gunakan dalam permainan futsal,
sedikitnya referensi tentang penggunaan lapangan yang biasa di gunakan dalam bermain
futsal baik itu di daerah, perkotaan maupun lapangan yang di gunakan untuk pertandingan
resmi berskala nasional dan internasional. Ini di sebabkan karena kurangnya mengetahui
jenis lapangan yang umum di gunakan dalam bermain futsal, lapangan yang sering di
gunakan baik itu dalam perkuliahan dan pertandingan di sekitar kampus masih yang umum
di pakai seperti lantai dan plastik interlock. Oleh karenanya itu solusi yang di tawarkan dalam
program kemitraan masyarakaat ini adalah pengetahuan jenis lapangan yang umum atau
biasa di di gunakan dalam bermain futsal yang bertujuan untuk mitra dapat mengetahui jenis
lapangan yang umum di gunakan dalam bermain futsal, mitra mempunyai perbandingan
tentang jenis jenis lapangan futsal dan mitra tidak kaget ketika mendapati jenis lapangan
futsal yang belum pernah di coba atau di rasakan. Seringnya di lakukan kegiatan pelatihan
maupun sosialisasi terkait dengan pengetahuan umum dan spesifik terhadap suatu cabang
akan menambah referensi dan ilmu yang bermanfaat bagi setiap peserta maupun mahasiswa
(M. Said Zainuddin & Awaluddin, 2022).
METODE
Dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini sebanyak 80 orang mahasiswa
berasal dari Jurusan Pendidikan Jasmani kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu
Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar, materi dirancang sesuai dengan kebutuhan
pihak dari Jurusan Pendidikan Jasmani kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Materi yang disampaikan pada Pelatihan pengetahuan jenis lapangan futsal yang umum di
gunakan dalam permainan futsal di Indonesia yang bisa di gunakan para mahasiswa sebagai
referensi untuk memudahkan mereka dalam melihat jenis lapangan futsal. Dengan
mengetehui jenis lapangan futsal yang umum di gunakan dalam permainan futsal di
Indonesia ini diharapkan mahasiswa mempunyai referensi jenis lapangan dalam permainan
futsal yang bisa di gunakan dalam bermain futsal. Adapun metode yang digunakan dalam
kegiatan pelatihan ini adalah metode persentasi atau ceramah dalam menjelaskan jenis jenis
lapangan futsala yang umumu di gunakan di Indonesia dalam bermaian futsala. Kegiatan ini
berlangsung selama 2 pekan dengan durasi pertemuan dalam sepekan sebanyak 2 kali. Di
pekan pertama untuk pertemuan pertama adalah menejelaskan 3 lapangan yang biasa di
gunakan dalam bermain futsal di Indonesia, di pekan kedua adalah menejelaskan 3 lapangan
yang di gunakan dalam bermain futsal di Indonesia namun keberadaanya masih sulit di
dapatkan. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanan di Lapangan Futsal Indoor Fakultas Ilmu
Keolahragaan, Universitas Negeri Makassar.
[Link] ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online)
5334
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6, Nopember 2022
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan permasalahan mitra, yakni mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan,
Universitas Negeri Makassar belum mengetahui tentang pengetahuan jenis lapangan futsal
yang umum di gunakan dalam permainan futsal di Indonesia yang biasa di gunakan, maka
pemateri menjelaskan tentang jenis jenis lapangan yang biasa di gunakan dan jenis jenis
lapangan yang ada namun jarang di gunakan di indonesia sehingga peserta mampu
memahami dan menjadikan referensi terkait dengan lapangan futsal. Kelak nantinya apa
yang diberikan pada saat pelatihan dapat digunakan dan di aplikasikan baik itu dalam
pelatihan maupun pada saat memberikan materi tentang futsal, dengan begitu apa yang di
harapkan sebagai pengajar atau dosen dapat menjadi ilmu yang bermanfaat. Hasil
pelaksanaan kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dilihat berdasarkan beberapa
komponen berikut ini: Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman mahasiswa Fakultas
Ilmu Keolahragaan tentang jenis jenis lapangan yang biasa di gunakan dalam permainan
futsal, adanya referensi yang bisa digunakan nantinya terkait dengan jenis lapangan dalam
hal pembuatan, ilmu yang bermanfaat sebagai dasar untuk di pergunakan nantinya dalam
mengajar ataupun melatih.
Gambar 1. Pertemuan pertama Gambar 2. Pertemuan kedua
(Pekan Pertama) (Pekan Pertama)
Gambar 3. Pertemuan pertama Gambar 4. Pertemuan Kedua
(Pekan Kedua) (Pekan Kedua)
Futsal adalah permainan yang bisa di lakukan di setiap tempat yang mempunyai
lapangan berukuran kecil minimum panjangnya 25 meter dan lebarnya minumun 16 meter.
Salah satu kelebihan futsal adalah bisa di mainkan di lapangan kecil yang bisa di modifikasi
ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online) [Link]
5335
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6 Nopember 2022
ukuran dan aturannya. Perkembangan futsal di Indonesia sangat lah pesat di tandai dengan
bermunculnya lapangan lapangan futsal yang berstandar dengan demikian pemiihan jenis
lapangan futsal akan kebali kepada pemain yang akan berman atau penyeea lapangan, di
Indonesia ada beberapa lapangan yang umum di gunakan dalam pertandingan maupun
latihan seperti:
• Jenis Lapangan Semen
Gambar 5. Lapangan Semen ([Link], 2017).
Lapangan bermaterial semen ini biasanya berupa lapangan futsal outdoor atau diluar
ruangan dan paling banyak digunakan oleh penyedia jasa sewa tempat lapangan futsal.
Kerataan yang cukup baik dan biaya pembuatan yang tidak terlalu tinggi menjadi alasan
mengapa pengusaha lapangan futsal memilih material jenis ini. Namun permukaan semen
yang cukup keras juga bisa menjadi resiko bagi pemain yang terjatuh saat bermain. Berikut
beberapa kelebihan dan kekurangan lapangan futsal semen.
Kelebihan lapangan futsal semen:
• Biaya dan cara perawatannya sangat mudah
• Permukaan lapangan memiliki tingkat kerataan yang bagus
• Arah dan laju bola yang dialirkan bisa berjalan lancar.
Kekurangan lapangan semen:
• Bahan permukaannya yang cukup keras sehingga rentan menyebabkan cedera
terlebih jika terjatuh
• Permukaan lapangan sangat licin jika basah, apalagi jika hujan tiba dengan
kondisi lapangan outdoor.
2. Jenis Lapangan Vinyl
[Link] ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online)
5336
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6, Nopember 2022
Gambar 6. Lapangan Vinyl ([Link], 2017).
Lapangan futsal berjenis vinyl ini menggunakan bahan lapisan karet
atau rubber sebagai material utamanya. Jenis lapangan ini menjadi salah satu jenis yang
paling banyak disukai oleh pemain futsal karena lapangann berjjenis vinyl sangat bagus
untuk aliran bola, tingkat kerataannya cukup tinggi serta tekstur lapangan yang terbilang
cukup empuk. Hanya saja tingkat ketahanan lapangan jenis vinyl tidak terlalu baik karena
dapat mengelupas jika digunakan dalam rentang waktu yang lama. Berikut ini beberapa
kelebihan dan kekurangan lapangan futsal vinyl.
Kelebihan lapangan vinyl:
• Tingkat kerataan lapangan jenis baik, sehingga bola bisa meluncur dengan
lancar.
• Bahan terdiri dari beberapa lapisan sehingga terasa empuk ketika kita
melakukan diving atau terjatuh.
• Daya cengkram yang cukup baik, terutama jika menggunakan sepatu yang
outsolenya terbuat dari karet murni.
Kekurangan lapangan vinyl:
• Jika digunakan dalam waktu lama, maka akan ada bagian yang terlepas dan hal
tersebut menyebabkan lapangan menjadi tidak rata.
• Ketika melakukan rush terkadang bisa menyebabkan luka pada bagian paha
dan pinggul.
3. Jenis Lapangan Futsal Rumput Sintetis
Gambar 7. Lapangan Rumput Sintetis ([Link], 2017).
ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online) [Link]
5337
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6 Nopember 2022
Jenis lapangan futsal rumput sintetis merupakan salah satu jenis lapangan yang paling
banyak dijumpai dan populer di Indonesia. Material rumput sintetis yang digunakan
membuat bola menjadi lebih mudah dikontrol dan juga aman saat ada pemain yang
terjatuh. Namun apabila tergesek/terseret, resiko luka pada pemain juga lebih besar
mengingat ujung pada rumput sintetis sedikit lebih tajam dibanding rumput asli. Biasanya
lapangan dengan material rumput sintetis seperti ini tidak dipergunakan dalam turnamen
resmi, melainkan hanya untuk hiburan saja. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan
lapangan futsal rumput sintetis.
Kelebihan Lapangan Futsal Rumput Sintetis:
• Lapangan jenis ini tentu terasa lembut dan empuk untuk melakukan diving
maupun saat terjatuh.
• Laju atau aliran bola tidak terlalu cepat sehingga bola lebih mudah untuk
dikuasai.
Kekurangan Lapangan Futsal Rumput Sintetis:
• Daya cengkram sepatu kurang sehingga perlu sepatu khusus
• Cenderung mudah meyebabkan kulit kita terluka atau lecet jika terjadi gesekan
4. Jenis Lapangan Futsal Parket/Kayu
Gambar 8. Lapangan Parket/kayu ([Link], 2017).
Jenis lapangan futsal Parket/Kayu lebih populer di daerah Eropa dan Amerika Latin,
sedangkan di Indonesia akurang begitu populer. Di Indonesia Parket/Kayu lebih dikenal
dengan ‘kayu’. Biasanya material Parket/Kayu ini digunakan sebagai alas lapangan futsal
dalam Gelanggang Olahraga (GOR). Parket/Kayu memiliki tingkat kekesatan yang sangat
tinggi, sehingga kemungkinan pemain terpleset kecil. Dari sisi kerataannya material
Parket/Kayu ini memiliki efek yang bagus bagi laju bola. Berikut beberapa kelebihan dan
kekurangan lapangan futsal bermaterial Parket/Kayu.
Kelebihan lapangan futsal Parket/Kayu:
• Permukaan lapangan tergolong yang paling kesat. Sehingga tidak licin ketika
berlari di atasnya.
• Kerataan jenis lapangan ini juga sangat baik, sehingga membuat laju bola juga
lancar ketika bergulir di atasnya.
Kekurangan lapangan futsal Parket/Kayu:
• Jenis lapangan ini memiliki tingkat kekerasan yang paling tinggi tinggi
[Link] ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online)
5338
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6, Nopember 2022
dibandingkan dengan jenis lapangan futsal lainnya karena terbuat dari kayu.
• Mudah rusak yang disebabkan faktor cuaca dan tingkat kelembapan sehingga
dibutuhkan perawatan yang ekstra.
• Jika sudah mulai rusak, lapangan ini cukup berbahaya karena sekat-sekat
antara satu potongan kayu dengan yang lain akan timbul ke permukaan, dan ini
berbahaya.
5. Jenis Lapangan Futsal Taraflex
Gambar 9. Lapangan Taraflex ([Link], 2017).
Jenis lapangan ini sekilas hampir sama dengan Parket/Kayu hanya saja Taraflex
bahannya dari polyethylen atau biji plastik yang dipadatkan. Berikut beberapa kelebihan
dan kekurangan lapangan futsal taraflex.
Kelebihan lapangan futsal taraflex:
• Tingkat kerataan dari permukaan lapangan ini yang cukup bagus menyebabkan
aliran bola menjadi lancar.
• Permukaan lapangan yang tidak licin.
Kekurangan lapangan taraflex:
• Lapisan lapangan futsal ini terdiri dari beberapa lapisan sehingga terkadang
dijumpai permukaan yang tidak rata yang dikarenakan ada lapisan permukaan
yang terlepas.
6. Jenis Lapangan Futsal Plastik Interlock
Gambar 10. Lapangan Plastik Interlock ([Link], 2017).
ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online) [Link]
5339
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6 Nopember 2022
Lapangan futsal berbahan karpet plastik ini mirip dengan bahan dasar dari Taraflex
yaitu polyethyle. Yang membuat beda adalah lapangan berbahan karpet plastik ini terdiri
dari banyak lembaran yang bisa dibongkar pasang sehingga membuat lapangan ini
memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena mudah dipindahkan serta memiliki daya tahan
yang lama. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan lapangan futsal karpet plastik.
Kelebihan lapangan futsal karpet plastik:
• Permukaannya tidak licin dan relatif kesat.
• Jarang sekali ditemui adanya permukaan yang tidak rata, yang disebabkan
adanya lapisan yang terlepas.
Kekurangan lapangan futsal karpet plastik:
• Permukaan yang kurang rata jika dibandingkan dengan jenis lapangan vinyl,
Parket/Kayu dan taraflex.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil kegiatan tentang pelatihan pengetahuan jenis lapangan futsal yang
di gunakan di indonesia, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah (1) Kegiatan pelatihan
pengetahuan jenis lapangan futsal yang di gunakan di indonesia berjalan dengan lancar tanpa
kendala berarti. Hal ini terlihat dari antusiasme mahasiswa Fakultas Ilmu ke Olahragaan (2)
Kegiatan pelatihan pengetahuan jenis lapangan futsal yang di gunakan di indonesia, menjadi
referensi untuk pengembangan ilmu. Beberapa hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan
kegiatan ini adalah persoalan waktu karena terdapat beberapa mahasiswa FIK UNM yang
berhalangan hadir karena sesuatu dan lain hal serta kurangnya perhatian beberapa
mahasiswa FIK UNM pada saat pelaksanaan kegitaan program masyarakat ini.
PENGAKUAN/AKNOWLEDGEMENT
Terimakasih kepada Bapak Rektor Universitas Negeri Makassar dan Dekan Fakultas
Ilmu keolahragaan atas izin melaksanakan pengabdian ini. Terima kasih juga kepada teman
teman pemateri dan pelatih yang telah membagikan ilmunya Penulis mengucapkan terima
kasih kepada teman temanyang telah memberi dukungan financial terhadap pengabdian ini.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Deri, A. M., Umar, U., & Damrah, D. (2018). Pengaruh latihan Metode Drill dan Metode
Bermain Terhadap Kemampuan Passing Permainan Sepakbola Siswa SBB (Sekolah
Sepakbola) Usia 11-12 Tahun. Jurnal Performa Olahraga, 3(2), 52–63.
[2] Hamzah, B., & Hadiana, O. (2018). Pengaruh Penggunaan Model Problem Based
Learning Terhadap Keterampilan Passing Dalam Permainan Futsal. JUARA : Jurnal
Olahraga, 3(1), 1–7. [Link]
[3] Jusmarita, J. (2018). Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMA Negeri 7 Banda Aceh
melalui Permainan Tradisional Makah-makah. Serambi PTK, 5(2), 71–77.
[4] [Link]. (2017, September 4). Jenis Lapangan Futsal. Retrieved August 10,
2022, from Lapangan Futsal website: [Link]
futsal/
[5] Lasalewo, T., Mardin, H., & Hariana, H. (2022). Edukasi Pola Hidup Sehat dan Bersih di
SDN 6 Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Terintegrasi, 1(1), 30–35. [Link]
[Link] ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online)
5340
J-Abdi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol.2, No.6, Nopember 2022
[6] Nugraha, U., & Hadinata, R. (2019). Pengaruh Metode Latihan dan Motivasi Berlatih
Terhadap Kemampuan Passing Sepakbola. Cerdas Sifa Pendidikan, 8(1), 13–27.
[Link]
[7] Saputra, T. H., Supriatna, S., & Sulistyorini, S. (2019). Meningkatkan Shooting Futsal
Menggunakan Metode Drill. Indonesia Performance Journal, 3(2), 80–86.
[8] Sudirman, & Kamaruddin, I. (2022). PKM TEKNIK DAN STRATEGI FUTSAL MODERN. J-
ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(11), 3043–3050.
[9] Zainuddin, M. Said, & Awaluddin, A. (2022). Pelatihan Pembuatan Google Form dan
Canva sebagai Media Pembelajaran Bagi Mahasiswa Olahraga. Jurnal Pengabdian
Olahraga Masyarakat (JPOM), 3(1), 32–38. [Link]
[10] Zainuddin, M. Said, Usman, A., Kamaruddin, I., & Kamal, M. (2022). Latihan Model Samba
Shoot Dan Fake Shoot Permainan Sepakbola Mahasiswa PJKR FIK UNMShooting
merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu tim untuk memperoleh peluang
maupun menciptakan gol, lini depan suatu tim dianggap sukses ketika banyak
melakukan sh. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 3579–3584.
[11] Zainuddin, Muhammad Said, Kamal, M., & Adil, A. (2021). SURVEI MINAT BELAJAR
PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP KEMAMPUAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA PADA
SISWA SMP. SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation, 5(2), 105–
111. [Link]
ISSN: 2797-9210 (Print) | 2798-2912(Online) [Link]