0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

MSDS Bahan Kimia: Kalium & Natrium

Dokumen ini adalah lembar data keselamatan bahan (MSDS) untuk empat zat kimia: Kalium Permanganat, Kalium Kromat, Natrium Hidroksida, dan Aquades. Masing-masing zat memiliki sifat fisika, informasi toksikologis, dan langkah-langkah pertolongan pertama yang harus diambil jika terjadi kontak. Penting untuk menggunakan alat pelindung saat menangani zat-zat ini dan mengikuti prosedur penyimpanan yang aman.

Diunggah oleh

Widi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan5 halaman

MSDS Bahan Kimia: Kalium & Natrium

Dokumen ini adalah lembar data keselamatan bahan (MSDS) untuk empat zat kimia: Kalium Permanganat, Kalium Kromat, Natrium Hidroksida, dan Aquades. Masing-masing zat memiliki sifat fisika, informasi toksikologis, dan langkah-langkah pertolongan pertama yang harus diambil jika terjadi kontak. Penting untuk menggunakan alat pelindung saat menangani zat-zat ini dan mengikuti prosedur penyimpanan yang aman.

Diunggah oleh

Widi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MSDS

Hari / Kelompok : Senin / 10


Nama / NRP :1. Satria Feby Pratama / 5008221044
2. Widianingsih / 5008221037
Modul: 8
No. Name Physical and Toxicological First Aid meassures
(Formula) Chemical Information
Properties

1. Kalium Sifat Fisika: a. Berbahaya Saat dipakai:


Permanganat 1. Berbentuk apabila tertelan Pastikan kita menggunakan alat
(KMnO4) padat b. Dapat pelindung, seperti jas lab,
2. Berwarna menyebabkan pelindung mata, masker, dan
ungu kulit terbakar sarung tangan. Segera
3. Tidak berbau yang parah dan cuci tangan dengan bersih dan
4. Rasa manis kerusakan pada ganti pakaian setelah
5. Berat mata menangani. Hindari pengisapan
molekul c. Bersifat sangat debu. Hindari kontak langsung
158,03 g/mol toksik pada dengan bahan.
6. Titik lebur kehidupan
240°C perairan Saat disimpan:
7. Densitas dengan efek Pastikan wadah tertutup sangat
2,703 g/cm3 jangka panjang rapat. Simpan wadah tersebut
d. Dapat di tempat yang jauh dari bahan-
Sifat Kimia: menyebabkan bahan yang mudah terbakar
1. Tidak mudah iritisasi, korosi,
menyala batuk, napas Pertolongan pertama jika
2. Agen tersengal, kontak langsung dengan
pengoksidasi mual, muntah kulit:
kuat serta memiliki Bila terjadi kontak langsung
3. Terdekompos resiko kornea dengan kulit, maka segera
isi dalam berkabut dan basuh kulit dengan air yang
alkohol dan kebutaan banyak. Segera hubungi dokter
pelarut untuk konsultasi.
organik
Pertolongan pertama jika
terkena mata:
Segera bilas mata secara hati-
hati dengan air yang banyak.
Buka kelopak mata ketika mata
dibasuh. Jangan lupa untuk
melepas lensa kontak jika
memang sedang memakai.
Segera hubungi dokter untuk
konsultasi.

Pertolongan pertama jika


terhirup:
Segera cari tempat yang
memiliki udara segar. Pastikan
korban menghirup udara segar
sebanyak mungkin. Jika napas
terhenti, beri napas buatan.
Berikan masker oksigen jika
mungkin. Segera hubungi
dokter.

Pertolongan pertama jika


tertelan:
Jika tertelan, beri korban atau
air (paling banyak dua gelas).
Segera cari anjuran
pengobatan. Dalam kasus
khusus, jika pertolongan tidak
tersedia dalam satu jam,
rangsang korban untuk muntah
(hanya jika korban tidak
sadarkan diri). Telan karbon
aktif dan segera hubungi
dokter.

2. Kalium Sifat Fisika: a. Dapat Saat dipakai:


Kromat 1. Berbentuk menyebabkan Pastikan kita menggunakan alat
(K2CrO4) solid (padat) kerusakan pelindung, seperti jas lab,
2. Berwarna genetik serta pelindung mata, masker, dan
kuning kanker apabila sarung tangan. Segera
3. Tidak berbau terhirup cuci tangan dengan bersih
4. Berat b. Menyebabkan setelah menangani. Hindari
molekul iritasi kulit, pengisapan debu.
294,19 g/mol reaksi alergi
5. Kelarutan pada kulit, Saat disimpan:
dalam air 130 iritasi mata Pastikan wadah tertutup sangat
g/L (20°C) yang serius rapat. Simpan wadah tersebut
6. Titik leleh c. Dapat di tempat kering dan memiliki
975°C menyebabkan ventilasi yang baik. Simpan di
iritasi pada tempat terkunci atau di tempat
Sifat Kimia: saluran yang hanya bisa dimasuki oleh
1. Reaktif pernapasan orang-orang yang berwenang.
dengan bahan d. Sangat toksik
mudah terhadap Pertolongan pertama jika
terbakar dan kehidupan kontak langsung dengan
organik perairan kulit:
2. pH 3,6 (100 dengan efek Bila terjadi kontak langsung
g/L) jangka panjang dengan kulit, maka segera
3. Reaksi e. Dapat basuh kulit dengan air yang
eksotermik menyebabkan banyak. Segera hubungi dokter
dengan batuk, napas untuk konsultasi.
boron, tersengal,
anhydrides, borok pada Pertolongan pertama jika
dan kulit serta terkena mata:
phosphides membrak Segera bilas mata secara hati-
4. Terbentuk mukosa, dan hati dengan air yang banyak.
gas toksik juga dapat Buka kelopak mata ketika mata
pada senyawa mengiritasi dibasuh. Jangan lupa untuk
organik yang saluran melepas lensa kontak jika
mudah pernapasan memang sedang memakai.
menyala, atas Segera hubungi dokter untuk
gliserol, dan konsultasi.
aseton
Pertolongan pertama jika
terhirup:
Segera cari tempat yang
memiliki udara segar. Pastikan
korban menghirup udara segar
sebanyak mungkin. Jika napas
terhenti, beri napas buatan.
Berikan masker oksigen jika
mungkin. Segera hubungi
dokter.

Pertolongan pertama jika


tertelan:
Jika tertelan, beri korban atau
air (paling banyak dua gelas).
Segera cari anjuran
pengobatan. Dalam kasus
khusus, jika pertolongan tidak
tersedia dalam satu jam,
rangsang korban untuk muntah
(hanya jika korban tidak
sadarkan diri). Telan karbon
aktif dan segera hubungi
dokter.

3. Natrium Sifat Fisika: a. Bila tertelan, Saat Dipakai:


Hidroksida 1. Massa molar dapat Jangan biarkan air masuk ke
(NaOH) 40 g/mol menyebabkan dalam wadah dan
2. Berwujud luka bakar meminimalkan akumulasi
putih solid hebat di debu. Jangan sampai terkena
3. Tidak berbau mulut dan mata dan kulit sehingga harus
4. Kepadatan kerongkonga menggunakan alat
2,13 g/sm3 n, bahaya perlindungan diri yang
5. Titik lebur berlubangnya lengkap.
318°C esophagus
6. Titik didih dan perut, Saat Menyimpan:
1388°C serta Simpan di wadah tertutup rapat
7. Kelarutan kerusakan dengan tempat yang sejuk,
dalam air parah dan kering, dan berventilasi baik.
1110 g/L permanen Tidak disimpan di wadah
8. Kelarutan pada saluran alumunium, timah, ataupun
dalam etanol pencernaan seng. Jauhkan dari zat yang
139 g/L b. Bila terkena bersifat kompatibel, asam, dan
9. Kelarutan kulit, dapat lembab.
dalam menyebbakan
metanol 238 luka bakar Pertolongan pertama jika
g/L dan ruam terjadi kontak dengan mata:
10. Mudah larut kulit (dalam Siram mata yang terjadi kontak
dalam air dan kasus ringan) dengan banyak air selama
etanol, dan kulit minimal 15 menit dan dapatkan
namun tidak dingin atau penanganan medis segera
larut dalam warna pucat.
eter Untuk kontak Pertolongan pertama jika
kulit berulang terjadi kontak dengan kulit:
Sifat Kimia: dan Segera basuh kulit dengan
1. Bersifat korosif berkepanjang banyak air sekurang-kurangnya
2. Bila dibiarkan an dapat 15 menit. Dapatkan bantuan
di udara menyebabkan medis segera dan cuci bersih
terbuka akan dermatitis pakaian yang terkontaminasi
cepat c. Bila terkena sebelum digunakan kembali
menyerap mata, dapat
karbondioksida menyebabkan Pertolongan pertama jika
3. Sangat mudah kerusakan tertelan:
terionisasi mata berat Jangan mencoba untuk
membentuk ion bahkan dimuntahkan dan jangan
natrium dan kebutaan memasukkan sesuatu melalui
hidroksida d. Bila terhirup, mulut korban yang tidak sadar.
dapat Segera dapatkan bantuan medis
menyebabkan
pneumonitis Pertolongan pertama jika
kimia dan terhirup:
edema paru, Bawa ke tempat udara segar
serta iritasi dan longgarkan pakaian yang
parah saluran ketat. Jika kesulitan bernapas,
pernapasan berikan oksigen. Jika tidak
dengan gejala bernapas, berikan pernapasan
batuk, luka buatan. Dapatkan bantuan
bakar, medis segera
kesulitan
bernapas,
bahkan koma

4. Aquades Sifat Fisika: Aquades tidak Saat Dipakai:


1. Berupa cairan memiliki Pastikan kita menggunakan alat
2. Tidak berbau kebahayaan atau pelindung, seperti jas lab,
3. Memiliki titik tidak pelindung mata, dan sarung
didih sebesar diklasifikasikan tangan. Segera cuci tangan
100°C sebagai bahan dengan bersih setelah
4. Berat berbahaya menangani. Hindari kontak
molekulnya menurut undang- secara langsung dengan zat.
18,02 gr/mol undang Uni Eropa
5. Memiliki serta tida Saat disimpan:
tekanan uap memerlukan Simpan di wadah yang tertutup
2,3 kPa tindakan rapat. Taruh wadah di tempat
(pertolongan yang aman agar tidak
Sifat Kimia: pertama) khusus. terkontaminasi oleh bahan
1. Tidak dapat kimia yang lain. Disarankan
terbakar suhu ruangan tempat
2. Memiliki pH penyimpanan sekitar +5°C
netral atau pH hingga +30°C.
=7
3. Merupakan Pertolongan pertama jika
suatu produk terhirup:
yang stabil Segera cari tempat yang
4. Tidak bersifat memiliki udara segar. Pastikan
korosif korban menghirup udara segar.
5. Tidak beracun Diperkirakan tidak ada efek
yang fatal (merugikan).
Pertolongan pertama jika
tertelan:
Jangan paksa korban untuk
memuntahkannya.
Diperkirakan tidak ada efek
yang fatal (merugikan).

Pertolongan pertama jika


kontak langsung dengan
kulit:
Bila terjadi kontak lepas semua
pakaian yang terkontaminasi.
Diperkirakan tidak ada efek
yang fatal (merugikan).

Pertolongan pertama jika


terkena mata:
Diperkirakan tidak ada efek
yang fatal (merugikan) apabila
terkena mata.

Anda mungkin juga menyukai