BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Penerapan teknologi informasi di era globalisasi ini organisasi/instansi skala
besar dituntut untuk mengembangkan proses bisnis dan sistem informasi tersebut.
universitas islam negeri raden fatah palembang adalah lembaga pendidikan tinggi
yang sedang berkembang, dan ingin meningkatkan dan akan selalu dengan tujuan
memberikan baik pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa/I ataupun dalam
seluruh kegiata akademik, operasional, keuangan dan manajemen perguruan
tinggi, dan diharapkan tercapainya keselarasan proses bisnis dengan teknologi
informasi. Oleh karena itu, untuk mengembangkan sebuah sistem informasi agar
mampu menyesuaika dalam bisnis dimana yang dibutuhkan yaitu berupa
pemodelan agar dapat memudahkan menciptakan keselarasan sistem informasi
untuk kebutuhan bisnis organisasi/instansi.
Pemodelan Sistem Data bisa jadi acuan standar yang dapat digunakan buat
meningkatkan bisnis serta teknologi data yang hendak terbuat ataupun sudah
diimplementasikan. Dimana arti dfd yaitu representasi grafis dari aliran informasi
data lewat sistem. DFD membolehkan dimana system beroperasi menuntaskan
serta yang akan hendak dilaksanakan.
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang merupakan
lemabaga pendidikan akademik dibidang pendidikan. Dan termasuk pemanfaatn
sebuah teknologi adalah simak uin rf Palembang dimana dikelolah oleh divisi
PUSTIPD yang tujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Untuk
mengetahui sejauh mana peranan dan sebuha tujuan dari teknologi informasi
1
2
adalah dimana untuk memudahkan user dalam proses sebuah pengendalian kinerja
untuk meningkatkan kualitas sistem informasi dilingkungan uin rf Palembang, dan
maka dari itu dilakukannya pemodelan teknologi. Berdasarkan hasil terjadi di uin
rf palembang, masalah adalah tidak semua proses bisnis Akademik di UIN Raden
Fatah Palembang terintegrasi, 1) Selaku Pengelola Prdi : informasi yang kurang
up to date missal, Nilai IPK tapi perangkatan saja, 2) Dosen : Nilai E-Learnig
tidak terintegrasi ke SIMAK, tidak bisa buat nilai normatik, sedangkan pada
pelayanan pendidikan pelayanan terbaik dari akademik dan dimana sector utama
pada sebuah pendidikan perguruan tinggi adalah proses dari bisisnnya.
Permasalahan dan fakta sudah diuraikan, penulis mengajukan penelitian
dengan judul “Pemodelan Arsitektur Perangkat Lunak Sistem Informasi
Akademik di UIN RF Palembang”
1.1 Rumusan Masalah
Pada masalah untuk didalam penelitian ini adalah bagaimanakah menciptakan
keselarasan sebuah sistem informasi dengan proses akademik?.
1.2 Batasan Masalah
Adanya batasan masalah tersebut adalah agar terarah, maka batasan masalah
dalam penelitain ini adalah :
1. Penelitian ini dilakukan di PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang
2. Difokuskan pada Model Terstruktur.
3. Pada penelitian ini meliputi hasil pemodelan sistem informasi akademik
dengan Data Flow Diagram dan hasil yang berupa kondisi saat ini dan
memberikan gambaran untuk pengembangan sistem informasi akademik.
3
1.1 Tujuan Penelitian
Pada langkah ini tujuan dari penelitian ini adalah membuat model sistem
informasi akademik menggunakan Data Flow Diagram untuk menjadi acuan
pengembangan ke depannya.
1.1 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang agar lebih jelas dan terperinci maka dapat memberikan
manfaat sebagai berikut:
1. Memberikan penjeleasan dari sebuah gambaran proses bisnis untuk teknologi
dimana untuk pengembangan system inforrmasi UIN Raden Fatah
Palembang.
2. Memberikan gambaran sebuah pengembangan teknologi informasi.
3. Memberikam bahan referensi untuk penelitian selanjutnya agar bisa
mempelajari di bidang pemodelan sistem informasi.
BAB II
LANDASAN TEORI
1.1 Pemodelan
Pemodelan ialah rencana dari sebuah representasi dan dimana
deskripsi untuk menjelaskan objek dan sebuah konsep penyederhanaan.
Bentuknya dapat beragam model fisik, rumusan matematis atau model
citra. Pemodelan sebagai proses merepresentasikan objek nyata atau
realita dimana dikaitkan dengan sebuah samaan dari matematika dan grafis
agar lebih dimengerti oleh pihak yang akan mementingkan model tersebut.
Teknologi obyek mampu menciptakan sebuah standar pemodelan dari
pengembangan sistem, tujuannya ialah melakukan dari disebut UML
(Unified Modeling Language). UML hanya mempunyai keuntungan
dimana yang sangat besar menghasilkan representasi dan mampu
diverifikasi melalui penalaran logis, simulasi dan pengujian. Sebagai
contohnya ialah diagram ini mampu memproses bisnis dan dilakukan uji
mental melalui kasus imajinasi atau melalui logis analaisa dan atau
berbeda dimana bisa untuk melihat apakah upaya dari sebuah output yang
diperlukan. Dimana uml terdapat hanya tiga jenis pemodelan, adapun
dijelaskan akan seperti yang digambarkan di bawah ini :
4
5
Gambar 2. 1 Jenis Pemodelan
Pemodelan bisnis diatas dijelaskan adalah pemodelan dimaa
menekankan pada proses apa saja yang dilakukan, dan apa saja yang tidak
ada didalam bisnis tersebut. Bila tidak jelas proses bisnis semacam apa,
hingga tidak hendak jelas bagaiamana system bisa menunjang model
bisnis. Model bisnis ini dipaparkan sebutan bisnis murni. Salah satu tujuan
utamanya ialah penafsiran secara universal, antara pengguna bisnis serta
teknologi dimana kesimpulannya hendak membangun pemecahan sistem
yang pas buat itu. Mutu serta kelengkapan hendak model akan pengaruhi
keberhasilan pemecahan. Disini artefak menghasilan pemodelan aplikasi
berupa bisnis objek, usecases diagram, scenario, interface models, dialog,
dan juga prototype.
Dalam model aplikas tersebut, membolehkan pengguna akhir buat
memakai aplikasi ini selaku perlengkapan yang efisien serta intuitif
dimana mereka menyatu dari proses kerjanya maka daripada jadi sebuah
hambata dimana dari sebuah model sistem tersebut mampu menciptakan
6
fitur lunak dari segi kolektif dan tidak menyadari sebuah kebutuhan dari
fungsionalnya, namun pula penuhi persyaratan nonfungsional tersebut.
Arsitektur fitur lunak merupakan sekumpulan statement
digambarkan secara komponen dari sebuah fitur -fitur serta apa terdapat
didalam tersebut. Dia menggambarkan struktur teknis, batasan- batasan,
identitas, dan antarmuka dari komponennya. (Krafzig et al, 2004).
1.1 Arsitektur Fitur Lunak
Dijelaskan bahwa arsitektur dari fitur-fitur lunak ialah sebuah
terstruktur untuk sistem dimana banyak terliput dari elemen fitur tersebut,
watak dari elemen itu, dan kedekatan di antaranya. Watak akan nampak
contohnya ialah untuk mengetahui gunanya dimana yang disediakan dari
elemen-elemen tersebut dan mengetahui cara bekerja untuk penindakan
kesalahannya, dan tersumber energi digunakan adalah dimana arsitek
teknologi mendesain sebuah tampilan depan fisik dari perangkat, yang
kedua ialah infrastruktur teknologi dimana sebuah pendukung baik
perangkat keras maupun lunak, yang ketiga adalah cara kerja dari
perangkat lunaknya tersendiri.
7
Gambar 2.2 Gambar penjelasan struktur sebuah perangkat lunak
2.2.3 Ragam Arsitektur
Ragam Arsitektur adalah sebuah perangkat yang lunak dimana
terdiri dari: dta yang diartikan data centered architectur, dfa atau data flow
architectur, call cra atau return architectur, la atau layeredarchitectures,
event-based, implicit invocation, repositories, table driven interpreters, dan
heterogeneous architectures.
1.2 Teori Yang berhubungan
2.3.1 Sistem
Sistem adalah sebuah terdiri dari kumpulan elemen dimana untuk
berinteraksi dan mencapai sebuah tujuan tertentu dan kesatuan. Dijelaskan
dari artian diatas ialah sebuah system yang dimana jaringan yang saling
berhubungan satu sama lain dan berkumpul bersama demi untuk
menyelesaikan atau melakukan kegiatan yang menjadi sasaran tersebut.
(Mulyanto, 2009)
2.3.2 Informasi
Definisi informasi ialah sebuah pengetahuan hasil dari olahan data
8
da menjadi sebuah simpulan maka dari itu diartikan bahwa adanya olahan
data berguna bagi yang memakainya”. Atau bisa diartikan bahwa sebuah
informasi adalah data yang telah jadi dibentuk lebih berguna dan
bermanfaat bagi pemakainya atau yang menerimanya dan digambarkan
dari kejadian untuk pengambilan keputusan masa depan.
2.3.3 Sistem Informasi
Komponen-komponen terdiri dari teknologi, atau prosedur kerja
dimana menyimpan dan analisa sebuah informasi demi mencapai tujuan
bisa diartikan dalam sebuah sistem informasi. Bisa disimpulkan dari
pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi terdiri dari
komponen-komponen yang dimana ada sebuah teknologi, atau prosedur
kerja dimana menyimpan dan analisa sebuah informasi demi mencapai
tujuan bisa diartikan dalam sebuah sistem informasi
2.3.4 Sistem Informasi Akademik
Simak atau sistem informasi akademik bisa daperinci dan diartikan
berbasis web bertujuan bisa dapat diakses melalui internet oleh pengguna
atau penerimannya dan didalam sebuah pengembangan dari simak terdiri
dari perencanaan yaitu kurikulum, evaluasi diri, penetapan standar
internal, perencanaan serta termasuk jadwal dalam proses belajar, sebuah
rencana dari sumber daya dan stakeholder.
1.3 Pemodelan Data Flow Diagram
2.4.1 Definisi Data Flow Diagram
Dfd diartikan alat gambaran aliran dari data mellaui oleh olahan data da
sistem. Dimana dfd dikatakan sebuah gambara grafis dan sumber tujuan data
tersebut dimana bisa memperlihatkan data berasal dan dituju.
9
2.4.2 Manfaat Data Flow Diagram
Manfaat dari dfd sangat penting dan memungkinkan sebuah analisis
sistem mampu memahami kaitan antar subsistem satu dan lainnya dan dimana
digambarkan sestruktur dan bisa digunakan kepada pengguna kembali.
(Kendall, 2003).
2.4.3 Simbol Dfd
Dimana simbol dan artian dari dfd ialah :
Tabel 2.1 simbol sebuah dfd
nama simbol bentuk menurut keterangan
simbol
Kerjanya
sebuah alasa
respon
gane, sarson
terhadap dari
alirannya data
dan penjualan
demarco/yourdon
proses
ssadm/idefo
input data
aliran data
Pengguna, organisasi
gane, sarson
10
agen
eksternal
demarco/yourdon
Simpanan data,
Dan
ganesarson arsip/dokumen,
buku.
data dari
store
data sebuah store
demarcoyourdon
1.4 Penelitian Terdahulu
Dfd adalah alat yang dapat digunakan untuk menggambarkan sistem
yang dirancang. Penggambaran DFD diawali dengan diagram konteks
(CD). CD menggunakan tiga simbol, yaitu: entitas eksternal, simbol untuk
mewakili aliran data dan simbol untuk mewakili proses. DFD
menggunakan empat simbol, yaitu: Semua simbol yang digunakan pada
CD ditambah satu simbol lagi untuk mewakili penyimpanan data.
Penggambaran DFD lebih terfokus pada aliran proses data dalam sistem
yang akan membuat pengguna lebih memahami bagaimana data mengalir
dalam sistem dan bagaimana data diproses dalam sistem. DFD
diimplementasikan di sekolah sistem informasi di SMP Plus Terpadu.
Menurut (Rianto, 2019), Usaha mikro, kecil dan menengah
(UMKM) menjadi penggerak pertumbuhan perekonomian dan pemerataan
pembangunan dalam suatu negara berkembang. Banyak lapangan
pekerjaan yang tercipta dengan adanya UMKM. Agar UMKM dapat
11
bertahan dan terus maju di era revolusi industri 4.0, diperlukan sebuah
sistem atau aplikasi yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan
ebusiness dan direktori bisnis UMKM. Penelitian ini membahas
pemodelan sistem yang mendukung kegiatan e-business dan direktori
bisnis UMKM sebelum diimplementasikan di dalam bahasa pemrograman.
Pemodelan sistem atau aplikasi pada penelitian ini menggunakan
pemodelan data flow diagram (DFD). DFD dapat digunakan untuk
menggambarkan sistem sebagai sebuah proses fungsional yang
dihubungkan satu sama lain dengan aliran data. Selain itu DFD merupakan
pemodelan yang berorientasi pada aliran data dari proses fungsional yang
satu ke proses fungsional yang lainnya. Luaran yang ingin dicapai pada
penelitian ini adalah pemodelan sistem atau aplikasi berbasis web dalam
bentuk data flow diagram (DFD) yang dapat digunakan sebagai acuan dan
panduan untuk mengimplemtasikan sebuah sistem penunjang kegiatan e-
business dan direktori bisnis bagi UMKM Indonesia.
Menurut (Bambang Agus Herlambang, 2015), Perancangan sistem
perlu didokumentasikan oleh analis sistem agar lebih mudah dalam
mengkomunikasi, mengkoordinasi segala kebutuhan data dan informasi
dengan pengguna sistem sehingga sistem yang dirancang akan dapat
diimplemntasikan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pengguna sistem.
Dalam makalah ini akan digambarkan DFD dengan Software Easy Case
untuk menghasilkan rancangan DFD Sistem Pakar Penentuan Kebutuhan
Gizi Bagi Individu Berbasis Web. Dimana pada DFD pada sistem pakar
ini digambarkan desain sistem mulai dari Diagram Context, DFD Level 0
12
yang terdiri dari sub sistem pendataan awal, konsultasi dan hasil
konsultasi, DFD Level 1 terdiri dari sub sistem pencataan data ahli gizi,
pencatatan data client, pencatatan data kebutuhan gizi dan pencatatan data
tingkat aktifitas lengkap dengan Rule Check dan Level Balance untuk tiap
level. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Sistem Pakar
Penentuan Kebutuhan Gizi Bagi Individu Berbasis Web terdiri dari
subsistem-subsistem yang saling berhubungan serta adanya data store yang
dihasilkan dalam DFD Level 0 berupa Ahli_Gizi, Client, Gizi, Aktifitas,
Konsultasi.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
1.1 Metode Penelitian
Penelitian yang dasarnya memperoleh sebuah informasi dan tujuan yang
akan digunakan tertentu. Maka informasi cocok dengan tujuan serta khasiat
tertentu. Deskriptif atau biasa disebut riset deskriptif merupakan cerminan data dari
menerangkan sebuah data-data terkhusus dan bisa diliputi dari peristiwa alam serta
sosial yang terjalin di sosial. Dalam hal ini maka sebisa mungkin mencari tahu
persoalan tentang apa, kapan, siapa, di mana, serta apa-apa saja berkaitan dengan
sesuatu kasus yang diteliti.
3.2 Waktu dan Tempat
Dilakukan selama kurang lebih 6bulan terhitung sejak dimulainya dilakukan
pengecekan tempat dan tempatnya dilakukan di pustipd tepatnya berada di
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.
1.1 Alat dan Bahan
Dimana bahan alat di gunakan peneliti terhadap menyusun dan menyelesaikan
menggunakan leptop Asus intel core i5 8th Gen Ram 4GB Hardisk 1TB yang di
gunakan untuk menyusun penelitian dan BPMN yang di gunakan sebagai notasi
untuk menggambarkan langkah-langkah proses bisnis.
1.1 Metode Pengumpulan Data
Pembuatan riset ini dicoba memakai sebagian tata cara yang baik perihal
pengumpulan data ataupun informasi yang menghasilkan kebenaran-kebenaran dan
modul . Oleh sebab itu, studi ataupun riset dicoba guna memperoleh informasi serta
rujukan yang dibutuhkan. Metode pengumpulan informasi ini dicoba supaya data-
data yang diperlukan dalam riset ini bisa terpenuhi serta biar tercapainya tujuan
13
14
riset. Metode pengumpulan informasi yang diseleksi bergantung pada aspek utama
serta tipe informasi. Berikut ialah tata cara dari pengumpulan informasi yang
dicoba buat memperoleh informasi serta rujukan yang diperlukan yaitu :
1. Observasi di Universitas Islam Negara Raden Fatah Palembang dibutuhkan
buat dicoba riset.
2. Wawancara melakukan guna mencari jawaban unit kerja dan apa saja
tugasnya, serta apa saja dalam manfaat terdapat dari TI terhadap masing-
masing unit kerja.
3. Riset Pustaka ini dicoba dengan mengumpulkan informasi serta data yang
dijadikan selaku acuan dari referensi terdahulu, dari buku ataupun terpaut
ataupun riset, postingan, web.
1.2 Responden
Pada Tabel 4.1 berikut ini data terkait simak sebuah informan yaitu :
Tabel3.1 Rekapitulasi data informan
no Bagian. Jumlah.
1. divisi ti 1
2. pengembangan software 1
3. networking 1
4. admin prodi 2
5. dosen 2
6. mahasiswa 2
(sumber: data yang diolah)
Pada tabel 3.1 ada sebanyak 9 informan yang terdiri dari divisi IT,
informan pengembangan Software, informan bagian networking yang
memberikan data mengenai implementasi simak. Selanjutnya 2 informan admin
prodi, 2 informan mahasiswa dan 2 informan dosen yang memberikan data
mengenai penggunaan/pemakaian dari simak uin rf Palembang.
15
1.3 Tahapan-Tahapan Dari Penelitian
Langkah-langkah tahapan dari sebuah yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu :
Gambar 3.1 Tahapan-tahapan sebuah penelitian
dari diatas terdapat gambar dari sebuah tahapan yang dilakukan terhadap
riset kali ini dimana digambarkan ada terdapat beberapa tahapannya ialah :
1. Mengidentifikasi sebuah dari masalah; hal pertama dimana mengidentifikasi
masalah, dan akan dapat mengetahui sebuah masalah dirumuskan.
2. Merumuskan masalah; tujuan untuk membahasa masalah di dalam suatu riset
3. Studi literature; mencari referensi dan mencari-cari sebuah teori.
4. Metode mengumpulkan data; tujuan observasi ketempat studi kasus,
melakukan wawancara agar mendapatkan informasi data.
16
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
Dijelaskan dibab ini bahwa model dari simak universitas islam negeri raden
fatah palembang menggunakan dfd level 1 login sistem, dfd pengoalaan terdiri dari
konfigurasi data, dfd pengolaan data akademik, dfd pengolaan kegiatan akademik,
DFD pengolaan PMB.
4.1 Gambaran Umum Sistem
Pada tahapan ini mencakup gambaran umum sistem informasi akademik di
uin raden fatah Palembang.
4.1.1 Struktur Organisasi
Struktur organisasi membuktikan kerangka serta lapisan perwujudan pola
ikatan diantara tiap guna. Terstukturnya organisasi di pustipd uin rf yang dipandu
oleh Bunda Rusmala Santi, Meter. Kom serta sebagian staf yang lain yang
kegiatannya berbeda- beda, terdapat divisi diklat, divisi jaringan, divisi
pengembangan aplikasi serta help desk.
Maka dibawah ini gambaran dari sebuah terstrukturnya organisasi dari
pustipd yaitu :
17
Gambar 4.1 struktur dari organisasi pustipd
Dapat dirinci deksripsi sebuah pekerjaan ditable atas ialah
Kepala PUSTIPD yang akan bertanggung jawab
Sekretaris bertugas menolong kepala PUSTIPD
Divisi Diklat, melaksanakan tugas kordinasi dan serta bisa mengkonsultasi
dari tentang simak.
Divisi Jaringan, divisi jaringan bertugas mengendalikan seluruh keahlian
jaringan komunikasi informasi yang diperlukan oleh SIMAK
Divisi Pengembangan Aplikasi, menolong suatu guna baru pada Ikuti.
Help Desk bertugas dikala pengguna Ikuti memiliki persoalan ataupun
permasalahan yang berhubungan dengan Ikuti.
4.1.2 Sistem Sedang Berjalan
Simak ini bisa digunakan dari 4 orang ialah mahasiswa/I, dosen-dose,n serta
admin. Palembang. Berikut ini adalah tampilan simak online Universitas Islam
Negeri Raden Fatah Palembang:
1. Tampilan pertama pada simak yaitu login
18
Gambar 4.1 tampilan login
2. Tampilan halaman simak mahasiswa/i
Gambar 4.2 tampilan simak mahasiwa
3. Tampilan halaman dosen dari simak
19
Gambar 4.3 halaman simak dosen
4. Tampilan halaman simak online admin
Tampilan simak online admin :
Gambar 4. 4 Halaman simak admin
(Sumber: PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang)
Salah satu kesukses dari implementasi sistem adanya berupa komitmen dari
managemen dimana berkaitan terhadap kebijakan proses kegiatan pada pustipd dan
juga yang berhubungan didalam penerapannya simak tersebut.
20
Tabel 4.1 Prinsip Arsitektur
Prinsip Penjelasan
Keberlangsungan Keberlangsungan kegiatan/layanan satu
proses bisnis dengan yang lain dalam hal transaksi
perkuliahan.
Prinsip Bisnis
Kemajuan pelayanan Diperlukan untuk membantu UIN Raden
akademik Fatah menjadi perguruan tinggi yang
memberikan layaanan terbaik
Data dapat digunakan secara bersama
Integrasi data oleh pengguna SIMAK berdasarkan
tingkatan dan masing-masing hak akses.
Kemudahan akses data Data mudah diakses oleh pengguna
Prinsip Data SIMAK sesuai dengan keperluan dan
kapasitas masing-masing
Data sebagai asset Data diarsipkan dan dapat digunakan jika
diperlukan terkait dengan aktivitas
akademik UIN Raden Fatah
Userfriendly SIMAK mudah digunakan oleh pengguna.
Prinsip Aplikasi Integrasi antar aplikasi Aplikasi dapat terintegrasi dengan aplikasi
dalam satu sistem lainnya.
Update teknologi Teknologi selalu diperbaharui sesuai
kebutuhan
Prinsip Teknologi
Independensi Teknologi dapat digunakan pada seua
pernagkat TI.
(sumber: data yang diolah)
Diatas ialah penjelasan yang teridiri dari, pertama prinsip bisnis yaitu proses
keberlangsungan bisnis dengan transaksi perkuliahan. Kedua prinsip data
merupakan proses data yang terkait dengan aktivitas akademik. Ketiga prinsip
aplikasi adalah proses yang dapat terintegrasi antara proses satu dengan yang
lainnya.
1.1 Arsitektur Teknologi
Kesuksesan dari sebuah aristektur teknologi adalah perencanaannya dari
komitmen tersebut dan adanya komitmen managemen. Yang dimaksud komitmen
ialah berkaitan antar kebijakan pada proses dilakukan pada bidang.
21
Tabel 4.2 Prinsip Arsitektur
Prinsip Penjelasan
Keberlangsungan proses Keberlangsungan kegiatan/layanan satu
bisnis dengan yang lain dalam hal transaksi
perkuliahan.
Prinsip Bisnis
Kemajuan pelayanan Diperlukan untuk membantu UIN Raden Fatah
akademik menjadi perguruan tinggi yang memberikan
layaanan terbaik
Data dapat digunakan secara bersama oleh
Integrasi data pengguna SIMAK berdasarkan tingkatan dan
masing-masing hak akses.
Kemudahan akses data Data mudah diakses oleh pengguna SIMAK
Prinsip Data sesuai dengan keperluan dan kapasitas
masing-masing
Data sebagai asset Data diarsipkan dan dapat digunakan jika
diperlukan terkait dengan aktivitas akademik
UIN Raden Fatah
Userfriendly SIMAK mudah digunakan oleh pengguna.
Prinsip Aplikasi Integrasi antar aplikasi Aplikasi dapat terintegrasi dengan aplikasi
dalam satu sistem lainnya.
Update teknologi Teknologi selalu diperbaharui sesuai
kebutuhan
Prinsip Teknologi
Independensi Teknologi dapat digunakan pada seua
pernagkat TI.
(sumber: data yang diolah)
Tabel 4.2 menerjemahkan prinsip arsitektur simak uin yang teridiri dari,
pertama prinsip bisnis yaitu proses keberlangsungan bisnis dengan transaksi
perkuliahan. Kedua prinsip data merupakan proses data yang terkait dengan
aktivitas akademik. Ketiga prinsip aplikasi adalah proses yang dapat terintegrasi
antara proses satu dengan yang lainnya. Kemudian keempat prinsip teknologi yaitu
bagian seluruh konsisten instansi, termasuk dari unitnya instansi yang digunakan TI
(Yusuf & Permana, 2019).
Dari identifikasi aktifitasnya informasi mahasisawa, informasi dosen serta
kepegawaian, aktivitas perkuliahan, pengolahan kegiatan tersebut bisa pada Ikuti
UIN Raden Fatah Palembang. Analisa evaluasi bersumber pada Michel Porter
22
dikelompokkan jadi 2 kegiatan ialah kegiatan utama( primary activitivities) dan
kegiatan pendukung( support activities).
Berikut keterangan aktivitas utama dan aktivitas pendukung pada SIMAK
UIN Raden Fatah Palembang:
Tabel 4.3 aktivitas pendukung dan utama
no aktivitas pendukung aktivitas pendukung utama
1. prodi pmb
2. mahasiswa keuangan
3. dosen
Dari keterangan bisa dijelaskan dibawah ini terhadap aktivitas utama dan
aktivitas pendukung yaitu :
1. Aktivitas Utama
Prodi merupakan kegiatan untuk melakukan perkualiahan serta peningkatan
dalam proses akademik, mahasiswa merupakan aktivitas akademik yang
menjalankan proses perkuliahan, dosen merupakan aktivitas yang
menjalankan proses pembelajaran dan penilaian.
2. Aktivitas Pendukung
PMB merupakan aktivitas yang mendukung dan menyiapkan kegiatan untuk
calon mahasiswa dan proses pembayaran registrasi perkuliahan pada UIN
Raden Fatah Palembang.
1.2 Infrastruktur Teknologi
Infrastruktur teknologi ialah konfigurasi infrastruktur yang diperlukan buat
melaksanakan aplikasi aplikasi pada arsitektur sistem data sesi mendefinisikan
teknologi yang digunakan
Pada tabel 4.3 dibawah ini merupakan konfigurasi hardware pada simak uin
raden fatah Palembang yaitu :
Tabel 4. 3 Konfigurasi Hardware
23
Hardware Spesifikasi
Hub – TP-Link Alcatel, Unifi
PC Minimal iCore3/AMD standar
Access Point Alcatel, Unifi
(sumber: data yang diolah)
1. Konfigurasi Software
2. Pada tabel 4.4 dibawah ini merupakan konfigurasi software pada simak uin
raden fatah Palembang yaitu :
Tabel 4. 4 konfigurasi software
Software Spesifikasi
Operating sistem Linux
Package Program Microsoft office
Utility Anti Virus
Web Server Apache
(sumber: data yang diolah)
Tabel 4.4 menampilkan spesifikasi yang digunakan simak uin dimana
digunakan untuk menjalankan sistem adalah linux, package program yaitu
Microsoft office yang berperan dalam mengelolah data, utility anti virus
sebagai pernagkat lunak pelindung virus, serta web server menggunakan
apache yang menghubungkan antara user dengan server website.
1. Konfigurasi Jaringan
Pada gambar 4.6 dibawah ini merupakan konfigurasijaringan pada simak uin
raden fatah Palembang yaitu :
24
Gambar 4. 5 arsitektur jaringan simak
(Sumber: Pustipd UIN Raden Fatah Palembang)
Arsitektur jaringan simak uin yaitu server terpusat pada kecepatan akses
tercepat 1 mbps, kemudian menggunakan 2 router untuk membagi jaringan
antara kampus A dan kampus B yang dihubungkan melalui kabel fiber optic.
Pada kampus A dari router selanjutnya disambungkan kembali dengan switch
sehingga dapat mendistribusikan jaringan ke semua fakultas.
1.3 Pemodelan Perangkat Lunak
Pemodelan perangkat lunak sistem infromasi akademik uin raden fatah
palembang di gambarkan dalam dfd.
4.4.1 Diagram Konteks
Pada langkah ini dicoba identifikasi terhadap stakeholder yang berfungsi
dalam riset pemodelan pada sistem data akademik UIN Raden Fatah Palembang
stakeholder tersebut antara lain Kepala PUSTIPD, divisi pengembangan aplikasi,
admin fakultas/ prodi, dosen serta mahasiswa sebagai berikut :
25
Gambar 4.6 diagram konteks SIMAK UIN Raden Fatah
Admin bertugas menginput data login dari penggunanya; data mahasiswa,
dosen, data matakuliah, data semester aktif, jadwal krs dan kelas, data prensensi,
data wisudah, data alumni, data PMB, data informasi akademik dan data ijazah.
Dan dosen bertugas atau berperan sebagai berikut: merubah datanya dan password.
Dan mahasiswa, memiliki peran melogin dan mengubah data, termasuk password
serta data wisuda
26
4.4.2 DFD Level 1 Login Sistem
Dibawah ini adalah termasuk dfd level 1 dari login yaitu :
Gambar 4.7 dfd level 1
Tabel 4.5 dfd level 1 proses
no nama proses input output deskripsi
1 proses login data admin status data admin pengelolaan
data login status data login
2 proses data admin status data admin verifikasi
verifikasi data login sistem
status data login
sistem
Tabel 4.6 dfd level 2 proses login
No nama deskripsi
1 admin identifikasi login
2 mahasiswa identifikasi login mahasiswa
4.4.3 DFD Level 2 Proses Konfigurasi Fakultas dan Prodi
Pada proses ini mendokumentasikan kegiatan serta mengenai kegiatan
kegiatan proses bisnis yang di lakukan (Rianto et al., 2016). kegiatan kegiatan
proses bisnis pada simak uin dapat dilihat pada gambar 4.9 berikut:
27
Gambar 4. 8 Level 1 proses konfigurasi fakultas dan prodi
Proses bisnis sistem informasi pada Simak UIN Raden Fatah adalah prodi,
pmb, entri data, wisudah dan ijazah. Proses bisnis sistem informasi ini mejadi
serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sistem informasi akademik UIN Raden
Fatah Palembang.
28
Tabel 4.7 dfd level 2 konfigurasi
no nama input output desc
1. basis data fakultas fakultas proses fakultas
2. data prodi prodi prodi proses data prodi
3. dosen dosen dosen proses dosen
4. kampus kampus kampus proses kampus
5. ruang ruang ruang proses ruang
6. pmb pmb pmb proses pmb
7. mahasiswa mahasiswa mahasiswa proses
pindah prodi pindah prodi pindah prodi mahasiswa pindah prodi
8. ijazah ijazah ijazah Proses ijazah
9. wisudah data jabatan data wisudah proses wisudah
wisudah
Tabel 4.7 dfd level 2
no nama desc
1. fakultas Proses fakultas
2. prodi Proses prodi
3. prose Proses pa
4. kampus proses kampus
5. ruang proses ruang
6. pmb proses pmb
7. mahasiswa pindah prodi proses mahasiswa pindah prodi
8. ijazah proses ijazah
9. wisudah proses wisudah
4.4.4 DFD Level 1 Proses Pengolaan Data Akademik
Dibawah ini tahapan dfd level 1 melakukan pemodelan sistem informasi
yang berupa pengolaan data akademik
29
Gambar 4.9 dfd level 1
Tabel 4.8 dfd level 1 pengelolaan
no nama input output desc
1. pengelolaan mahasiswa mahasiswa proses melakukan
mahasiswa pengelolaan
mahasiswa
2. pengelolaan matakuliah matakuliah proses melakukan
matakuliah pengelolaan
matakuliah
3. pengelolaan dosen dosen proses melakukan
dosen pengelolaan
dosen
Tabel 4. 9 dfd level aliran
No Nama Desc
1 Mahasiswa mahasiswa
2 Matakuliah matakuliah
3 Dosen dosen
4.4.5 DFD Level 1 Proses pengelolaan Kegiatan Akademik
Mendefinisikan spesifikasi aplikasi terhadap arsitektur dari simak, tahap
mendefinisikan teknologi yang digunakan pada SIMAK UIN Raden Fatah
Palembang untuk mendukung jalannya system dan data yang terkait.
30
Gambar 4. 10 DFD Pengelolaan Kegiatan Akademik
Tabel 4. 10 dfd level 1 kegiatan akademik
no nama input output desc
1. Pengelolaan kelas kelas pengelolaan kelas
kelas
2. pengelolaan mahasiswa mahasiswa pengelolaan isi
mahasiswa pengisian krs pengisian krs krs mahasiswa
pengisian
krs
3. pengelolaan nilai mahasiswa nilai mahasiswa pengelolaan nilai
nilai mahasiswa
mahasiswa
4. pengelolaan khs mahasiswa khs mahasiswa pengelolaan khs
khs
Tabel 4.11 dfd level 1 aliran
No Nama Deskripi
1 Kelas (Jadwal & Paket Input kelas termasuk jadwal, sks
SKS
2 Mahasiswa pengisian krs Input mahasiswa termasuk pengisian krs, nilai
31
4.2 Pembahasan
Pembahasan dilakukan setelah mendapatkan hasil dari penelitian,
berdasarkan data yang didapat maka dijabarkan ke dalam objek yang menjadi
kajian penulis sesuai dengan aktivitas utama dalam sistem informasi akademik uin
rf palembang yaitu akademik dari admin, mahasiswa dan dosen.
4.5.1 Arsitektur Teknologi
Analisis infrastructure simak uin stakeholder ada Kepala PUSTIPD, divisi
pengembangan software, divisi network, admin fakultas/prodi, dosen dan
mahasiswa. Dari wawacara, ovservasi di UIN Raden Fatah Palembang diketahui
bahwa kalau konsep dalam arsitektur sistem semacam nampak pada proses utama
serta proses pendukung.
[Link] Proses Utama
Proses utama yang bersumber pada tugas pokok serta guna struktur lembaga
serta observasi terhadap objek yang terpaut, setelah itu dicoba analisa proses serta
guna bisnis yang terpaut kegiatan proses bisnis utama serta pendefinisian sub
proses berbentuk aktifitas- aktifitas yang lebih perinci, yaitu :
Gambar 4.6 proses utamanya simak UIN Raden Fatah Palembang
32
(sumber: data yang diolah dari BPMN)
Pada proses utama berdasarkan obervasi peneliti menemukan masalah pada
menu nilai mahasiswa yang dimana sering terjadi duplikasi nilai mata kuliah
ditranskip, yang dimana salah satunya karena mahasiswa pernah mengikuti SA
(semester antara) karena terdapat perbedaan kode mata kuliah yang menyebabkan
nilai pada KHS (kartu hasil studi) mahasiswa dengan mata kuliah yang mengikuti
SA terdapat nilai yang ganda.
[Link] Proses Pendukung
Proses Pendukung
Gambar 4.7 Proses pendukung simak UIN Raden Fatah Palembang
(sumber: data yang diolah dari BPMN)
Bagian pmb menunjang sebab kinerja PMB mempengaruhi terhadap
kenaikan jumlah mahasiswa di sesuatu akademi besar. Proses yang terjalin di PMB
diawali dari promosi, registrasi calon mahasiswa baru, pilih mahasiswa baru,
dinyatakn dterima sebagi mahasiswa, hingga ke pendaftaran mahasiswa baru.
Pada bagian keuangan yang digunakan pada simak UIN Raden Fatah ini
tidak dapat tersinkron karena pada bagaian keuangan mempunyai aplikasi tersendiri
33
sehingga pada menu keuangan pada simak tidak dapat digunakan sebagaimana
mestinya.
4.5.2 Infrastruktur Teknologi
Tabel 4. 12 gap arsitektur teknologi
No Analisis gap arsitektur teknologi
Bisnis arsitektur Hasil Target
1. Sudah ada jaringan namun belum Tingkatkan Jaringan berfungsi
optimal dalam penggunaannya. pemanfaatan dengan optimal.
jaringan yang telah
diimplementasikan
dan perencanaan
penggunaan
jaringan.
2. Website simak sering mengalami Tingkatkan kualitas Melakukan jadwal
ganguan akses jaringan pada maintenance
server simak secara berkala.
Pada tabel 4.15 berdasarkan hasil wawancara dengan mahasiswa bahwa
sebagian mahasiswa sering mengalami masalah akses simak yang tidak dapat
digunakan pada waktu tertentu yang mengakibatkan data pada mahasiswa sering
kali mengalami keterlabatan pada proses akademik. Informan dari staff pustipd juga
memberikan keterangan bahwa jika melakukan maintenance maka simak tidak
dapat diakses oleh pengguna. Jadi dari masalah tersebut simak UIN Raden Fatah
harus meningkatkan jaringan serta kualitas layanan akses untuk pengguna akhirnya
agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.
4.5.3 Pemodelan Perangkat Lunak
Terdapat 3 peranan pengguna dari sistem yaitu :
1. Mahasiswa
Peran mahasiswa yaitu mengisi krs untuk merubah data dan beberapa data-
data yang mau dirubah dan diberi hak.
2. Administrator
Admin bertugas mengakses semua data di sistem dan berhak meriset data
34
pada job masing-masing tersebut.
3. Dosen
Dosen bertugas memberikan nilai kepada mahasiswa/I dan didalam rangka
dimana merubah pemberian nilai pada mahasiswa/I.
1. Data Architecture
Data architecture digunakan melihat data terkait dengan aktifitas
berjalan pada SIMAK UIN Raden Fatah Palembang , berikut pada tabel
4.16 yaitu :
Tabel 4. 13 Arsitektur Data
Fungsi Bisnis Data Entity
Akademik Dokumen kurikulum
Mahasiswa
Dosen
Perkuliahan
Jadwal kuliah
Nilai mata kuliah
KRS
Transkip nilai mahasiswa
Form pendaftaran wisuda
Administrasi Absensi karyawan
Data karyawan
(sumber: data yang diolah)
Bahwaarsitektur data pada SIMAK UIN Raden Fatah adalah 1)
akademik yang mempunyai data entry terdiri dari Dokumen kurikulum,
mahasiswa, dosen, perkuliahan, jadwal kuliah, nilai mata kuliah, KRS,
dan transkip nilai mahasiswa. 2) Administrasi yang mempunyai data
entry terdiri dari absensi karyawan, dan data karyawan.
2. Application Architecture
pada tabel 4.17 merupakan arsitektur aplikasi pada simak,
sebagai berikut:
Tabel 4. 14 Arsitektur Aplikasi Sistem Informasi Akademik
Sistem Informasi Website Portal
Deskripsi Website yang berfungsi sebagai
portal untuk mahasiswa, dosen
dan karyawan yang berisi
35
informasi tentang kegiatan
akademik UIN Raden Fatah
Palembang
Pengembangan aplikasi Pengembangan website ini
disesuaikan dengan kebutuhan
civitas akademik.
Status kepemilikan Hak milik uin rf palembang
Unit organisasi Uin rf palembang
Pengguna Mahasiswa, dosen, admin
Lokasi Ruang server
Jenis Penggunaan Online
Operasional aplikasi Multiuser
Pengelola Kepala IT
Status Selama server dalam keadaan
hidup
Waktu penggunaan 24 jam
Database Mysql
(sumber: data yang diolah)
4.6 Rekomendasi
Rekomendasi enterprise architecture target seperti dibawah ini :
Tabel 4. 15 Rekomendasi arsitektur
Rekomendasi Dampak positif Dampak negatif
architecture
Teknologi arsitektur Rencana aktivitas mampu Sudah terbiasa sehingga
mengurangkan resiko perlu adaptasi
Infrastruktur teknologi Dapat integrasi data Biaya yang cukup besar
dalam memelihara
infrastruktur
Pemodelan perangkat Target yang diintergasi Membutuhkan biaya yang
lunak teknologi cukup besar.
Rekomendasi arsitektur pada tabel 4.18 yaitu pertama Arsitektur teknologi
proses bisnis yang diimplementasikan harus terintegrasi dengan baik seingga
aplikasi yang ada bisa berjalan dengan baik (Lathifah et al., 2021). Kedua
infrastruktur teknologi proses bisnis harus dapat mengintegrasikan data untuk
memelihara basis data yang terintegrasi agar lebih optimal. Pada proses bisnisnya
jika dilihat dari hasil data dari informan penangan masalah pengolahan data masih
ada yang belum terpusat anatar sub sistem dengan pusat sehingga perlu
meningkatkan atau menambah akses bagain sub sistem/menu berdasarkan masalah
36
pada tabel 4.7 keempat pemodelan perangkat lunak menargetkan penggunaan
jaringan agar optimal dalam penggunaannya dengan menerapkan standar
maintenance secara berkala agar kualitas jaringan pada server lebih baik.
BAB V
PENUTUP
1.4 Simpulan
Berdasarkan hasil diatas telah dijelaskan atau dipaparkan, maka dari itu
didapatkan beberapa jawaban ringkas dan simpulan dimana pengelolaan
terpaut penetapan dari curicullum, menetapkan dosen dan mata kuliah,
menetapan mahasiswa yang menerima beasiswa, serta penjadwalan pkl,
menentukan dari pembimbing pkl, dan dapat menentukan tugas akhir atau
biasa disebut skripsi dan yang belum tersistem sehingga tidak pas waktu dalam
pengerjaannya, hingga butuh menyesuaikan diri buat rencana proses bisnis
yang baru supaya bisa tersistem. Dan proses billing yang tidak up to date, jadi
butuh buat memelihara basis informasi supaya bisa terintegrasi.
1.5 Saran
Telah didapatkan saran dari hasil penelitian maka adanya saran yaitu:
1. Dari hasil terhadap pemodelan sistem yang pada simak uin raden fatah
palembang dapat dikembangankan pada implementasinya dan dapat
didukung dari komitmen stakeholder.
2. Penelitian selanjutnya dapat meneruskan pengembangan sistem dari hasil
pemodelan terakhir agar implementasi simak UIN Raden Fatah Palembang
menjadi lebih baik.
37