0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan37 halaman

Pemodelan Sistem Informasi Akademik UIN RF

Dokumen ini membahas tentang pemodelan sistem informasi akademik di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang untuk meningkatkan keselarasan antara proses bisnis dan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan Data Flow Diagram (DFD) sebagai alat pemodelan untuk menggambarkan aliran data dan proses dalam sistem akademik. Tujuan utama dari penelitian adalah untuk menciptakan model sistem informasi yang dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan lebih lanjut.

Diunggah oleh

khoirnayatull
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan37 halaman

Pemodelan Sistem Informasi Akademik UIN RF

Dokumen ini membahas tentang pemodelan sistem informasi akademik di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang untuk meningkatkan keselarasan antara proses bisnis dan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan Data Flow Diagram (DFD) sebagai alat pemodelan untuk menggambarkan aliran data dan proses dalam sistem akademik. Tujuan utama dari penelitian adalah untuk menciptakan model sistem informasi yang dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan lebih lanjut.

Diunggah oleh

khoirnayatull
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Penerapan teknologi informasi di era globalisasi ini organisasi/instansi skala

besar dituntut untuk mengembangkan proses bisnis dan sistem informasi tersebut.

universitas islam negeri raden fatah palembang adalah lembaga pendidikan tinggi

yang sedang berkembang, dan ingin meningkatkan dan akan selalu dengan tujuan

memberikan baik pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa/I ataupun dalam

seluruh kegiata akademik, operasional, keuangan dan manajemen perguruan

tinggi, dan diharapkan tercapainya keselarasan proses bisnis dengan teknologi

informasi. Oleh karena itu, untuk mengembangkan sebuah sistem informasi agar

mampu menyesuaika dalam bisnis dimana yang dibutuhkan yaitu berupa

pemodelan agar dapat memudahkan menciptakan keselarasan sistem informasi

untuk kebutuhan bisnis organisasi/instansi.

Pemodelan Sistem Data bisa jadi acuan standar yang dapat digunakan buat

meningkatkan bisnis serta teknologi data yang hendak terbuat ataupun sudah

diimplementasikan. Dimana arti dfd yaitu representasi grafis dari aliran informasi

data lewat sistem. DFD membolehkan dimana system beroperasi menuntaskan

serta yang akan hendak dilaksanakan.

Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang merupakan

lemabaga pendidikan akademik dibidang pendidikan. Dan termasuk pemanfaatn

sebuah teknologi adalah simak uin rf Palembang dimana dikelolah oleh divisi

PUSTIPD yang tujuan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Untuk

mengetahui sejauh mana peranan dan sebuha tujuan dari teknologi informasi

1
2

adalah dimana untuk memudahkan user dalam proses sebuah pengendalian kinerja

untuk meningkatkan kualitas sistem informasi dilingkungan uin rf Palembang, dan

maka dari itu dilakukannya pemodelan teknologi. Berdasarkan hasil terjadi di uin

rf palembang, masalah adalah tidak semua proses bisnis Akademik di UIN Raden

Fatah Palembang terintegrasi, 1) Selaku Pengelola Prdi : informasi yang kurang

up to date missal, Nilai IPK tapi perangkatan saja, 2) Dosen : Nilai E-Learnig

tidak terintegrasi ke SIMAK, tidak bisa buat nilai normatik, sedangkan pada

pelayanan pendidikan pelayanan terbaik dari akademik dan dimana sector utama

pada sebuah pendidikan perguruan tinggi adalah proses dari bisisnnya.

Permasalahan dan fakta sudah diuraikan, penulis mengajukan penelitian

dengan judul “Pemodelan Arsitektur Perangkat Lunak Sistem Informasi

Akademik di UIN RF Palembang”

1.1 Rumusan Masalah

Pada masalah untuk didalam penelitian ini adalah bagaimanakah menciptakan

keselarasan sebuah sistem informasi dengan proses akademik?.

1.2 Batasan Masalah

Adanya batasan masalah tersebut adalah agar terarah, maka batasan masalah

dalam penelitain ini adalah :

1. Penelitian ini dilakukan di PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang

2. Difokuskan pada Model Terstruktur.

3. Pada penelitian ini meliputi hasil pemodelan sistem informasi akademik

dengan Data Flow Diagram dan hasil yang berupa kondisi saat ini dan

memberikan gambaran untuk pengembangan sistem informasi akademik.


3

1.1 Tujuan Penelitian

Pada langkah ini tujuan dari penelitian ini adalah membuat model sistem

informasi akademik menggunakan Data Flow Diagram untuk menjadi acuan

pengembangan ke depannya.

1.1 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang agar lebih jelas dan terperinci maka dapat memberikan

manfaat sebagai berikut:

1. Memberikan penjeleasan dari sebuah gambaran proses bisnis untuk teknologi

dimana untuk pengembangan system inforrmasi UIN Raden Fatah

Palembang.

2. Memberikan gambaran sebuah pengembangan teknologi informasi.

3. Memberikam bahan referensi untuk penelitian selanjutnya agar bisa

mempelajari di bidang pemodelan sistem informasi.


BAB II
LANDASAN TEORI
1.1 Pemodelan

Pemodelan ialah rencana dari sebuah representasi dan dimana

deskripsi untuk menjelaskan objek dan sebuah konsep penyederhanaan.

Bentuknya dapat beragam model fisik, rumusan matematis atau model

citra. Pemodelan sebagai proses merepresentasikan objek nyata atau

realita dimana dikaitkan dengan sebuah samaan dari matematika dan grafis

agar lebih dimengerti oleh pihak yang akan mementingkan model tersebut.

Teknologi obyek mampu menciptakan sebuah standar pemodelan dari

pengembangan sistem, tujuannya ialah melakukan dari disebut UML

(Unified Modeling Language). UML hanya mempunyai keuntungan

dimana yang sangat besar menghasilkan representasi dan mampu

diverifikasi melalui penalaran logis, simulasi dan pengujian. Sebagai

contohnya ialah diagram ini mampu memproses bisnis dan dilakukan uji

mental melalui kasus imajinasi atau melalui logis analaisa dan atau

berbeda dimana bisa untuk melihat apakah upaya dari sebuah output yang

diperlukan. Dimana uml terdapat hanya tiga jenis pemodelan, adapun

dijelaskan akan seperti yang digambarkan di bawah ini :

4
5

Gambar 2. 1 Jenis Pemodelan


Pemodelan bisnis diatas dijelaskan adalah pemodelan dimaa

menekankan pada proses apa saja yang dilakukan, dan apa saja yang tidak

ada didalam bisnis tersebut. Bila tidak jelas proses bisnis semacam apa,

hingga tidak hendak jelas bagaiamana system bisa menunjang model

bisnis. Model bisnis ini dipaparkan sebutan bisnis murni. Salah satu tujuan

utamanya ialah penafsiran secara universal, antara pengguna bisnis serta

teknologi dimana kesimpulannya hendak membangun pemecahan sistem

yang pas buat itu. Mutu serta kelengkapan hendak model akan pengaruhi

keberhasilan pemecahan. Disini artefak menghasilan pemodelan aplikasi

berupa bisnis objek, usecases diagram, scenario, interface models, dialog,

dan juga prototype.

Dalam model aplikas tersebut, membolehkan pengguna akhir buat

memakai aplikasi ini selaku perlengkapan yang efisien serta intuitif

dimana mereka menyatu dari proses kerjanya maka daripada jadi sebuah

hambata dimana dari sebuah model sistem tersebut mampu menciptakan


6

fitur lunak dari segi kolektif dan tidak menyadari sebuah kebutuhan dari

fungsionalnya, namun pula penuhi persyaratan nonfungsional tersebut.

Arsitektur fitur lunak merupakan sekumpulan statement

digambarkan secara komponen dari sebuah fitur -fitur serta apa terdapat

didalam tersebut. Dia menggambarkan struktur teknis, batasan- batasan,

identitas, dan antarmuka dari komponennya. (Krafzig et al, 2004).

1.1 Arsitektur Fitur Lunak


Dijelaskan bahwa arsitektur dari fitur-fitur lunak ialah sebuah

terstruktur untuk sistem dimana banyak terliput dari elemen fitur tersebut,

watak dari elemen itu, dan kedekatan di antaranya. Watak akan nampak

contohnya ialah untuk mengetahui gunanya dimana yang disediakan dari

elemen-elemen tersebut dan mengetahui cara bekerja untuk penindakan

kesalahannya, dan tersumber energi digunakan adalah dimana arsitek

teknologi mendesain sebuah tampilan depan fisik dari perangkat, yang

kedua ialah infrastruktur teknologi dimana sebuah pendukung baik

perangkat keras maupun lunak, yang ketiga adalah cara kerja dari

perangkat lunaknya tersendiri.


7

Gambar 2.2 Gambar penjelasan struktur sebuah perangkat lunak


2.2.3 Ragam Arsitektur

Ragam Arsitektur adalah sebuah perangkat yang lunak dimana

terdiri dari: dta yang diartikan data centered architectur, dfa atau data flow

architectur, call cra atau return architectur, la atau layeredarchitectures,

event-based, implicit invocation, repositories, table driven interpreters, dan

heterogeneous architectures.

1.2 Teori Yang berhubungan


2.3.1 Sistem
Sistem adalah sebuah terdiri dari kumpulan elemen dimana untuk

berinteraksi dan mencapai sebuah tujuan tertentu dan kesatuan. Dijelaskan

dari artian diatas ialah sebuah system yang dimana jaringan yang saling

berhubungan satu sama lain dan berkumpul bersama demi untuk

menyelesaikan atau melakukan kegiatan yang menjadi sasaran tersebut.

(Mulyanto, 2009)

2.3.2 Informasi
Definisi informasi ialah sebuah pengetahuan hasil dari olahan data
8

da menjadi sebuah simpulan maka dari itu diartikan bahwa adanya olahan

data berguna bagi yang memakainya”. Atau bisa diartikan bahwa sebuah

informasi adalah data yang telah jadi dibentuk lebih berguna dan

bermanfaat bagi pemakainya atau yang menerimanya dan digambarkan

dari kejadian untuk pengambilan keputusan masa depan.

2.3.3 Sistem Informasi


Komponen-komponen terdiri dari teknologi, atau prosedur kerja

dimana menyimpan dan analisa sebuah informasi demi mencapai tujuan

bisa diartikan dalam sebuah sistem informasi. Bisa disimpulkan dari

pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi terdiri dari

komponen-komponen yang dimana ada sebuah teknologi, atau prosedur

kerja dimana menyimpan dan analisa sebuah informasi demi mencapai

tujuan bisa diartikan dalam sebuah sistem informasi

2.3.4 Sistem Informasi Akademik


Simak atau sistem informasi akademik bisa daperinci dan diartikan

berbasis web bertujuan bisa dapat diakses melalui internet oleh pengguna

atau penerimannya dan didalam sebuah pengembangan dari simak terdiri

dari perencanaan yaitu kurikulum, evaluasi diri, penetapan standar

internal, perencanaan serta termasuk jadwal dalam proses belajar, sebuah

rencana dari sumber daya dan stakeholder.

1.3 Pemodelan Data Flow Diagram


2.4.1 Definisi Data Flow Diagram
Dfd diartikan alat gambaran aliran dari data mellaui oleh olahan data da

sistem. Dimana dfd dikatakan sebuah gambara grafis dan sumber tujuan data

tersebut dimana bisa memperlihatkan data berasal dan dituju.


9

2.4.2 Manfaat Data Flow Diagram


Manfaat dari dfd sangat penting dan memungkinkan sebuah analisis

sistem mampu memahami kaitan antar subsistem satu dan lainnya dan dimana

digambarkan sestruktur dan bisa digunakan kepada pengguna kembali.

(Kendall, 2003).

2.4.3 Simbol Dfd


Dimana simbol dan artian dari dfd ialah :

Tabel 2.1 simbol sebuah dfd


nama simbol bentuk menurut keterangan
simbol
Kerjanya
sebuah alasa
respon
gane, sarson
terhadap dari
alirannya data
dan penjualan

demarco/yourdon
proses

ssadm/idefo

input data
aliran data

Pengguna, organisasi

gane, sarson
10

agen
eksternal

demarco/yourdon

Simpanan data,
Dan
ganesarson arsip/dokumen,
buku.

data dari
store
data sebuah store
demarcoyourdon

1.4 Penelitian Terdahulu


Dfd adalah alat yang dapat digunakan untuk menggambarkan sistem

yang dirancang. Penggambaran DFD diawali dengan diagram konteks

(CD). CD menggunakan tiga simbol, yaitu: entitas eksternal, simbol untuk

mewakili aliran data dan simbol untuk mewakili proses. DFD

menggunakan empat simbol, yaitu: Semua simbol yang digunakan pada

CD ditambah satu simbol lagi untuk mewakili penyimpanan data.

Penggambaran DFD lebih terfokus pada aliran proses data dalam sistem

yang akan membuat pengguna lebih memahami bagaimana data mengalir

dalam sistem dan bagaimana data diproses dalam sistem. DFD

diimplementasikan di sekolah sistem informasi di SMP Plus Terpadu.

Menurut (Rianto, 2019), Usaha mikro, kecil dan menengah

(UMKM) menjadi penggerak pertumbuhan perekonomian dan pemerataan

pembangunan dalam suatu negara berkembang. Banyak lapangan

pekerjaan yang tercipta dengan adanya UMKM. Agar UMKM dapat


11

bertahan dan terus maju di era revolusi industri 4.0, diperlukan sebuah

sistem atau aplikasi yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan

ebusiness dan direktori bisnis UMKM. Penelitian ini membahas

pemodelan sistem yang mendukung kegiatan e-business dan direktori

bisnis UMKM sebelum diimplementasikan di dalam bahasa pemrograman.

Pemodelan sistem atau aplikasi pada penelitian ini menggunakan

pemodelan data flow diagram (DFD). DFD dapat digunakan untuk

menggambarkan sistem sebagai sebuah proses fungsional yang

dihubungkan satu sama lain dengan aliran data. Selain itu DFD merupakan

pemodelan yang berorientasi pada aliran data dari proses fungsional yang

satu ke proses fungsional yang lainnya. Luaran yang ingin dicapai pada

penelitian ini adalah pemodelan sistem atau aplikasi berbasis web dalam

bentuk data flow diagram (DFD) yang dapat digunakan sebagai acuan dan

panduan untuk mengimplemtasikan sebuah sistem penunjang kegiatan e-

business dan direktori bisnis bagi UMKM Indonesia.

Menurut (Bambang Agus Herlambang, 2015), Perancangan sistem

perlu didokumentasikan oleh analis sistem agar lebih mudah dalam

mengkomunikasi, mengkoordinasi segala kebutuhan data dan informasi

dengan pengguna sistem sehingga sistem yang dirancang akan dapat

diimplemntasikan dengan baik sesuai dengan kebutuhan pengguna sistem.

Dalam makalah ini akan digambarkan DFD dengan Software Easy Case

untuk menghasilkan rancangan DFD Sistem Pakar Penentuan Kebutuhan

Gizi Bagi Individu Berbasis Web. Dimana pada DFD pada sistem pakar

ini digambarkan desain sistem mulai dari Diagram Context, DFD Level 0
12

yang terdiri dari sub sistem pendataan awal, konsultasi dan hasil

konsultasi, DFD Level 1 terdiri dari sub sistem pencataan data ahli gizi,

pencatatan data client, pencatatan data kebutuhan gizi dan pencatatan data

tingkat aktifitas lengkap dengan Rule Check dan Level Balance untuk tiap

level. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Sistem Pakar

Penentuan Kebutuhan Gizi Bagi Individu Berbasis Web terdiri dari

subsistem-subsistem yang saling berhubungan serta adanya data store yang

dihasilkan dalam DFD Level 0 berupa Ahli_Gizi, Client, Gizi, Aktifitas,

Konsultasi.
BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

1.1 Metode Penelitian


Penelitian yang dasarnya memperoleh sebuah informasi dan tujuan yang

akan digunakan tertentu. Maka informasi cocok dengan tujuan serta khasiat

tertentu. Deskriptif atau biasa disebut riset deskriptif merupakan cerminan data dari

menerangkan sebuah data-data terkhusus dan bisa diliputi dari peristiwa alam serta

sosial yang terjalin di sosial. Dalam hal ini maka sebisa mungkin mencari tahu

persoalan tentang apa, kapan, siapa, di mana, serta apa-apa saja berkaitan dengan

sesuatu kasus yang diteliti.

3.2 Waktu dan Tempat


Dilakukan selama kurang lebih 6bulan terhitung sejak dimulainya dilakukan

pengecekan tempat dan tempatnya dilakukan di pustipd tepatnya berada di

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

1.1 Alat dan Bahan

Dimana bahan alat di gunakan peneliti terhadap menyusun dan menyelesaikan

menggunakan leptop Asus intel core i5 8th Gen Ram 4GB Hardisk 1TB yang di

gunakan untuk menyusun penelitian dan BPMN yang di gunakan sebagai notasi

untuk menggambarkan langkah-langkah proses bisnis.

1.1 Metode Pengumpulan Data


Pembuatan riset ini dicoba memakai sebagian tata cara yang baik perihal

pengumpulan data ataupun informasi yang menghasilkan kebenaran-kebenaran dan

modul . Oleh sebab itu, studi ataupun riset dicoba guna memperoleh informasi serta

rujukan yang dibutuhkan. Metode pengumpulan informasi ini dicoba supaya data-

data yang diperlukan dalam riset ini bisa terpenuhi serta biar tercapainya tujuan

13
14

riset. Metode pengumpulan informasi yang diseleksi bergantung pada aspek utama

serta tipe informasi. Berikut ialah tata cara dari pengumpulan informasi yang

dicoba buat memperoleh informasi serta rujukan yang diperlukan yaitu :

1. Observasi di Universitas Islam Negara Raden Fatah Palembang dibutuhkan

buat dicoba riset.

2. Wawancara melakukan guna mencari jawaban unit kerja dan apa saja

tugasnya, serta apa saja dalam manfaat terdapat dari TI terhadap masing-

masing unit kerja.

3. Riset Pustaka ini dicoba dengan mengumpulkan informasi serta data yang

dijadikan selaku acuan dari referensi terdahulu, dari buku ataupun terpaut

ataupun riset, postingan, web.

1.2 Responden
Pada Tabel 4.1 berikut ini data terkait simak sebuah informan yaitu :

Tabel3.1 Rekapitulasi data informan


no Bagian. Jumlah.
1. divisi ti 1
2. pengembangan software 1
3. networking 1
4. admin prodi 2
5. dosen 2
6. mahasiswa 2
(sumber: data yang diolah)

Pada tabel 3.1 ada sebanyak 9 informan yang terdiri dari divisi IT,

informan pengembangan Software, informan bagian networking yang

memberikan data mengenai implementasi simak. Selanjutnya 2 informan admin

prodi, 2 informan mahasiswa dan 2 informan dosen yang memberikan data

mengenai penggunaan/pemakaian dari simak uin rf Palembang.


15

1.3 Tahapan-Tahapan Dari Penelitian


Langkah-langkah tahapan dari sebuah yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu :

Gambar 3.1 Tahapan-tahapan sebuah penelitian

dari diatas terdapat gambar dari sebuah tahapan yang dilakukan terhadap

riset kali ini dimana digambarkan ada terdapat beberapa tahapannya ialah :

1. Mengidentifikasi sebuah dari masalah; hal pertama dimana mengidentifikasi

masalah, dan akan dapat mengetahui sebuah masalah dirumuskan.

2. Merumuskan masalah; tujuan untuk membahasa masalah di dalam suatu riset

3. Studi literature; mencari referensi dan mencari-cari sebuah teori.

4. Metode mengumpulkan data; tujuan observasi ketempat studi kasus,

melakukan wawancara agar mendapatkan informasi data.


16

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dijelaskan dibab ini bahwa model dari simak universitas islam negeri raden

fatah palembang menggunakan dfd level 1 login sistem, dfd pengoalaan terdiri dari

konfigurasi data, dfd pengolaan data akademik, dfd pengolaan kegiatan akademik,

DFD pengolaan PMB.

4.1 Gambaran Umum Sistem

Pada tahapan ini mencakup gambaran umum sistem informasi akademik di

uin raden fatah Palembang.

4.1.1 Struktur Organisasi

Struktur organisasi membuktikan kerangka serta lapisan perwujudan pola

ikatan diantara tiap guna. Terstukturnya organisasi di pustipd uin rf yang dipandu

oleh Bunda Rusmala Santi, Meter. Kom serta sebagian staf yang lain yang

kegiatannya berbeda- beda, terdapat divisi diklat, divisi jaringan, divisi

pengembangan aplikasi serta help desk.

Maka dibawah ini gambaran dari sebuah terstrukturnya organisasi dari

pustipd yaitu :
17

Gambar 4.1 struktur dari organisasi pustipd

Dapat dirinci deksripsi sebuah pekerjaan ditable atas ialah

 Kepala PUSTIPD yang akan bertanggung jawab

 Sekretaris bertugas menolong kepala PUSTIPD

 Divisi Diklat, melaksanakan tugas kordinasi dan serta bisa mengkonsultasi

dari tentang simak.

 Divisi Jaringan, divisi jaringan bertugas mengendalikan seluruh keahlian

jaringan komunikasi informasi yang diperlukan oleh SIMAK

 Divisi Pengembangan Aplikasi, menolong suatu guna baru pada Ikuti.

 Help Desk bertugas dikala pengguna Ikuti memiliki persoalan ataupun

permasalahan yang berhubungan dengan Ikuti.

4.1.2 Sistem Sedang Berjalan


Simak ini bisa digunakan dari 4 orang ialah mahasiswa/I, dosen-dose,n serta

admin. Palembang. Berikut ini adalah tampilan simak online Universitas Islam

Negeri Raden Fatah Palembang:

1. Tampilan pertama pada simak yaitu login


18

Gambar 4.1 tampilan login

2. Tampilan halaman simak mahasiswa/i

Gambar 4.2 tampilan simak mahasiwa

3. Tampilan halaman dosen dari simak


19

Gambar 4.3 halaman simak dosen

4. Tampilan halaman simak online admin

Tampilan simak online admin :

Gambar 4. 4 Halaman simak admin


(Sumber: PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang)

Salah satu kesukses dari implementasi sistem adanya berupa komitmen dari

managemen dimana berkaitan terhadap kebijakan proses kegiatan pada pustipd dan

juga yang berhubungan didalam penerapannya simak tersebut.


20

Tabel 4.1 Prinsip Arsitektur


Prinsip Penjelasan
Keberlangsungan Keberlangsungan kegiatan/layanan satu
proses bisnis dengan yang lain dalam hal transaksi
perkuliahan.
Prinsip Bisnis
Kemajuan pelayanan Diperlukan untuk membantu UIN Raden
akademik Fatah menjadi perguruan tinggi yang
memberikan layaanan terbaik
Data dapat digunakan secara bersama
Integrasi data oleh pengguna SIMAK berdasarkan
tingkatan dan masing-masing hak akses.
Kemudahan akses data Data mudah diakses oleh pengguna
Prinsip Data SIMAK sesuai dengan keperluan dan
kapasitas masing-masing
Data sebagai asset Data diarsipkan dan dapat digunakan jika
diperlukan terkait dengan aktivitas
akademik UIN Raden Fatah
Userfriendly SIMAK mudah digunakan oleh pengguna.
Prinsip Aplikasi Integrasi antar aplikasi Aplikasi dapat terintegrasi dengan aplikasi
dalam satu sistem lainnya.
Update teknologi Teknologi selalu diperbaharui sesuai
kebutuhan
Prinsip Teknologi
Independensi Teknologi dapat digunakan pada seua
pernagkat TI.

(sumber: data yang diolah)


Diatas ialah penjelasan yang teridiri dari, pertama prinsip bisnis yaitu proses

keberlangsungan bisnis dengan transaksi perkuliahan. Kedua prinsip data

merupakan proses data yang terkait dengan aktivitas akademik. Ketiga prinsip

aplikasi adalah proses yang dapat terintegrasi antara proses satu dengan yang

lainnya.

1.1 Arsitektur Teknologi


Kesuksesan dari sebuah aristektur teknologi adalah perencanaannya dari

komitmen tersebut dan adanya komitmen managemen. Yang dimaksud komitmen

ialah berkaitan antar kebijakan pada proses dilakukan pada bidang.


21

Tabel 4.2 Prinsip Arsitektur


Prinsip Penjelasan
Keberlangsungan proses Keberlangsungan kegiatan/layanan satu
bisnis dengan yang lain dalam hal transaksi
perkuliahan.
Prinsip Bisnis
Kemajuan pelayanan Diperlukan untuk membantu UIN Raden Fatah
akademik menjadi perguruan tinggi yang memberikan
layaanan terbaik
Data dapat digunakan secara bersama oleh
Integrasi data pengguna SIMAK berdasarkan tingkatan dan
masing-masing hak akses.
Kemudahan akses data Data mudah diakses oleh pengguna SIMAK
Prinsip Data sesuai dengan keperluan dan kapasitas
masing-masing
Data sebagai asset Data diarsipkan dan dapat digunakan jika
diperlukan terkait dengan aktivitas akademik
UIN Raden Fatah
Userfriendly SIMAK mudah digunakan oleh pengguna.
Prinsip Aplikasi Integrasi antar aplikasi Aplikasi dapat terintegrasi dengan aplikasi
dalam satu sistem lainnya.
Update teknologi Teknologi selalu diperbaharui sesuai
kebutuhan
Prinsip Teknologi
Independensi Teknologi dapat digunakan pada seua
pernagkat TI.

(sumber: data yang diolah)


Tabel 4.2 menerjemahkan prinsip arsitektur simak uin yang teridiri dari,

pertama prinsip bisnis yaitu proses keberlangsungan bisnis dengan transaksi

perkuliahan. Kedua prinsip data merupakan proses data yang terkait dengan

aktivitas akademik. Ketiga prinsip aplikasi adalah proses yang dapat terintegrasi

antara proses satu dengan yang lainnya. Kemudian keempat prinsip teknologi yaitu

bagian seluruh konsisten instansi, termasuk dari unitnya instansi yang digunakan TI

(Yusuf & Permana, 2019).

Dari identifikasi aktifitasnya informasi mahasisawa, informasi dosen serta

kepegawaian, aktivitas perkuliahan, pengolahan kegiatan tersebut bisa pada Ikuti

UIN Raden Fatah Palembang. Analisa evaluasi bersumber pada Michel Porter
22

dikelompokkan jadi 2 kegiatan ialah kegiatan utama( primary activitivities) dan

kegiatan pendukung( support activities).

Berikut keterangan aktivitas utama dan aktivitas pendukung pada SIMAK

UIN Raden Fatah Palembang:

Tabel 4.3 aktivitas pendukung dan utama


no aktivitas pendukung aktivitas pendukung utama
1. prodi pmb
2. mahasiswa keuangan
3. dosen

Dari keterangan bisa dijelaskan dibawah ini terhadap aktivitas utama dan

aktivitas pendukung yaitu :

1. Aktivitas Utama

Prodi merupakan kegiatan untuk melakukan perkualiahan serta peningkatan

dalam proses akademik, mahasiswa merupakan aktivitas akademik yang

menjalankan proses perkuliahan, dosen merupakan aktivitas yang

menjalankan proses pembelajaran dan penilaian.

2. Aktivitas Pendukung

PMB merupakan aktivitas yang mendukung dan menyiapkan kegiatan untuk

calon mahasiswa dan proses pembayaran registrasi perkuliahan pada UIN

Raden Fatah Palembang.

1.2 Infrastruktur Teknologi


Infrastruktur teknologi ialah konfigurasi infrastruktur yang diperlukan buat

melaksanakan aplikasi aplikasi pada arsitektur sistem data sesi mendefinisikan

teknologi yang digunakan

Pada tabel 4.3 dibawah ini merupakan konfigurasi hardware pada simak uin

raden fatah Palembang yaitu :

Tabel 4. 3 Konfigurasi Hardware


23

Hardware Spesifikasi
Hub – TP-Link Alcatel, Unifi
PC Minimal iCore3/AMD standar
Access Point Alcatel, Unifi
(sumber: data yang diolah)
1. Konfigurasi Software
2. Pada tabel 4.4 dibawah ini merupakan konfigurasi software pada simak uin

raden fatah Palembang yaitu :

Tabel 4. 4 konfigurasi software


Software Spesifikasi
Operating sistem Linux
Package Program Microsoft office
Utility Anti Virus
Web Server Apache
(sumber: data yang diolah)
Tabel 4.4 menampilkan spesifikasi yang digunakan simak uin dimana

digunakan untuk menjalankan sistem adalah linux, package program yaitu

Microsoft office yang berperan dalam mengelolah data, utility anti virus

sebagai pernagkat lunak pelindung virus, serta web server menggunakan

apache yang menghubungkan antara user dengan server website.

1. Konfigurasi Jaringan

Pada gambar 4.6 dibawah ini merupakan konfigurasijaringan pada simak uin

raden fatah Palembang yaitu :


24

Gambar 4. 5 arsitektur jaringan simak


(Sumber: Pustipd UIN Raden Fatah Palembang)

Arsitektur jaringan simak uin yaitu server terpusat pada kecepatan akses

tercepat 1 mbps, kemudian menggunakan 2 router untuk membagi jaringan

antara kampus A dan kampus B yang dihubungkan melalui kabel fiber optic.

Pada kampus A dari router selanjutnya disambungkan kembali dengan switch

sehingga dapat mendistribusikan jaringan ke semua fakultas.

1.3 Pemodelan Perangkat Lunak


Pemodelan perangkat lunak sistem infromasi akademik uin raden fatah

palembang di gambarkan dalam dfd.

4.4.1 Diagram Konteks


Pada langkah ini dicoba identifikasi terhadap stakeholder yang berfungsi

dalam riset pemodelan pada sistem data akademik UIN Raden Fatah Palembang

stakeholder tersebut antara lain Kepala PUSTIPD, divisi pengembangan aplikasi,

admin fakultas/ prodi, dosen serta mahasiswa sebagai berikut :


25

Gambar 4.6 diagram konteks SIMAK UIN Raden Fatah

Admin bertugas menginput data login dari penggunanya; data mahasiswa,

dosen, data matakuliah, data semester aktif, jadwal krs dan kelas, data prensensi,

data wisudah, data alumni, data PMB, data informasi akademik dan data ijazah.

Dan dosen bertugas atau berperan sebagai berikut: merubah datanya dan password.

Dan mahasiswa, memiliki peran melogin dan mengubah data, termasuk password

serta data wisuda


26

4.4.2 DFD Level 1 Login Sistem


Dibawah ini adalah termasuk dfd level 1 dari login yaitu :

Gambar 4.7 dfd level 1

Tabel 4.5 dfd level 1 proses


no nama proses input output deskripsi
1 proses login data admin status data admin pengelolaan
data login status data login

2 proses data admin status data admin verifikasi


verifikasi data login sistem
status data login
sistem

Tabel 4.6 dfd level 2 proses login


No nama deskripsi
1 admin identifikasi login
2 mahasiswa identifikasi login mahasiswa

4.4.3 DFD Level 2 Proses Konfigurasi Fakultas dan Prodi


Pada proses ini mendokumentasikan kegiatan serta mengenai kegiatan

kegiatan proses bisnis yang di lakukan (Rianto et al., 2016). kegiatan kegiatan

proses bisnis pada simak uin dapat dilihat pada gambar 4.9 berikut:
27

Gambar 4. 8 Level 1 proses konfigurasi fakultas dan prodi


Proses bisnis sistem informasi pada Simak UIN Raden Fatah adalah prodi,

pmb, entri data, wisudah dan ijazah. Proses bisnis sistem informasi ini mejadi

serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sistem informasi akademik UIN Raden

Fatah Palembang.
28

Tabel 4.7 dfd level 2 konfigurasi


no nama input output desc
1. basis data fakultas fakultas proses fakultas

2. data prodi prodi prodi proses data prodi

3. dosen dosen dosen proses dosen

4. kampus kampus kampus proses kampus

5. ruang ruang ruang proses ruang

6. pmb pmb pmb proses pmb

7. mahasiswa mahasiswa mahasiswa proses


pindah prodi pindah prodi pindah prodi mahasiswa pindah prodi

8. ijazah ijazah ijazah Proses ijazah

9. wisudah data jabatan data wisudah proses wisudah


wisudah

Tabel 4.7 dfd level 2

no nama desc
1. fakultas Proses fakultas
2. prodi Proses prodi
3. prose Proses pa
4. kampus proses kampus
5. ruang proses ruang
6. pmb proses pmb
7. mahasiswa pindah prodi proses mahasiswa pindah prodi
8. ijazah proses ijazah
9. wisudah proses wisudah

4.4.4 DFD Level 1 Proses Pengolaan Data Akademik


Dibawah ini tahapan dfd level 1 melakukan pemodelan sistem informasi

yang berupa pengolaan data akademik


29

Gambar 4.9 dfd level 1

Tabel 4.8 dfd level 1 pengelolaan


no nama input output desc
1. pengelolaan mahasiswa mahasiswa proses melakukan
mahasiswa pengelolaan
mahasiswa
2. pengelolaan matakuliah matakuliah proses melakukan
matakuliah pengelolaan
matakuliah
3. pengelolaan dosen dosen proses melakukan
dosen pengelolaan
dosen

Tabel 4. 9 dfd level aliran


No Nama Desc
1 Mahasiswa mahasiswa
2 Matakuliah matakuliah
3 Dosen dosen

4.4.5 DFD Level 1 Proses pengelolaan Kegiatan Akademik


Mendefinisikan spesifikasi aplikasi terhadap arsitektur dari simak, tahap

mendefinisikan teknologi yang digunakan pada SIMAK UIN Raden Fatah

Palembang untuk mendukung jalannya system dan data yang terkait.


30

Gambar 4. 10 DFD Pengelolaan Kegiatan Akademik

Tabel 4. 10 dfd level 1 kegiatan akademik


no nama input output desc
1. Pengelolaan kelas kelas pengelolaan kelas
kelas

2. pengelolaan mahasiswa mahasiswa pengelolaan isi


mahasiswa pengisian krs pengisian krs krs mahasiswa
pengisian
krs
3. pengelolaan nilai mahasiswa nilai mahasiswa pengelolaan nilai
nilai mahasiswa
mahasiswa

4. pengelolaan khs mahasiswa khs mahasiswa pengelolaan khs


khs

Tabel 4.11 dfd level 1 aliran


No Nama Deskripi
1 Kelas (Jadwal & Paket Input kelas termasuk jadwal, sks
SKS
2 Mahasiswa pengisian krs Input mahasiswa termasuk pengisian krs, nilai
31

4.2 Pembahasan
Pembahasan dilakukan setelah mendapatkan hasil dari penelitian,

berdasarkan data yang didapat maka dijabarkan ke dalam objek yang menjadi

kajian penulis sesuai dengan aktivitas utama dalam sistem informasi akademik uin

rf palembang yaitu akademik dari admin, mahasiswa dan dosen.

4.5.1 Arsitektur Teknologi


Analisis infrastructure simak uin stakeholder ada Kepala PUSTIPD, divisi

pengembangan software, divisi network, admin fakultas/prodi, dosen dan

mahasiswa. Dari wawacara, ovservasi di UIN Raden Fatah Palembang diketahui

bahwa kalau konsep dalam arsitektur sistem semacam nampak pada proses utama

serta proses pendukung.

[Link] Proses Utama

Proses utama yang bersumber pada tugas pokok serta guna struktur lembaga

serta observasi terhadap objek yang terpaut, setelah itu dicoba analisa proses serta

guna bisnis yang terpaut kegiatan proses bisnis utama serta pendefinisian sub

proses berbentuk aktifitas- aktifitas yang lebih perinci, yaitu :

Gambar 4.6 proses utamanya simak UIN Raden Fatah Palembang


32

(sumber: data yang diolah dari BPMN)

Pada proses utama berdasarkan obervasi peneliti menemukan masalah pada

menu nilai mahasiswa yang dimana sering terjadi duplikasi nilai mata kuliah

ditranskip, yang dimana salah satunya karena mahasiswa pernah mengikuti SA

(semester antara) karena terdapat perbedaan kode mata kuliah yang menyebabkan

nilai pada KHS (kartu hasil studi) mahasiswa dengan mata kuliah yang mengikuti

SA terdapat nilai yang ganda.

[Link] Proses Pendukung

Proses Pendukung

Gambar 4.7 Proses pendukung simak UIN Raden Fatah Palembang


(sumber: data yang diolah dari BPMN)

Bagian pmb menunjang sebab kinerja PMB mempengaruhi terhadap

kenaikan jumlah mahasiswa di sesuatu akademi besar. Proses yang terjalin di PMB

diawali dari promosi, registrasi calon mahasiswa baru, pilih mahasiswa baru,

dinyatakn dterima sebagi mahasiswa, hingga ke pendaftaran mahasiswa baru.

Pada bagian keuangan yang digunakan pada simak UIN Raden Fatah ini

tidak dapat tersinkron karena pada bagaian keuangan mempunyai aplikasi tersendiri
33

sehingga pada menu keuangan pada simak tidak dapat digunakan sebagaimana

mestinya.

4.5.2 Infrastruktur Teknologi


Tabel 4. 12 gap arsitektur teknologi

No Analisis gap arsitektur teknologi


Bisnis arsitektur Hasil Target
1. Sudah ada jaringan namun belum Tingkatkan Jaringan berfungsi
optimal dalam penggunaannya. pemanfaatan dengan optimal.
jaringan yang telah
diimplementasikan
dan perencanaan
penggunaan
jaringan.
2. Website simak sering mengalami Tingkatkan kualitas Melakukan jadwal
ganguan akses jaringan pada maintenance
server simak secara berkala.
Pada tabel 4.15 berdasarkan hasil wawancara dengan mahasiswa bahwa

sebagian mahasiswa sering mengalami masalah akses simak yang tidak dapat

digunakan pada waktu tertentu yang mengakibatkan data pada mahasiswa sering

kali mengalami keterlabatan pada proses akademik. Informan dari staff pustipd juga

memberikan keterangan bahwa jika melakukan maintenance maka simak tidak

dapat diakses oleh pengguna. Jadi dari masalah tersebut simak UIN Raden Fatah

harus meningkatkan jaringan serta kualitas layanan akses untuk pengguna akhirnya

agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

4.5.3 Pemodelan Perangkat Lunak


Terdapat 3 peranan pengguna dari sistem yaitu :

1. Mahasiswa

Peran mahasiswa yaitu mengisi krs untuk merubah data dan beberapa data-

data yang mau dirubah dan diberi hak.

2. Administrator

Admin bertugas mengakses semua data di sistem dan berhak meriset data
34

pada job masing-masing tersebut.

3. Dosen

Dosen bertugas memberikan nilai kepada mahasiswa/I dan didalam rangka

dimana merubah pemberian nilai pada mahasiswa/I.

1. Data Architecture

Data architecture digunakan melihat data terkait dengan aktifitas

berjalan pada SIMAK UIN Raden Fatah Palembang , berikut pada tabel

4.16 yaitu :

Tabel 4. 13 Arsitektur Data


Fungsi Bisnis Data Entity
Akademik Dokumen kurikulum
Mahasiswa
Dosen
Perkuliahan
Jadwal kuliah
Nilai mata kuliah
KRS
Transkip nilai mahasiswa
Form pendaftaran wisuda
Administrasi Absensi karyawan
Data karyawan
(sumber: data yang diolah)
Bahwaarsitektur data pada SIMAK UIN Raden Fatah adalah 1)

akademik yang mempunyai data entry terdiri dari Dokumen kurikulum,

mahasiswa, dosen, perkuliahan, jadwal kuliah, nilai mata kuliah, KRS,

dan transkip nilai mahasiswa. 2) Administrasi yang mempunyai data

entry terdiri dari absensi karyawan, dan data karyawan.

2. Application Architecture
pada tabel 4.17 merupakan arsitektur aplikasi pada simak,

sebagai berikut:

Tabel 4. 14 Arsitektur Aplikasi Sistem Informasi Akademik


Sistem Informasi Website Portal
Deskripsi Website yang berfungsi sebagai
portal untuk mahasiswa, dosen
dan karyawan yang berisi
35

informasi tentang kegiatan


akademik UIN Raden Fatah
Palembang
Pengembangan aplikasi Pengembangan website ini
disesuaikan dengan kebutuhan
civitas akademik.
Status kepemilikan Hak milik uin rf palembang
Unit organisasi Uin rf palembang
Pengguna Mahasiswa, dosen, admin
Lokasi Ruang server
Jenis Penggunaan Online
Operasional aplikasi Multiuser
Pengelola Kepala IT
Status Selama server dalam keadaan
hidup
Waktu penggunaan 24 jam
Database Mysql
(sumber: data yang diolah)
4.6 Rekomendasi
Rekomendasi enterprise architecture target seperti dibawah ini :

Tabel 4. 15 Rekomendasi arsitektur


Rekomendasi Dampak positif Dampak negatif
architecture
Teknologi arsitektur Rencana aktivitas mampu Sudah terbiasa sehingga
mengurangkan resiko perlu adaptasi

Infrastruktur teknologi Dapat integrasi data Biaya yang cukup besar


dalam memelihara
infrastruktur
Pemodelan perangkat Target yang diintergasi Membutuhkan biaya yang
lunak teknologi cukup besar.

Rekomendasi arsitektur pada tabel 4.18 yaitu pertama Arsitektur teknologi

proses bisnis yang diimplementasikan harus terintegrasi dengan baik seingga

aplikasi yang ada bisa berjalan dengan baik (Lathifah et al., 2021). Kedua

infrastruktur teknologi proses bisnis harus dapat mengintegrasikan data untuk

memelihara basis data yang terintegrasi agar lebih optimal. Pada proses bisnisnya

jika dilihat dari hasil data dari informan penangan masalah pengolahan data masih

ada yang belum terpusat anatar sub sistem dengan pusat sehingga perlu

meningkatkan atau menambah akses bagain sub sistem/menu berdasarkan masalah


36

pada tabel 4.7 keempat pemodelan perangkat lunak menargetkan penggunaan

jaringan agar optimal dalam penggunaannya dengan menerapkan standar

maintenance secara berkala agar kualitas jaringan pada server lebih baik.
BAB V

PENUTUP

1.4 Simpulan

Berdasarkan hasil diatas telah dijelaskan atau dipaparkan, maka dari itu

didapatkan beberapa jawaban ringkas dan simpulan dimana pengelolaan

terpaut penetapan dari curicullum, menetapkan dosen dan mata kuliah,

menetapan mahasiswa yang menerima beasiswa, serta penjadwalan pkl,

menentukan dari pembimbing pkl, dan dapat menentukan tugas akhir atau

biasa disebut skripsi dan yang belum tersistem sehingga tidak pas waktu dalam

pengerjaannya, hingga butuh menyesuaikan diri buat rencana proses bisnis

yang baru supaya bisa tersistem. Dan proses billing yang tidak up to date, jadi

butuh buat memelihara basis informasi supaya bisa terintegrasi.

1.5 Saran

Telah didapatkan saran dari hasil penelitian maka adanya saran yaitu:

1. Dari hasil terhadap pemodelan sistem yang pada simak uin raden fatah

palembang dapat dikembangankan pada implementasinya dan dapat

didukung dari komitmen stakeholder.

2. Penelitian selanjutnya dapat meneruskan pengembangan sistem dari hasil

pemodelan terakhir agar implementasi simak UIN Raden Fatah Palembang

menjadi lebih baik.

37

Anda mungkin juga menyukai